Beranda blog Halaman 1161

Gunakan ADD, Desa Pendalian Bangun Lapangan Sepak Bola Standart FIFA

Rapat rencana pembangunan Stadion sepek bola standart Internasional FIFA di Desa Pendalian
Rapat rencana pembangunan Stadion sepek bola standart Internasional FIFA di Desa Pendalian

ROKAN HULU, Tribun Riau- Desa Pendalian, Kecamatan Pendalian IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), membangun lapangan sepak bola berstandar Federation of International Football Association (FIFA) seperti di Desa Cisayong, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasik Malaya, Jawa Barat.

Nantinya, dalam pembangunan sepak bola standar FIFA yang tidak jauh dari SD Negeri 009 Pendalian IV Koto, Pemerintah Desa Pendalian gunakan dana bantuan bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019. Di tahap awal, kini sudah dibangun tribun penonton menelan dana ADD sekitar Rp 700 juta.

Kemudian, rencananya pembangunan lapangan sepak bola berstandar FIFA ditandai dengan rapat di Kantor Desa Pendalian, Minggu (11/11/2018), dihadiri Camat Pendalian IV Koto Almis, Kades Pendalian Mulyadi, serta hadirkan Kades Cisayong Tasikmalaya Yudi Cahyudin,‎ dan perwakilan dari PT. Harapan Jaya Lestari Group, dihadiri puluhan masyarakat setempat.

Dikatakan Kades Pendalian Mulyadi, alasan pertama pembangunan lapangan sepak bola berstandar FIFA bersumber dari ADD karena ada potensi sumber daya manusia (SDM), dimana sejumlah putra daerah setempat telah berprestasi di bidang sepak bola di level daerah hingga liga nasional.

Kemudian, selain dijadikan sebagai lapangan Sekolah Sepak Bola, lapangan sepak bola di Desa Pendalian‎ yang berstandar FIFA tersebut, nantinya juga diharapkan dapat membangkitkan roda perekonomian masyarakat setempat.

Kata Mulyadi, dirinya berharap lapangan sepak bola tersebut menjadi ikon bagi Desa Pendalian hingga dikenal khalayak, seperti lapangan sepak bola Sakti Lodaya di Desa Cisayong, Tasikmalaya, Jawa Barat yang menelan dana sekira Rp 1,4 miliar.

Sebutnya, bahwa rencana pembangunan lapangan sepak bola standar nasional sudah tiga tahun lalu, namun saat itu terbentur ketersediaan tenaga ahli, karena pembangunan membutuhkan dana yang tak sedikit.

“Kita langsung undang pak Kades Cisayong, sehingga masyarakat bisa mendengar langsung bagaimana proses perencanaan, pembiayaan, pengelolaan dan pemanfaatan,” jelas Mulyadi.

Menurutnya, berapa besaran dana diperlukan untuk membangun lapangan sepak bola berstandar FIFA di Desa Pendalian, Mulyadi menyatakan, bahwa biaya tentunya disesuaikan dengan harga material setempat.

‎Sebut Mulyadi, bahwa pembangunan lapangan sepak bola juga didukung oleh elemen masyarakat di Desa Pendalian, termasuk Pemerintah Kecamatan Pendalian IV Koto.

“Sebenarnya perencanaan kita sudah tiga tahun yang lalu, namun kita terbentur tidak mempunyai tenaga yang ahli untuk merencanakan sebuah lapangan yang standar (FIFA),” kata Mulyadi.

Kemudian, selain pembangunan tribun penonton, di APBDes tahun anggaran 2019 akan langsung aksen setelah dinyatakan sesuai prosedur, serta mendapatkan disetujui dari seluruh pihak terkait.

Bahkan Mulyadi menargetkan, lapangan sepak bola ini selesai dalam satu tahun anggaran ADD 2019. Namun jika bugdet mencukupi‎, dan tentunya akan dilanjutkan di tahun berikutnya.

