Beranda blog Halaman 1224

Calon Paskibraka Rohul Juga Dibekali Etika dan Aturan Lalin

Iptu Abuzar yang secara bergantian bersama Bripka Jonnes SH menyampaikan materi tentang aturan berlalu lintas, di hadapan puluhan calon Paskibra Rohul.
Iptu Abuzar yang secara bergantian bersama Bripka Jonnes SH menyampaikan materi tentang aturan berlalu lintas, di hadapan puluhan calon Paskibra Rohul.

ROKAN HULU,Tribun Riau– Untuk mensukseskan dan melaksanakan tugasnya pada 17 Agustus mendatang, Calon Paskibraka Rohul terus dilatih kedisiplian, tanggung jawab dan mental. Selain itu Tidak hanya memiliki wawasan kebangsaan dan wawasan baris berbaris, tetapi juga diberikan wawasan atau pengetahuan tentang etika dan peraturan berlalu lintas (Lalin) di jalan raya.

Untuk itu, sebagai bentuk tanggungjawab dan kepeduliannya kepada seluruh lapisan masyarakat untuk mensosialisasikan tentang aturan berlalu lintas, tidak hanya dikalangan ASN, Pelajar dan jamaah masjid, seperti pada Rabu (8/8/2018) malam sekira pukul 20.00 s/d 21.30 wib. Unit Dikyasa Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Rohul menggelar Penyuluhan Tentang Lantas Kepada Calon Paskibraka Rokan Hulu, yang dilaksanakan di Hotel Gelora Bhakti Pasir Pengaraian,

Dalam Penyuluhan Tentang Lantas Kepada Calon Paskibraka Rokan Hulu ini dipimpin langsung Kanit Dikyasa Satlantas Polres Rohul Iptu Abuzar, Bripka Jonnes SH dan Bripka Zulhendrik, intsruktur/pelatih Paskibra, Disdikpora Rohul dan puluhan Calon Paskibra Rohul.

Kasatlantas Polres Rohul AKP Risnan Aldino SIK melalui Kanit Dikyasa Satlantas Polres Rohul Iptu Abuzar kepada wartawan, Rabu (8/8/2018) mengatakan pelaksanaan Penyuluhan Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) kepada Calon Paskibraka Rohul.

Dengan harapan, lanjut Iptu Abuzar, para calon Paskibraka Rohul ini bisa sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas, karena calon Paskibraka Rohul ini merupakan orang-orang pilihan yang memiliki fisik dan kecerdasan diatas rata-rata, sehingga melalui penyuluhan lalu lintas ini bisa disampaikan kepada kawan-kawannya disekolah.

“Kami berharap kepada Calon Paskibraka Rohul ini, setelah selesai melaksanakan tugasnya mengibarkan bendera pada 17 Agustus nanti, ketika kembali kesekolahnya bisa memberikan pemahaman kepada teman-temannya tentang etika dan aturan berlalu lintas dijalan raya,” harap Iptu Abuzar

Terpantau, Iptu Abuzar yang secara bergantian bersama Bripka Jonnes SH menyampaikan materi tentang aturan berlalu lintas, dihadapan puluhan calon Paskibra Rohul, Unit Dikyasa Satlantas Polres Rohul ini memberikan pengetahuan tentang aturan berlalu lintas, etika berlalu lintas dijalan raya serta memberikan pengetahuan tentang pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dengan melihat flm pendek tentang pelanggaran lalu lintas.

“Tujuan kami memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada calon paskibraka ini, agar mereka tidak membawa kendaraan yang belum memiliki SIM, untuk menghindari kecelakaan lalu lintas, kita dari Unit Dikyasa Satlantas Polres Rohul juga memberikan pengetahuan kepada calon Paskibraka Rohul tentang contoh pelanggaran lalu lintas,” terangnya

“Pelanggaran lalu lintas yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas dan yang mengakibatkan patalitas bagi pengendara itu seperti anak dibawah umur membawa kendaraan, kecepatan tinggi, membawa kendaraan dalam keadaan mabuk, membawa kendaraan sambil menggunakan HP, tidak menggunakan sabuk pengaman, tidak menggunakan Helm dan melawan arus,” tambah Abuzar

Iptu Abuzar berharap calon paskibraka Rohul mendapatkan Pemahaman dan pengetahuan tentang Aturan Lalu lintas serta Pentingnya Keselamatan di jalan raya dan tahu akan tujuan Polri melaksanakan razia di jalan raya serta Dikmas lalu lintas untuk keselamatan kita bersama. (mad)

Laut Dumai Kembali Tercemar

DUMAI, Tribunriau- Laut Dumai kembali tercemar, demikian postingan dari salah satu akun media sosial Facbook pada grup Gerakan Cinta Dumai, Kamis (9/8/2018).

