Beranda blog Halaman 1163

185 CPNS di Rohul Ikuti Diklat pra Jabatan

Sekda Abdul Haris, buka Diklat Pra Jabatan bagi CPNS Rohul yang diangkat tahun 2017
Sekda Abdul Haris, buka Diklat Pra Jabatan bagi CPNS Rohul yang diangkat tahun 2017

ROKAN HULU, Tribun Riau- Terdata sebanyak 185 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Dokter 11 orang, Bidan PTT 145 orang, dan 29 orang Penyuluh Pertanian di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang diangkat jadi CPNS tahun 2017 lalu, Senin (5/11/2018) kemarin, mengikuti pendidikan dan latihan (Diklat) prajabatan.

Kegiatan yang digelar di Hotel Gelora Bhakti Pasir Pangaraian, ditaja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Rohul, bekerjasama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Riau, dibuka Sekda Rohul H Abdul Haris SSos MSi.

Hadir Asisten Administrasi Umum Setda Rohul H Helfiskar SH MH, serta sejumlah kepala dinas, badan dan kantor di lingkungan Pemkab Rohul, termasuk Kabid Pengembangan Kopetensi Manajerial BPSDM Riau.

Diakui Kepala BKPP Rohul M Zaki SSTP MSi diwakili Kepala Bidang Pengembangan SDM BKPP Rohul, Fifi Fidhlah SSTP mengaku, Diklat prajabatan CPNS formasi dokter, Bidan PTT dan tenaga penyuluh pertanian di lingkungan Pemkab Rohul dibagi dalam dua gelombang.

Untuk gelombang pertama, dimulai 4 hingga 11 November 2018 mendatang. Kemudian gelombang kedua digelar 11 hingga 17 November 2018 mendatang. Kegiatan Diklat prajabatan ini, sebagai persyaratan bagi CPNS tersebut untuk mendapatkan PNS penuh.

Kemudian, selain membentuk CPNS yang memiliki kopetensi, pengetahuan dan wawasan sebagai pelayan masyarakat yang baik. Untuk tenaga pengajar, pihaknya datangkan dari Widyaiswara Pejabat Struktural pada BPSDM Provinsi Riau. CPNS yang ikuti Diklat Prajabatan di inapkan di Hotel Gelora Bhakti Pasirpengaraian. Seluruh biaya pelaksanaan Diklat dibebankan kedalam APBD Rohul 2018.

Sekda Rohul H Abdul Haris dalam arahannya mengatakan, bahwa Diklat prajabatan CPNS formasi Dokter, Bidan PTT dan Penyuluh Pertanian di lingkungan Pemkab Rohul, sangat penting sebagai sarana untuk peningkatan pengetahuan tentang kepegawaian.

Melalui Diklat prajabatan yang berlangsung selama tujuh hari, Sekda berharap, hendaknya agar dapat diikuti dengan baik oleh CPNS yang belum menerima gaji CPNS penuh. Karena CPNS tersebut secara pangkat dan golongan paling rendah, sehingga mereka harus diberikan kemampuan khusus.

Diharapkan Sekda, melalui Diklat, nantinya dapat membantu pimpinan dan lembaganya menyelesaikan pekerjaan sebagai abdi negara. Disamping itu, CPNS nantinya juga dapat tingkatkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, Negara dan Tanah Air.

“Selain peningkatan kopetensi teknis, manajerial dan kepemimpinan juga diharapkan CPNS yang mengikuti diklat prajabatan memiliki kualitas pelaksanaan tupoksi dengan semangat kerjasama dan tanggungjawab sesuai dengan lingkungan kerja organisasi,.

“Saya harapkan, seluruh peserta diklat mempunyai semangat dan sprit yang tinggi untuk meningkatkan kopetensinya. Dari kegiatan ini dapat memotivasi para CPNS meningkat kemampuannya. Ikuti kegiatan ini dengan serius sehingga dapat menyerap seoptimal mungkin materi pembelajaran yang disampaikan. Pemkab memerlukan aparatur yang responsif, fleksibel dan inovatif, dan tetap memperhatikan kaidah-kaidah yang berlaku,” harapnya. (mad)

Satreskrim Polres Rohil Gelar Press Release Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan

ROKAN HILIR, Tribun Riau- Satreskrim Polres Rokan Hilir (Rohil) menggelar press release kasus pembunuhan dan pemerkosaan bersama Kapolsek Pujud Akp. Damuri Siregar SIK SH dan Kabag Humas Polres Rohil Akp. Juliandi SH beserta para penyidik Satreskrim Polres Rohil, Selasa (06/11/2018) Pukul 09.35 WIB.

KBO Satreskrim Polres Rohil Iptu Amru Abdullah SIK dalam press releasenya mengatakan, pengungkapan penemuan mayat yang terjadi di Jalan Lintas Riau-Sumut KM 39, Kepenghuluan Balai Jaya, Kecamatan Balai Jaya, Kabupaten Rohil, yang terjadi pada hari Jum’at tanggal 30/12/2016 lalu, sekira Pukul 10.00 Wib. “Berdasarkan laporan masyarakat tepatnya di lubang sampah, di kebun kelapa sawit milik masyarakat ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki,” terangnya.

