Beranda blog Halaman 1152

Owner RS Permatahati Berikan Reward Kepada Karyawan

(dari tengah) dr Sunaryo (pakai baju biru), dr Heri Pranto (pakai baju hitam), dan dr Fidel (pakai baju hitam) bersama karyawan berprestasi menerima reward yang bekerja 17 tahun
(dari tengah) dr Sunaryo (pakai baju biru), dr Heri Pranto (pakai baju hitam), dan dr Fidel (pakai baju hitam) bersama karyawan berprestasi menerima reward yang bekerja 17 tahun

DURI, Tribun Riau – Pendiri/pemilik perusahaan/Owner Rumah Sakit Permatahati Duri, memberikan penghargaan (reward) kepada karyawannya yang berprestasi, dengan mengadakan syukuran di halaman belakang gedung Rumah Sakit Jl.Jend.Sudirman, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (16/12/18).

Para owner tersebut yaitu; dr.Fidel, dr.Sunaryo dan dr.Heri Pranto, Sp.Keb, yang hadir dan diberikesempatan oleh panitia untuk menyerahkan langsung hadiah penghargaan khusus kepada karyawan berprestasi yang sudah lebih 10 tahun mengabdi di RS Permatahati, dari yang 14 tahun, 15 tahun, 16 tahun, 17 tahun bahkan ada 21 tahun.

Menurut keterangan Direktur RS Permatahati dr.Fitriyanti kepada wartawan media ini mengatakan, bahwa pemberian reward/penghargaan kepada karyawan yang sudah bekerja diatas 10 tahun baru pertama kali ini digelar.”Sebenarnya tiap bulan kami adakan juga penilaian kepada karyawan yang berprestasi dan kami berikan reward, serta tiap tahun diberikan reward umroh ke Mekah bagi yang beragama Islam, sedangkan yang non Islam diberikan hadiah berupa uang,” sebutnya.

Dilanjutkannya, bahwa jumlah karyawan keseluruhan 267 orang, sedangkan yang menerima reward sejumlah 142 orang. Jumlah dokter sebanyak 40 orang, 30 orang dokter spesialis dan 10 orang dokter umum.

“Harapan kami, karena RS ini dibangun bukan hanya manajemen, tetapi juga karyawan.Apa yang sudah didapat RS dirasakan juga oleh karyawan, jadi ini untuk memotifasi.Kami ingin berbagi, RS mendapat rejeki apa salahnya dibagi dengan karyawan,” terangnya.

Ketika disinggung masalah penanganan limbah RS, Fitriyanti mengatakan, kalau masalah limbah tidak ada masalah, karena sudah dilakukan dengan baik dan sudah diawasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Bengkalis dan Propinsi Riau.

“Setiap bulan Dinas Lingkungan Hidup Bengkalis dan DLH Propinsi Riau, datang kesini untuk melakukan pengecekan penanganan limbah RS,” tutupnya.(Jlr)

Seorang Pelajar di Duri Tewas Akibat Longsor Galian Tanah Timbun

Jasad David Tambunan ketika dilihat ayahnya S.Tambunan (berpakaian kerja)
Jasad David Tambunan ketika dilihat ayahnya S.Tambunan (berpakaian kerja)

DURI, Tribun Riau – Kecelakaan di tempat galian tanah timbun yang merenggut nyawa seorang pelajar SMA dan 2 orang dirawat di RSUD Duri, terjadi pas dekat rumah Jalan Rangau KM 6 Duri, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (14/12/18) siang.

Ke 3 anak tersebut adalah abang adik, anak dari S.Tambunan dan R.br Gultom yaitu; Daniel Tambunan kelas 3 SMAN 7 dan Viktor Tambunan kelas 1 SMP masih dalam perawatan di RSUD Duri, sedangkan Dafid kelas 1 SMAN 7 meninggal dunia.

Daniel Tambunan dan Viktor Tambunan saat dirawat di RSUD dan dijaga oleh ibu mereka R br Gultom.
Daniel Tambunan dan Viktor Tambunan saat dirawat di RSUD dan dijaga oleh ibu mereka R br Gultom.

Menurut keterangan R br Gultom, bahwa siang itu pukul 12.00 Wib, ia menyuruh anak-anaknya untuk istirahat tidur agar malam hari mau mengikuti acara natal di gereja. Namun, ke 3 anaknya tersebut tidak mengindahkan perkataan ibunya, mereka pergi keluar dari rumah dan bermain-main seputaran lokasi penggalian tanah timbun milik orang lain, sehingga terjadilah kecelakaan tersebut.

“Mulanya ke 3 anak saya sedang berdiri ditebing, tiba-tiba tanah longsor dan mereka ikut terjatuh ke bawah dan ditimpa gumpalan tanah besar(keterangan Daniel pada ibunya). Saya didatangi oleh Hutabarat (tetangganya) dan mengatakan kalau ke 3 anak saya itu sedang tertimpa tanah longsor di lokasi penggalian tanah timbun yang tidak berapa jauh dari rumah kami, lalu saya dan Hutabarat pergi kesana untuk menolong. Sesampai di tempat kejadian, kedua anak saya Daniel dan Viktor sudah berteriak minta tolong dan kondisi lemas, sementara si Dafid tertimpa gumpalan tanah longsor yang besar. Dengan sigap akhirnya kami berhasil mengeluarkan Dafid dari gumpalan tanah longsor tersebut,” terangnya.

