Beranda blog Halaman 1153

Sekda Buka Seleksi Terbuka JPT‎ Pratama di Pemkab Rohul

Sekda Abdul Haris, foto bersama saat pembukaan seleksi JPT
Sekda Abdul Haris, foto bersama saat pembukaan seleksi JPT

ROKAN HULU, Tribun Riau- Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, H. Abdul Haris mewakili Bupati Rohul, H. Sukiman, buka seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemerintah kabupaten (Pemkab) Rohul, Selasa (11/12/2018).

Dalam seleksi terbuka JPT tersebut, 18 Aparatur Sipil Negara (ASN) dari 36 Peserta, yang ikut seleksi Kompetensi Manejerial dalam tahapan‎ Asesment JPT di Lingkungan Pemkab Rohul.

Sekda Rohul, Abdul Haris mengatakan dalam ‎proses Asesment atau seleksi terbuka JPT di lingkungan pemkab Rohul, merupakan salah satu bentuk transparansi dalam mendapatkan seorang pejabat yang berkompeten dibidang dan posisi yang dibutuhkan.

Ditambahkannya, seleksi tersebut juga merupakan bentuk atau cara dalam mengetahui sejauh mana kemampuan para ASN yang nantinya akan memegang jabatan strategis di Pemkab Rohul.

Abdul Haris meminta ke para peserta yang mengikuti Ujian Kompetensi Manejerial, agar bisa percaya akan kemampuan diri sendiri, untuk terus mengembangkan kemampuan diri. Dengan mengikuti seluruh rangkaian tahapan dalam seleksi terbuka JPT di lingkungan pemkab Rohul, dirinya yakin ASN yang akan menduduki jabatan kedepan akan berkompeten dalam menjalankan tugasnya.

Dimana, ke 18 ASN yang mengikuti kompetensi menejerial ini dilaksanakan selama dua hari, mulai hari ini, Selasa dan berakhir Rabu (12/12/2018).

“Ada 36 peserta yang sudah mendaftar dirinya dalam Seleksi terbuka JPT, namun hanya 18 yang mengikuti ujian kompetensi Manejerial selebih sudah pernah mengikuti dan lulus kompetensi Manajerial dan masih berlaku,” jelas Sekda Abdul Haris, didampingi Kepala Badan kepegawaian pendidikan dan pelatihan (BKPP) Rohul, M. Zaki di hotel Sapadia Pasir Pangaraian.

Abdul Haris berharap, agar peserta bisa mengikuti setiap tahapan dan seleksi yang dibutuhkan dalam mendapatkan suatu jabatan yang telah ditentukan.

“Berharap melalui seleksi terbuka ini pemkab Rohul akan benar-benar mendapatkan pejabat yang sesuai dengan bidangnya dan mampu mengemban amanah,” sebutnya.

Kemudian dikatakan Kepala BKPP Rohul, M. Zaki, saat ini peserta seleksi terbuka JPT mengikuti seleksi Kompetensi Manejerial. Selanjutnya, setelah seleksi kompetensi Manejerial, peserta akan mengikuti seleksi kompetensi bidang, yang akan dilaksanakan 19 sampai 20 Desember 2018 mendatang di hotel Sapadia.

“Pada proses seleksi JPT ini seluruhnya transparan semua, jadi percayalah kepada kemampuan diri sendiri,” katanya. (Adv/Humas Setda Rohul)

Warga Kunto Darussalam Desak PT SJI Coy Kembalikan 625 H Tanah Suku Caniago

Warga Kunto Darussalam Desak PT SJI Coy Kembalikan 625 H Tanah Suku Caniago
Warga Kunto Darussalam Desak PT SJI Coy Kembalikan 625 H Tanah Suku Caniago

ROKAN HULU, Tribun Riau- Ribuan masyarakat adat Suku Caniago di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), gelar aksi demontrasi Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Sumber Jaya Indahnusa Coy (SJI) Kota Lama,‎ Senin (10/12/2018).

Aksi ribuan masyarakat melumpuhkan aktivitas perusahaan cukup lama. Dalam aksi itu, mendapat pengawalan ketat belasan polisi dari Polsek Kunto Darussalam tersebut, ribuan masyarakat adat menuntut manajemen PT. SJI Coy menyerahkan kembali tanah‎ adat suku Caniago Kelurahan Kotalama sekitar 625 hektar di Divisi A.

Ratusan hektar tanah masyarakat adat di Divisi A tersebut menurut masyarakat, kini sudah dijadikan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. SJI Coy, perumahan karyawan, dan areal kebun perusahaan.

