Beranda blog Halaman 1197

Melawan Bau Mulut dari Bumbu Dapur Sederhana

Tribun Riau- Bau mulut, juga dikenal sebagai ‘halitosis’ adalah masalah umum yang mempengaruhi satu dari empat orang secara global. Hal ini dapat menyebabkan tekanan psikologis dan rasa malu bagi orang yang menderita karenanya. Menurut dokter gigi, bau mulut juga merupakan alasan paling umum bagi orang untuk mencari perawatan gigi, setelah pembusukan gigi dan penyakit gusi.

Berbagai penyebab bau mulut adalah kebersihan mulut yang buruk, gigi tiruan merokok, penyakit gusi, gigi berlubang dan infeksi mulut kering dan diabetes. Berikut dilansir dari Boldsky dan Republika, beberapa pengobatan rumah sederhana untuk melawan bau mulut.

1. Apel dan kayu manis

Apel mengandung pektin yang membantu mengendalikan bau makanan dan meningkatkan produksi air liur. Kayu manis bersifat antimikroba, sementara yoghurt memiliki budaya aktif yang membantu mengurangi bakteri penyebab bau di mulut. Campur potongan apel, parut wortel, dan tambahkan 3 hingga 5 sendok makan yogurt rendah lemak. Ini ampuh untuk mengusir bau mulut.

2. Membilas air garam hangat

Membilas dengan larutan garam adalah cara yang bagus untuk mencegah penumpukan bakteri menular di tenggorokan dan mulut.

3. Minyak pohon teh

Tambahkan satu atau dua tetes minyak tea tree ke segelas air hangat. Berkumurlah dengan ini selama 5 menit. Minyak pohon teh adalah zat antibakteri hebat yang bekerja melawan berbagai bakteri dan membunuh mereka.

4. Kunyah cengkeh, biji adas, dan kapulaga

Jika mencari penyegar mulut alami maka cukup kunyah biji adas, cengkeh dan kapulaga untuk digunakan sebagai penyegar mulut alami.

5. Herbal mint, basil dan cilantro

Jika mencari solusi alami, untuk menjaga gigi dan gusimu bersih, bumbu tertentu seperti ketumbar, mint dan basil yang dapat membantu karena kehadiran klorofil di dalamnya. Klorofil dikenal secara internal menghilangkan bau badan yang menyebabkan nafas lebih segar.

6. Zinc mouthwash

Cobalah obat kumur atau permen karet untuk mengobati bau mulut. Zinc gluconate telah terbukti memiliki dampak pada penumpukan plak oral.

7. Teh Hijau

Teh hijau untuk sementara mengurangi bau mulut karena adanya polifenol dalam teh hijau yang membantu menahan bau mulut. Minum minimal 3 gelas sehari untuk mencegah halitosis.

8. Aloe vera

Aloe vera adalah tanaman antijamur dan antibakteri alami. Ekstrak sama efektifnya dengan obat kumur dalam mengurangi plak.

9. Cuka sari apel

Membuat larutan 2 sendok makan cuka sari apel dengan segelas air dan digunakan sebagai obat kumur selama 5 menit ini membantu mengurangi bau mulut.

10. Minyak kelapa

Ambil satu sendok makan minyak kelapa murni untuk kumur-kumur desiskan. Lakukan ini setiap hari sampai napas bau hilang.

11. Jus jahe

Tambahkan 1 sendok teh jus jahe ke segelas air hangat dan bilas mulut dengan itu. Jahe memiliki sifat antimikroba dan membantu menghilangkan infeksi dan bau tak sedap.

12. Permen bebas gula

Kunyah permen karet bebas gula untuk menghindari bau mulut karena proses ini membantu menjaga aliran air liur yang sehat di mulut dan tenggorokan.

13. Minyak kumur Eucalyptus

Tambahkan 2 hingga 3 tetes minyak kayu putih ke dalam secangkir air dan bilas mulut dengan ini secara teratur.

14. Kapulaga

Jika penyebab bau mulut adalah makanan yang baru saja dikonsumsi, maka cukup satu buah kapulaga dikunyah. Kapulaga adalah penyegar mulut beraroma yang menyamarkan bau tak sedap.