Kades Cisayong Yudi Cahyudin‎ mengatakan, sebelum membangun tentunya harus ada persetujuan dari masyarakat. Lapangan sepak bola Lodaya Desa Cisayong yang dikelola oleh BUMDesa‎ bertujuan dalam mendongkrak perekonomian masyarakat.

Kemudian, lapangan sepak bola Lodaya Desa Cisayong juga dikomersilkan untuk umum, dengan sekali sewa Rp 1 juta. Sampai Januari 2019, jadwal pesan sewa lapangan sudah penuh.

Sebut Yudi, klub sepak bola nasional Persib Bandung juga pernah mengontak lapangannya, namun pihak desa belum deal karena mereka belum punya tribun penonton. Sementara waktu, desa Cisayong baru bisa men‎erima klub-klub biasa.

Kemudian, selain dikomersilkan, lapangan sepak bola Lodaya‎ Desa Cisayong yang sempat viral di media sosial juga digunakan untuk Sekolah Sepak Bola‎ anak-anak sekitar yang dikelola oleh Yayasan Sakti Lodaya.

Yudi berharap, bila jadi dibangun lapangan sepak bola bertaraf internasional di Desa Pendalian Kecamatan Pendalian IV Koto menjadi ikon bagi desa dan daerah setempat, karena menjadi yang pertama di pulau Sumatera, sebagai lapangan dibangun memakai bantuan ADD.

Sikapi hal itu, Camat Pendalian IV Koto, Almis, dirinya menyatakan ikut mendukung penuh rencana Pemerintah Desa Pendalian yang akan membangun lapangan sepak bola standar FIFA, selama sesuai Undang-Undang Desa, termasuk penggunaan ADD untuk membangun sarana olahraga atau Sorga.

“Kami sangat mendukung, karena masyarakat‎ Pendalian sendiri SDM sepak bola sangat memadai, baik di level kabupaten dan provinsi,” kata Almis, dan mengakui ada dua putra Pendalian yang memperkuat tim PSPS Pekanbaru yang dibanggakan masyarakat Riau.

“Kita mendukung, asal saja pelaksanaannya sesuai‎ aturan dan perundang-undangan yang berlaku, dan masyarakat sendiri sangat menerima apa yang digagas oleh bapak Kades Pendalian itu sendiri,” sebut Camat Pendalian IV Koto.

A‎lmis juga mengaku, di setiap desa di Kecamatan Pendalian IV Koto sudah mempunyai lapangan sepak bola, namun baru Desa Pendalian yang berniat bangun lapangan bertaraf internasional.‎ (mad)

Peringati Hari Pahlawan Nasional, Ini Pesan Bupati Rohul

Foto bersama usai acara Peringatan hari pahlawan
Foto bersama usai acara Peringatan hari pahlawan

ROKAN HULU, Tribun Riau- Pada puncak Peringatan Hari Pahlawan Nasional Tingkat Kabupaten Rohul 2018, Bupati Rohul, H. Sukiman berpesan, bahwa peringatan hari Pahlawan Nasional yang digelar merupakan momen untuk mengingat kembali perjuangan-perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI.

Dengan demikian, Bupati Rohul, mengingatkan kembali perjuangan-perjuangan Pahalawan tentunya, kecintaan akan NKRI akan bertambah. Dengan begitu apapun yang akan merusak keutuhan NKRI bisa ditepis oleh masyarakat Rohul.

“Kalau kita sudah cinta NKRI saya yakin, apapun cara dan pengaruh dari luar yang akan merusak keutuhan NKRI tidak akan bisa, karena masyarakatnya sudah cinta dengan NKRI,” kata Bupati Rohul, H. Sukiman dalam amanatnya, saat memimpin upacara peringatan hari pahlawan nasional, yang digelar di lapangan Kantor bupati Rohul, Sabtu (10/11/2018) pagi.