Identitas korban, Dedi Syahputra Alias Dedi (18), beralamat di Jalan Parit Jawa, Kepenghuluan Labuhan Tangga RT 003 RW 001, Kecamatan Bangko Kabupaten Rohil. Dengan barang bukti (bb) yang ditemukan di TKP yaitu, 1 helai baju motif batik warna merah, 1 helai jaket warna hitam les orange, 1 helai celana jeans warna biru, 1 helai celana dalam warna coklat, 1 buah tali pinggang warna hitam.

“Tim Satreskrim Polres Rohil melakukan penyelidikan dan pada hari Rabu Tanggal 22/11/2017, melakukan penangkapan terhadap pelaku SA (22) alias IP yang beralamat di Jalan Pusara Kampung Medan, Kepenghuluan Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil, dan sudah divonis 12 Tahun oleh Pengadilan Negeri Rohil. Dan untuk pelaku yang kedua, yaitu MS (25) alias IY yang beralamat di Desa Sei Lobah Dusun III Perbaungan, Kecamatan Sei Kepayang Kabupaten Asahan Sumut,” jelasnya.

Kapolsek Pujud Akp. Rahmad Damhuri Siregar SH mengatakan, pengungkapan kasus penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan terjadi pada hari Sabtu Tanggal 27/10/2018, sekira Pukul 11.00 Wib, di kebun kelapa sawit milik saudara Udin yang berada di Dusun Simpang Jengkel, Desa Kasang Bangsawan, Kecamatan Pujud. Dengan identitas korban Mariyani (30), yang beralamat di Jalan Murini RT 02 RW 02, Kep. Bakti Makmur Kecamatan Bagan Sinembah Kabupaten Rohil.

“Satreskrim Polres Rohil melakukan penyelidikan dan pada hari Kamis Tanggal 01/11/2018, tim melakukan penangkapan terhadap pelaku TPR (32), yang beralamat di Simpang Jengkol RT 02 RW 01, Kep. Kasang Bangsawan Kecamatan Pujud Kabupaten Rohil, pelaku ditangkap di Rimbo Bujang Kabupaten Tebo Provinsi Jambi. Dari keterangan pelaku, bahwa perbuatan pembunuhan tersebut dilakukannya pada hari Sabtu Tanggal 06/10/2018, sekira Pukul 15.00 Wib di Kebun kelapa sawit, dengan BB 1 unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam tanpa nopol, 1 Unit Hp Nokia warna hijau,” terang Akp Rahmad Damhuri Siregar SH.

“Untuk pengungkapan kasus pembunuhan dan pemerkosaan yang terjadi pada Rabu Tanggal 24/10/2018, sekira Pukul 23.30 Wib. Dengan identitas korban seorang anak perempuan Inisial AL (11-12), yang duduk di kelas V SDN Desa Tanjung Medan. Berdasarkan laporan masyarakat, Kapolsek Pujud Akp. Rahmad Damhuri Siregar bersama Kanit Reskrim Bripka Joan Kurnian dan anggota langsung melakukan olah TKP,” paparnya.

Setelah mendapat petunjuk dan saksi-saksi di lapangan, lanjut Kapolsek, akhirnya pelaku pembunuhan dan pemerkosaan HAL (30) ditangkap di rumahnya pada hari Kamis Tanggal 25/10/2018, sekira Pukul 03.15 Wib. Setelah dilakukan interogasi pada awalnya pelaku tidak mengakui perbuatannya, namun setelah ditemukan satu helai baju di dalam rumahnya, yang digunakan pelaku, akhirnya pelaku mengakui perbuatannya.

“Dengan bb yang ditemukan di TKP yaitu,Satu (1) bilah pisau Cutter warna merah,Satu (1) helai celana panjang warna Abu Rokok,Satu (1) baju kaos oblong warna putih,Satu (1) helai celana dalam warna biru muda,Satu (1) buah jilbab warna coklat,Satu (1) buah tutup kepala (anak jilbab) warna hitam,Satu (1) buah ikat rambut warna hitam,Satu (1) helai baju pramuka,Satu (1) helai kaos singlet warna putih,Satu (1) Tas Ransel warna merah muda,Satu (1) Buku Gambar warna Boru,Satu (1) buah buku tulis,Satu (1) pasang kaos kaki warna hitam putih,Satu (1) pasang sepatu warna hitam Merk Cherno,” terangnya. (mad)

Tingkatkan Mutu Sekolah, SMKN 5 Batam Gelar Seminar Teaching Factory

Seminar SMKN 5 Batam tentang teaching factory
Seminar SMKN 5 Batam tentang teaching factory

BATAM, Tribun Riau- Demi meningkatkan mutu sekolah, SMK Negeri 5 Batam menggelar Seminar Teaching Factory khusus bagi guru-guru yang mengajar di SMKN 5, sebanyak 80 guru ikut andil dalam seminar yang digelar di Fame Hotel pada tanggal 3 hingga 4 November 2018 lalu itu.

