Beranda blog Halaman 1154

Bupati Bersama Ketua TP PKK Beri Makanan Tambahan Lokal Bumil dan Balita

Bupati Rohul H Sukiman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj Peni Herawati, Selasa (4/12/2018) siang, turun ke Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba terkait penanganan 10 desa stunting di Rohul.
Bupati Rohul H Sukiman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj Peni Herawati, Selasa (4/12/2018) siang, turun ke Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba terkait penanganan 10 desa stunting di Rohul.

ROKAN HULU, Tribun Riau-Penanggulangan kasus stunting di 10 desa yang ada di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kini dapat perhatian serius dan prioritas dari pemerintah.

Bukan hanya Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Rohul dalam hal ini Bupati Rohul H Sukiman bersama Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj Peni Herawati, Selasa (4/12/2018) siang hingga sore hari, turun ke Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba.

Langkah dan terobosan yang dilakukan pemerintah daerah, dengan mensinergikan program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersama Tim Penggerak PKK Rohul untuk menanggulangi kekurangan gizi menahun pada balita dan ibu hamil (bumil).

Karena kasus tersebut perlu penanganan yang berkesinambungan serta rencana aksi yang lebih terpadu dan memiliki dampak yang lebih konkrit mulai pola makan, pola asuh, dan yang berkaitan dengan sanitasi untuk menangani permasalahan stunting ini.

Ketua TP PKK Kabupaten Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Selasa (4/12/2018), menyebutkan, bahwa pemberian makanan tambahan lokal ke Bumil dan Balita di 10 desa yang dikategorikan stunting, telah dimulai hari ini hingga akhir Desember mendatang.

TP PKK Rohul komit lakukan penurunan prevalensi stunting menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Rohul, terutama 10 desa di 6 Kecamatan yang masuk daerah stunting, yakni Desa Tambusai Timur Kecamatan Tambusai, Desa Kepenuhan Hilir, Ulak Patian Kecamatan Kepenuhan. Desa Marga Mulya, Rambah Samo, Teluk Aur Kecamatan Rambah Samo, Desa Menaming, Suka Maju Kecamatan Rambah, Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba dan Desa Kepayang Kecamatan Kepenuhan Hulu.

Selain pemberian makanan tambahan lokal tersebut, lanjutnya, Pengurus TP PKK Rohul bersama kecamatan dan desa, melaksanakan sosialisasi pendidikan gizi dalam menurunkan dan mengantisipasi kasus stunting di 10 desa.

Istri orang nomor satu Rohul itu menyatakan, aksi terpadu TP PKK Rohul lakukan sosialisasi pendidikan gizi dan pemberian makanan tambahan lokal bagi Bumil dan Balita di 10 desa, dibiayai melalui anggaran Kemenkes RI.

“Pemberian makanan tambahan lokal bagi bumil dan balita ada 8 kali. Jadi setiap hari selasa dan kamis, TP PKK memberikan makanan tambahan lokal kepada Bumil dan Balita di 10 desa yang dikategorikan stunting. PKK akan didampingi tenaga kesehatan dari Puskesmas dan Bidan desa,’’ sebutnya.

Dirinya berharap, kegiatan sosialisasi pendidikan gizi dan pemberian makanan tambahan lokal bagi Bumil dan balita yang merupakan kegiatan Stimulus dari Kementerian Kesehatan kepada TP PKK Kabupaten Rohul, dapat meningkatkan gizi masyarakat, menekan dan menurunkan angka stunting.

Juga berharap keepannya, kasus stunting tidak terjadi lagi di Rohul, dengan pro aktifnya melakukan sosialisasi pendidikan gizi dan pemberian makanan tambahan lokal bagi Bumil dan balita. Karena generasi stunting umumnya mengalami keterbelakangan mental serta pertumbuhan otaknya cenderung tidak baik.

Disamping kondisi tidak sesuainya pertumbuhan tubuh manusia dengan usia yang dikarenakan faktor kekurangan gizi sejak hamil sampai umur 2 tahun.

“Kita harapkan pemerintah desa di Rohul dapat mengalokasikan dana kegiatan yang berhubungan dengan peningkatan gizi masyarakat seperti pemberian makanan tambahan lokal saat bumil dan balitas ke Posyandu didalam APB Desa tahun 2019 mendatang,” tuturnya.