Dilanjutkannya lagi, ke 3 korban langsung dibawa ke rumah tempat tinggal mereka, dan membersihkan tubuh mereka dari tanah. Selanjutnya dibawa ke RSUD Duri, sepertinya Dafid meninggal dunia sebelum tiba di RSUD, sedangkan Daniel dan Viktor masih bernafas dengan kondisi lemah dan masih dirawat inap.

“Sampai di rumah sakit, Dafid tidak bernafas lagi dan ketika diambil tindakan medis oleh perawat rumah sakit, dan diberi alat kejut jantung, nyawa anak saya tak tertolong lagi,” ujarnya dengan terisak-isak.

Informasi terakhir, tim dari Polsek Mandau telah turun ke lokasi kejadian. Daniel dan Viktor masih dalam perawatan di RSUD Duri, sedangkan Alm.Dafid Tambunan dimakamkan hari ini, Sabtu (15/12/18).(Jlr)

Bupati Rohul dan Sekda Ramaikan HKN ke-54

Bupati Sukiman, disaksikan Sekda dan Kadinskes, mencoba memeriksa darah di atas mobil ambiulance PSC 119 yang diluncurkan Dinkes, pada peringatan HKN ke 54 di halaman kantor Dinkes Rohul.
Bupati Sukiman, disaksikan Sekda dan Kadinskes, mencoba memeriksa darah di atas mobil ambiulance PSC 119 yang diluncurkan Dinkes, pada peringatan HKN ke 54 di halaman kantor Dinkes Rohul.

ROKAN HULU, Tribun Riau- Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 di kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul, dihadiri Bupati Rokan Hulu (Rohul)‎ H. Sukiman, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, Dinkes Rohul luncurkan Ambulance Public Safety Center (PSC) 119.

Pada HKN ke-54 tahun 2018 dengan tema “Ayo Hidup Sehat Mulai Dari Kita”, Kamis (13/12/2018), juga dihadiri perwakilan dari Dinkes Provinsi Riau, Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj. Peni Herawati,‎ Kepala Dinkes Rohul dr. Bambang Triono.

Juga hadir para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul, Direktur RSUD Rohul dr. Novil, Sekretaris DPRD Rohul Budhia Kasino, Kepala Puskesmas (Kapus), bidan desa, serta para petugas kesehatan se-Rohul.

Dinkes meluncurkan Ambulance PSC 119 yang merupakan ambulance berfasilitas lengkap seperti yang sudah ada di Kota Dumai dan Kota Pekanbaru, dalam membantu korban kecelakaan.

Di peluncuran Ambulance PSC 119 yang nantinya stand by di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Rohul, masyarakat yang membutuhkan bisa menghubungi nomor kontak 082169669696. Dikegiatan itu, ditandai simulasi penanganan korban kecelakaan yang dilakukan para petugas dengan cekatan. Bahkan Bupati juga menyempatkan lakukan cek lesehatan di Ambulance PSC 119.

Juga digelar simulasi‎, yang mendapat apresiasi dari Bupati dan Sekda Rohul. Ketua Tim PRC secara simbolis juga menerima kunci Ambulance PRC 119 dari Bupati Rohul.

Bupati bersama Sekda Rohul dan para pejabat yang hadir ikut, juga menandatangani Komitmen dan Dukungan Pelaksanaan SPGDT-PSC 119 Kabupaten Rohul tahun 2018, serta komitmen bersama dalam mendukung program Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) atau Open Depecation Free (DDF) tahun 2018.

Juga diberikan penghargaan kepada para pemenang lomba, seperti Dokter Teladan, penghargaan kepada Pegawai Kesehatan Teladan, penghargaan kepada Desa ODN, dan lainnya.

Kemudian, Bambang mengatakan rencana pengadaan Ambulance PRC 119 sudah lama. Armada ini akan dioperasionalkan di wilayah Pasir Pangaraian‎, dan stand by di Posko PMI Rohul.

Selanjutnya, melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Dinkes Rohul juga mengajak masyarakat melalui program Gerakan Minum Jamu untuk mengatasi penyakit tidak menular.

Diakui Kepala Dinkes Rohul Bambang Triono, dirinya sangat berterima ke Bupati Rohul yang telah ikut mensupport anggaran, dan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan Tim PRC 119.

Diakui Bambang, melalui peringatan HKN tahun 2018 dengan tema “Ayo Hidup Sehat‎ Mulai Dari Kita”, tentunya Dinkes Rohul akan terus melakukan kegiatan-kegiatan dalam menciptakan masyarakat sehat, salah satunya menggiatkan kegiatan Germas.

Sebutnya lagi, bahwa ada beberapa poin penting yang akan dilaksanakan Dinkes Rohul,‎ salah satunya sosialisasikan Gerakan Minum Jamu ke masyarakat, salah satu upaya untuk mengatasi penyakit tidak menular.

“Selain dilengkapi fasilitas lengkap, ambulance PRC 119‎ yang diperuntukkan untuk penanganan darurat juga dilengkapi 4 petugas, yakni seorang dokter dan 3 petugas,” jelas Bambang.

