Hukrim Seorang Pelajar di Duri Tewas Akibat Longsor Galian Tanah Timbun

Seorang Pelajar di Duri Tewas Akibat Longsor Galian Tanah Timbun

BERBAGI
Jasad David Tambunan ketika dilihat ayahnya S.Tambunan (berpakaian kerja)
Jasad David Tambunan ketika dilihat ayahnya S.Tambunan (berpakaian kerja)

DURI, Tribun Riau – Kecelakaan di tempat galian tanah timbun yang merenggut nyawa seorang pelajar SMA dan 2 orang dirawat di RSUD Duri, terjadi pas dekat rumah Jalan Rangau KM 6 Duri, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (14/12/18) siang.

Ke 3 anak tersebut adalah abang adik, anak dari S.Tambunan dan R.br Gultom yaitu; Daniel Tambunan kelas 3 SMAN 7 dan Viktor Tambunan kelas 1 SMP masih dalam perawatan di RSUD Duri, sedangkan Dafid kelas 1 SMAN 7 meninggal dunia.

Daniel Tambunan dan Viktor Tambunan saat dirawat di RSUD dan dijaga oleh ibu mereka R br Gultom.
Daniel Tambunan dan Viktor Tambunan saat dirawat di RSUD dan dijaga oleh ibu mereka R br Gultom.

Menurut keterangan R br Gultom, bahwa siang itu pukul 12.00 Wib, ia menyuruh anak-anaknya untuk istirahat tidur agar malam hari mau mengikuti acara natal di gereja. Namun, ke 3 anaknya tersebut tidak mengindahkan perkataan ibunya, mereka pergi keluar dari rumah dan bermain-main seputaran lokasi penggalian tanah timbun milik orang lain, sehingga terjadilah kecelakaan tersebut.

“Mulanya ke 3 anak saya sedang berdiri ditebing, tiba-tiba tanah longsor dan mereka ikut terjatuh ke bawah dan ditimpa gumpalan tanah besar(keterangan Daniel pada ibunya). Saya didatangi oleh Hutabarat (tetangganya) dan mengatakan kalau ke 3 anak saya itu sedang tertimpa tanah longsor di lokasi penggalian tanah timbun yang tidak berapa jauh dari rumah kami, lalu saya dan Hutabarat pergi kesana untuk menolong. Sesampai di tempat kejadian, kedua anak saya Daniel dan Viktor sudah berteriak minta tolong dan kondisi lemas, sementara si Dafid tertimpa gumpalan tanah longsor yang besar. Dengan sigap akhirnya kami berhasil mengeluarkan Dafid dari gumpalan tanah longsor tersebut,” terangnya.

Dilanjutkannya lagi, ke 3 korban langsung dibawa ke rumah tempat tinggal mereka, dan membersihkan tubuh mereka dari tanah. Selanjutnya dibawa ke RSUD Duri, sepertinya Dafid meninggal dunia sebelum tiba di RSUD, sedangkan Daniel dan Viktor masih bernafas dengan kondisi lemah dan masih dirawat inap.

“Sampai di rumah sakit, Dafid tidak bernafas lagi dan ketika diambil tindakan medis oleh perawat rumah sakit, dan diberi alat kejut jantung, nyawa anak saya tak tertolong lagi,” ujarnya dengan terisak-isak.

Informasi terakhir, tim dari Polsek Mandau telah turun ke lokasi kejadian. Daniel dan Viktor masih dalam perawatan di RSUD Duri, sedangkan Alm.Dafid Tambunan dimakamkan hari ini, Sabtu (15/12/18).(Jlr)