Upacara peringatan hari pahlawan nasional mengambil tema “semangat pahlawan di dadaku”, dihadiri kapolres Rohul, AKBP M. Hasyim Risahondua,Sekda H.Abdul Haris.S.sos.Msi , Perwakilan Lapas Kelas IIB pasirpangaraian, perwakilan PN, dan Perwakilan Kejari. Juga hadir Ketua PKK Rohul, Hj Peni Herawati, Ketua Darma Wanita, Kepala dinas Pariwisata dan kebudayaan, Yusmar, Kepala Disdikpora, Ibnu Ulya, Kepala Badan, dan Vetran juga turut hadir dalam Upacara peringatan tersebut.

Kata Bupati lagi, untuk menumbuhkan rasa cinta kepada NKRI salah satunya yakni mengenang kembali jasa-jasa pahlawan yang merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Di momen hari pahlawan dengan tema ‎”Semangat Pahlawan di dadaku”, sangat dibutuhkan oleh generasi muda saat ini. Karena, jika semangat Pahalawan sudah berada dimasing-masing dada masyarakat, maka negara akan semakin maju,” katanya.

“Saya meminta diperingatan hari pahlawan tidak hanya sebagai acara seremonial saja, namun benar-benar harus ditanamkan di dada masing-masing masyarakat Rohul,” harapnya.

Kemudian, di momen Peringatan hari pahlawan juga bisa dijadikan pengamalan nilai-nilai pahlawan ‎yang sangat diperlukan dalam mepertahankan NKRI.

“Jadikan momentum ini dalam instopeksi diri, untuk mewarisi nilai nilai pahlawan dalam menghasilkan gagasan baru,” imbaunya. (mad)

Babinsa Kunto Darussalam dan Personil Polsek Bekuk Bandar Narkoba

Kapolsek Bonai Darussalam, Babinsa dan persolin Polri, amankan, SS bandar sabu dan ganja di Bonai Darussalam
Kapolsek Bonai Darussalam, Babinsa dan persolin Polri, amankan, SS bandar sabu dan ganja di Bonai Darussalam

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bintara Pembina Desa (Babinsa) Tentara Nasional Indonesia (TNI) di bawah pimpinan Dandim 0313/KPR Letkol Inf Aidil Amin S.I.P dari Koramil 10 Kunto Darussalam bersama Polsek Bonai Darussalam, bekuk Bandar Narkoba jenis Sabu-sabu juga ganja.

Penangkapan tersebut, dilakukan Babinsa Koramil 10/Kunto Darussalam Jumat (9/11/2018) pukul 12.00 Wib, setelah mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Rumah salah seorang warga sering terjadi transaksi narkoba.

“Saat saya menerima informasi dari masyarakat, langsung melapor ke Danramil,” terang Kopda Jantri Istani, Babinsa Desa Kasal Mungkal Kecamatan Bonai Darussalam melalui Penerangan Humas Koramil 02 Rambah Koptu Dedy Nofery Samosir, Jumat (9/11/2018) malam.

Kemudian jelas Kopda Jantri Istani, langsung memberikan informasi ke Kapolsek Bonai Darussalam IPTU Riza Effyandi, S.H,” katanya.

Setelah melakukan Koordinasi, Kapolsek Bonai, lalu melakukan penyelidikan beserta membawa personil Polsek Bonai Darussalam menuju TKP. Setibanya di TKP, personil Polsek Bonai Darussalam Reskrim Bripda Doddy Lafari bersama Babinsa Koramil 10 Kunto Darussalam Kopda Jantri Istani, langsung masuk ke rumah dan menggrebek tersangka SS.

Ketika berada di dalam rumah, ternyata SS membuang narkotika jenis sabu di dalam kotak rokok Sampoerna ke arah luar dekat sungai. Lantas, anggota Polsek Bonai Darussalam langsung mengambil kotak rokok sampoerna tersebut dan mengecek, benar ternyata di dalam rokok tersebut terdapat narkotika jenis sabu-sabu.

Kemudian, SS diamankan dan di bawa ke polsek Bonai Darussalam guna proses lebih lanjut.

