Beranda blog Halaman 966

PT SRL Rupat dengan Kelurahan Tanjung Kapal dan Desa Sri Tanjung Teken MoU

RUPAT, Tribunriau- Jika memenuhi perjanjian ataupun sesuai point target dalam hal kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), PT Sumatera Riang Lestari (SRL) bakal memberikan reward.

Salahsatunya yaitu Seratus Juta untuk desa atau kelurahan yang sudah melakukan perjanjian dalam bentuk pembangunan infrastruktur.

Demikian disampaikan Komandan Fire Fighter PT SRL, Winarno saat acara perjanjian kerjasama program bebas api di Aula Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Selasa (29/6).

“Ada 4 program untuk dua desa tersebut, ketika mereka bisa melaksanakan itu (perjanjian, red), pertama ketika mereka bisa menjaga area mereka tidak ada kebakaran, maka reward seratus juta itu berlaku untuk mereka dalam bentuk pembangunan insfrakstruktur,” ujar Winarno.

Kemudian yang kedua, pemberian insentif untuk pemberdayaan kru leader, pimpinan, kepala bagian dari masing-masing desa sebagai penggerak untuk memastikan program tersebut berjalan lancar.

Yang ketiga, masih kata Winarno, pihaknya memiliki program bantuan pembukaan lahan tanpa bakar, setiap desa per 10 hektare.

“Terserah nanti kepada desa untuk siapa yang berhak, namun legalitas juga penting, selebihnya itu kita serahkan ke desa siapa yang ditunjuk,” jelasnya.

Terakhir, lanjut Winarno, pihaknya akan melakukan sosialisasi, program ini akan tetap berlanjut, penilaian mulai dari Juli hingga Oktober 2021.

“Yang kita inginkan adalah bagaimana komitmen dari masing masing desa, kekuatan desa itu mulai dari MPA, RT, RW, dan tokoh masyarakat, itu berkolaborasi dan seandainya nanti berhasil, maka mungkin bisa diajukan dalam bentuk insfrastruktur atau mungkin ada permintaan khusus uang 100 juta itu diberi peralatan dan sebagainya,” jelas Winarno.

Pihaknya berharap Rupat tidak lagi terjadi kebakaran, “Asal kita sama-sama menjaga, mulai dari elemen dasar,” pungkasnya.

Di lokasi yang sama, Camat Rupat melalui Sekcam mengucapkan terimakasih atas kerjasama yang dilakukan PT SRL, bagaimanapun juga, karhutla adalah momok yang menakutkan.

“Karena bagaimanapun, kebakaran merupakan momok bagi kita, apalagi untuk kecamatan kita harus bebas dari api, terlebih untuk dua desa tersebut, memang rentan sekali untuk kebakaran, karena kita melihat situasi dan kondisi di lapangan, karena lahan gambut yang sangat tebal,” ujar Agafri.

“Kita mengharapkan juga agar tidak kembali terulang kejadian tempo dulu, itu sebabnya kami juga mengucapkan terimakasih kepada program yang dibuat PT SRL dalam penanganan karhutla, sama juga seperti Tanjung Kapal yang rentan kebakaran dan lahan-lahan yang tidak produktif agar dapat dikelola sehingga karhutla itu tidak terjadi,” jelasnya.

Demikian juga yang disampaikan Lurah Tanjung Kapal, pihaknya mengucapkan terima kasih dan berkomitmen untuk menjawa wilayahnya agar bebas dari Karhutla.

“Terimakasih kepada PT SRL yang telah menunjuk Tanjung Kapal dalam program desa bebas api, ini tentunya kita berharap reward itu nanti bisa kita peroleh dengan kerjasama, berharap juga masyarakat setempat untuk menjaga, betul-betul bahwa tidak terjadi lagi di wilayah Tanjung Kapal ini, terutama untuk tahun 2021 ini,” ujarnya.

“Tentunya kita akan menghimbau kepada masyarakat untuk tetap menjaga agar tidak terjadi kebakaran, supaya reward tersebut bisa kita peroleh apabila tidak terjadi kebakaran yang tidak melebihi dua hektare,” tambahnya.

Lurah mengimbau kepada seluruh masyarakat Tanjung Kapal terutama dari RT untuk mengajak masyarakat agar bisa menjaga supaya tidak ada lagi kebakaran hutan di kelurahan Tanjung Kapal, terutama untuk masyarakat pencari madu, pemancing, ikan pengolah kayu di hutan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, karna puncak kebakaran sendiri disebabkan oleh human error,” ungkapnya.

Turut hadir Kepala BPBD Bengkalis, Danramil Rupat, Kapolsek Rupat, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, KPH Kementerian Lingkungan Kepulauan, MPA, RT, dan RW serta pengurus SRL.