15. Lemon, kayu manis dan madu

Tuangkan air lemon ke dalam wadah kedap udara dan tambahkan setengah sendok makan bubuk kayu manis dan 2 sendok makan madu untuk ini serta air panas. Gunakan sebagai obat kumur setelah menyikat gigi. Baik kayu manis dan madu memiliki sifat antibakteri untuk mendisinfeksi dan membersihkan mulut. (red)

KPU Usulkan Percepatan Pencetakan e-KTP untuk Pemilih Usia 17 Tahun

JAKARTA,Tribun Riau- Komisioner Komisi Pemilihan Umum Viryan Azis mengusulkan adanya perlakuan khusus bagi pemilih yang berusia 17 tahun untuk mendapatkan KTP elektronik lebih awal. Hal ini guna memberikan jaminan hak konstitusionalnya pada pemilu 17 April 2019 mendatang.

Ia menyampaikan terdapat 1,2 juta pemilih yang berusia 17 tahun sejak 1 Januari 2019 hingga 17 April 2019 yang memiliki hak konstitusional untuk memilih. Sementara untuk memilih, sesuai dengan UU No.7/2017 tentang, harus menggunakan KTP elektronik. Surat Keterangan (Suket) tidak lagi berlaku setelah 31 Desember 2018.

Sedangkan Kementerian dalam negeri mencatat terdapat 12 ribu pemilih yang berusia 17 tahun pada saat pemilu 17 April 2019. Ia mengatakan, saat ini, nama-nama pemilih pemula berusia 17 tahun telah ada. Sehingga data tersebut dapat dimanfaatkan untuk perekaman dan pencetakan KTP elektronik lebih awal.

“Salah satu alternatifnya yang kami usulkan dapat saja kemudian ditempuh kebijakan, bagi pemilih yang berusia 17 tahun pada 1 Januari sampai 17 april 2019 pencetakan KTP elektronik bisa dilakukan lebih awal, itukan kebijakan demi menyelamatkan hak konstitusional warga negara,” ujar Viryan Azis dilansir Antara, Kamis (13/9).

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut ia juga mengatakan potensi daftar pemilih khusus mencapai 11 juta jiwa. “Angka tersebut didapat dari selisih daftar pemilih potensial pemilihan (DP4) sebesar 196 juta dengan DPT sebesar 185 juta,” katanya. Daftar pemilih khusus merupakan daftar pemilih yang belum terdaftar dalam DPT yang ditetapkan KPU. (ant/red)

Kelola Objek Wisata di Rohul, Disparbud Bentuk 10 Pokdarwis

Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Rohul, Drs Yusmar, MSi
Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan Rohul, Drs Yusmar, MSi

ROKAN HULU,Tribun Riau- Agar seluruh objek wisata di masing-masing Kecamatan di Rokan Hulu (Rohul) bisa terkelola dengan baik, perlu adanya kesadaran masyarakat setempat, kelompok ini disebut juga Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Dikatakan Kepala Dinas Pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Rohul, Drs. Yusmar, M.Si, upaya melastarikan serta memajukan objek wisata yang ada di seluruh Rohul, harus dibentuk Pokdarwis di masing-masing kecamatan dan objek wisata.

Ditegaskan Yusmar, Kamis (13/9/2018), di Rohul saat ini sudah terbentuk 10 Pokdarwis yang langsung dibina oleh Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Rohul. Dimana ke-10 Pokdarwis itu, tersebar di sejumlah desa dan objek wisata se-Rohul.

Adapun 10 Pokdarwis yang telah terbentuk yakni, Pokdarwis Maju Sejahtera di kecamatan Rambah, Desa Rambah Tengah Barat, dengan objek Wisata Danau Sipogas dan Air Panas Hapanasan.
Kemudian, Pokdarwis Bujang Manjo Adventure, kecamatan Rambah, desa Sialang Jaya, objek Wisata Bukik Sunset Bujang manjo. Pokdarwis Pawan adventure desa Rambah Tengah Hulu.