Kemudian, mobil tersebut juga dilengkapi fasilitas, seperti tandu, monitor jantung, dan fasilitas lain yang diperlukan dalam penanganan darurat, terutama para korban kecelakaan.

“Mobil tersebut tujuannya untuk sebagai Tim Reaksi Cepat Dinas Kesehatan (Rohul) untuk membantu masyarakat,”‎ tegas Bambang, dan mengakui bahwa Ambulance PRC 119 beda dengan Ambulance yang ada di Puskesmas.

Bupati Rohul Sukiman kepada wartawan berharap, di peringatan HKN ke-54 dengan tema “Ayo Hidup Sehat‎ Mulai Dari Kita”, tentunya salah satu upaya menciptakan Kabupaten Rohul‎ sebagai salah satu daerah terbaik.

“Kita juga berharap ke masyarakat Rohul, untuk bisa menjaga kesehatan diawali dari kita sendiri, anak kita, keluarga kita dan lingkungan,” ajak Bupati.

“Karena kesehatan sangat berharga, tanpa ada arti bila orang sudah sakit dan dirinya akan teraniaya,” tambah Bupati lagi.

Bupati berharap ke jurnalis di Rohul, pada HKN ke-54 untuk memberikan pemahaman‎ kepada masyarakat luas, sehingga tumbuh kesadaran dalam menjaga kesehatan, dan mengkonsumsi empat sehat lima sempurna yang ada di lingkungan masyarakat, tanpa makanan kaleng atau makanan instans.

Bupati juga mengimbau masyarakat untuk menghubungi Ambulance PRC 119‎ bila diperlukan, terutama untuk para korban kecelakaan atau bencana alam.

Juga ditekankan ‎Bupati Sukiman ke para petugas Tim PRC 119, agar ikhlas dalam melayani masyarakat, karena apa yang dilakukan adalah menolong orang lainnya.

“Bila‎ dilakukan dengan ikhlas maka merupakan bagian dari ibadah,” ujarnya.

Bupati Rohul Sukiman juga mengaku, dirinya sangat mendukung sektor kesehatan,‎ salah satunya membangun gedung RSUD‎ Rohul, untuk meningkatkan pelayanan kesehatan ke masyarakat. (Adv/Humas Setda Rohul)

Bupati Sukiman Resmikan GP2 di Kecamatan Rambah Hilir

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman meresmikan Gerai Pelayanan Publik (GP2) Kecamatan Rambah Hilir, di Kantor Camat Rambah Hilir, pada Kamis (13/12/2018) sore.

Peresmian Gerai pelayanan publik Kecamatan Rambah Hilir ini, juga di hadiri Ketua TP PKK Rohul, Hj. Peni Herwati, camat Ujung Batu, Arie ‎gunadi, dan Camat Rambah Hilir, Zulhendri, para kades se-Rambah Hilir, Ketua TP PKK Kecamatan Rambah Hilir, Ketua TP PKK desa se-Rambah Hilir, serta berbagai dari organisasi wanita lainnya.

Bupati Rohul, H. Sukiman mengakui, dirinya ‎mengapresiasi hasil kinerja Camat Rambah Hilir, Zulhendri, yang sudah memaksimalkan pelayanan bagi masyarakat dengan inovasi Gerai Pelayanan publik di Kecamatan Rambah Hilir.

Ditambahkan Bupati, bahwa inovasi yang dibangun oleh Camat Rambah untuk kepentingan masyarakat ini, sangat patut dicontoh oleh camat-camat lainya yang ada di kabupaten Rohul.

“GP2 yang ada, tentunya sangat dibutuh‎kan oleh masyarakat dalam meminta pelayanan publik kepada pemerintah Kecamatan,” katanya.

Bupati Sukiman juga berharap, apa yang telah dibangun ini, bisa dijalankan semaksimal mungkin demi pelayanan yang prima kepada masyarakat Rambah Hilir. Dirinya yakin, inovasi yang dibuat oleh Camat Rambah Hilir, bisa meringankan beban masyarakat dalam meminta pelayanan di tingkat kabupaten.

“Bila bisa diselesaikan ditingkat Kecamatan kenapa harus datang ke Kabupaten, jadi cukup ditingkat kecamatan saja supaya waktu dan ‎biaya bisa dihemat,” ungkapnya.

Camat Rambah Hilir Zulhendri mengungkapkan, latar belakang di buatnya Gerai pelayanan publik ini kerena banyak masyarakat yang mengurus izin, BPJS, serta pelayanan publik lainya menuju ke kabupaten.

“Melihat hal tersebut, timbulah pemikiran untuk mempermudah masyarakat dengan membangun Gerai pelayanan publik ini. Supaya masyarakat tak perlu lagi mengurus ke Kabupaten,” sebutnya.

Zulhendri mengaku, dalam gerai pelayanan publik ini masyarakat bisa meminta pembuatan BPJS kesehatan, pengurusan Izin usaha Minkro, pelayanan Pos, dan lain sebagainya.

“Berharap, masyarakat bisa meminta pelayanan di Gerai pelayanan publik ini. Dengan begitu masyarakat bisa terbantu,” ucapnya. (Mad)

Ini Hasil Perhitungan Sementara Pilkades di Rohul

ROKAN HULU, Tribun Riau – Dari pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang dua tahun 2018 di 51 desa di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (12/12/2018) kemarin, berjalan lancar,

Dari hasil Pilkades serentak, belum ada laporan indikasi kecurangan terjadi selama pelaksanaan Pilkades serentak 2018, atau laporan yang diterima oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (PMPD) Rohul. Pilkades‎ serentak gelombang dua tahun 2018 juga sudah hasilkan calon Kepala Desa (Kades) sementara di 51 desa.