Bupati Rohul H Sukiman menjelaskan, tidak sebatas sosialisasi pendidikan Gizi dan pemberian makanan tambahan lokal kepada Bumil dan balita, namun untuk berkelanjutan dan berkesinambungan, dalam mengantisipasi kasus stunting, setiap Puskesmas harus ada ditempatkan tenaga ahli gizi, untuk mensosialisasikan ke masyarakat, terkait makanan untuk anak agar terpenuhi gizinya.

“Sehingga masyarakat yang belum memahami, dapat ilmu pengetahuan tentang penyajian makanan yang memenuhi gizi untuk balita dan bumil, agar ibu dan balitannya tumbuh sehat dan tidak lagi ditemukan kasus stunting di Rohul kedepannyangsung ke lapangan di Desa Bangun Purba Barat Kecamatan Bangun Purba, dalam menangani kasus anak yang usianya berbadan kerdil,” jelasnya.

“Langkah dan terobosan yang dilakukan pemerintah daerah, dengan mensinergikan program kerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bersama Tim Penggerak PKK Rohul untuk menanggulangi kekurangan gizi menahun pada balita dan bumil,” ucap Bupati.

Selain itu, Bupati dan Ketua TP PKK Rohul, juga menggelar kegiatan yang sama, di sejumlah desa stunting lainnya di Rohul. (Adv/Humas Setda Rohul)

BAZNAS Rohul Bantu Pargi Rianto

Ketua BAZNAS Rohul, Armen ZA didampingi Direktur RSUD, membesuk warga menderita tumor mulut, yang kini dapatkan perawatan di RSUD Rohul kelas IIII. Sebekumnya, Bupati Sukiman bersama Sekda, dan Ketua TP PKK Rohul besuk warga tersebut.
Ketua BAZNAS Rohul, Armen ZA didampingi Direktur RSUD, membesuk warga menderita tumor mulut, yang kini dapatkan perawatan di RSUD Rohul kelas IIII. Sebekumnya, Bupati Sukiman bersama Sekda, dan Ketua TP PKK Rohul besuk warga tersebut.

ROKAN HULU, Tribun Riau – Pargi Rianto, pria kelahiran 1982 warga RT 04 dan RW 03, dusun Suka Makmur, Desa Rambah Baru, ‎kecamatan Rambah Samo, kini masih terbaring tak berdaya di ruangan cempaka Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Rokan Hulu (Rohul).

Pria tersebut menderita penyakit tumor ganas di bagian mulutnya. Pargi Rianto sudah dirawat selama lima hari hingga kini, , dan kondisi Pargi masih memprihatinkan, hanya terbaring di kasur RSUSD.

Bahkan, Pargi tidak bisa melakukan aktifitas, dirinya hanya sesekali bercengkarama dengan kakak nya Ngateni, yang setia menemani Pargi jika membutuhkan sesuatu.

Ngateni kakak dari Pargi Rianto bercerita, dimana awal mula adiknya tersebut mengidap penyakit tumor ganas di bagaian mulut. Awalnya saat Pargi Rianto sekitar umur 18 tahun, saat itu dia terjatuh dari sepeda motor. Setelah jatuh, bagian dagu Pargi terlihat membengkak ‎seperti sakit gigi, melihat hal tersebut pihak keluarga membawa Pargi ke Puskesmas terdekat, setibanya puskesmas tidak ada penyakit yang menghawatirkan dan Pargi diberikan obat, dan berangsur pulih.

Namun di awal 2011 mulut Pargi terlihat terus membengkak, akhirnya pihak keluarga membawa pargi ke rumah sakit PMC dan didagnosa menderita tumor ganas di bagian mulut, dan langsung diambil tindakan oprasi, setelah jalani oprasi kesehatan Pargi mulai membaik.

Tapi, beberapa tahun persisnya tahun 2017, penyakit itu kambuh kembali. Pihak keluarga langsung pergi Rumah Sakit PMC untuk dilakukan oprasi kembali, akan tetapi oprasi tidak bisa dilakukan karena adiknya mengalami koma selama dua hari dua malam.

“Bahkan tenggorokan adik saya sempat dilubangi, untuk menuye‎lamatkan hidupnya karena tidak lagi bisa bernapas melalui mulut dan hidung,” jelasnya.

Sebut Ngateni, karena keterbatasan biaya dan dari keluarga yang kurang mampu, ia pun mencoba mengobati adiknya dengan menggunakan obat Herbal, akan tetapi kondisinya tak kunjung membaik. Akhirnya keluarga mem‎bawanya ke RSUD Rohul untuk dilakukan penanganan yang serius.

