Beranda blog Halaman 1089

Soal Jabatan Menag, Begini Tanggapan NU

Robikin Emhas
Robikin Emhas

Tribunriau- Dilantiknya Jenderal (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama (Menag) oleh Presiden RI, Joko Widodo menuai kontroversi dari sejumlah Kiai di berbagai daerah.

Demikian dikatakan Ketua PB NU Robikin Emhas, Rabu (23/11/2019) dilansir Kumparan.

“Banyak kiai dari berbagai daerah yang menyatakan kekecewaannya dengan nada protes (soal Menteri Agama),” kata Robikin, Rabu (23/11).

“Para kiai paham Kemenag harus berada di garda depan dalam mengatasi radikalisme berbasis agama. Namun para kiai tak habis mengerti terhadap pilihan yang ada,” lanjut Robikin.

Tidak dijelaskan secara gamblang sebab sosok Fachrul Razi tidak disambut baik para kiai NU. Robikin hanya menyinggung soal pentingnya melawan intoleransi.

“Para kiai sudah lama merisaukan fenomena terjadinya pendangkalan pemahaman agama yang ditandai merebaknya sikap intoleran. Lebih tragis lagi, bahkan sikap ekstrem dengan mengatasnamakan agama. Semua di luar kelompoknya kafir dan halal darahnya. Teror adalah di antara ujung pemahaman keagamaan yang keliru seperti ini,” papar Robikin.

Jokowi menunjuk Fachrul Razi sebagai Menteri Agama. Fachrul yang pernah menjabat sebagai Wakil Panglima TNI memang bukan kader NU. Fachrul Razi adalah Ketua Tim Bravo 5, yaitu tim relawan purnawirawan TNI untuk Jokowi di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Ketika memperkenalkan Fachrul ke publik, Jokowi mengungkapkan sejumlah tugas yang akan dikerjakan oleh Fachrul selama menjabat sebagai Menteri Agama. Salah satunya adalah soal radikalisme.

“Ini urusan yang berkaitan dengan radikalisme, ekonomi umat, industri halal, dan terutama haji berada di bawah beliau,” kata Jokowi di Kompleks Istana Kenegaraan, Jakarta. (red)

“Bukan Menteri Agama Islam”, Ini Alasan Fachrul Razi

Menteri Agama Fachrul Razi
Menteri Agama Fachrul Razi

Tribunriau- Usai dilantik menjadi Menteri Agama (Menag) oleh Presiden RI Joko Widodo, Jenderal (Purn) TNI Fachrul Razi mengatakan bahwa ia bukanlah Menteri Agama Islam.

Pernyataannya itu bukan tanpa alasan, ia menyadari bahwa di Indonesia ini masyarakatnya bukan saja dari pemeluk Islam, melainkan ada beberapa Agama lain.

“Satu, saya kan bukan menteri agama Islam. Saya Menteri Agama RI yang dalamnya 5 agama,” ungkap Fachrul di Istana Negara, Rabu (23/10) dilansir Kumparan.

Fachrul kemudian mengungkapkan bahwa dirinya suka memberikan ceramah meski jebolan TNI. Meski, kata dia, levelnya tak bisa disamakan dengan kiai.

“Saya memang suka ibadah, suka memberikan ceramah, suka memberikan khotbah. Meskipun bukan kiai kiai level saya. Tapi setiap ceramah saya temanya enggak ada lain, satu, Islam yang damai. Kedua, toleransi. Ketiga, bagaimana memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” urai pria kelahiran Aceh berusia 72 tahun ini.

“Mungkin Pak Jokowi melihat wah Pak Fachrul kalau begitu. Ini saya diharapkan banyak untuk bisa menangkal radikalisme,” sambung Fachrul.

Lalu, bagaimana cara Kemenag mengatasi radikalisme? Sebelum ini, tak pernah terjadi sebelumnya.

“Nantilah kalau udah […], ngasih bocoran sekarang belum anu kan,” ucap mantan Wakil Panglima TNI ini.

Sebagai purnawirawan perwira tinggi, ia yakin bisa membantu program deradikalisasi yang selama ini dieksekusi BNPT.

