Beranda blog Halaman 1164

BKPP Rohul Ingatkan Peserta Ujian CPNS tidak Terlambat dan Pakai Pita Merah

Heni Astuti, Kabid Perencanaan Kepegawaian BKPP
Heni Astuti, Kabid Perencanaan Kepegawaian BKPP

ROKAN HULU, Tribun Riau- Peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Rokan Hulu (Rohul) diingatkan tidak terlambat hadir di lokasi ujian ditetapkan di Hotel Labersa, Pekanbaru.

Selain itu, peserta CPNS Rohul yang akan menjalani ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) juga tidak lupa memakai pita merah di pergelangan tangan kiri.

Demikian imbauan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Rohul Muhammad Zaki, melalui Kabid Perencanaan Kepegawaian BKPP Rohul Heni Widiastuti.

Heni juga mengingatkan seluruh peserta CPNS Rohul untuk datang lebih awal ke lokasi ujian di Hotel Labersa, atau satu jam sebelum jadwal ujian SKD dimulai.

Perempuan ini mengatakan sesuai jadwal, SKD dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) untuk CPNS Pemerintah Kabupaten Rohul dilaksanakan selama dua hari, yakni Ahad dan Senin depan, 4- 5 November 2018.

Kami ingatkan sekali lagi jangan ada peserta yang telambat datang ke lokasi ujian, karena tidak ada toleransi dari panitia. Bagi yang terlambat datang dan akan dianggap gugur,” kata Heni, Jumat (2/11/2018).

Heni juga menegaskan ke peserta agar tidak menggunakan joki untuk ujian SKD sistem CAT, dan niat-niat buruk lain. Bila ketahuan, tentunya akan diproses secara hukum.

Saat mengikuti ujian SKD, peserta CPNS juga diingatkan kembali oleh Heni untuk membawa kartu peserta ujian dan KTP elektronik asli atau surat keterangan diri yang masih berlaku dikeluarkan Disdukcapil.

“Peserta ujian SKD CPNS di lingkungan Pemkab Rokan Hulu wajib memakai pita warna merah di pergelangan tangan sebelah kiri. Ini menunjukkan bahwa kita peserta dari Rokan Hulu. Masalahnya kan ada yang gabung dengan kabupaten lain tesnya,” ungkapnya.

Heni menambahakan peserta harus mengingat nomor urut pengumuman Nomor: 800/ BKPP-Um/ 80.13/ 2018 tanggal 20 Oktober 2018, tentang hasil seleksi administrasi CPNS di lingkungan Pemkab Rohul.

Ujian hari pertama,‎ Ahad (4/11/2018), peserta nomor urut 1-557 akan jalani ujian di sesi ke empat, yakni pada pukul 14.00 WIB-15.30 WIB. Sedangkan nomor urut 578- 1.427 ujian di sesi ke lima , yakni pukul 16.00 WIB-17.30 WIB.

Sedangkan ujian SKD di hari kedua, Senin (5/11/2018), peserta ujian CPNS memiliki nomor urut mulai 1.428 hingga 2.277 akan menjalani ujian di sesi pertama, yakni pukul 08.00 WIB-09.30 WIB.

Untuk ujian sesi kedua diikuti peserta dengan nomor urut 2.278- 3.127, akan menjalani ujian mulai pukul 10.00- 11.30 WIB. Peserta n‎omor urut 3.128-3.977 ujian di sesi ketiga mulai pukul 12.00 WIB – 13.30 WIB.

Masih di hari sama, peserta ujian nomor urut 3.978-4.322 akan menjalani ujian di sesi ke empat mulai pukul14.00 WIB – 15.30 WIB.

‎Heni mengakui untuk persiapan hampir rampung. BKPP Rohul juga memantau situasi dan kondisi di lokasi pelaksanaan ujian SKD di Hotel Labersa, Pekanbaru.

Kita mengimbau ke peserta CPNS untuk mengikuti semua ketentuan dalam pengumuman jadwal seleksi. Tata tertibnya juga dibaca,” pungkas Heni. (mad)

Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian Teken MoU dengan UPP

Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Teken MoU Dengan UPP
Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Teken MoU Dengan UPP

ROKAN HULU, Tribun Riau– Untuk meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) guna mendukung kinerja dan keberhasilan pembangunan maupun dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian dengan Universitas Pasir Pengaraian (UPP) teken penandatanganan kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) tentang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada masyarakat.

Penandatanganan MoU antara Lapas dengan UPP itu digelar diaula Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Rabu, (31/10/2018) sore, yang disaksikan Wakil Rektor II UPP Kahirul Fahmi ST MT, Dekan Fakultas Hukum UPP Zulkifli SH MH C.L.A, Wakil Dekan FH UPP H. Nofrizal Lc MH, KPLP Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian Parlin Hasiholan dan Pegawai dilingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian.

