Tim 14 Program Kotaku Gelar Pelatihan di Kecamatan Bathin Solapan Bengkalis

Sekdes Petani Jumi Yarif (kanan) dan Rika Sandra Dewi sebelahnya
Sekdes Petani Jumi Yarif (kanan) dan Rika Sandra Dewi sebelahnya

DURI, Tribun Riau – Tim 14 Program Kotaku (kota tanpa kumuh) yang merupakan naungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Pengembangan Kawasan Pembangunan, melakukan kegiatan pelatihan peningkatan kapasitas masyarakat Desa Petani, di ruang pertemuan desa Jl.Rangau KM 10 Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (13/09/18).

Acara dihadiri oleh Sekretaris Desa Petani Jumi Yarif, Koordinator Tim 14 Program Kotaku Kecamatan Bathin Solapan/Senior Fasilitator Rika Sandra Dewi, Fasilitator Sosial Muklis, Fasilitator Teknis Deni, Fasilitator Ekonomi Jeni, dan para peserta dari BKMD(Badan Keswadayaan Masyarakat Desa) dan linmas desa.

Rika Sandra Dewi dalam sambutannya memaparkan tentang program Kotaku di Kecamatan Bathin Solapan sudah berlangsung lebih-kurang 1 tahun, dengan melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan bagi peserta perwakilan dari masyarakat tiap desa.

“Untuk kegiatan hari ini melakukan 3 pembahasan yaitu;1.Pembahasan mengenai alur tahapan pemetaan potensi dan penyusunan perencanaan usaha.2.Pembahasan masalah orientasi pelatihan livelihood.3.Review dan penyusunan DED (detail engineering design) skala lingkungan. Yangmana PKM ini, masalah pembangunan infrastruktur secara fisik belum tampak.Diharapkan para peserta bisa menyerap dari instruktur yang memaparkan dan menjelaskan dari 3 pokok pembahasan kita hari ini,” jelas Rika.

Sementara itu, Sekdes Jumi Yarif dalam sambutannya memohon maaf atas tidak hadirnya Kepala Desa Rasikun karena ada pertemuan di kantor Camat Bathin Solapan. Dia mengucapkan terimakasih atas terlaksananya kegiatan ini, dan mendukung penuh kegiatan program Kotaku dilaksanakan di desa Petani.

“Dimana Ibu Koordinator Kecamatan sudah jauh-jauh datang ke desa kami, semoga kegiatan ini bermanfaat bagi peserta, untuk diteruskan ke masyarakat,” kata Jumi.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan pemaparan dan penjelasan tentang 3 pokok pembahasan tersebut oleh instruktur dari tim fasilitator.
Tujuan program Kotaku meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di permukiman kumuh perkotaan untuk mendukung terwujudnya perkotaan yang bersih dan nyaman. (Jlr)