Hukrim Tim PPHP Cek Proyek Pembangunan Pagar TPU di Dusun Paong Napal, Rianto...

Tim PPHP Cek Proyek Pembangunan Pagar TPU di Dusun Paong Napal, Rianto Tidak Hadir

BERBAGI
Duladi (pakai baju kaos abu-abu) sedang diberi penjelasan dari tim PPHP tentang kekurangan pekerjaan.

DURI, Tribun Riau – Tim PPHP (Panitia Pemeriksa Hasil Pekerjaan) Dinas Sosial Bengkalis, turun ke Duri untuk mengecek hasil pekerjaan pembangunan pagar TPU di Dusun Paong Napal Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (12/12/18).

Mereka yang tiba di lokasi TPU sekitar pukul 15.00 Wib adalah Ketua Tim PPHP Ramlan, Sekretaris Rudiman, anggota Syahrizal dan Firdaus selaku PPTK, dari Desa Petani diwakili Supri, sedangkan dari pihak perusahaan CV.Liandino Utama diwakili oleh Duladi (salah seorang pekerja pembangunan pagar TPU), sementara Wito yang mengaku pemilik perusahaan tidak hadir dan selama proyek dikerjakan pun tidak pernah muncul.

Ketika ditanyakan kepada Duladi, mengapa Rianto tidak datang, ia menjawab bahwa Rianto sedang ke Pekanbaru atau ke Bengkalis, dan kehadirannya dilokasi atas suruhan Asep. “Rianto (Antotoreng) mungkin ke Pekanbaru atau ke Bengkalis ya, Asep yang menyuruh saya kesini, mana tahu yangmana yang itu kan, saya juga ikut mengerjakan bangunan ini,” terangnya singkat.

Ketua tim PPHP Ramlan menjelaskan, bahwa hasil pemeriksaan tim pada bangunan pagar TPU tersebut sudah memenuhi unsur di bestek.”Hanya ada kekurangan sedikit dibidang finishing yaitu pada tiang pagar pintu masuk.Kalau sudah diperbaiki, konsultan pengawas melaporkan ke PPTK, lalu PPTK melaporkan ke PPHP dan kemudian kami tandatangani berita acaranya,”sebutnya.

Ketika disinggung tidak hadirnya pihak kontraktor dan konsultan pengawas pada saat pemeriksaan hasil pekerjaan, ia menjawab tidak ada aturan untuk itu.”Mau hadir atau tidak pihak kontraktor dan konsultan pengawas, atau tidak ada sama sekali orang ditempat, kalau sudah ada laporan dari konsultan pengawas bahwa pekerjaan sudah selesai, kami selaku tim PPHP tetap turun melakukan tugas kami,” tegasnya dan ditimpali Firdaus.

Kemudian Firdaus mengungkapkan, kalau proyek pembangunan pagar TPU tersebut tidak ditenderkan, melainkan penunjukan langsung (PL).”Proyek ini merupakan usulan dari Rianto, yang pembiayaannya berasal dari dana aspirasi dewan yang berbentuk suatu pekerjaan di OPD.Kalau kemungkinan Rianto yang mengambil pekerjaan itu, diluruskan sajalah,” kata Firdaus.

Tim PPHP sebelumnya sejak pagi sudah melakukan pemeriksaan pembangunan pagar TPU di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau dan di Desa Balai Pungut, Kecamatan Pinggir.(Jlr)

Ket : Duladi pakai baju kaos abu-abu (depan sepeda motornya) sedang diberi penjelasan dari tim PPHP tentang kekurangan pekerjaan (Jlr)