Beranda blog Halaman 1143

Pemprov Papua Minta WA Penyelidik KPK Diperiksa

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono

JAKARTA, Tribun Riau – Pengacara Pemprov Papua Stefanus Roy Rening menduga adanya konspirasi terkait upaya operasi tangkap tangan (OTT) yang gagal. Dia meminta polisi untuk membongkar WhatsApp grup penyelidik KPK. Bagaimana tanggapan polisi?

“Penyidik tidak bisa diintervensi ya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Argo mengatakan, penyidik memiliki kode etik dalam melaksanakan tugas-tugasnya, termasuk dalam membongkar percakapan seseorang di ponsel.

“(Penyidik) bekerja sesuai aturan dan sebagai etika penyidikan tentu punya metode sendiri. Nanti semua kegiatan penyidik ya penyidik juga yang paham, seperti apa yang dilakukan untuk ungkap kasus,” jelasnya.

Sebelumnya Roy meminta polisi untuk membongkar WhatsApp grup di ponsel penyelidik KPK.

“Kita minta Krimsus untuk coba membuka kembali HP Gilang (Gilang Wicaksono penyelidik KPK, red), kalau data ini hilang berarti mereka menghilangkan barang bukti,” jelas pengacara Pemprov Papua Stefanus Roy Rening kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/2/2019).

Roy menuding KPK telah menghilangkan barang bukti terkait kasus itu. Percakapan di grup WhatsApp di ponsel penyelidik KPK yang sempat dibaca oleh sejumlah orang Pemprov Papua, sudah hilang.

“Bahwa ternyata KPK berusaha menghilangkan barbuk, yang saya maksudkan barbuk, jadi malam itu kan kita mendapatkan informasi dari WhatsApp grup yang dipegang oleh Gilang Wicaksono tentang bagaimana dia membuntuti gubernur Papua,” sambungnya. (detik/red)

Lumpur Lapindo Surut, Warga Masih Trauma

Salah seorang warga melihat lokasi yang telah tenggelam oleh Lumpur
Salah seorang warga melihat lokasi yang telah tenggelam oleh Lumpur

SIDOARJO, Tribunriau – Ketinggian air di tanggul penahan lumpur titik 67, Desa Gempol Sari, Tanggulangin, Sidoarjo, mulai berkurang. Dari pantauan wartawan di lokasi, ketinggian air saat ini sekitar 1,5 meter di bawah bibir tanggul.

Meski begitu warga desa tetap khawatir karena air sewaktu-waktu akan bertambah. Terlebih, warga memiliki trauma mengingat tanggul tersebut pernah ambles pada bulan Oktober 2018. Saat itu kedalaman 5 meter dan panjang sekitar 100 meter.

Tujuh RT di Desa Gempol Sari berada di bawah tanggul yang hanya berjarak sekitar 40 meter. Mereka yang berjumlah sekitar 500 KK atau sekitar 4 ribu jiwa itu masih diselimuti perasaan was-was takut tanggul jebol.

“Meskipun air di waduk 67 ini sudah surut, warga tetap resah. Karena saat ini puncaknya musim hujan, sewaktu-waktu air akan bertambah,” kata warga Desa Gempol Sari RT 11 RW 3, Sukardi (45) kepada detikcom di atas tanggul lumpur, Selasa (19/2/2019).

Sukardi mengatakan, keresahan warga tampak jelas setiap malam. Itu dibuktikan dengan banyaknya warga melakukan jaga malam.

“Setiap malam tidak kurang dari 8 hingga 10 orang yang jaga di pos. Apabila sewaktu-waktu ada kejadian warga langsung mengetahui,” tambah Sukardi.

Sukardi berharap pihak Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) segera mengurangi volume air yang ada di waduk 67. Menurutnya saat ini memang sudah dilakukan, namun belum maksimal.

“Terutama saluran over flow itu harus dilakukan pengerukan. Kalau tidak ya seperti ada yang bocor mengalir ke sungai akibatnya bisa merugikan petambak ikan,” lanjut Sukardi.

