Beranda blog Halaman 965

Dua Panti Asuhan Didatangi Tim Polsek Mandau, Ada Apa Ya ?

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Hari ini Tim Polsek Mandau yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP Jalifer Lumbantoruan, mendatangi 2 (dua) panti asuhan yang berada di Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (07/07/21) sore.

 Panti asuhan Nurul Huda Jl.Nusantara 1, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, sekitar pukul 13.30 WIB merupakan yang pertama didatangi oleh tim. Selanjutnya sekitar pukul 15.00 WIB tim mendatangi panti asuhan Ar – Rahman Jl.Siak, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan.Tim disambut dengan hangat oleh pimpinan beserta staf dan segenap anak asuh yang ada di tempat.

“Adapun tujuan kedatangan tim adalah melaksanakan “Kegiatan Polisi Beradab” (beramal dan berbagi)/giat bakti sosial dengan cara pemberian bantuan Sembako, dalam rangka HKGB (hari kesatuan gerak bhayangkari) ke 69 pada saat menjalani wabah  covid -19 di wilayah Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan,” terang Kapolsek.

Dilanjutkannya, kegiatan dilakukan untuk  mengajak masyarakat agar selalu mengingat dan sering berbagi kepada anak yatim, dan mereka yang membutuhkan uluran tangan, dalam situasi pandemi yang terjadi sekarang ini yaitu wabah covid-19 .

“Disamping itu, selain memberi bantuan kepada masyarakat yang kurang mampu, juga menjalin silahturahmi antara polri dan masyarakat, agar tercipta hubungan yang harmonis antara sesama umat beragama,” jelas Kapolsek.

Selain Kapolsek Mandau turut ikut dalam tim, Wakapolsek AKP Ali Suhud, Panit 1 Lantas Iptu M.Subkhan, Panit 1 Sabhara Ipda Yarman E.Batee, Ps. Kasi Humas Bripka Putra Muryanto, Ketua Ranting Bhayangkari Mandau dan 3 (tiga) orang anggota.(hms).

Pelabuhan RoRo Rupat Gelar Simulasi Timbangan Portable

RUPAT, Tribunriau- Pelabuhan RoRo di Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis menggelar simulasi timbangan portable terhadap mobil atau truk angkutan.

Demikian disampaikan Kepala UPT Pelabuhan RoRo Tanjung Kapal, Hendri kepada Tribunriau, Rabu (7/7).

“Menurut surat edaran Gubernur, jika tidak ada halangan, mulai besok akan diberlakukan pembatasan muatan, yaitu maksimal 9 ton,” ujar Hendri.

Dikatakannya juga, kondisi timbangan pada hari sebelumnnya masih kosong, pihaknya akan melakukan penimbangan mulai esok.

“Kalau operasional penimbangan dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Provinsi, jadi kami yang di kabupaten membantu dalam hal penimbangan itu,” tambahnya.

“Untuk hari ini sosialisasi, persiapan apa yang menjadi kekurangan untuk nanti pelaksanaan, besok imbauan sudah jelas terkait dengan 9 ton, dari dulu juga sudah kita sampaikan terkait 9 ton, semalam saya rapat dengan pihak supir mobil terkait itu, terus untuk penimbangan itu satu kali penimbangan, artinya di pulau dilakukan penimbangan, sampai di Dumai itu tidak dilakukan lagi penimbangan, kecuali itu dilakukan uji petik atau mungkin kendaraan ini dilihat dilakukan penimbangan, hasil penimbangan dari pulau di-printout-nya, itu dibawa sama pemilik mobil untuk nanti penyerahnya gampang mengambilnya,
Total semuanya tonase 9 ton itu adalah termasuk kendaraan, orang, muatan, jadi seluruhnya 9 ton, dari Tanjung Kapal ke Dumai, dan Dumai ke Tanjung Kapal 9 ton,” jelasnya.

“Jadi kami menghimbau kepada pemilik supir pemilik kendaraan, supir mobil sawit, baik itu pembawa ojol, semuanya untuk mematuhi surat kendaraannya terkait dengan batasan kota,” tambahnya mengimbau.