Penulis Johanes Mangunsong
Editor: Darwis Joon Viker

Perhatikan Kesehatan Karyawan, Apical Gelar Vaksinasi Gotong Royong Perdana di Dumai

DUMAI- Setelah sukses menyelenggarakan ‘Vaksinasi Gotong Royong’ di Balikpapan, Medan dan Marunda, Apical Group, salah satu grup yang tergabung dalam Grup Royal Golden Eagle (RGE) melanjutkan penyelenggaraan ‘Vaksinasi Gotong Royong’ perdana bagi para karyawannya yang terletak di wilayah operasinya di Dumai, Riau, Senin (28/6/21).

Program ‘Vaksinasi Gotong-Royong’ ini merupakan bentuk sinergi antara pihak pemerintah dan swasta dalam menyukseskan pelaksanaan vaksin nasional dan dapat berkontribusi positif untuk sektor kesehatan dan ekonomi, selain untuk melindungi kesehatan para pekerja namun juga mendukung pemulihan ekonomi nasional. Vaksinasi yang terselenggara hari ini dilaksanakan bekerja sama dengan Klinik Citra Medika sebagai vaksinator bersertifikasi.

Ferry Siahaan, Manager SSL Apical Group di Dumai menyampaikan bahwa perusahaan berupaya semaksimal mungkin dalam menghimbau para karyawan untuk melaksanakan vaksin Covid-19. Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan bentuk perusahaan untuk menjaga kesehatan para karyawan dan menyukseskan Program Vaksinasi Nasional sebagai agenda prioritas pemerintah guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19.

Pada tahap pertama, 162 orang karyawan berhasil mengikuti ‘Vaksinasi Gotong Royong’ di daerah operasi Apical yang berada di kawasan Lubuk Gaung, Dumai. Tahap kedua rencana akan dilanjutkan di bulan Juli 2021.

Hadir juga di lokasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. Syaiful yang turut mengucapkan terima kasih kepada Apical Group yang sudah melaksanakan vaksin Covid-19 dengan Sinofarm bagi para karyawannya. “Saya berharap perusahan-perusahan lain di Kota Dumai dapat mengikuti jejak Apical dan melaksanakan program ‘Vaksinasi Gotong Royong’ seperti ini,” lanjut dr. Syaiful.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan, ‘Vaksinasi Gotong Royong’ untuk pekerja yang diinisiasi oleh Kadin merupakan bentuk kerja sama antara swasta dan pemerintah dalam mencapai kekebalan komunal sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.

Untuk mendukung hal ini, Apical Group terus berkomitmen untuk memperhatikan kesehatan para karyawannya melalui vaksin Covid-19.

Saat ini sebanyak 77% dari total karyawan di Apical Group di Dumai telah mengikuti vaksin Covid-19. Perusahaan akan terus mengupayakan untuk mewujudkan kegiatan ‘Vaksinasi Gotong-Royong’ pada bulan Juli 2021 pada daerah operasional lainnya. (rilis)

Diduga Melakukan Perbuatan Asusila, Seorang Oknum Guru di Rupat Dipolisikan

Seorang oknum guru berinisial Iw diduga melakukan perbuatan asusila dan kini sedang diproses oleh pihak kepolisian sektor Rupat
Seorang oknum guru berinisial Iw diduga melakukan perbuatan asusila dan kini sedang diproses oleh pihak kepolisian sektor Rupat

RUPAT, Tribunriau- Seorang pria berinisial Iw (40) yang berprofesi sebagai guru di salah satu Sekolah agama di Kelurahan Batu Panjang Kecamatan Rupat, Bengkalis diduga melakukan perbuatan asusila terhadap muridnya.

Tersangka yang diketahui sudah menjadi guru selama 5 tahun itu ketika ditemui di ruang tahanan mengakui perbuatannya, namun pengakuannya berbeda dengan laporan yang diterima pihak kepolisian.

Pengakuan Iw, perbuatan asusilanya tersebut tidak sampai kepada hubungan intim layaknya suami istri, Iw juga mengakui bahwa perbuatannya itu sudah dilakukannya sebanyak tiga kali. Tak hanya itu, Iw juga tidak mengiming-imingi ataupun mengancam korban.

Sementara itu, Kapolsek Rupat, Syadina Ali, SH melalui Kanit Reskrim Untung Julius Silitonga, SH ketika dimintai keterangan menjelaskan bahwa keluarga korban membuat laporan pada Senin, (28/6/2021).

“Korban pertama kalinya menceritakan kepada keluarga, lalu ia (korban, red) ditanyai perihal pelaku, setelah mengakui itu, keluarga korban mendatangi Polsek Rupat pada Senin (28/6),” ujar Untung sembari menambahkan bahwa laporan tersebut ia terima berikut dengan keterangan dari Korban.