“Mungkin ada pengalaman saya lebih banyak dalam melakukan Bintal (bimbingan mental rohani-red), kan. Pada saat saya di kodam, kodim, saya kan banyak sekali berhubungan dengan itu. Setiap ada masalah, benturan, saya pasti selesaikan dengan aspek agama,” ungkap Fachrul. (red)

Prabowo Jadi Menteri? Begini Tanggapan PAN

Prabowo saat menyambangi Istana
Prabowo saat menyambangi Istana
Tribunriau- Desas desus bergabungnya Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dalam jajaran menteri kabinet Jokowi-Ma’ruf mengejutkan publik, bagaimana tanggapan Partai Amanat Nasional (PAN)?
Dilansir Kumparan, Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto juga mengaku kaget setelah Prabowo Subianto menyatakan siap menjadi Menteri Pertahanan dan membantu Presiden Jokowi di dalam kabinet.
“Tentu kita kaget juga Pak Prabowo mau jadi menteri ya,” kata Yandri, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/10)
Yandri lalu berseloroh dan mengaku bingung memanggil Prabowo kalau nanti menggelar rapat di DPR. Sebab selama ini dia memanggil Prabowo sebagai capres, lalu kini menteri.
“Saya enggak kebayang itu capres nanti raker sama komisi I (DPR) gitu kan, nanti jangan-jangan (memanggilnya) Pak capres, eh bukan Pak Menteri gitu,” ujarnya berseloroh.
Meski begitu, Yandri mengaku tak mempersoalkan sikap politik yang diambil Prabowo tersebut. Yandri berprasangka baik, dan menduga Prabowo ingin membersihkan persepsi negatif dari publik yang selama ini kerap disematkan pada eks Danjen Kopassus itu.
“Tapi ya sudahlah mungkin itu juga mimpi besar Pak Prabowo bisa aktif kembali, atau mungkin bisa membersihkan nama baiknya selama ini banyak pro kontra ya kan. Dengan adanya jadi menteri dia punya kesempatan untuk mengabdi, bagi PAN enggak ada masalah itu,” ujarnya.
Diketahui, PAN adalah salah satu partai yang mengusung Prabowo Subianto pada perhelatan pilpres lalu. (red)

Aktifitas DJ di J-Mex Dumai Ilegal

Aktifitas DJ di J-Mex, foto diambil dari screenshoot video yang diunggah di Youtube
Aktifitas DJ di J-Mex, foto diambil dari screenshoot video yang diunggah di Youtube

DUMAI, Tribunriau- Aktifitas Disjoki (Dj) di Pub J-Mex yang berada di Jalan Mangga, RT 11 Kelurahan Rimba Sekampung, Kota Dumai tidak mengantongi izin alias ilegal.

Hal tersebut diketahui dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melalui Kasi Perizinan bagian TDUP Kota Dumai, Lestari saat dihubungi via WhatsApp, Senin (21/10/2019).

“Belum ada (izin Diskotik/Dj) pak, hanya izin TDUP untuk karaoke,” ujar Lestari ketika ditanyakan soal kelengkapan izin yang dimiliki Pub J-Mex.

Sebelumnya, Kabid Perizinan DPMPTSP, Said Efendi juga telah menyatakan bahwa Pemko Dumai melalui DPMPTSP belum pernah menerbitkan izin untuk aktifitas DJ.

“Belum ada. Itu sudah menyalahi izin yang diberikan. Silahkan ditindak sesuai tupoksi OPD terkait,” ujar Said beberapa hari yang lalu.

Pihak yang berwenang, dalam hal ini Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang bertugas mengawasi peraturan walikota hendaknya segera turun ke lapangan untuk menghentikan aktifitas ilegal tersebut. (red)

Penampakan aktifitas DJ di J-Mex yang diunggah ke chanel Youtube:

Repol : Kita Akan Tes Kekuatan Cor Beton Gedung PMI Kampar

Bangkinang Kota, TRIBUNRIAU.COM,
wakil ketua DPRD Kampar Repol.S.Ag akan melakukan Tes Labor kekuatan cor beton bangunan gedung PMI Kampar yang berlantai dua pengerjaannya sedang berlangsung.

