Antisipasi Banjir, Bupati Rohil Minta Program Normalisasi Tahun 2019 Jangan Dihabiskan Begitu Saja

Normalisasi di Sungai Pabrik Bagansiapiapi dikerjakan pada bulan Juni Tahun 2018.
Normalisasi di Sungai Pabrik Bagansiapiapi dikerjakan pada bulan Juni Tahun 2018.

ROHIL, Tribun Riau- Untuk mengantisipasi Banjir yang terjadi di Kabupaten Rokan Hilir, Bupati H. Suyatno, Sabtu (10/11/18) di Bagansiapiapi meminta kepada Bappeda dan Dinas PUTR dana yang sudah diprogramkan Tahun 2019 untuk Normalisasi jangan dihabiskan begitu saja.

“Ada lima wilayah di Kabupaten Rokan Hilir yang tergenang Banjir, untuk mengatasi hal tersebut uang sudah tidak ada,” katanya.

Dijelaskannya, di Kecamatan Bangko pusako ada Sebuah masjid yang sudah masuk air, makanya hari ini akan diadakan rapat dan harus dilihat di lapangan sampai sejauh mana. “Saya juga mendapat laporan banyak sungai maupun parit dengan kondisinya tersumbat,” terangnya.

“Tiga bulan menjelang akhir Tahun, itu Dana harus ada, ini mentang – mentang dana menumpuk di APBD, itu sudah semuanya, jadi tidak bisa begitu, kedepan saya tidak mau lagi,” kesal suyatno.

Ditambahkan Suyatno, tiga bulan habis masa tahun anggaran dana harus ada, jadi dana yang dimasukan di APBD itu betul-betul sampai akhir Desember, karena tiga bulan menjelang akhir Tahun disitu mulai musim hujan, banjir dan sebagainya.

“Saya minta nanti kepada Dinas terkait juga masyarakat yang mengajukan proposal, bukan kita tidak terima tetapi kita mencari skala prioritas untuk kepentingan umat, orang banyak, itu yang diprioritaskan,” tutup Suyatno.

Sebelumnya program Normalisasi untuk Tahun 2018 sudah selesai dikerjakan oleh Dinas terkait, seperti pembersihan sungai pabrik di Bagansiapiapi yang sudah dikerjakan pada juni tahun 2018. (hen)