“Tersangka SS sudah diamankan dan di bawa ke Polsek Bonai Darussalam, guna proses lebih lanjut”, tutup Babinsa Koramil 10 Kunto Darussalam Kopda Jantri Istani.

Dari pengerebekan itu, barang bukti yang ikut diamankan 3 paket plastik besar narkotika jenis sabu, 18 paket plastik kecil narkotika jenis sabu, 2 paket dalam plastik ganja kering, 1 alat hisap yang terbuat dari botol lasegar, 2 sendok dari pipet, 2 mancis warna biru dan ungu.

Juga ikut diamankan, 1 unit timbangan digital, 1 unit HP android merk OPPO, 1 bungkus rokok Sampoerna, 12 lembar uang pecahan Rp100.000, 15 lembar uang pecahan Rp50.000 dan 1 lembar uang pecahan Rp20.000, 8 le,bar uang pecahan Rp10.000, 10 lembar uang pecahan Rp5.000, serta puluhan plastik bening kosong. (mad)

Cuaca Ekstrim, Dinkes Himbau Masyarakat Rohul Waspadai Wabah DBD

Seketaris Diskes drg.Septien Asmarwiati M. Kes
Seketaris Diskes drg.Septien Asmarwiati M. Kes

ROKAN HULU, Tribun Riau- Dampak curah hujan yang tidak menentu di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), berpengaruh terhadap serangan wabah DBD (Demam Berdarah Dengue).

Mengantisipasi berkembangnya wabah DBD, Pemkab Rohul melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul menghibau agar masyarakat di 16 kecamatan proaktif lakukan pencegahan dengan membersihkan lingkungan dan sarang nyamuk. Kemudian, tidak membiarkan air hujan tertampung dan tergenang di satu tempat seperti kaleng, botol dan ban bekas, ember dan lainnya, yang dapat jadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypty.

“Kita menghimbau seluruh masyarakat di 16 kecamatan se-Rohul, agar waspada terhadap penyebaran dan gigitan nyamuk aedes aegypty yang dapat menyebabkan penyakit DBD terutama di lingkungan tempat tinggalnya, karena cuaca ekstrim saat ini,” ungkap Kepala Dinkes Rohul dr Bambang Triono, melalui Sekretaris Dinkes drg Septin Asmarwiati MKes, Jumat (9/11/2018), terkait antisipasi penyakit DBD pasca banjir dan cuaca ekstrim di Rohul.

Karena jelas Septin Asmarwiati, ingkungan pemukiman masyarakat yang kurang bersih, sangat berpotensi berkembangnya nyamuk aedes aegypti penyebab penyakit DBD. Karena dari telur (larva) hingga menjadi nyamuk dewasa hanya memakan waktu 7 hingga 10 hari.

Dinkes Rohul katanya lagi, sudah menginstruksikan ke seluruh Kepala Puskesmas di Rohul, untuk dapat melakukan pemantauan dan penyululuan ke masyarakat terhadap antisipasi dini penyebaran wabah DBD di wilayah kerjanya masing-masing.

“Selain bergerak cepat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), kita juga himbau ke masyarakat harus waspada dan antisipasi dini dengan lakukan gotong royong membersihkan perkarangan di lingkungan rumah. Karena lingkungan yang bersih, dapat terhindar dari berbagai penyakit,” ujarnya.

“Kemudian, kepala desa dan Lurah se-Rohul, untuk bisa menggalakan gotong royong (Goro) massal di daerahnya, untuk membersihkan lingkungan. Itu mengantisipasi agar tidak berkembang sarang nyamuk aedes aegypt, kemudian melakukan gerakan 3 M plus. Bila prinsip itu dilaksanakan, maka dapat terhindar dari penyakit DBD,” sebutnya.

Selain, melaksanakan gerakan 3 M plus yakni Menguras (bak mandi), Mengubur (barang-barang bekas) dan Menutup serta menaburkan bubuk abate sekaligus memasang kasa (kawat) nyamuk di rumah.