Dalam aksi itu, masyarakat mengklaim ratusan hektar tanah di Desa Bagan Tujuh tersebut adalah milik masyarakat adat Suku Caniago, dan merupakan peninggalan dari Kerajaan Kunto Darussalam. Tanah ini sudah dikuasai oleh perusahaan sekira 30 tahun lampau.

Masyarakat adat suku Caniago juga mengaku, selama ini mereka tidak pernah mengganggu perusahaan selama ini, namun manajemen PT. SJI Coy dinilai tidak komitmen duduk bersama dengan masyarakat adat.

“Lahan itu merupakan tanah kami, ini hak kami. Tanah leluhur kami, tanah nenek moyang kami, dan tanah adat Kerajaan Kunto Darussalam untuk pertanahan dan kehidupan anak cucunya di Kunto Darussalam,” tegas Panglima Hery, dalam orasinya di depan pintu masuk PKS PT. SJI Coy.

Dalam aksi itu, ada empat pernyataan sikap masyarakat adat suku Caniago disampaikan di aksi demonya. Pertama, mendesak PT. SJI Coy Kotalama mengembalikan tanah masyarakat adat suku Caniago Kota Lama, dan mengukur ulang kembali luas lahan HGU PT. SJI Coy dengan ketetapan pemerintah.

Kemudian, mendesak PT. SJI Coy Kota Lama untuk menghentikan seluruh aktivitas PKS dan kebun perusahaan yang berdiri di atas tanah masyarakat adat suku Caniago Kota Lama.

Kemudian, ketiga mendesak PT. SJI Coy untuk duduk bersama guna penyelesaian‎ sengketa tanah masyarakat adat suku Caniago Kota Lama, dihadiri langsung pihak PT. SJI Coy yang bisa mengambil keputusan atau direksi perusahaan.

Keempat, masyarakat adat suku Caniago Kota Lama akan tetap melakukan claim terhadap tanah mereka, dan mengancam akan menghentikan seluruh aktivitas diatas tanah masyarakat suku adat.

Kelima,‎ mendesak pemerintah untuk menunda proses pemohon perpanjangan izin HGU PT. SJI Coy sebelum adanya penyelesaian sengketa tanah masyarakat adat suku Caniago Kota Lama dengan PT. SJI Coy.

“Perjuangan masyarakat adat suku Caniago Kotalama tidak akan pernah berhenti sampai kapanpun, selagi mengalir darah Caniago pada anak cucunya,” pungkas Laksamana Hery, dan mengaku jika tidak ada solusi, maka mereka akan menghambat perpanjangan izin HGU PT. SJI Coy.

Aksi masyarakat adat suku Caniago yang turut membawa serta anak-anak ini mendapatkan respon dari manajemen PT. SJI Coy. Sejumlah Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat diajak duduk bersama di kantor PKS, disaksikan sejumlah awak media.‎

Dalam mediasi tersebut, masyarakat adat suku Caniago memberikan waktu paling lambat 20 Desember 2018 agar PT. SJI Coy mengirimkan orang yang bisa mengambil keputusan saat duduk bersama nanti, baik itu pemilik atau direksi perusahaan. (mad)

Jasad Bocah Hanyut di Sungai Batang Lubuh Sudah 7 Hari Belum Ditemukan

Pencarian Jasad Bocah yang hanyut di Sungai Batang Lubuh
Pencarian Jasad Bocah yang hanyut di Sungai Batang Lubuh

ROKAN HULU, Tribun Riau- Hingga sepekan atau 7 hari upaya pencarian jasad bocah hanyut di Sungai Batang Lubuh, Desa Babussalam kecamatan Rambah, belum juga ditemukan. Tim gabungan dari Polri, BPBD Rohul, TNI serta Basarnas dibantu masyarakat, terus lakukan upaya pencarian siang dan malam hari.

Diakui Kepala Desa (Kades) Babussalam, Kecamatan Rambah, Basron, Senin (10/12/2018), pihak desa juga melibatkan masyarakat tempatan untuk membantu mencari jasad bocah hanyut di Sungai Batang Lubuh.

Awalnya, bocah perempuan 5 tahun di Dusun Sebaya RT 05/ RW 01 Desa Babusalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten‎ Rokan Hulu (Rohul), tenggelam dan hanyut di aliran Sungai Batang Lubuh. Bocah 5 tahun bernama Siti Juleha, anak pasangan dari Ahadin (60) dan Suryati (42), pamit ke ibunya yang tengah memasak air di dapur, dirinya akan buang air besar.