Dalam postingan akun yang bernama Jonner Fortuner Mamoto tersebut, terdapat beberapa foto yang membuktikan pernyataannya bahwa laut Dumai tercemar oleh limbah.

“CPO kembali kotori laut Dumai,” tulis akun Jonner yang dilengkapi tempat kejadian yaitu Dermaga Pelabuhan PT. Pelindo Dumai.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari akun tersebut terkait gambar tumpahan yang telah diposting.

Begitupun dari pihak berwenang, belum ada keterangan resmi terkait postingan tersebut. (isk)

Jabatan D‎iperpanjang 3 Bulan, Abdul Haris Akui Belum Terima SK Gubri

Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis
Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis

ROKAN HULU,Tribun Riau- Untul jabatan Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang dijabat H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si diperpanjang selama tiga bulan kedepan.

Dengan perpanjangan jabatan Pj Sekda Rohul, itu dibenarkan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelihan (BKPP) Rohul Muhammad Zaki S.Stp, M.Si.

M. Zaki mengatakan, bahwa perpanjangan jabatan Pj Sekda Rohul sesuai Surat Keputusan Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman Nomor: Kpts.512/VII/2018, tentang Penunjukan Pejabat Sekda Kabupaten Rohul.

“Melalui surat Keputusan Gubernur Riau tertanggal 25 Juli 2018,” kata M. Zaki, Selasa (7/8/2018) sore.

Sedangkan diakui Abdul Haris Lubis, bahwa dirinya sudah mendengar untuk jabatannya sebagai Pj Sekda Kabupaten Rohul ‎diperpanjang oleh Gubernur Riau (Gubri).

“Jabatan Pj Sekda memang sudah kita dengar diperpanjang, namun SK dari Gubri belum saya terima. Namun saya dapat informasi jabatan Pj Sekda tiga bulan ditambah,” ungkap Abdul Haris.

Abdul Haris mengakui, perpanjangan jabatan Pj Sekda tiga bulan dibolehkan, itu sesuai Perpres Nomor 3 Tahun 2018‎ tentang Pj Sekda, sampai menunggu Sekda defenitif melalui assesment.

Terkait assesment Calon Sekda Rohul, diakui Abdul Haris, sudah dimulai. Assesment dilakukan bersamaan dengan evaluasi pejabat eselon II (dua) yang belum dievaluasi sebelumnya, seperti Bappeda Rohul, Bapenda Rohul, beberapa Asisten Setdakab Rohul, dan Inspektorat Rohul.

“Untuk Inspektorat‎ karena Inspekturnya pensiun, tidak dilakukan lagi evaluasinya. Mungkin nantinya akan langsung berikutnya assesment,” kata Abdul Haris yang pernah menjabat Staf Ahli Bupati, Kabag Umum dan Kepala Dinas PMPD Rohul.

Dalam evaluasi jabatan eselon dua, sambung Abdul Haris, dilakukan terhadap pejabat yang telah menjabatnya selama dua tahun.

“Bila yang bersangkutan dari penilaian nanti masih berkompeten‎ di jabatan tersebut bisa dilanjutkan. Dan apabila tidak berkompeten maka yang bersangkutan tentu nanti jabatannya akan dikosongkan, akan dilakukan assesment pula assesment untuk jabatan tersebut,” pungkas Abdul Haris. (mad)

Tiga JCH‎ Rohul Berangkat Haji Gunakan Kursi Roda‎, 1 Meninggal Dunia

bupati Sukiman dan Pj Se3kda Rohul Abdul Haris, melepas JCH Rohul dari embarkasi Batam untuk bertolak ke Jedah melaksanakan ibdah haji.
bupati Sukiman dan Pj Se3kda Rohul Abdul Haris, melepas JCH Rohul dari embarkasi Batam untuk bertolak ke Jedah melaksanakan ibdah haji.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Sebanyak 400 JCH asal Rokan Hulu (Rohul), sudah bertolak tunaikan ibadah haji‎ ke tanah suci. Tiga JCH dilaporkan sakit, dan mereka harus didorong pakai kursi saat bertolak ke Jeddah, Arab Saudi.