Jika terbukti tonase lebih dari 9 ton, lanjut Hendri, akan dilakukan pembongkaran. Masalah tempat pembongkaran, akan dilakukan di pinggiran jalan.

“Tapi kami lebih mengharapkan lagi kalau nanti dilakukan pembongkaran di sini, terus tidak ada kerjasama supir atau pemilik sawit, bakal jadi penumpukan (antrian panjang, red),” urainya.

“Artinya tidak tercover lahan parkir yang ada di sini, jadi saya imbau dari tempat dia start, pertama mohon kiranya untuk bisa membatasi, untuk saat ini timbangan masih timbangan portable atau timbangan kodok menggunakan wireles,” pungkas Hendri mengakhiri.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Darwis Jhon Viker

Kuota Penerimaan Murid Baru di SMAN 3 Sekitar 410, 20 Orang Terancam Tinggal Kelas

Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Direncanakan kuota penerimaan murid baru di SMAN 3 Bathin Solapan sekitar 410 orang dari yang mendaftar sekitar 500 orang lebih.Kebanyakan dari jalur Zonase dan prestasi, sedangkan dari jalur perpindahan penduduk dari luar daerah ke Kecamatan Bathin Solapan,  Kabupaten Bengkalis nihil.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SMAN 3 Bathin Solapan, Sugito, ketika diwawancarai wartawan media ini di ruang kantornya, Jl.LKMD Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (07/07/21).

Diterangkannya, bahwa lokal/ruang belajar yang tersedia untuk menampung murid baru tersebut sebanyak 12 lokal.

“Dimasa pandemi Covid-19 ini sangat berpengaruh dengan sistem belajar murid, dimana dengan sistem daring yang sudah kami terapkan, masih ada sekitar 20 orang murid yang terancam tinggal kelas.Karena tidak mengerjakan tugas PR (pekerjaan rumah) dan materi ujian yang diberikan guru ,” ungkap Sugito.

Ketika ditanyakan mengenai data calon murid yang akan diterima di sekolah tersebut, Kepsek tidak bersedia memberikannya dengan alasan tidak dipublikasikan.

“Silakan nanti jam 16.00 WIB dilihat pengumuman resminya di tempat pengumuman depan sekolah.Kemudian bisa diakses di website sekolah ini, tetapi hanya jumlahnya saja.Berapa orang yang diterima dan yang tidak diterima,” ujar Sugito.

Dilanjutkannya, untuk masalah baju seragam bagi anak murid baru, dibebaskan pergi ke tukang jahit pilihan sendiri. Kemudian kapan masuknya murid baru pada tahun ajaran 2021 ini, belum pasti. “Kami masih menunggu keputusan dari Gubernur Riau,” pungkas Sugito. (jlr).

Taman Bukit Gelanggang di Dumai Segera ‘Disulap’

DUMAI, Tribunriau- Menjelang akhir tahun 2021 ini, Taman Bukit Gelanggang bakal segera ‘disulap’ dengan beberapa pembangunan tempat olahraga.

Tak hanya itu, pusat jajanan kuliner untuk pedagang juga akan segera dibangun agar tertata lebih rapi sehingga pengunjung akan merasa nyaman dalam berbelanja.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai Syamsudin, melalui Sekretaris Diskopar Kota Dumai, Reza Fahlepi beberapa hari yang lalu.

“Kita merencanakan pembangunan lapangan voli, takraw dan juga venue panjat tebing, serta pembuatan taman bunga di area tersebut dan juga pemasangan lampu agar terlihat lebih bagus lagi,” ujar pria yang akrab disapa Reza di ruangan kerjanya.

Dijelaskan Reza, tahap pertama ini akan dilakukan beberapa perbaikan, seperti saluran air, pembersihan sampah serta pemotongan rumput.

“Kita bersama KLH telah melakukan pembersihan saluran air, pemotongan rumput serta membersihkan sampah yang ada di kawasan Taman Bukit Gelanggang, kita juga berharap kepada pedagang dan juga masyarakat untuk dapat menjaga kebersihan di sana,” kata Reza.