Dijelaskan Untung, korban sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya) yang masih berumur 12 tahun itu sempat tiga kali dipanggil untuk memijit tersangka, dengan imbalan uang Rp.10.000,-.

Namun, lanjut Untung, panggilan yang ketiga, pijitan sudah mengarah ke pancabulan.

“Tepat pada tanggal 25 Maret, si korban dipanggil kembali, dikarenakan kepolosannya, Bunga akhirnya menurut apa saja yang diperintahkan oleh tersangka,” jelas Untung.

“Keesokan harinya, tersangka mengulangi perbuatan bejatnya hingga sampai pada bulan Puasa, menyambut lebaran seluruh murid dipulangkan ke rumah, saat itulah keluarga melihat perubahan korban dan tidak ingin kembali ke pesantren lagi,” tambah Untung.

Pengakuannya, masih kata Untung, korban sudah dua kali mengalami perbuatan asusila tersebut, secara visum juga sudah menunjukkan adanya benda tumpul yang masuk.

“Untuk sementara kita belum mewawancarai pelaku, namun hasil visum sudah menguatkan,” ujar Untung.

“Jika terbukti akan dikenakan pasal 82 juncto pasal 76 e dan pasal 81 ayat 2 juncto 76 undang-undang RI no 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang perlindungan anak, dengan ancaman 15 tahun penjara,” jelas Untung.

“Penangkapan langsung dilakukan kanit Reskrim bersama tiga orang anggota di tempat kediamannya, pada saat kita ke rumahnya, kita panggil secara baik-baik, dia langsung mengikuti dan tidak ada perlawanan,” pungkas Untung.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Peserta Vaksin Membludak, Danramil Rupat: Antusias Masyarakat Meningkat

RUPAT, Tribunriau- Peserta penerima Vaksin di UPT Puskesmas Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Bengkalis membludak, Senin (28/6).

Semula, penerima vaksin diperkirakan hanya untuk 150 orang, namun tingkat antusias masyarakat tampaknya sudah mulai meningkat.

Hal itu tampak dari jumlah kehadiran masyarakat Batu Panjang, sekitar 300 calon penerima vaksin Sinovac memadati lokasi acara.

Dikarenakan banyak yang tidak mendapatkan kesempatan untuk vaksin, Danramil Batu Panjang menyampaikan permohonan maafnya dan berupaya kedepannya bakal digelar acara serupa.

“Sebelumnya saya minta maaf kepada masyarakat yang sudah hadir pada hari ini, awalnya dari Kodim diperintahkan itu 30 vial dikali 10 orang, untuk pPuskesmas Batu Panjang 30, UPT Lecah 30, UPT Rupat Utara 20 vial, jadi jumlahnya 800, awalnya, itu untuk suntikan pertama, ternyata kemaren mendadak ada perintah baru, bahwasanya yang 30 vial atau 300 orang itu dibagi dua,150 suntikan pertama, 150 lagi untuk suntikan kedua. Saya masih minta bantu koordinasi kepada Pasiter Kodim lagi,” ujar Danramil.

“Untuk penambahan pasien vaksinasi hari ini, kita koordinasi dulu dengan kepala UPT Batu Panjang, dr. Dahlia, setelah dapat informasi dari kabupaten, kita koordinasikan dengan kepala UPT dengan catatan saya harus dapat informasi dari kodim dulu,” tambahnya.

 

Danramil mengimbau kepada masyarakat jangan merasa kecewa, nanti apabila ada lagi akan kita sampaikan. “Kami berterimakasih juga kepada masyarakat yang antusias untuk mengikuti vaksin, berarti masyarakat sudah sadar bahwa pentingnya divaksin,” jelasnya.

Sementara itu, salah seorang Ketua RT menyampaikan kekecewaan masyarakat yang sudah lama mengantri, bahkan ada juga yang sudah dua kali mendatangi acara vaksinasi, namun belum berhasil menjadi penerima vaksin.

“Kalau bisa di kelurahan harus buat juga satu tempat, kalau di puskesmas seperti ini semua gabung, jadi bentrok, sementara warga saya yang hadir sekitar 30 orang, satu orang pun tidak dapat vaksin, jadi saya berharap ada jadwal yang pas untuk setiap kelurahan,” saran dari salah seorang RT di kelurahan Tanjung Kapal.

Di tempat yang sama, Kepala UPT Puskesmaa Batu Panjang, dr. Dahlia menjelaskan bahwa hari ini target peserta penerima vaksin hanya dua ratus (200) orang.