Ke 400 JCH asal Rohul ‎termasuk 2 Tim Petugas Haji Daerah (TPHD), sudah bertolak dari Embarkasi Batam ke Jeddah, Arab Saudi pada Senin (6/8/2018) pukul 11.00 Wib.

Ke 400 JCH dilepas Bupati Rohul H. Sukiman bertolak ke Jedah dari Bandara Hang Nadim Batam, bersama Pj Sekda Rohul H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si, dan pejabat lainnya.

Dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, ke 400 JCH Rohul diberangkatkan di gelombang dua, tergabung di Kelompok Terbang (Kloter) 18, bergabung dengan JCH asal Kabupaten Pelalawan dan JCH asal Kabupaten Kampar, dari Bandar Udara (Bandara) Internasional Hang Nadim Batam menumpang pesawat Saudi Arabia.

Jelas Syahrudin, JCH akan menempuh perjalanan sekira 8 jam. Diperkirakan akan tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Senin petang sekitar pukul 18.00 Wib.

Kemudian, Syahrudin juga menyatakan, ada 3 JCH Rohul masih dalam kondisi sakit yang ikut diberangkatkan bersama Kloter 18 Embarkasi Batam pakai kursi roda, dibantu TPHD atau petugas haji.

Ketiga JCH Rohul yang menggunakan kursi roda yakni, atasnama Jupri asal Kecamatan Kepenuhan. Kaki Jupri diamputasi pasca ia mengalami kecelakaan lalulintas beberapa waktu lalu. JCH Rohul atasnama Sumariati asal Kecamatan Kunto Darussalam yang menderita hipertensi, dan ketiga JCH atasnama Penisah asal Kecamatan Ujung Batu menderita diabetes.

“Namun tetap kita berangkatkan, tidak ada masalah,” ungkap Syahrudin yang masih di Batam.

Kemudian jelas Syahrudin menambahkan, ada seorang JCH Rohul lain yang sebelumnya batal berangkat ke tanah suci pada tahun ini karena meninggal dunia. (mad)

Kakanwil Kemenkumham Riau Pastikan Tidak Ada Lapas “Mewah” di Riau

Kakanwil Kemenkumham Riau didampingi Kalapas Kalas II Pasir Pangaraian, M Lukman, meninjau sejumlah kamar napi dan tahanan lapas untuk melihat apakah ada kamar mewah dalam lapas.
Kakanwil Kemenkumham Riau didampingi Kalapas Kalas II Pasir Pangaraian, M Lukman, meninjau sejumlah kamar napi dan tahanan lapas untuk melihat apakah ada kamar mewah dalam lapas.

ROKAN HULU,Tribun Riau- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Hukum dan Ham (Kemenkumham) Provinsi Riau Muhamad Diah SH.MH, memastikan tidak ada “lapas mewah” di seluruh lapas dan rutan di provinsi Riau.

Ditegaskan Kakanwil, kejadian di Lapas Sukamiskin Jawa Barat, tidak bisa disamakan dengan Lapas di daerah lainnya. Pasca kejadian Sukamiskin, dirinya sudah turun dan memastikan tidak ada satupun Lapas atau Rutan di Riau yang memiliki “Kamar Mewah”.

“Hingga kini saya tidak menemukan ada lapas di Riau yang terdapat kamar Mewah” tegas kakanwil Kemenkumham Riau, saat melakukan Monitoring ke lapas kelas II B Pasir Pangaraian, Selasa (7/8/2018) kemarin.

Di kunjungan tersebut, Kakanwil Kemenkumham Riau juga meninjau ke kamar tahanan Tipikor di lapas untuk memastikan tidak adanya “kamar mewah” di lapas kelas II B Pasir Pangaraian.

Bahkan saat meninjau kamar tahanan Tipikor, Kakanwil mendapati tahanan tipikor, berada satu sel dengan 41 warga binaan kasus pidana umum. Selain meninjau tahanan Tipikor, Kakanwil juga meninjau beberapa kamar tahanan lain, yang dipadati warga binaan.

Kakanwil menemui para warga binaan yang sedang membuat kerajinan tangan. Dirinya juga berinteraksi dan berkomunikasi langsung dengan para warga binaan.

“Bagus sekali kerajinan tangannya, ini harus terus diasah selama berada di sini, paling tidak untuk membunuh waktu, dan menambah pendapatan jugakan,” ucap Kakanwil kepada warga binaan.