Pokdarwis The Careteker di kecamatan Kabun, desa Aliantan, dengan objek wisata, Suligi Hill, Goa Garuda, dan Air Terjun Sikubin. Pokdarwis KPA-KR di kecamatan Kabun, desa Koto Ranah, Objek Wisata Mengapai Matahari Di Puncak Ranah. Pokdaewis Baraw 01, kecamatan Rokan IV Koto, kelurahan Rokan, dengan objek Wisata, Air Terjun Sei Muai, goa bukit piang, Air terjun Sei Tolang, dan Agro Wisata.

Lalu Pokdarwis Baraw 02, kecamatan Rokan IV Koto, Desa Rokan Koto Ruang, dengan objek wisata Goa Took, goa Kalilawar, Air Terjun Kejatan Baru, Istana raja Rokan dan Puncak Kabur. Pokdarwis Goa Serombou, di Kecamatan Rambah Hilir, Desa Serombou Indah, dengan objek Wisata Goa Serombou. Pokdarwis Gema (Generasi maju) di kecamatan Bangun Purba, desa Bangun Purba, objek Wisata Aek Martua dan Air terjun Cerocok.

Kemudian, ada Pokdarwis Danau lestari indah, kecamatan Pagaran Tapah, desa Sangkir Indah Lestari, objek wisata Danau Indah lestari, dan pokdarwis Laskar syekh Abdul Wahab Rokan, di kecamatan Kepenuhan, desa Rantau Binuang Sakti, dengan objek Wisata Budaya dan Religi.

“Sehingga, ke-10 Pokdarwis yang di bawah binaan GenPI nantinya, akan memajukan objek-objek wisata di Rohul. Karena Pokdarwislah yang bisa membuat suatu objek Wisata layak ‘jual’ ke Wisatawan,” ungkap Yusmar di kantornya.

Dijelaskan Yusmar, bahwa keberadaan Pokdarwis sangat dibutuhkan dalam mempromosikan sekaligus menjaga setiap objek Wisata yang ada di Negeri Seribu Suluk.

Karena, dengan adanya Pokdarwis akan membuka lapangan kerja secara tidak langsung di sektor Pariwisata, semakin banyak wisatawan yang berkunjung ke objek tersebut tentunya akan menambah penghasilan dari Pokdarwis dan masyarakat sekitar.

“Saya berharap, dengan adanya Pokdarwis di Rohul, maka kedepannya bisa membuat para wisatawan yang berkunjung ke objek-objek Wisata di Rohul, aman dan nyaman,” harapnya. (mad)

Program Jaksa Masuk Sekolah, Kejari Rohul Sosialisasi di SMPN 3 Rambah

Kasi Intel Kejari Rohul bersama jakasa lainnya, gelar JMS di SMPN 04 Rambah terkait sosialiasi bahaya narkoba dan pencabulan
Kasi Intel Kejari Rohul bersama jakasa lainnya, gelar JMS di SMPN 04 Rambah terkait sosialiasi bahaya narkoba dan pencabulan

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul), kini terus menggalakkan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), bukan hanya bagi siswa SMA saja, namun juga bagi siswa SMP.

Kepala Kejari Rohul Freddy Daniel Simanjuntak SH, M.Hum, melalui Kasi Intelijen Kejari Rohul Ade Maulana SH mengatakan, program JMS akan tetap digalakkan. Itu bentuk upaya Kejaksaan dalam memberikan pengetahuan tentang hukum ke para pelajar.

Kegiatan JMS dilakukan di SMP Negeri 3 Rambah, Rabu (12/9/2018) kemarin, Kasi Intelijen Kejari‎ Rohul Ade Maulana bersama Jaksa lainnya, memberikan pengetahuan umum tentang hukum ke pelajar di sekolah tersebut.

Kata Ade, selain sosialisasi bullying yang marak di kalangan pelajar, Kejari Rohul juga mensosialisasi bahaya Narkoba‎ dan pencabulan bagi generasi muda.