“Untuk batas hari ini mungkin sampai 200 orang, sementara untuk besoknya kalau vaksinnya sudah datang, minimal 100 orang lagi, hari ini karena ada kerjasama dengan TNI jadi mungkin lebih banyak,” jelas Dahlia.

“Untuk masyarakat yang belum dapat, vaksin ini akan ada setiap hari, cuma nanti itu akan kita atur lagi bagaimana sebaiknya ini berjalan lancar, karena antusias masyarakat meningkat, sementara sebelumnya masyarakat banyak yang tidak mau, jadi sambil mendukung program pemerintah satu juta sehari vaksin harus dapat, makanya setiap puskesmas mengadakan vaksin hampir setiap hari,” pungkas Dahlia yang juga menyemangati masyarakat yang belum mendapatkan kesempatan vaksin hari ini.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Darwis Joon Viker

Bupati Instruksikan Semua Lurah Tangkap Warga Buang Sampah Sembarangan

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Untuk sebagai pedoman kebersihan lingkungan, Bupati Bengkalis Kasmarni memperingatkan warga tidak membuang sampah sembarangan. Jika tetap warga membandel, bisa dikenai denda sebagaimana Peraturan Bupati Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pengelolaan Sampah.

Hal itu dikatakan Bupati saat kegiatan gotong royong bersama masyarakat, di Jalan Rangau Km 4, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Minggu (27/06/21).

 Bupati mengintruksikan kepada Lurah se-Kecamatan Mandau yang hadir pada acara gotong royong, agar menangkap setiap orang/warga yang membuang sampah sembarangan. 

“Untuk tahap awal bagi yang tertangkap membuang sampah sembarangan, diberi pembinaan berupa teguran. Namun jika tetap juga membandel, ketahuan membuang sampah sembarangan langsung diberikan sanksi berupa denda sebagaimana Perda Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Pengelolaan Sampah,” ungkap Kasmarni. 

Ditambahkannya, adapun sanksi pada Perda Nomor 2 Tahun 2015, berupa sanksi denda sebesar Rp2.500.00,- atau kurungan paling lama 3 bulan. Penerapan sanksi tersebut, merupakan usaha terakhir, setelah dilakukan teguran secara lisan maupun tulisan.

“Menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman, merupakan tanggunjgawab bersama yang harus dilakukan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Apalagi, kota Duri merupakan kawasan perlintasan jalur Sumatera, sehingga harus dijaga kebersihan,” kata Kasmarni.

Setelah selesai mengikuti gotong royong di Jalan Rangau Km 4, dan menancapkan papan pengumuman tentang larangan membuang sampah sembarangan, seperti diatur pada Perda No.2 Tahun 2015, selanjutnya Bupati Kasmarni bersama rombongan, langsung meninjau gorong-gorong di jembatan sekitar Hotel Grand Zuri, Duri.

Di tempat itu, sejumlah petugas tengah membersihkan material yang menyumbat gorong-gorong.Dan masyarakat melaporkan kepada Bupati, saat awal dibersihkan berbagai sampah menyumbat gorong-gorong seperti, spring bad, kursi sopa dan sampah bekas-bekas botol dan plastik.  Bukan hanya itu, bahkan sampah lumpur yang menumpak sehingga menyumbat arus air.

Akibat penumpukan sampah di gorong-gorong itu, ketika musim hujan mengakibatkan sejumlah titik di kawasan Kelurahan Babubassalam tergenang banjir. Untuk membersihkan sampah yang menumpuk di gorong-gorong tersebut, satu unit alat berat terus bekerja untuk membersihkan.

Tidaklupa Bupati Kasmarni mengimbau kepada masyarakat, untuk bergandeng tangan menjaga lingkungan agar tetap bersih dan asri. Intinya jangan membuang sampah sembarangan.

Acara gotong royong dihadiri, Asisten II Setda Bengkalis, Heri Indra Putra, Kepala Dinas Perizinan Terpadu dan Satu Pintu, Basuki, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kholijah, Plt Kepala Dinas Perkim, Supardi, Kepala Dinas Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataruangan, Andriansyah, Camat Mandau Riki Rihardi, Direktur Perumda Tirta Terubuk Juprizal, Sekretaris Dinas Kominfotik Bengkalis Adi Sutrisno, Ka.UPT Persampahan DLH Mandau Nofrizon, para Lurah dan bawahan Camat Mandau.(jlr).

Minggu Gotong Royong Digerakkan Bupati

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Hari Sabtu dan Minggu seyogyanya merupakan hari libur bagi aparatur sipil negara (ASN), DPRD, dan  termasuk Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis. Namun kali ini, Bupati Bengkalis Kasmarni menggerakkan bawahannya untuk melakukan gotong royong bersama masyarakat Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (27/06/21).

