Beranda blog Halaman 1174

HUT Kuansing ke-19, Pemkab Gelar Gerak Jalan Santai

Bupati Kuansing lepas peserta jalan santai
Bupati Kuansing lepas peserta jalan santai

TELUK KUANTAN, Tribun Riau- Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) ke-19 panitia HUT Kuansing menggelar kegiatan gerak jalan santai.

Gerak jalan santai ini diikuti ribuan peserta yang berasal
dari ASN Pemkab Kuansing, pegawai instansi vertikal dan para
pelajar SD, SMP, dan SMA sederajat yang ada di kota Teluk
Kuantan. Panitia juga menyediakan cukup banyak doorprize seperti dua unit sepeda santai, dan peralatan
elektronik lainnya.

Gerak jalan santai ini dibuka oleh Bupati Kuansing Drs H
Mursini, MSi. Hadir juga di acara tersebut Wakil Bupati H Halim, Forkopimda, Sekretaris Daerah DR Dianto Mampanini, SE, MT, para kepala OPD, kabag di lingkungan Setda, Camat Kuantan
Tengah Reffendi Zukman, pimpinan bank, dan Kamenag Kuansing.

Rute peserta jalan santai dimulai start di lapangan Limono
terus keluar ke jalan Sudirman kemudian menuju simpang empat
sawah dan masuk ke jalan hakim jalur terus menuju taman jalur
dan kembali ke jalan Sudirman dan kembali ke lapangan Limono.

Sesampai di lapangan Limono bupati dan rombongan serta seluruh peserta jalan santai beristirahat sembari nyantap makanan ringan yang telah di sediakan panitia. Sambil menunggu waktu jelang doorprize bupati dan para pejabat lainnya menikmati hiburan randai Kuansing. Bahkan bupati dan rombongan ikut bergoyang randai bersama di lapangan Limono tersebut.

Setelah bergembira dengan ber joget randai bersama kemudian
barulah dilakukan pengundian doorprize. Untuk hadiah utama
undian dicabut oleh Bupati Kuansing dengan hadiah satu unit
sepeda santai. Dan yang berhasil mendapatkan hadiah tersebut
adalah M. Tharia FA pelajar dari SMAN 1 Teluk Kuantan.

Kemudian masih di hadiah utama yang pengundiannya dicabut oleh Wabup H Halim dengan hadiah satu unit kulkas merk polytron di dapat oleh Defina pelajar salah satu SMP di Teluk Kuantan. Begitu juga dengan undian hadiah utama lainnya juga berupa satu unit kulkas yang dicabut oleh Sekda Dianto Mampanini berhasil didapatkan oleh Pasa pelajar dari SDN 01 Teluk Kuantan. (hms/is)

Intsiawati Ayus Siap Perjuangkan Masalah Tanah dan Upah Buruh

Intsiawati Ayus, SH.MH sedang berdialog dengan warga
Intsiawati Ayus, SH.MH sedang berdialog dengan warga

DURI, Tribun Riau – Calon Legislatif Dewan Perwakilan  Daerah (DPD) untuk periode 2019-2024 dari dapil Riau  Intsiawati Ayus, SH.MH menemui konstituennya disalah satu rumah warga di Duri. Tepatnya di belakang kantor UPTD Dukcapil Mandau, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (12/10/18) sore.

Acara yang sederhana dimulai sekitar  pukul 17.00 Wib, yang banyak dihadiri kaum ibu itu, tidak begitu banyak waktu yang  diharapkan.Karena menurut Intsiawati, waktu yang ada hanya 1 jam, jadi pertemuan itu benar-benar dipergunakan dengan sebaik-baiknya.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu semua yang mau datang diacara pertemuan ini, semoga hasil pertemuan kita ini membuahkan hasil yang baik.Dan seperti inilah yang saya mau daripada membuat acara kampanye besar dengan biaya yang besar pula, tapi keluhan warga tidak saya tahu.Nah sekarang bapak/ibu bisa menyampaikan keluhannya kepada saya atau bertanya dipersilahkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, legislator yang masih aktif di DPD RI periode 2014-2019 di gedung DPR-MPR RI itu mengatakan, bahwa dirinya selama 4 tahun bertugas sudah banyak yang dilakukannya untuk pembangunan Riau.Diantaranya masalah sengketa tanah Jl Sudirman Pekanbaru, masalah demo ribuan buruh yang menuntut haknya sampai ke Pekanbaru dan lainnya.