Kala itu, ibu korban mengira anaknya buang air besar di WC di rumah mereka, namun setelah ditunggu anak perempuan tersebut tidak kuncung muncul. Karena khawatir, saat itu Suryati menyuruh anak lelakinya Julfajri mencari adiknya ke tepian Sungai Batang Lubuh, saat itu Julfajri menemukan pakaian korban, celana warna hitam, baju kaos korban, uang Rp 4.000, termasuk sepasang sandal korban di tangga turap Sungai Batang Lubuh yang saat ini tengah naik.

Diakui Basron, dalam proses pencarian kini masih terus dilakukan tim gabungan, TNI, Polri, BPBD Rohul, Basarnas serta dibantu masyarakat. Bahkan, BPBD Rohul sudah mendirikan tenda untuk kumpul dan istrahat tim pencari bocah hanyut, di halaman kantor PMI Rohul Jalan Diponegoro Kelurahan Pasir Pangaraian.

Namun karena sehari sejak bocah hanyut, air sungai Batang Lubuh naik. Sehingga dalam proses pencarian tim mengalami kesulitan ditambah dengan keruhnya air sungai sehingga menyulitkan menemukan jasad bocah malang tersebut.

“Kita memotivasi tim dan masyarakat, untuk melakukan pencarian jasad korban. Kita kerahkan masyarakat mencari jenazah baik siang hingga malam hari. Bahkan, pencarian dengan cara menyisirnya dengan perahu yang ada, kemudian dilakukan penyeleman di lokasi yang dicurigai tersangkut,” kata Kades Basron.

Bahkan sebut Basron, warga sudah cari jenazah hingga ke kawasan Surau Munai atau 20 Km ke arah hilir sungai Batang Lubuh. Bukan hanya itu, beberapa orang pandai juga sudah dimintai tolong agar bisa memandu mendapatkan jasad sang bocah.

“Segala cara kita usahakan, bagaimana agar jasad anak bisa ketemu. Namun karena kondisi menyulitkan saat pencarian, karena pasca kejadian air sungai naik juga air keruh. Namun hingga kini kita terus melakukan pencarian. Berharap jasad bocah warga Babussalam bisa segera ditemukan,” harap Basron. (mad)

Sekda Rohul Motivasi Pelamar CPNS Ujian SKB di Pekanbaru

Sekda Rohul saat foto bersama dengan peserta pada pelaksanaan SKB Rohul
Sekda Rohul saat foto bersama dengan peserta pada pelaksanaan SKB Rohul

ROKAN HULU, Tribun Riau- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), H Abdul Haris.SSos.MSi, Minggu (9/12/2018) pagi kemarim, berikan motivasi kepada ratusan pelamar CPNS Rokan Hulu, saat akan dimulainya pelaksanaan ujian Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) CPNS tahun 2018 digelar BKN Regional XII Pekanbaru, di Hotel Labersa Siak Hulu Kabupaten Kampar.

Di peninjaun lokasi ujian SKB CPNS Rohul, Sekda didampingi Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Rohul M Zaki SSTP MSi, Sekretaris BKPP Rohul Bekrim Setiawan SSTP, di ujian SKB CPNS Rohul sesi pertama pukul 08:00 WIB hingga 09.30 Wib dengan jumlah 167 peserta.

Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi menyebutkan, kesiapan panitia seleksi CPNS tingkat daerah yakni BKN dalam pelaksanaan ujian SKB CPNS tahun 2018, sudah maksimal. Untuk lokasi dan perangkat computer telah disiapkan, dimana peserta hanya tinggal melaksanakan ujian SKB.

“Di lokasi tempat ujian SKB CPNS Rohul di Hotel Labersa, terlihat tenang dan nyaman. Persipan peserta cukup baik. Sebelum ujian SKB, kita berikan semangat dan motivasi, agar peserta sebelum menjawab soal ujian SKB, agar berdoa dan menjawab soal dengan teliti, karena waktu yang diberikan dalam menjawab soal ujian hanya 90 menit,” jelasnya.

Kata Sekda lagi, dalam pelaksanaan seleksi penerimaan CPNS tahun ini sangat transparan. Usai menjawab soal Ujian, peserta dapat mengetahui nilainya masing-masing. Bahkan dari perolehan nilai itu, apakah memenuhi passing grade dari nilai ambang batas SKB yang ditetapkan atau tidak.

“Jadi penentunya, kemampuan dari peserta dalam menjawab setiap pertanyaan soal ujian, apakah memenuhi passing grad atau tidak,” tegasnya.

Sekda menghimbau ke pelamar CPNS Rohul, agar tetap percaya diri, dalam menjawab soal ujian SKB. Hasil ujian ditentukan kemampuan dari para peserta sendiri.