Kegiatan gotong royong bersama masyarakat ini dilaksanakan di sekitar Jalan Rangau KM 4, Kelurahan Babussalam, Kecamatan Mandau, tepatnya di areal Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Tampak dikawasan itu, sampah sudah banyak menumpuk, sehingga merusak pemandangan setiap warga yang melintas di jalan Rangau.

Aksi gotong royong yang melibatkan seluruh eleman masyarakat dan pemerintahan Kelurahan Babussalam serta Kecamatan Mandau ini, Bupati Kasmarni juga memancang tanda larangan membuang sampah sembarangan, sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Bengkalis Nomor 2 tahun 2015 tentang pengelolaan sampah.

Pandangan Bupati secara langsung di lokasi, sangat prihatin dengan penumpukan sampah yang ada di sekitar Jalan Rangau KM 4 ini. Untuk itu mantan Camat Pinggir ini, mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dengan cara tidak membuang sampah sembarangan. 

“Kami mengimbau masyarakat harus menjadi teladan di lingkungannya. Jangan sampai ada lagi membuang sampah di sini. Ini merupakan tanggungjawab bersama, agar lingkungan kita tetap bersih dan nyaman,” kata Kasmarni.

 Bupati menekankan agar elemen pemerintahan dari Kelurahan Babussalam dan Kecamatan Mandau, tentu lebih aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak membuang sampah sembarangan di kawasan Jalan Rangau KM 4 ini.

Tak kalah penting, kata bupati wanita pertama di Riau ini, instansi terkait dalam hal ini UPT Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) harus lebih gencar dan pro aktif mengambil sampah di TPS Jalan Rangau Km 4, untuk selanjutnya dikumpulkan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Dalam penanganan sampah ini harus ada sinergi antara satu dengan yang lain. Masyarakat membuang sampah pada tempatnya. Kemudian petugas dari UPT Persampahan dituntut untuk lebih aktif mengangkut sampah dari TPS untuk dibawa ket TPA,” tegas Kasmarni.

Selanjutnya Bupati memerintahkan kepada UPT Persampahan DLH, untuk membersihkan sampah yang menumpuk di areal TPS Jl Rangau KM 4. Begitu sampah yang ada tidak menumpuk lagi, selanjutnya petugas harus konsisten setiap hari mengangkut sampah dari TPS untuk dibuang di TPA. 

“Intinya jangan sampai menunda lagi. Setiap hari harus ada petugas yang mengangkut sampah dari kawasan ini,” tegas Kasmarni lagi.

Dari hasil kegiatan gotong royong itu, untuk membersihkan tumpukan sampah di TPS kawasan Jl Rangau KM 4 Kelurahan Babussalam, telah disiaga satu alat berat. 

Pada acara gotong royong itu tampak juga hadir, Asisten II Setda Bengkalis, Heri Indra Putra, Kepala Dinas Perizinan Terpadu dan Satu Pintu, Basuki, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Kholijah, Plt Kepala Dinas Perkim, Supardi,  Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataruangan, Andriansyah, Camat Mandau, Riki Rihardi, Direktur Perumda Tirta Terubuk, Juprizal, Sekretaris Dinas Kominfotik Bengkalis Adi Sutrisno, Kepala UPT Persampahan DLH Mandau, Nofrizon, dan para Lurah serta para bawahan Camat Mandau.(jlr).

HUT Bhayangkara ke-75, Polsek Rupat dan Dua Puskesmas Gelar Vaksinasi Gratis

RUPAT, Tribunriau- Sempena Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-75 Tahun 2021, Polsek Rupat bekerjasama dengan dua puskesmas untuk melakukan vaksinasi covid secara gratis.

Vaksinasi akan digelar di Puskesmas Batu Panjang dan Teluk Lecah.

Demikian disampaikan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan S.I.K, M.T melalui Kapolsek Rupat AKP Syadina Ali, SH, Sabtu, (26/06) saat dimintai keterangan di Puskesmas Batu Panjang, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Dijelaskan Kapolsek, selaku anggota Polri khususnya untuk menyemarakkan ulang tahun Bhayangkara ke-75 tahun 2021, perintah pimpinan dari presiden turun lagi ke Polri, turun lagi ke kami disini, yaitu dengan tema “Seruan Vaksinasi Nasional TNI, Polri”.

“Inilah peran serta Polri untuk ikut memberantas virus corona ini, peran Polri menghimbau masyarakat untuk selalu menjalankan prokes walaupun sudah melaksanakan vaksin, namun demikian kita akan mengurangi daya sakit yang timbul pada saat kena virus,” ujar Syadina Ali.