Kakanwil menyatakan, inilah gambaran Lapas di Riau sesungguhnya. Jangankan kamar mewah, kondisi lapas di Riau saat ini mengalami kondisi over kapasitas bahkan untuk Narapindan korupsi

“Jangankan kamar mewah, satu kamar saja mereka harus berdesak-desakan, bahkan napi Tipikor pun harus digabung dengan warga binaan lainnya,” katanya.

Lapas Narkoba Bakal Kurangi Overload di Lapas dan Rutan di Riau

Dengan kondisi dan Rumah Tahanan (Rutan), di Povinsi Riau, kondisinya sangat memprihatinkan. dari 13 Lapas dan 3 cabang Rutan di Provinsi Riau, kondisinya mengalami Over Kapasitas.

Kemudian, salah satu contoh Lapas yang mengalami Over Kapasitas di Provinsi Riau, adalah Lapas Kelas II B Pasirpengaraian, yang berada di jalan pengayoman, Kabupaten Rohul-Riau.

Dari 176 Kapasitas Hunian di lapas ini, Lapas tersebit sudah mengalami over kapasitas hingga 450 Persen, dimana jumlah Warga Binaan dan Tahanan dilapas ini mencapai 813 orang dimana didominasi warga binaan kasus narkotika.

Itu jadi keprihatinan bagi Kepala Kantor Wilayah (kaKanwil) Kementrian Hukum Dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Provinsi Riau, M. Diah SH.MH saat monitoring ke lapas kelas II B Pasir Pangaraian, Selasa (7/8/2018).

Walaupun alami over Kapasitas, Kakanwil tetap berikan Apresiasi kepada Kalapas Kelas II B Pasirpengaraian yang dianggap mampu menjaga kondusifitas lapas ini meski ditengah keterbasan petugas, dan kondisi padatnya jumlah Warga Binaan.

Warga Binaan Ikuti Istigosah dan Doa Bersama Untuk Bangsa.

Kemudian di sela-sela kjunjungan Kakanwil Kemenkumham Riau ke Lapas Klas II B Pasir Pangaraian, selain monitoring juga melihat dan ikut bersama ratusan Warga Binaan di Istigosah dan Doa Bersama, yang digelar pihak Lapas.

Kegiatan tersebut juga Kalapas Kelas II B pasir Pangariaan M Lukman, Kasat Binmas Polres Rohul, serta sejumlah tokoh agama di Rohul. Istigosah dan doa bersama digelar khidmat. Lantunan Salawat, Dzikir, Tahlil dan Tahmid berkumandang di langit Lapas. Do’a juga dikumandangkan untuk mendoakan bangsa, agar selalu tetap dianugrahi kerukunan, Toleransi, Kebersamaan dan Keamanan. tak hanya itu, Warga Binaan juga turut Mendo’akan Korban Gempa di Nusa Tenggara Barat (NTB), agar tetap diberikan kekuatan dalam melalui musibah.

Kalapas Kelas II B pasir Pengaraian Muhamad Lukman mengatakan, Kegiatan Istogozah dan doa bersama ini adalah bagian dari Memeriahakan peringatan HUT RI ke 73. selain itu kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Pembinaan kepada warga binaan di lapas kelas II B Pasir Pangaraian.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan warga binaan. bersempena HUT RI ke 73, warga binaan ingin mendoaakan bangsa serta ikut mendoakan Korban gempa yang terjadi di Nusa Tenggara Barat (NTB),” jelas M.Lukman.

Di Istighossah dan doa nersama untuk bangsa, juga dapat apresiasi dari Kakanwil Kemenkumham Riau M.Diah. menurutnya kegiatan ini sangat baik dalam rangka usaha pembinan kepada warga binaan.

“Mengapa warga binaan berada di lapas atau rutan, jawabanya karena sebagian besar dari mereka mengalami kekosongan rohani. Melalui kegiatan istighosah adalah bagian dari pengisian dan memenuhi rohani Warga binaan yang masih dalam keadaan kosong.” ujar Kakanwil. (mad)

Penggantian Dirut PT BPR Tunggu Status dari Polisi

Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis
Pj Sekda Rohul Abdul Haris Lubis

ROKAN HULU,Tribun Riau-‎ Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) H. Abdul Haris Lubis S.Sos, M.Si menegaskan, dirinya sudah mendengar bila Dirut Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rohul inisial JA, ditangkap anggota Satuan Resnarkoba Polres Rohul.