Dijelaskan Ade, bahwa narkoba harus diwaspadai‎ oleh generasi muda, karena barang haram tersebut kini sudah mulai merambah kalangan pelajar, bahkan ada oknum pelajar yang terlibat dalam peredarannya.

“Maka jangan sesekali mencoba narkoba. Karena selain merusak kesehatan juga bisa merusak mental adik-adik nantinya,” pesan Ade ke pelajar.

Kemudian, selain masalah narkoba, para siswi SMP Negeri 3 Rambah juga diingatkan agar selalu mewaspadai aksi pencabulan anak di bawah umur, apalagi bagi mereka yang baru kenal di media sosial (Medsos).

Ade juga menyatakan, bahwa sebagian besar pelaku‎ pencabulan juga merupakan orang-orang terdekat atau orang yang mengenal korban.

Kasi Intelijen Kejari Rohul kembali mengingatkan, agar seluruh siswi tetap waspada selalu dengan kondisi sekeliling, sebab mereka rentan jadi korban pencabulan.

Usai kegiatan, Kepala SMP Negeri 3 Rambah,‎ Japris S.Pd, menyerahkan keping DVD berisi hasil karya pelajarnya kepada Kasi Intelijen Kejari Rohul.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala SMP Negeri 3 Rambah Japris S.Pd dan para pendidik. (mad)

Gedung Baru Sekretariat MDI Rohul Diresmikan

Ketua MDI Riau saat akan mengguntung pita dalam peresmian Gedung Baru MDI Rohul
Ketua MDI Riau saat akan mengguntung pita dalam peresmian Gedung Baru MDI Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau– Usai dibangun melalui sumbangan serta iuran dari Pengurus dan anggota Majelis Dakwah Islamiyah (MDI) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Rabu (12/9/2018) sore, gedung Sekretariat baru MDI Rohul diresmikan penggunannya oleh Ketua MDI Provinsi Riau Abdul Razak.

Turut hadir dalam peresmian tersebut Kakan Kemenag Rohul H. Syahrudin, M. Sy, pengurus MDI serta Anggota MDI Kabupaten Rohul.

Gedung tersebut bakal menjadi tempat pengurus MDI Rohul bekerja serta membina mubaligh pemula.

Gedung senilai lebih dari Rp95 juta, dibangun di atas tanah wakaf H. Azhar Darma, yang perencanaannya sudah dilakukan sejak 25 Mei 2017 lalu. Pada Rabu (12/10/2018) sudah bisa dimanfaatkan walaupun kondisi bangunannya belum siap seutuhnya dan saat ini dalam tahap finishing.

Dikatakan Ketua MDI Rohul Zulkifli Syarif, Kamis (13/9/2018), bahwa pembangunan gedung MDI Rohul dibangun secara swadaya dan iuran dari seluruh Pengurus dan Anggota MDI se-Rohul.

”Pembangunan gedung sudah menelan Rp95.547.000 dari iuran 67 pengurus MDI Rohul, 300 MDI kecamatan se-Rohul dan berkat kerjasama dengan seluruh elemen masyarakat. Gedung ini sebenarnya belum seutuhnya siap, namun masih ada item yang belum tuntas seperti plafon, lantai keramik, dan pam air,” kata Zulkifli Syarif.

Ditambahkan Zulkifli, bahwa peran MDI Rohul untuk membangun kesadaran umat sangat besar, MDI Rohul menyelenggarakan kegiatan rutin untuk melaksanakan. MDI Rohul berkomitmen dalam menyampaikan pesan agama untuk memperkokoh pesatuan dan kesatuan umat, salah satu upayanya dengan mengangkat harkat dan martabat umat Islam dan meningkatkan kesadaran seluruh umat Islam.

“Di sekretariat MDI Rohul ini, kita punya kegiatan rutin. Setiap Rabu sore melaksanakan Muzakaroh ke para ustad, membahas tentang khotbah Jum’at. mengadakan kegiatan kaderisasi mubaligh pemula pada Sabtu dan Minggu, kemudian mengirimkan ustad ke daerah terpencil untuk mengisi acara setiap ada hari besar Islam,” kata Zulkifli

Sementara itu, Kakan Kemenag Rohul Syahrudin M.Sy menyampaikan, dengan diresmikannya gedung MDI ini, diharapkan tumbuh semangat baru dalam bekerja khususnya bagi anggota MDI Rohul.