Pada kesempatan itu, Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian M. Lukman Amd Ip SH M.Si mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pihak UPP karena bisa menjalin silaturrahim dan kerjasama dengan Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian.

Lanjut Lukman, melalui MoU ini dilakukan untuk mewujudkan sebuah rencana besar dalam peningkatan potensi dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Lapas Kelas IIB pasir Pengaraian.

“Salah satu sasaran yang ingin kami capai adalah peningkatan SDM dan ini berhubungan dengan kerja sama yang akan kami jalankan dengan UPP. Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan kepada UPP sudah bisa bersilaturrahim dan penandatanganan MoU tentang Tridharma Perguruan Tinggi ini,” kata Lukman

Melalui MoU dengan UPP ini, Diakui Lukman, sebagai bentuk komitmen dan visi misi Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian untuk meningkatkan SDM yang handal, energik dan kompeten yang sesuai dengan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapas.

“Mudah-mudahan melalui MoU ini bisa kita rangkai dengan kerjasama yang berkelanjutan, di Lapas ini ada juga yang alumni UPP, berharap CPNS (yang memakai baju putih) ini bisa melanjutkan pendidikannya ke UPP, hal ini sesuai dengan Visi dan Misi kita dalam Peningkatan SDM, kami menginginkan SDM yang handal energik dan berkeilmuan sesuai tupoksinya,”

“Seperti kuliah dijurusan hukum, tentunya bersamaan dengan itu untuk meningkatkan SDM kami dibidang Hukum ataupun hal lainnya, tapi yang dominan itu Hukum. Kami menginginkan SDM memahami dan memiliki kemampuan dibidang hukum, ruang lingkup yang harus dipahami bersama.

Lukman berharap dengan adanya kesepakatan MoU dengan UPP, bisa diberikan kemudahan akses dalam menempuh pendidikan untuk mengikuti perkuliahan di UPP. Begitu juga sebaliknya, Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian siap menjadikan Lapas sebagai praktek kerja atau KKN mahasiswa UPP yang ingin melakukan penelitian.

“Kami terbuka untuk hal tersebut, hal itu juga sesuai dengan Program kami dalam Keterbukaan Informasai Publik, Kami menyadari terhadap penegakan hukum, pembinaan dan kemayarakatan masih rendah, kita berikan akses kepada mahasiswa untuk melakukan penelitian disini, jadi yang berkunjung kesini seperti apa, tidak hanya negatif saja, jika itu yang postif juga publikasikan, karena kami disini mempunyai sebuah program pembinaan, kami menyakini dengan adanya keterbukaan informasi publik memiliki manfaat untuk masyarakat,” terangnya

Lukman mengaku, saat ini di Lapas membutuhkan pendampingan hukum baik bagi tahanan maupun narapidana, dia berharap mahasiswa atau Lembaga Bantuan Hukum (LBH) bisa memberikan pemahaman dan sosialisasi, karena hampir 80 persen yang baru masuk sebagai tahanan tidak memahami hak dan kewajibannya.

“Kami beberapa waktu yang lalu bekerjasama dengan bantuan hukum, bak gayung bersambut inilah yang kami inginkan, disini baru kami lakukan dengan Posmabakum. Kami harapkan juga LBH dan mahasiswa dari UPP kami selalu membuka akses, agar mahasiswa dan LBH mensosialisasikan kepada narapidana apa saja hak dan kewajibannya.

Sementara itu, Rektor UPP DR Adolf Bastiaan M.Pd mengaku siap untuk mendukung peningkatan kapaistas dan potensi SDM di Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, karena ruang lingkup dari kesepakatan itu terkait Tri Dharma Perguruan tinggi.

Adolf, teori apapun dalam pengembangan kompetensi pasti berawal dari tanggunjawab pribadi dan dorongan supaya karyawan berkembang dengan adanya ilmu pengetahuan, sikap dan prilaku sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan perkembangan dunia untuk menuntut ilmu dari hari ke hari untuk meningkatkan komptensinya.

“Jadi ini harus kita perjuangkan, saya salut dengan pak Kalapas sebagai pimpinan disini yang komitmen untuk meningkatkan kompetensi pegawainya, sebagian ini sudah ada yang bergabung dan yang belum ini nanti kedepannya seperti apa, dengan adanya payung hukum (MoU) ini, tidak perlu repot kuliah dikampus, mulai dari tempatnya bisa kita lakukan disini,” kata Adolf

“Kita juga akan mengatur jam kerja ASN dengan kuliah dan jangan meninggalkan tugas kita sebagai ASN, nantinya bisa disesuaikan dengan tugas di Lapas, karena kuliah disini pun ruangannya sudah representatif,”

Lanjut Adolf, Dengan adanya dasar MoU ini, pihak UPP akan memberikan kemudahan dan keringanan biaya bagi mahasiswa dari Lapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, seperti keringanan pembayaran uang pembangunan dan uang kuliah bisa dicicil.