Abdul Haris mengakui, terkait pergantian sementara atau Pelaksana Tugas (Plt) Dirut PD BPR Rohul, Pemkab Rohul masih perlu menunggu pemberitahuan dari pihak Kepolisian, dalam hal ini Satuan Resnarkoba Polres Rohul, sudah sejauh mana status hukumnya.

“Kita masih menunggu pemberitahuan dari pihak Kepolisian tentang status Dirutnya. Sampai hari ini kan belum tahu status (hukum) Dirut BPR ini,” kata Pj Sekda Rohul Selasa (7/8/2018) sore.

Abdul Haris menyatakan, dalam pergantian Dirut BPR ada beberapa kriteria, sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang mengatur bahwa seorang Dirut bisa diberhentikan dengan beberapa alasan, yaitu karena meninggal dunia atau berhalangan tetap.

“Jadi ‎jika yang bersangkutan tidak melaksanakan tugas, misalnya beliau dalam proses hukum tentu tidak bisa melaksanakan tugas, nantinya pemerintah harus menunjuk PJS dan penunjukan sesuai OJK (Otoritas Jasa Keuangan)‎,” ungkapnya.

Bahas pergantian Dirut sementara atau Dirut defenitif PD BPR Rohul, menurut Abdul Haris, Pemkab Rohul akan segera gelar rapat bersama OJK pada Jumat depan (10/8/2018).

Pergantian Dirut BPR harus‎ berkoordinasi dengan OJK, sebab setiap Perbankan punya ketentuan khusus.

“Perbankan punya ketentuan khusus, tidak bisa juga pemerintah daerah sebagai pemilik tidak bisa mengganti sembarangan. Karena ada kriteria-kriteria yang harus dipenuhi, dan yang duduk disana nanti merupakan orang yang mampu dan mempunya kompetensi-kompetensi yang ditentukan oleh OJK,” ujarnya.

Pj Sekda Rohul Abdul Haris mengakui, walaupun Dirut inisial JA tengah menjalani proses hukum, namun transaksi keuangan di PD BPR Rohul tidak ada kendala, tetap berjalan seperti biasa.

Kemudian terlepas itu, sejauh ini dikabarkan PD BPR Rohul baru memiliki seorang dewan pengawas. Hal tersebut juga dibenarkan oleh Pj Sekda Rohul. Diakuinya, saat ini ada 2 orang bakal calon dewan pengawas BPR Rohul.

Dimana kedua bakal calon ini tengah mengikuti tes di OJK, karena untuk mengisi posisi ini harus mempunyai kemampuan dan keahlian dalam mengelola keuangan dan Perbankan. (mad)

Pengungkapan Pembunuhan di Talikumain Kecamatan Tambusai

Wakapolres Rohul, beri keterangan saat ekpsos penangkapan pelaku pembunuh wanita di Tambusai yang jasadnya dimasukan ke dalam sumur
Wakapolres Rohul, beri keterangan saat ekpsos penangkapan pelaku pembunuh wanita di Tambusai yang jasadnya dimasukan ke dalam sumur

ROKAN HULU,Tribun Riau- Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Rokan Hulu (Rohul), berhasil mengungkap tindak pidana pembunuhan wanita di Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai yang dilakukan dua pelaku.

Asnawati warga RT 19/ RW 02 Dusun Sungai Lahun DK-1D Desa Sialang Rindang, Kecamatan Tambusai, dibunuh karena korban menolak diajak berhubungan intim o‎leh kedua lelaki, dimana salah seorang pelakunya berinisial RS sudah dikenalnya.

Itu terungkap dalam konferensi pers, yang dipimpin Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua SIK., M.Si, diwakili Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS., S.Ip‎ di Mapolres, Rabu (8/8/2018), didampingi Kasat Reskrim Polres Rohul AKP Harry Avianto SH, SIK.

Dalam koferensi pers, juga dihadiri Kapolsek Tambusai AKP Yuli Hasman S.Sos, sejumlah Perwira di jajaran Polres Rohul, termasuk Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono SH, disaksikan pelaku inisial RS, warga Sintong Makmur Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

Dalam konferensi pers, Kompol Willy menjelaskan bahwa wanita berusia 34 tahun tersebut, berstatus baru pisah dengan suaminya dan dibunuh dengan cara dipukul kayu sebesar lengan oleh kedua pelaku.