Keinginan politisi Partai Golkar ini, untuk melakukan uji labor terhadap cor beton lantai dua gedung PMI ini, berawal hasil peninjauan langasung gedung yang sedang dikerjakan, Repol melihat banyak cor lantai dua ini yang keropos, retak retak bahkan kata Repol ada yang bocor, kalaulah lantai dua ini dijadikan atap, gedung ini akan hancur.

“Gedung PMI yang dibangun berlantai dua ini menelan dana Rp3,2 M,lebih ini cukup besar, jangan nanti uang daerah hancur nanti akan sia sia saja, saya akan lakukan uji labor terhadap kekuatan cor beton lantai dua ini” jelas Repol.

Sementara kepala tukang yang mengerjakan proyek ini Pak Slamet yang sempat dimintai penjelasannya soal cor beton lantai dua ini, ia menyampaikan, “benar pak banyak yang keropos dan retak, dan ada juga yang bocor, karna waktu pengecoran redimiknya sudah agak keras dan itupun waktu pengecoran waktu siang, itu masalahnya kemaren.” Kata Slamet.

Proyek pembangunan baru Gedung PMI yang menelan dana Rp3.246.140.700.00.sebagai pelaksana PT.Rakha Gemilang Jaya, dengan Nomor Kontrak 640/PUPR-PGK-APBD/2019/003, jangka waktu pengerjaan 150 hari kalender.

“Kita akan awasi terus pengerjaan proyek ini, saya minta masyarakat juga ikut mengawasi, mari sama sama kita awasi, kalau ada pengerjaan yang salah tolong sampaikan sama saya” tambah Repol.(shm)

Warga Bagan Keladi Dumai Dambakan Jalan yang Layak

Kondisi jalan di Bagan Keladi, Kecamtan Dumai Barat, Kota Dumai
Kondisi jalan di Bagan Keladi, Kecamtan Dumai Barat, Kota Dumai

DUMAI, Tribunriau- Jalan yang layak untuk dilewati seperti pada jalan umumnya, itulah yang diharapkan oleh masyarakat Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.

Lebih kurang 9 tahun lamanya, masyarakat Bagan Keladi melewati jalanan yang berlumpur ketika hujan, berdebu ketika panas. Jalan itu tepatnya berada di Jalan Sri Kembar, jalan induk menuju kantor kelurahan.

“Mereka seakan tidak memperdulikan keluhan kami,” ujar M Weldi, salah seorang warga kelurahan Bagan Keladi.

Dijelaskannya, ketika musim hujan, jalan tersebut sudah seperti kubangan kerbau, di saat musim panas, seperti gurun sahara yang menghembuskan debu sehingga pengendara sangat kesulitan melaluinya.

“Kami bukan kerbau yang harus selalu melewati jalan yang sudah sama seperti kubangan lumpur dan harus menghirup deburan debu ketika cuaca panas tiba,” jelasnya

Parahnya lagi, lanjut Weldi, banyak caleg dan calon walikota yang meminta perhatian mereka untuk mendulang suara, menebar janji-janji, namun, hingga kini tak banyak yang kembali memperhatikan mereka.

“Tapi ketika musim pesta rakyat, datang para kandidat serta calon anggota DPRD atau calon walikota, mereka sibuk mencari perhatian masyarakat kami untuk mendapatkan suara dari kami, hingga sampai ke pelosok kampungpun mereka tempuhi untuk menebarkan janji-janji semata, setelah kepentingan mereka terpenuhi, maka mereka menghilang tanpa mempedulikan tempat kami, kami hanya orang kampung yang tak tau kemana jalur-jalur yang harus kami tempuh,” kesal Weldy.

Kepala Kelurahan Bagan Keladi ketika dihubungi wartawan membenarkan kondisi jalan seperti yang dikeluhkan warganya.

“Ya benar adanya kondisi jalan di sana memang hancur, tidak layak dilalui oleh masyarakat, lebih memprihatinkan lagi ketika anak-anak mau berangkat ke sekolah, mereka harus mengarungi lumpur, bahkan ada yang jatuh hingga harus pulang untuk ganti seragam mereka,” ujar kepala Kelurahan Bagan Keladi yang akrab disapa Awi.