“Kini kondisi adik saya berangsur membaik, jika membaik kata dokter akan di rujuk ke RSUD arifin Ahmad untuk dilakukan oprasi. Dan sesuai keinginan adik saya dia ingin cepat sembuh dan bisa beraktifitas seperti biasa,” jelasnya.

Dirinya berharap, ada bantuan ‎dari masyarakat, untuk kesembuhan adeknya, karena bantuan dana saat ini sangat diperlukan bagi kesembuhan Pargi Rianto.

Direktur RSUD Rohul, dr Novil mengaku, pihaknya akan berikan pengobatan yang maksimal untuk pasien yang terkena tumor ganas tersebut.

“Kita mencoba berikan pelayanan yang maksimal, jika sudah membaik akan segera kita rujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru,” terangnya.

Sekdes Rambah Baru Iskandar ‎menyatakan, pihaknya sudah melakukan pengumpulan dana untuk kesembuhan Pargi, hingga saat ini sudah terkumpul kurang lebih Rp 18 juta.

“Kita hingga kini masih menunggu uluran tangan dari masyarakat, jika ingin menyumbang bisa menghubungi nomor 081267967194. Kami dari pihak desa berharap bantuan dari masyarakat, menurut kabar kalau tidak salah siang ini Prgi Akan di Rujuk ke RSUD arifin ahmad, untuk perawatan lebih intensif,” harapnya.

BAZNAS Bantu Pargi Rianto

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rohul, H.Armen ZA.S.Ag bersama komisoner lainnya, Selasa (4/12/2018) sore, bantu Pargi Rianto, penderita tumor mulut didampingi Direktur RSUD Rohul, dr Novil.

Dikatakan Armen ZA, bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian BAZNAS Rohul terhadap Pargi Rianto yang mengalami sakit tumor ganas. Berharap, bantuan yang disalurkan BAZNAS Rohul melalui Asnaf Miskin dapat membantu beban Pargi Rianto dan keluarganya.

“Kita akan musyawarahkan dengan komisioner BAZNAS dan akan berkoordinasi dengan Pemkab Rohul, di tahun 2019 mendatang kita akan salurkan Rp50 juta setiap tahunnya untuk orang miskin yang berobat di Klas III RSUD Rohul.Kita juga sudah berkonsultasi dengan Direktur RSUD, dan nantinya akan dipelajari apakah setiap tahunnya disalurkan bantuan dan akan dibuat MoU di 2019,” jelasnya.

“Jelasnya, Rp50 juta per tahun tersebut nantinya diberikan kepada 50 orang miskin yang berobat di kelas III RSUD Rohul. Bantuan itu, nantinya sebagai bentuk kependulian kita dan akan dikeluarkan melalui asnaf Miskin,” sebut Armen ZA. (mad)

Pemerintah dan DPRD Bengkalis Diminta Buat Perda Kawasan Tanpa Rokok dan Bebas Asap Rokok

Salahsatu poster iklan rokok di jalan Simpang Pokok Jengkol dekat SMAN 2 Mandau, SDN, SMPN 4 Mandau
Salahsatu poster iklan rokok di jalan Simpang Pokok Jengkol dekat SMAN 2 Mandau, SDN, SMPN 4 Mandau

DURI, Tribun Riau – Pemerintah dan DPRD Kabupaten Bengkalis diminta membuat perda tentang kawasan tanpa rokok dan bebas asap rokok.Tujuannya tidak lain untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa, terutama anak dibawah umur yang rasa ingin tahunya untuk mencoba sesuatu yang belum pernah dinikmatinya, walupun sebenarnya mendatangkan kerugian bagi kesehatannya.

Apalagi jaman sekarang ini prilaku/pergaulan bebas diantara anak-anak remaja sudah tidak terbendung.Dan sering ugal-ugalan dijalanan.Termasuk bebasnya mereka mengisap rokok ditempat-tempat umum.

Untuk itulah menurut Refli salahseorang tokoh masyarakat Mandau kepada Tribun Riau, Kamis (06/12/18), perlu dibuat perda tentang kawasan tanpa rokok dan tanpa asap rokok.

