Pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan Polisi
ROHIL, Tribun Riau- R (26) salah seorang warga Kelurahan Bagan Jawa, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) diciduk Polisi saat mengkonsumsi sabu-sabu di kamar rumah miliknya.
Penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat, tim Satnarkoba Polres Rohil langsung melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.
Demikian dikatakan Kapolres Rohil, AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH melalui Kaur Humas Polres Rohil Akp.Juliandi SH, Selasa (04/12/2018) Pukul 13.00 Wib.
“Berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat, di Jalan Durian Bagan Siapiapi sering terjadi penyalahgunaan Narkotika jenis sabu-sabu,” ujarnya.
Ditambahkannya, tim Satres Narkotika Polres Rohil melakukan serangkaian penyelidikan dan sekitar Pukul 19.30 Wib, tim Satres Narkotika Polres Rohil tiba di TKP, tim menemukan pelaku di dalam kamar sedang mengkonsumsi Narkotika jenis sabu-sabu.
Barang bukti (bb) yang ditemukan di tempat kejadian perkara (tkp) yaitu, 1 kaleng permen Merk Milton yang didalamnya ditemukan 7 paket plastik klip yang diduga Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor 2.32 Gram, 1 Unit Handphone Merk Nokia warna putih. (toni)
ROKAN HULU, Tribun Riau- Badan kepegawaian pelatihan dan pendidikan (BKPP) Rohul, resmi mengumumkan hasil Seleksi kompetensi dasar (SKD) Calon pegawai negeri Sipil (CPNS) di Pemkab Rohul di situs website bkpp.rokanhulukab.go.id, Senin (3/12/2018) siang.
Diakui Kepala BKPP Rohul, M. Zaki, melalui Kabid perencanaan kepegawaian, Heni Widiastuti, pihaknya sudah umumkan hasil SKD dan siapa-siapa saja yang bisa mengikuti seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ke dapan, di situs resmi BKPP yakni, di website bkpp.rokanhulukab.go.id pada senin siang.
Ditambahkannya, sesuai data dari Panselnas 524 yang akan ikuti tahapan selanjutnya, yakni ke tahapan SKB. Ke 524 peserta yang dipastikan akan ikuti ketahap selanjutnya, akan perebutkan 279 formasi yang disediakan.
Kemudian jelas Heni, dalam pengumuman hasil SKD tersebut, peserta CPNS yang mengikuti ujian SKD bisa langsung melihat jumlah nilai yang didapatnya, serta direking berapa posisi peserta.
“Semua peserta CPNS yang mengikuti SKD bisa melihat nilainya sendiri, dan rangking berapa dia berada, semuanya sudah ada dan diberikan kode,” jelasnya.
Heni mengaku, bagi peserta yang ada kode P1/L dan P2/L berhak ikuti ketahap selanjutnya yakni, Ujian SKB. Sedangkan bagi peserta yang tidak memiliki kode tersebut dianggap gugur dan tidak bisa melaju ketahap selanjutnya.
Ketika ditanya, kapan pelaksanaan ujian SKB, Heni mengaku saat ini pihaknya masih menunggu jadwal ujian dari panitia BKN. Kepada para peserta yang lulus diharapkan memantau website resmi BKPP Rohul.
Heni menghimbau ke peserta CPNS yang akan ikuti tahapan SKB untuk terus belajar, dan jangan pernah percaya ke pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan, apalagi ada oknum mengatasnamakan BKPP Rohul.
“Percaya pada usaha sendiri, dan jangan mau percaya ke orang lain. Kepada peserta yang tidak lulus jadikan ini sebagai pengalaman dan tetap belajar lagi,” imbaunya. (mad)
ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, pimpin upacara Hari Ulang tahun ke- 47 Korpri tahun 2018, tingkat kabupaten Rokan Hulu (Rohul), di lapangan Upacara Kantor Bupati Rohul, Senin (3/12/2018) pagi.
