Hukrim Kapolres Kembali Adakan Press Release Kasus Narkotika

Kapolres Kembali Adakan Press Release Kasus Narkotika

BERBAGI

Bengkalis, Tribunriau – Untuk kesekian kalinya Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, MT, adakan kegiatan Press Release pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Jenis Shabu, di halaman Mapolres Bengkalis Jl. Pertanian, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Senin (30/11/2020.

Kapolres menjelaskan keberhasilan Tim Opsnal Polres Bengkalis dalam mengungkap dan menggagalkan peredaran Narkotika, serta menangkap dan mengamankan 5 pelakunya berikut barang bukti, tidak terlepas dari kerja sama antar polisi dengan masyarakat.

Ke 5 tersangka yaitu ; E Y alias E Wit bin Awit (41), tidak bekerja, Laki – laki, warga Kelurahan Damon Kecamatan Bengkalis, H alias E Back bin S (30), tidak bekerja, laki – laki, warga Jalan Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis (sekarang di Pekanbaru), A SY bin AK bin AN (30), tidak bekerja, Laki-laki, warga Jalan Laksamana Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak (sekarang di Pekanbaru), R O alias R Bin IR (31), tidak bekerja, Laki – laki, warga Jalan Kecamatan Bengkalis.

” Dan R SO alias R R bin Parno (Alm) (30), honorer Dispora Bengkalis, Laki – laki, warga Jalan Kelapa Pati Tengah, Kelurahan Kelapapati, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis,” ungkap AKBP Hendra.

Lebihlanjut dijelaskan Kapolres, barang bukti yang diamankan berupa; 1 (satu) buah plastik hitam yang berisi 1 (satu) bungkus besar narkotika jenis shabu, dengan kemasan Teh Cina Ging Shan, 2 (dua) bungkus sedang berisi narkotika jenis shabu dan 2 (dua) paket kecil narkotika jenis shabu, 1 (satu) buah handphone merk VIVO warna biru muda, 1 (satu) buah handphone merk Nokia, 1 (satu) buah timbangan digital, 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Aerox warna biru No Pol BM 3466 DS.

Disita dari H A alias E Bin Awet (alm) 1 (satu) unit handphone merk Oppo Reno 4 warna hitam.Disita dari H A Als E Bin Syafri (Alm), 1 (satu) unit handphone merk VIVO warna merah dengan imei 861701042441635. Disita dari AD H. 1 (satu) unit handphone merk Oppo A3 warna biru metalik, uang Rp. 100.000, 1 (satu) buah dompet warna hitam. Disita dari RY als Ryan Bin Irwanto, 1 (satu) unit handphone merk Samsung A7 warna hitam.

“Disita dari R SO als Robi R Bin H. Parno (Alm) 1 (satu) buah ATM BCA dengan no rekening 8325064702 a.n R SO dan 1 (satu) buah handphone Nokia warna biru,” sebut AKBP Hendra.

Sambung Kapolres, selanjutnya pasal yang diterapkan terhadap tersangka adalah pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman yakni, pasal 114 ayat (2) diancam dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, denda maksimum sebagaimana di maksud pada ayat (1) di tambah 1/3 (sepertiga) kurungan.

“Pasal 112 ayat (2) diancam dengan pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun, denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana tambah 1/3 (sepertiga), pasal 132 ayat (1) di ancam dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun, dan paling lama 20 (dua puluh) tahun, dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di tambah 1/3 (sepertiga),” tutup AKBP Hendra. (jlr/hms).