Hadir sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut dari SMK 2 Adiwerna Kabupaten Tegal, Drs. AR Hartono MM Pd, dan Sri Prihatino, S.Pd sebagai team pengembang Teaching Factory SMKN 2 Adiwerna.

Waka Kurikulum SMKN 5 Batam, Fitri Reni kepada Tribunriau.com mengatakan, pelatihan tersebut adalah pelajaran berbasis produk, dalam artian bagaimana sekolah dapat menghasilkan produk sendiri.

“Artinya, kita dapat menghasilkan produk sendiri, kita mengadakan pembelajaran produksi, kita sudah belajar teori, sekarang kita akan coba melakukan praktek khususnya di bengkel, bidang Perkapalan, di grafika, TITL (tenaga instalasi listrik), Multimedia, semua ini adalah upaya pelayanan bersifat jasa, yang dapat menghasilkan profit, sehingga para siswa mempunyai jiwa kreasi dapat menciptakan produk sendiri,” jelasnya.

Ditambahkan Fitri, kita dapat melihat contoh SMK 2 Adiwerna Tegal, mereka sudah dapat membuat dan memproduksi di bidang menjahit WEER PAK, mereka tak perlu memebeli lagi seragam sekolah kepada pengusaha lain, bahkan mereka sudah mendapat orderan jahitan dari pihak pengusaha, serta tingkat mutu, perbengkelan mereka juga sangat baik, produknya, job shipnya pun baik, baik dan terarah, serta terfokus, jadi guru-gurupun enak mengajarnya.

Dengan seminar ini, lanjut Fitri, kita sudah dapat melihat dan mendengarkan, bahkan sebelum seminr ini kita sudah pernah mengirim 2 guru kita juga untuk study banding ke SMKN 2 Adiwerna Tegal, dan untuk memantapkan program TEFA ini, kita undang mereka kembali mengadakan seminar ini, hampir semua guru-guru produktif dan guru umum sudah memahami. Guru- guru juga merespon dengan baik, kita harapkan dapat mengadopsi kelebihan dan keberhasilan sekolah mereka, mungkin semester berikutnya kita akan menerapkan sistim pembelajaran TEFA ini di SMK 5.

“Dengan sistim yang ada sekarang, SMKN 5 sudah bekerjasama dengan dunia industri yang ada di Batam melalui Program magang guru dan siswa ke Dunia industri, dan terbukti siswa kita sudah Banyak bekerja di berbagai perusahaan di Batam, dan mendapat order untuk bekerja di Perusahaan industri di Batam, ini berkat dorongan kepala Sekolah kita Agus Sahril yang selalu memotivasi para guru-guru tenaga pengajar agar selalu berkreasi,” pungkasnya. (pilian)

Penertiban Kafe di Rohul, Kasatpol PP-Damkar Minta Dukungan Masyarakat

ilustrasi razia pekat
ilustrasi razia pekat

ROKAN HULU, Tribun Riau- Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berkomitmen menertibkan seluruh bentuk aktifitas penyakit masyarakat di 16 kecamatan se-Rohul.

Secara bertahap, seluruh kafe maupun warung remang-remang yang beroperasi dengan menyediakan wanita pelayanan, akan ditertibkan dan ditutup.

“Nantinya tanpa dijadwal, Satpol PP dan Damkar Rohul, razia pekat terutama tertibkan kafe, warung remang remang maupun penjual miras yang beroperasi di Rohul semuanya kita tertibkan. Jika ada laporan masyarakat ada aktifitas pekat, kita langsung tertibkan,” tegas Kepala Satpol PP dan Damkar Rohul Andi Yanto SH MH, Minggu, (4/11/2018) malam, terkait upaya penertiban kafe dan warung remang remang yang beroperasi di Rohul.

Sebut Andi Yanto lagi, penertiban kafe dan warung remang remang sebagai bentuk komitmen instansi yang dipimpinnya, dalam melaksanakan Perda Pekat. Selain adanya instruksi pimpinan, seluruh aktifitas yang berbau Pekat ditertibkan. Karena keberadaan Kafe dan warung remang-remang yang menyediakan wanita pelayanan sangat bertentangan dengan julukan Negeri Seribu Suluk.

Kemudian, keberadaan aktifitas pekat yang masih beroperasi sangat dikeluhkan masyarakat. Karena kafe dan warung remang remang yang beroperasi dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

“Secara bertahap operasi pekat kita rutin lakukan setiap pekannya. Namun, pemilik kafe dan warung remang remang belum ada efek jera. Sekarang dengan adanya penyidik PPNS di Satpol PP Rohul, pelayan maupun pemilik kafe yang terjaring razia pekat, kasusnya dinaikan sebagai tindak pidana ringan (Tipiring),” jelasnya.

Andi Yanto mengakui, saat ini sudah ada pelaku Tipiring yang diputuskan hukuman dua bulan penjara dan dikenakan denda.

“Kita berharap, adanya dukungan seluruh tokoh masyarakat, perangkat desa, Kades, Camat se Rohul untuk menertibkan segala bentuk aktifitas Pekat. Kita tidak tebang pilih, kafe dan warung remang remang yang beroperasi tanpa izin kita tertibkan,” harapnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Satpol PP dan Damkar Rohul Ir Syahruddin SSos menegaskan, operasi pekat yang rutin digelar Satpol PP dan Damkar Rohul diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pemilik dan wanita pelayan kafe yang terjaring razia pekat.