Upacara Hut ke-47 Korpri tahun 2018, dihadiri Kapolres Rohul, AKBP M. Hasyim Risahondua, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, M. Lukman, Kakan Kemenag, H.Syahruddin, Sekda Rohul, Abdul Haris, dan Kepala Dinas dan badan Se kabupaten Rohul.
Bupati Rohul H. Sukiman dalam amanatnya, meminta agar setiap Aparatur Sipil Negara (ASN), bisa menghafal Panca Prasetya Korpri, tanpa terkecuali. Karena Panca Prasetya Korpri sangat penting dalam menjalankan tugas dan Fungsi ASN.
“Saya minta ke seluruh ASN untuk menghafal Panca Prasetya Korpri, agar seluruh ASN paham apa yang terkandung dalam Panca Prasetya Korpri. Bila sudah paham maka baru diterapkan. Sehingga saya mau ASN seluruh hafal dulu apa itu Panca Prasetya Korpri,” tegasnya.
Bupati Sukiman juga menerangkan, jika seluruh ASN hafal Panca Prasetya Korpri dan sudah memahaminya, dirinya yakin penerapan dari Panca Prasetya Korpri akan meningkatkan Sumber daya Manusia (SDM) para ASN dalam melayani masyarakat.
Jelasnya lagi, bahwa Panca Prasetya Korpri sangat penting bagi setiap ASN yang ada di Rohul, pasalnya Panca Prasetya Korpri merupakan modal dasar bagi setiap ASN.
“Di zaman perkembangan teknologi seperti saat ini, Panca Prasetya Korpri merupakan dasar dari pelaksanaan tupoksi seorang ASN, meskipun ASN diharuskan mengikuti perkembangan zaman dan teknologi,”
“Jangan sampai masyarakat lebih tau teknologi ketimbang ASN dalam memberikan pelayanan, untuk itulah ASN harus terus meningkatkan SDM-nya dalam memberikan pelayanan ke masyarakat,” terangnya.
Dirinya mengucapkan selamat hari korpri, ke seluruh ASN di pemkab Rohul, dan beharap kedepannya ANS Rohul semakin berkualitas dan mampu memberikan pelayanan yang prima ke masyarakat.
Diakhir kegiatan, Bupati serahkan hadiah ke para pemenang perlombaan dalam rangka memeriahkan HUT Korpri, serta memasangkan Setyalencana Karya Satya, kepada ASN yang telah mengabdi mulai dari 10,20 hingga 3 tahun. (Adv/ Humas Setda Rohul)
Bupati Sukiman pasangkan pita kepada petugas pengamanan Pilkades serentak gelombang II tahun 2018
ROKAN HULU, Tribun Riau- Kepada para Calon Kepala Desa (Kades) dan Panitia, diminta ikut sukseskan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang dua yang akan digelar 12 Desember 2018 mendatang.
Amanat itu disampaikan Bupati Rohul H. Sukiman, dalam Apel Siaga Pilkades dan Deklarasi Damai Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2018, di Lapangan Kantor Bupati Rohul, Senin (3/12/2018), dimulai dengan Simulasi Pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Bupati Sukiman juga berharap, setelah adanya simulasi cara pencoblosan yang dibuat oleh Polres Rohul bersama Satpol PP dan Damkar Rohul, serta Linmas, pelaksanaan Pilkades serentak 2018 berjalan baik, lancar dan sukses.
Agar bisa mencapai pelaksanaan Pilkades yang sukses, panitia diminta Bupati Sukiman, agar jadi penyelenggara Pilkades yang baik, dengan mengikuti seluruh tata cara yang baik, harus jujur dan adil.
“BIla mereka sudah tidak adil, maka ujung-ujungnya tidak bagus. Karena itu, kejujuran, keadilan, langsung, umum, bebas, rahasia menjadi pedoman dasar dalam pelaksanaan Pemilu,” imbau Bupati Rohul Sukiman.