Dirinya mengingatkan ke peserta CPNS, untuk tidak tergiur dengan rayuan dari oknum yang tidak bertanggungjawab, yang bisa menjamin kelulusan CPNS tahun ini. Karena seleksi CPNS dilakukan dengan transparan. Yang bisa menentuan kelulusan, yaitu kemampuan dari peserta CPNS itu sendiri.

Kepala BKPP Rohul M Zaki SSTP MSi mengaku, jumlah peserta yang mengikuti SKB CPNS Rohul Ahad (9/12) sebanyak 524. Pelaksanaan ujian SKB dibagi dalam tiga sesi. Untuk sesi pertama dimulai pukul 08.00 hingga 09.30 Wib, dengan jumlah peserta 167 orang.

Di sesi kedua, dilaksanakan pada pukul 10.00-11.30 Wib dengan jumlah 230 peserta dan Sesi terakhir dimulai pada pukul 12.00 hingga 13.30 Wib, dengan jumlah peserta 127 orang. Bagi peserta yang tidak hadir dalam mengikui ujian SKB berarti mereka dianggap gugur. (Adv/ Humas Setda Rohul)

Dugaan Oknum Dewan ‘Bermain Proyek’, Firdaus: Pemilik Perusahaan Rianto

Asep (sedang duduk) dan Lapano adik kandung Rianto (sedang berdiri).
Asep (sedang duduk) dan Lapano adik kandung Rianto (sedang berdiri).

DURI, Tribun Riau- Dugaan oknum anggota dewan berinisial ‘R’ selaku anggota komisi II DPRD Bengkalis, mendapatkan proyek dari Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis. Tepatnya pembangunan pagar TPU di RT 04 RW 05 Dusun Paong Napal, Desa Tambusai Batang Dui, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Dimana oknum dewan tersebut setelah dikonfirmasi lanjutan melalui saluran WA (WhatsApp) Rabu (27/11/18) masih membantah dan mengatakan, agar wartawan Tribun Riau.com menanyakan langsung kepada pemilik perusahaan CV.Liandino Utama. “Hubungi saja Wito, ini nomornya, supaya diluruskan,” sarannya.

Setelah dihubungi ke nomor HP Wito mengatakan, kalau CV.Liandino Utama adalah perusahaannya dan Rianto adalah kawan lamanya, sehingga masalah pekerja diserahkan pada Rianto. “Saya yang punya perusahaan, Rianto itu kawan lama saya termasuk di IKJR. Jadi saya serahkan kepadanya mencari pekerja,” sebut Wito.

Lalu setelah ditelusuri, Kepala Seksi Makam Dinas Sosial Bengkalis yang juga selaku PPTK, ketika dikonfirmasi Jumat (07/12/18) melalui nomor HPnya mengatakan, bahwa pemilik perusahaan adalah Rianto anggota DPRD Bengkalis. Ketika dipertegas lagi siapa pemilik CV.Liandino Utama?, ia menjawab “Milik orang Bengkalis, maklumlah Rianto kan anggota dewan”.

Terkait volume kegiatan yang tidak dicantumkan di papan pengumuman mengenai luasnya, hanya disebutkan 1 kegiatan, Firdaus pun menjawab, “Memang di plang pengumuman tidak dicantumkan mengenai panjang, lebar dan lainnya, hal itu disebutkan di dalam kontrak dan RAB, rencana Senin (10/12/18) akan dilakukan pemeriksaan (PHO), tim PHO dari konsultan akan turun, kalau pekerjaan sudah sesuai seperti di kontrak, lalu dibayar,” sebut Firdaus.

Diberitakan sebelumnya, dari informasi pekerja di lapangan mengatakan, kalau kontraktornya adalah Rianto anggota DPRD Bengkalis dan sering datang ke lapangan. Pekerja diberi upah per harinya sebesar Rp.120.000 untuk tukang, dan Rp.100.000 untuk kernek, karena pekerja yang berjumlah 6 orang sebagai pekerja harian, sedangkan sebagai pemborong pekerjaan dari Rianto adalah Asep.

“Kontraktornya Rianto anggota DPRD Bengkalis, ini fotonya pak,” ujar pekerja sembari menunjukkan foto Rianto yang terpampang di banner selaku caleg dari partai PAN dapil Kecamatan Bathin Solapan, Senin (29/10/18).