Dari berbagai informasi yang didapatkan dari 51 Kades terpilih periode 2019-2025,‎ sebagian besar didominasi wajah baru, sehingga para Kades petahana yang harus legowo. (mad)

Berikut nama-nama 51 calon Kades sementara yang memenangi Pilkades serentak gelombang dua tahun 2018 di Kabupaten Rohul:

1. Kecamatan Ujung Batu.
– Desa Suka Damai, Kades terpilih Afrizal‎.

2.‎ Kecamatan Rokan IV Koto.
– Desa Cipang Kanan,‎ Kades terpilih Abadi.
– Desa Cipang Kiri Hulu, Kades terpilih Maspuri.
– Desa Lubuk Bendahara Timur, Kades terpilih Pahry Abdullah.
– Desa Lubuk Bendahara, Kades terpilih Rinaldi.
– Desa Sikebau Jaya, Kades terpilih Warsito.
– Desa Alahan, ‎ Kades terpilih Heri Susanto.

3. Kecamatan Rambah
– Desa Rambah Tengah Utara, Kades terpilih Zakir.
– Desa Rambah Tengah Hulu,‎ Kades terpilih Addis.
– Desa Rambah Tengah Hilir, Kades terpilih Rudi Hartono.
– Desa Rambah Tengah Barat, Kades terpilih Sofian.

4. Kecamatan Tambusai.
– Desa Tambusai Timur, calon Kades terpilih Mara Bona.

5. Kecamatan Kepenuhan.
– Desa Kepenuhan Timur, calon Kades terpilih Azhar.
– Desa Kepenuhan Barat Sei Rokan Jaya, calon Kades terpilih Jamal Abdul Gani.
– Desa Kepenuhan Raya, calon Kades terpilih Bambang Hadi Donosuko.
– Desa Kepenuhan Baru, calon Kades terpilih Romi Yulianto.
– Desa Kepenuhan Barat Mulya, calon Kades terpilih Damrizal.
– Desa Ulak Patian, calon Kades terpilih Zainuddin.
– Desa Rantau Binuang Sakti, calon Kades terpilih Tamrin.‎

6. Kecamatan Kunto Darussalam.
– Desa Kota Intan,‎ calon Kades terpilih M. Syukur.
– Desa Kota Raya, calon Kades terpilih Agus Rianto.
– Desa Pasir Indah, calon Kades terpilih Maun Kusmawanto.
– Desa Pasir Luhur,‎ calon Kades terpilih Soleman.
– Desa Bukit Intan Makmur, calon Kades terpilih Nasta’in.

7. Kecamatan Rambah Samo.
– Desa Rambah Utama, calon Kades terpilih Usman Sugiono.
– Desa Pasir Makmur, calon Kades terpilih Selamet Riyadi.
– Desa Karya Mulia, calon Kades terpilih Suwarno.
– Desa Marga Mulya,‎ calon Kades terpilih Jasmani.
– Desa Langkitin, calon Kades terpilih Refli Nasution.‎

8. Kecamatan Rambah Hilir.
– Desa Sungai Dua Indah, calon Kades terpilih Umi Kalsum.‎

9. Kecamatan Tambusai Utara.
– Desa Pagar Mayang, calon Kades terpilih Yanto.
– Desa Payung Sekaki, calon Kades terpilih Bambang Sudianto.
– Desa Suka Damai, calon Kades terpilih Gunarin.
– Desa Rantau Sakti, calon Kades terpilih Purwadi.‎

10. Kecamatan Bangun Purba.
– Desa Bangun Purba, calon Kades terpilih Risman.

11. Kecamatan Tandun.
– Desa Kumain, calon Kades terpilih Darwadi.
– Desa Puo Raya, calon Kades terpilih Yasrijon.
– Desa Sei Kuning, calon Kades terpilih Ilham Rahmani.

12. Kecamatan Kabun.
– Desa Aliantan, calon Kades terpilih M. Rois Zakaria.
– Desa Giti, calon Kades terpilih sementara Wagiran.

13. Kecamatan Bonai Darussalam.
– Desa Teluk Sono, Kades terpilih Tarmidi.
– Desa Sontang, Kades terpilih Zulfahrianto.
– Desa Bonai, Kades terpilih Rais AM.

14. Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam.
– Desa Pagaran Tapah, Kades terpilih Asmisar.

15. Kecamatan Kepenuhan Hulu.
– Desa Kepenuhan Hulu,‎ Kades terpilih Nurhadi AS.
– Desa Pekan Tebih, Kades terpilih Asri.
– Desa Kepayang, Kades terpilih Suhardi.
– Desa Kepenuhan Jaya, Kades terpilih Ujang Bakri.

16. Kecamatan Pendalian IV Koto.
– Desa Bengkolan Salak, calon Kades terpilih Sutrisno.
– Desa Suligi, calon Kades terpilih Yoyon Yulistion.
– Desa Air Panas, calon Kades terpilih Rahayu AMd.‎

Kejari Rohil Musnahkan Barang Bukti 354 Perkara

Pemusnahan barang bukti perkara tindak perkara umum yang telah berkekuatan hukum tetap di Kejari Rohil.
Pemusnahan barang bukti perkara tindak perkara umum yang telah berkekuatan hukum tetap di Kejari Rohil.