Sementara warga lainnya, Yasik mengeluhkan kualitas air sumur yang semakin buruk. Menurutnya, waduk tersebut sangat merugikan karena air sumur milik warga tidak bisa dimanfaatkan sama sekali.

“Air warnanya kuning dan berbau, tidak bisa untuk masak, cuci-cuci. Semua kebutuhan rumah tangga airnya membeli, seharusnya PPLS memberikan bantuan air bersih,” kata Yasik.

Yasik melanjutkan, warga desa yang ada di sini hidupnya tidak tenang karena selalu dihantui perasaan waswas takut tanggul jebol. Hampir semua warga menghendaki tanah dan rumahnya ini diberikan ganti rugi.

“Hampir semua warga menghendaki wilayah Desa Gempol Sari yang tinggal 7 RT ini dimasukkan areal peta terdampak lumpur,” tandas Yasik. (detik/red)

Mendagri Tunggu Bawaslu Terkait Bupati Kutuk Kades Tak Pilih Jokowi

Tjahjo Kumolo
Tjahjo Kumolo

JAKARTA, Tribunriau – Mendagri Tjahjo Kumulo belum memanggil Bupati Kuningan Acep Purnama terkait video viral mengutuk kepala desa jika tak memilih Jokowi. Tahjo masih menunggu pemeriksaan Bawaslu.

“Dia belum kami panggil tapi kami menyerahkan pada panwas untuk melakukan klarifikasi dan pengecekan,” ujar Tjahjo di gedung OJK Menara Radius Prawiro, Jl MH Thamrin, Jakarta, Selasa (19/2/2019).

Tjahjo menjelaskan terkait beberapa kepala daerah yang menyatakan dukungan pada paslon tertentu. Pihak Kemendagri mengundang kepala daerah tersebut untuk klarifikasi, namun ternyata sudah mengajukan izin cuti terlebih dahulu.

“Seperti beberapa kepala daerah yang membuat pernyataan kita sudah undang, kita panggil, ternyata dia sudah mengajukan izin cutinya sebelum dia membuat acara,” kata Tjahjo.

Namun begitu, Tjahjo belum bisa memastikan pernyataan Acep dalam video viral itu sebagai kepala daerah atau tim sukses. Dia menunggu hasil pemeriksaan pihak Bawaslu perihal pengajuan izin Acep.

“Saya belum tahu apakah di Kuningan itu dalam pernyataan tersebut dia sebagai kepasitas kepala daerah atau sebagai kader partai atau tim sukses,” ucap Tjahjo.

“Tergantung bagaimana panwasnya mengklarifikasi dia sudah mengajukan izin atau tidak. Kalau dia sudah mengajukan izin, saya kira tidak ada masalah,” sambung Tjahjo.

Sebelumnya, pihak Bawaslu Kuningan melalui Abdul Jalil Hermawan mengatakan Bawaslu akan meminta klarifikasi terkait ucapan Acep dalam video yang ramai di media sosial.

“Rencana hari Rabu kita minta klarifikasi dari bupati,” ucap Jalil kepada detikcom melalui pesan singkatnya, (18/2).

Sementara, Acep mengaku khilaf atas ucapannya tersebut. Setelah video itu viral, Acep langsung menggelar pertemuan dengan sejumlah kades dan perangkat desa melalui Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kuningan.

“Saya sudah bertatap muka dengan APDESI. Tidak ada satu pun niatan saya untuk menghujat, kata laknat itu spontanitas saya ucapkan dari alam bawah sadar. Saya tidak ada niatan,” kata Acep dalam keterangan yang diterima detikcom, Minggu (17/2). (detik/red)

Prabowo ke Ponpes An Nadliyah Surabaya, Disambut Pendukung Jokowi

Prabowo acungkan dua jari kepada warga
Prabowo acungkan dua jari kepada warga

SURABAYA, Tribunriau – Capres Prabowo Subianto kembali mendapat dukungan dari para ulama dan kiai. Kali ini pasangan Sandiaga Uno itu mendapat dukungan dari Jamiyah Ahlith Thoriqoh Syathoriyah An Nadliyah Indonesia, Surabaya.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas dukungan kepada saya dan Sandiaga. Saya merasa mendapat kehormatan dari berbagai kalangan terutama dari mereka yang tergabung di sini,” kata Prabowo di Ponpes Thoriqoh Syathoriyah An Nadliyah Indonesia di Jalan Bogorami Kenjeran, Selasa (19/2/2019).