“Selamatkan anak-anak kita dari Zat adektif yang berbahaya.Kami mengajak semua pihak untuk dapat memperhatikan anaknya dari pengaruh merokok di usia anak, kerena perusahaan rokok sendiri sudah mengingatkan pada setiap bungkus rokok tertulis, ‘merokok dapat mengakibatkan Kanker tenggorokan’, maka dari itu sudah saatnya pula pemerintah membuatkan Perda Kawasan Tanpa Rokok dan wilayah bebas asap rokok,” kata Refli yang juga sebagai Satgas P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Mandau.

Dilanjutkannya, sangat disayangkan adanya iklan rokok yang berdiri besar dikawasan pintu masuk area sekolah, sementara disetiap bungkus rokok sudah diingatkan.”Kami khawatir pada generasi penerus nantinya sudah terkena zat adektif yang ada pada rokok, kami sangat perlu khawatir pada generasi terbaru menjadi perokok pemula dan menjadi kecanduan.Maka dari itu Satgas P2TP2A Mandau, mendukung pihak sekolah dan masyarakat serta pemerintah membuatkan sebuah keputusan melalui peraturan daerah tentang kawasan tanpa rokok,” tutup Refli.(Jlr)

Sertijab Ketua Otoritas L-UEK BMTA dan LPj Tahun 2018

Ratna Saragih (pakai baju putih) sedang diberikan salam perpisahan dari pengurus L-UEK Berkah Mandiri
Ratna Saragih (pakai baju putih) sedang diberikan salam perpisahan dari pengurus L-UEK Berkah Mandiri

DURI, Tribun Riau – Setelah selesai serah terima jabatan Lurah Titian Antui pada Senin (03/12/18) kemarin seperti diberitakan media ini sebelumnya, hari ini dilakukan juga serahterima jabatan Ketua Otoritas Lembaga Usaha Ekonomi Kelurahan (L-UEK) Berkah Mandiri Titian Antui (BMTA) dari Ratna Saragih kepada Maspuri, SH, bertempat di kantor/sekretariat L-UEK Berkah Mandiri Sebanga Duri, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Rabu (05/12/18).

Ketua Pengelola Teknis dr.Tiopan L.Tobing dalam pemaparannya pada laporan pertanggungjawaban khusus dari Januari-November 2018 mengatakan, bahwa UEK Berkah Mandiri sudah dapat menurunkan besaran tunggakan kredit pemanfaat sebesar Rp.200 juta.Yangmana jumlah penunggak sebelumnya ada sekitar 369 orang dan per 30 November 2018 menjadi 270 orang, kalau dipersentasekan menjadi 9% turunnya penunggak.Diungkapkannya bahwa ada pihak ketiga yang memakai uang pinjaman dari UEK melalui masyarakat sebagai pemanfaat, ada juga dari aparat yang meminjam dengan cara menyicil gaji.

“Tatacara menanganinya, penambahan1 orang tenaga penagih harian atau asisten kasir dan membuat Berita Acara Penanganan Masalah (BAPM), ini adalah solusi terakhir dari penunggak bilamana diingkarinya akan berimplikasi hukum pidana baginya.Disamping itu, ada juga surat pernyataan tidak bersedia membayar sisa hutang.Hal ini ditujukan bagi penunggak yang memang sulit sekali ditagih dan terkesan menentang kebijakan pemerintah.Dan surat ini juga sebagai dasar pengelola mengajukan tuntutan perdata bahkan pidana kepada yang bersangkutan.Dalam hal ini ada satu orang yang sudah menandatangani,” ungkap Titipan.

Sambutan Ratna Saragih,” kami juga mohon dukungan dimasa pensiun, terimakasih kepada bapak/ibu sebagai pengelola.Dan saya apresiasi yang tinggi atas penurunan tunggakan.Dan kepada bapak Maspuri selamat bertugas,” ujar Ratna.