Kemudian, dari Operasi Pekat, Kamis (1/11/2018) pukul 11.30 Wib lalu di Kecamatan Rambah Hilir, persisnya di simpang D dan jalan lingkar kilometer 4 Desa Suka Maju Kecamatan Rambah Hilir, terjaring 6 wanita pelayan kafe. Diantaranya di simpang D sebanyak 3 wanita sedangkan Jalan jalan Lingkar Km 4 Pasir Pangaran terjaring 3 wanita.

Dengan ditertibkannya Kafe dan warung remang remang di dua kecamatan, berkat adanya informasi masyarakat yang sudah meresahkan. Setiap laporan masyrakat kita tindaklanjuti, tanpa pandang bulu, kafe yang melayani sihidung belang kita tertibkan.

“Kita kedepannya berupaya keberadaan kafe maupun warung remang remang di Rohul seluruhnya tutup. Terutama di Durian sebatang dan Lintam Kecamatan Ujung Batu yang sudah ditetapkan sebagai Zona Merah,” ucapnya. (mad)

Dana Hibah Madrasah di Rohul Tunggu Perda Pendidikan Islam

Bupati Rohul Sukiman, foto bersama saat menghadiri HSN tingkat Kabupaten
Bupati Rohul Sukiman, foto bersama saat menghadiri HSN tingkat Kabupaten

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul) H. Sukiman mengatakan saat ini Pemkab Rohul tetap komitmen mendukung lembaga pendidikan Islam yang ada di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Hanya saja, Kata Bupati Sukiman, dengan adanya aturan dari Menteri Dalam Negeri soal dana hibah, maka Pemkab Rohul tidak bisa gelontorkan dana APBD Rohul tiga tahun terakhir bagi madrasah yang ada.

Disebutkan Bupati Sukiman, bahwa bantuan hibah bagi madrasah baru bisa direalisasikan setelah Peraturan Daerah (Perda) Pendidikan Islam disahkan oleh DPRD Rohul, sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh dana hibah bersumber dari dana APBD.

“Saat ini, Perda tengah dalam proses. Berharap tahun 2019 sudah bisa disahkan DPRD Rohul. Meskipun tidak bisa dianggarakan di APBD murni 2019, kita akan perjuangkan dana hibah bisa direalisasikan di APBD Perubahan 2019,” janji Bupati Rohul Sukiman kemarin, di Pasir Pangaraian.

Kemudian, selain dana hibah untuk madrasah, untuk peringatan HSN IV Tingkat Provinsi Riau yang rencananya akan dipusatkan di Kabupaten Rohul, Bupati Sukiman sangat menginginkan peringatan tersebut lebih meriah dibanding tahun ini.

Lalu, agar HSN IV Tingkat Provinsi Riau meriah, Bupati Sukiman‎ berharap, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Rohul berkoordinasi dengan Kementrian Agama (Kemenag), untuk persiapan dan rencana anggaran yang diperlukan.

Sebut mantan Dandim di Kabupaten Indragiri Hilir, dirinya berpesan ke seluruh lembaga pendidikan Islam agar tanamkan wawasan kebangsaan kepada santri atau satriwatinya. Hal itu dibutuhkan untuk membentengi anak dari perkembangan teknologi yang semakin pesat dan pengaruh budaya asing.

“Karena selain ilmu agama, santri dan santriwati juga harus ditanamkan wawasan kebangsaan agar mereka lebih mencintai tanah air dan terhindar dari pengaruh negatif teknologi serta pengaruh budaya asing,” harap Bupati Sukiman.

Sikapi hal itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Rohul, Drs. H. Syahrudin MSy, mengucapkan terima kasih ke Bupati Rohul yang telah mengakomodir Perda Pendidikan Islam sebagai syarat mendapatkan dana hibah dari APBD Rohul.

Kata Syahrudin, bahwa Perda Pendidikan Islam setahun lalu telah disampaikan ke DPRD Rohul. Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, telah menyurati Kemenag Rohul untuk menggarap Perda MDTA, namun Perda tersebut dianggap belum sempurna.

Syahrudin menyatakan, Perda MDTA sudah mendapat lampu hijau dari Pemkab Rohul. Ia mengharapkan Perda tersebut bisa segera disahkan DPRD Rohul. (mad)

Bupati Rohul Targetkan RSUD Raih Akreditasi Paripurna

Bupati Sukiman bersama Direktur RSUD dan Dokter foto bersama usai meninjau pelayanan RSUD
Bupati Sukiman bersama Direktur RSUD dan Dokter foto bersama usai meninjau pelayanan RSUD

ROKAN HULU, Tribunriau- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul), mendukung penuh percepatan akreditasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul yang akan dinilai bulan ini, oleh Tim Komite Akredetasi Rumah Sakit (KARS).

Dukungan dan support yang diberikan pemerintah daerah terkait pelaksanaan akredetasi RSUD Rohul, darisisi pengalokasian anggaran dan lainnya.

