Beranda blog Halaman 983

Jangan Berdiam Diri, Dumai

Oleh: Dicky Mardiansyah

Masih pandemi, kan? Iya, sama. Memang belum sirna situasi tak menyenangkan ini dari kehidupan kita sehari-hari. Makanya, kita harus masih patuh pada protokol kesehatan; pakai masker ketika keluar rumah, jaga jarak ketika berada di keramaian, dan lebih sering cuci tangan.

Memang belum ada pilihan lain.
Akan tetapi, rasa-rasanya bukan lantas demikian kita boleh berpangku tangan dan tidak melakukan apa-apa. Kita harus punya optimisme bahwa pandemi ini cepat atau lambat akan berakhir. Dan untuk menyongsong hari berbahagia yang sama-sama kita tunggu itu, ada baiknya mulai dipersiapkan sejak dini, sejak hari ini. Sudah menjadi hukum alam bahwa setelah pemberhentian akan terjadi kelanjutan.

Itu siklus kehidupan. Diakui atau tidak, pandemi ini memang memberhentikan banyak pekerjaan kita di depan, tapi bukan lantas boleh terlupakan. Jikalau pandemi ini sudah usai, pekerjaan-pekerjaan yang tertunda itu siap dilanjutkan, maka dari itu memang tidak boleh sekalipun dilupakan.

Hanya saja kalau memulai segalanya menunggu pandemi usai, kita akan tertinggal oleh pesaing yang, justru dalam pandemi ini, sudah mempersiapkan segalanya untuk nanti saat pandemi usai.

Masa saat pandemi usai boleh disebut sebagai titik-balik. Istilah kerennya rebound. Dan ini menyangkut semua lini kehidupan kita. Mulai dari ekonomi, sosial, hingga budaya. Momentum rebound itu tentu tidak boleh disambut dengan tangan kosong. Ketinggalan nanti. Sebaik-baiknya momentum itu adalah yang dijemput dengan kesiapan.

Dan Dumai perlu mempersiapkan diri, bersolek, berpacu menyambut rebound itu.
Pertanyaan paling besarnya: Mulai dari mana? Dimulai dengan apa?

Sebenarnya jawaban dari pertanyaan di atas sudah pernah diurai oleh pakarnya. Lebih dari setahun lalu, Prof. Rokhmin Damhuri sudah mewanti-wanti apa-apa yang perlu dilakukan Dumai untuk menjadi kota yang lebih maju.

Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan itu, dalam pertemuan dengan wali kota Dumai pada Oktober lalu, menilai daya tarik kota Dumai relatif rendah, kesiapan ekosistem industri 4.0 rendah, keterbatasan APBD dan akses permodalan, iklim investasi dan kemudahan berbisnis kurang kondusif serta tantangan kualitas SDM.

Padahal, masih kata Prof. Rokhmin, Dumai punya potensi besar untuk memainkan peran utama di Riau. Terlebih di bidang industri perikanan, kelautan, perdagangan, dan juga pariwisata.

Ini bukan anggapan tanpa dasar. Dumai ini, sebagaimana yang kita tahu, berada pada posisi strategis di jalur pelayaran internasional Selat Malaka. Jalur ini pula yang menghubungkan Indonesia dengan segitiga pertumbuhan internasional Indonesia dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Itu berkah alam. Tidak semua daerah di Indonesia punya keuntungan letak geografis seperti Dumai. Maka, amat merugi jikalau anugerah sebesar ini lantas tidak memberi apa-apa kepada Dumai, tidak menyejahterakan warganya, tidak menambah pendapatan daerahnya.

Beruntung, Prof. Rokhmin dalam kesempatan yang singkat itu sudah memberikan kisi-kisi pertama yang bisa dilakukan kendati dalam situasi pandemi

Dumai perlu meningkatkan daya tariknya.
Jika Dumai diibaratkan seorang gadis berusia matang, perlulah rajin bersolek. Perlu lebih telaten merawat rambutnya. Memakai riasan wajah yang pantas. Mengenakan pakaian yang sedap dipandang.

Beradab dalam tindak laku. Bersantun dalam tutur kata. Niscaya akan ada banyak pemuda yang lantas menoleh dan terpikat padanya. Sebab wajah indah yang tak dirawat dengan baik itu belumlah cukup untuk disukai siapa saja.

Perlu ada kerja bersolek sebagai upaya membuat diri terlihat menarik. Pun dalam hal ini Dumai. Sudah sejauh mana ia bersolek untuk memancing berdatangannya banyak investasi dalam dan luar negeri.

Balik lagi ke perkara rebound tadi. Saat situasi sudah kembali normal seperti sediakala, setiap orang harus dibuat menoleh ke Dumai. Karena itu, seperti yang sudah saya sampaikan tadi, kita perlu bersiap sejak hari ini, sekalipun dalam situasi pandemi.