Dalam kondisi kritis, tubuh perempuan malang tersebut dimasukkan ke sumur di rumah Ardiansyah, di Desa Talikumain, Kecamatan Tambusai yang masih proses pembangunan.

Jelas Kompol Willy, tindak pidana pembunuhan terjadi pada (27/6/2018) sekitar pukul 18.00 Wib. Jenazah Asnawati baru ditemukan saksi Ardiansyah, pemilik rumah di Desa Talikuman pada Sabtu petang (14/7/2018) sekira pukul 18.00 Wib, dan penemuan mayat selanjutnya dilaporkan ke Polsek Tambusai.

Kemudian, tiga hari atau 3X24 jam pasca penemuan mayat, seorang pelaku inisial RS berhasil ditangkap Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul, dibantu anggota Polsek Tambusai, sedangkan seorang pelaku lainnya sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Dimana modus yang ada, kedua pelaku mempunyai niat untuk melakukan tindakan pencabulan. Namun karena korban menolak akhirnya kedua orang tersebut melakukan tindakan kekerasan yang mengakibatkan hilangnya nyawa korban Asnawati,” ungkap Kompol Willy saat konferensi pers.

“Usai dianiaya menggunakan kayu, setelah kondisinya sudah kritis korban lalu dimasukkan ke dalam sumur,” tegas Kompol Willy, dan mengatakan setelah menghabisi Asnawati, kedua pelaku membawa sepeda motor seharga Rp10 juta milik korban.

Ketika dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), Kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, seperti 2 bilah potongan kayu sebesar lengan, sehelai baju korban, sandal‎, jam tangan, dan lainnya.

“Persangkaan‎ yang kita kenakan kepada pelaku, yakni Pasal 340 junto 338 dengan ancaman maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun,” ucap Kompol Willy.

Sebelum melakukan pembunuhan, kata Wakapolres Kompol Willy, kedua pelaku memang sudah punya niat mengajak korban berhubungan intim.

‎Diketahui, korban baru pisah dengan suaminya dibujuk dan diajak pelaku RS dan diajak ke Desa Talikumain. Saat akan diajak berhubungan intim oleh kedua pelaku, korban menolaknya hingga dihabisi kedua pelaku di TKP yang berdekatan dengan sumur, tempat mayat korban ditemukan.

Pelaku inisial RS sudah mengakui, dirinya sudah 1 bulan lebih mengenal korban Asnawati. Pasca korban pisah dengan suaminya, RS sering datang ke tempat jualannya. Bahkan korban sempat melayani pelaku.

Tetapi, korban menolak saat akan diajak berhubungan intim oleh RS dan rekannya. Karena menolak, lanjut RS, ia dan temannya memukul kepala Asnawati dari arah belakang hingga korban tersungkur. (mad)

Polisi dan TNI Tangkap Dua Pengedar Narkoba di Teluk Sono

Polisi dan TNI berhasil menangkap pengedar narkoba di Teluk Sono
Polisi dan TNI berhasil menangkap pengedar narkoba di Teluk Sono

ROKAN HULU,Tribun Riau- Polsek Bonai Darussalam, gerebek sebuah rumah di Sei Kilang Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), yang kerap dijadikan tempat transaksi narkoba.

Dalam penggerebekan dibantu dan disaksikan Anggota Koramil Kepenuhan Koptu Thamrin‎, Minggu (5/8/2018) siang, petugas berhasil ringkus dua lelaki yang sedang asik pesta Narkoba jenis sabu-sabu di dalam rumah terlapor ‎‎inisial MFB alias AJ (20) warga Sei Kilang Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam.

Petugas selain menangkap terlapor AJ, juga ikut menangkap rekan AJ inisial HS (20) warga Petapahan Desa Muara Dilam Kecamatan Kunto Darussalam.

Dikatakan Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, SIK, M.Si, melalui Paur Humas Polres Ipda Nanang Pujiono, SH, pada saat penggerebekan polisi menyita barang bukti berupa 1 paket besar dan 4 paket kecil diduga Narkoba jenis sabu, timbangan digital, plastik bening, mancis, alat hisap, dan handpone Nokia.

Ipda Nanang mengakui, dari penangkapan kedua pelaku penyalahgunaan Narkoba berawal informasi masyarakat diterima Kapolsek Bonai Darussalam Iptu Riza Effyandi, Ahad siang, bahwa akan ada transaksi Narkoba di sebuah rumah di Sei Kilang Desa Teluk Sono.