“Bila masyarakat praktekan prilaku hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya, maka dapat terhindar dari penyakit yang bisa memamatikan,” ucapnya.

Juga sekolah-sekolah dan fasilitas umum di Rohul, lanjutnya, agar dapat dibersihkan lingkungannya, sehingga tidak ada tempat perindukan nyamuk yang dapat mematikan manusia tersebut.

Kemudian diingatkan, bila ada anak atau balita yang mengalami demam tinggi yang berlangsung 3 hingga 5 hari, maka segera diperiksakan ke Puskesmas terdekat. Jika ternyata positif terkena DBD, bisa ditolong lebih cepat.

Sesuai data September 2018-Oktober 2018, terdata 19 kasus DBD, diantaranya 10 kasus DBD yang menyerang warga pada September lalu, sedangkan pada oktober 2018, ada 9 kasus, diantaranya Kecamatan Tambusai 3 kasus, Ujung Batu 3 kasus, Rambah 1 kasus dan Tandun 3 kasus. (mad)

Antisipasi Banjir, Bupati Rohil Minta Program Normalisasi Tahun 2019 Jangan Dihabiskan Begitu Saja

Normalisasi di Sungai Pabrik Bagansiapiapi dikerjakan pada bulan Juni Tahun 2018.
Normalisasi di Sungai Pabrik Bagansiapiapi dikerjakan pada bulan Juni Tahun 2018.

ROHIL, Tribun Riau- Untuk mengantisipasi Banjir yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Bupati H. Suyatno, Sabtu (10/11/18) di Bagansiapiapi meminta kepada Bappeda dan Dinas PUTR dana yang sudah diprogramkan Tahun 2019 untuk Normalisasi jangan dihabiskan begitu saja.

“Ada lima wilayah di Kabupaten Rokan Hilir yang tergenang Banjir, untuk mengatasi hal tersebut uang sudah tidak ada,” katanya.

Dijelaskannya, di Kecamatan Bangko pusako ada Sebuah masjid yang sudah masuk air, makanya hari ini akan diadakan rapat dan harus dilihat di lapangan sampai sejauh mana. “Saya juga mendapat laporan banyak sungai maupun parit dengan kondisinya tersumbat,” terangnya.

“Tiga bulan menjelang akhir Tahun, itu Dana harus ada, ini mentang – mentang dana menumpuk di APBD, itu sudah semuanya, jadi tidak bisa begitu, kedepan saya tidak mau lagi,” kesal suyatno.

Ditambahkan Suyatno, tiga bulan habis masa tahun anggaran dana harus ada, jadi dana yang dimasukan di APBD itu betul-betul sampai akhir Desember, karena tiga bulan menjelang akhir Tahun disitu mulai musim hujan, banjir dan sebagainya.

“Saya minta nanti kepada Dinas terkait juga masyarakat yang mengajukan proposal, bukan kita tidak terima tetapi kita mencari skala prioritas untuk kepentingan umat, orang banyak, itu yang diprioritaskan,” tutup Suyatno.

Sebelumnya program Normalisasi untuk Tahun 2018 sudah selesai dikerjakan oleh Dinas terkait, seperti pembersihan sungai pabrik di Bagansiapiapi yang sudah dikerjakan pada juni tahun 2018. (hen)

Peringati Hari pahlawan, Bupati Rohil Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bhakti

Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Amp melakukan Tabur Bunga di Taman Makam pahlawan Kusuma Bhakti di Bagansiapiapi.
Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Amp melakukan Tabur Bunga di Taman Makam pahlawan Kusuma Bhakti di Bagansiapiapi.

ROHIL, Tribun Riau- Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengadakan upacara Bendera di depan kantor BPKAD Jalan merdeka Bagansiapiapi.

Upacara digelar memperingati Hari pahlawan, Sabtu 10 Nopember 2018.