Lalu Sambutan Ketua Otoritas L-UEK yang baru Maspuri menyinggung, mengenai tunggakan nantinya bisa melakukan pendekatan kepada masyarakat.”Jabatan itu adalah amanah, bisa singkat bisa lama.Saya akan coba menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya.Saya tidak mau bermain dengan hukum dan lainnya,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, mantan Lurah periode 2010-2013 Samuji mengucapkan, selamat kepada Ratna Saragih yang telah memperoleh penurunan tunggakan menjadi 9%, dimana pada saat kepemimpinannya mencapai 25%, sampai ke Azhar 20% dan pak Rahman 15%.”Ini suatu kebanggan bagi kami sebagai mantan Lurah kepada ibu Ratna,” puji Samuji dan didukung tepuk tangan hadirin.(Jlr)

Babinsa dan Baminkabtibmas Bersama Petani Turun ke Sawah

Babinsa dan Babinkamtibmas bersama petani lakukan penanaman padi di sawah
Babinsa dan Babinkamtibmas bersama petani lakukan penanaman padi di sawah

ROHUL, Tribun Riau- Sore hari di Desa Suka Maju Kecamatan Rambah, sekelompok petani tengah duduk di gubuk pinggiran sawah, sambil menungu Babinsa dan Baminkabtibmas yang akan berkunjung ke sawah mereka, Senin (3/12/2018) sore kemarin.

Tak berapa lama, Babinsa dan Baminkabtibmas terlihat menusuri bedengan persawahan di kawan kelompok tani Rimbo Hapar, Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Kabupaten Rohul menuju ke gubuk para petani.

Babinsa Koramil 02 Rambah Kodim 0313/KPR Koptu Dedy Nofery.Samosir bersama Bhabinkamtibmas Polsek Rambah Brigadir Polisi JM. Sinaga, yang menemui para petani.

“Haris semangat bapak dan ibu, meskipun bantuan bibit padi sawah tahap masa tanam padi sawah di kelompok tani Rimbo Hapar belum terima bantuan,” kata Babinsa Koramil 02 Rambah.

Di gubuk petani, terlihat telah tersaji air putih dan makanan ringan yang telah disiapkan para petani untuk Babinsa dan Baminkabtibmas. Para petani terlihat tetap ceria, walaupun saat ini padi yang akan ditanam mereka terbatas, karena belum turunnya benih bantuan padi ke kelompok tersebut.

Banisa dan Babinkamtibas, mencicipi makanan dan minuman yang sudah disediakan Anwar Daulay (61) bersama rekan-rekan petani lainnya. Suasana pecah menjadi ramai, disaat perbincangan terjadi antara Babinsa, Babinkamtibmas serta para petani gubuk tepi sawah.

Namun sore itu, Babinkamtibmas serta Babinsa dan petani, tetap turun ke sawah melakukan tanam padi dari bibit yang sudah disemai petani, sisa sisa padi sebelumnya. Petani hanya bisa tetap bersabar dan berharap, agar bantuan benih bisa cepat datang ke mereka. (mad)

550 ASN di Rohul Terima Penghargaan Satyalancana Karya Satya

Pemasangan setya lencana
Pemasangan setya lencana

ROHUL, Tribun Riau- Ada 550 Aparatur Sipil Negara (ASN) Di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terima penghargaan Satyalancana Karya Satya tahun 2018 dari Presiden Republik Indonesia (RI).

Tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya, diserahkan ke 550 ASN yang sudah mengabdi X tahun, XX tahun dan XXX tahun. Piagam penghargaan diserahkan simbolis Bupati Rohul H Sukiman ke tiga perwakilan ASN, Senin (3/12/2018), di rangkaian peringatan upacara Hut Korpri ke 47 tingkat Kabupaten Rohul, di halaman kantor bupati.

Diakui Bupati Rohul H Sukiman, penghargaan Satyalancana Karya Satya tahun 2018 yang diberikan Presiden RI kepada 550 ASN di lingkungan Pemkab Rohul, bertujuan untuk memberikan motivasi dan semangat kerja kepada aparatur, agar bekerja lebih baik lagi ke depannya.

Kemudian, selain tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya X tahun, XX tahun dan XXX tahun yang diberikan ke para ASN yang sudah mengabdi dengan penuh kesetiaan, pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin kerja yang baik. Penghargaan diberikan kepada 550 ASN itu, sesuai dengan masa kerja pegawai yang bersangkutan, mulai dari kategori X tahun, XX tahun dan XXX tahun.

“Berharap, ASN di lingkungan Pemkab Rohul yang mendapat penghargaan Satya Lancana Karya Satya dijadikan sebagai memotivasi, dorongan untuk terus meningkatkan pengabdian, dedikasi, profesional. Tentunya ASN penerima Tanda Kehormatan Satya Lancana Karya, dapat menjadi panutan dan teladan di lingkungan tempat kerjanya,’’ sebutnya.