Dukungan yang mengalir dari dalam pesantren dirasa begitu deras oleh Prabowo. Meski sebelumnya, ia melewati kerumunan pendukung lawan yang dengan sengaja menyambutnya dengan yel-yel untuk capres nomor urut 01, Joko Widodo.

Prabowo tiba di ponpes sekitar pukul 11.30 WIB dengan menumpang mobil Toyota Alphard nopol L 8 PS. Mobil berwarna putih itu melewati massa pendukung Jokowi yang sudah menunggunya.

Dari pantauan wartawan di lapangan, pendukung Jokowi membentangkan spanduk dan menyanyikan yel-yel. Bahkan, salah satu spanduk tersebut bertuliskan ‘Kedatanganmu di Bulak Kenjeran Tidak Akan Merubah Apapun Pak Prabowo Wilayah Bulak Kenjeran Tetap Satu Suara Untuk Jokowi-Maruf’ .

Prabowo tampak tidak terpengaruh dengan yel-yel dari pendukung lawan. Dengan dikawal pihak kepolisian dan pengawal pribadinya, Prabowo terlihat hanya membalas baik pendukungnya dan massa pendukung Jokowi dengan mengacungkan dua jari dari dalam mobil. (detik)

Soal Lahan Prabowo, Begini Kata JK

JAKARTA, Tribunriau- Debat Calon Presiden (Capres) kedua beberapa hari lalu menyisakan beberapa pertanyaan, termasuk singgungan capres Joko Widodo terhadap capres Prabowo Subianto terkait kepemilikan tanah seluas 220.000 He di Kalimantan Timur (Kaltim), namun bagaimana pendapat Wakil Presiden Jusuf Kalla?

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut Prabowo memang memiliki lahan tersebut, tapi penguasaan lahan tersebut sesuai dengan UU yang berlaku.

“Bahwa Pak Prabowo memang menguasai, tapi sesuai UU. Sesuai aturan, mana yang salah? Kebetulan waktu itu saya yang kasih itu,” kata JK di kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

Kala itu, pada 2004, JK tengah menjabat Wakil Presiden mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Prabowo memutuskan membeli lahan yang menjadi kredit macet di Bank Mandiri, yang saat itu direktur utamanya Agus Martowardojo.

“Itu di tangan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional), kemudian di tangan Bank Mandiri. Karena itu buat kredit macet, kredit macet dalam Bank Mandiri tanpa anu… sama saya, Prabowo bahwa dia mau beli,” ujar JK, yang juga menjabat Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf.

JK menjelaskan tanah tersebut dibeli Prabowo dengan tunai. Memang sebelumnya diwanti-wanti Prabowo tidak boleh membeli jika dibayar secara kredit. JK dan pemerintah kala itu mempersilakan Prabowo membeli lahan itu dengan alasan agar tidak jatuh ke tangan asing.

“Saya tanya, ‘You beli tapi cash. Tidak boleh utang.’ ‘Siap,’ dia akan beli cash. Dia belilah itu, itu haknya itu kredit macet itu. Diambil alih kembali oleh Bank Mandiri, kemudian saya minta Agus Martowardojo untuk diberikan kepada pribumi supaya jangan jatuh ke Singapura. Ada orang Singapura mau beli waktu itu, pengusaha Singapura, orang Malaysia,” ujar JK.