Bupati Rohul H Sukiman, Minggu (4/11/2018) malam menyebutkan, dari tiga kali peninjauan ke RSUD Rohul terkait persiapan penilaian akredetasi RSUD Rohul yang akan dilakukan tim KARS, dirinya menilai bahwa manajemen RSUD Rohul sudah melakukan berbagai terobosan, inovasi dan persiapan dalam memenuhi penilaian persyaratan akredetasi.

Itu dibuktikan, adanya perubahan terhadap manajemen, pelayanan kesehatan di RSUD Rohul. Dimana untuk mendukung percepatan Akredetasi RSUD Rohul dengan target Paripurna, pemerintah daerah memberikan suport dan dukungan penuh kepada RSUD Rohul.

“Itu merupakan jadi kewajiban bagi Pemkab Rohul, untuk memastikan RSUD Rohul agar dapat meraih predikat akreditasi dari Tim KARS. Karena dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Menkes) Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2017, pemerintah daerah berkewajiban mendukung, memotivasi, medorong dan memperlancar proses akredetasi RSUD,” ujarnya.

“Kemudian, dari sisi anggaran untuk kesiapan pelaksanaan akredetasi RSUD Rohul sudah diakomodir di dalam APBD Perubahan 2018. Kita berikan motivasi, pembinaan dan pengawasan terhadap proses akreditasi RSUD Rohul. Karena ini jadi tanggungjawab kita sebagai pemerintah daerah dalam mendukung RSUD Rohul meraih akredetasi Paripurna,” sebut Bupati Sukiman.

Bupati Sukiman juga mengaku optimis, melihat dari kesiapan yang dilakukan pihak Manajemen RSUD Rohul dalam persiapan penilaian akredetasi oleh Tim KARS. Dimana manajemen RSUD baik itu para Tenaga medis, para medis, staf, karyawan rumah sakit mnunjukkan komitmen dan kebesamaan yang telah dilakukan untuk mendukung RSUD Rohul dengan target meraih akredetasi paripurna.

“Semoga proses pelaksanaan akredetasi di RSUD Rohul nantinya dapat nilai akredetasi terbaik. Kita optimis, melihat kesiapan yang sudah dilakukan Direktur RSUD Rohul bersama tenaga medis, para medis, staf juga security untuk percepatan akredetasi rumah sakit, bisa meraih akredetasi yang diharpkan,” katanya.

Di tempat terpisah, diakui Direktur RSUD Rohul dr Novil Raykel, Pemkab Rohul dalam hal ini Bupati Rohul H Sukiman, sudah menujukkan perhatiannya dan komitmennya dalam mendukung percepatan akredetasi RSUD Rohul. Bupati juga sudah meninjau langsung kesiapan RSUD Rohul menghadapi proses penilaian akreditasi oleh Tim KARS yang dijadwalkan turun ke Rohul 26-30 November mendatang.

“Motivasi, dukungan serta support yang diberikan Pemkab Rohul termasuk DPRD Rohul, jadi suplemen dan penyemangat bagi seluruh elemen di RSUD Rohul. Hal itu agar lebih maksimal dalam mempersiapkan proses akreditasi rumah sakit, dengan target rumah sakit raih akredetasi Paripurna akhir tahun 2018 mendatang,” sebut Novil. (mad)

Gubri dan Wagubri Terpilih Hadiri Syukuran Masyarakat Rohul

Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpillih, Syamsuar dan Edy Natar, Sekda Rohul Abdul Haris, hadiri syukuran di Kepenuhan

ROKAN HULU, Tribun Riau- Setelah suksesnya perhelatan Demokrasi dalam Pilgubri beberapa waktu lalu dimenangkan Pasangan Syamsuar-Edy, wujud rasa syukur masyarakat Rokan Hulu (Rohul) gelar syukuran.

Syukuran digelar, atas terpilihnya Drs H. Syamsuar M.Si – Edy Natar Nasution sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih Periode 2019-2024, di kediaman Tokoh Masyarakat Kepenuhan H. Bahtiar, Kota Tengah, Kecamatan Kepenuhan, Minggu (4/11/2018).

Kedatangan Gubernur dan Wagub Riau terpilih, disambut Bupati Rohul H. Sukiman yang diwakili Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, tokoh Masyarakat Rohul H. Bahtiar, serta disambut dengan gondang borogong, pencak silat dan tari persembahan dari SMA Negeri 1 Kepenuhan.

Di kegiatan itu, juga dihadiri anggota DPRD Riau, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa, Tokoh Masyarakat Rohul Wan Abu Bakar, H Auni, Ridwan Melay, Yuherman Yusuf, Ketua HKR Rohul, Ketua Sahabat Karib Sahril Topan, Koordinator Relawan Rohul Data Wardana S.Sos M.Si dan ribuan masyarakat Rohul dan Kepenuhan.

Ketua panitia Herman Melay dalam sambutannya berharap ke Gubernur dan Wagub terpilih, agar bisa merealisasikan apirasi masyarakat yakni terkait infrastruktur jalan dan jembatan serta pengembangan objek wisata Danau Dipo di Kota Tengah.