Bupati juga mengaku, bahwa tanda kehormatan dan piagam bagi 550 ASN yang sudah mengabdi , bukanlah penghargaan sembarangan. Karena sebelumnya, ada tim dan pertimbangan, sehingga mereka mendapat Satya Lancana Karya Satya dari Presiden RI atas pengabdiannya.

“Penghargaan ini sebagai bentuk ungkapan terima kasih pemerintah, atas pengabdian yang telah diberikan kepada ASN yang telah memberikan sumbangsih, baik tenaga dan pemikiran bagi kemajuan pembangunan daerah. Dengan semakin meningkatkan kinerja dalam memberikan pengabdian bagi Negara serta menunjukkan dedikasinya dan tauladan sebagai abdi negara ditengah masyarakat,” jelasnya. (mad)

Derita Tumor di Bagian Mulut, Biaya Perobatan Pargi Rianto Ditanggung Pemkab Rohul

Bupati dan rombongan saat menjenguk pasien
Bupati dan rombongan saat menjenguk pasien

ROHUL, Tribun Riau- Bentuk kepedulian Pemkab Rokan Hulu (Rohul), Bupati Rohu; H Sukiman, Sekda Abdul Haris Lubis, Ketua Tim Pengerak PKK Hj Peni Herawati, Selasa (4/11/2018) siang, besuk warga penderita tumor di bagian mulutnya yang kini dapatkan perawatan di RSUD Rohul.

Kunjungan bupati Rohul ke pasien yang di Rawat Inap di Ruang Cempaka Kelas II, juga dihadiri Plt Kabag Humas, Tanti, dan Bupati serta Ketua TP PKK Rohul, terlihat bercengkarama dengan pasien-pasien di RSUD Rohul, bahkan Bupati Rohul terlihat memberikan motivasi kepada para pasien yang ditemuinya.

Disela-sela kunjungannya, Sukiman mengakui, tergerak hatinya kunjungi pasien yang bernama Pargi Rianto (36), kini menderita penyakit tumor ganas di bagian mulutnya.

“Tadi kita lihat kondisinya, dan masih memprihatinkan. Artinya kini masih dalam pemulihan, semoga bisa lekas sembuh dan beraktifitas ‎sseperti biasa lagi,” harapnya.

Sukiman mengaku, dirinya sudah mengintruksikan kepada dirut RSUD untuk melakukan penanganan ekstra terhadap Pargi Rianto, berikan yang terbaik dalam proses penyembuhan.

Bukan hanya itu saja, dirinya dan Ketua TP PKK Rohul telah memberikan sedikit bantuan, walaupun begitu pihaknya ‎telah mengintruksikan kepada Direktur dan dinas terkait untuk mengutamakan Pargi dulu.

Sukiman mengaku, pihaknya sudah bercengkrama dengan keluarga pasien, memang kondisinya perekonomiannya menengah kebawah, untuk itulah ia meminta seluruh pihak untuk membantu Pargi.

“Ini kan warga kita makanya kita maka akan dilakukan hal yang maksimal dalam penyembuhan pasien ini. Semoga keluarga tetap bersambar dan terus berdoa,” jelasnya.

Pargi Rianto warga SKPA Kecamatan Rambah Samo, menderita penyakit aneh dan langka. Dirinya sudah menderita penyakit tersebut bertahun-tahun namun tidak mendapat perawatan, karena tidak memiliki dana. Bahkan keluarganya sudah berupaya mencari dana, dengan meminta bantuan ke sana-kemari, namun tidak juga dapatkan hasil.

Kemudian, warga tersebut mendapatkan respon kemudian dirawat di RSUD Rohul, dan kini sudah empat hari dirawat di ruang Cempaka dan mendapatkan penanganan khusus dari pihak RSUD Rohul.

Bupati Rohul H Sukiman, bersama Sekda Abdul Haris dan Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herwati, melihat langsung warga SKPA tersebut yang kini terbujur lemah dengan mulut yang suah ditumbuhi daging akibat bibirnya terkena tumor. Bahkan, tubuh pria tersebut kurus kering tak berdaya, dan sesekali dirinya merintih kesakitan akibat penyakit yang dideritanya.

“Kita sudah titip ke Direktur RSUD Rohul, agar bisa merawat pasien tersebut, kemudian bila kondisinya sudah lumayan membaik segera dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Karena untuk alat penanganan penyakit tumor bedah angkologi hanya ada di RSUD Arifin Ahmad, sehingga RSUD hanya merawat agar kondisinya bisa membaik dulu,” jelasnya.