Kemudian, Deklarasi Damai menurut Sukiman, juga perlu dilakukan dan diikuti para Panitia Pilkades dan para calon Kades, sehingga pelaksanaan Pilkades serentak 2018 berjalan lancar.
Menurutnya, pemerintah daerah tetap bersikap netral di setiap pelaksanaan Pilkades. Dirinya berpesan agar tidak ada oknum yang menakuti-nakuti pemilih untuk meraih suara terbanyak, namun harus tetap taat hukum.
“Kuncinya adalah jujur semuanya, jujur pelaksana, jujur juga para calon Kades dan masyarakatnya,” harapnya.
Bupati Rohul Sukiman juga mengatakan, bahwa setiap calon Kades harus siap menang dan siap kalah. Bagi calon yang kalah harus legowo, dan harus mendukung Kades terpilih dalam membangun desa, tidak justru menghasut sana-sini yang akhirnya akan menimbulkan ketidaknyamanan di lingkungan masyarakat.
“Jadi calon Kades harus siap menang dan siap kalah,” pesannya.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Rohul beberapa waktu lalu, Pilkades serentak gelombang II tahun 2018 akan digelar di 51 desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di Rohul, dan terdaftar 175 Calon Kades, nantinya masyarakat akan melakukan pemungutan suara di 261 Tempat Pemungutan Suara (TPS). (Adv/ Humas Setda Rohul)
Kepala SMAN 2 Ujung Batu, Malhadi, Pengawas dan Pembina SMAN 2 Ujung Batu Azwir, buka selubung peluncuran Program Ujian Semester Berbasis IT
ROKAN HULU, Tribun Riau- Setelah sukses terima kepercayaan sebagai Sekolah Model Penjaminan Mutu Pendidikan, SMAN 2 Ujung Batu Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kembali buat terobosan baru, berupa program ujian semester berbasis IT dengan menggunakan Android dan Komputer.
Program ujian berbasis IT tersebut, resmi diluncurkan pada hari pertama ujian semester tingkat SLTA, Senin (3/12/2018). Bahkan, kini SMAN 2 Ujung Batu, satu-satunya sekolah yang menerapkan teknologi canggih bahkan untuk di Provinsi Riau, juga belum banyak sekolah yang mengunakannya.
Dikatakan Kepala SMAN 2 Ujung Batu, Malhadi SPd MPd menyatakan, bahwa ide kreatif menciptakan program ujian berbasis IT berawal dari melihat perkembangan dan kemajuan teknologi masa kini yang sudah masuk ke segala penjuru, mulai dari intansi dan dunia pendidikan sudah berbasis online.
Kemudian, dirinya bermusyawarah dengan guru-guru di sekolah, lalu melihat kemampuan sekolah mencukupi, ditambah kemampuan teknisi cukup profesional, akhirnya dibuat sebuah aplikasi yang bisa meringankan kerja guru, juga memudahkan para siswa-siswi sekolah dalam melaksanakan ujian semester.
“Program ini memiliki beberapa keunggulan dibanding ujian tertulis, karena guru tidak lagi harus memeriksa satu-persatu kertas ujian. Disegi biaya, akan lebih meringankan dibanding ujian tertulis,” terang Malhadi.
Terobosan ujian berbasis IT tersebut kata Malhadi baru tahap awal, dan akan dikembangkan sesuai perkembangan teknologi yang ada.
“Kami berharap, setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah ini, maka siswa-siswi kami sudah bisa menggunakan teknologi sebenarnya, baik itu mau masuk ke dunia usaha maupun perguruan tinggi,” jelasnya.
Kedepannya, pihaknya siap jadi percontohan bagi sekolah-sekolah yang ingin menerapkan aplikasi yang sama. Malhadi mengakui, sudah cukup banyak sekolah yang tertarik ingin belajar, namun karena ini masih awal, mungkin kedepan ini akan dimulai menerima kunjungan sekolah baik dalam maupun luar Rohul.