”Kita bangga, karena sudah mampu membangun gedung MDI secara mandiri, sebagai pusat kegiatan MDI. Kita harapkan dengan diresmikannya gedung ini bertambah semangat kita untuk ikut dalam kegiatan MDI,” harapnya

Kemudian, sebelum memiliki gedung yang representatif, awalnya MDI Rohul menyewa tempat. Atas keikhlasan pengurus MDI Kabupaten Rokan Hulu maupun MDI kecamatan serta masyarakat, gedung MDI Rohul dapat terbangun. Kemudian terkait kesejahteraan Anggota MDI sendiri, Kemenag Rohul sudah memberikan sumbangan Rp500 ribu per orang per tahunnya. (mad)

Kerjasama Bidang Pendidikan, Pemkab Rohul Teken MoU Dengan UGM Yogyakarta

Bupati Sukiman saat menandatangani MoU
Bupati Sukiman saat menandatangani MoU

ROKAN HULU,Tribun Riau- Bupati Rohul H.Sukiman, menandatangani nota kesepahaman atau MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.

Penandatangan MoU tersebut dilakukan di ruang Multimedia UGM Yogyakarta, Kamis (13/9/2018) pagi, tentang Penelitian Pendidikan dan Pengabdian ke masyarakat di Kabupaten Rohul, Provinsi Riau.

Acara juga turut dihadiri Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng, Kepala BMKG Prof. Ir. Dwikorita Karnawati M.Sc, Ph.D.

Dalam MoU itu, sejumlah pejabat Pemkab Rohul juga hadir seperti Kepala Disdikpora Rohul Drs. H. Ibnu Ulya, Kabag Adwil Setdakab Rohul El Bizri, Kabag Perlengkapan Setdakab Rohul Sony Efrinal, serta Plt Kabag Humas Setdakab Rohul Tanti Ekasari.

Deikatakan Bupati Rohul Sukiman usai penandatangan MoU dengan UGM Yogyakarta, MoU tersebut tentang Penelitian Pendidikan dan Pengabdian ke masyarakat Rohul dan itu sangat penting dilakukan.

Kemudian, sebagai tindak lanjut dari MoU yang sudah dilakukan, Penyajian Sistem Informasi Geospasial masih perlu dilakukan survey GCP (Ground Control Point), untuk mendapatkan hasil Peta Citra Resolusi Tinggi yang akan dilakukan tenaga ahli dari UGM Yogyakarta, untuk pelaksanaan penetapan dan penegasan batas-batas desa yang ada di Kabupaten Rohul.

Juga disampaikan Bupati Rohul Sukiman, bahwa MoU dengan UGM Yogyakarta ini bukan hanya di atas kertas saja, namun sangat penting bagi Kabupaten Rohul.

“Dengan dilakukannya MoU, kita berharap dalam pelaksanaan dan penetapan batas-batas desa bisa berjalan baik, dan dapat membantu Kabupaten Rohul agar lebih baik dari sekarang yang baru berumur 18 tahun,” harap Bupati Rohul Sukiman.

Kemudian, dikatakan Rektor UGM Yogyakarta Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng, mengucapkan selamat datang kepada Bupati Rohul dan rombongan di kampusnya. Menurutnya, UGM akan selalu ingin hadir membantu peningkatan berbagai persoalan dan kondisi di daerah, salah satunya peningkatan pendidikan.

Diakui ‎Rektor mengaku UGM Yogyakarta, mereka akan senang hati membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang terjadi di daerah, termasuk untuk bidang penelitian di daerah pengembangan daerah, pengembangan pertanian, percepatan kemajuan, serta lainnya.‎

Sebut Rektor lagi, bahwa setiap tahunnya UGM selalu mengirim mahasiswa yang tengah menjalani KKN ke daerah-daerah tersebar di 34 provinsi di Indonesia yang membutuhkan, seperti untuk pengembangan sektor pertanian.

