Beranda blog Halaman 1142

Empat Ribu Peserta Akan Hadiri Millennial Road Safety Festival 2019 di Taman Kota Bangkinang

 

BANGKINANG KOTA – (TRIBUNRIAU.COM) Besok Pagi Minggu (24/2/2019) di Taman Kota Bangkinang akan digelar Event Akbar “Millenial Road Safety Festival 2019” dalam rangka mewujudkan Generasi Muda Millennial yang Cinta Tertib Lalulintas menuju Indonesia Gemilang.

Kegiatan ini akan dimulai pada pukul 06.00 Wib dengan beberapa rangkaian acara, yaitu Jalan Santai Millenial, Sepeda Santai Millennial, Senam Kolosal Millennial, Safety Riding dan Penampilan Free Style Sepeda Motor diiringi Acara Hiburan.

Sekitar Empat Ribu peserta dari Generasi Muda Millennial Kabupaten Kampar direncanakan akan menghadiri acara ini, para peserta berasal dari berbagai Komunitas, Paguyuban, Klub Olahraga, Pelajar, Mahasiswa, para pemuda dan elemen masyarakat lainnya.

Untuk memeriahkan acara ini, Panitia juga menyediakan Kupon Dor Prizes bagi peserta dengan Ratusan Hadiah Menarik, antara lain 1 unit sepeda motor, 10 unit sepeda, 5 unit televisi, 5 unit mesin cuci, 5 unit kompor gas dan hadiah-hadiah menarik lainnya.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kasat Lantas AKP Fauzi SH MH saat dikonfirmasi terkait acara ini menyampaikan, bahwa Event ini dimaksudkan untuk mengkampanyekan ketertiban dan keselamatan berlalulintas bagi masyarakat.

Diharapkan Event ini dapat menjadi momentum untuk membudayakan tertib berlalulintas sekaligus sebagai upaya menekan kecelakaan lalulintas dan bersama Satlantas Polres Kampar menjadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas.

Stop kecelakaan… Stop Pelanggaran… Keselamatan untuk kemanusiaan…, Demikian pesan AKP Fauzi Kasat Lantas Polres Kampar.(haim)

Akan Bertransaksi Narkoba, Warga Simalinyang ini Ditangkap Polsek Kampar Kiri

 

KAMPAR KIRI – (TRUBUNRIAU.COM) Unit Reskrim Polsek Kampar Kiri amankan seorang pelaku narkoba pada Kamis tengah malam (21/2/2019) di wilayah Desa Sungai Lipai Kec. Gunung Sahilan.

Tersangka kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu yang diciduk Aparat Kepolisian ini adalah MS alias S ( 25 ) warga Desa Simalinyang Kec. Kampar Kiri Tengah Kab. Kampar.

Bersama pelaku turut diamankan barang bukti satu paket narkotika jenis shabu yang disembunyikan dalam jaket yang dipakainya.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis malam (21/2/2019) sekira pukul 22.30 wib, saat itu Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman S.Sos, M.Si mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi Narkoba disekitar Pos Jaga Pt. Riau Asih Jaya di Desa Sungai Lipai.

Menindaklanjuti informasi itu Kapolsek perintahkan Panit Reskrim Ipda Khamry Gufron bersama anggota untuk melakukan penyelidikan kelokasi tersebut.

Sesampai dilokasi petugas melihat dua orang pria yang mencurigakan sedang duduk-duduk didepan Pos Jaga Pt. Riau Asih Jaya dan langsung mengamankannya.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan salahsatu dari mereka yaitu MS alias S didapati barang bukti 1 paket shabu didalam jaket yang dipakainya, pelaku dan barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Kampar Kiri untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Kampar Kiri Kompol Yulisman S.Sos, MSi saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikannya bahwa tersangka MS alias S beserta barang bukti terkait kasus ini telah diamankan di Polsek Kampar Kiri untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(haim)

Canangkan HPSN 2019, DLH Rohil Bagikan Tong Sampah

ROHIL, Tribunriau – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan (Rohil) melaksanakan pencanagan Hari peduli sampah (HPSN) dengan tema ” kelola sampah untuk hidup bersih,sehat dan bernilai,kamis (21/2/19) dipantai batu enam Bagansiapiapi.

