Beranda blog Halaman 996

Anggota Bawaslu RI dan Kapolda Riau Lepas 50 Armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu

Pasir Pengaraian- Anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, M.Si Bersama Kapolda Riau Irjend Agung Setya Imam Effendi, S.I.K, M.Si hari kamis pagi (3 Desember 2020) melepas secara resmi 50 armada Tim Patroli Money Politic di Rokan Hulu. Pelepasan Tim Patroli Money Politic yang akan menyisir dan mengidentifikasi potensi money politic sampai ke kecamatan dan desa itu digelar setelah sebelumnya tiga Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu, disaksikan pimpinan organisasi masyarakat, organisasi pemuda dan mahasiswa se Rohul menanda tangani Deklarasi Tolak Money Politik . Acara dipusatkan di Taman Kota Pasir Pengaraian, Kamis (03-12-2020).

Turut hadir dalam Pelepasan patroli money Politik ini Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan, Komisioner KPU Nugroho Noto Susanto, Ketua Bawaslu Rohul Fajrul Islami Damsir dan Anggota, Kapolres Rohul AKBP Lukman Nurhidayat. Ketua KPU Rohul Elfendri, Wakil ketua DPRD Rohul Andrizal serta sejumlah pejabat teras dilingkungan pemkab Rohul.

Anggota Bawaslu RI Muhamad Afifuddin dalam sambutannya mengatakan, Patroli money Politik ini merupakan upaya Bawaslu untuk memastikan kualitas pelaksanaan Pilkada serentak.

“Bawaslu dan KPU tidak ada urusan siapa yang menang dan siapa yang kalah. tapi kami punya urusan bagaimana memastikan kualitas proses pelaksanaan pilkada itu berlangsung. Bawaslu punya tugas bagaimana memastikan pengawasan dan pencegahan maksimal dilakukan” tegasnya

Kapolda Riau Irjenpol Agung Setia Imam Efendi, M.Si dalam sambutanya mengatakan, pelaksanaan Pilkada di Rokan Hulu telah berjalan dengan baik di setiap tahapannya. Tidak ada akses negatif selama pelaksanaan pilkada ini.

“Tentu ini harus tetap dijaga dan saya berterima kasih terhadap komitmen yang dibangun untuk tidak melakukan money politik. kepada Kapolres dan jajaranya selain tetap netral juga mengajak kepada ASN agar netral dalam pelaksanaan Pilkada ini sehingga apa yang dideklarasikan Polres Rohul dan Paslon hari ini harus juga di aktualisasikan dilapangan. Praktek Money Politik menjadi kekewatiran semua orang termasuk paslon,” jelasnya.

Ketua Bawaslu Riau Rusidi Rusdan dalam sambutanya mengatakan, Bawaslu se Riai juga telah menggelar Patroli yang dimulai H-7 sebelum pencoblosan. Bawaslu di 8 Kab/ Kota sebelumnya, yakni hari tanggal 2 Desember kemaren secara serentak juga telah melakukan pelepasan Tim Patroli di Mapolres masing- masing.

Rusidi tidak lupa menyampaikan terimakasih terhadap dukungan penuh Kapolda Riau Irjen Polisi Agung Setia Imam Efendi yang telah memberikan support dan fasilitas dalam terlaksananya patroli pengawasan anti money politik ditengah situasi pandemi covid-19 ini.

“ini sejarah pertama kali di Riau jajaran Pengawas pemilu dan kepolisian bersama-sama sampai ke Desa secara massif melakukan Patroli money politik. mudah-mudahan dengan sinergitas ini diharapkan kegiatan money politik ini bisa kita cegah,” kata Rusidi Rusdan.

Rusidi menambahkan, Pelaksanaan patroli Anti Money politik ini melibatkan organisasi masyarakat (Ormas), organisasi kepemudaan (OKP), serta elemen masyarakat lainnya. Sasaran patroli ini kegiatan pembagian uang atau materi lainnya. Kemudian juga akan dilakukan pemeriksaan kendaraan pribadi, angkutan orang/umum, maupun angkutan barang/jasa, secara selektif yang diduga membawa barang ataupun uang yang akan digunakan untuk money politic.

“Disamping melakukan Patroli, kita juga membuka Posko Pengaduan Anti Money Politic. Posko didirikan oleh Pengawas Kecamatan bekerjasama dengan Pengawas Desa/Kelurahan dan Pengawas TPS. Lokasi-lokasi Posko akan didirikan di sekitar TPS maupun lokasi-lokasi strategis lainnya,” tutup Rusidi. (rilis)

Kasmarni Sampai Terisak Karena Ikrar Dukungan Kaum Milenial

Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Hari ini Kampanye Kasmarni, S.Sos, MMP calon bupati nomor urut 3 ada sebanyak 7 titik, berada di wilayah Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (03/12/20).