Sebelumnya, Jokowi sempat menyinggung soal lahan milik Prabowo di Kaltim seluas 220 ribu hektare dan 120 ribu hektare di Aceh Tengah saat menjawab soal masalah penguasaan kebun oleh korporasi. Prabowo pun mengakui menguasai ratusan ribu hektare tanah di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk total 340 ribu ha di Kaltim dan Aceh Tengah itu.

Meski begitu, Prabowo mengatakan tanah yang dimilikinya itu berstatus HGU (hak guna usaha). Karena itu, lanjut dia, tanah tersebut bisa sewaktu-waktu diambil negara. Menurut Prabowo, akan lebih baik jika tanah tersebut ia kelola. Sebab, Prabowo tak rela jika tanah negara itu jatuh ke tangan asing.

“Tapi adalah HGU. Adalah milik negara. Jadi setiap saat negara bisa ambil kembali. Kalau untuk negara, saya rela mengembalikan itu semua. Tapi daripada jatuh ke orang asing, lebih baik saya yang kelola. Karena saya nasionalis dan patriot,” tutur Prabowo. (detik/red)

Tertangkap Tangan Maling Motor, Pelaku dibawa ke Polsek Tapung Hulu

 

TAPUNG HULU -(TRIBUNRIAU.COM) Tim Opsnal Polsek Tapung Hulu Polres Kampar amankan seorang tersangka kasus Curanmor, yang tertangkap tangan oleh warga Desa Kusau Makmur pada Minggu malam (17/2/2019).

Pelaku Curanmor yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah SU (Lk 30) warga Desa Kusau Makmur Kecamatan Tapung Hulu, bersama tersangka turut diamankan sebuah sepeda motor Honda Mega Pro Warna merah abu-abu BM-4200-YE yang sempat dilarikan olehnya.

Peristiwa ini berawal pada Minggu malam (17/2/2019) sekira pukul 19.00 wib, saat itu korban (sdr. Kapandi) diberitahu oleh istrinya bahwa ada orang yang mencurigakan mondar mandir di belakang rumahnya.

Selanjutnya korban langsung menuju kebelakang rumahnya untuk mengecek, beberapa saat kemudian terdengar suara mesin motornya menyala lalu terlihat seseorang membawa kabur motor tersebut.

Korban berusaha mengejar pelaku sambil meneriakinya maling, pelaku kemudian terjatuh dari sepeda motor sekitar 300 meter dari pisisi awal lalu melarikan diri kesemak-semak di areal kebun sawit.

Warga masyarakat yang mengetahui kejadian ini langsung mengepung lokasi persembunyian pelaku, sekitar 20 menit kemudian pelaku berhasil diamankan warga, kejadian ini kemudian dilaporkan oleh korban ke Polsek Tapung Hulu.

Kapolsek Tapung Hulu AKP Agus Pranata SH melalui Kanit Reskrim Ipda Albert Sitompul saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kanit Reskrim Polsek ini bahwa tersangka SU dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung Hulu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(haim)

Dt. Yusri ; Jaga Falsafah Tali Bapilin Tig

 

Kampar – (TRUBUNRIAU.COM) Pucuk Adat Persukuan Domo Kenegerian Air Tiris Dt Rajo Malano Imam secara resmi menobatkan Dt Lintang Kampau dan Gindo Batuah yang disaksikan oleh Dt Yusri, Dt Indokomo dan Dt Bandara Hitam.

Dimana penobatan Ninik Mamak Persukuan Domo Datuk Dt Lintang Kampau dan Dt Gindo Batuah Kenegerian Air Tiris tersebut dipusatkan di Rumah Soko Domo Dusun I Desa Nambai Kecamatan Kampar, minggu (17/2/19).

Dua Datuok dibawah Pucuk Adat Domo Kenegerian Air Tiris yang dinobatkan tersebut kecil bernama Agra Desrian sebagai besar bergelar Dt Lintang Kampau dan Almuafi Saukani sebagai Dt Gindo Batuah.