Juga disampaikan Wakil Kepala Bidang Kurikulum Zul Amili SAg sebagai pengembangan program tersebut, tidak menutup kemungkinan sekolah itu juga akan menggunakan sistem Administrasi berbasis IT.
Zul yang juga sebagai Ketua Sekolah Model Penjaminan Mutu Pendidikan SMAN 2 Ujung Batu menambahkan, melalui Program ujian berbasis IT bisa mengukur tingkat kemampuan siswa/wi, serta berinteraksi dengan perkembangan sains dan teknologi.
“Sepanjang itu positif kita akan bimbing para pelajar,” kata Zul.
Kemudian dikatakan Junianto SPd MPd selaku Kepala Teknisi menyebutkan, teknis pelaksanaan ujian berbasis IT itu sama sekali tidak menggunakan jaringan internet, namun hanya memanfaatkan kabel atau wifi lokal, yang akan menghubungkan Android atau Komputer siswa ke server sekolah.
“Karena tidak menggunakan jaringan internet, maka para peserta ujian tidak bisa mengakses jawaban dari aplikasi Android atau pun komputer yang mereka gunakan,”ucap Junianto, dan ditambahkannya pada pelaksanaan ujian, jawaban dan soal dilakukan sistem acak.
Menurut Junianto, untuk ujian semester diikuti 500 lebih murid kelas X, XI dan XII, dan akan dilaksanakan selama 5 hari dengan 3 mata pelajaran per hari. Sedangkan, ruang lokal yang digunakan berjumlah 12. Setiap 2 lokal dipasang 1 server, jadi ada 6 server yang sudah terpasang.
“Ini lebih cepat dibanding jadwal dinas yang baru minggu depan selesai,” ungkap pria yang pernah berprofesi sebagai wartawan.
Pengawas dan Pembina SMAN 2 Ujung Batu Azwir MMPd memberi apresiasi, atas peningkatan sarana dan prasarana sekolah semakin meningkat. Dirinya menyebut aplikasi itu sangat menguntungkan khususnya bagi siswa kelas XII tidak lagi canggung dalam melaksanakan UNBK tahun depan.
“Keuntungan bagi guru, adalah mengefektifkan kerja guru dalam mengkoreksi hasil ujian siswa,” paparnya. (mad)
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Rokan Hilir Muhammad Amin, Spi. MSi
ROHIL,Tribunriau- Untuk meningkatkan ekonomi nelayan dan masyarakat, Pemerintah Rokan Hilir melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Rohil mengembangkan budidaya kerang dan akan menabur benih ikan di Sungai Rokan.
1.Budidaya Kerang di Pesisir Rohil Semakin Berkembang
Nelayan gunakan sampan tungkah ke tambak kerang
Usaha budidaya kerang saat ini merupakan peluang usaha yang cukup menjanjikan di daerah Pesisir Sungai Rokan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).
Budidaya kerang dengan cara ditambak tersebut berjenis kerang darah.
Kondisi di sepanjang Sungai Rokan kabupaten Rohil sangatlah mendukung, dari air pasang surut dan lumpur di sepanjang Pesisir Sungai Rokan yang merupakan habitat asli dari perkembangan hewan air bercangkang itu, sehingga dapat menunjang nilai dari produksi dari usaha tersebut.
Hal itu ditandai banyaknya masyarakat di sepanjang Pesisir Sungai Rokan yang menggeluti usaha tersebut dan mengalami tingkat keberhasilan yang cukup lumayan pada budidaya kerang.
“Hampir 100 persen usaha budidaya kerang di Rokan Hilir berhasil, karena Daerah pesisir Rohil habitatnya kerang, apalagi usaha tersebut dikelola dengan baik,” kata kadis Kelautan dan Perikanan Rohil pada acara pemantapan pelaksanaan kegiatan pengembangan budi daya kerang dan kepiting di kantornya, Kamis (22/2/18).