Targetnya, lanjut Kapolsek, khususnya Pulau Rupat, ada 270 jiwa, target divaksin atau 27 pial dengan satu pialnya 10 jiwa. “Artinya dibagi dua karna kita mempunyai dua UPT Puskesmas, jadi 14 pial di Batu Panjang dan 13 pial di Teluk Lecah,” tambah Kapolsek.

“Jadi bentuk bantuan kami dari Kepolisian menambah suplemen kepada masayarakat, karna baru pertama divaksin, kemudian ada juga doorprize agar masyarakat mau mendatangi tempat vaksinasi, karena ini kepentingan untuk diri sendiri, masyarakat dan semua orang, jadi vaksin itu sangat penting,” jelas Kapolsek.

Secara kesehatan dan keamanan, masih kata Kapolsek, vaksin Sinovac sudah teruji oleh BPOM, aman dan bersih. “Tidak perlu takut lagi, karna ini memang programnya pemerintah dan juga diteliti oleh ahlinya sehingga sudah aman,” katanya memastikan bahwa vaksin 100 persen aman.

“Jadi tidak perlu takut karna kami sudah dua kali divaksin, sehat-sehat saja, kami tidak ada masalah, jadi masyarakat jangan takut divaksin, vaksin akan terus berlanjut sampai ada penetapan dari pemerintah bahwa semua sudah divaksin sehingga nanti baru selesai,” imbaunya agar masyarakat tidak takut untuk divaksin.

Demikian juga disampaikan Ny. Ivo Syadina Ali selaku ketua Bhayangkari Ranting Rupat, doorprize yang diberikan adalah bentuk kepedulian Polsek Rupat kepada masyarakat.

“Artinya bukan hanya sayang kepada jiwa masyarakat Rupat, tapi juga sekaligus memberikan perhatian dalam hal memberikan vaksin gratis bersempena HUT Bhayangkara. Jadi bentuknya matching antara pemberian kesehatan sekaligus perhatian, sehingga masyarakat Rupat benar-benar merasa diayomi, dilayani oleh personil Polri, khususnya Polsek Rupat,” ujar Ketua Bhayangkari Ranting Rupat ini.

Di sisi lain, UPT Puskesmas Batu Panjang, Dahlia juga mengatakan bahwa vaksin tersebut adalah dosis pertama dalam rangka HUT Bhayangkara ke-75. “Vaksinasi dosis pertama ini lebih kurang 150 jiwa, pertama di hari ini dan kelihatannya hadir semua,” ujar Dahlia.

“Kemudian untuk yang sudah hadir namun belum dapat kesempatan vaksinasi dikarnakan banyaknya nomor antrian, hari Senin atau Selasa masih bisa dilanjutkan kembali vaksinasi dengan jumlah jiwa sebanyak 150 jiwa,” tambahnya.

Dikatakannya juga, terkait isu yang meninggal setelah divaksin, untuk kecamatan Rupat belum ada yang meninggal karena divaksin. “Biasanya yang seperti itu yang punya beberapa penyakit lain, jadi bukan karna divaksin,” tukasnya.

Sementara itu, informasi tambahan, untuk di Puskesmas Teluk Lecah juga dilakukan vaksinasi kepada 130 jiwa.

“Sementara bagi penerima vaksin kami berikan hadiah berupa barang untuk kebutuhan rumah tangga dan juga dari Bhayangkari mengimbangi berupa suplemen imun yaitu vitamin dan susu, kurang lebih dari stok yang kita sediakan itu lebih dari 50% yang hadir hari ini akan mendapatkan doorprize,” jelasnya.

“Intinya jangan takut divaksin, karena sebelum divaksin kita periksa dulu, jika dilihat dari kemarin, sebenarnya sudah ada sekitar 500 jiwa yang sudah vaksinasi untuk kecamatan Batu Panjang, dan itu aman-aman saja,” pungkas Dahlia berharap tak ada lagi kecemasan warga terhadap vaksin.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Camat Mandau Serahkan Akta Perkawinan di HKBP Smirna

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Kembali  Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Camat Mandau Riki Rihardi, menyerahkan akta perkawinan secara sipil kepada pasangan yang menerima pemberkatan dari Tuhan, di gereja HKBP Smirna, Jl.Jawa Gg.Selamat, Kelurahan Gajah Sakti, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (26/06/21).  

Pasangan pengantin yang berbahagia itu yaitu, Eduard Sitindaon dengan Odilia Ivana Br Panggabean, diberkati Tuhan melalui tangan hambaNya Pdt Tomo Julo Simangunsong.