“Karena dengan adanya MoU tersebut kita bisa memberikan keringanan uang pembangunan, cukup saja bayar setengah Pak Kalapas, nanti akan kita usulkan ke yayasan, kalau uang kuliah, saya paham betul semangat kuliahnya tinggi, tapi dompetnya bermasalah, ya dicicil saja tidak apa-apa, yang penting semangat Pak Kalapas ini harus direspon,” jelasnya

Adolf menjelaskan, dalam waktu dekat Akreditasi UPP menajdi B, dirinya yakin Dosen-dosen yang di UPP saat ini sudah tersertifikasi dengan jenjang pendidikan S-2 (Strata Dua) dan sebagian saat ini sedang menyelesaikan S-3. Hal itu sebagai kebijakan kampus untuk memberikan kemudahan dan untuk melanjutkan pendidikannya.

“Selain itu, kita juga punya LBH di UPP yang lebih fleskbiel secara keilmuan, tugasnya untuk memberikan bantuan hukum dan pendampingan. Dengan MoU ini, karena kampus terkenal dengan Tri dharma perguaraan tinggi, Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat, hal itu sudah termasuk dalam pengabdian kepada masyarakat,” terangnya

Untuk warga binaan, dikatakan Adolf, UPP siap membantu untuk meningkatkan fungsi dan SDM di Lapas, seperti dibidang kewirausahaan, supaya warga binaan begitu bebas menjalani masa hukumannya bisa berbaur dan membuka usaha dimasyarakat.

“Karena kampus UPP saat ini kampus tekhnopreanur, kampus yang berbasis Ilmu Pengetahuan dan teknologi. Kami juga membina anak yang belum tamat SMA kami pun bisa membuat program paket C, hal itu juga sejalan dengan program Pak Bupatai H. Sukiman, kemarin sudah dilaunching “Satu Keluarga Satu Sarjana” begitu juga warga Desa yang belum sarjana bisa kuliah di UPP. (mad)

Ribuan Warga Ramaikan Pawai Ta’aruf Pembukaan MTQ ke-18 Rohul‎ 2018

ROKAN HULU, Tribun Riau- Ribuan warga dari 16 kecamatan, ikut ramaikan pawai ta’aruf Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-18 tingkat Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2018, yang resmi dilepas Bupati Rohul H. Sukiman, Kamis sore (1/11/2018).

Kegiatan selain diramaikan masyarakat, budaya, kesenian serta mobil hias perwakilan dari 16 kecamatan ikut meramaikan pawai taaruf pembukaan MTQ ke-18 Kabupaten Rohul‎, termasuk peserta pawai dari kalangan pegawai di seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD.

Ribuan peserta pawai dilepas langsung oleh Bupati Rohul Sukiman didampingi sejumlah pejabat Forkompinda dari depan Kantor Bank BRI Cabang Pasir Pangaraian, kemudian peserta finish di Masjid Agung Islamic Center Rohul yang sudah mendunia.

Kegiatan pelepasan peserta pawai ta’aruf, digelar dekat gerbang Kantor Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah yang dihadiri unsur Forkompinda Rohul, Wakil Ketua DPRD Rohul Zulkarnain, Sekretaris Daerah Kabupaten Rohul H. Abdul Haris S.Sos, M.Si.

Foto Bupati Sukiman bersama rombongan
Foto Bupati Sukiman bersama rombongan

Juga hadir Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj. Peni Herawati, para pejabat serta pegawai di lingkungan Pemkab Rohul, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat serta pelajar dari 16 kecamatan.

‎Bupati Rohul Sukiman mengatakan, pelaksanaan MTQ‎ yang digelar setiap tahunnya merupakan salah satu upaya syiar Islam di Kabupaten Rohul berjuluk Negeri Seribu Suluk, sekaligus mencari bibit handal qori dan qoriah, untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Riau.

Katanya, dengan ramainya pawai taaruf pembukaan MTQ yang digelar, apalagi diikuti kafilah dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Rohul, tentunya hal itu ikut semarakkan syiar Islam ke masyarakat luas.

“Kita berterima kasih kepada semua pihak, baik panitia penyelenggara, masyarakat, dan kepada peserta pawai semuanya berjalan aman, lancar dan ramai,” sampainya.

“Dengan sederhana namun cukup ramai, dan ini untuk hiburan masyarakat. Berharap ke depannya akan lebih baik lagi,” harap Bupati Rohul Sukiman usai pawai taaruf.

‎Kemudian, dikatakan Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, mengatakan MTQ ke-18 Kabupaten Rohul yang resmi dibuka Kamis malam (1/11/2018), akan dilaksanakan enam hari dan baru berakhir Selasa (6/11/2018).