“Terakhir masalah tuntutan pesangon buruh PT Scopindo yang kena PHK sekitar 1 tahun yang lalu, ada juga dari Duri ini, apa ada keluarga dari bapak/ibu disini..?,  saya ikut memperjuangkannya sampai dibayarkan pihak perusahaan,” ungkapnya.

Kemudian dari hasil pertanyaan dan dialog interaktif bersama warga yang hadir, Intsiawati berjanji memperjuangkan terkait masalah surat tanah warga yang hilang dan masalah surat tanah yang memakan waktu lama pengurusannya, masalah upah buruh outsourcing yang masih rendah, pesangon tidak ada dan sebagainya.

“Yang penting bapak/ibu buat surat kepada saya, ceritakan semua permasalahannya, baik itu masalah tanah, upah buruh dibawah UMR (Upah Minimum Regional) maupun masalah lainnya, mari kita berjuang bersama-sama,” sarannya.(Jlr)

Bupati Sukiman Dukung Pembangunan Jembatan Penghubung Rohul-Rohil

Bupati Rohul H.Sukiman ,Sekda H.Abdul Haris ,dan kepala dinas pariwisata Yusmar sedang menikmati sakan bakonjah di JRR 6 di taman kota pasir pengaraian baru baru ini.
Bupati Rohul H.Sukiman ,Sekda H.Abdul Haris ,dan kepala dinas pariwisata Yusmar sedang menikmati sakan bakonjah di JRR 6 di taman kota pasir pengaraian baru baru ini.

ROKAN HULU,Tribun Riau – Sejumlah Warga Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan Kepenghuluan Air Hitam / Kepenghuluan Ulak Kembahang Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), gelar Audiensi ke Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Rohul.

Audensi, juga dilaksanakan ke kantor DPRD Provinsi Riau untuk mengusulkan pembangunan jembatan, yang dipimpin oleh Ismail Hamkaz Rokan yang juga merupakan Inisiator dan Konseptor, Senin, (1/10/2018).

Dari hasil audiensi tersebut, Dinas PUPR Rohul mengaku pengusulan Pembangunan jembatan ini hanya bisa dilakukan jika Bupati kedua Kabupaten mengusulkan dan mendukung jalan dan jembatan penghubung itu ke Dinas PUPR Riau. Sebagai bentuk gerak cepat untuk meminta dukungan dari Bupati Rohul.

Salah satu Tim dari Kecamatan Kepenuhan melakukan silaturrahmi dan minta dukungan sekaligus mengantarkan proposal untuk Bupati Rohul dalam pembangunan jembatan Penghubung Rohul-Rohil.

Dari audensi itu, Pemkab Rohul memberikan sinyal dan siap mendukung Pembangunan Jembatan penghubung Kabupaten Rohul-Rohil, dengan harapan dapat meningkatkan aksesibilitas antar wilayah serta terbukanya interkoneksi.

Dengan keberadaan jembatan itu nantinya dinilai akan memperlancar akses jalan dan akan mendukung sektor perekonomian masyarakat serta mempermudah akses mengeluarkan komoditi hasil pertanian dan perkebunan masyarakat.

Dukungan itu dikatakan Bupati Rohul, H. Sukiman saat perwakilan dari Tim Kecamatan Kepenuhan silaturrahmi serta antar proposal Rencana Pembangunan Jembatan yang menghubungkan Desa Rantau Binuang Sakti (RBS) Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu dengan Kepenghuluan Air Hitam / Kepenghuluan Ulak Kembahang, Kabupaten Rokan Hilir, di Kediaman Rumah Dinas Bupati Rohul, Pasir Pangaraian, Sabtu (6/10/2018) malam.