Untuk diketahui sebagai mana dinobatkan dua Dt tersebut disebabkan bahwa Dt Lintang Kampau merupakan Bayang-bayang Domang, berhubungan Datuok Domang Alm Bukhori telah meninggal dunia. Dengan demikian secara otomatis kedudukan Domang yang turunannya Dt Lintang Kampau kosong, maka hal ini diisi oleh DT lintang Kampau yang bernam Agra Desrian.

Sesuai dengan pepatah, Ramo-ramo sikumbang jati, kotik endah pulang bakudo, patah tumbuoh ilang bagonti, soko dipulangkan ka nan punyo. Maka hal sama juga bagi Dt Gindo Batuah Almuafi Saukani.

Sekdakab Kampar Yusri yang juga bergelar Datuk Bandaro Mudo dalam arahannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada para ninik mamak yang bertugas dalam menyempurnakan kelembagaan di kenegerian masing-masing khususnya di Kenegerian Air Tiris.

Kalau sudah dinobatkan otomatis sudah menjadi tempat batanyo, mangadu jo basandau. Adat tidak boleh padam sebesar apapun gelombang, tidak ada kerja yang tidak selesai. Dalam arti nimik mamak bersatu padu dengan anak kamanakan dalam sumpah “keras indak bisa tatakiok, lombok ndk bisa disudu.

“Yang bisa menggugurkan ninik mamak secara adat ada empat, yakni pertama berzina, kedua mencuri, ketiga ladang indak bapamatang serta mahmud cupak mamping gantang malio alio adat,” ucap Yusri.

Dt Yusri mengimbau kepada seluruh ninik mamak untuk selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan. “Ninik mamak disatukan dengan sebaik mungkin, anak dipangku memanakan dibimbiong. Jangan lakukan kebiasaan menjual tanah pesukuan maupun tanah soko.

Selain itu, ninik mamak juga diharapkan untuk tidak menikahkan anak kemanakan yang ingin kawin sesuku. “Kalau ingin menikah juga (sesuku, red) pergilah jauh dari kampung. Bak kato jonjang balumuik ndak kan dijonguok,” terang Yusri.

“Selaku Payung Panji Adat di Kabupaten Kampar menghimbau mari kita jaga falsafah adat yang sangat erat kita pegang, yakni tali bapilin tigo, tigo Tungku Sajorangan, Pemerintah, Alim ulama dan Ninik mamak bersatu dan bersinergi membangun Kampar yang sejahtera dan maju” Tutup Yusri

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat dan dilanjutkan dengan makan bersama sebagai tanda syukur atas penobatan Ninik mamak (haim)

Kapolres Kampar Resmikan Lapangan Tembak Indoor “Yuniar Ari Darmawan”

 

BANGKINANG KOTA -(TRIBUNRIAU.COM) Sabtu pagi (16/2/2019) sekira pukul 09.00 Wib, Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH meresmikan Lapangan Tembak Indoor Polres Kampar “Yuniar Ari Darmawan” yang berlokasi di lingkungan Mapolres Kampar.

Peresmian lapangan tembak di lingkungan Polres Kampar ini dihadiri seluruh Pejabat Utama Polres Kampar, Para Perwira dan segenap personel Polri serta ASN Polres Kampar, dan juga perwakilan Tokoh Masyarakat sekaligus Tokoh Agama Kampar Drs. H. Muhammad MSi.

Acara peresmian ini diawali Testimony oleh Perwakilan Tokoh Masyarakat Kampar Drs. H. Muhammad MSi yang menyampaikan tanggapannya terkait pemberian nama Lapangan Tembak Polres Kampar ini, yang diambil dari nama Mantan Waka Polres Kampar Almarhum “Yuniar Ari Darmawan”.

Menurut beliau Almarhum “Yuniar Ari Darmawan” dikenalnya sebagai sosok yang menyenangkan dan bersahaja, lebih lanjut disampaikan bahwa penilaian ini berdasarkan dua sudut pandang, yaitu tentang ketaatannya dalam beribadah dan juga memiliki jiwa sosial yang tinggi kepada masyarakat maupun lingkungannya yang patut diteladani.