Hadir sekda Rohil Drs.Surya Arfan, Kepala DLH Suwandi, Dandim 0321, waka polres Rohil, asisiten, kepala OPD, Danposal Bagansiapiapi, camat Bangko, datuk penghulu dan lurah se kecamatan Bangko, kepala sekolah, pendidik, PKK, siswa pramuka sekecamatan Bangko, pimpinan Bank Riau, BRI, Bank Rohil.

Pencanangan HPSN ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati Rohil diwakili setda Drs. Surya Arfan. MSi, dan dilanjutkan penyerahan secara simbolis tong sampah untuk kantor maupun sekolah.

sambutan Bupati Rokan Hilir diwakili setda Drs.surya arfan,MSi menyampaikan, bahwa pencanangan hari peduli Nasional ini serentak dilaksanakan seluruh tanah air, dan melibatkan seluruh instansi pemerintah maupun vertikal.

Dalam undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, disebutkan bahwa setiap orang wajib mengurangi dan menangani sampah dengan cara berwawasan lingkungan, selain itu juga membuat larangan membuat sampah atau membakar sampah yang mengakibatkan pencemaran bagi lingkungan, salah satu cara mengurangi dan menangani sampah yang ramah lingkungan adalah dengan mengolah sampah organik menjadi kompos.

salah satu dasar ditetapkan undang -undang nomor 18 Tahun 2008,tentang pengelolaan persampahan adalah, Bagaimana cara melihat sampah dari prepektif yang berbeda yakni memandang sampah sebagai suatu yang punya nilai guna dan manfaat,sehingga membuang sampah dengan percuma merupakan tindakan yang kurang tepat.ungkapan yang dikenalkan salahsatu seorang pengelola sampah sekarang berkah,istilah yang sunguh tepat memaknai paradigma perubahan tentang sampah

sebagai upaya membumikan perubahan paradikma tersebut ke tong sampah ,pengolahan sampah harus menjadi langkah yang nyata dalam mengelola sampah, dan meninggalkan cara lama yang hanya membuang sampah, tindakan nyata mengelola sampah dengan benar dimulai dengan cara paling sederhana, yaitu mengubah sampah menjadi kompos, sampai dengan memanfaatkan sampah skala bisnis yang besar dengan mengunakan teknelogi tinggi.

prinsip utama mengelola sampah yang benar adalah mencegah lingkunganya sampah, penangulangan sampah dan membawa pulang sampah ,itulah prinsip 3R atau redius,rebius dan resivel, jika prinsip tersebut dijalankan dengan konsisiten maka akan mendatangkan manfaat yang sangat banyak bagi kehidupan sehingga mampu mengurangi beban dan lingkungan hidup, mengurangi resiko kesehatan, menghemat pengunanan sumber daya alam dan energi serta mendatangkan ekonomi bagi banyak orang.

sebagai pedoman pengelolan sampah secara terintekrasi dari hulu kehilir maka dikeluarkan peraturan presiden nomor 97 Tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolan sampah, rumah tangga dan sampah sejenisnya. pemerintah telah mencanangkan target pengurangan sampah sebesar 30 persen dan penanganan sampah sebesar 70 persen , dan Kabuapten Rokan Hilir telah diterbitkanya peraturan Bupati Rohil nomor 92 Tahun 2018, kebijakan dan strategi daerah pengelolaan sampah rumah tangga dan sampah sejenis.

Dalam Rangka menyukseskan hari peduli sampah Nasional menindak lanjuti surat edaran lingkungan hidup maka kami melalui surat edaran meninstruksikan kepada semua pihak agar dapat pengelolaan persampahan dilingkungan masing-masing seperti gerakan kebersihan pasilitas pemerintah, kantor pemerintah sebagai kantor organisasi perangkat Daerah pertikal, BUMD dan swasta, kantor kecamatan, kelurahan dan Kepenghuluan, Kantor UPTD, Rumah sakit, puskesmas, Rumah Ibadah dan sekolah,” ujar surya Arfan.

Kepala Dinas lingkungan Hidup Suwandi mengatakan, pada hari peduli sampah ini, kita membagikan tong sampah sebanyak 100 unit, kepada UPTD, kantor pemerintah, vertikal, termasuk sekolah – sekolah yang Adiwiyata maupun tidak Adiwiyata.

“Tujuan nya adalah dimana tong sampah inilah sebagai awal kita melakukan pemindahan sampah ke tempat pembuangan sampah,” jelas Suwandi.