Ungkap Syahrudin, di MTQ ke-18 Kabuaten Rohul tahun 2018, akan pertandingkan beberapa cabang dan sub cabang lomba, yakni tilawah tingkat anak-anak, remaja dewasa, tartil, qiroah sab’ah, sarhil, fahmil.Cabang lomba hifzil 1 juz, 5 juz ,10 juz 20 juz dan 30 juz, khot, serta cabang dekorasi, hiasan mushab, naskah dan kontemporer.

Bila peserta seluruh cabang lomba terpenuhi, kata Syahrudin, jumlah peserta di satu kecamatan yang mengikuti MTQ masing-masing 34 orang. Kemudian, dipelaksanaan MTQ ke-18 Tingkat Kabupaten Rohul tahun 2018, panitia sendiri telah menyiapkan sebanyak 32 rumah warga yang dijadikan sebagai pemondokan kafilah dari 16 kecamatan. (mad)

Bupati Sukiman Janji Akan Perjuangkan Dana Hibah Madrasah dan HSN

Bupati Sukiman, beri sambutan saat hadiri Hari Santri Nasional tingkat Rohul, di Masjid Islamic Centre
Bupati Sukiman, beri sambutan saat hadiri Hari Santri Nasional tingkat Rohul, di Masjid Islamic Centre

ROKAN HULU, Tribun Riau- Lembaga pendidikan khususnya yang berada di jajaran Kementrian Agama (Kemenag) bisa berbangga hati. Karena, tahun depan Pemerintah daerah (Pemda) Rokan Hulu (Rohul) membuka kran dan berupaya membantu dana hibah bagi pendidikan Islam, bersumber dari APBD daerah.

Itu diakui Bupati Rohul H Sukiman, saat menghadiri Hari Santri Nasional (HSN) tingkat Kabupaten di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center (MAIC) Pasir Pangaraian, Rabu (31/10/2018) siang.

Dikatakan Bupati Sukiman, komitmen Pemkab Rohul dengan mendukung lembaga pendidikan Islam yang ada di Negeri Seribu Suluk. Nantinya akan direalisasikan setelah Perda Pendidikan Islam sebagai salah satu syarat memperoleh dana hibah bersumber dari dana APBD.

“Perdanya tengah dalam proses, berharap tahun 2019 bisa disahkan. Meski tidak bisa dianggarakan di APBD murni 2019, kita akan perjuangkan dana hibah bisa direalisasikan di APBD Perubahan 2019,” janji Bupati Sukiman.

Kemudian terkait kegiatan HSN ke IV tingkat Provinsi Riau yang akan diselenggarakan di Rohul, Bupati juga menginginkan, agar peringatan lebih meriah dibanding tahun ini. Dirinya memerintahkan Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Rohul, agar bisa berkoordinasi dengan Kemenag terkait persiapan termasuk anggaran.

“HSN tingkat Provinsi Riau nantinya Rohul akan jadi tuan rumah, tolong secepatnya dipersiapkan, berapa dana yang dibutuhkan,” imbau Bupati Sukiman.

Bupati juga berpesan ke seluruh lembaga pendidikan Islam, agar dapat menanamkan wawasan kebangsaan kepada santri/wan. Itu dibutuhkan untuk membentengi anak dari perkembangan teknologi semakin pesat dan pengaruh budaya asing.

“Karena selain ilmu agama, santri juga ditanamkan wawasan kebangsaan, agar mereka lebih mencintai tanah air dan terhindar dari pengaruh negatif teknologi serta pengaruh budaya asing,” pesan Bupati.

Sementara Kakan Kemenag Rohul, H Syahruddin Msy, berterima kasih karena Bupati sudah mengakomodir Perda Pendidikan Islam, sebagai syarat mendapatkan dana hibah APBD.

Kakan Kemenag mengaku, bahwa Perda Pendidikan Islam itu sudah setahun lalu disampaikan ke DPRD. Awalnya, Ketua DPRD Rohul menyurati Kemenag untuk menggarap Perda MDTA, namun Perda MDTA itu dianggap belum sempurna.

Kemudian Kemanag kembali membuat surat balasan agar Perda MDTA disempurnakan menjadi Perda Pendidikan Islam. Dalam Perda itu sudah mencakup item MDTA, Pondok Pesantren, Madrasah dan TPQ.

“Itu sudah kita sampaikan ke pak Bupati, Alhamdulillah pak Bupati memberi lampu hijau, langsung ditelepon pak Sekda dan Bappeda, sekarang sedang dicari kajian ilmiah di UNRi. Dari kajian ilmiah itu nantinya akan dirumuskan dalam bentuk pasal per pasal,” ucap Syahruddin.