“Kami berharap ke Gubernur dan Wagub Riau terpilih, agar membangun jalan dan jembatan penghubung Rohul-Rohil di Desa Rantau Binuang Sakti (RBS), Turap di Desa Kepenuhan Timur dan pengembangan objek wisata Danau Dipo di Kota Tengah,” harap Herman Melay

Hal sama juga disampaikan Tokoh Masyarakat Rohul H. Bakhtiar, dirinya menrgharapkan ke Gubernur dan Wagub Riau terpilih Drs H. Syamsuar M.Si dan H. Edy Natar Nasutian, memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan dan membuka isolir daerah perbatasan Kabupaten Rohul-Rohil dan mengentaskan kemiskinan.

“Harapan kami dari masyarakat Rohul, semoga sebagai kepemimpinan Syamsuar dan Edy Natas jangan ada perbedaan pilih kasih baik di Riau, Rohul dan Kecamatan Kepenuhan. Karena permasalahan di Kecamatan Kepenuhan terutama di sektor Infrastruktur dan Kemiskinan menjadi harapan masyarakat dan membuka keterisoliran daerah perbatasan Rohul-Rohil, kami harapkan pembangunan Jalan dan jembatan bisa terealisasi,” harapnya.

Kata H. Bahtiar lagi, dirinya mengakui perbaikan jalan lintas Provinsi Simpang Kumu-Kota Tengah yang menjadi tanggungjawab Pemprov berharap untuk diperbaiki, pasalnya infrastruktur jalan merupakan sebagai akses urat nadi perekonomian masyarakat.

“Berharap ke Pemprov Riau, memprioritaskan jalan simpang Kumu-Kota Tengah dan jalan penghubung Rohul-Rohil di RBS. Masalah jalan ini sama-sama kita maklumi banyak yang tak sesuai dengan yang diharapkan masyarakat, karena jalan ini sebagai urat nadi perenomian masyarakat, kita harap di masa kepemimpinan pak Syam dan Edy bisa memenuhi harapan masyarakat,” pintanya.

Tambah H. Bahtiar, dirinya berkomitmen kembangkan Danau Dipo yang memiliki potensi sebagai Objek Wisata, dengan harapan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si dalam sambutannya, ucapkan selamat kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih yang telah diberi amanah oleh masyarakat untuk memimpin Provinsi Riau 2019-2024, tentunya masyarakat Rohul siap mendukung dan mensukseskan program-program Pemprov setelah dilantik.

“Kami berharap dan berdoa selalu, agar Bapak Gubernur dan Wagub selalu diberi kekuatan kesehatan dan juga selalu diberi petunjuk-petunjuk untuk bagaimana memajukan provinsi Riau ke depannya,”

“Kondisi Kabupaten Rohul hingga hari ini, masih juga dibuktikan dengan keterbatasan infrastruktur, terutama kita rasakan apa lagi dimusim hujan ini, kita butuh infrastruktur jalan, karena kekuatan APBD Rohul masih sangatlah terbatas,” sebut Sekda Abdul Haris.

Lanjut Sekda Abdul Haris, Kabupaten Rohul juga sangat bergantung dan berharap dengan Gubernur dan Wagub terpilih nantinya bagaimana untuk mencari solusi-solusi sehingga permasalahan infrastruktur terutama jalan ini nanti bisa diatasi bersama.

“Kami berharap dan yakin hal tersebut, nantinya setelah pak Gubernur dan Wakil Gubernur nanti mulai bertugas tentunya akan dapat secara berangsur-angsur dan bertahap kita selesaikan bersama-sama,” harap Abdul Haris.

Gubernur Riau terpilih Drs H. Syamsuar M.Si mengatakan, dalam menjalankan kepemimpinan lima tahun yang akan datang, dirinya mengharapkan masukan-masukan dan support agar dalam melaksanakan Amanah ini dengan jujur dan adil sesuai apa yang menjadi harapan masyarakat Riau.

“Kami sangat berharap awal dari upaya kita untuk membangun Riau yang lebih baik, untuk itu kami juga bukan manusia yang luar biasa kami juga punya kelemahan dan kekurangan tentunya kekurangan Inilah Kami harapkan dukungan semangat dan masukkan dari seluruh masyarakat Riau,” tegasnya

Lanjut Syamsuar lagi, untuk menyelesaikan beberapa persoalan seperti masalah infrastruktur dan kemiskinan seperti yang disampaikan pak H. Bahtiar perlunya sinergitas dan kerjasama, sehingga nanti anggaran yang diberikan melalui dana APBD Kabupaten dan APBD Provinsi harus didiskusi dan perencanaan dengan baik.

“Kemarin saya sampaikan dengan baik di kedepan ini bukan hanya Musrenbang itu yang jadi acuan kita menyusun perencanaan pembangunan. Namun nantinya setiap 3 bulan sekali, gelar pertemuan secara rutin dari hati ke hati, bagaimanapun memimpin negeri ini tentunya tidak mudah dengan segala keterbatasan dengan kondisi sekarang,”

“Kalau kita tidak ada keterbukaan kalau kita tidak sama-sama menyelesaikan persoalan ini semua persoalan tidak akan selesai,” katanya

Dalam perbaikan infrastruktur, Syamsuar akan mengadopsi program yang ada di Kabupaten Siak, yakni dengan membuat unit reaksi cepat. Nantinya akan bertugas secara swakelola, karena program itu diakuinya sudah pernah disampaikan di Kementerian PUPR dan mendapatkan penghargaan dari Menteri kategori inovasi terbaik.