ROHIL, Tribunriau – Pemusnahan Barang Bukti perkara tindak perkara umum yang telah berkekuatan hukum tetap pada Kejaksaan Negeri (kejari) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) periode bulan oktober 2017 – Nopember 2018 sebanyak 354 perkara, Kamis (13/12/18) di halaman kantor Kejari Rohil Bagansiapiapi.

Hadir Kejari Rohil Gaos Wicaksono. SH, wakil Bupati Drs. Jamiludin, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, Dandim, kapolres Rohil, kalapas Bagansiapiapi, tokoh agama, masyarakat.

ketua pelaksana kepala seksi tindak pidana Umum (kasipidum) Zulham , melaporkan tentang pemusnahan Barang Bukti yang mempunyai hukum tetap yang telah dilaksanakan Kejari Rohil. Pemusnahan Barang Bukti yang dilaksanakan pada hari ini priode 0ktober 2017 sampai Nopember 2018 yang telah mempunyai Hukum tetap yang telah diputuskan oleh pengadilan Negeri Kabupaten Rokan Hilir, “katanya.

Adapun Bahan bukti yang mempunyai hukum tetap tersebut terdiri dari ganja seberat 819, 93 gram, sabu-sabu 574,52 gram, pil ektasi sebanyak 6 butir, senjata api 2 pucuk, uang palsu 2 lembar dengan pecahan Rp. 100.000.

Kemudian Kejari Rohil juga menangani perkara pangan yang telah mempunyai Hukum tetap yang terdiri dari : 198 kotak kardus susu milo, 235 lusin kecap botol merk Hulfo, 18 kotak kardus kecap merk hulfo, 6 kotak kardus kecap jerigen, 95 kotak kardus berisikan bumbu, 96 kari mari dan 30 kotak kardus spac nice cecal.

Kami sampaikan juga untuk perkara sabu-sabu dan ganja yang diterima Kejari Rohil adalah dalam bentuk penyisihan dari penyidik, jadi sudah ada juga yang dimusnahkan dari penyidik.

Selanjutnya barang bukti yang lainya, yakni perkara pencurian, perlindungan anak, Bahan bukti berupa kayu, pakaian, handphone, parang, kapak, dan sementara 303 atau perjudian terdapat barang bukti berupa rekapan Togel

“Kami laporkan juga untuk keseluruhan barang Bukti yang untuk dieksekusi dalam priode bulan oktober 2017 sampai Nopember 2018 total keseluruhanya 354 perkara,” ujar Zulham

Selanjutnya Sambutan Kejari Rohil Gaos Wicaksono, mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang sudah hadir, sehingga pelaksanaan eksekusi yang merupakan tugas dari pada jaksa dalam hal ini jaksa penuntut umum dapat terlaksana dengan baik.

“Ketika kami sudah menuntut mewakili negara dan hakim memutuskan serta mempunyai hukum yang tetap, maka yang terjadi adalah eksekusi tuntas baik kepada pelaku, maupun pidana barang buktinya seperti saat hari ini, terkait dengan benda atau gelar perkara,” katanya.

Pemusnahan Barang Bukti sudah merupakan kegiatan rutin dari pada Kejaksaan Negeri Kabupaten Rokan Hilir, pada khususnya Kejaksaan Negeri maupun Kejaksaan tinggi pada umumnya bahkan Kejaksaan Agung.

“Saya berharap semoga terkait dengan perkara pidana umum, semoga dapat diminimaliisir, demikian pula dengan perkara tindak pidana korupsi supaya negara tidak dirugikan dan masyarakat dapat sejahtera,” harap Gaos Wicaksono.

Di tempat yang sama, wakil Bupati Drs.Jamiludin mengucapkan Terima kasih banyak kepada Kejari Rohil. “Sejak dari awal sampai saat ini dalam hal kerjanya, saya rasa tak salah lagi pemerintah Kabupaten Rokan Hilir memberikan nilai atau aplus, karena sudah memberikan kerja nyata,” ujarnya. (hen)

Tim PPHP Cek Proyek Pembangunan Pagar TPU di Dusun Paong Napal, Rianto Tidak Hadir

Duladi (pakai baju kaos abu-abu) sedang diberi penjelasan dari tim PPHP tentang kekurangan pekerjaan.

DURI, Tribun Riau – Tim PPHP (Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan) Dinas Sosial Bengkalis, turun ke Duri untuk mengecek hasil pekerjaan pembangunan pagar TPU di Dusun Paong Napal Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (12/12/18).

Mereka yang tiba di lokasi TPU sekitar pukul 15.00 Wib adalah Ketua Tim PPHP Ramlan, Sekretaris Rudiman, anggota Syahrizal dan Firdaus selaku PPTK, dari Desa Petani diwakili Supri, sedangkan dari pihak perusahaan CV.Liandino Utama diwakili oleh Duladi (salah seorang pekerja pembangunan pagar TPU), sementara Wito yang mengaku pemilik perusahaan tidak hadir dan selama proyek dikerjakan pun tidak pernah muncul.