Acara kampanye yang dimulai pukul 09.00 Wib itu, dilakukan di Jl.Baru, Desa Kesumbo Ampai, lalu Jl.Gg.Dalam, Desa Boncah Mahang, Jl.Simpang Lima, Desa Petani, Jl.Rangau Km 10, Desa Petani, kemudian Jl.Pinang Merah, Jl.Nusa Indah, Jl.Jendral Sudirman Gg.Rokan Jaya, Desa Tambusai Batang Dui.

Khususnya di Jl.Nusa Indah, Kasmarni sampai terisak dan tak kuasa menahan air mata, ketika menerima sentuhan cinta dari kaum milenial yang sebaya dengan anaknya.

Orasi politiknya terputus, dia diam sesaat, begitu melihat kedatangan kaum milenial yang berjumlah sekitar 30 orang dari arah gang sebelah depan titik kampanye, sambil berjalan teriakkan Kasmarni bupati memasuki area kampanye.Lalu menyerahkan kue tar selamat ulangtahun  dan beberapa pucuk bunga mawar kepada Kasmarni, dan salaman hingga ada yang berpelukan dengan Kasmarni, pandangan itu menambah suasana haru bagi kaum ibu.

Tak hanya itu, 2 orang perwakilan JAS yaitu, Halif Arifin dan Aulia Anzani membacakan ikrar dukungan dan memenangkan KBS pada pemilihan 9 Desember nanti.

“Kami dari kaum milenial yang bernaung di JAS, dengan melihat dan mengamati perkembangan politik di Kabupaten Bengkalis ini, dimana kaum milenial suaranya sepertinya sudah terabaikan/ tidak diperhitungkan.Dan juga setelah kami mengamati ke 4 paslon.Oleh karena itu, kami mengambil sikap untuk mendukung dan berjuang untuk memenangkan ibu Kasmarni menjadi bupati, agar suara kami bisa diperhitungkan, Kasmarni…bupati, KBS..menang, menang, menang,” teriak mereka.

Melihat itu, Kasmarni pun menyampaikan terimakasih atas tanda cinta dan dukungan puluhan kaum milenial JAS (Jaringan Anak Sekolah) itu.

“Sembilan bulan kami mengandung engkau. Tidak mungkin akan kami biarkan engkau. Inilah upaya yang ibu lakukan. Berjuang untuk menwujudkan keinginan bersama. InshaAllah ibu akan membawa kabupaten Bengkalis ke arah yang lebih baik dan sejahtera,” ucap Kasmarni dengan terisak.

Dengan melihat isakan tangis seorang ibu itu, membuat suasana menjadi sedikit tegang dan harù, hingga Jurkam Ustadz Darmizal, Ustadz Salman Mirza, Ustadz Syamsir Khan yang duduk dijajaran depan juga tak kuasa menahan haru. Tetesan air mata mengalir di wajah para pendakwah yang kini mati-matian memperjuangkan kemenangan KBS itu. Derai air mata juga membasahi wajah emak-emak yang terdiam mendengar orasi politik yang berubah jadi curhatan seorang ibu. Emak-emak ikut larut dalam tangisan seorang ibu itu.

”Ibu menyadari ibu tak sempurna. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Tapi yakinlah saya juga seorang ibu. Percayalah ibu tahu apa yang anak-anak rasakan. Kami.tidak ingin generasi mendatang terpuruk. Bahaya narkoba, semuanya tolong dihindari ya nak. Hanya kita sendiri yang bisa menghindari, orang lain hanya bisa melihat. Kalian adalah harapan kami kedepan,” katanya berharap sembari air mata berlinang.

Tampak hadir diacara kampanye itu, anggota DPRD Bengkalis dari partai PAN Rianto, Sabarman Damanik, Fransiska Sinambela, Manuasi Nainggolan beserta anggota FBI (Forum Batak Intelektual), Yefri Ornando, para pengurus tim relawan KBS, para perwakilan partai pengusung (PAN, PBB, Gerindra, Nasdem dan Demokrat), tokoh masyarakat, dan pemuda.(jlr).

Momen Tak Terlupakan Kasmarni Diberi Hadiah Saat Kampanye

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Memahami warga itu memang sulit, tetapi memahami calon pemimpin dambaan hati itu sangat mudah yaitu, dengan membaca program yang ditawarkan maupun saat berorasi di kampanye, sehingga membuat warga jadi simpatik dan menjadi pendukung yang militan.Seperti yang dilakukan warga kepada calon bupati Bengkalis nomor urut 3 Kasmarni, S.Sos, MMP pada saat kampanye dialogis, di Jl.Jawa, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (02/12/20).