“Terkait infrastruktur, kita akan buat Tim Reaksi Cepat dengan sistem swakelola. Sehingga jika ada jalan yang rusak dan berlubang, maka Tim Reaksi Cepat inilah yang akan perbaikinya seketika itu dan mengatasi masalah kemiskinan, tentunya kita akan mendatangkan Investor agar bisa membangun pabrik, sehingga harga karet dan sawit sawit bisa tinggi,” janjinya. (mad)

Diduga Ada Proyek Siluman di Mandau

Proyek Pembangunan Semenisasi Jl.Swadaya Gg.Delima RT.5/RW.10, Pematang Pudu, Mandau.
Proyek Pembangunan Semenisasi Jl.Swadaya Gg.Delima RT.5/RW.10, Pematang Pudu, Mandau.

DURI, Tribun Riau – Proyek semenisasi di Gang Delima, Jalan Swadaya, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis diduga proyek siluman. Pasalnya, proyek tersebut tidak memiliki plank merk.

Parahnya lagi, dalam pantauan awak media ini, pembangunan jalan tersebut tidak tampak adanya pengawasan. Kemudian untuk tikarnya diduga memakai besi 4′ (kecil). Dan anehnya lagi, rumah/penghuninya hanya ada 3 di sepanjang Gang Delima tersebut, termasuk rumah Ketua RT 5 Elfis Sirait, sementara ada gang lain yang banyak rumah/penghuninya di sekitar Jalan Swadaya yang tidak tersentuh pembangunan.

Salah seorang pekerja ketika dikonfirmasi mengatakan kalau mereka hanya selaku pekerja harian dan bekerja melalui Ketua RT 5/RW 10 Elfis Sirait, mereka tidak tahu siapa kontraktornya dan kenapa plangnya tidak dipasang, karena mereka hanya disuruh mengerjakan proyek tersebut.

“Kami hanya pekerja harian, kami tidak tahu siapa kontraktornya, masalah plang pun kami tidak tahu, karena bukan urusan kami, dan kami dibayar Rp.17.000 per meter, panjangnya 154 M dan lebarnya 3 M,” sebut pekerja yang tak ingin namanya dipublikasikan, Rabu (31/10/18) lalu.

Sementara itu, Plt. Ka. UPTD PUPR Mandau, Rudi Rinaldo ketika dikonfirmasi melalui saluran WhatsAppnya, Kamis (01/11/18) mengatakan tidak tau dan akan segera mengecek keberadaan proyek tersebut. “Nanti akan dichek”, sebutnya.

Kemudian, ketika ditanyakan lagi terkait proyek tersebut, Rudi kembali mengatakan akan segera mengecek. “Maaf lupa, besok saja dichek,” ujarnya, Jumat (02/11/2018).

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Ketua RT 5, Elfis Sirait belum dapat dihubungi. (jlr)

Pembukaan MTQ XVIII Tingkat Rohul 2018 Dimeriahkan Kembang Api

Bupati Sukiman, dan pejabat Forkompinda, pencet tombol saat pembukaan MTQ ke XVIII tingkat Rohul 2018
Bupati Sukiman, dan pejabat Forkompinda, pencet tombol saat pembukaan MTQ ke XVIII tingkat Rohul 2018

ROKAN HULU, Tribun Riau- Warna-warni kembang api menghiasi langit Dataran Tinggi Pematang Baih, saat pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XVIII Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) tahun 2018, Kamis (1/11/2018) malam.

Pembukaan MTQ XVIII ‎oleh Bupati Rohul, H. Sukiman, dihadiri Waka Polres Kompol Willy Kartamana, Kalapas Kelas IIB Pasir Pangaraian, M. Lukman, Ketua PN Sarudi, dan tamu undangan lainnya, dan pembukaan MTQ malam itu ditandai pemencetan sirinai, kemudian diiringi dentuman kembang api yang membuat pembukaan MTQ meriah.

Bupati Rohul, H.Sukiman dalam sambutannya mengungkapkan, bahwa pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ke XVIII tahun ini bisa dijadikan moment mencintai Al-Quran yang merupakan pedoman hidup.

Ditambahkannya, hidup di zaman teknologi yang berkembang pesat, tentunya nilai nilai agama merupakan benteng dalam menghadapi pengaruh-pengaruh budaya luar yang‎ bisa merusak nilai persatuan dan kesatuan.

Kemudian katanya lagi, pada zaman perkembangan elektronik yang‎ begitu pesat, bagaikan dua bilah mata pisau yang bisa berpengaruh buruk dan baik bagi generasi muda Islami di Rohul.

“Karena pesatnya teknologi dan informasi, maka nilai-nilai Islami ini sebagai benteng kita dalam menepis pengaruh buruk dari luar, seperti paham radikalisme dan lainnya,” imbau Bupati Sukiman.