Dengan adanya rencana dibangunnya jembatan pemghubung Rohul;-Rohul, Pemkab Rohul siap mendukung pembangunan jembatan juga berharap keberadaan jembatan itu dapat memperlancar akses sa­rana transportasi dan dapat men­do­rong laju pembangunan de­sa dan perekonomian warga.

“Kita sangat mendukung dalam pembangunan jembatan penghubung Rohul-Rohil ini, nanti saya akan berkoordinasi dengan Dinas PUPR Rohul. Keberadaan jembatan ini akan mendorong percepatan akses warga. Dengan dibangunnya jem­batan arus barang dan jasa akan semakin cepat, sehingga pertumbuhan ekonomi desa akan semakin meningkat pula,” harapnya.

Upaya mempercepat proses pembangunan jembatan yang bersumber dari Bantuan Keuangan (Bankeu) APBD Provinsi Riau 2019, Bupati Sukiman berharap dukungan dan sinergi seluruh stakeholder terkait, baik dari Pemprov dan DPRD Riau, Pemkab Rohil, Pemkab Rohul dan pihak terkait lainnya.

Mendapat respon positif dari Bupati Rohul, seorang Tim Utusan dari Kecamatan Kepenuhan Alfa Sayhputra berterima kasih dan mengapresiasi Bupati Rohul H. Sukiman yang siap mendukung pembangunan jembatan yang menghungkan Desa RBS (Rohul) dengan Kepenghuluan Ulak Kembahang (Rohil).

“Proposal sudah diterima, Bupati Rohul Sukiman siap mendukung pembangunan jembatan tersebut. Dari presentasi saya terkait proposal pembangunan jembatan itu secara detil, beliau merespon positif, berharap ini menjadi modal yang berharga untuk proses pembangunan jembatan ini, semoga bisa terealisasi,” kata Alfa.(Mad)

Ganti Direksi, RCM Optimis Kinerja Perusahaan Bakal Semakin Moncer

PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk
Jakarta, – Pucuk pimpinan PT Reliance Capital Management (“RCM”) resmi berganti. Posisi Anton Budidjaja sebagai Direktur Utama RCM, digantikan oleh Joel Hogarth.  Alhasil, Joel memegang tampuk kepemimpinan di Reliance Group sebagai Group CEO.
Untuk diketahui, Joel Hogarth berprofesi sebagai pengacara handal dalam bidang Private Equity, M&A dan Financing di firma hukum terkemuka seperti White and Case, O’Melveny & Myers (berasosiasi dengan Tumbuan & Partners), dan Ashurst (berasosiasi dengan Oentoeng Suria and Partners) hingga 2016. Setelah itu ia beralih profesi ke bidang finansial di Borrelli Walsh sebagai Direktur periode 2016 hingga awal 2018.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih atas penunjukkan sebagai Direktur Utama RCM (Group CEO), induk perusahaan Reliance Group. Harapannya RCM akan mampu bersinergi dan bersaing dalam menghadapi pasar indonesia, dan sebagai induk perusahaan Reliance Group mampu mendukung kinerja bisnis unit dalam meraih target 50 juta Nasabah di tahun 2020,” ucap Joel, dalam Siaran Pers , Rabu (10/10).
Acara lepas-sambut yang dihadiri direksi, mengambil tema Review, Reflect, ReThink. Memiliki arti untuk meninjau kinerja, kemudian melakukan refleksi pada kesuksesan yang didapat dan peluang yang hendak di capai, lalu menciptakan gagasan dan perencanaan kedepan untuk pertumbuhan bisnis.
“Diharapkan seluruh Bisnis Unit Reliance Group semakin selaras satu dengan yang lain,” ucap Anton Budidjaja.
Joel Hogarth, di hadapan para direksi dan karyawan, juga mempresentasikan tugas dan tanggung jawabnya secara singkat dengan tujuan memberikan nilai lebih bagi Reliance Group secara jangka panjang melalui kegiatan promosi dan eksekusi visi dan misi dari perusahaan.
Anton sendiri mengucapkan terima kasih kepada Joel Hogarth atas kesediannya menjadi Group CEO bagi PT Reliance Capital Management. Ia berharap Joel mampu membawa Reliance Group menjadi perusahaan jasa keuangan kelas dunia yang memiliki standard kerja yang berkualitas dan nilai integritas yang tinggi.
Meskipun sudah tidak lagi menjabat sebagai Presiden Direktur yang telah dijalani selama 6 tahun, Anton tetap menjadi bagian dari RCM sebagai Komisaris Utama. Dimana perusahaan yang dibangun olehnya sejak tahun 2003 kini memiliki 3 pillar bisnis (Investment, Protection, Financing) serta 6 anak perusahaan/bisnis unit di bidang jasa keuangan. (rilis)