Momen yang tak terlupakan oleh sang calon pemimpin Bengkalis, setelah berorasi menyampaikan visi misi dan ajakan coblos nomor 3, warga memberi hadiah nasi tumpeng ke hadapannya. Kasmarni pun terperanjat, tak menyangka kejutan yang dilakukan warga.

“Mohon maaf ibu, kami sebetulnya juga ingin merayakan milad ibu disini, tapi ternyata milad ibu sudah lewat. Makanya nasi tumpeng ini kami beri untuk mendoakan ibu agar selalu diberi kesehatan, keselamatan dan kesuksesan menjadi bupati. Mudah-mudahan masyarakat dan pemilih juga dibukakan hati memilih ibu pada pencoblosan 9 Desember ini,” tutur Sulastri yang menyodorkan nasi tumpeng didampingi putrinya.

 Kasmarnipun dengan mata yang berkaca-kaca mengungkapkan rasa trimakasihnya atas perhatian dan kepedulian warga, sehingga memotivasinya terus bergerak maju, untuk memenangkan pilkada yang sudah diambang pintu.

“Doa dan harapan ibu menjadi semangat saya untuk terus maju. Yakinlah bersama kita bisa mewujudkan impian ini. Caranya hanya dengan coblos nomor 3 di tanggal 9 Desember ini,” kata Kasmarni.

Kejutan masih berlanjut, warga ternyata juga sudah menyiapkan keybord untuk hiburan malam itu. Kasmarni diminta menyanyikan tembang favoritnya “Jangan Salah Menilai”. Hiburan usai berkampanye menjadi perekat warga dengan calon pemimpinnya.

Kampanye kedua di Jalan Jawa Gg.Kenanga tak begitu jauh dari titik pertama, kejutan juga sudah menunggu. Kedatangan Kasmarni disambut dengan lagu KBS yang didendangkan trio penyanyi Batak lengkap dengan musik pengiringnya. Suasana meriah mengiringi awal kampanye dialogis itu. Kepada warga, relawan dan para pendukung yang hadir Kasmarni menyampaikan bahwa suara mereka akan sangat berharga untuk KBS pada tangggal 9 Desember ini.

“Suara rakyat adalah suara KBS. Yakinlah jika suara rakyat bulat, KBS inshaalah menang. Syaratnya hanya tinggal coblos no 3 tanggal 9 Desember ini,” kata Kasmarni lagi.

“Dinamikanya semakin tinggi dan banyak isu yang dimainkan. Mungkin lawan politik sudah kehabisan akal, hingga tak ada lagi jurus yang dimainkan. Akhirnya pakai jurus wiro sableng lewat kampanye hitam. Tapi saya yakin, warga sudah cerdas dan tak bisa dibodohi lagi. Mudah-mudahan bersama kita bisa menepis kampanye hitam ini,” sebut Kasmarni.

Kampanye Kasmarni sebelumnya telah dilakukan pada pagihari mulai pukul 09.00 Wib hingga sore pukul 17.00 Wib sebanyak 7 titik.Seperti di Jl.Rangau Km 2 Kelurahan Pematang Pudu, di rumah Sabarnan Damanik dengan menghadirkan tim relawan Projo tingkat DPC Bengkalis, PAC di Kecamatan dan Ranting di Kelurahan/Desa.(jlr).

Belajar Daring Tidak Menjadi Hambatan Bagi Siswa/i MTs.Negeri 2 Asahan Untuk Berkarya

Rehana, S.Pd Guru Bahasa Inggris di Sekolah MTs Negeri 2 Kisaran, Kab.Asahan, Sumut.
Rehana, S.Pd Guru Bahasa Inggris di Sekolah MTs Negeri 2 Kisaran, Kab.Asahan, Sumut.

ASAHAN, Tribunriau, Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 (dua) Kaupaten Asahan melaksanakan Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) melalui Daring selama masa Pandemi Covid19.

Hal itu dikatakan, Rehana Nasty, S.pd yang merupakan guru Bahasa Inggris saat berbincang dengan awak media ini, disela kesibukanya di Kantor Sekolah MTsN2, di Jalan Lastarda, Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Sumut, Senin (30/11/2020).

“Sebagai guru, kita tidak dapat menafikan bahwa kita mengalami kesulitan dalam melaksanakan proses KBM. Kita akan mencoba bagaimana para peserta didik tetap bersemangat dan aktif belajar walaupun dirumah melalui daring”, ujar Rehana.

Masih kata Rehana, beliau pernah menuliskan article di salah satu media cetak pada tahun 2017 dengan judul ‘Pentingnya Menguasai Bahasa Inggris Bagi Para Pelajar’.

“Dan saat ini saya ingin mencoba lagi menuliskan article tentang karya siswa”, ucap Rehana.