“Kalau pemborong pekerjaan si Asep, kami ada 6 orang sebagai pekerja harian yang diberikan Asep, upah tukang Rp 120.000 perhari dan kernek Rp.80.000 perhari.Luas tanah TPU ini 1 hektar dan rencana pembuatan tiang pagar sebanyak 81.Kalau lebih jelasnya hubungi saja Asep,” kata pekerja yang tidak mau sebutkan namanya sembari memberikan nomor HP Asep.

Setelah dihubungi melalui nomor HPnya, wartawan media ini dengan wartawan media lainya menjumpai Asep pas di halaman belakang rumah Rianto Jl.Simpang lima Desa Petani, seperti dijanjikannya bertemu kesitu.

Asep pada saat itu memakai baju singlet berikut celana pendek dan pakai topi warna biru bersama beberapa temannya (termasuk adik kandung Rianto bernama Lapano), sedang mengerjakan besi yang akan dipakai untuk proyek pembangunan pagar TPU tersebut menjelaskan, kalau pemilik CV.Liandino Utama adalah Rianto.

“Yang punya CV.Liandino Utama adalah Rianto anggota DPRD Bengkalis, kalau disini biasa dipanggil Anto Toreng, kalau diatas Rianto, itu orangnya,” kata Asep sambil menunjuk kearah mobil ambulance sedang parkir, yang ada gambar Rianto dan tulisan Partai Amanat Nasional Kecamatan Bathin Solapan.

“Orangnya jarang dirumah, kalau ada paling 1 atau 2 hari lalu pergi lagi, kami hanya sebagai pekerja, kalau disuruh pasang ini kami pasang, kalau ada perlu hubungi pakai HP saja,” terang Asep dan didukung temannya dan Lapano.(Jlr)

Polres Rohil Gelar Press Release Kasus Curas Mobil Dump Truck

Press Release Pengungkapan Kasus Pencurian Dengan Kekerasan oleh Polres Rohil
Press Release Pengungkapan Kasus Pencurian Dengan Kekerasan oleh Polres Rohil

ROKAN HILIR, Tribun Riau- Satreskrim Polres Rokan Hilir Akp Faisal Ramzani SH bersama jajaran dan didampingi Kabag Humas Polres Rohil Akp Juliandi SH menggelar press release pengungkapan kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di halaman Satreskrim Polres Rokan Hilir, Jum’at (07/12/2018) Pukul 10.10 Wib.

Akp Faisal Ramzani SH dalam press releasenya memaparkan, kejadian terjadi pada hari Senin (03/12/2018), sekira Pukul 16.00 Wib di Jalan Lintas Riau-Sumut Simpang Berkat Kelurahan Banjar XII, Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rohil.

Dijelaskannya, berdasarkan laporan dari masyarakat dan korban serta keterangan pelaku, modus yang dilakukan dengan cara terlebih dahulu menunggu kendaraan Dump Truck yang hendak masuk ke dalam lokasi galian Pasir. “Namun pelaku SP (39) menunggu mobil yang datang sendirian,” paparnya.

“Kemudian pelaku SP dan pelaku JN berpura-pura mencari kayu mahang dan ditumpukan di tepi jalan, setelah mobil Dump Truck lewat, pelaku berpura-pura ingin menumpang, dan meminta tolong agar kayu mahang naik ke dalam Mobil Dump Truck tersebut,” lanjut Akp Faisal Ramzani SH.

Dilanjutkannya, setelah kayu mahang diangkat, kedua pelaku langsung mengancam korban atau supir dengan menggunakan sebuah kampak yang telah disiapkan pelaku, setelah itu korban diseret dan diikat kakinya oleh pelaku dengan menggunakan lakban warna hitam.

“Berdasarkan laporan masyarakat dan setelah dilakukan proses penyelidikan, akhirnya pelaku ditangkap di Kecamatan Pujud, dengan barang bukti (bb) di tempat kejadian perkara (tkp) yaitu, 1 gulungan tali tambang berukuran sedang warna putih, 1 gulungan lakban, 1 gulungan tali sepatu dan 1 buah dompet warna hitam. Pasal yang dikenakan yaitu pasal 365 Ayat 2, tentang pencurian dengan kekerasan,” terang Akp Faisal Ramzani SH. (toni)

Bupati Terima Penghargaan Desa Sadar Terbaik III Tingkat Nasional

Bupati Rohul menerima Penghargaan berupa tropi dan sertifikat dari Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pusat
Bupati Rohul menerima Penghargaan berupa tropi dan sertifikat dari Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pusat

ROKAN HULU, Tribun Riau-Bupati Rokan Hulu (Rohul), H Sukiman, menerima penghargaan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tingkat Nasional tahun 2018, dari Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Pusat, Agus Sutanto di Hotel Kartika Chandra Jakarta, Rabu (5/12/2018) kemarin.