Bisa dimulai lewat sederet inovasi, misalnya, dengan memperbaiki setiap fasilitas sarana dan prasarana penunjang investasi atau pembangunan sumber daya manusianya lewat pelatihan-pelatihan atau menerbitkan regulasi-regulasi yang mempermudah proses investasi.

Kerja-kerja ini juga selaras dengan arah pembangunan kota Dumai, sebagaimana tertuang dalam dokumen kerjanya tahun ini, yang ingin mempersiapkan kota Dumai sebagai kota industri dan perdagangan jasa kota pelabuhan.

Ini jelas arah pembangunan yang besar dan karenanya perlu waktu dan tenaga yang sama besarnya. Jika tidak dicicil lewat inovasi-inovasi yang bisa dilakukan sekalipun dalam keterbatasan pandemi, artinya ada sekian waktu yang terbuang begitu saja. Sementara daerah lain yang terhubung dalam segitiga pertumbuhan internasional terus bersolek untuk menyambut masa rebound, kita tentu tidak boleh berdiam saja.

Jangan sampai Dumai yang dilalui jalur perlintasan perdagangan internasional dan masuk dalam wilayah prioritas pengembangan industri di Sumatra Bagian Utara, tetapi warganya cuma jadi penontonnya saja dan tidak menjadi tuan di tanah sendiri karena terlalu banyak membuang waktu untuk bersolek dan berinovasi.

Dicky Mardiansyah adalah seorang pengusaha muda. Salah satu usahanya adalah D’Barbershop yang beroperasi di Tanjungpinang dan Dumai. Selain itu, dia juga menjabat sebagai Komisaris PT ADIFA Samudera Dumai. Ia juga aktif di beragam organisasi kepemudaan dan baru saja selesai mengikuti Diklat Lemhanas RI. Walau kini sedang bermukim di Tanjungpinang, Kep. Riau, ia masih punya perhatian dan tekad untuk berpartisipasi terhadap pembangunan ekonomi di Dumai, kota masa kecilnya.

TK Pertiwi Diresmikan Bupati Jadi TK Negeri Mandau

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Sekolah TK (taman kanak-ksnak) Pembina yang merupakan binaan Kecamatan Mandau, diresmikan menjadi sekolah negeri oleh Bupati Bengkalis Kasmarni, di area kantor Camat Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (10/03/21) sore.

Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP, dalam kata sambutannya mengatakan, dengan diresmikan Bupati TK Pembina menjadi negeri diharapkan bisa meningkatkan dari sisi pendidikan dan dari sisi kwalitas.

Dimana sebelumnya sekolah ini namanya TK Pertiwi dan sekarang menjadi TK Pembina diharapkan bisa sebagai pelopor membina anak usia dini, anak nasa depan negeri junjungan dan merupakan awal pendidikan ke arah yang lebih baik, serta berkat doa bersama, Kecamatan Mandau bisa bermarwah, maju dan sejahteta.

“Kami sangat mengucapkan terimakasih kepada bapak/ibu sekalian, khususnya kepada Bupati beserta rombongan atas kedatangannya ke acara peresmian sekolah TK Pembina ini, ini merupakan suatu berkah buat kami (Kecamatan Mandau, red),” tutup Riki.

Kepala Dinas Pendidikan Bengkalis Edi Sakura, S.Pd, M.Pd mengucapkan terimakasih kepada pengurus Yayasan TK Pertiwi Kecamatan Mandau, yang dengan tulus dan iklas menyerahkan semua asset yayasan kepada penerintah daerah Kabupaten Bengkalis, dan sekaligus menberikan dukungannya untuk nenegerikan TK Pertiwi menjadi TK Negeri Pembina Mandau, sesuai Surat Keputusan Bupati Bengkalis Nomor: 470/KPTS/XII/2020 tanggal 14 Desember 2020.Tentang pembukaan dan penegerian Taman Kanak-Kanak Pertiwi menjadi TK Negeri Pembina Mandau tahun pelajaran 2020/2021.

“Dengan adanya dan diresmikannya TK Negeri Pembina Mandau ini, diharapkan akan menambah semangat kita untuk lebih dapat meningkatkan kinerja kita dari apa yang telah kita kerjakan selama ini,” sebut Edi.

Dilanjutkan Kadis Pendidikan, dengan bertambahnya TK Negeri Pembina Mandau maka jumlah TK Negeri Pembina di Kabupaten Bengkalis menjadi 10 TK Negeri.Sehingga guru TK PNS yang berjumlah 75 orang secara bertahap akan ditempatkan pada TK Negeri Pembina.Dan belum bisa nenampung semua guru TK PNS yang selama ini ditempatkan di TK Swasta, yang berada di wilayah Kabupaten Bengkalis.