Oknum Pemilik Pangkalan di Duri ini Diduga Jual Harga Gas Diatas Harga HET

Sebuah Mobil pickup warna hitam sedang mengisi muatan langsung dari mobil Agen
Sebuah Mobil pickup warna hitam sedang mengisi muatan langsung dari mobil Agen

DURI, Tribun Riau – Dalam beberapa bulan ini, masyarakat Duri yang menggunakan gas 3 kg untuk memasak, sangat terganggu atas naiknya harga gas 3 kg tersebut. Harga berkisar Rp.23 000, Rp.25.000, dan Rp.28.000, terlebih lagi sulit untuk memperolehnya.

Dugaan ulah oknum pemilik pangkalan itu salah satunya di Jl.Rangau KM 5 Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Pantauan media ini, pangkalan dengan nama Fredy yang dikelola pasangan suami istri (pasutri) Posma Nainggolan menjual gas 3 kg kepada masyarakat dengan harga Rp.23.000 dan Rp.25.000. Masyarakat dibatasi paling banyak hanya boleh beli 2 tabung dan harus pakai KK (Kartu Keluarga).

Sementara pembeli yang menggunakan mobil pick up dan sepeda motor dilengkapi keranjang tidak pakai KK, diperbolehkan pasutri pemilik pangakalan tersebut membeli dengan sebanyak-banyaknya sesuai muatan. Hal ini sangat menyakiti hati masyarakat yang melihatnya.

Anehnya lagi, bila sudah siap bongkar gas 3 kg tersebut, pangkalan tidak pernah dibuka. Dan hal ini terjadi 2 kali setahun yaitu, bila dekat bulan puasa dan dekat hari Natal dan tahun baru.

Dikatakan salahseorang warga berinisial WS, Selasa (08/10/18) kalau pemilik pangkalan tersebut sudah sangat keterlaluan, karena hanya memikirkan keuntungan mereka saja. Yang mana selama ini, sering dilihat anaknya ketika masuk kiriman gas dari Agen PT.Wahana Adidaya Prima setiap hari Selasa dan Jumat sore, mobil pickup dan sepeda motor mengisi muatan gas 3 kg di pangkalan yang dikelola pasutri tersebut.

“Harusnya pemerintah bertindak tegas, dan mencabut izin pangkalan itu. Padahal harga gas 3 kg dituliskan di plang hanya Rp.17.500,” ungkap WS.

Hal senada juga diungkapkan oleh br Htg, bahwa ia pernah kesal terhadap pasutri tersebut, karena melihat pengendara mobil pickup yang sedang mengisi muatan gas 3 kg.