Diakui Kapolsek Bonai Darussalam, dirinya saat itu langsung memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan, memastikan kebenaran informasi dari masyarakat.‎

“Ketika dilakukan penyelidikan, anggota Polsek Bonai Darussalam mendapat informasi yang menjadi lokasi transaksi itu. Tepatnya di rumah pelaku AJ di Sei Kilang Desa Teluk Sono,” jelas Ipda Nanang, Selasa (7/8/2018) sore.‎

Ketika berada di lokasi kata Ipda Nanang, anggota Polsek Bonai Darussalam dibantu dan disaksikan anggota TNI langsung menggerebek rumah pelaku AJ.

Ketika digerebek jelas Ipda Nanang, terlapor AJ dan HS tengah menikmati sabu-sabu. Kedua terlapor langsung diamankan dan dilakukan penggeledahan.

“Kedua tersangka bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Bonai Darussalam guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkas Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono. (mad)

Apel Konsolidasi Ops Mantap Praja Muara Takus, Pilkada Serentak di Rohul Aman

ROKAN HULU,Tribun Riau- Dalam apel Konsolidasi Ops Mantap Praja Muara Takus 2018‎, rangkaian pasca Pilkada serentak digelar seluruh jajaran Polda Riau, juga digelar Polres Rokan Hulu‎ (Rohul), Rabu (8/8/2018) pagi.

Dalam apel Konsolidasi Ops Mantap Praja Muara Takus 2018‎ yang dipusatkan di Taman Kota Pasir Pangaraian, dipimpin Waka Polres Rohul Kompol Willy Kartamanah AKS., S.IP, dengan komandan apel Komandan Upacara Ipda Efendi Lupino, diikuti personel TNI dan Polri, Satpol PP Rohul, KPU Rohul, Panwaslu, Linmas, dan PPK dari 16 kecamatan.

Waka Polres Rohul ‎Kompol Willy Kartamanah mengatakan, pelaksanaan apel Konsolidasi Ops Mantap Praja Muara Takus merupakan rangkaian pasca pengamanan Pilkada serentak 2018 di Provinsi Riau, khususnya di Kabupaten Rohul.

Menurutnya, di apel konsolidasi juga bertujuan mengecek kembali kesiapsiagaan seluruh elemen dan seluruh satuan, serta instansi terkait.

Kompol Willy menjelaskan, setelah Pilkada serentak, Polres Rohul akan fokus untuk rencana kegiatan ke depan, yakni pengamanan Pemilihan Legislatif (Pileg) serta Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019.

Pada Pilkada serentak 2018 di Rohul, diakui Kompol Willy‎, sudah berjalan aman dan kondusif, namun demikian hal itu akan jadi bahan evaluasi lebih lanjut, seperti pola pengamanan dan tempat, apalagi ada penambahan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan banyaknya jumlah calon legislatif atau Caleg.

Rencananya, Polres Rohul akan tambah jumlah personel di pengamanan Pemilu 2019 diback up personel dari Polda Riau. Dari 344 personel di Pilkada serentak akan ditambah 250 personel atau menjadi 594 personel untuk pengamanan Pemilu 2019‎.

Dimana penambahan personel diperlukan menyusul bertambahnya jumlah TPS di Kabupaten Rohul di Pemilu 2019, dari 963 TPS menjadi 1.515 TPS atau bertambah 552 TPS.

“Dengan penambahan TPS ini, maka personel yang ada juga perlu kita tambah‎. Seperti diketahui kita nanti akan meminta backup dari satuan atas, khususnya Polda Riau, untuk memperkuat pasukan atau personel yang ada di jajaran Polres Rokan Hulu,” jelas Waka Polres Rohul.

Kemudian terkait catatan segi pengamanan di Pemilu 2019, diakui Kompol Willy, pelaksanaan Pilkada serentak 2018, sudah menjadi bahan analisa dan evaluasi (Anev) bagi Polres Rohul.

“Dengan kegiatan Pilkada serentak menjadi bahan Anev bagi kita. Seperti kegiatan simultan yang akan kita laksanakan dan sudah dilaksanakan‎ beserta rekan dari KPU dan Panwaslu,” ujarnya.

Wakapolres Kompol Willy mengakui, di Pilkada serentak 2018 bisa dikatakan aman dan kondusif, apalagi Polres Rohul‎ tidak ada menerima laporan tindak pidana atau kecurangan selama pelaksanaan.