“Pemkab Bengkalis melalui dinas pendidikan berupaya meningkatkan mutu bagi tenaga pendidikan PAUD, untuk meningkatkan jenjang pendidiksn dari tamatan SLTA menjadi S1 PAUD yang bekerjasama dengan pihak STAIN Bengkalis.Alhamdulilah kita sudah berikan beasiswa sebanyak 166 orang guru PAUD untuk menyelesaikan pendidikan pada perguruan tinggi tersebut.Dan dinas pendidikan berupaya meningkatkan sarana dan prasarana sekolah TK Negeri di Kabupaten Bengkalis, baik melalui APBD dan APBN.Serta meningkatkan kesejahteraan guru PAUD, kami telah menganggarkan honorarium guru TK Negeri se Kabupaten Bengkalis,”tutup Edi.

Kemudian Bupati Kasmarni mengatakan, bahwa TK adalah sebagai tempat/ruang bagi anak usia dini untuk berekspresi, berkolaborasi serta membangun kebersamaan dalam berbagai  kegiatan. Mengingat pendidikan anak usia dini merupakan kunci sukses merajut pembangunan sumberdaya manusia yang fundamental dan strategis.

Pemerintah Kabupaten Bengkalis tetap memiliki komitmen untuk berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan, makanya pengelolaan dan pengembangan potensi sumber daya manusia masyarakat Kabupaten Bengkalis menjadi salah satu diantara tiga misi kami selaku Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis untuk lima tahun mendatang demi mewujudkan Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera,” sebut Kasmarni.

Diteruskannya, penegerian TK Pertiwi menjadi TK Negeri Pembina ini merupakan salah satu bentuk kehadiran Pemerintah Daerah ditengah-tengah masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan anak usia dini, dengan harapan TK Negeri Pembina Kecamatan Mandau ini mampu mengembangkan diri serta menjadi model pendidikan anak usia dini yang terbaik terutama berpacu dalam meningkatkan kualitas SDM anak.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik perubahan status penegerian TK Pembina Kecamatan Mandau ini, karena kami yakin dari lembaga pendidikan ini, kelak akan lahir generasi yang mampu membawa kemajuan dan kesejehateraan bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis kedepannya,”tutur Kasmarni.

Ditambahkannya lagi, pendidikan kepada anak bukan semata-mata menjadi tanggung jawab sepenuhnya tenaga pendidik, sebagai orang tua juga memiliki peran penting dalam meningkatkan SDM anak.  Maka dari itu kedua belah pihak harus bekerjasama dan menjalin komunikasi yang baik dalam proses pendidikan anak. 

“Orang tua dan pendidik menjadi agen pembelajar dalam kehidupan anak ketika anak didik berada dilingkungan sekolah maupun dilingkungan keluarga. sehingga tidak menimbulkan makna ambigu (keraguan, kekaburan atau ketidak jelasan) pada diri anak nantinya,”tutup Kasmarni.

Kegiatan itu dihadiri juga oleh Kapolsek Mandau diwakili oleh Iptu Indra, Asisten II Setda Bengkalis H.Heri Indra Putra, Kadisnakertrans Kolijah, Kadis Sosial Hj.Martini, Kadis Ketahanan Pangan Imam Hakim, Kadis PMPTS Basuki Rahmad, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Akna, beberapa Lurah dan lainnya. (jlr).

Antrian Panjang di RoRo Rupat Bengkalis, Begini Keluh Kesah Para Supir

RUPAT, Tribunriau- Ratusan truck dan mobil pickup serta mobil pribadi mengantri di Pelabuhan RoRo Rupat Kabupaten Bengkalis, Rabu (10/3).

Salah seorang supir ketika dikonfirmasi awak media ini mengatakan bahwa dirinya sudah berada (antri, red) di RoRo tersebut sejak Selasa pukul 5 sore kemarin.

“Sampai saat ini belum bisa menyebrang,” ujarnya tanpa menyebutkan identitas.

Sedangkan supir lainnya, Hartono mengatakan sudah mengantri sejak kemarin malam, ia berharap pihak terkait agar menambah trip dan kapal sehingga tidak lagi terjadi antrian panjang seperti ini.

Terlebih lagi, tambah Hartono, dengan mobil yang disewanya, antrian yang lama ini tentunya merugikan penyewa.

“Mulai jam 11 malam mengantri sampai siang ini juga belum bisa nyeberang, sementara mobil yang saya pakai adalah mobil rental, sewa rentalnya 1 hari 300 ribu, kalau mengantri sampe berhari-hari gimana mau bayar sewa rental?, menurutnya kurang lebih 40 unit mobil pick up dan colt diesel yang mengantri setiap hari, kondisi seperti ini sudah sering terjadi,” keluhnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Opung, supir truck yang membawa sawit dari Rupat mau menyeberang ke Dumai.

“Mulai dari hari Selasa jam 6 sore sampai hari ini mengantri untuk menyeberang,” ujar Opung.