“Hingga kini, sudah 34 provinsi kita kirim mahasiswa KKN kita untuk membantu daerah,” ucap Rektor UGM Yogyakarta, Panut Mulyono.

Kemudian, selain penandatangan nota kesepahaman dengan Pemkab Rohul, kegiatan di UGM Yogyakarta, juga menandatangani MoU dengan‎ Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan PT. Industri Telekomunikasi Indonesia. Serta teken MoU dengan Pemkab Sukamara. (mad)

‘Surat Untuk Parpol’ dari KopiRevolusi

Tribun Riau- Diawali dengan tujuan alamat surat, KopiRevolusi yang lansung dikelola oleh akun Twitter milik @FahriHamzah ini menyampaikan sekelumit permasalahan tentang perilaku korupsi yang terjadi di tubuh partai politik.

“Kepada Pimpinan Partai Politik Yang Terhormat,
Kepada Yang tertuduh sebagai lumbung koruptor,
Kepada Pusat Pengkaderan Politisi dan Pemimpin Negara…
Apa pun partai anda,
Di manapun posisi anda…#SuratUntukParpol,” tulisnya mengawali ‘surat terbuka’ tersebut, Kamis (13/9/2018).

Kemudian, Fahri menyinggung kasus tertangkapnya anggota DPRD Malang yang hanya menyisakan sekian anggota serta seakan negara sedang berperang melawan korupsi meski ‘negara’ harus lumpuh.

“Tidakkah saudara mendengar, berita terakhir tentang sebuah kota yang hampir seluruh anggota legislatif Daerahnya menjadi tersangka? Ya, di kota malang, negara hampir lumpuh di kota indah itu, tujuan negara berubah menjadi perang melawan korupsi, meski negara harus lumpuh,” tulisnya.

Kemudian, dalam Tweet berikutnya, Fahri juga menyinggung bahwa mereka yang tertangkap merupakan anggota partai, namun ia enggan menyebutkan nama partai karena akan ada partai baru yang sesumbar.

“Tidakkah saudara mengetahui bahwa mereka semua adalah anggota partai anda? Aku tak Perlu menyebut nama-nama partainya, sebab nanti partai baru yang belum ikut pemilu akan sesumbar norak seolah mereka harapan baru…seolah mereka lebih suci…#SuratUntukParpol,” tulisnya melanjutkan Surat untuk Parpol.

Dilanjutkan Fahri dalam beberapa Tweetnya, kejadian penangkapan tersebut mungkin tidak menimbulkan ‘kemarahan’, namun dirinya merasa bingung serta pernah merasakan bagaimana tulang punggu demokrasi itu dibangun. (red)

Berikut lanjutan Tweet dari @FahriHamzah #KopiRevolusi:

Mungkin anda tidak marah karena berita penangkapan pejabat negara sdh menjadi sinetron tiada akhir, hingga menjadi biasa, tetapi aku, entah mengapa, padahal aku tak lg menjadi pengurus partai, tapi aku mengerti dan merasakan bagaimana tulang punggung demokrasi itu dibangun.

Membangun parpol jangan sodara reduksi menjadi membangun firma atau korporasi berjual pengaruh. Parpol adalah tulang punggung demokrasi. Tanpa parpol maka punggung demokrasi kita patah dan kita kembali ke zaman gelap gulita. #SuratUntukParpol.

Maka, Pilihan membangun parpol adalah pilihan tidak saja rasional yg tak mudah bg mereka yg hanya bermodalkan ide dan gagasan, parpol adalah jalan yg paling legal konstitusional untuk mengambil bagian dalam negara, ini jalan orang dewasa untuk berkuasa. #SuratUntukParpol.

Tiada jalan lain bagi masa depan ide dan gagasan suatu kelompok yang ingin ikut memimpin negara dan berpengaruh dalam politik selain dikontestasikan melalui pemilu, dan peserta pemilu hanyalah partai politik. Jalur pribadi terbatas. #SuratUntukParpol.