Syahruddin juga menyebutkan, target Perda itu sendiri lebih ke meningkatkan kesejahtraan guru agama di Madrasah swasta.

“Karena 93 persen madrasah masih swasta, dan hanya 7 persen berstatus Negeri, kamudian guru honor lebih besar dari yang sudah PNS. Jadi targetnya guru MDTA berstatus honor yang tidak mendapatkan apa-apa selain sumbangan santri,” tegasnya.

Sikapi hal itu, Sekjen FKPP Ahmad Siregar SpdI, juga berterima kasih ke Bupati Rohul H Sukiman yang telah memberikan wewenangnya untuk keberlanjutan lembaga pendidikan agama Islam di Rohul. Apalagi, beban yang dipikul lembaga pendidikan agama sangat luar biasa bisa 24 jam, jauh beda dibanding sekolah umum.

“Sangat wajar dapatkan perhatian Pemerintah daerah, apalagi tahun depan Rohul dipilih sebagai tuan rumah HSN tingkat provinsi. Jadi sangat dibutuhkan bantuan Pemerintah daerah,” sebut Ahmad Siregar.

Kegiatan usung tema “Bersama Santri Damailah Negeri, juga dihadiri Ketua PKK Kabupaten Rohul Hj Peni Herawati Sukiman, Kalapas Kelas IIB Pasir Pagaraian, M Lukman, perwakilan Kapolres, Dandim, Wakil Ketua Umum FKPP Riau KH Mursyid, dan perwakilan Kemenag Riau Fakhri MA. (mad)

453 Rumah di Kecamatan Rambah Kebanjiran, Akses Jalan Sempat Putus

Banjir di Rohul yang sempat putuskan akses jalan, namun kini sudah surut
Banjir di Rohul yang sempat putuskan akses jalan, namun kini sudah surut

ROKAN HULU, Tribun Riau- Diperkirakan, 453 rumah di Kecamatan Rambah dan sekitarnya, Rabu (31/10/2018) sore hingga malam, terendam banjir. Banjir juga sempat memutuskan akses jalan utama Ibukota Rohul, karena meluapnya air Sungai Batang Lubuh dan Sungai Haiti.

Disamping intensitas hujan yang tinggi, banjir juga disebabkan karena beralihnya fungsi anak sungai menjadi permukiman serta sistem drainase yang buruk di ibukota kabupaten Rohul.

Diakui Kasi Pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, Jon Fery, ada 4 daerah yang terparah terkena banjir di kecamatan Rambah, yakni Desa Babussalam di Dusun Nogori, Darussalam dan Maratugun, ada 250 rumah warga terendam banjir.

Kemudian di Kelurahan Pasir Pangaraian, di lingkungan Tanjung Harapan tercatat 100 rumah terendam. Kemudian di Desa Pematang Berangan Dusun Tulang Gajah terdata 88 rumah terendam banjir dan di Dusun Luba Hilir Desa Koto Tinggi ada 15 rumah terendam banjir.

“Banjir selain merendam rumah warga, juga merendam rumah ibadah dan sekolah serta fasilitas umum lainnya dengan ketinggian air berpariasi antara 1 hingga 2 meter,” terang Jon Fery, Rabu (1/11/2018) malam.

Lanjut Jon Fery, BPBD Rohul dan Polres Rohul sudah membantu empat unit perahu karet, guna membantu evakuasi warga terkena banjir berada di 4 desa Kecamatan Rambah.

“Kita juga akan membuka selter tempat pengungsian, termasuk menyiapkan tenda darurat dan dapur umum di kawasan Pujasera Lingkungan Kelurahan Pasir Pangaraian, mengantisipasi adanya pengungsi,” sebutnya.

Banjir selain merendam permukiman warga, juga sempat memutus Jalan Tuanku Tambusai, tepatnya di Simpang Supra sejauh 2 KM sehingga menyebabkan kemacetan panjang. Jalan utama tersebut, banjir mencapai ketinggian sepinggang orang dewasa.

Guna mengurai antrian panjang kendaraan di Jalan Tuanku Tambusai, pihak Satlantas Polres Rohul terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan menuju jembatan Batang Lubuh, memutar menuju jalan lingkar.

“Sebenarnya jalan bisa saja dilalui, tapi kita khawatir akan membuat kendaraan rusak dan lalu lalang kendaraan akan membuat gelombang air menerjang Toko dan perumahan di pinggir jalan. Atas dasar pertimbangan itu, kita alihkan arus lalulintas ke jalan lingkar,” ujar Iptu Rudi Sudaryono, Kanit Lantas Polres Rohul.