Usai menyampaikan testimoninya, Drs. H. Muhammad MSi yang juga sebagai Ketua Pengurus Masjid Al-Ikhlas Bangkinang ini langsung memimpin Do’a Bersama.

Selanjutnya penyampaian Tesminoni dari 3 Perwakilan Personel Polres Kampar, yaitu Bripka Edo Herly, Bripka M. Qoyum dan Brigadir Berry Fonda yang memiliki hubungan cukup dekat dengan sosok Almarhum Yuniar Ari Darmawan semasa hidupnya.

Ketiga personel ini menyampaikan bahwa Almarhum Yuniar Ari Darmawan adalah sosok yang memotivasi mereka untuk disiplin dalam tugas dan taat beribadah, kenangan bersama almarhum menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi mereka.

Berikutnya sambutan dari Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH, mengawali sambutannya Kapolres Kampar menyampaikan bahwa tepat 3 tahun lalu pada tanggal 16 Februari 2016 telah pergi untuk selamanya seorang sosok Polisi teladan yang bertugas di Polres Kampar yaitu Almarhum Yuniar Ari Darmawan.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH mengenal Almarhum sebagai rekan satu angkatan bahkan satu Pleton dalam pendidikan di Akademi Kepolisian, dengan perasaan haru Kapolres Kampar menceritakan kenangan tentang sahabatnya ini yang telah pergi untuk selamanya saat bertugas di Polres Kampar 3 tahun lalu.

Pengambilan nama Almarhun Yuniar Ari Darmawan untuk nama Lapangan Tembak Indoor di Polres Kampar ini, menurut Kapolres Kampar sebagai apresiasi atau penghargaan kepada Almarhum yang dinilai menjadi sosok Polisi yang Disiplin, Tegas dan Taat serta pantas menjadi panutan, jelasnya. .

Pembuatan lapangan tembak Indoor ini dijelaskan Kapolres Kampar, bahwa hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dalam penggunaan senjata api, dengan adanya fasilitas ini hendaknya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh anggota.

Terkait tingkat keamanan lapangan tembak Indoor di Polres Kampar ini, disampaikan Kapolres bahwa hal ini telah dikordinasikan dengan konsultannya, disamping itu nantinya akan diterapkan standar keamanan yang ketat dalam pengoperasiannya untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Mengakhiri sambutannya Kapolres Kampar mengingatkan kepada anggotanya bahwa tantangan tugas kita kedepan semakin berat, untuk itu mari kita optimalkan kinerja menuju Polri yang Profesional, jelasnya.

Selanjutnya dilakukan penandatanganan Prasasti untuk Peresmian Lapangan Tembak Indor Polres Kampar “Yuniar Ari Darmawan” oleh Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH.(haim)

 

Ini Dia, Jadwal Kunjungan Kerja kepala staf kepresidenan RI ke Rohil

ROHIL, Tribunriau – Wakil Bupati Kabupaten Rokan Hilir Drs H. Jamiludin memimpin rapat persiapan kunjungan kerja (kunker) Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia (RI) Jend TNI Purn Muldoko dan Rohil Milennial Road Safety Festival, Jumat (15/2/19) di Bagan Sinembah.

kunjungan kerja kepala Staf Kepresidenan RI ke Rokan Hilir (Rohil) di rencanakan tanggal 23 Februari 2019 dan selanjutnya acara Milennial Road Safety Festival di laksanakan pada tanggal 24 Februari 2019.

Acara kunker di laksanakan di kecamtan Balai jaya dalam acara program PSR dan penyerahan PKH tahun 2019 di Kabupaten Rokan Hilir, diperkira kan tamu undangan kurang lebih 1500 orang.

Dilanjutkan dengan Penyerahan PKH yang dibagikan untuk 3 kecamatan Bagan Senembah selaku kecamatan induk dari 2 kecematan Bagan Senembah Raya dan Kecamatan Balai Jaya sebanyak total keseluruhan kurang lebih 723 orang, informasi langsung dari kepala BPN kab. Rokan Hilir bapak Rocky.

