Polsek Mandau Mengecek Lahan Prog Gerakan Penanaman Jagung 1 Juta Hektar Polri, Ada yang Rusak ?

Duri (Mandau), Tribunriau – Kepolisian Sektor (Polsek) Mandau Polres Bengkalis telah melaksanakan kegiatan survei/pengecekan pengelolaan lahan, Program gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri dalam “Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia”.

Kegiatan berlangsung di Jln. Rejosari RT 03 RW 03, Dusun Sukamaju, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selada (05/05/26) sekira pukul 09.00 WIB s/d selesai.

Titik koordinat lahan yaitu, N : 1°36’19793 E : 101°1190361, sedangkan luas lahan sekitar 2 (dua) hektare.

Kegiatan ini langsung dipimpin oleh Kapolsek Mandau Kompol Primadona, dan dihadiri oleh Pj.Kepala Desa Air Kulim Suryati, Brigadir Polisi Bambang Siregar (Bhabinkamtibmas Desa Air Kulim), Faizunsyah (Ketua Kelompok Tani Berkah), Aditya Kurniawan (Ketua Bumdes Desa Air Kulim)

“Sedangkan kelompok pengelolaan kegiatan yaitu, Kelompok Tani Berkah bekerja sama dengan Bumdes Desa Air Kulim, dan sebagai pemilik lahan bapak Sumadi Als Akong,” kata Kapolsek Mandau Kompol Primadona, Rabu (06/05/26).

Lanjut Kapolsek menerangkan, bahwa sarana pendukung dalam kegiatan penanaman jagung pipil yaitu, 1 (satu) unit Excavator, 1 (satu) unit jonder, cangkul, dan mulza.

Polres Bengkalis, Polsek Mandau, Pemkab Bengkalis dan Desa Air Kulim, telah mendorong untuk mendukung Program Gerakan penanaman jagung seluas 1 juta hektar Polri, Program 100 Hari Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan tersebut merupakan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, dalam hal ini Polri mendorong Kelompok masyarakat, Bumdes Desa Air Kulim dan pemilik kebun untuk memanfaatkan lahan kebun kelapa sawit untuk di Tanami Jagung tumpang sari .

“Total luas lahan sementara 2 hektar, yang memasuki usia tanam kurang lebih 75 hari dengan tinggi tanaman mencapai 170 cm. Sudah berbuah, namun ada juga yang kecil kena banjir dikarenakan curah hujan tinggi, dan sedang dilakukan pemupukan oleh kelompok Tani Berkah.Kemudian, beberapa tanaman ada dimakan hama babi hutan,” tutup Kapolsek.