Soal Jabatan Menag, Begini Tanggapan NU

Robikin Emhas
Robikin Emhas

Tribunriau- Dilantiknya Jenderal (Purn) Fachrul Razi sebagai Menteri Agama (Menag) oleh Presiden RI, Joko Widodo menuai kontroversi dari sejumlah Kiai di berbagai daerah.

Demikian dikatakan Ketua PB NU Robikin Emhas, Rabu (23/11/2019) dilansir Kumparan.

“Banyak kiai dari berbagai daerah yang menyatakan kekecewaannya dengan nada protes (soal Menteri Agama),” kata Robikin, Rabu (23/11).

“Para kiai paham Kemenag harus berada di garda depan dalam mengatasi radikalisme berbasis agama. Namun para kiai tak habis mengerti terhadap pilihan yang ada,” lanjut Robikin.

Tidak dijelaskan secara gamblang sebab sosok Fachrul Razi tidak disambut baik para kiai NU. Robikin hanya menyinggung soal pentingnya melawan intoleransi.

“Para kiai sudah lama merisaukan fenomena terjadinya pendangkalan pemahaman agama yang ditandai merebaknya sikap intoleran. Lebih tragis lagi, bahkan sikap ekstrem dengan mengatasnamakan agama. Semua di luar kelompoknya kafir dan halal darahnya. Teror adalah di antara ujung pemahaman keagamaan yang keliru seperti ini,” papar Robikin.

Jokowi menunjuk Fachrul Razi sebagai Menteri Agama. Fachrul yang pernah menjabat sebagai Wakil Panglima TNI memang bukan kader NU. Fachrul Razi adalah Ketua Tim Bravo 5, yaitu tim relawan purnawirawan TNI untuk Jokowi di Pilpres 2014 dan Pilpres 2019.

Ketika memperkenalkan Fachrul ke publik, Jokowi mengungkapkan sejumlah tugas yang akan dikerjakan oleh Fachrul selama menjabat sebagai Menteri Agama. Salah satunya adalah soal radikalisme.

“Ini urusan yang berkaitan dengan radikalisme, ekonomi umat, industri halal, dan terutama haji berada di bawah beliau,” kata Jokowi di Kompleks Istana Kenegaraan, Jakarta. (red)