Ia berharap agar pemerintah memberikan perhatian, “Harapan saya agar supaya ada perhatian dan kebijakan pemerintah kepada kita pengguna jasa angkutan, kalaupun tidak ada penambahan RoRo, setidaknya ada penambahan trip, karena penambahan hasil bumi masyarakat-kan terus bertambah, otomatis orang yang keluar masuk-pun bertambah juga, keadaan seperti ini hampir setiap hari terjadi, jadi mohon perhatian pemerintah dan kebijaksanaannya supaya supir tidak terlantar, karena kita-kan cari makan pak, gaji kita 200, tau-tau 2 hari 2 malam antri bagaimana kita mau kasi makan anak istri,” keluhnya pada media ini.

Kepala UPT RoRo Rupat, Hendri Budiman ketika dikonfirmasi terkait panjangnya antrian tersebut mengungkapkan bahwa kewenangan untuk masalah tersebut ada di Provinsi, pihaknya hanya dapat memberi masukan ke provinsi terkait masalah tersebut.

“Karena untuk masalah kapalnya, Dinas Perhubungan Provinsi yang punya wewenang, kalau kita hanya bisa memberi saran, namun sesuai dengan hasil pertemuan Musrenbag kemaren di kecamatan Rupat akan ada penambahan trip dan kapal, jadi kami tetap lakukan koordinasi dengan pihak dinas perhubungan provinsi terkait dengan antrian mobil, untuk finalnya apakah saran yang kami sampaikan akan terealisasikan akan menjadi keputusan dari dinas perhubungan provinsi dan KSOP,” ujarnya.

Jadi, lanjut Hendri, pihaknya hanya bisa memberikan saran, namun upt pelabuhan kecamatan Rupat Dishub kabupaten Bengkalis sudah melakukan koordinasi terkait dengan antrian mobil untuk menambah trip.

“Namun untuk jangka panjangnya tahun ini akan ada penambahan dermaga baru di pelabuhan roro kecamatan Rupat,” ungkap kepala upt roro Rupat Hendri Budiman.

Sementara itu, Koordinator Pengawas Lapangan RoRo Rupat Dinas Perhungan Provinsi Riau belum berhasil dihubungi untuk dimintai tanggapannya.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

BPJS Kesehatan Lakukan Optimalisasi Sinergi Lintas Sektoral, Kepala BPJS Bengkalis Dukung Program Dari Pusat

Bengkalis, Tribunriau – Dalam rangka membangun ekosistem Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang ideal, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya melakukan optimalisasi sinergi lintas sektoral dengan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, Manajemen Fasilitas Kesehatan, Tenaga Medis, Asosiasi Fasilitas Kesehatan, Organisasi Profesi, Akademisi, Pakar, dan Stakeholders JKN-KIS.

Untuk itu, BPJS Kesehatan menelurkan Program “BPJS Kesehatan Mendengar” guna menjaring berbagai masukan dan saran yang konstruktif dari para stakeholders JKN-KIS tersebut. Hal ini demi meningkatkan mutu layanan dan mendongkrak kepuasan peserta JKN-KIS. Melalui zoom meeting, Senin 8 Maret 2021.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron mengatakan, BPJS Kesehatan mendengar membantu pemerintah dalam melakukan pemetaan kebutuhan stakeholders untuk di jadikan evaluasi, masukan, dan acuan dalam mengelola Program JKN-KIS lima tahun ke depan.

Ghufron menjelaskan, pelaksanaan kegiatan “BPJS Kesehatan Mendengar” menggunakan tiga metode yaitu melalui pertemuan offline atau kunjungan langsung ke pemangku kepentingan, melalui pertemuan online, serta melalui e-Form, yakni formulir elektronik yang akan diedarkan BPJS Kesehatan untuk diisi oleh para pemangku kepentingan.

“Di samping itu, masukan tersebut juga akan kami manfaatkan untuk mengembangkan inovasi dalam rangka peningkatan mutu layanan, kepuasan peserta serta menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS,” kata Ghufron.

Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, sejumlah upaya yang harus dilakukan untuk menjaga sustainabilitas Program JKN-KIS antara lain dengan menyesuaikan besaran iuran, redefinisi paket manfaat JKN berbasis kebutuhan dasar kesehatan dan rawat inap standar, peningkatan kepatuhan pembayaran iuran.

Kemudian Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Bengkalis H. Fuad Cahyadi, yang memiliki 2 kantor pelayanan di wilayah Kabupaten Bengkalis, sangat siap mendukung program terkini dari Kantor Pusat sebagai masukan yang akan digunakan dalam beragam inovasi peningkatan mutu layanan, perluasan kepesertaan dan menjaga keberlangsungan Program JKN-KIS.

“Kami mengharapkan seluruh elemen masyarakat Bengkalis, bisa memanfaatkan berbagai layanan digital yang bisa dimanfaatkan peserta tanpa harus datang langsung ke kantor, yaitu Chika WA [Nomor 08118750400], Pandawa / Pendaftaran Peserta melalui WA [Nomor 082349752264], Aplikasi Mobile JKN dan Halo BPJSKes 1500400,”tutup Fuad. (jlr/disk).