Untuk acara Rohil Milennial Road Safety Festival di target kan peserta kurang lebih 5000 orang. Acara di laksana kan di lapangan sepak bola gunung jati Bagan sinembah. Rangkaian acara sudah tersusun oleh panitia pelaksana dan juga akan di isi oleh band papan atas Repbvlik.

Acara rapat persiapan tersebut di pimpin wakil Bupati di dampingi Assisten 1, Camat Bagan sinembah, dihadiri Camat Balai jaya dan camat Bagan sinembah raya, kepolres rohil di wakili kasatlantas dan Kadishub kabupaten Rokan Hilir, seluruh kepala OPD dan tokoh masyarakat serta instansi perusahaan yang terkait. (Rls/hen)

Lakalantas Di Rimbo Panjang, Renggut 3 Nyawa Dalam Satu Keluarga

TAMBANG -(TRUBUNRIAU.COM) Satu keluarga terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang anaknya yang masih balita tewas akibat kecelakaan lalulintas yang terjadi pada Kamis malam (14/2/2019) sekitar pukul 20.10 Wib, di Km 20 Jalan Raya Pekanbaru – Bangkinang wilayah Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang.

Kecelakaan Lalulintas ini terjadi antara sepeda motor Honda Scoopy BM-6174-JZ yang dikendarai Khairunnas Afrizal (Lk 30) warga Jl. Swadaya Kelurahan Tuah Karya Kec. Tampan Kota Pekanbaru, yang bertabrakan dengan mobil Toyota Innova BM-1198-QJ yang dikendarai Ridho Hidayatul Rahmad (Lk 28) warga Desa Gajah Sakti Kec. Mandau Kab. Bengkalis.

Saat kejadian Khairunnas Afrizal yang mengendarai motor Honda Scoopy ini membonceng Istrinya Nursi Wupandari (Pr 25) serta anaknya Salwa yang baru berusia 1 tahun.

Nursi Wupandari dan anaknya Salwa yang masih balita ini tewas di TKP, sementara Khairunnas Aftizal mengalami luka berat dan dilarikan ke RS Jiwa Tampan lalu dirujuk ke RS Aulia Hospital Pekanbaru, informasi terakhir Afrizal yang merupakan pemain sepakbola ini meninggal dunia setelah sempat mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit.

Kecelakaan lalulintas ini bermula saat motor Honda Scoopy BM-6174-JZ yang dikendarai Khairunas Afrizal bergerak dari arah Pekanbaru menuju arah Bangkinang dengan kecepatan sedang, sesampai di TKP sepeda motor ini berputar arah menuju Pekanbaru.

Pada saat bersamaan datang dari arah Bangkinang mobil Toyota Innova BM-1198-QJ yang dikemudikan Ridho dengan kecepatan tinggi dan menabrak bagian samping kiri motor Honda Scoopy, akibat tabrakan ini pengendara motor dan yang dibonceng terlempar lalu terseret dibadan jalan yang dikerasi semen beton ini.

Petugas Kepolisian dari Unit Lantas Polsek Tambang yang turun ke TKP langsung melarikan korban ke Rumah Sakit untuk pertolongan medis, berdasarkan hasil olah TKP serta keterangan saksi-saksi yang melihat kejadian ini diduga kecelakaan ini terjadi akibat kelalaian pengendara motor Honda Scoopy yang saat memutar arah tidak memperhatikan situasi lalulintas disekitarnya.

Kapolsek Tambang Iptu Jurfredi SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikannya bahwa anggota Unit Lantas dari Polsek Tambang yang turun ke TKP telah melakukan olah TKP, menolong korban dan mendata saksi-saksi serta mengamankan barang bukti.

  1. Untuk pengemudi mobil Toyota Innova yang mengalami kecelakaan ini masih menjalani pemeriksaan untuk dimintai ketenangan terkait kecelakaan ini, jelasnya.(haim)

Terbaru

Populer