Ketika ditanyakan kepada Duladi, mengapa Rianto tidak datang, ia menjawab bahwa Rianto sedang ke Pekanbaru atau ke Bengkalis, dan kehadirannya dilokasi atas suruhan Asep. “Rianto (Antotoreng) mungkin ke Pekanbaru atau ke Bengkalis ya, Asep yang menyuruh saya kesini, mana tahu yangmana yang itu kan, saya juga ikut mengerjakan bangunan ini,” terangnya singkat.

Ketua tim PPHP Ramlan menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaan tim pada bangunan pagar TPU tersebut sudah memenuhi unsur di bestek.”Hanya ada kekurangan sedikit dibidang finishing yaitu pada tiang pagar pintu masuk.Kalau sudah diperbaiki, konsultan pengawas melaporkan ke PPTK, lalu PPTK melaporkan ke PPHP dan kemudian kami tandatangani berita acaranya,”sebutnya.

Ketika disinggung tidak hadirnya pihak kontraktor dan konsultan pengawas pada saat pemeriksaan hasil pekerjaan, ia menjawab tidak ada aturan untuk itu.”Mau hadir atau tidak pihak kontraktor dan konsultan pengawas, atau tidak ada sama sekali orang ditempat, kalau sudah ada laporan dari konsultan pengawas bahwa pekerjaan sudah selesai, kami selaku tim PPHP tetap turun melakukan tugas kami,” tegasnya dan ditimpali Firdaus.

Kemudian Firdaus mengungkapkan, kalau proyek pembangunan pagar TPU tersebut tidak ditenderkan, melainkan penunjukan langsung (PL).”Proyek ini merupakan usulan dari Rianto, yang pembiayaannya berasal dari dana aspirasi dewan yang berbentuk suatu pekerjaan di OPD.Kalau kemungkinan Rianto yang mengambil pekerjaan itu, diluruskan sajalah,” kata Firdaus.

Tim PPHP sebelumnya sejak pagi sudah melakukan pemeriksaan pembangunan pagar TPU di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau dan di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir.(Jlr)

Ket : Duladi pakai baju kaos abu-abu (depan sepeda motornya) sedang diberi penjelasan dari tim PPHP tentang kekurangan pekerjaan (Jlr)

Diskominfo Rohul Gelar Sosialisasi KIP dan Bimbingan PPID

Diskominfo Rohul Gelar Sosialisasi KIP dan Bimbingan PPID
Diskominfo Rohul Gelar Sosialisasi KIP dan Bimbingan PPID

ROKAN HULU, Tribun Riau– Untuk meningkatkan pemahaman dan mewujudkan keterbukaan informasi publik kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) baik ditingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, Desa maupun Badan Publik di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Rohul sebagai Pembina Utama PPID gelar Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan Layanan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR) sekaligus Bimbingan KIP, yang resmi dibuka oleh Bupati Rohul H. Sukiman diwakili Asisten II Setda Rohul Ir M. Ruslan M.Si, di Convention Hall Islamic Center Rohul, Senin (10/12/2018).

Sosialisasi yang ditaja Diskominfo Rohul, juga dihadiri Narasumber dari Komisioner Komisi Informasi Pusat Cecep Suryadi M.Ip, Diskominfotik Provinsi Riau, Kadiskominfo Rohul Gorneng S.Sos M.Si, Sekretaris Diskominfo Rohul Zulfikri S.Sos M.Si, Kabid PIKP Diskominfo Rohul Juneidy S.Ip M.Si, Kabid E-Government M. Yudi Arfian SP M.Si, 112 Peserta dari Kepala OPD, Sekretaris Kecamatan, Kepala Desa dan Perwakilan Badan Publik.

Dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rohul Gorneng S.Sos M.Si, tujuan dilaksananya Sosialisasi KIP, LAPOR dan Bimbingan PPID ini bertujuan dalam rangka menciptakan demokrasi serta keterbukaan informasi publik di Rohul.

Sebut Gorneng lagi, Implementasi UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik sebagai landasan hukum terhadap hak setiap orang dalam memperoleh informasi publik khususnya di Kabupaten Rohul.

“Di setiap badan publik mempunyai kewajiban menyediakan dan melayani permohonan informasi, sebagai wujud nyata pelayanan publik yang transparan dan aktif dalam memberikan informasi ke masyarakat sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Gorneng

Girneng juga mengatakan, sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati Rohul Nomor : 382 Tahun 2017 Tentang Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kabupaten Rohul yang tertuang pada petunjuk pelaksana teknis, bahwa Kadiskominfo Rohul Sebagai Pembina Utama dan Pemerintah Kabupaten Rohul.

“Sekretaris masing-masing OPD dan Sekretaris Kecamatan, merupakan PPID Pembantu. Hal itu berguna memperlancar atas informasi tersebut dan dimana tugas PPID perlu disampaikan aturan hukum terkait Keterbukaan Informasi Publik ini agar bisa dipahami dengan baik,” harap Gorneng.

Melalui Sosialisasi KIP, LAPOR dan Bimbingan PPID ini, Gorneng berharap agar terwujudnya pemahaman Pelayanan Informasi Publik diseluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan, Desa dan Badan Publik di Rohul. Dengan adanya PPID keterbukaan informasi publik dapat berjalan efektif dan hak-hak publik terhadap informasi yang berkualitas dapat terpenuhi.