Sebagai seorang guru, kata Rehana, dirinya dapat merasakan betapa sulitnya para peserta didik menerima pelajaran bahasa asing melalui daring, karena dengan belajar tatap muka saja mereka terkadang kurang memahami, oleh sebab itu, dirinya tetap menggunakan metode metode yang menarik dalam pembelajaran melalui beberapa aplikasi yang ada diantaranya menggunakan Aplikasi Movavi, E-Learning Madrasah, Sway, Messenger Room, WhatsApp (WA) atau Voice Note.

“Dalam kesempatan ini saya mencoba memberikan tugas yang dapat menarik perhatian peserta didik, sehingga mereka semangat dalam kegiatan belajar mengajar dari rumah”, ujar Rehana.

Adapun tugas pokok pembahasan ‘Greeting Card’ pada kelas VIII yakni membuat kartu undangan seindah mungkin, dimana cara membuatnya melalui Video dan Voice Note yang di share ke dalam group WA kelas VIII A, B dan C, dimulai dari tanggal 11 s/d 16 November 2020 lalu.

“Saya jelaskan secara terperinci tentang Greeting Card melalui video yang saya share ke group WA”, kata Rehana.

Rehana juga mengatakan, bahwa peserta didik diberi tugas, dimana anak diberi kebebasan dalam memilih Greeting Card, kepada siapa ditujukan, contohnya seperti Happy Mother’s Day, Happy Birthda, Happy Teacher’s Day, dan lainnya.

“Bila peserta didik mengalami kesulitan dalam pembuatan Greeting Card, kita arahkan untuk mencari informasi tambahan melalui Youtube atau Google sebagai panduan dan nara sumber”, ujar Rehana.

Selanjutnya, setelah Greeting Card peserta didik juga diminta membuat foto atau dokumentasi, dimana diberi masa tenggang waktu pengiriman tugas selama satu minggu.

“Namun antusias mereka sangat luar biasa, karena dalam waktu 2 atau 3 hari sudah selesai atau sudah menshare foto tersebut dengan Greeting Card hasil karya mereka sendiri”, ujar Rehana.

Selaku guru, Rehana merasa senang dan bangga melihat hasil karya siswanya, karena benar benar kreatif, walaupun belajar secara daring beberapa siswa masih ada yang salah dalam penulisan bahasa inggris, tetapi tidak menjadi suatu hambatan karena masih tahap belajar untuk berkarya.

“Saya tetap bertanggungjawab untuk memberi arahan kepada peserta didik agar kedepan harus lebih baik lagi dengan sistem melalui Voice Note di Aplikasi WA group”, kata Rehana.

Sebagai refleksi terakhir dari proses belajar mengajar para siswa merasa senang dengan mengungkap perasaannya, sebab pembelajaran atau materi yang diberikan oleh guru guru melalui daring dapat mengisi waktu luang mereka dirumah dengan berkarya dan kreatif.

“Semoga proses belajar mengajar jarak jauh (daring) dimasa pandemi covid19 tetap membangkitkan semangat para siswa dalam menuntut ilmu demi cita cita dan masa depan bangsa menuju kemajuan NKRI”, ungkap Rehana. (tec)

DPRD Bengkalis Sahkan APBD Tahun 2021 Rp 3,2 T

Bengkalis, Tribunriau – Sidang paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis telah mensahkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 sebesar 3,2 triliun, di ruang rapat paripurna DPRD Jalan Antara Bengkalis, Senin (30/11/20).

Acara sidang paripurna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam, dan dihadiri sebanyak 30 orang anggota menyatakan, setuju Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD menjadi Peraturan Daerah.

Berikut uraian komponen dalam APBD 2021 yakni, pendapatan daerah Rp3,045 triliun, pendapatan asli daerah Rp327,979 milyar, pendapatan transfer Rp2,717 triliun, belanja daerah Rp3,224 triliun. Belanja operasi Rp2,116 triliun, belanja modal Rp708,825 milyar, belanja tidak terduga Rp13,793 milyar, belanja transfer Rp385,163 milyar dan terjadi defisit Rp178,407 milyar serta pembiayaan daerah Rp178,407 milyar.

Pada acara sidang paripurna itu dihadiri juga oleh Penjabat Bupati Bengkalis H Syahrial Abdi, Sekda H Bustami HY, Wakil Ketua DPRD Syahrial dan Syaiful Ardi.

Syahrial Abdi mengatakan berbagai dinamika dalam proses pembahasan telah dilalui dengan semangat yang baik, dengan menjunjung nilai-nilai kebersamaan, sehingga penetapan APBD dapat dilaksanakan tepat waktu sesuai yang diharapkan.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian dan dukungan yang diberikan anggota dewan yang terhormat selama pembahasan, terutama dalam rangka mempertajam target-target program dan kegiatan yang direncanakan,” ujar Syahrial.