Perkara membangun parpol adalah satu hal yg sudah berat, namun hal lainnya adalah menjaga narasi rasional anak bangsa untuk tetap melihat parpol sebagai masa depan dan puncak perjuangan kelompok. Ini sumber optimisme bahwa kita tetap akan menempuh pertarungan ide saja.

Maka, partai politik itu seharusnya suci dalam ide bukan karena ia benar tetapi karena ide dan pikiran adalah jalan damai. Demikianlah reputasi kita bangun, namun ada yg ingin merusaknya dgn terus mengkampanyekan kebusukan parpol sbg mesin produksi koruptor.

Inilah yang saya sedihkan, sesuatu yang mungkin para pimpinan parpol tidak merasa sedih. Saya terpukul oleh ketidakberanian menjelaskan diri. Parpol telah jatuh dan ketakutan mereka telah melampaui seluruh sisa kebenaran yang masih mungkin dikatakan. Mereka sembunyi.

Kesedihan dan kecemasan bercampur. Seolah di masa depan tulang punggung demokrasi ini tidak diperlukan lagi. Dan nanti perjuangan kelompok dapat disederhanakan dwngan cara lain yang lebih efektif menurut kelompok penguasa. #SuratUntukParpol

Atau Kelompok yg terus mengkampanyekan kebusukan partai politik ini sprt sedang memberi sinyal, bhw ada jalan lain mengambil alih kekuasaan tanpa ikut bertarung dalam pemilu, mereka pergi ke istana mengetuk pintu dari belakang. Lewat dapur dan kamar pribadi sang raja.

Tweet selanjutnya silahkan Follow @Fahrihamzah

Tim 14 Program Kotaku Gelar Pelatihan di Kecamatan Bathin Solapan Bengkalis

Sekdes Petani Jumi Yarif (kanan) dan Rika Sandra Dewi sebelahnya
Sekdes Petani Jumi Yarif (kanan) dan Rika Sandra Dewi sebelahnya

DURI, Tribun Riau – Tim 14 Program Kotaku (kota tanpa kumuh) yang merupakan naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Pengembangan Kawasan Pembangunan, melakukan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat Desa Petani, di ruang pertemuan desa Jl.Rangau KM 10 Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (13/09/18).

Acara dihadiri oleh Sekretaris Desa Petani Jumi Yarif, Koordinator Tim 14 Program Kotaku Kecamatan Bathin Solapan/Senior Fasilitator Rika Sandra Dewi, Fasilitator Sosial Muklis, Fasilitator Teknis Deni, Fasilitator Ekonomi Jeni, dan para peserta dari BKMD(Badan Keswadayaan Masyarakat Desa) dan linmas desa.

Rika Sandra Dewi dalam sambutannya memaparkan tentang program Kotaku di Kecamatan Bathin Solapan sudah berlangsung lebih-kurang 1 tahun, dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan bagi peserta perwakilan dari masyarakat tiap desa.

“Untuk kegiatan hari ini melakukan 3 pembahasan yaitu;1.Pembahasan mengenai alur tahapan pemetaan potensi dan penyusunan perencanaan usaha.2.Pembahasan masalah orientasi pelatihan livelihood.3.Review dan penyusunan DED (detail engineering design) skala lingkungan. Yangmana PKM ini, masalah pembangunan infrastruktur secara fisik belum tampak.Diharapkan para peserta bisa menyerap dari instruktur yang memaparkan dan menjelaskan dari 3 pokok pembahasan kita hari ini,” jelas Rika.

Sementara itu, Sekdes Jumi Yarif dalam sambutannya memohon maaf atas tidak hadirnya Kepala Desa Rasikun karena ada pertemuan di kantor Camat Bathin Solapan. Dia mengucapkan terimakasih atas terlaksananya kegiatan ini, dan mendukung penuh kegiatan program Kotaku dilaksanakan di desa Petani.