Penghargaan Nominasi Unggulan Desa Sadar Terbaik III tingkat Nasional diterima Pemkab Rohul, atas penilaian yang dilakukan Tim BPJS Ketenagakerjaan Pusat. Itu terutama atas komitmen kepala daerah dalam mendukung program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan tepatnya di Desa Rambah Hilir Kecamatan Rambah Hilir, dengan membuat regulasi berupa peraturan Bupati (Perbub), untuk mendukung program desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di desa yang ada di wilayah Kabupaten Rohul.

Bupati Rohul usai menerima penghargaan Rabu (5/12/2018) malam mengatakan, dirinya bersyukur dan berterimakasih ke Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pusat, yang sudah berikan penghargaan ke Pemkab Rohul, atas komitmen dan dukungan dalam pelaksanaan program Desa Sadar Sosial Ketenagakerjaan tepat di Desa Rambah Hilir sebagai desa sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terbaik tiga tingkat Nasional tahun 2018.

“Pemerintah daerah sangat mendukung program BPJS Ketenagakerjaan. Dengan ditetapkannya desa Rambah Hilir sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Bupati Sukiman.

Bupati juga menjelaskan, BPJS Ketenagakerjaan merupakan program nasional dengan tujuan memberikan perlindungan sosial kepada seluruh masyarakat. Karena keseharian masyarakat dengan sebuah pekerjaan begitu rentan terhadap resiko sosial saat melakukan aktivitas pekerjaan maupun kegiatan ekonomi lainnya.

Bupati menghimbau ke seluruh masyarakat di Rohul, agar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan guna memenuhi kebutuhan hidup dasar akan sebuah perlindungan nyata. Karena jika terjadi hal-hal yang mengakibatkan hilang dan berkurangnya pendapatan kerena kecelakaan kerja dan memasuki usia lanjut maka BPJS Ketenagakerjaan ini akan memberikan kepastian perlindungan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Sebutnya, bahwa pemerintah desa Rambah Hilir dengan memberdayakan Bumdes Rambah Hilir telah menunjukkan keberhasilannya dalam mengajak masyarakat atau pekerja untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan Rohul, dalam mendukung program Desa Sadar Jaminan Sosial.

“Desa Rambah Hilir Kecamatan Rambah Hilir yang sudah ditetapkan sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dapat menjadi contoh bagi desa lainnya di Rohul, dalam rangka memberikan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja atau masyarakat dan kesejahterannya,” kata mantan Dandim Inhil ini.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Pekanbaru Panam Wisnu Eko Prihartono yang membawahi wilayah operesional BPJS Ketenagakerjaan Rohul dan Kampar menjelaskan, bahwa penghargaan Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan terbaik 3 tingkat Nasional yang diterima Bupati Rohul H Sukiman, atas penilaian BPJS Ketenagakerjaan Pusat.

Menurutnya, Pemkab Rohul sudah memberikan dukungan penuh atas ditetapkannya Desa Rambah Hilir sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Selain masyarakat desanya terbanyak dan teraktif untuk memberikan perlindungan jaminan social tenaga kerja.

Selain itu, kepedulian Bupati sebagai kepala daerah yang memberikan dorongan kepada masyarakat untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, untuk mendapatkan perlindungan jaminan sosial dalam rangka peningkatan kesejahteraan dalam masyarakat pekerja diwilyah kerjanya. Dengan membuat regulasi atau Perbub untuk mendukung program kegiatan.

Atas kepedulian dan dukungan dari pemerintah daerah terhadap program Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Pusat berikan penganugerahan ke kepala daerah, atas terpilihnya Desa Rambah Hilir sebagai desa sadar terbaik III tingkat Nasional dengan ,mendapatkan tropi, sertifikat dan uangpembinaan sebesar Rp75 juta ke Desa Rambah Hilir. (Adv/ Humas Setda Rohul)

Pelaku Pencurian Kambing di Rohul Dimassa Warga

Pelaku yang diduga mencuri kambing sudah diamankan oleh polisi
Pelaku yang diduga mencuri kambing sudah diamankan oleh polisi

ROKAN HULU, Tribun Riau- Diduga sebagai pelaku pencurian ternak kambing di Kampung Mardeka Desa Sei Kuning, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), lelaki 42 tahun berinisial YG babak belur dihakimi warga Desa Tandun Barat.