Sebelumnya petugas dari UPTD Dukcapil Mandau, Anto didampingi Azwir dan Kepala UPT Dukcapil Mandau Irdawati, disaksikan Camat Mandau Riki Rihardi, pengurus BKAG (badan kerjasama antar gereja) Bengkalis, orangtua dan saksi dari pengantin, dan para penatua gereja, memberikan penerangan kepada kedua mempelai yang berbahagia tersebut.

Selanjutnya Camat Riki menyerahkan akta perkawinan kepada pasangan pengantin, bahkan juga KK (kartu keluarga) dan KTP yang baru atas nama mereka (pengantin). Pada kesempatan itu selaku orangtua pengantin pria, Ricardo Sitindaon mengatakan, bahwa ia merasa sangat gembira dan berterimakasih kepada pihak pemerintah baik itu Bupati Kasmarni diwakili Camat Riki, dan khususnya Ka.UPT Dukcapil Mandau, Irdawati, serta pengurus BKAG Kabupaten Bengkalis.

“Baru kali ini dilakukan pihak pemerintah yang langsung datang ke gereja HKBP Smirna ini, untuk memberikan akta perkawinan kepada anak kami, pasangan yang baru menikah.Saya selaku orangtua dari pengantin laki-laki  sangat terharu dalam hal ini.Kepada pak Canat kami ucapkan terimakasih.Kemudian terkhusus kepada bapak Pdt Renhart Siahaan kami juga ucapkan terimakasih, karena melalui dia lah kami tau semuanya ini, ternasuk mengenai syarat-syarat yang harus dipenuhi.Dan untuk Pemerintah Kabupaten Bengkalis yang dipimpin oleh ibu Kasmarni dan Bagus Santoso, kami ucapkan terimakasih mari kita dukung terus pemerintahan ini,” ungkap Ricardo.

“Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pihak pemerintah Kabupaten Bengkalis,” ucap Eduard singkat.

Sementara Camat Riki Rihardi mengatakan, bahwa penyerahan akta perkawinan itu sudah merupakan program Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso, sesuai yang dikampanyekan pada pilkada tahun 2020 lalu.

“Dan penyerahan akta perkawinan ini sudah banyak dilakukan didaerah Duri, hanya di gereja HKBP Smirna ini yang baru perdana, dan baru kali ini saya ikut diundang ke tempat ini.Semoga apa yang sudah diterima pasangan pengantin hari ini, dapat bermanfaat bagi pasangan pengantin, dan digunakan sebaik-baiknya,”ucap Riki.

Selanjutnya acara penerimaan pemberkatan dari Tuhan melalui hambaNya Pdt Merion Br Sembiring, pasangan Alberto Pratama Barus dengan Osti Nurbetti Br Situmorang, di gereja GBKP (gereja batak karo protestan) Dusun Tegar, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.  

Petugas UPTD Dukcapil Mandau Anto langsung menyerahkan akta perkawinan, KK (kartu keluarga) dan KTP baru kepada kedua mempelai, disaksikan Pdt Merion Br Sembiring, para penatua gereja, orangtua dan saksi dari kedua mempelai, serta pengurus BKAG Kabupaten Bengkalis.

Ditempat terpisah Pdt.Renhart Siahaan selaku Ketua BKAG Kabupaten Bengkalis, didampingi Sabarman Damanik selaku Humas, mengungkapkan juga, bahwa program Kasmarni dan Bagus Santoso sebenarnya sudah beberapa poin dijalankan.Salahsatunya program penyerahan akta perkawinan secara sipil (gratis) langsung kepada kedua mempelai di gereja.Untuk sistem pengurusannya, pihak pengantin memberitahukan kepada pihak mereka (BKAG) dan diteruskan ke Dukcapil.

“Kepada masyarakat umat Kristen di Kabupaten Bengkalis, bila ada anaknya mau menikah bisa diberitahukan kepada kami dengan alamat BKAG, Jl.Gajahmada KM 4 Sebanga Duri, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis.Kami siap membantu dan mendampingi para umat kristen, harapan kami kegiatan ini bisa berkelanjutan terus,” ucap R.Siahaan dan diaminkan S.Damanik.(jlr).

Pemkab Bengkalis Turut Bangga Desa Sebangar Utusan Riau Ke Tingkat Nasional

Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Keberhasilan Pemerintah Desa Sebangar dalam memanage sistem pelayanan publik, sehingga terpilih sebagai desa terbaik di Provinsi Riau, dari Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, berhak mewakili Provinsi Riau mengikuti penilaian Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tingkat nasional.

Yangmana Desa Sebangar akan bersaing dengan 33 desa lain di Indonesia. Penilaian ini dilaksanakan oleh Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Komisi Informasi Pusat.

Atas keberhasilan Pemerintah Desa Sebangar itu, Bupati Bengkalis diwakili Sekda H Bustami HY, menyampaikan ucapan selamat dan turut bangga kepada Kepala Desa Sebangar Ahmad Syuhada.