Kemudian, lanjut Reza, keramik-keramik yang sudah hancur di area tersebut, akan segera dilakukan perbaikan dalam waktu dekat ini.

“Sama-sama kita lihat, banyak keramik yang hancur di lapangan, dalam waktu dekat kita akan melakukan perbaikan dikarenakan lokasi tersebut tempat pelaksanaan kegiatan besar,” katanya.

Dijelaskannya juga, pembangunan pusat jajanan serta tempat olahraga di Taman Bukit Gelanggang itu akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2021 senilai Rp.2,5 Miliar.

Lalu, untuk Pantai Marina akan diserahkan ke pihak ketiga untuk dilakukan pengembangan dan juga pembangunan kebun binatang.

“Rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan Diskopar tersebut merupakan salah satu program Wali Kota Dumai untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dan wisata,” kata Reza mengakhiri.

Sumber: Riau Pembaruan
Editor: Iskandar Zulkarnain

Tidak Jelas Anggaran Biaya Proyek Drainase di Desa Sebangar

 Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Pada saat investigasi wartawan media ini, pekerjaan proyek drainase di Jl.Lintas Duri-Dumai KM 12 Kulim, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, tidak jelas anggaran biayanya, luas drainase yang dikerjakan, nama perusahaan yang mengerjakan, termasuk perusahaan konsultan pengawas, karena plang proyek tidak ada.

Menurut keterangan kepala kerja yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kalau proyek drainase itu merupakan proyek padat karya Dinas PUPR (pekerjaan umum dan penataan ruang) Provinsi Riau, dan ianya mengaku ditunjuk oleh Hasbi dari Dinas PUPR Provinsi Riau.

“Kami bukan pemborong, tapi tenaga harian disuruh pak Hasbi Dinas PUPR Provinsi Riau untuk mengerjakan proyek ini saja pak, kalau masalah plang memang tidak ada.Pak Hasbi pengawasnya pak termasuk ke Dumai dan daerah lainnya,” katanya, Kamis (01/07/2021) sore.

Camat Bathin Solapan Wahyudin dikonfirmasi melalui nomor WAnya mengatakan, kalau masalah proyek itu pihaknya tidak mengetahuinya, karena pihak pemborong tidak ada melapor ke kantor kecamatan.

“Selama pekerjaan proyek itu tidak ada yang melapor ke kecamatan,” ujar Wahyudin.

Lalu, wartawan media ini menanyakan kepada UPTD PUPR Mandau dan Bathin Solapan Rudi, melalui nomor WAnya mengatakan,”itu bukan proyek PUPR Kabupaten Bengkalis,” jawabnya singkat.

Selanjutnya, Kepala Desa (Kades) Sebangar Ahmad Syuhada, ketika mau ditanyakan melalui nomor handphonenya beberapa kali tidak mau menjawab, begitu pula melalui WA.

Kemudian pada hari Jumat (02/07/2021) ketika wartawan media ini mau langsung menjumpai kades di kantornya, tidak berhasil, karena menurut Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Mustafa Purba mengatakan, kalau sang kades tidak berada di kantor.

“Pak kades sedang diluar kota pak, biasanya setiap Jumat dan Sabtu beliau kuliah ke Pekanbaru, hari Senin baru masuk kantor. Kalau mengenai proyek di KM 12 itu bukan proyek desa, mungkin proyek kabupaten atau provinsi,” ucap Mustafa.

Sampai berita ini terbit, pihak PUPR Provinsi Riau belum dapat dikonfirmasi.(jlr).

Pengantin Baru Langsung Menerima Akta Perkawinan, KTP dan KK di GPdi Tasik Serai Barat

Bengkalis (T.Muandau), Tribunriau – Pasangan pengantin baru yang diberkati di gereja tidak perlu lagi repot untuk mengurus akta perkawinan, KTP dan KK yang baru sebagai suami istri ke kantor kependudukan dan catatan sipil (Dukcapil).Karena program Bupati Bengkalis Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso, bagi setiap warganya yang menerima pemberkatan dari gereja, langsung diberikan akta perkawinan, KTP dan KK baru oleh pihak Dukcapil.