Saat ini ada 12 kelompok pembudidaya kerang di kecamatan bangko dan 2 kelompok pembudidaya kepiting yang mendapat bantuan bibit kerang dan kepiting dari pemerintah provinsi Riau, kelompok tersebut mendapat bantuan dari DKP provinsi berdasarkan proposal yang telah mereka ajukan, namun sebelum bantuan mereka terima, tentunya diseleksi dulu.
“Saya berharap dengan adanya bantuan dari pemerintah para peternak kerang dan kepiting dapat lebih memotivasi semangat usaha dari masyarakat pelaku usaha perikanan lainya untuk bisa meningkatkan penghasilan mereka,” katanya.
2. Dinas Kelautan dan Perikanan akan Tabur Benih Ikan Di Sungai Rokan
Tambak Ikan
Dinas perikaanan akan melakukan restocking benih ikan sebanyak 56 ribu ekor di tiga kecamatan, yaitu kecamatan Tanah putih, Pujud dan Tanjung Medan.
Sebanyak 25 ribu ekor Baung dan 31 ribu ekor ikan selais. Program tersebut bersumber dari APBD Rohil.
Kegiatan restocking akan dilaksanakan secara rutin oleh Dinas Perikanan dengan tujuan penyelamatan populasi serta menjaga habitat ikan di sungai Rokan.
Dengan melakukan tabur benih ikan diharapkan bisa dinikmati dan dimanfaatkan nelayan maupun masyarakat yang menangkap ikan di sungai Rokan dalam beberapa tahun kedepan.
“Ikan yang ditabur akan terus beranak pinak dengan jumlah yang sangat besar. Ikan Baung dalam kurung waktu 1,5 tahun sekali bertelur bisa mencapai 5 Ribu ekor sedangkan ikan selais sekira 800 ekor,” kata Kadiskanlut Rohil, Kamis (15/11/18). (ADV /HUMAS)
ROHIL,Tribunrau- Rokan Hilir (Rohil) terdiri dari gugusan pulau-pulau indah dan memiliki bermacam pesona budaya dan keindahan alam yang layak dikunjungi untuk dijadikan salah satu tujuan wisata di pulau sumatera Tempat Wisata indonesia. Berikut tempat wisata alam yang menarik untuk dikunjungi jika anda ke Rokan Hilir.
1. Pulau Jemur
Pulau jemur adalah sebuah pulau milik Indonesia yang terletak di Selat Malaka, dekat dengan perbatasan Malaysia.
Pulau ini berada dalam wilayah Kecamatan Pasir Lima Kapas (Palika) kabupaten Rohil, Provinsi Riau.
Pulau Jemur terkenal dengan panorama Alam seperti pantai berpasir putih, ada pepohonan dan sebagai habitat penyu hijau dan perairan di sekitarnya tekenal sebagai Daerah penghasil ikan.
Untuk mempermudah kunjungan ke pulau itu, ada jembatan apung, jadi tidak lagi mengandalkan pasang surut.
Bagi wisatawan yang ingin ke Pulau Jemur, bisa mengunakan Fery cepat dengan waktu selama 2 jam dari Bagansiapiapi. Sedangkan harga tiket perorang senilai Rp.350.000 untuk rute pulang-pergi (PP).
2. Pulau Tilan
Pulau Tilan
Pulau Tilan berada di tengah Sungai Rokan, kabupaten Rohil yang terjaga keasrianya. Pulau tersebut terletak sekira 21 KM dari Ujung Tanjung, kecamatan Tanah Putih ke arah Desa Rantau Bais, sedangkan dari simpang jalan Desa Rantau Bais di Jalan Raya Lintas Timur Sumatera Pekanbaru- Medan masuk sampai ke Pulau Tilan hanya berjarak sekira 6 KM.
Luas Pulau Tilan sekira 500 Hektar, berbagai pohon yang besar tumbuh dan juga terdapat rumput hijau yang alami, yang bisa membuat pemandangan begitu indah dan pengunjung terasa nyaman saat berada di pulau itu.