Pangkalan Gas 3 kg mulai bulan September tutup walaupun siap bongkar dari PT Wahana Adidaya Prima
Pangkalan Gas 3 kg mulai bulan September tutup walaupun siap bongkar dari PT Wahana Adidaya Prima

“Sementara saya minta tolong untuk membawa satu tabung yang berisi gas untuk saya bawa ke rumah, kemudian saya janjikan akan saya bawa tabung yang kosong, berhubung saya pas lewat depan pangkalan, tetapi tidak diberikan, padahal rumah saya dekat. karena saya takut tidak kebagian, biasanya kalau sudah malam dan esoknya, pangkalan tidak buka, dan selalu alasan pasutri tersebut mengatakan gas habis,” ujar br Htg dengan nada sedih.

“Mudah-mudahan polisi menangkap mereka pas melakukan pengisian ke mobil pickup dan sepedamotor pakai keranjang.Biar dirasakan mereka dulu sakitnya penderitaan orang miskin ini,” kata br Htg didukung SS.

Sementara Ka.UPTD Perdagangan Kecamatan Mandau H.Sitinjak mengatakan, kalau kewenangannya masalah langkanya dan naiknya harga gas 3 kg tidak ada, langsung ditangani pihak Dinas Perdagangan Provinsi Riau.

“Itu wewenang Dinas provinsi, kami tidak ada wewenang lagi, dan kalau lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung ke Dinas Perdagangan Bengkalis.Tetapi dalam waktu dekat ini, akan turun Kabid ke Duri untuk langsung adakan pengecekan, nanti bisa ditanyakan langsung disitu,” kata Sitinjak, Rabu (10/10/18).(Jlr).

Ini Video Lengkap Nyanyian Khas Minang yang Diputar di ILC

screenshot penyanyi dendang rabab khas minang yang sempat diputar di ILC
screenshot penyanyi dendang rabab khas minang yang sempat diputar di ILC

Tribun Riau- Banyak yang penasaran terkait lagu khas minang yang diputar Karni Ilyas pada acara bergengsi Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (9/10/2018) malam itu.

Cuplikan lagu khas minang tersebut mengisahkan bahwa masyarakat Minang selalu saling memberikan kabar, namun tak ikut dalam hal kebohongan.

Dalam salah satu baitnya, “Kaba urang kami kabakan, urang baduto kami tak sato”, yang artinya memberikan kabar dari seseorang, namun jika kabar tersebut bohong, dirinya tidak ikut berbohong.

Pantauan Tribunriau.com, video tersebut diunggah oleh akun D’SUMMER Doni, telah ditonton sebanyak 166x.

Berikut videonya yang kami dapat dari Youtube.

Akun Palsunya Beredar, Gamal: Santun Adalah Ciri Orang Benar

Tribun Riau- Beredar di media sosial Facebook sebuah akun palsu yang mengatasnamakan dr. Gamal Albinsaid, hal tersebut langsung diklarifikasi via akun resminya di Twitter @Gamal_Albinsaid, Rabu (10/10/2018).

Gamal menyatakan, selain akun tersebut palsu, postingannya juga dikatakan hoax, dan ia tak pernah menyatakan hal tersebut.

Dia juga mendoakan si pembuat akun dan postingan hoax tersebut agar segera mendapatkan hidayah.

Sebelumnya, Gamal menuturkan, baginya, santun adalah ciri orang yang benar. Karena ketidaksantunan hanya melunturkan kebenaran.

“Bagi saya santun adalah ciri orang benar. Karena ketidaksantunan hanya melunturkan kebenaran. Akun ini palsu dan postingannya HOAX. Saya tidak pernah membuat akun ini dan menyatakan kalimat ini. Semoga siapapun yang membuat akun ini dan postingan HOAX ini mendapatkan hidayah,” tulis @Gamal_Albinsaid.

Sekda Rohul Buka Rakor Percepatan Pencapaian UHC Program JKN 2018

ROKAN HULU,Tribun Riau- Sekretaris daerah (sekda) Rokan Hulu (Rohul), H.Abdul Haris Lubis.S.Sos,M.Si, buka ‎Rapat koordinasi (Rakor) percepatan pencapaian Universal Health Converage (UHC) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Rohul tahun 2018.