 Seperti yang dilakukan UPTD Dukcapil Kecamatan Pinggir yang dipimpin Zakri, melalui stafnya Herman Simbolon  didampingi A. Ambarita menyerahkan akta perkawinan, KK dan KTP baru kepada pasangan pengantin yang menerima pemberkatan dari Tuhan melalui tangan hambaNya Pdt Renol Tampubolon yaitu, Sumihar Hasiholan Sitompul dengan Polaria, di Gereja GPdI Syekinah, Tasik Serai Barat Km 23, Kecamatan Talang Muandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (30/06/ 2021).

Kepala Desa Tasik Serai Barat, Sabar Manurung, turut menyaksikan penyerahan akta tersebut mengatakan, sangat mengharapkan agar disetiap pemberkatan di gereja-gereja, pihak Dukcapil dan Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG)  agar selalu  hadir. 

“Terimakasih atas partisipasi Pdt Reinhard Siahaan sebagai Ketua BKAG dan didampingi St Jonaek Siregar, yang selalu mensosialisasikan GISA (Gerakan Indonesia Sadar Administrasi), karena program ini adalah salah satu andalan Bupati Kasmarni saat kampanye pilkada 2020,” ungkap Manurung dan didukung Pdt Renol Tampubolon.

Kemudian selaku orangtua pengantin, Hendrik Hasudungan Sitompul mengungkapkan, sangat bangga dan bahagia,  karena baru inilah pertama sekali di daerahnya, Pemkab Bengkalis melalui Dukcapil bisa langsung menyerahkan akta perkawinan catan sipil, KK dan KTP baru, di gereja.

“Sungguh saya sangat bangga dan bahagia, saya selaku orangtua pengantin mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kasmarni, semoga beliau sehat selalu,” ucap Hendrik.(jlr).

Tujuh Rumah di Kampung Dalam Ludes Dilalap si Jago Merah

DUMAI- Tujuh rumah warga Jalan Rajawali Ujung, RT 03 Datuk Laksamana ludes dilalap si jago merah. Kejadian naas itu terjadi sekira pukul 14.45 WIB, Kamis (1/7/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun di lapangan menyebutkan, api diduga berasal dari rumah salah seorang warga bernama Eva. Kemudian merambat ke rumah tetangganya.

Salah seorang saksi mata Ani (47), mengatakan saat kejadian dirinya sedang menyetrika pakaian. Lalu tiba-tiba mendengar ada teriakan warga yang mengatakan kebakaran.

Mendengar teriakan tersebut, dia langsung mematikan arus listrik dan menelfon suaminya yang sedang bekerja. Seraya menyelamatkan dokumen penting.

Pantauan di lapangan tampak petugas sedikit susah memasuki lokasi. Karena kondisi jalan yang sempit, ditambah lagi warga berdesakan ingin melihat kejadian langsung di lapangan.

Kendati demikian, satu jam kemudian
petugas berhasil memadamkan api, dengan dibantu warga setempat.

Kerugian yang timbul akibat kebakaran di kampung dalam ini, diperkirakan ratusan juta Rupiah.

Petugas Polres Dumai, langsung menuju TKP untuk melakukan penyelidikan akibat kebakaran yang meninggalkan puing-puing tersebut.

Sumber: Berkabar.com

Pengadilan Agama Bengkalis Gelar Persidangan Keliling

RUPAT, Tribunriau- Kita punya program sidang di luar gedung di antaranya kita melaksanakan persidangan keliling di kecamatan Rupat dan kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Dr. Hasan Nul Hakim S.H.I.M.A, Kamis (01/07/2) di ruangan Aula Kantor Camat Rupat, kabupaten Bengkalis.

“Untuk kecamatan Rupat kita konsentrasikan tempatnya di kantor Camat seperti yang kita laksanakan pada hari ini, kenapa sidang ini kita lakukan di dua kecamatan, ini karena kecamatan Rupat termasuk kecamatan yang yang aksesnya terjauh dari pengadilan agama Bengkalis,” jelas Hasan.