Hadir Bupati Rohil H. Suyatno. Amp, Ketua DPRD Nasrudin Hasan, kejari Rohil, sekda Drs. Surya Arfan. MSi, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir, TNI, Polisi, Veteran, Ormas.

Usai upacara, dilanjutkan ke Taman Makam pahlawan Kusuma Bhakti melakukan peletakan karangan Bunga dan Tabur Bunga di sejumlah makam pahlawan, juga mendoakan para pahlawan yang gugur.

“Memang apa yang disampaikan dalam amanat tertulis Bapak menteri sosial RI yang saya petik itu adalah Bangsa yang baik itu menghargai jaksa-jasa para pahlawan kita,” ujar Suyatno.

Pemerintah daerah berharap kepada semua elemen masyarakat untuk merenungkan kembali makna dari pada hari pahlawan tersebut.

“Kalau kita melihat sejarah ke belakang, para pahlawan yang sudah gugur mempertahankan, membela NKRI, jasanya tetap dikenang, sedangkan kita hanya sebagai generasi penerus untuk mempertahankan bangsa ini. kita harus mengenang bagaimana pada saat itu para pejuang kemerdekaan Indonesia dalam membela tanah air yang dicintai ini,” katanya.

Sebagai generasi penerus, ajak Suyatno, mari kita jaga persatuan dan kesatuan untuk Negara kita ini.

Sementara itu Ketua DPRD Nasrudin Hasan mengatakan, Hari pahlawan itu mengambil semangat dan sejarahnya, semangat itu dibutuhkan pada saat sekarang.

“Untuk itu semangat hari pahlawan ini, untuk pembangunan harus ikhlas dan bekerja keras,” kata Nasrudin. (adv/hms/hen)

Satpol PP dan Damkar Rohul Amankan Ratusan Miras di Ujung Batu

Satpol PP Dan Damkar Rohul Amankan Ratusan Miras Di Ujung Batu
Satpol PP Dan Damkar Rohul Amankan Ratusan Miras Di Ujung Batu

ROKAN HULU, Tribun Riau- Luar biasa. Itulah kata yang tepat melihat semangat dan komitmen aparatur Satuan Polisi Pamong Praja Dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Rokan Hulu (Rohul), Riau, dalam memberantas penyakit masyarakat (Pekat) di daerah itu.

Setelah berhasil “mengobrak abrik” keberadaaan warung dan kafe remang remang dengan wanita pekerjanya di berbagai Kecamatan, personil Satpol PP Damkar Rohul, lanjut menyisir minunan keras (Miras).

Di wilayah Ujung Batu, personil Satpol PP berhasil menyita ratusan botol minuman keras jenis merek Bir, Guinnes dan Bintang, Rabu sore sampai malam (7/11/2018).

Operasi dipimpin Sekretaris Satpol PP Damkar Rohul, Ir Syahruddin, S.Sos, Kasi Trantibum Dan Pam, Eko Karya Pramono SP, penyidik Samsul kamal, SH dan Oksanora SH, Kasi Sumber Daya aparatur.

Menurut Kasat Pol PP Damkar Rohul, Andianto SH MH, ada tiga tempat atau lokasi penjual minuman keras yang didatangi Tim di wilayah Ujung Batu, namun hanya satu tempat yang berhasil ditemukan penjualan miras itu.

“Ketiga tempat itu yakni, di pinggir sungai Rokan, di jalan gang Horas dan di Simpang PIR Tandun, namun tim hanya menemukan miras itu di Jalan Horas, “kata Andianto melalui Sekretaris Ir Syahrudin , Kamis (8/11/2018).

Disebutkan Syahruddin, di jalan Horas itu tim menemukan 42 kotak miras atau sebanyak 424 botol miras jenis Anker, Guines dan Bintang, dengan pemiliknya bernama Rina.

“Saat ini ratusan miras itu sudah diamankan di Markas Satpol PP dan terhadap pemiliknya juga sudah dimintai keterangan untuk pemberkasan BAP untuk dilanjutkan proses hukum dugaan pelanggar PERDA,” kata Syahruddin.