Pj Bupati menambahkan, apa yang telah direncanakan merupakan wujud dari aspirasi masyarakat yang dapat dilaksanakan kedepan lebih baik (jlr/disk).

Kapolres Kembali Adakan Press Release Kasus Narkotika

Bengkalis, Tribunriau – Untuk kesekian kalinya Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT, adakan kegiatan Press Release pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu, di halaman Mapolres Bengkalis Jl. Pertanian, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Senin (30/11/2020.

Kapolres menjelaskan keberhasilan Tim Opsnal Polres Bengkalis dalam mengungkap dan menggagalkan peredaran Narkotika, serta menangkap dan mengamankan 5 pelakunya berikut barang bukti, tidak terlepas dari kerja sama antar polisi dengan masyarakat.

Ke 5 tersangka yaitu ; E Y alias E Wit bin Awit (41), tidak bekerja, Laki – laki, warga Kelurahan Damon Kecamatan Bengkalis, H alias E Back bin S (30), tidak bekerja, laki – laki, warga Jalan Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis (sekarang di Pekanbaru), A SY bin AK bin AN (30), tidak bekerja, Laki-laki, warga Jalan Laksamana Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (sekarang di Pekanbaru), R O alias R Bin IR (31), tidak bekerja, Laki – laki, warga Jalan Kecamatan Bengkalis.

” Dan R SO alias R R bin Parno (Alm) (30), honorer Dispora Bengkalis, Laki – laki, warga Jalan Kelapa Pati Tengah, Kelurahan Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis,” ungkap AKBP Hendra.

Lebihlanjut dijelaskan Kapolres, barang bukti yang diamankan berupa; 1 (satu) buah plastik hitam yang berisi 1 (satu) bungkus besar narkotika jenis shabu, dengan kemasan Teh Cina Ging Shan, 2 (dua) bungkus sedang berisi narkotika jenis shabu dan 2 (dua) paket kecil narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah handphone merk VIVO warna biru muda, 1 (satu) buah handphone merk Nokia, 1 (satu) buah timbangan digital, 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Aerox warna biru No Pol BM 3466 DS.

Disita dari H A alias E Bin Awet (alm) 1 (satu) unit handphone merk Oppo Reno 4 warna hitam.Disita dari H A Als E Bin Syafri (Alm), 1 (satu) unit handphone merk VIVO warna merah dengan imei 861701042441635. Disita dari AD H. 1 (satu) unit handphone merk Oppo A3 warna biru metalik, uang Rp. 100.000, 1 (satu) buah dompet warna hitam. Disita dari RY als Ryan Bin Irwanto, 1 (satu) unit handphone merk Samsung A7 warna hitam.

“Disita dari R SO als Robi R Bin H. Parno (Alm) 1 (satu) buah ATM BCA dengan no rekening 8325064702 a.n R SO dan 1 (satu) buah handphone Nokia warna biru,” sebut AKBP Hendra.

Sambung Kapolres, selanjutnya pasal yang diterapkan terhadap tersangka adalah pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman yakni, pasal 114 ayat (2) diancam dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, denda maksimum sebagaimana di maksud pada ayat (1) di tambah 1/3 (sepertiga) kurungan.

“Pasal 112 ayat (2) diancam dengan pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun, denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana tambah 1/3 (sepertiga), pasal 132 ayat (1) di ancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun, dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di tambah 1/3 (sepertiga),” tutup AKBP Hendra. (jlr/hms).

Bupati Meranti Ajak Masyarakat Duri Pilih Nomor 3

Bengkalis (Mandau), Ttibunriau – Kembali Paslon nomor urut 3 KBS (Kasmarni dan Bagus Santoso) melakukan kegiatan kampanye dialogis di Jl.Arjuna, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (29/11/20).

Acara kampanye kali ini dihadiri oleh Bupati Kabupaten Meranti Irwan Nasir, dan didaulat oleh protokol menjadi jurkam ditempatnitu.

Irwan Nasir dalam orasi politiknya mengatakan, bahwa ia sudah dua periode menjabat Bupati Kabupaten Meranti dan akan berakhir pada bulan Februari 2021.Ia sengaja datang jauh-jauh dari Selat Panjang demi untuk memenangkan Kasmarni jadi bupati.

“Oleh karena itu, mari bapak/ibu sekalian masyarakat Duri bersatu untuk memenangkan Kasmarni menjadi bupati Bengkalis dan Bagus Santoso sebagai wakil bupati.Saya saja sudah datang jauh-jauh dari pulau sana, dengan melalui angkutan laut dan menempuh jalan darat ke Duri ini mau memperjuangkan untuk kemenangan KBS, apalagi dengan bapak/ibu yang sangat dekat dengan ibu Kasmarni.Jadi jangan lupa ya bapak/ibu coblos nomor 3 pada tanggal 9 Desember nanti,” ajak Irwan.