Rakor percepatan pencapaian UHC program JKN di Rohul 2018, ‎digelar di Kantor Badan Perencanaan pembangunan daerah (Bappeda) Rohul, Selasa (9/10/2018), dihadiri Kepala Bappeda Rohul, Nifzar, kepala cabang Badan pelayanan jasa kesehatan (BPJS) Kesehatan Kota Pekanbaru, Rahmad Asri Ritonga, kepada Dinas kesehatan, Dinkes, para Camat dan peserta.

Sekada Abdul Haris dalam sambutanya mengungkapkan, bahwa program JKN atau yang lebih dikenal oleh masyarakat BPJS Kesehatan, di Rohul masih jauh dari harapan karena kepesertaanya masih di bawah 50 persen dari jumlah penduduk Rohul.

Sehingga, melalui Rakor tersebut Sekda Abdul Haris mengharapkan, menjelang akhir tahun 2018 ini peserta BPJS di Rohul sudah bisa mencapai 95 persen dari jumlah penduduk.

Dijelaskan Abdul Haris, ‎untuk mendapatkan angka 95 persen tersebut, tentunya Pemkab Rohul sangat berkomitmen dam mengejar kepesertaan BPJS hingga Desembar 2018, dengan mengajak masyarakat yang belum bergabung agar bergabung dengan segala kemudahan.

Jelasnya lagi, bentuk komitmen Pemkab Rohul sendiri untuk ikut percepatan pencapaian UHC program JKN ‎2018 ini, dengan menjadikan honorer Rohul sebagai peserta BPJS kesehatan secara keseluruhan.

“Tenaga honorer sudah ada regulasi yang mengatur dan dimasukan ke BPJS, dimana iuran pembayarannya dibagi tanggung jawabnya antara honorer dan Pemkab, Pemkab 3 persen dan peserta 2 persen,” tegasnya.

Sekda berharap, seluruh Kepala OPD untuk memberikan pengarahan baik kepada tenaga honorer maupun ke masyarakat di bawah binaan-binaan Satker, sehingga target 95 persen bisa segera tercapai pada Desember 2018 mendatang.

“BPJS sifatnya bergotong royong, dimana yang sakit tidak mampu akan ditopang oleh kita yang sehat. Sehingga dengan keikutsertaan kita sebagai peserta BPJS Kesehatan sangat diharapkan sekali dan berperan penting,” harapnya.

Kepala Bappeda Rohul Nifzar mengaku, ‎sesuai dengan Inpres Nomor 8 tahun 2017, bahwa kepala daerah menjamin seluruh penduduknya harus menjadi peserta JKN atau BPJS Kesehatan. Akan tetapi kondisi saat ini di Rohul baru sekitar 47 persen yang sudah terdaftar di JKN atau BPJS kesehatan.

“Dalam waktu yang tinggal beberapa bulan ini, agar seluruh OPD memaksimalkan fungsinya untuk mengajak masyarakat menjadi peserta JKN atau BPJS kesehatan,” ajaknya.

Upaya memaksimalkan, pihaknya akan melibatkan seluruh unsur mulai dari pemerintah desa, Kecamatan hingga Dinas dan badan, agar mengajak masyarakat menjadi peserta BPJS Kesehatan.

“Kita optimis, dengan adanya kerjasama yang baik pencapaian akan bisa didapat di akhir 2018, semua harus bekerja, termasuk honor yang jumlahnya sekitar 3350, ” harapnya. (mad)

Unik, Karni Putar Nyanyian Khas Minang di ILC

Tribun Riau- Selain membahas tema “Di Balik Drama Hoax Ratna Sarumpaet”, ada hal yang unik di acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (9/10/2018) malam itu.

Hal unik tersebut ketika Karni Ilyas memutar dendang rabab (nyanyian khas Minang dari Pesisir Selatan).