Bupati Kasmarni Harapkan SDM PKH & TKSK Dapat Tingkatkan Fungsi KFA

 Bengkalis, Tribunriau – Hari ini Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Koordinasi Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Pendamping Program Keluarga Harpan (PKH) dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Bengkalis tahun 2021, di aula lantai II Kantor Dinas Sosial Jl.Antara Bengkalis, Selasa (09/03/21).

Peserta ada sebanyak 72 orang PKH dan 11 TKSK, dan secara resmi di Buka Bupati Bengkalis Kasmarni, dihadiri Kepala Dinas Sosial Hj.Martini, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, H. Ismail, dan sejumlah pejabat lainnya.

Bupati Kasmarni mengatakan, bahwa tenaga PKH dan TKSK dapat mewujudkan satu maksud dan tujuan dilaksanakan kegiatan ini, seperti dapat mengoptimalkan pemuktahiran data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Karena perbaikan data masih menjadi pekejaan rumah Pemerintah Kabupaten Bengkalis terutama Dinas Sosial yang perlu diselesaikan secata bersama.

“Bahkan kami sendiri sudah ada menerima laporan dari masyarakat dan kepala desa terkait kesemrawutan data dan penerima bantuan PKH ini. Ada yang tidak berhak tapi menerima bantuan PKH, ada yang memang berhak tapi tidak menerima bantuan PKH. Maka dari itu menurut saya perlu sinergi dari semua pihak, karena tanpa sinergitas dapat saya pastikan kita tidak akan pernah bisa mengatasi kemiskinan karena ketika ditanya datanya pasti akan selalu berbeda,” ungkap Kasmarni.

Berkaitan dengan permasalahan ini, Bupati Bengkalis kembali menegaskan kepada Dinas Sosial, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Pendamping Program serta HIMBARA mitra kerja untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan NIK serta semua data penerima bantuan dimaksud agar apa yang dilakukan benar-benar valid, tepat sasaran serta terukur.

Termasuk kepada TKSK Bupati meminta, untuk menguatkan peran dan fungsi dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial di tingkat kecamatan. Karena TKSK merupakan salah satu unsur atau pelaku peran  masyarakat perorangan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang telah diberi tugas dan kewenangan oleh Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi dan atau Dinas Sosial Kabupaten, untuk membantu  penyelenggaraan kesejahteraan sosial sesuai dengan fungsinya.

“TKSK telah banyak membantu pemerintah dalam rangka mendekatkan masyarakat dengan sistem pelayanan yang diselenggarakan oleh pemerintah.  Oleh karenanya kami berikan apresiasi yang tinggi kepada saudara baik pendamping PKH dan TKSK dalam upaya membantu pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial kepada masyarakat,” kata Kasnarni.

Lanjut Bupati, kedepan agar SDM PKH dan TKSK dapat meningkatkan fungsi koordinasi, fasilitasi dan fungsi administrasi, agar masyarakat terbantu dalam menjangkau penyelenggaraan kesejahteraan sosial yang dilakukan oleh pemerintah.

“Terkait kinerja SDM PKH, khususnya pendamping, saya harapkan selalu melakukan koordinasi dan kerjasama dengan petugas sosial kecamatan seperti TKSK, Pendamping KUBE dan aparat desa, supaya tugas Dinas Sosial dilapangan berjalan sukses seperti yang kita harapkan,” pungkas Kasmarni. (jlr/disk).

Inilah Isi Pidato Bupati Bengkalis

Bengkalis, Tribunriau – Dihadapan pimpinan dan anggota DPRD serta Forkopimda Bengkalis, Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Wakil Bupati Bagus Santoso, menyampaikan Pidato sebagai Bupati Bengkalis pasca pelantikan masa jabatan 2021-2026, di Rapat Paripurna DPRD Jl. Antara Bengkalis, Selasa (09/03/21).

Isi pidato itu antara lain menyebutkan tentang Visi dan Misi Bupati Bengkalis 5 tahun kedepan.Visi Kasmarni dan Bagus Santoso yakni, Terwujudnya Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera.

Sedangkan Misi yakni, mewujudkan pengelolaan potensi keuangan daerah, Sumber Daya Alam dan Sumber Daya Manusia yang efektif dalam memajukan perekonomian.

Kemudian mewujudkan reformasi birokrasi serta penguatan nilai-nilai agama dan budaya melayu menuju tata kelola Pemerintahan yang baik dan masyarakat yang berkarakter. Serta mewujudkan penyediaan infrastruktur yang berkualitas dan mengembangkan potensi wilayah perbatasan untuk kesejahteraan rakyat.