Syahrudin menyebutkan operasi atau razia miras itu akan berlanjut ke berbagai wilayah kecamatan lainnya di Rohul.

“Diharapkan masyarakat untuk berpartisipasi dan berperan aktif memberikan informasi untuk kelancaran operasi Pekat oleh Satpol PP Damkar Rohul,” harapnya. (mad)

Operasi Zebra Muara Takus Hingga Hari ke-9, Polres Rohul Tilang 400 Kendaraan

Operasi Zebra Muara Takus di hari ke 9, di kawasan Jalan jalur 2 Tuanku Tambusai, Pasir Pangaraian
Operasi Zebra Muara Takus di hari ke 9, di kawasan Jalan jalur 2 Tuanku Tambusai, Pasir Pangaraian

ROKAN HULU, Tribun Riau – Dari pelaksanaan Operasi Zebra Muara Takus 2018 hingga hari ke- 9 Rabu (7/11/2018), Satuan Polisi lalu lintas (Satlantas) Polres Rohul dan tim Gabungan, sudah menilang 400 unit kendaraan, terdiri dari roda dua dan roda empat.

Kemudian, untuk surat teguran diberikan kepada 200 pengandara, dan pelanggaran masih didominasi oleh kendaraan roda dua. Dalam Operasi Zebra Muara Takus 2018, gabungan personil Satlantas Polres Rohul, TNI, Jasa Raharja serta Dinas Perhubungan.

Operasi langsung dipimpin Kasat Lantas Rohul AKP Irnanda, digelar di Jalan Tuanku Tambusai jalur dua depan Islamic Center Pasir Pangaraian, Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah.

Diakui Kasat Lantas Pokres Rohul, AKP Irnanda (7/11/2018), dalam operasi tersebut sedikitnya puluhan kendaraan roda dua dan roda empat terjaring Operasi Zebra Muara Takus 2018, karena tidak memiliki kelengkapan berkendaraan seperti kaca spion, Helm,SIM, STNK dan termasuk melawan arus atau bromodem.

Kemudian untuk roda empat pelanggarannya pertama tidak memiliki SIM termasuk tidak menggunakan sabuk pengaman. Kemudian, Selama operasi hingga hari ke- 9 Operasi Zebra Muara Takus 2018, sudah melakukan tilang 400 unit kendaraan terdiri dari roda dua dan roda empat, sementara untuk teguran sebanyak 200 pengguna jalan.

“Hasil tilang yang kita lakukan pelanggaran selama operasi zebra berlangsung masih didominasi oleh pengguna jalan roda dua,” jelas AKP Nanda.

Operasi Zebra yang kita digelar, termasuk Kamis (9/11/2018), jiga Polres Rohul dan tim gabungan kembali gelar Operasi di Jalau dua Jalan Tuanku Tambusai. Selama Operasi, digelar secara serentak diwilayah hukum masing- masing mulai tingkat kabupaten, Provinsi maupun ditingkat Pusat yang bertujuan dapat menurunkan angka kecelakaan berlalu lintas di jalan raya.

Sementara Perwakilan Dari TNI dari Danramil Rambah, Srka Yendry, sangat mengapresiasi polres Rohul yang lakukan Operasi Zebra Muara Takus 2018. sehingga masyarakat rokan hulu tertib berlalu lintas kedepannya.

“Kita dari TNI tentu siap mendukung operasi Zebra Muara Takus sehingga dapat mengurangi kecelakaan lalu lintas, yang menyebabkan luka – luka maupun meninggal dunia,” kata Serka Yendry. (mad)

Oktober Hingga September, Terdata 19 Kasus DBD di Rohul

Seketaris Diskes drg.Septien Asmarwiati M. Kes
Seketaris Diskes drg.Septien Asmarwiati M. Kes

ROKAN HULU, Tribun Riau – Memasuki musim hujan dari September hingga akhir Oktober 2018, ditemukan 19 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terjadi di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sesuai laporan yang diterima Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul.