“Cerita orang saya ceritakan, kalau bohong saya tidak ikut,” tutur host ILC, Karni sebelum memutar cuplikan video nyanyian khas minang.

Berikut video lengkap ILC Selasa (9/10/0218), video nyanyian khas minang tersebut pada menit ke 1:07:30. (red)

Bupati Rohul Komitmen Perhatikan Destinasi Wisata

Bupati Rohul Sukiman, Sekda, Kadisparbud tinjau objek wisata bendungan Sipogas
Bupati Rohul Sukiman, Sekda, Kadisparbud tinjau objek wisata bendungan Sipogas

ROKAN HULU,Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman menyatakan, Pemerintah Kabupaten Rohul tetap komitmen memperhatikan serta meningkatkan sarana serta prasarana seluruh objek wisata‎ termasuk tempat bersejarah, di Negeri Seribu Suluk.

Bahkan diakui Bupati Sukiman, dirinya sudah meninjau dua destinasi wisata di Kecamatan Rambah, yakni objek Sipogas di Desa S‎ialang Jaya, dan Rumah Larangan Boru Namora Suri Andung Jati di Huta Haiti ‎Dusun Keramat, Desa Rambah Tengah Barat- kaiti ,Sabtu (6/10/2018), bersama Ketua TP PKK Rohul Hj Peni Herawati Sukiman.

Dalam tinjauan itu, Bupati Sukiman didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Rohul Drs. Yusmar M.Si, Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangaraian Muhammad Lukman, serta sejumlah perwira Polres Rohul.

Terkait keberadaan objek wisata Sipogas, Bupati Rohul Sukiman, sudah berkoordinasi dengan Sekda Rohul Abdul Haris, serta Kepala Disparbud Rohul Yusmar.Danau Sipogas sudah terjadi pendangkalan sehingga perlu dilakukan pengerukan. Sedangkan untuk sarana yang diduga dibakar oknum tidak bertanggungjawab, termasuk sarana lainnya yang rusak, juga akan dibangun kembali dan difungsikan.

“Pemkab Rohul tetap komitmen membangun destinasi wisata yang ada, selain memiliki nilai ekonomis tinggi, juga sebagai tempat bersejarah,” ujarnya.

“Karena disamping memiliki nilai ekonomis, juga memiliki nilai sejarah yang mesti kita pelihara‎ dengan baik, sehingga bisa dinikmati masyarakat banyak,” sebut Bupati Rohul.

Bupati Rohul Sukiman juga menyatakan, untuk sarana di Rumah Larangan Boru Namora Suri Andung Jati di Huta Haiti ‎Dusun Keramat, Desa Rambah Tengah Barat, juga perlu di‎lakukan, karena tempat bersejarah, khususnya bagi warga keturunan Napituhuta atau Mandailing.

Karena, saat pertama kali melihat rumah larangan, Bupati Sukiman menilai lokasi sejarah ini masih perlu diperbaiki dan dilakukan peningkatkan akses jalan, serta ada tempat parkir untuk kendaraan pengunjung.

Kemudian, agar lokasi bersejarah tersebut tetap baik, Bupati Rohul Sukiman, juga memerintahkan instansi terkait memperbaikinya, dan hal itu mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal (‎Ditjen) Kebudayaan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

“Kita tetap komitmen lakukan peningkatan di seluruh destinasi yang ada,” jani Bupati Rohul Sukiman.

Sikapi pernyataan Bupati Sukiman, Kepala Disparbud Rohul Yusmar mengatakan, bahwa Rumah Larangan Boru Namora Suri Andung Jati sedang dilakukan perbaikan, berkat bantuan sekira Rp 380 juta dari Ditjen Kebudayaan di Kemendikbud.‎

Yusmar berharap, salah satu situs bersejarah yang ada di Kabupaten Rohul tersebut tetap terjaga, sehingga terus dikenal oleh kalangan masyarakat, khusus generasi muda. (mad)

Terbaru

Populer