Hal itu disampaikan ketika Sekda H Bustami HY bersama Ketua Komisi Informasi Riau, Zupra Irwan berkunjung langsung ke Kantor Desa Sebangar, dalam rangka melihat sejauhmana persiapan dilakukan, Jum’at (25/06/21).

Dikesempatan itu, Sekda meminta kepada Kades Sebangar Ahmad Syuhada, untuk aktif berkoordinasi ke semua lini terkait, agar Desa Sebangar jadi yang terbaik di kancah nasional.

“Kami bangga dengan terpilihnya Desa ini mewakili Riau, untuk itu kita harus menghargai usulan ini dengan persiapan matang, semoga bisa menang,” kata Bustami.

Bahkan Sekda juga mengingatkan Kades, bahwa waktu yang dimiliki masih cukup untuk mematangkan persiapan sebelum tim penilai turun.

“Ketika desa ini jadi yang terbaik, maka citra Bengkalis ikut naik begitu juga dengan citra provinsi,” ujar Bustami.

Selanjutnya, Ketua Komisi Informasi Riau, Zupra Irwan menerangkan, Desa Sebangar dipilih menjadi perwakilan Riau, karena desa ini yang paling siap. Terlebih dukungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis terhadap keterbukaan informasi publik cukup tinggi.

“Kriteria penilaian desa terdiri dari dua komponen yakni, komitmen dengan bobot 60 persen dan SDM dengan bobot 40 persen,” kata Zupra.

Dilanjutkannya, dari segi komitmen, Desa Sebangar telah memiliki Perdes terkait keterbukaan informasi, memiliki anggaran khusus pelayanan informasi publik dan memiliki system informasi desa.

Sedangkan untuk kriteria SDM, Desa Sebangar telah memiliki PPID/tim pelayanan keterbukaan informasi publik, memiliki SK terkait pelayanan keterbukaan informasi publik, dan pernah mengikuti peningkatan kapasitas terkait pelayanan keterbukaan informasi publik di desa.

“Meski sudah cukup lengkap, kami mengingatkan agar Desa Sebangar lebih mematangkan persiapan didampingi tim KIP Riau. Semoga desa ini bisa jadi yang terbaik di Indonesia, dalam hal keterbukaan informasi publik dan menjadi contoh, sebab transparansi atau keterbukaan informasi menyelamatkan aparatur dari hukum,” sebut Zupra.

Turut mendampingi Sekda, Kabid PPIP Diskominfotik Mohd Elkhusairi, Camat Bathin Solapan Wahyuddin dan perwakilan Dinas PMD Renaldi (jlr).

Bupati Rohil Kukuhkan TP – PKK Kabupaten Priode 2021 – 2026

ROHIL, Tribunriau – Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong didampingi wakil Bupati H.Sulaiman secara resmi mengukuhkan ketua Tim pengerak pemberdayaan kesejahteraan keluarga (PKK) priode 2021 – 2026 , juma’t (26/6/21) di mes Datuk Batu Hampar jalan perwira Bagansiapiapi.

Acara tersebut sekaligus serah terima jabatan ketua TP PKK yang lama dari Hj.Wan Mardiana yang diwakili ketua TIM empat PKK Rokan Hilir kepada ketua TIM pengerak PKK yang Baru priode 2021 – 2026 Sanimar Afrizal.

Bupati Rohil Afrizal Sintong dalam Sambutanya, memberikan penghargaan kepada pengurus PKK yang lama yang selama ini telah memajukan segala bidang ekonomi demi kesejahteraan keluarga.

Ia juga meminta pengurus PKK yang baru segera bekerja dan menyusun program dan merangkul pengurus PKK sampai ketingkat Desa, agar nanti dapat melaksanakan program pemerintah Daerah yang dapat memberikan Dampak untuk pembangunan kabupaten Rokan Hilir.

“Kami selaku pemerintah Daerah, PKK ini dapat membantu kegiatan maupun program pemerintah Daerah, terutama mensosialisasikan program vaksinasi sampai ketingkat Desa,” harap Afrizal Sintong .

Selanjutnya, ketua TP PKK Rohil Sanimar Afrizal, berharap agar OPD terkait dapat melibatkan PKK dalam menjalankan program kesejahteraan keluarga, termasuk melakukan sosialisai vaksinasi sampai ketingkat Desa.

” kita akan rangkul dan membentuk TIM PKK dari kecamatan sampai ke Desa, agar tugas dan fungsi PKK bisa optimal dilaksanakan berdampingan dengan program pemerintah, seperti sosialisasi Vaksin Covid 19,” ujar Sanimar.

(hen)

Terbaru

Populer