Diakui Kepala Diskes Rohul, dr. Bambang Melalui Seketaris Diskes drg.Septien Asmarwiati M. Kes, Kamis (8/11/2018) membenarkan, di Rohul ditemukan 19 kasus DBD selama September hingga Oktober 2018.

Di bulan September 2018, terdata 10 kasus DBD yang menyerang warga, sementara bulan Oktober sedikitnya ada 9, kasus pertama di Kecamatan Tambusai ditemukan 3 kasus, Ujung Batu 3 kasus, Rambah 1 kasus dan Tandun 3 kasus.

Kemudian jelas Septian lagi, dari 19 kasus DBD tersebut tiga orang diantaranya sempat dapatkan perawatan di RSUD pasir Pangaraian yang merupakan korban DBD dari Kecamatan Tambusai .

“Perkembang biakan nyamuk sangat cepat untuk menjadi telur, hanya dua sampai tiga hari saja. Sedangkan dari telur menjadi jentik butuh waktu delapan sampai sepuluh hari, kemudian dari jentik menjadi pompong hanya satu sampai dua hari, selanjut menjadi nyamuk, dua hari menjadi nyamuk langsung kawin lagi,” kata Septian.

Disebutkannya, langkah yang epektif untuk memberantas nayamuk sebenarnya bukan dengan fogging. Karena fogging hanya mampu memberantas nayamuk dewasa, sedangkan untuk jentik tidak akan mati.

“Cara yang paling ampuh yang kita lakukan, hanya dengan melaksanakan tiga M, Menutup, Menguras, Dan Menimbun,” imbaunya.

Dirinya menghibau, agar seluruh masyarakat di Rohul agar melaksanakan tiga M, sehingga jentik nyamuk yang tertampung baik dalam kaleng, ember dan ban bekas disekitaran rumah kita bisa mati.

“Karena ebih baik mencegah dari pada mengobati,” tegasnya. (mad)

Naga Mas Dumai “Membangkang”, Tak Indahkan Anjuran Disnakertrans

Kantor Disnakertrans Kota Dumai
Kantor Disnakertrans Kota Dumai

DUMAI, Tribun Riau- PT Naga Mas Kota Dumai dinilai ‘membangkang’. Pasalnya, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai sudah melakukan upaya mediasi antara karyawan dengan PT Naga Mas, namun rekomendasi atau anjuran yang diberikan tampaknya tidak digubris oleh PT Naga Mas.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Dumai, Muhammad Fadli, SH kepada sejumlah awak media di ruangan kerjanya, Jumat (9/11/2018).

“Kita sudah berupaya dan memohon agar PT Naga Mas tidak memberhentikan karyawan tersebut, namun hasil akhirnya PT Naga Mas tetap bersikukuh untuk memberhentikan karyawan tersebut,” kata Fadli.

BACA JUGA: Diduga Karena Tak Usir Karyawan, Seorang Sekuriti Di-PHK oleh PT Naga Mas

Sebelumnya, Fadli sempat bertemu dengan Managemen HRD PT Naga Mas, Lukito di Medan, hasilnya pihak HRD setuju untuk memutasi karyawan tersebut ke lokasi perusahaan lainnya.

“Sudah setuju HRD yang di Medan, tapi entah kenapa pas mediasi kemarin (Kamis, 8/11/2018), managemen PT Naga Mas Dumai mengatakan bahwa mereka tetap akan memberhentikan karyawan tersebut dengan alasan yang tak masuk akal,” jelasnya.

Untuk diketahui, karyawan yang di-PHK sepihak oleh PT Naga Mas adalah seorang security, Mustakim yang bertugas di PT Naga Mas areal Pelindo. Mustakim di-PHK diduga kuat karena hanya tidak mengusir beberapa karyawan yang meminta kejelasan terkait status pekerjaannya. (red)

Terbaru

Populer