“Bila saat ini terkait dengan tindak pidana Pemilu‎ ataupun pelanggaran-pelanggaran di wilayah Rokan Hulu ini nihil sampai sekarang. Tidak ada catatan-catatan terkait pelanggaran ataupun tindak pidana saat pelaksanaan kemarin,” ungkapnya.

Sebut Kompol Willy, dengan nihilnya indikasi tindak pidana dan pelanggaran di Pilkada serentak‎ mengindikasikan bahwa masyarakat, calon peserta dan simpatisan sudah sangat mengerti dan paham terkait arti berdemokrasi.‎

Kemudian untuk pengamanan Pemilu 2019, jajaran Polres Rohul juga intensifkan pengamanan di daerah rawan kecurangan, seperti daerah perbatasan, daerah sulit ditempuh, dan lainnya. (mad)

Ini Sikap PKS Jika Prabowo tak Ikuti Rekom Ijtima Ulama

Ketua Umum PKS Sohibul Iman
Ketua Umum PKS Sohibul Iman

JAKARTA,Tribun Riau- Direktur Pencapresan DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suhud Aliyudin mengatakan, jika tokoh usulan partainya tidak ada yang dijadikan calon wakil presiden (cawapres) oleh Prabowo Subianto, Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS akan melakukan pembahasan untuk mempertimbangkan dukungan kepada Prabowo. PKS masih menunggu keputusan Prabowo terkait cawapresnya.

“(Jika calon usulan PKS tidak jadi cawapres Prabowo) kami akan bahas di Dewan Pimpinan Tingkat Pusat (DPTP) PKS untuk diambil sikap resmi partai,” ujarnya dilansir Republika, Rabu (8/8).

Suhud mengatakan, saat ini partainya masih fokus menunggu keputusan Prabowo dalam menentukan siapa cawapresnya. PKS pun menyerahkan keputusan tersebut kepada Prabowo untuk memilih siapa yang akan dijadikan cawapres. Namun, lanjut Suhud, PKS mendukung jika pilihan Prabowo sesuai rekomendasi yang partainya ajukan. Yaitu, salah satu dari sembilan nama kader PKS yang sebelumnya telah diajukan atau rekomendasi Ijtima GNPF Ulama, yakni Habib Salim Segaf Al Jufri dan Ustaz Abdul Somad.

“PKS akan mendukung penuh jika yang dipilih adalah Ustaz Abdul Somad. Hasil Sidang Istimewa Majelis Syura PKS kemarin telah memutuskan rekomendasi ijtima ulama menjadi bagian yang diperjuangkan,” katanya.

Setidaknya, sampai saat ini ada tiga partai yang belum menentukan arah politiknya menjelang pendaftaran peserta Pilpres 2019. Tiga itu PKS, PAN, dan PKB. PKS gencar menyuarakan agar Prabowo memilih cawapres dari kadernya, atau tokoh yang direkomendasikan Forum Ijtima GNPF Ulama pekan lalu.

PKS juga belum memastikan akan mendukung Prabowo pada Pilpres 2019. Bahkan, Presiden PKS Shohibul Iman pada Selasa (7/8) malam menyatakan poros ketiga masih sangat mungkin dibentuk meski pendaftaran pilpres tinggal dua hari lagi.

Sementara PAN, baru akan menentukan sikap politiknya setelah menggelar rapat kerja nasional. Sedangkan, PKB kondisinya mirip seperti PKS. Mereka berkeras agar ketua umumnya, Muhaimin Iskandar, dipilih Joko Widodo sebagai cawapres. Bahkan, PKB juga menggulirkan wacana poros baru.

PKB mewacanakan terbentuknya poros koalisi baru dengan mengusung Gatot Nurmantyo-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) pada Pilpres 2019. Wacana ini akan ditindaklanjuti PKB jika Cak Imin tidak dipilih bakal capres pejawat Joko Widodo (Jokowi) sebagai cawapres pendampingnya.

“Sikap PKB yang belum rela bila Cak Imin tidak dipilih sebagai cawapres Jokowi memunculkan spekulasi poros ketiga dengan menggandeng PAN dan PKS yang juga belum solid di koalisi oposisi dan kemudian mengusung Gatot Nurmantyo-Cak Imin sebagai capres dan cawapresnya,” kata Wakil Sekjen PKB Jazilul Fawaid, Rabu (8/8). (rci/red)

Terbaru

Populer