“Dimana Ibu Koordinator Kecamatan sudah jauh-jauh datang ke desa kami, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi peserta, untuk diteruskan ke masyarakat,” kata Jumi.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan pemaparan dan penjelasan tentang 3 pokok pembahasan tersebut oleh instruktur dari tim fasilitator.
Tujuan program Kotaku meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya perkotaan yang bersih dan nyaman. (Jlr)

Gula Lokal Tak Laku, Ini Pengakuan Buwas

JAKARTA, Tribun Riau- Perum Bulog mulai merealisasikan penugasan pemerintah untuk menyerap gula petani lokal dengan harga beli sebesar Rp 9.700 per kg. Untuk tahap pertama, Bulog menyerap 20.000 ton yang terdiri dari gula petani hasil pengolahan PTPN X sebanyak 10 ribu ton dan dari RNI sebanyak 10 ribu ton.

Menurut Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), ada 700 ribu ton gula petani yang menumpuk di gudang. Hal ini merupakan dampak dari terlalu banyaknya gula impor yang beredar di pasaran.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso, mengatakan bahwa kuota impor gula terlalu banyak. Gula lokal tak mampu bersaing dengan gula impor yang punya kemasan dan tampilan lebih menarik.

“Kita ini negara. Petani sebagai produsen pangan, kita harus berpihak pada petani. Sekarang kenapa gula petani tidak laku dijual? Karena kita berhadapan dengan gula impor. Ini yang harus ditata kembali, gula impor ini berlebihan. Sekarang enggak mungkin produksi dalam negeri ini bersaing dengan impor. Gula impor dilihat saja lebih bagus, kemasannya, bentuknya, warnanya, tapi belum tentu sehat. Tapi masyarakat senang dengan tampilannya,” ujarnya dilansir Kumparan, Rabu (8/8).

“Sekarang gula petani kita itu kecenderungannya warnanya agak coklat, tebu asli, prosesnya alami sehingga tampilannya kalah. Tapi soal kualitas sebenarnya bagus,” ia menambahkan.

Untuk membantu para petani tebu, Bulog pun menyerap ribuan ton gula yang menumpuk di gudang itu. “Supaya kita berpihak pada petani, maka kita serap walaupun mungkin menjualnya susah. Tapi itu lah peran negara, seperti kata Pak Presiden, negara hadir di tengah masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Buwas ini.

Dalam menjalankan penugasan menyerap gula petani lokal, sambungnya, Bulog tak memperhitungkan untung rugi. “Kita tidak perlu lagi berhitung soal untung dan rugi, itu urusan Bulog lah nanti.

Yang penting kita serap semua produksi petani, petani tidak dirugikan, petani mendapat jaminan produksinya laku dijual,” tegasnya.

Pembelian gula petani hasil produksi pabrik gula BUMN oleh Bulog merupakan tindak lanjut penugasan pemerintah kepada Bulog yang diputuskan dalam Rapat Koordinasi Terbatas Tingkat Menteri Bidang Perekonomian, 17 Juli 2018 silam dengan agenda Pembahasan Kebijakan Gula dan Beras. Penugasan ini bertujuan untuk mengamankan harga gula lokal di tingkat petani dan harga di tingkat konsumen, serta penguatan stok gula nasional. (red)

Pasca Disomasi, RR: Tidak Ada Niat dan Kata Menghina

Rizal Ramli dan Surya Paloh
Rizal Ramli dan Surya Paloh

Tribun Riau- Rizal Ramli (RR) menyatakan pernyataan kontroversialnya yang disomasi oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tidak bermaksud untuk menghina Surya Paloh (SP).

Hal tersebut disampaikan RR melalui akun Twitter miliknya @RamliRizal, Kamis (13/9/2018).

“RR hanya ungkapkan fakta2 import yg berlebihan. Tidak ada niat & kata2 menghina Bang Surya Paloh, sahabat RR. Justru menyatakan SP sangat berpengaruh,” tulis akun tersebut.

Lebih lanjut, RR juga menjelaskan bahwa Presiden dinilai sungkan untuk menegur Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita.

“Pak JKW sungkan untuk menegor Enggar, yg sudah merugikan petani dan grogoti elektabilitas JKW di kalangan petani & penambak garam,” sambungnya mengakhir Tweet. (red)

Terbaru

Populer