“Nantinya, kita akan prioritaskan agar pasien tersebut bisa mendapatkan penanganan sehingga diharapkan penyakitnya bisa diobati dan sembuh. Pemkab Rohul akan membantu, hingga pasien tersebut bisa diobati, sedangkan untuk biaya teransportasi maupun biaya makan mereka selama di RSUD Arifin Ahmad nantinya kita akan koordinasikan dengan dinas terkait agar bisa dibantu,” janji Bupati Sukiman.

Direktur RSUD Rohul, dr.Novil kepada wartawan mengaku, bahwa penyakit yang diderita warga SKPA tersebut langka. Sementara untuk penanganan, hanya merawat pasien tersebut sehingga kondisinya bisa membaik, sedangkan operasinya nantinya dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru.

“Ini penyakit langka, dan kita tidak memiliki peralatan bedah angkologi, sehingga nantinya setelah kondisi fisiknya membaik akan dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru. Jelasnya, kita sudah tangani pasien tersebut dengan sebaik-baiknya, bagaimana kondisinya bisa membaik,”

“Pasien tersebut sudah 4 hari dirawat di ruang Cempaka RSUD. Berharap, dalam beberapa hari kedepan pasien tersebut sudah membaik dan bisa segera dirujuk ke RSUD Arifin Ahmad. Seluruh biaya perobatan akan ditanggung dengan BPJS, nantinya juga ada bantuan Pemkab untuk akomodasi dan selama dirawat di RSUD Pekanbaru,” kata Novil.

Disela-sela kunjungan itu, Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati, juga memberi sejumlah uang kepada keluarga korban, dan berharap pasien bisa segera sembuh.(Adv/Humas Setda Rohul)

Buang Air Besar di Sungai Batang Lubuh, Seorang Anak Diduga Hanyut

Buang Air Besar di Sungai Batang Lubuh, Seorang Anak Diduga Hanyut di Sungai
Buang Air Besar di Sungai Batang Lubuh, Seorang Anak Diduga Hanyut di Sungai

ROHUL, Tribun Riau- Warga dusun Sibayak, Desa Babusalam, Kecamatan Rambah, heboh dengan peristiwa hanyutnya seorang anak Perempuan di sungai Batang Lubuh. Saat ini Tim dari BPBD Rohul, TNI-Polri bersama masyarakat masih terus melakukan pencarian dengan menyisir Ke Hilir sungai Batang Lubuh.

Dari data yang berhasil di rangkum, Korban bernama Siti Juleha Umur 5 Tahun, anak dari pasangan suami-istri Ahadin (60) dan Suryati (42) Warga dusun sibayak RT 05, RW 01 Desa Babussalam Kecamatan Rambah.

Menurut keterangan Abang kandung korban julfajri, korban awalnya minta izin untuk buang air besar kepada ibunya yang sedang memasak air di dapur sekitar pukul 15.30 wib.

“Orang tua kami menyangka lela (panggilan korban sehari-hari) buang air besar di rumah. Namun setelah beberapa lama Lela tidak ada keluar dari WC setelah di panggil panggil.” ujar Juljefri.

Karena kawatir, ibu korban Kemudian menyuruh juljefri mencari korban ke pinggiran sungai batang lubuh dan menemukan pakaian korban berupa Celana warna hitam, baju kaos korban, uang Rp.4.000 rupiah dan sandal milik korban di tangga turap sungai Batang lubuh, yang saat ini airnya deras.

Kemudian, keluarga korban langsung melaporkan kejadian itu ke BPBD Rohul, TNI dan kepolisian yang langsung melakukan pencarian di tempat kejadian perkara sekitar pukul 16.00 wib.

Hingga pukul 19.30 wib, BPBD Rohul, TNI, Polri bersama masyarakat, masih melakukan pencarian korban. 2 unit perahu dikerahkan untuk mencari korban dalam radius 3 KM dari TKP ke Hilir Sungai. (mad)

Kunjungi Korban Banjir, Bupati Suyatno Serahkan Bantuan

Bupati Suyatno saat menyerahkan bantuan
Bupati Suyatno saat menyerahkan bantuan

ROHIL, Tribun Riau- Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Amp mengunjungi korban Banjir di dua Desa di kecamatan Tanah putih Tanjung melawan, Selasa (4/12/18). Suyatno langsung mendatangi tenda pengungsi, yakni melayu besar dan Labuhan papan.