Bahkan, mobil Nisan Livina milik terduga pelaku turut dirusak warga. Awalnya, YG warga Desa Sukadamai Kecamatan Ujung Batu ditangkap dan dihakimi warga. Rekannya Pa (30) warga Desa Pagarantapah Kecamatan Pagarantapah Darussalam berhasil kabur, dan kini ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang atau DPO.

Peristiwa naas menimpa YG terjadi Selasa (4/12/2018) sekitar pukul 18.00 Wib. YG dan rekannya Pa‎ dikepung warga karena dituduh curi 5 ekor kambing milik warga Kampung Mardeka Desa Sei Kuning, Kecamatan Tandun pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 Wib

Selain menangkap YG, polisi turut menyita mobil Grand Livina silver Nopol B 1471 PZC. Polisi berhasil mengamankan 5 ekor kambing yang diduga hasil curian dari dalam mobil tersebut.

Dikatakan ‎Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, awalnya warga RT 014 RW 007‎ Desa Sei Kuning melaporkan adanya pencurian ternak kambing ke Polsek Tandun yang terjadi pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 Wib, oleh dua lelaki tidak dikenal yang belakangan diketahui berinisial YG dan Pa.

Sebelum aksi pencurian, YG dan Pa yang mengendarai mobil sempat berpura-pura bertanya ke pelapor Asda Hasibuan (36 tahun) warga RT 014/ RW 007 Desa Sei Kuning, arah jalan ke Siasam Kecamatan Pendalian IV Koto.‎

Karena tidak curiga, pelapor Asda dan anaknya Windia Laoly pergi ke ladang untuk menderes getah karet yang tidak jauh dari rumahnya.‎

Sekitar 30 menit di ladang, anak pelapor Windia mendengar suara kambing. Mendengar itu, pelapor dan anaknya berlari pulang ke rumah.‎ Setibanya di rumah, anak laki-laki pelapor Naung Laoly mengatakan kambing mereka dibawa dua laki-laki pakai mobil ke arah Desa Dayo. Pelapor langsung menyuruh anaknya melaporkan kejadian itu ke warga.

‎”Beberapa jam kemudian pelapor mendapat informasi bahwa pelaku sudah ditangkap,” ungkap Ipda Nanang dan memperkirakan pelapor mengalami kerugian sekira Rp 3 juta.‎

‎‎Tak berselang lama, Selasa sekitar pukul 17.00 Wib, Babinkamtimas Bripka Sianturi dan Bripka Don Harianto mendapat informasi bahwa telah terjadi pencurian ternak kambing di Kampung Mardeka Desa Sei Kuning, dan seorang pelaku ditangkap di daerah Sosial Desa Tandun Barat.

Lalu, kedua Babinkatibmas dari Polsek Tandun ini langsung datang ke TKP di Desa Tandun Barat, tepatnya di samping sebuah sekolah dasar. Tiba di TKP, terduga pelaku YG yang masih dalam mobilnya berisi 5 ekor kambing sudah dikerumuni wa‎rga.

Seluruh kaca mobil sudah dirusak‎ massa, sedangkan YG mengalami luka di bagian kepalanya, diduga dikeroyok warga saat dilakukan penangkapan.

Atas perintah Kapolsek Tandun AKP S. Sinaga SH, pelaku yang mengalami luka-luka diamankan dan dibawa ke Puskesmas Tandun untuk dilakukan pengobatan dan diawasi oleh Kanit Reskrim dan anggota Polsek Tandun.

“Kini YG sudah mengakui perbuatannya. Barang bukti berupa mobil Grand Livina berikut 5 ekor kambing sudah diamankan di Polsek Tandun,” kata Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono. (mad)

BAZNAS Rohul Salurkan Bantuan Modal Pengerajin Serba Bambu di Sialang Jaya

Ketua BAZNAS Rohul, Armen ZA.S.Ag didampingi komisoner Drs.H.Tarmizi, Kepala KUA Rambah, Kades Sialang Jaya Yuherman Daulay menyerahkan bantuan ke pengrajin Elfian Hasibuan dan Istri.
Ketua BAZNAS Rohul, Armen ZA.S.Ag didampingi komisoner Drs.H.Tarmizi, Kepala KUA Rambah, Kades Sialang Jaya Yuherman Daulay menyerahkan bantuan ke pengrajin Elfian Hasibuan dan Istri.

ROKAN HULU, Tribun Riau- Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), menyalurkan bantuan untuk modal kepada pengerajin anyaman berbahan baku serba bambu, di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah.