Lebih lanjut, jelas Hasan, masyarakat jika ingin berurusan atau mengajukan perkara secara manual biasanya ke pengadilan Agama Bengkalis membutuhkan waktu setidaknya 6 jam dan pulang pergi sekitar 12 jam.

“Membutuhkan biaya juga cukup besar sehingga kita perlu untuk memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Rupat, kita juga sekaligus membawa pelayanan terpadu ke tempat sidang di Rupat,” tambahnya.

Sehingga, masih kata Hasan, masyarakat Rupat tidak perlu lagi datang ke sana (Bengkalis, red), mulai dari meminta informasi persidangan kemudian membayar biaya perkara sampai pelaksanaan sidang itu sendiri dan mengambil surat seperti surat akte cerai atau salinan pusat.

“Dengan begini masyarakat sangat terbantu, dengan adanya program ini dan mudah-mudahan masyarakat bisa menyelesaikan perkara-perkaranya secara hukum dengan baik melalui pengadilan agama,” jelas Hasan lagi.

Untuk pendaftaran, kata Hasan melanjutkan, boleh melalui e-code (elektronik code) atau mungkin ketika kami datang ke sini, kita juga terima pendaftaran secara langsung kepada masyarakat karena kita bawa petugasnya.

Untuk jadwal kegiatan, di kecamatan Rupat akan dilakukan dua kali dalam sebulan, sementara di Mandau empat atau lima bulan, karena lebih banyak perkaranya di sana.

“Kami sampaikan kepada masyarakat untuk tenang, kemudian sebaiknya penyelesaian perkara itu bisa dimusyawarahkan dulu di level keluarga, kalau bisa dilakukan mediasi penasehatan akan lebih baik, sehingga tidak perlu langsung ke Pengadilan. Tetapi kalau harus diselesaikan dengan baik di Pengadilan Agama yang butuh administrasi hukum status tentang seseorang berkaitan dengan sengketa perkawinan, misalnya perceraian, maka mesti kita urus dengan baik di Pengadilan Agama Bengkalis dan Pengadilan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Salah seorang warga ketika dimintai pendapatnya mengucapkan terima kasih terkait program pengadilan keliling untuk keputusan perkara, masyarakat tidak lagi harus bolak-balik ke Bengkalis dan sekaligus menghemat biaya.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Darwis Joon Viker

Kades Petani Berikan SK dan Resmikan Pengurus Posyandu Remaja

Bengkalis (B.Solapan) – Hari ini posyandu remaja dengan nama Fresh (forum remaja sehati) Desa Petani diresmikan oleh Kepala Desa Petani Rasikun sekaligus pemberian SK, di aula pertemuan kantor Desa Petani Jl.Rangau KM 10, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (30/06/21).

Acara itu dihadiri oleh perwakilan BPD, Kadus (kepala dusun) Tahta Sofian, Ketua penggerak PKK, Puskesmas Balai Makam Vera Lena Syafrul, dan sejumlah RT/RW.

Pada kesempatan itu Vera Lena mengatakan, bahwa terbentuknya posyandu ini karena adanya dukungan semua masyarakat, jadi pengurus harus bersyukur.Dengan adanya SK itu, memberikan akses kepada anak remaja untuk bisa melakukan kegiatan yang positif.

“Dimana sekarang ini banyak remaja dari pagi yang memakai gadged, merokok.Hal ini sangat mempengaruhi psikologis anak remaja itu sendiri.Terimakasih saya ucapkan kepada pemdes yang telah mendukung terbentuknya posyandu remaja ini,” kata Vera.

Sementara Kades Rasikun mengatakan,  terbentuknya posyandu Fresh ini diharapkan bisa membawa berkah di Desa Petani.Bahwasanya beberapa bulan lalu telah terbentuk posyandu ini dengan didukung pemerintah desa dan perangkatnya serta seluruh lapisan masyarakat.