“Kami sebelumnya dari partai PAN sudah menilai, bahwa sosok ibu Kasmarni itu sebagai sosok yang kuat dan berpengaruh di tengah masyarakat.Makanya kami tidak ragu lagi untuk mendukungnya menjadi calon bupati dan berusaha menenangkanya.Kemudian program-program yang ditawarkan masuk akal, bukan mengada-ada,” ungkap Irwan yang juga selaku Ketua DPW PAN Riau itu.

Sementara Kasmarni, S.Sos, MMP mengucapkan terimakasih atas kedatangan Irwan Nasir beserts rombongan di acara kampanyenya yang sudah tinggal hitung hari itu.Dan memohon kepada masyarakat yang hadir pada acara itu, untuk dapat memenangkan nomor 3 pada pemilihan 9 Desember nanti.

“Saya tidak perlu lagi menjelaskan program-program KBS, karena semua masyarakat sudah tahu dan membaca di brosur maupun spanduk/baner di jalan-jalan.Saya hanya bermohon kepada bapak/ibu sekalian jangan lupa coblos nomor 3 pada 9 Desember nanti, ajak teman, tetangga dan saudara untuk datang ke TPS dan mencoblos nomor 3.Jangan ada dusta diantara kita,” ungkap Kasmarni.

Kampanye juga dilakukan di Jl.Cempaka, Jl.Abadi Kelurahan Air Jamban, dan dibanjiri para pengùnjung, yang sangat antusias memenangkan KBS.Dan para relawan KBS juga semakin ramai mengiringi perjalanan kampanye Kasmarni.

Tampak hadir di acara itu, Rianto dan Syaipul Ardi anggota DPRD Bengkalis dari PAN, Manuasi Nainggolan beserta anggota FBI (Forum Batak Intelektual) Kabupaten Bengkalis, para relawan KBS, tokoh masyarakat, para jurkam ( Ustadz Darmizal, Ustadz Salman Mirza, Ustad Syamsir Khan Lubis), dan para tokoh partai pengusung.(jlr).

HUT Korpri Ke-49 ASN Ikuti Secara Virtual

Bengkalis, Tribunriau – Dalam rangka memperingati HUT (Hari Ulang Tahun) Korpri ke-49 secara serentak di Indonesia, Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bengkalis, mengikuti dan menyaksikan secara virtual di ruang pertemuan Diskominfotik, Minggu (29/11/ 20).

Acara diselenggarakan dari ballroom kantor pusat BPJS Kesehatan kawasan Cempaka Putih Jakarta Selatan dengan thema peringatan HUT Korpri ke-49 tahun ini adalah “Berkontribusi, Melayani dan Menyatukan Bangsa”.

Prof. Dr. Fachmi Indris selaku ketua panitia HUT Ke-49 Korpri tahun ini, mengajak seluruh anggota korpri untuk melakukan reformasi secara berkelanjutan.

“Menjadi contoh dan inspirasi tidak hanya pada ruang lingkup tugas yang diemban, namun juga bagi masyarakat secara luas,” ujarnya.

Selanjutnya Fachmi menegaskan, meski ditengah pandemi Covid-19, anggota Korpri di seluruh Indonesia tetap harus meningkatkan kinerja terutama di bidang pelayanan publik serta kepedulian seluruh anggota.

Hadir menyaksikan Doa Bersama Untuk Bangsa, Puncak Peringatan HUT Ke-49 Korpri Tahun 2020,  Kepala Dinas Kominfotik Kabupaten Bengkalis Drs. Johansyah Syafri, Para Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan jajaran staf diskominfotik Bengkalis. (jlr/disk).

Kasmarni Kampanye di 7 Titik, Hemat Ginting : Saya Yakin 85 % Suku Batak Coblos No.3

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Hari ini Kasmarni, S.Sos, MMP melanjutkan kampanye dialogis di 7 titik wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (28/11/20).

Di 7 titik/tempat kampanye itu antara lain; Jl.Swadaya RT 01 RW 15, Jl.Bathin Betuah Gg.Sukajadi RT 01 RW 02, Jl.Aman Gg.Astet RT 04 RW 07, Kelurahan Pematang Pudu, Jl.Hangtuah Gg.Nusa Indah RT 01 RW 05, Kelurahan Batang Serosa, Jl.KH Ahmad Dahlan RW 06, Kelurhan Balik Alam, Jl.Nangka RT 03 RW 04, Kelurahan Air Jamban, dan Jl.Gaya Baru Gg.Lintas RT 02 RW 05, Kelurahan Duri Timur.

Para warga yang memadati di 7 titik acara kampanye itu, selalu mengatakan bahwa KBS nomor urut 3 pilihannya dan Kasmarni bupati.Dan teriakan yel-yel Kasmarni bupati, KBS…menang, menang, menang, dan coblos nomor 3, selalu menggema.