Melalui penjabaran Visi dan Misi tersebut, telah ditetapkan 8 program unggulan, yakni:

Program bantuan keuangan satu milyar satu kecamatan, satu desa dan satu kelurahan, Program perempuan berdaya keluarga sejahtera, Program beasiswa pendidikan khusus dan berprestasi.

Kemudian Program jaminan sosial dan kesehatan total bagi masyarakat, Program optimalisasi pelayanan transportasi antar pulau, Program menjadikan wisma daerah sebagai rumah aspirasi, Program pelayanan sistem kependudukan berbasis mobile.

“Serta Program stimulus ekonomi bagi pekerja sektor informal seperti buruh, petani, peternak, nelayan dan lain-lain, peningkatan lapangan pekerjaan dan penerapan tekhnologi serta inovasi bidang perekonomian,”jelas Kasmarni.

Tampak hadir Sekda Bengkalis H Bustami HY serta sejumlah Forkompimda.(jlr/disk).

Penyampaian Pidato Bupati, DPRD Adakan Rapat Paripurna

  Bengkalis, Tribunriau – Setelah dilantiknya Bupati Bengkalis Kasmarni, S Sos, MMP dan Wakil Bupati Bagus Santoso 2 minggu lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Pidato Bupati Bengkalis masa jabatan 2021-2026, Selasa, di Gedung DPRD Jalan Antara Bengkalis, Selasa (09/03/21).

Rapat paripurna itu dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkalis H Khairul Umam, didampingi Wakil Ketua II Sofyan dan Wakil Ketua III Syaiful Ardi, dan diikuti oleh 29 orang anggota DPRD Bengkalis.

Dalam kata sambutanya Bupati Bengkalis Kasmarni didampingi Wakil H Bagus Santoso mengatakan, perbedaan pendapat pilihan maupun dukungan politik yang terjadi selama ini merupakan sebuah dinamika sebagai bagian dari proses demokrasi.

“Segala perbedaan yang terbangun selama ini mari kita singkirkan dan saatnya untuk kita kembali bersatu padu membangun Kabupaten Bengkalis yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” ucap Kasmarni.

Menurutnya, amanah besar yang telah diletakkan, merupakan tugas yang sangat berat karena besarnya harapan masyarakat yang telah dititipkan untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.

“Banyak tugas yang harus kami tuntaskan sesuai dengan visi dan misi serta program prioritas yang telah kami sampaikan dimasa kampanye, besar harapan kami kerjasama yang baik dan sinergi dengan pemerintah guna menyusun arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bengkalis kedepan,” ujar Kasmarni.

Disamping itu, Bupati Kasmarni mengajak kepada seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bengkalis, untuk ikut serta mengambil peran dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Bengkalis menuju ke arah yang lebih baik.

Rapat Paripurna itu dihadiri juga oleh Sekda Bengkalis H Bustami HY, Kapolres AKBP Hendra Gunawan, Dandim 0303 Letkol Lizardo Gumay, dan Forkopimda lainya.(jlr/disk).

Dukung Program Penanganan Banjir, Pelindo 1 Dumai Gesa Normalisasi Drainase di Kawasan Pelabuhan

DUMAI – PT Pelindo 1 Cabang Dumai ikut mendukung program mengatasi banjir di Kota Dumai. Dalam waktu dekat ini akan menggesa normalisasi saluran drainase di kawasan Pelabuhan Dumai.

“Pendangkalan drainase menjadi salah satu variabel masalah banjir di kota Dumai, makanya kita akan segera melakukan normalisasi di seluruh drainase yang ada di kawasan pelabuhan,” kata GM PT Pelindo 1 Cabang Dumai Jonedi Ramli mendampingi Wakil Walikota Dumai, Amris SSy saat meninjau kondisi drainase di kawasan Pelabuhan Dumai Selasa (2/3).

Dikatakan Jonedi pihak Pelindo siap bersinergi dengan pemerintah kota Dumai dalam menjalankan program penanganan banjir. Dia berharap kegiatan normalisasi tersebut akan mempercepat atau memperlancar pembuangan air ke laut

Di kawasan Pelabuhan Dumai terdapat tujuh saluran drainase tembus ke laut diantaranya terdapat di Jalan Pattimura, Jalan Tenaga, Jalan Kamboja, Jalan Teratai, Jalan Hang Tuah, Yos Sudarso dan Bea Cukai Dumai.

“Untuk di seluruh kawasan pelabuhan kita upayakan seluruhnya (drainase,red) tidak ada yang tersumbat,” tukas Jonedi.

Sementara itu, Wakil Walikota Dumai Amris mengatakan kegiatan normalisasi drainase bagian dari upaya untuk mengatasi masalah banjir di kawasan perkotaan terutama kawasan Kelurahan Bintan, Sukajadi dan Dumai Kota.

“Banyak drainase tidak berfungsi sempurna karena mengalami pendangkalan akibat sendimentasi endapan lumpur, makanya normalisasi ini kita pandang perlu segera untuk dilakukan,” ujar Wawako Amris.