Bantuan BAZNAS Rohul dari Asnaf Produktif, langsung diserahkan Ketua BAZNAS Rohul, Armen ZA.S.Ag didampingi komisoner Drs.H.Tarmizi, Kepala KUA Rambah ke pengrajin Elfian Hasibuan sebesar Rp7,5 juta, disaksikan Kades Sialang Jaya Yuherman Daulay, Kamis (6/12/2018) pagi.

Dikatakan Ketua BAZNAS Rohul, kedepannya BAZNAS juga akan salurkan bantuan berupa modal usaha bagi para pengerajin di Rohul, yang diharapkan kedepannya pengerajin tersebut tingkat hidupnya lebih membaik.

“Ini merupakan bentuk kepedulian BAZNAS Rohul terhadap pengerajin, terutama seperti pengerajin anyaman berbahan baku serba bambu. Kita langsung meninjau dan melihat, kerajinan yang sudah dibuatnya, namun pengerajin kekurangan modal untuk pengembangan usahanya. Kita bantu melalui Asnaf Produktif,” katanya.

“Kita berharap, pengrajin tersebut setelah diberikan bantuan modal, juga akan kita bina sehingga nantinya mereka bisa benar-benar berkembang usahanya. Sehingga mereka kedepannya menjadi sejahtera, ini bentuk kegiatan BAZNAS Rohul,” kata Armen ZA.

Elfian Hasibuan selaku penerima bantuan, berterima kasih kepada BAZNAS Rohul serta Pemerintah desa Sialang Jaya, yang sudah mendukung usahanya membuat berbagai kerajinan anyaman berbahan baku bambu. Dirinya akan berupaya, agar kerajinan yang ditekuninya bisa terus berkembang, namun berharap dirinya agar bisa mendapatkan pembinaan secara berkesinambungan.

“Saya bersyukur, karena dengan bantuan modal usaha yang diberikan BAZNAS Rohul ini, bisa saya manfaatkan untuk pengembangan usaha, terutama untuk membeli bahan baku,” kata Elfian.

Kades Sialang Jaya, Yuherman Daulay selaku pembina pengerajin di desanya, juga sangat berterima kasih kepada Ketua dan Komisioner BAZNAS Rohul karena sudah membantu warganya yang mengeluti kerajinan anyaman berbahan baku serba bambu.

“Kita sangat bangga, karena BAZNAS Rohul memperhatikan masyarakat kita terutama yang melakukan usaha kerajinan anyaman dari bahan baku bambu. Apalagi, pengerajin tersebut awalnya kita lakukan pembinaan dan diharapkan usahanya bisa terus berkembang setelah adanya bantuan modal dari BAZNAS Rohul,” kata Yuherman Daulay. (Mad)

Malam Hari, Satlantas Polres Rohil Gelar Patroli Rutin di Perbatasan Sumut

Satlantas Polres Rohil saat melakukan patroli
Satlantas Polres Rohil saat melakukan patroli

ROKAN HILIR, Tribun Riau- Jajaran Satlantas Polres Rohil laksanakan kegiatan Patroli Rutin di titik-titik rawan dan pada jam-jam rawan pada malam hari untuk lebih meningkatkan patroli kewilayahan dan mengantisipasi gangguan Kamseltibcarlantas Sat Lantas Polres di depan Mapolres Rohil sekira Pukul 23.35 Wib,Rabu malam Tanggal 05/12/2018,Kamis 06/12/2018,Pukul 10.00 Wib.

Kasat Lantas Polres Rohil AKP Jusli SH saat dikonfirmasi melalui HandPhone Selulernya mengatakan,”kegiatan Blue Light Patrol merupakan kegiatan pelaksanaan program strategis Kapolri Jendral Polisi M Tito Karnavian untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, sehingga dengan penuh rasa tanggungjawab anggota melaksanakan tugas,”papar Akp Jusli SH.

“Lanjut Akp Jusli SH,”kegiatan patroli ini juga bertujuan untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas (lakalantas) dan pelanggaran lalu-lintas di wilayah hukum Polres Rokan Hilir dan menghimbau kepada semua masyarakat agar masyarakat pengguna jalan patuh dan taat aturan berlalu lintas,”terang Akp Jusli SH.

“Adapun wilayah dan titik-titik rawan dan jam-jam rawan kegiatan Patrol tersebut yaitu,dimulai dari titik wilayah yang di perbatasan Sumatra Utara wilayah pos Simpang Kanan,titik pos wilayah Balam Km 16,titik pos Balam Km 12,titik pos Simpang Ujungtanjung,dan titik pos Simpang Bukit Timah,serta titik pos wilayah perbatasan Kabupaten Bengkalis,”jelas Akp.Jusli SH. (toni)

Terbaru

Populer