Dirinya berharap, pihak Pemko dan DPRD Dumai bisa memberikan perhatian lebih terkait masalah jalan yang tidak layak ini, ia juga sudah berusaha mengajukan pembangunan jalan ke dinas pekerjaan umum.

“Saya harap ada perhatian penuh dari Pemko dan DPRD Dumai terkait masalah ini agar masyarakat di sini bisa mendapat hak yang sama, sejauh ini saya sudah berusaha untuk mengajukan ke dinas pekerjaan umum, mungkin akan terealisasi akhir tahun ini,” ucap Awi.

Informasi yang didapatkan wartawan, jalan tersebut pada tahun ini akan dibangun oleh Pemko Dumai melalui Dinas PUPR menggunakan dana APBD Perubahan. (red)

Wakil Ketua DPRD Kampar Tegaskan Agar Dinas PUPR Tangani Masalah Banjir Kota Bangkinang Sampai Tuntas

Bangkinang Kota, TRIBUNRIAU.COM , Wakil Ketua DPRD Kampar Repol.S.Ag tegaskan kepada Dinas PUPR Kampar agar sesegra mungkin menuntaskan persoalan banjir dalam kota Bangkinang yang tidak pernah selesai, selama musin hujan warga kota Bangkinang terkena dampak banjir, bahkan sampai menelan korban jiwa.

“Miris memang, biasanya selama ini yang kita dengar arang hanyut itu di sungai Kampar, kita baru saja dikagetkan ada korban jiwa hanyut dalam kota Bangkinang, siapa yang bertanggung jawab?” kata Repol.

Ungkapan kesal ini terlontar dari mulut wakil ketua DPRD Kampar Repol S.Ag, saat turun melihat tempat peristiwa meninggalnya Siti Asnah (50) tahun di Pasar Impres Bangkinang, senen 21/10/2019.

Repol yang turun bersamaan dengan Ketua Komisi 1V, Agus Chandra S.Ip, memanggil langsung Dinas PUPR Kabupaten Kampar, Kabid Cipta Karya Nazarudin beserta stafnya, setelah melihat tempat hanyut warga yang meninggal, langsung meninjau proyek yang sedang berjalan, pembangunan pelebaran parit di pasar Impres Bangkinang.

Ada pngerjaan parit yang sedang dikerjakan, beton pinggirnya yang lama runtuh, Repol minta agar beton yang runtuh itu dikeluarkan dahulu sebelum dilakukan pengecoran dinding parit yang baru, bahkan sampai Repol minta agar warga pasar mengawasi pengerjaan ini, kalau beton lama ini tidak dikeluarkan, supaya warga melaporkan kepada wakil ketua DPRD Kampar.

“Soal banyaknya lobang trotoar di sekeliling jalan kota Bangkinang, saya minta agar Dinas PUPR Kampar memperbaikinya sesegra mungkin jangan sampai ada juga lagi jatuh korban.”

Repol menegaskan”saya akan awasi pengerjaan parit ini sampai selesai, juga terhadap Dinas PUPR saya harapkan kawal pengerjaan proyek ini sampai tuntas, jangan ada yang main main disini, kalau kedapatan ada yang main main, saya akan tindak lanjuti, dananya cukup besar lo.”tegas Repol (shm)

Warga Minta Sungai Pabrik Bagansiapiapi Dibersihkan

ROHIL, Tribunriau – Disungai pabrik tepatnya di jalan Baru RT.01 RW.01 kelurahan Bagan punak Bagansiapiapi kabupaten Rokan Hilir penuh sampah dan rumput liar, akibatnya aliran air tersumbat.

Oleh karena itu, warga meminta agar dinas terkait melakukan pembersihan dari rumput liàr yang memenuhi sungai pabrik , sebab akan dikhawatirkan akan terjadi banjir saat curah hujan tinggi .