Wawako juga mengapresiasi dukungan Pelindo Dumai dalam mengatasi masalah banjir di kota yang berpenduduk 300 ribu jiwa lebih ini.

Selanjutnya Wakil Walikota juga mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kesadaran terhadap kebersihan lingkungan salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan apalagi di selokan.

“Kondisi drainase di kawasan pelabuhan cukup baik, namun demikian kesadaran lingkungan harus dilakukan secara bersama termasuk juga dukungan dari masyarakat, dengan tidak lagi membuang sampah sembarangan, agar masalah banjir ini dengan cepat bisa kita atasi,” harapnya.(rilis)

Memadamkan Karhutla Di Area Dua Kabupaten, Kapolda Turunkan 108 Personil

Bengkalis, Tribunriau – Melihat semakin meningkatnya jumlah hotspot Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) selama enam hari di bulan Maret 2021, yaitu, di dua desa pesisir pulau Merbau dan Bengkalis Provinsi Riau.

Dimulai tanggal 1 sampai 5 Maret 2021 kemaren, di kedua desa yakni di Desa Pelkun Kecamatan Bengkalis Kabupaten Bengkalis, dan Desa Dedap Kecamatan Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, terdapat sebanyak 560 titik hotspot. Kapolda telah menurunkan sebanyak 108 personil, baik itu dari Polres, maupun dari Polda Riau.

“Melihat peningkatan hotspot di dua desa tersebut, kami telah menerjunkan tim pemadaman awal, yakni dari Polsek dan Polres sebanyak 35 personil. Namun karena kondisi lapangan yang cukup sulit, tim tersebut kwalahan. Sehingga kami putuskan untuk menerjunkan tim pemadam lanjutan dari Polda sebanyak 73 personil, yang sejak tanggal 5 kemaren turun ke kedua desa tersebut dan hari Sabtu ini saya bersama Dansat Brimob turun bersama-sama anggota di lapangan memadamkan api hari ini,” ungkap Irjen Agung Setya Imam Efendi, Sabtu pagi (06/03/21).

Yangmana sebelumnya (03/03/2021) yang lalu, Irjen Agung dan istri juga telah turun langsung ke lokasi lahan terbakar, yakni di Tanjung Kapal Pulau Rupat Bengkalis.

Turunnya Irjen Agung Setya ke lokasi pemadaman untuk memompa semangat dan mengarahkan bantuan pemadaman prajurit TNI, anggota Polri, petugas Damkar dan BPBD, perusahaan serta masyarakat yang tak pulang berhari-hari untuk padamkan api.

“Karhutla di kedua desa tersebut akan kita padamkan siang malam, tetap semangat, jangan kendor, gaspol”, ucap Agung semangat.

Dimana, sambung Kapolda, data diperoleh dari Dashboard Lancang Kuning pada dua hari sebelumnya (1 hingga 2 Maret 2021), sama sekali tak ada ditemukan hotspot atau titik api di Desa Pelkun, Kecamatan Bantan, Bengkalis dan Desa Dedap, Merbau, Kepulauan Meranti.

Baru pada keesokan harinya (2 hingga 3 Maret 2021) ditemukan hotspot dengan tingkat kepercayaan medium 4 titik dan high 2 hotspot di Desa Dedap Merbau. Pelan tapi pasti, esok harinya (3 sampai 4 Maret 2021), didua desa tersebut menyala dengan 44 titik api.

Perinciannya, tingkat kepercayaan low atau rendah 5, medium 30 dan tinggi atau high 9. Peningkatan luar biasa terjadi 4 sampai dengan 5 Maret 2021. Di kedua desa tersebut ditemukan 248 titik api dengan tingkat kepercayaan low 7, medium 191 dan high 50 di dua desa tersebut, yakni di Pelkun dan Dedap. Lonjakan tertinggi terjadi pada tanggal 4 hingga 5 Maret 2021. Di Desa Pelkun, Bantan, Bengkalis dan Dedap, Merbau, Kepulauan Meranti, dijumpai 262 titik api.

“Mulai 1 hingga 6 Maret 2021, di Desa Dedap, Merbau, Kepulauan Meranti, kita sudah melakukan 929 kegiatan pemadaman dari tim yang diterjunkan yakni POLRI, TNI, BPBD, Manggala Agni, masyarakat peduli api dan lainnya, hal itu untuk mengepung api agar cepat padam”, papar Agung.

Tambahnya, menilik dari data Badan Restorasi Gambut menunjukan tinggi air gambut diwilayah kebakaran dalam status rawan, sehingga kesulitan besar kita adalah mendapatkan air untuk pemadaman. Pembuatan embung dan penambahan mesin pompa beserta slang air terus dilakukan.

“Doakan hari ini kita bisa padamkan”, tutup Agung. (jlr/hms).