Berbagai fasilitas penunjang untuk wisatawan adalah tersedianya perahu penyeberangan, perahu memancing, gazebo, taman bermain, voly pantai, dermaga serta lapangan motor cross.
3. Danau Napangga
Danau Napangga
Danau Napangga memiliki pesona Alam yang indah, air danau yang begitu tenang sangat cocok untuk berenang.
Lokasi Danau Napangga sekitar 70 KM dari Ujung Tanjung, kecamatan Tanah Putih kabupaten Rokan Hilir. Tepatnya di Hulu Sungai Batang Kumuh Desa Tanjung Medan berbatasan dengan kabupaten Rokan Hulu dan provinsi Sumatera Utara.
Menurut sejarah, danau ini memiliki keunikan tersendiri, tempat persinggahan dan peristirahatan raja dan permaisuri pada zaman dahulu.
Sebagai danau yang alami, terdapat sumber ikan arwana di danau ini. (ADV/HUMAS)
Panen Raya di Desa Pematang Singkek Kecamatan Rimba Melintang Kabupaten Rohil
ROHIL,Tribunriau – Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) termasuk salah satu daerah penyuplai produksi padi di provinsi Riau. Luas lahan sawah di kabupaten Rohil pada Tahun 2017 mencapai 14.674 Ha dan sebanyak 1881 Ha berada di kecamatan Rimba Melintang.
Bupati Rohil bersama Plt Gubernur Riau
Produksi padi mencapai 6.995 Ton dengan provitas rata-rata 4.52 Ton/Ha. Lahan sawah yang dipanen di Pematang Sikek, kecamatan Rimba Melintang pada September 2018 seluas 304 Ha yang ditanami varietas ciherang.
“Pemerintah Daerah cukup apresiasif dalam menjaga serta melestarikan persawahan, serta keberhasilan para petani dalam menanam padi hingga panen. Masyarakat diminta untuk tidak mengalih fungsikan lahan persawahan yang sudah ada, karena hasil padi sanggatlah menjanjikan,” kata Plt Gubernur Riau pada saat panen raya di Pematang Singkek.
Selain itu, Danrem Sony Aprianto berharap Rohil dapat menunggah kembali gairah bertani untuk daerah dan masyarakat lainnya.
“Rokan Hilir merupakan salah satu penyuplai padi di wilayah provinsi Riau yang harus dipertahankan guna meningkatkan swasembada pangan di daerah. Untuk itu melalui panen Raya padi seluas 304 hektar ini, diharapkan dapat memenuhii kebutuhan sembako di provinsi Riau, khususunya Rokan Hilir, serta dapat mengunggah kembali gairah bertani masyarakat,” ujar Sony Aprianto.
Dilanjutkannya, pertanian merupakan salah satu sektor penting penompang perekonomian nasional, terlebih dalam mengatasi dampak krisis ekonomi yang sampai kini belum sepenuhnya pulih, Ia berharap tidak ada lagi impor, karena Indonesia merupakan negara penghasil padi besar.
Masyarakat Gunakan lahan Pemda Rohil untuk Pertanian
Lahan perkantoran milik pemda Rohil di Batu Enam Bagansiapiapi digunakan masyarakat untuk tanam padi
Pemerintah kabupaten Rokan Hiir memberikan izin kepada masyarakat untuk bertani di lahan perkantoran di Batu Enam, Bagansiapapi.
Di lahan perkantoran Batu Enam sangat subur untuk menanam padi, masyarakat menanam padi dalam satu tahun dua kali panen.
Pemerintah daerah memberikan dukungan kepada masyarakat untuk membuka lahan baru di kantor Batu Enam untuk ditanami padi, asalkan membuka lahan tidak dengan cara membakar.