Sekitar pukul 22.00 Wib, banjir di Kecamatan Rambah sudah mulai berangsur surut. Namun meski demikan pemkab Rohul tetap menetapkan status tanggap darurat banjir, di seluruh wilayah kabupaten rokan hulu. pemerintah mengimbau kepada warga, khusunya yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) dapat waspada terhadap meluapnya sungai secara tiba-tiba.

Akses jalan utama saat ini juga sudah bisa dilalui kendaraan, dan badan jalan bekas banjir banyak terdapat sampah sampah terbawa arus banjir, termasuk lumpur. Hingga Kamis pagi, warga sudah mulai membersihkan rumah mereka, baik dari sampah maupun lumpur yang terbawa arus banjir. (mad)

Tak Direvisi 9 Tahun, Upah Bongkar Muat Rohul Akhirnya Naik Hingga 15 Persen

Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Transmigrasi Rohul Herry Islami
Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Transmigrasi Rohul Herry Islami

ROKAN HULU, Tribun Riau- Kini buruh bongkar muat di kabupaten Rokan hulu (Rohul) bisa bernafas lega. Karena, mulai 31 Oktober 2018, Pemkab Rohul sudah resmi memberlakukan standarisasi biaya muat bongkar barang terbaru, setelah 9 tahun tarif tersebut tidak pernah direvisi.

Melalui Peraturan Bupati (Perbup) nomor 35 Tahun 2018 tentang standarisasi Biaya Muat Bongkar Barang dalam Kabupaten Rohul, Pemkab Rohul sudah menetapkan Kenaikan 13-15 persen upah Bongkar Muat barang baik Tandan Buah Sawit (TBS) atau Barang kebutuhan Pokok.

Diakui Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Transmigrasi (Disnakerkoptrans) Rohul Herry Islami mengatakan, kenaikan upah bongkar Muat Barang di kabupaten Rohul merupakan hasil kesepakatan bersama antara Kadin, Apindo, Sarikat Pekerja, perguruan tinggi dan pemerintah.

“Wajar rasanya, jika kita naikan tarif bongkar muat tersebut. Karena selama 9 tahun, tarif belum pernah direvisi sesuai dengan kondisi real saat ini,” sebut Herry Islami, Rabu (31/11/2018) siang, saat sosialisasi ketenanga kerjaan di Hotel Sapadia Pasir Pangaraian.

Diterangkan Herry Islami, adapun indikator dalam penyesuaian Upah Bongkar muat ini mengingat terus naiknya Upah minim baik kabupaten atau provinsi setiap tahunya.

“Selama ini kita tidak pernah meninjau kesejahteraan buruh. Atas instruski dari Bupati, makanya kita berupaya merumuskan kenaikan upah Bongkar muat ini guna mengejar Kesejehteraan bagi kaum buruh bongkar muat,” ucapnya.

Dengan jumlah buruh yang besar di Rohul, dengan adanya kenaikan upah bongkar muat, tentunya menjadi stimulant dalam peningkatan daya beli masyarakat menegah kebawah, dan tentunya juga akan merangsang pertumbuhan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

Sebut Herry Islami lagi, setelah disosialisasikan, maka Perbup nomor 35 tahun 2018 tersenut sudah resmi berlaku. Dinasnakerkoptrans Rohul juga akan memberikan tembusan Perbup ke seluruh perusahaan di Rohul, sebagai acuan perusahaan menetapkan tariff bongkar muat baru di lingkungan perusahaan mereka, untuk mencegah konflik industrial antara perusahaan dan sarekat buruh.

“Menghimbau ke perusahaan, agar dapat menjalankan aturan ini dengan baik dan konsisten. Jika tidak diterapkan maka perusahaan bakal terancam sanksi adminstrasi mulai dari teguran tertulis hingga pencabutan izin oleh pemerintah daerah,“ tegasnya.

Dengan adanya kebijakan Pemkab Rohul menaikan Upah Bongkar muat, juga mendapat apresiasi dari Sarekat Pekerja Buruh di Rohul. Ditegaskan Ketua SPTI Rohul Syahril Topan, melalui Bendahara Umum Fahren Lubis, mereka sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah tersebut.

“Kami dari SPTI, sangat mengapresiasi kebijakan Pemkab Rohul, tentunya kami anggap bentuk komitmen Pemkab Rohul dalam memberikan kesejahteraan buruh. Namun kami juga minta Pemkab dapat melakukan pengawasan dalam implementasi aturan ini, sehingga perusahaan dapat memberlakukan aturan pemerintah ini,” harapnya. (mad)

Ketua IDI Rohil Berikan Bantuan untuk Korban Banjir di Pekaitan

Ketua IDI Kabupaten Rohil Beri Bantuan Pada Pengungsian Korban Banjir Di Pekaitan
Ketua IDI Kabupaten Rohil Beri Bantuan Pada Pengungsian Korban Banjir Di Pekaitan

ROHIL, Tribun Riau- Dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-68, Ketua IDI Kabupaten Rohil dr. H. Suratmin M.Ked (Ped) SpA beserta rombongan pengurus IDI Rohil memberikan bantuan dan pengobatan kepada warga korban banjir di Posko pengungsian, Kepenghuluan Pekaitan, Kecamatan Pekaitan, Kamis (01/11/2018) Pukul 11.00 Wib.