Bupati Sukiman juga mengaku, Rohul yang berjuluk Negeri Seribu suluk, sudah sepatutnya generasi muda mengamalkan nilai nilai Islami, dan syiar islam, melalui kegiatan MTQ yang sedang digelar saat ini. ‎Juga diharapkan, agar generasi Rohul bisa menjadi lebih dekat dan mencintai Al Quran. Apabila generasi ini terwujud, maka Rohul akan semakin maju.

Kemudian disampaikan Bupati lagi, bahwa kegiatan MTQ tahun ini merupakan rutinitas yang merupakan agenda penting bagi umat islam, dalam mensyiarkan islam di Negeri Seribu Suluk. Pasalnya MTQ terbukti menjadi daya dorong dalam membangun bidang Agama Islam.

Sukiman juga berharap, melalui moment MTQ ini dapat ‎memberantas buta aksara Al-Quran di kabupaten Rohul, sehingga umat muslim di Rohul bisa menggemakan bacaan-bacaan Al-Quran. Dirinya juga berharap ke kafilah, qori dan qoriah, agar bisa menggapai prestasi yang terbaik, dan menjadi ‎utusan dari Rohul di ajang MTQ Provinsi dan Nasional.

Ketua panitia kegiatan M.Ruslan yang juga Asisten II Pemkab Rohul dalam laporannya mengungkapkan, melalui MTQ XVIII tingkat kabupaten Rohul, bertujuan yakni untuk menimbulkan cinta terhadap Al quran, dan mendapatkan qori qoriah terbaik.

“MTQ Rohul juga dilaksanakanya pada 1 hingga 7 November 2018, dengan Peserta yang mendaftar berjumlah, 411 orang,” jelasnya.

Meski diguyur hujan gerimis, pembukaan MTQ malam itu meriah dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai daerah di Rohul. Juga hadir unsur Forkompinda, Kepala Kemenag Rohul Drs. H. Syahrudin M.Sy, pejabat di lingkungan Pemkab Rohul, Rektor UPP Dr. Adolf Bastian M.Pd, Ketua MUI Rohul, para Camat, dan undangan lainnya.

Juga digelar devile ratusan kafilah perwakilan dari 16 kecamatan, dilanjutkan Tari Makan Sirih oleh siswi SMP dan SMA di Kecamatan Rambah.

“Sebagai pewaris negeri yang dijuluki Negeri Seribu Suluk ini, kita tidak boleh membiarkan generasi muda kita kehilangan jati diri, kita harus mempersiapkan‎ generasi muda untuk mengarungi masa depannya dengan baik, yang tentunya tidak meninggalkan nilai-nilai Islam,”‎ imbau Bupati Sukiman,

Dirinya juga menghimbau, lebih penting mendorong semua masyarakat untuk melakukan berbagai kegiatan nyata dalam memberantas buta aksara Al Quran di Rohul. (mad)

Lima Penjudi Digerebek Polisi Dalam Warung di Desa Mahato

ROKAN HULU, Tribun Riau- Di warung milik seorang warga di Desa Mahato, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) yang kerap dijadikan tempat bermain judi, digerebek polisi.

Dalam penggerebekan di warung Samingan RT 009/ RW 004 Bukit Kembar Desa Mahato Persiapan Suka maju, Jumat (2/11/2018)‎ sekitar pukul 03.30 dinihari, anggota Polsek Tambusai Utara berhasil menangkap 5 pria diduga sebagai pelaku tindak pidana perjudian jenis qiu-qiu.

‎Kelima penjudi, ditangkap anggota Polsek Tambusai Utara, terdiri 3 pelaku warga Desa Mahato, yakni SU (30 tahun), Ba (33 tahun), dan Sa (32 tahun). Kemudian, dua lainnya lagi merupakan warga Bukit Kembar Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai‎, yakni petani inisial Sa (35 tahun), dan petani inisial Sup (37 tahun).

“Dari pengerebekan, Polisi berhasil menyita barang bukti 140 lembar kartu domino, dan uang tunai sebesar Rp 1.440.000,” jelas Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua,‎ melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, Minggu (4/11/2018) sore.

Kata Ipda Nanang, saat penangkapan 5 terlapor perjudian jenis qiu-qiu, berawal informasi masyarakat yang diterima polisi Kamis (1/11/2018) sekitar pukul 23.00 Wib, di salah satu warung milik warga RT 009 Bukit Kembar Desa Mahato sering terjadi praktik perjudian.

Atas informasi tersebut, kemudian Kapolsek Tambusai Utara AKP Nurman SH, MH perintahkan personel Polsek Tambusai Utara melakukan penyelidikan dan pengecekan kebenaran informasi.

Pada Jumat pukul 03.30 dinihari, anggota Polsek Tambusai Utara berhasil ringkus 5 pria yang tengah berjudi jenis qiu-qiu, di salah satu warung milik warga setempat.

“Kelima pelaku beserta barang bukti sudah dibawa kepolsek Tambusai Utara guna proses hukum lebih lanjut,” sebut Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono. (mad)

Terbaru

Populer