Operasi Antik Tidak Sia-sia, Polda Riau Sita 40 Kg Shabu & 50.000 Butir Ekstasi

Pekanbaru, Tribunriau – Polda Riau mengadakan kegiatan Operasi Antik dalam memberantas peredaran narkoba dan di hari kesepuluh membuahkan hasil.Akhirnya Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Efendi merelease kasus narkoba jumlah besar, yang berhasil diungkap oleh Tim gabungan Ditresnarkoba bersama Tim Resnarkoba Polres Bengkalis, di TKP Desa Tenggayun, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, Jumat (05/03/21).

Dalam pengungakapan tersebut, Tim gabungan berhasil menangkap 5 orang pelaku yaitu, HR, RS, NZ, SA dan JU. Kelima tersangka merupakan warga Kecamatan Bandar, Kabupaten Bengkalis.

Dari kelima tersangka, Tim menyita barang bukti berupa 40 (empat puluh) bungkus Narkotika jenis Shabu ±40 Kg dan 10 bungkus pil ekstasi dengan jumlah 50.000 butir. Disamping itu, turut disita 3 unit hp, sebuah kendaraan R2, dua buah tas plastik dan 1 buah tas Baju warna hitam.

Pengungkapan tersebut berawal dari informasi akan adanya Narkotika jenis Shabu dan Pil Ekstasi masuk ke wilayah Tenggayun dan Api-Api atau Sepahat dari Malaysia. 

Kemudian Tim segera melakukan penyelidikan dan mengantongi beberapa nama, dan bagaimana cara narkotika jenis shabu tersebut masuk ke wilayah Indonesia tepatnya di Desa Tenggayun.

Setelah melakukan penyelidikan baik di darat maupun dilaut selama 4 hari, tepat hari Senin (1/3/2021) sekitar pukul 22.00 Wib, Tim berjaga-jaga di wilayah pantai Jangkang, namun ternyata target mengetahui telah diintai dan berusaha melarikan diri dari tepi pantai. Tim sempat kehilangan jejak karena lokasi hutan rawa dan para pelaku masuk ke wilayah hutan Tenggayun. Namun setelah berada dalam hutan lebih kurang 3 jam, tim mendapati 2 orang yang mencurigakan dan setelah diintrogasi mengaku bernama RS dan NZ, dari ke 2 orang ini mengaku memang benar menyimpan narkotika dalam jumlah besar.

Setelah dikembangkan, tim mengamankan SAI dan ED dan HR yang akhirnya menunjukkan barang bukti.

“Kami menggelar Operasi Antik Kepolisian untuk memberantas Narkoba dan hari kesepuluh, kita telah berhasil mengungkap kasus dengan BB sebanyak ini.Sebanyak 363 orang tersangka yang kita tangkap, ada yang dibawah 18 tahun dan ada yang diatas 56 tahun, dan yang kita tangkap kali ini semuanya usia diatas 25 tahun, artinya yang menguasai peredaran di Riau tidak lagi anak muda. Faktor utamanya adalah pengangguran, yang merupakan salah satu penyebab menjadikan bandar salah satu profesi,” papar Agung.

Lanjut Kapolda, dalam operasi antik melawan narkoba ini, pihak Polda bekerja sama dengan pihak bea cukai.Bea cukai telah memberikan bantuan yang sangat memadai pada saat melakukan penyergapan ditepi pantai, dan hasil yang didapat, barang bukti sebanyak 40kg shabu dan ekstasi 50.000 butir, dan ini akan kita kembangkan lagi.

“Saya berterimaksih kepada rekan bea cukai, dan akan kita teruskan kerjasama ini untuk membongkar jaringan narkoba yang masuk ke wilayah Riau,” ujar Agung.

 Kepada masyarakat Kapolda berharap untuk dapat bekerjasama, minimal memberikan informasi kepada petugas.

“Saya berharap masyarakat dapat menghubungi perwakilan di Polda Riau, sehingga dapat dilakukan tindakan baik bagi pengguna ataupun pengedar,”tutur Agung.

Ketika ditanyakan tentang kerjasama dengan negara lain, Agung menjelaskan bahwa kerjasama tetap dilakukan.

“Semua negara pasti memerangi narkoba. Kita melakukan kerjasama dengan polisi Malaysia dan tidak berapa waktu lagi akan melakukan pertemuan untuk membahas hal yang menonjol yang salah satunya narkoba,”tutup Agung.

Dari keterangan Kabid Penindakan Bea Cukai Agung Saptono mengatakan, pihaknya akan terus bekerjasama dengan Kepolisian.

“Kami sebagai border protection, perlu menjalin kerjasama dengan semua pihak terutama Kepolisian Polda Riau dan jajaran Polres-Polres, sehingga kita mampu maksimal menjalankan tugas,”ujarnya singkat.(jlr/hms).

Terbaru

Populer