Setelah memberikan bantuan dan pengobatan kepada warga korban banjir di Kecamatan Pekaitan, Suratmin berharap bantuan yang diterima dapat meringankan beban para pengungsi.

“Kami berharap apa yang kita berikan dapat sedikit membantu dan meringankan beban semua para pengungsi korban banjir,” ujarnya.

“Mudah-mudahan banjir di Kecamatam Pekaitan ini dan sekitarnya segera surut, agar semua warga para pengungsi segera kembali ketempat tinggal masing masing, karena akibat banjir ini penyakit yang datang biasa berhubungan dengan banjir bisa mengakibatkan penyakit seperti gatal-gatal atau penyakit kulit dan batuk-batuk,” tambahnya.

Selain memberikan bantuan berupa bahan pokok yang berasal dari sumbangan para dokter yang bergabung dalam IDI Rohil, dr.H.Suratmin M.ked (ped) SpA beserta rombongan juga mengunjungi posko kesehatan dan memberikan pengobatan kepada warga korban banjir di posko kesehatan. (toni)

BKK SMKN 5 Batam Gelar Pelatihan Karakter Industri

Novianti Spd, BKK SMKN 5 Batam

BATAM, Tribun Riau- Bursa Kerja Khusus (BKK) Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 5 Batam menggelar pelatihan karakter Industri untuk Kawasan Industri Khusus di Aula SMKN 5, 29 Oktober hingga 1 November 2018.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan pelatihan tersebut dari 2 perusahaan, yaitu HRD PT. PAX OCEAN, Panusunan Siregar dan HRD PT. LABTEC, Hendra dengan materi menghadapi MEA, kesiapan sikap mental calon tenaga kerja. Pelatihan tersebut diikuti seratus siswa kelas 3.

Novianti SPd selaku Kepala BKK SMKN 5 Batam ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa pihak perusahaan sangat senang dengan sistem yang sudah dibuat SMKN 5, yaitu Teaching Factory, penyelarasan kurikulum berbasis industri, pelatihan etika perilaku etitut yang selama ini sudah berjalan.

“Jadi pihak perusahaan lebih mempercayai lulusan lokal, karena mereka sudah dapat melihat karakter yang kita buat kepada siswa kita, dan selama ini kita sudah mengadakan kerjasama melalui bursa kerja SMKN 5, bahkan siswa kita sudah banyak yang bekerja di perusahaan galangan kapal dan elektronik,” ujar Novianti.

Bahkan, tambah Novianti, beberapa diantara mereka (yang sudah bekerja) ada yang belum mendapat ijazah.

“Di era Ekonomi MEA, kita kan bersaing dari beberapa negara asing yang juga mencari kerja di Indonesia, kalau kita tidak antisipasi, kita akan ketinggalan dari negara asing, makanya kita siapkan siswa kita untuk menghadapi era MEA ini,” jelasnya.

Selain terampil dalam skill produktif, lanjut Novianti, pihaknya juga menyiapkan agar siswa memahami etika.

SMKN 5 juga terpilih sebagai SMK Kawasan Industri Khusus dari semua SMK yang ada di Provinsi Kepulauan Riau.

“Kita update terus data dan laporan ke pusat lengkap, ini bagian dari revitalisasi, kita juga mendatangkan tamu dari Jakarta, Bandung, berhubungan dengan kegiatan sekolah, terpilihnya SMKN 5 ini menjadi SMK KEK, setelah berhasil menempah siswa-siswi dengan program belajar Teaching factory, Penyelerasan Kurikulum berbasis industri, dan memberikan pelatihan etika prilaku etitut karakter industri, kita selalu penyedia data dan pelaporan, dan informasi kegiatan sekolah,” pungkasnya. (pilian)

Silaturrahmi di Rumah Dinas, Bupati Ajak Wartawan Ikut Membangun Daerah

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman, ajak‎ seluruh wartawan yang bertugas di wilayah Rohul, agar ikut dalam proses pembangunan daerah.

Itu disampaikan Bupati Sukiman, saat Silaturrahmi Pemerintah Kabupaten Rohul bersama wartawan media cetak, media elektronik, media online, di pendopo Rumah‎ Dinas Bupati Rohul, di Pasir Pangaraian, Rabu (31/10/2018).