” Hari ini kami melakukan Gotong royong bersama warga membersihkan rumput disungai pabrik supaya airnya bisa lepas , hal ini untuk antisipasi terjadinya banjir, karena diwilayah ini langganan banjir setiap tahunya dimusim penghujan” kata ketua RT.01 samsul di jalan Baru, senin (21/20/19)

Gotong royong yang dilakukan warga ini tentu nya terbatas sementara sungai ini cukup panjang dan lebar, untuk itu kami meminta kepada dinas terkait melakukan pembersihan sungai pabrik ini.

Pada saat gotong royong seorang warga , sudir (46) memaparkan, bahwa ada bangkai biawak yang menyangkut dirumput, sampah plastik, pempes juga ada.

Pantauan Tribinriau.com, saat warga bergotong royong rumputnya tidak dinaikan ke darat, hanya dihanyutkan saja .(hen)

Soal Tarzan Zone, Warga: Komunikasi Tak Bagus

DUMAI, Tribunriau- Polemik keberadaan Gelanggang Permainan (Gelper) Tarzan Zone yang baru berdiri di Jalan Sultan Hasanuddin Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota terus menjadi sorotan publik.

Dikatakan Warga RT 18 Kelurahan Rimba Sekampung, Ghosy Thosan kepada Tribunriau, beberapa hari yang lalu, bermasalahnya pendirian usaha tersebut tidak lepas dari komunikasi yang kurang bagus.

“Ini masalah komunikasi, karena tidak seperti gelper-gelper sebelumnya,” ujar Ghosy.

Dikatakannya, mulai awal tahun 2019, peraturan terkait izin HO atau gangguan sudah dicabut oleh Menteri Dalam Negeri, warga tidak mengetahui hal tersebut, dan ini menjadi polemik.

“Warga kan tak tau kalau Gelper (mulai tahun 2019) tak lagi butuh izin gangguan (HO, red), tapi kalau suka-suka tanpa peduli dengan sikap warga, yah itu terjadi penolakan,” katanya.

Bisa jadi nanti, lanjut Ghosy, lebih subur usaha seperti ini kedepannya dan ini tentunya berbahaya bagi generasi mendatang.

“Kita sama-sama tau, indikasi ke arah Judi itu kental sekali, dan kalau usaha seperti ini tak lagi butuh izin gangguan, bakal subur di Kota ini dan itu pastinya berpengaruh besar terhadap perkembangan SDM kita,” tambahnya.

Sebelumnya, Kabid Perizinan DPMPTSP Kota Dumai, Said Efendi ketika dihubungi via Whatsapp beberapa hari yang lalu membenarkan bahwasanya pendirian usaha tak lagi butuh izin gangguan / HO.

Said juga menyarankan agar warga yang keberatan untuk menyampaikan kepada Lurah setempat dan akan ditindaklanjuti sesuai keluhan.(isk)

Dua Tahun Memimpin DKI Jakarta, Ini Program Anies Baswedan Yang Telah Direalisasikan

Anies Baswedan
Anies Baswedan

Tribunriau- Dua tahun memimpin DKI Jakarta, Anies Baswedan telah menjalankan sejumlah program yang dinilai tepat sasaran serta dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tak hanya sekedar program biasa, ia juga merealisasikan beberapa janji-janji kampanyenya.

Diantaranya, penutupan Alexis yang diduga sebagai tempat prostitusi, bukan dengan jalan membredel tempat tersebut, ia cukup membatalkan perpanjangan izin sehingga Alexis tidak bisa beroperasi.

Selain itu, dilansir dari Republika, 13 program Anies yang telah direalisasikannya yaitu:

1. Penataan Trotoar
2. Integrasi Transportasi
3. Pembangunan Taman Kota
4. Pengadaan Rumah DP 0 Rupiah
5. Pembagian Kartu Kesejahteraan
6. Distribusi Pangan Murah
7. Mendirikan Fasilitas Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak.
8. Hibah untuk Guru PAUD
9. Program makanan tambahan untuk anak sekolah
10. Mengadakan 7 Pagelaran Bergengsi
11. Penggratisan Pajak Bumi Bangunan
12. Pengaspalan jalan kampung
13. Aksesibilitas Pulau Seribu dengan menambah armada kapal antarpulau

Sumber: Data Republika

Terbaru

Populer