Bantuan diserahkan Bupati Rokan Hilir H. suyatno.Amp didampingi kepala BPBD, Dinas Sosial dan beberapa Kepala OPD dan unsur pimpinan kecamatan, Selasa (4/12/18)

Bantuan yang dialurkan kepada korban banjir berupa beras, telur, mie instan, makanan siap saji serta makanan untuk ibu hamil.

Bupati Suyatno mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian pemerintah Daerah terhadap masyarakat yang terkena musibah. bantuan semacam ini rata di berikan di beberapa kecamatan di rokan hilir yang terdampak bencana banjir.

Karena curah hujan saat ini masih tinggi, Suyatno mengingatkan kepada seluruh warga untuk tetap waspada dan kurangi aktifitas di wilayah banjir. “Apabila korban banjir membutuhkan sesuatu, lapor kepada kepala Desa,” ujarnya.

Ia menegaskan kepada petugas kesehatan serta instansi terkait untuk tetap siaga di tenda melayani korban banjir yang mengungsi. (hen)

Tata Kelola Keuangan Dan Perpajakan, PT ETP dan Dinas PMD Rohil Gelar Workshop

Wakil Bupati Rohil saat memberikan kata sambutan
Wakil Bupati Rohil saat memberikan kata sambutan

ROHIL, Tribun Riau- PT.Elang Tunggal Perkasa bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kabupaten Rohil melakukan kegiatan sosialisasi workshop konsultasi tata kelola keuangan dan perpajakan bagi pembendaharaan Desa Se-Kabupaten Rokan Hilir, di Hotel Bit, Kepenghuluan Ujungtanjung, Kecamatan Tanah Putih, Selasa (04/12/2018) Pukul 08.45 Wib.

Direktur PT.Elang Tunggal Perkasa DR.Sudarno, Spd melalui Humas M Nizar SE ST Alias Akas dalam kata sambutannya mengatakan sesuai surat keputusan PT.Tunggal Elang Perkasa 2018, dengan maksud memberikan kemudahan dan efesiensi waktu, kegiatan ini dilaksanakan di 3 zona yang berbeda, pertama kegiatannya di Bangko Hotel Rasa Sayang Kecamatan Bangko, yang kedua di Hotel Bit Ujungtanjung Kecamatan Tanah Putih, kegiatan yang ketiga di Hotel Bintang Mulya Kecamatan Bagan Sinembah.

Dilanjutkan M Nizar Akas SE ST, dirinya merasa terpanggil untuk ikut berperan aktif dalam mendorong terciptanya Pemerintahan Kepenghuluan yang baik dalam sistem pengelolaan keuangan daerah, serta memperbaiki mekanisme pelaksanaan dan pengadministrasian pajak yang baik dan akuntabel.

“Kami rasa hal ini sangat diperlukan, sehingga hal tersebut dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi para pelaku administrasi dan keuangan, termasuk juga masalah perpajakan di Kepenghuluan di Rohil,” harap M Nizar Akas SE ST.

Wakil Bupati Rohil Drs H Jamilludin dalam kata sambutannya mengatakan kegiatan ini langkah bagus untuk perangkat Desa se Rohil. “Agar perangkat Desa tidak terjerat dalam masalah hukum terutama dalam pengelolaan keuangan Kepenghuluan,” terangnya.

“Saya ingatkan kepada BUMdes agar ekstra hati-hati dalam mengelola keuangan Desa, karena kegiatan dapat membantu dalam tata kelola keuangan yang bagus. Pemkab juga akan berencana melakukan kegiatan yang sama. Dengan mengundang KPP Pratama Dumai. Dan hal ini akan melibatkan keikutsertaan OPD dan Camat se Rohil,” papar Drs H Jamilludin.

Adapun tamu yang hadir dalam acara kegiatan sosialisasi tersebut yaitu Camat Tanah Putih Ramlan Sos, Danramil Tanah Putih Kapten Infantri Khairul, Polsek Tanah Putih Kompol L Simatupang SH, Kepala Dinas PMD Jasrianto MSi, Datuk Penghulu Ujungtanjung yang diwakili oleh Iwan, Ustad Ngabdi SAg, serta beberapa tokoh masyarakat. (toni)

Terbaru

Populer