“Ini prestasi yang sangat luar biasa dari petani kita dalam upaya meningkatkan kesejahteraanya dan juga untuk mendongkrak peningkatan produktivitas padi di Rokan Hilir,” kata Bupati. (ADV/HUMAS)
Lurah Titian Antui Maspuri, SH (berdiri) pada saat menyampaikan kata sambutannya diacara Sertijab
DURI, Tribun Riau – Serahterima Lurah Titian Antui antara Ratna Saragih yang memasuki usia pensiun dari PNS kepada Maspuri, SH berjalan dengan hikmat, tertib dan aman, bertempat di ruang pertemuan Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Senin (03/12/18) sore.
Dalam kata sambutannya Ratna Saragih mengatakan, kalau dirinya yang sudah bekerja di kelurahan lebih kurang 26 tahun, dengan jabatan terakhir selaku Plt Lurah Titian Antui, merasakan ada kesalahan dan kesilapan yang pernah dilakukannya, maka ia memohon maaf kepada RT/RW, pegawai kelurahan, mitra kelurahan.
“Memang sangat singkat saya menjabat Plt.Kelurahan ini sudah pasti ada kesalahan, mohon saya dimaafkan, termasuk pengurus LPM, Bhabinkamtibmas dan Babinsa, selaku mitra kelurahan.Kepada Lurah yang baru selamat bertugas dan semoga dapat menjalankan tugasnya dengan baik,” ular Ratna.
Lalu Babinsa Serma Yulihar, mengucapkan selamat bertugas kepada Maspuri, dan meminta kepada RT/RW agar selalu menjalin komunikasi dengannya termasuk dengan Bhabinkamtibmas tentang kejadian -kejadian didaerahnya.”Kami punya kelemahan pak, kalau tidak dibantu oleh RT,RW tugas kami tidak berjalan dengan baik, apalagi sebentar lagi kita akan menjalani pesta demokrasi, kami harap bantuan dari Lurah, RT RW dan semua lapisan masyarakat, supaya sukses di kelurahan ini,” harap Yulihar.
Lurah Maspuri, SH mengucapkan terimakasih kepada RT/RW, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan semua lapisan masyarakat,” terimalah saya selaku perpanjangan tangan untuk segala urusan masyarakat.Harapan saya mari kita saling kerjasama, jangan sungkan.Kalau ada program pembangunan yang mau disampaikan bisa langsung disampaikan kepada saya,” sebut Maspuri.
“Kepada RT/RW coba dikumpulkan masyarakat, diakomodir semua usulan masyarakat dan dilaporkan kepada lurah.Saya akan bekerjasama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas untuk membangun kelurahan ini, mari kita bina daerah kita ini.Sebulan lagi kita akan meninggalkan tahun 2018, mungkin akan banyak kegiatan di tahun 2019, termasuk menghadapi pesta demokrasi pada bulan April 2019, perlu sosialisasi dari RT/RW kepada masyarakat, agar tidak terpengaruh politik uang,” pungkas Maspuri.
Hadir dalam acara itu, selain mantan Lurah Ratna Saragih, Lurah yang baru Maspuri, Bhabinkamtibmas Brigadir Henri Matio Silitonga, Babinsa Serma Yulihar, RT/RW, pengurus LPM dan segenap pegawai kelurahan.(Jlr)
Kondisi jalan di Desa Teluk Bano 1 Kecamatan Bangko Pusako Kabupaten Rohil
ROHIL, Tribun Riau- Mohon diperhatikan jalan di desa kami, begitu kalimat dari salah seorang warga Desa Teluk Bano 1, Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) yang diterima Redaksi Tribunriau.com, Senin (3/12/2018).
“Mohon diperhatikan jalan di desa kami,” pesan salah seorang warga yang identitasnya tak ingin dipublikasi.
Dijelaskannya, jika sudah diguyur hujan, jalan Lintas Bano 1 tersebut susah untuk dilalui, khususnya bagi pegendara wanita.
Kondisi jalan tersebut, lanjutnya, sudah berlangsung 6 bulan lebih.
Dirinya berharap pihak pemerintah dapat segera membangun jalan tersebut hingga layak untuk dilalui pengendara. (red)