Seperti di Jl.Bathin Betuah Gg.Sukajadi RT 01 RW 02 dirumah kediaman Rosmawati Sinambela, dengan semangat R.Hutabarat selaku Sekretaris IKBRD (Ikatan Keluarga Batak Riau Duri) mengatakan Kasmarni bupati,” sudah yakin kita itu, Kasmarni yang jadi pemenangnya, jadi gak salah sekarang dipanggil ibu bupati.Dan yang hadir disini semuanya adalah benar-benar pemilih nomor urut 3,” ungkapnya.

Kemudian Hemat Ginting selaku Ketua Umum IKBRD mengatakan, bahwa masyarakat suku Batak menurut pandangan dan penelitiannya dilapangan  di wilayah Kabupaten Bengkalis mayoritas memilih nomor urut 3 pada pemilihan 9 Desember mendatang.

“Saya yakin masyarakat suku Batak di Kabupaten Bengkalis ini, mencoblos nomor urut 3 sebanyak 85 %, yang 15 % dibagi ke 3 paslon lain, katakanlah masing-masing mendapat 5 %.Jadi ibu jangan ragu lagi, yang menang itu nanti KBS nomor urut 3,” sebutnya.

“Kamipun mendukung KBS bukan semata karena tunduk aturan partai yang mengusung paslon KBS di pilkada Bengkalis, tetapi karena sudah keputusan hasil rapat semua pengurus IKBRD, memilih KBS nomor urut 3, yang kami nilai punya pandangan dan kepribadian yang nasional, yang mau bergaul dengan semua suku, termasuk suku Batak, dan semua agama,” tutupnya.

Sementara Kasmarni dengan gaya bicaranya seperti biasa dengan tenang dan lemah lembut mengucapkan, terimakasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Kecamatan Mandau khususnya kepada paslon KBS nomor urut 3.

Lalu, mengungkapkan serta menjelaskan 8 poin program KBS kedepannya untuk mencapai Visi terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera.Misi mewujudkan pengelolaan potensi keuangan daerah, sumber daya manusia yang efektif dalam memajukan perekonomian, mewujudkan reformasi birokrasi serta penguatan nilai-nilai agama dan budaya Melayu menuju tata kelola pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berkarakter, dan mewujudkan penyediaan infrastruktur yang berkwalitas dan mengembangkan potensi wilayah perbatasan untuk kesejahteraan.

Kemudian, diteruskannya, 8 program unggulan KBS yaitu, memberikan bantuan dana untuk pembangunan 1 milyar tiap desa, kelurahan dan kecamatan, pelayanan sistim kependudukan berbasis molduk yaitu, mobil pelayanan petugas dinas dukcapil untuk mendatangi masyarakat ke kantor desa dan kelurahan untuk pengurusan KTP, KK, Akte dll.

Dan dipadukan ke Kartu, KBS Pintar yaitu, memberikan beasiswa bagi anak sekolah yang berprestasi (baik anak orang miskin maupun kaya) dan bantuan peralatan sekolah bagi anak sekolah yang kurang mampu, KBS Kesehatan yaitu, suatu program berobat gratis ke Puskesmas dan Rumah Sakit, khusus di Desa yang jauh dari kota, pelayanan Puskesmas akan ditingkatkan menjadi pelayanan rawat inap seperti Rumah Sakit.  

KBS Tanggap Sosial yaitu, suatu program sosial data yang akurat untuk mendata masyarakat yang berhak menerima BLT, dan program bantuan pasar murah 3 bulan sekali, KBS Tenaga Kerja yaitu, berusaha untuk menempatkan tenaga kerja lokal minimal 70 % ke perusahaan, dan membuka kembali balai latihan kerja (BLK) bagi putra/i yang menganggur agar bisa mandiri dan berpeluang membuka usaha baru, KBS Program Pemberdayaan Wanita yaitu, membina kelompok usaha ibu rumah tangga,  dan dibantu modalnya, tujuannya untuk membantu perekonomian keluarga.

“Agar hal itu terwujud, saya mohon keiklasan bapak/ibu semua untuk mencoblos nomor 3 di pilkada nanti.Tetapi, jangan sampai kita bermusuhan sesama tetangga, karena beda pilihan ataupun pandangan, karena hal itu biasa dalam berdemokrasi.Kalau orang tidak mau pilih dengan pilihan kita biarkan saja jangan dipaksa.Apalagi tanggal 9 Desember sudah dekat, semakin banyak hujatan dan menjelek-jelekkan saya, kalaupun ada orang yang menjelek-jelekkan kita, diamkan saja.Kalau saya ada bermasalah dengan hukum, saya tidak mungkin bisa hadir disini, yang penting pada waktunya nanti kita dapatkan yang terbaik,” tutup Kasmarni dengan yel-yel Kasmarni…bupati, KBS…menang, menang, menang, coblos nomor…3.