“Salah satu tugas PPID itu nantinya menyediakan informasi publik bagi pemohon informasi. Melalui Sosialisasi, kami berterima kasih ke peserta beserta narasumber dan panitia pelaksana yang telah mendukung Sosialisasi KIP, Lapor dan Bimbingan PPID ini hingga berjalan lancar,” ujarnya

Menurut Asisten II Setda Rohul Ir M. Ruslan M.Si, dirinya menyambut baik Sosialisasi KIP, LAPOR dan Bimbingan PPID yang ditaja Diskominfo Rohul. Dari aplikasi Layanan Pengaduan masyarakat bukan hanya untuk program pengaduan saja.

Namun juga berfungsi untuk memberikan informasi dan aspirasi masyarakat kepada pemerintah, setiap laporan tentang Pelayanan Publik yang masuk di diproses sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sudah ditetapkan.

“Bila tidak ditanggapi akan langsung diteruskan ke Ombudsman RI agar ditindaklanjuti, sehingga tugas PPID ini ada kaitan dengan tugas kita terhadap pelayanan masyarakat, kalau tugas kita laksanakan sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku. Saya rasa tidak pernah ada laporan tersebut sampai ke KIP, begitu juga sebaliknya jika tugas kita tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, ini pasti akan sampai ke KIP dan kita akan dipanggil dan diadakan sidang,” jelas Ruslan

Lanjut Ruslan lagi, dalam pelaksanaan Pelayanan Informasi Publik baik lewat Keterbukaan Informasi maupun Layanan Pengaduan, PPID harus mempedomani lima azas, yaitu Transparansi, Akuntabilitas, Kondisional, Partisipatif dan Kesamaan hak.

“Dengan keterbukaan informasi, masyarakat lebih aktif dan turut serta dalam mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan, ini lah yang menjadi dasar bahwa PPID harus mampu untuk menyediakan informasi yang dibutuhan masyarakat serta dapat mewujudkan arus informsi dan komunikasi antar Pemerintah dan Masyarakat, serta meningkatan peran serta masyarakat dalam pengawasan terhadap pelayanan publik,” terangnya.

Sebut Ruslan, Pemkab Rohul saat ini sudah mewujudkan transparansi terhadap semua kegiatan dan program, disamping itu Pemkab Rohul membentuk PPID dalam mengawasi transparansi informasi merupakan konsekuensi dan alternatif guna mensukseskan dan mewujudkan Pemerintah yang baik saat sekarang dan masa yang mendatang.

“Kini tidak ada lagi yang kita sembunyikan dan ditutup-tutupi, kita sama tahu untuk program kegiatan program online, untuk melihat kegiatan/lelang Proyek, ada di ULP dan LPSE yang sudah transparan,” ucap Ruslan

Ruslan berharap ke seluruh peserta, agar dapat mengikuti Sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh dan bagi OPD yang belum membentuk PPID, untuk segera membentuk PPID dan melakukan Koordinasi dengan Bidang PIKP Diskominfo Rohul untuk menetapkan data informasi publik.

“Itu merupakan suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kita dalam kegiatan ini, supaya kita bisa waspada bertindak dalam melaksanakan sesuatu, kalau tidak ada yang mengawasi kita ini membuat kita akan tersandung masalah hukum,” ucap Ruslan. (mad)

Longsor di Bukit Mentawai, Akses ke 4 Desa di Rokan IV Koto Terganggu

Longsor di Bukit Mentawai, akses jalan keempat desa di Kecamatan Rokan IV Koto
Longsor di Bukit Mentawai, akses jalan keempat desa di Kecamatan Rokan IV Koto

ROKAN HULU, Tribun Riau- Saat ini, akses ‎lintas menuju ke empat desa di Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) terganggu, akibat tertutup material longsor dari Bukit Mentawai.

Diakui Camat Rokan IV Koto, Drs.M.Abrar memperkirakan, Bukit Mentawai longsor pada Senin (10/12/2018) malam, karena hingga Senin sore kemarin akses ke empat desa masih lancar.

Kini material longsor kata Abrar, telah menutup akses jalan lintas dari Kelurahan Rokan atau Desa Koto Ruang ke empat desa‎, yakni Desa Cipang Kiri Hulu, Desa Cipang Kiri Hilir, Desa Tibawan, dan Desa Cipang Kanan.

Abrar mengakui, sementara waktu akses lintas ke empat desa persisnya di Bukit Mentawai belum bisa dilewati mobil. Sementara untuk sepeda motor masih bisa lewat di sudut jalan yang dibersihkan masyarakat.

Kemudian secara umum jelas Abrar, sejauh ini longsor yang terjadi belum mengganggu perekonomian masyarakat di empat desa yang ada di Kecamatan Rokan IV Koto, karena sudah bisa dilalui sepeda motor.

Walaupun demikian, material longsor di Bukit Mentawai cukup mengganggu aktivitas masyarakat yang keluar ke ibukota Kecamatan Rokan IV Koto.

Kemudian selain longsor di Bukit Mentawai tambah Abrar, ada dua titik lagi yang mengalami longsor, yakni di Bukti Kelok “S” dan dekat Bukit Cinta. Tapi karena kedua titik longsor tersebut sudah bisa dilalui mobil dan sepeda motor, setelah masyarakat melakukan gotong royong bersama, membersihkan material longsor.