Silaturrahmi, juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Rohul Hj. Peni Herawati, Kepala Diskominfo Rohul Gorneng, Camat Rambah El Bizri, Plt Kabag Humas Tanti Ekasari SS, M.Si.Siregar, pegawai Kesbangpol Rohul, pegawai Bagian Humas, wartawan Rohul dari berbagai organisasi seperti dari anggota PWI Rohul dan FOSWAR, serta organisasi media lokal di Rohul lainnya.

Kepada wartawan, Bupati Rohul Sukiman mengatakan, wartawan merupakan salah satu pilar dari pembangunan. Sehingga dirinya mengajak awak media untuk bersama-sama pemerintah dalam membangun daerah.

“‎Kita membangun perlu kebersamaan, dari wartawan, dari judikatif, dari eksekutif, serta legislatif, juga dari masyarakat. Mari kita bersama-sama memajukan daerah ini,” ajak Bupati Sukiman.

“Sehingga, intinya mari bersama kita membangun semangat kebersamaan dan persaudaraan, meski dari berbagai suku, agama, dan warna kulit,” katanya.

Kata Bupati Sukiman lagi, melalui tulisan wartawan juga perlu ikut dalam membangun‎ kebersamaan dan persatuan masyarakat, sehingga Kabupaten Rohul tetap aman, nyaman dan kondusif.

“Saya juga menitip pesan, melalui tulisan seluruh wartawan di Rohul untuk bersama-sama membangun kebersamaan dan persatuan masyarakat,”harap Bupati Sukiman, juga diirnya mengharapkan Kabupaten Rohul kedepannya semakin maju dengan keterlibatan wartawan. (mad)

Bupati Sukiman Buka Bulan Bahasa “Pelantang Rohul II” di ‎SMAN I Rambah

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman membuka secara resmi acara bulan bahasa bertajuk “Pelantang Rohul II” di SMAN I Rambah, Selasa (30/10/2018) kemarin.

Acara Bulan Bahasa bertajuk Pelantang Rohul ‎II, juga dihadiri Kadisdikpora Rohul, Ibnu Ulya, Camat Rambah El Bisri, Kepala SMAN 1 Rambah Ali Pullaila serta undangan lainnya.

Dikatakan Kepala SMAN I Rambah Ali Pullaila, acara bulan bahasa yang bertajuk Pelantang Rohul II, digelar perlombaan Bahasa Indonesia untuk tingkat SMA , dan SMP. Dalam bulan bahasa ini, lomba musikalisasi puisi SMA, mebaca puisi tingkat SMA , tingkat SMP ada perlombaan gurindam, syair juga membaca puisi.

“Perlombaan digelar semala tiga hari, dari 30 Oktober hingga 25 November 2018, dengan peserta tingkat SMA ada 34 sekolah, SMK 36 sekolah dan SMP 28 Sekolah yang mendaftar,”

“Kami sangat berterima kasih kepada Bupati Rohul, H. Sukiman, karena telah meluangkan waktu untuk membuka secara resmi bulan bahasa di SMAN 1 Rambah. Beharap melalui kegiatan kita ini maka menambah pengetahuan pelajar, serta cinta Bahasa dan budaya Indonesia,” harapnya.

Bupati Rohul, H. Sukiman mengungkapkan, di bulan bahasa merupakan bulan dimana setiap orang dapat mengekspresikan bakatnya terutama dalam bidang satra yang bertujuan untuk lebih mencintai budaya sendiri yaitu budaya indonesia.

Ditambahkannya, dalam butir ketiga sumpah pemuda sangatlah jelas dan gamblang, yakni putra putri Indonesia menjunjung tinggi bahasa persatuan bahasa indonesia. Untuk itulah hendaknya para pemuda pemudi dan siswa- siswi Rohul bisa mencintai bahasa indonesia.

Diakuinya, bulan bahasa yang dilaksanakan di SMAN 1 Rambah sangat bagus dan penting, ditengah kemajuan teknologi yang semakin pesat seperti dua mata pisau.

“Kegiatan ini sangat penting, dan saya yakin kalau acara ini dilaksanakan setiap tahunnya tentunya generasi muda kita semakin cinta akan bahasa indonesia,” ucapnya.

Sukiman berharap, peserta yang mengikuti acara Bulan Bahasa ini, bisa mengekspresikan dirinya dalam berbahasa indonesia yang baik dan benar.

“Mari kita cintai bahasa Indonesia, jangan sampai bahasa persatuan kita luntur akibat kemajuan teknologi dan pengaruh luar negeri,” imbaunya.

Usai beri sambutan, Bupati Rohul Sukiman, memukul Gong ditandai pebukaan pelaksanaan Bulan bahasa di SMAN 1 Rambah. Di kegiatan itu, para Siswa SMAN I Rambah menunjukan kebolehannya dengan menampilkan puisi musikal, yang membuat Bupati Rohul terkesima. (mad)

Terbaru

Populer