Acara kampanye dialogis itu dihadiri oleh jurkam KBS Ustadz Syamsir Khan, Ustadz Salman Mirza, Ustadz Darmizal, Manuasi Nainggolan beserta anggota FBI (Forum Batak Intelektual), Sabarman Damanik, Fransisca Sinambela, Yefri Ornando, Syaipul Ardi anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PAN,  para tim relawan KBS, unsur polisi, panwaslu Mandau dan tokoh masyarakat.(jlr).   

Abaikan Peringatan Pengawas, 1 Orang ASN Divonis 4 Bulan Penjara

Pelalawan-Satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pelalawan divonis 4 Bulan Penjara, dan denda 2 Juta Rupiah subsidair 1 bulan kurungan penjara, akibat mengabaikan peringatan Pengawas Pemilu agar tidak ikut aktif dalam kegiatan kampanye salah satu Paslon pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tahun 2020. Jum’at (27/11/2020).

Terdakwa BH diketahui ikut berperan aktif pada sebuah kegiatan kampanye dialogis salah satu paslon di Desa Sering Kecamatan Pelalawan pada tanggal 15 Oktober 2020.

BH sempat di peringatkan oleh Pengawas Kelurahan/Desa saat melakukan pemasangan bendera Partai Politik ke tanah, namun Terdakwa cuek dan tidak mendengarkan peringatan tersebut.

Saat kampanye dialogis berlangsung, terdakwa BH yang merupakan Kepala Sekolah SD Negeri memberikan kata sambutan mewakili tuan rumah. Tidak hanya itu saja, BH juga membaca doa dan berjoget didalam kegiatan tersebut.

Fatalnya, Pasca kegiatan kampanye tersebut. Saat diluar rumah, BH ikut foto bersama sambil memperlihatkan simbol jari yang secara jelas mendukung Paslon tersebut.

Berdasarkan hasil pengawasan pelaksanaan kampanye yang dilakukan oleh Pengawas Kelurahan/Desa tersebut dituangkan dalam bentuk temuan. Temuan disampaikan Panwas Kelurahan/Desa kepada Panwas Kecamatan dan telah diregister oleh Panwas Kecamatan dengan nomor surat temuan 001/TM/PB/KEC-PLWN/04.08/X/2020 per tanggal 20 Oktober 2020.

Disebabkan adanya keterbatasan kemampuan Panwas Kecamatan serta minimnya sarana dan prasarana dalam menindaklanjuti temuan tersebut. Temuan akhirnya diambil alih oleh Bawaslu Pelalawan setelah dilakukan pleno oleh Bawaslu Pelalawan.

Koordinator Divisi Hukum, Hubungan Masyarakat, Data dan Informasi (Datin) Bawaslu Pelalawan, Khaidir, S.IP saat ditemui staf Humas Bawaslu Riau mengatakan benar bahwa kasus tersebut sudah diputuskan di pengadilan negeri Pelalawan pada hari ini dengan Nomor Perkara 336/Pid.Sus/2020/PN Plw.

Terdakwa dijerat dengan Undang-Undang pasal 188 UU no 1/2015 jo pasal 71 UU 10/2016 ayat (1) tentang netralitas ASN dengan sangsi pidana kurungan penjara minimal 1 Bulan dan maksimal 6 Bulan.

Khaidir menjelaskan bahwa temuan tersebut telah diproses sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku dan telah dilimpahkan kepada penyidik dan akhirnya ke pengadilan.

“Temuan tersebut sudah kami bawa dalam rapat sentra gakkumdu 1, 2 dan hasil dari rapat tersebut Bawaslu melimpahkan temuan tersebut kepada penyidik yang merupakan unsur dari kepolisian.” tutur Khaidir.

Khaidir menegaskan jauh sebelum terjadinya masalah ini, pihak Bawaslu Pelalawan sudah menyurati lembaga-lembaga pemerintah mulai dari Bupati hingga kepada instansi lainnya agar menjaga netralitas ASN dalam pada Pemilihan Tahun ini.

Khaidir berharap agar seluruh ASN khususnya dan Pegawai dilingkungan Pemerintah non ASN agar selalu menjaga netralitas dirinya dengan tidak menunjukkan keberpihakkannya, memposting maupun memberikan like pada salah satu paslon maupun tim kampanye.

“Saya berharap agar seluruh ASN khususnya dan Pegawai dilingkungan Pemerintah non ASN untuk selalu menjaga netralitas dengan tidak memposting foto-foto yang menunjukkan keberpihakkan terhadap salah satu paslon, memberikan like ataupun berkomentar di status media sosial yang berkaitan dengan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020.” harapnya. (rilis)

Terbaru

Populer