Sedangkan diakui Kepala BPBD Rohul Suparno S.Hut, pihaknya sudah menerjunkan Tim Reaksi Cepat atau TRC untuk melakukan pembersihan material longsor di Bukit Mentawai bersama TNI, Polri dan masyarakat.

Diakui Suparno, pembersihan material longsor‎ di Bukit Mentawai membutuhkan alat berat, sebab bukan hanya material tanah, namun banyak juga pohon yang menutup akses jalan.

Kemudian di tempat terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Rohul Anton ST, MT mengatakan, juga sudah menurunkan sebuah backhoe loader loader ke lokasi, untuk membersihkan material longsor di Bukit Mentawai.

“Personil kita sudah meluncur kesana, hanya sebuah backhoe loader saja yang diturunkan,” kata Anton. (Mad)

Sekda Rohul Lepas 41 Kafilah MTQ ke-37 Riau 2018

Sekda Rohul, Abdul Haris, Serahkan bendera kontingen MTQ Rohul kepada ketua rombongan M Ruslan, saat pelapasan 41 kafilah Rohul ikuti MTQ ke 37 Riau di Pekanbaru
Sekda Rohul, Abdul Haris, Serahkan bendera kontingen MTQ Rohul kepada ketua rombongan M Ruslan, saat pelapasan 41 kafilah Rohul ikuti MTQ ke 37 Riau di Pekanbaru

ROKAN HULU, Tribun Riau- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, lepas 41 kafilah Rohul yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 Provinsi Riau 2018, di Kota Pekanbaru.

Ke 41 kafilah MTQ Riau‎ asal Negeri Seribu Suluk, dilepas Sekda Rohul dari Masjid Agung Islamic Center Rohul, Selasa pagi (11/12/2018), dihadiri Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy.

Juga hadir, Kepala Dinas P‎ariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul Drs. Yusmar M.Si, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, serta 41 kafilah yang diberangkatkan ke Pekanbaru menggunakan bus carteran.

Dalam arahannya, Sekda Rohul Abdul Haris berpesan ke kafilah Rohul, agar nantinya mereka mempunyai mental pejuang dan juara, dalam menghadapi MTQ tingkat Riau 2018 yang dipusatkan di Kota Pekanbaru.

‎”Bagi kafilah Rohul jangan sampai rendah diri, kemudian belum bertanding sudah patah semangat,” pesan Sekda Rohul.

Sekda Rohul juga berpesan, agar seluruh kafilah yang jadi duta Rohul agar berusaha semaksimal mungkin dalam mengharumkan nama Kabupaten Rohul di MTQ tingkat Riau tahun ini.

Kemudian, kepada seluruh pelatih agar bisa mengawasi para kafilah, sehingga mereka rajin latihan sebelum bertanding, dalam meraih prestasi terbaik.

“Atasnama Pemkab Rohul, kita berharap prestasi Kabupaten Rohul di MTQ ke- 37 tingkat Provinsi Riau bisa terus membaik‎,” harap Sekda Abdul Haris.

‎Ketua LPTQ Kabupaten Rohul, Syahrudin, mengatakan, bahwa Pemkab Rohul hanya bisa mengirimkan 41 kafilah di MTQ Riau 2018, seharusnya 56 kafilah yang dikirim untuk bisa mengikuti seluruh cabang lomba MTQ.

Disebutkan Syahrudin, bahwa Pemkab Rohul hanya bisa mengirimkan 41 kafilah karena keterbatasan anggaran. Namun dengan sedikitnya jumlah peserta dikirimkan, Rohul menjadi daerah yang paling sedikit mengirimkan kafilah dari 11 kabupaten/ kota lainnya di Provinsi Riau.

“Kita berharap, seluruh peserta lebih maksimal,” harap Syahrudin, yang juga Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Rohul.

Sebut ‎Syahrudin, walaupun jumlah peserta yang dikirimkan sedikit, namun kafilah Rohul harus tetap semangat dalam bertanding dan meraih prestasi terbaik.

“Berharap yang sedikit ini bisa membawa prestasi terbaik dan dapat mendongkrak prestasi kita dari posisi ke delapan naik ke posisi tujuh atau posisi ke enam,” pesannya.

“Jangan lihat jumlahnya. Walaupun jumlahnya banyak belum tentu bisa juara umum,” tambah Syahrudin.

MTQ Riau 2018 ucap Syahrudin, akan jadi evaluasi bagi LPTQ Rohul dan Pemkab Rohul untuk menghadapi MTQ Riau tahun depan.

“Kita berharap, agar pemerintah daerah juga memfasilitasi pelatihan bagi peserta MTQ tahun depan,” ucap Syahrudin, dan mengakui pemondokan 41 kafilah Rohul di Hotel Resti Menara, Pekanbaru.

Kemudian jelas Syahrudin, ke 41 kafilah Rohul yang dikirim akan mengikuti beberapa cabang MTQ, seperti cabang tilawah, qiroah sab’ah, t‎artil. Lalu, tahfiz 1 juz, 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz. Cabang sarhil dan fahmil, khat naskah dan hiasan mushab, dekorasi dan kontenporer. (adv/humas Setda Rohul)

Terbaru

Populer