Diduga Karena Tak Usir Karyawan, Seorang Sekuriti Di-PHK oleh PT Naga Mas

Pertemuan perwakilan Serikat Pekerja dengan pihak Managemen PT Naga Mas
Pertemuan perwakilan Serikat Pekerja dengan pihak Managemen PT Naga Mas

DUMAI, Tribun Riau- Diduga karena tidak mengusir beberapa orang yang datang meminta kejelasan statusnya ke managemen PT Naga Mas, Mustakim yang bekerja sebagai sekuriti di perusahaan tersebut malah di-PHK sepihak.

Demikian dilansir Revolusi, Kamis (4/10/2018). Dikatakan Mustakim, 4 orang itu setahunya masih berstatus karyawan.

Diceritakan Mustakim, kejadian bermula pada saat Mustakim sedang mendapatkan jadwal piket jaga beberapa hari yang lalu, ketika itu datang 4 orang yang ia ketahui masih berstatus karyawan dengan hajad ingin mempertanyakan statusnya di perusahaan tersebut.

“Mereka itu datang ke perusahaan bertujuan untuk menjumpai pihak Management supaya ada kejelasan bagi mereka berempat,” ujar Mustakim.

Namun, lanjut Mustakim, 4 orang itu tidak dibenarkan masuk oleh pihak managemen.

“Kedatangan mereka tidak ada membuat anarkis dan saya masih standby di posisi mereka (4 orang yang mendatangi managemen, red) dengan siaga, tapi malah Management perusahaan bilang ke saya dengan mengasumsikan sendiri bahwa saya tidak membela perusahaan, malah membela mereka,” tukas pria yang akrab disapa Mus ini.

Setelah kejadian tersebut, masih cerita Mustakim, dirinya diminta menandatangani surat peringatan ketiga (SP3) yang dikeluarkan pihak perusahaan.

“Saya tidak meneken surat tersebut, karena saya tidak merasa bersalah dalam aturan kerja,” kata Mustakim.

Dilanjutkan Mustakim, beberapa hari setelah dikeluarkannya SP3 itu, dirinya menerima surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan diminta untuk menandatanganinya.

“Dengan dikeluarkan (surat) PHK dari Management Perusahaan, saya tetap tidak meneken. Namun dalam persoalan ini saya minta keadilan dari Serikat Pekerja Pemuda Pancasila dan KNPI,” ujarnya berharap ada keadilan untuknya.

Dijelaskannya, pihak Serikat Pekerja Pemuda Pancasila dan KNPI sudah mendatangi kantor PT. Naga Mas untuk audiensi guna menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.

Humas PT Naga Mas, Ardiansyah ketika dikonfirmasi wartawan menyatakan bahwa Mustakim selaku sekuriti PT Naga Mas tidak membela perusahan.

“Pada waktu 4 orang karyawan datang ke kantor Naga Mas, malah bukan diusir oleh mus, padahal dia security, sepertinya mus membela mereka, bukan membela perusahaan, padahal mus bekerja sebagai karyawan PT Naga Mas,” kata Ardiansyah dilansir Revolusi.

Ditegaskan Ardi, pihaknya berasumsi Mustakim sebagai security tidak membela perusahaan. “Tidak membela perusahaan dan banyak lagi kesalahannya,” tutupnya. (red)