Mengingat posyandu remaja ini merupakan program dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan termasuk di Desa Petani.Kades mengimbau kepada pengurus posyandu Fresh yang diberikan SK dan diresmikan hari ini, perlunya kerjasama yang baik dalam melaksanakan program-programnya kedepan, termasuk kepada pemerintahan desa, kadus, rt/rw, pkk dan lainnya.

“Walaupun dalam masa pandemi Covid-19, harapan saya setiap melakukan kegiatan selalu mengikuti prokes, semoga kedepan daerah kita ini bisa jadi zona hijau,” kata Rasikun.

Kades Rasikun sedang memberikan kata sambutan di acara peresmian posyandu remaja “Fresh” Desa Petani, Rabu 30 Juni 2021/jlr.

Kades juga mengingatkan kepada anak remaja, agar mengurangi kegiatan yang negatif, harusnya banyak melakukan kegiatan positif. “Dimana sekarang anak remaja banyak bermain di medsos, hati-hati, jangan sampai terjebak dengan kalimat/pendapat atau sanggahan yang mengakibatkan pelanggaran UU IT, karena hukumannya bisa minimal 7 tahun,” ungkap Rasikun.

“Kami minta kepada semua perangkat desa, kadus, rt/rw, bpd, pkk dan pihak unsur tenaga kesehatan, agar memberikan dukungan dan bimbingan kepada anak-anak remaja kita ini, bila mereka melakukan kegiatan di lapangan,” tutup Rasikun.(jlr).

Bupati Rohil Afrizal Sintong Kukuhkan PerPem-Rohil-Medan Priode 2021 -2023

ROHIL, Tribunriau – Bupati Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong secara langsung melantik pengurus perhimpunan pelajar mahasiswa Rohil (PerPem-ROHI) – Medan periode 2021 – 2023, Rabu (30/6/2021).

Pelantikan tersebut dilaksanakan di Gedung H.Misran Rais Bagansiapiapi dengan tema “Mengimplementasikan narasi pembangunan di negeri seribu kubah”.

ketua PerPem-ROHI – Medan yang dikukuhkan adalah Ilham Nabawi dan sekretaris nya Candra Puja Kusuma.

Ketua PerPem – Rohil, Ilham Nabawi dalam sambutannya mengatakan, sangat bangga dengan perjuangan rekan-rekannya yang hingga saat ini terus berjuang sehingga pelantikan dapat dilaksanakan.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada bapak Bupati yang telah meluangkan waktunya untuk pengukuhan ini.

Untuk menjalankan roda organisasi dibawah kepemimpinan nya, Dia meminta dukungan dari para jajaran serta seluruh elemen yang ada.

Tambah Dia, Tanpa dukungan dari semua pihak, saya tidak akan dapat menjalankan amanah ini dengan baik. Saya sangat berharap dukungan dari kita semua,” ujarnya.

” Mudah – mudahan kedepan dibawah kepemimpinan saya, PerPeM-ROHI – Medan dapat menjadi lebih maju dari sebelumnya,” harap ilham.

Selanjutnya, Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam arahannya berpesan agar kepengurusan yang baru dilantik dapat mengharumkan nama Kabupaten Rohil di Medan, Sumatera Utara.

“Saya berpesan kepada pengurus yang baru dilantik jangan pernah kecewakan orang tua, jadilah kebanggaan bagi mereka,” katanya.

Pemerintah Daerah, jelas Dia, akan senantiasa memberikan dukungan dan motivasi kepada para mahasiswa se Kabupaten Rohil. “Jika ada persoalan sampaikan kepada kami agar kita bahas bersama,” tegasnya.

Selain itu Bupati juga berpesan kepada para mahasiswa agar tidak hanya menimba ilmu di bangku kuliah, namun juga harus mencari pengalaman dengan bekerja.

“Pendidikan memang penting, namun pendidikan juga belum tentu menjamin masa depan. Oleh karena itu pendidikan harus dibarengi pengalaman kerja,”sebutnya.

“Sembari kuliah, carilah pengalaman kerja, karena hidup tidak hanya bisa mengandalkan pendidikan,” kata Bupati Afrisal Sintong mengakhiri.

(Hen)

Terbaru

Populer