Selanjutnya, melakukan penanaman pohon dan pembersihan sampah di sekitar pantai Batu enam oleh semua yang hadir pada acara tersebut. (hen)

Giliran DPRD Kota Pariaman kunjungi Kabupaten Kampar gali potensi peningkatan PAD

 

Bangkinang Kota (TRIBUNRIAU.COM) – Pemerintah Kabupaten Kampar menerima Kunjungan Anggota DPRD Pariaman, kedatangan anggota DPRD ini di sambut oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi Dan Keuangan Aliman Makmur di Ruang Rapat Bupati Kampar, Rabu(20/2)

Dalam kunjungan nya kali ini anggota DPRD Pariaman bersama pemerintah Kabupaten Kampar membahas tentang kedatangan rombongan ini yang menindaklanjuti program kegiatan yang akan dilaksanakan kedepannya mengingat Walikota terpilih Kota Pariaman Genius Umar terkait penyusunan maupun pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) guna peningkatan pendapatan asli Daerah Pariaman kedepannya.

Dalam sambutannya Aliman Makmur memberikan pemaparan tentang potensi Kabupaten Kampar berikut penyerapan pendapatan asli daerah yang menjadikan APBD Kampar meningkatkan mencapai 2,6 triliun untuk tahun ini. Serta potensi pembangunan kedepan yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Kabupaten Kampar. Selain itu juga pengembangan Insfratruktur, Industri dan Investasi yang menjadi sasaran utama pembangunan di Kabupaten Kampar.

“Tidak ada negara yang maju melainkan dengan memajukan industri, pertanian dan masyarakat yang regilius. berbicara tentang Industri dan Pertanian harus ada SDM yang Handal dan fungsional, dengan harapan kedepannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.” Ungkap Aliman

Aliman mengatakan pada prinsipnya Kabupaten Kampar di usung dari usur unsur startegis serta visi misinya untuk 25 tahun kedepan, sekitar 40 persen terdiri dari wilayah perkebunan. APBD Kampar 2.53 triliuan dengan pendapatan asli daerah 260 miliar.

Ketua Komisi II Safrinal Akbar didampingi rekan – rekannya Anggota DPRD lainnya Arizal, Muliadi, M.Yasin, Fitri Nora, Sofinar menyebutkan kedatangannya beserta rombongan untuk mendapatkan informasi dalam kunjungan studi banding mengenai RPJMD serta upaya peningkatan PAD.
Kota Pariaman mekar pada tanggal 22 Juli 2002 dengan penduduk mencapai 90 ribu jiwa dengan jumlah Desa sebanyak 71 dan memiliki anggota DPRD sejumlah 20 orang.

“Kampar merupakan daerah yang strategis dan memiliki banyak potensi sehingga mendorong kami untuk berbagi informasi terlebih di Kota Pariaman tidak adanya perusahaan – perusahaan besar layaknya disini namun Pariaman memiliki pantai dan sejumlah potensi wisata yang cukup baik” ungkap Akbar

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat peluang maupun potensi lainnya yang dapat dilakukan untuk mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sumber potensi baru yang dapat dikembangkan dan ditingkatkan. Selain itu juga dilakukan penyerahan cinderamata dari kedua belah pihak.(haim)

Musrenbang Wilayah IV, Infrastruktur Dominasi Usulan Prioritas.

Air Tiris, (TRIBUNRIAU.COM) Pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan hari kedua dilaksanakan di aula kantor Camat Kampar, di Air Tiris, Rabu (20/2/19). Musrenbang kecamatan hari kedua ini adalah untuk wilayah IV yang meliputi lima kecamatan yakni Kecamatan Kampar, Kampar Utara, Rumbio Jaya, Kampa dan Tambang.

Musrenbang Kecamatan wilayah IV dibuka oleh Bupati Kampar yang diwakili Koordinator Musrenbang Kecamatan Wilayah IV, H. Nurbit, SIP, MH yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. Dari seluruh usulan yang disampaikan masing-masing camat dan anggota DPRD Kampar serta tokoh masyarakat, usulan pembangunan infrastruktur paling dominan dibanding bidang lainnya.

Hadir pada kesempatan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Riau H. Masnur, SH, Ketua DPRD Kabupaten Kampar Ahmad Fikri, SAg, beserta anggota DPRD Kampar Hendra Yani, Hermiati, Syahrul Aidi, Yuli Akmal dan Safi’i, Asisten II Setdakab Kampar Ir. H. Azwan, MSi, staf ahli Bupati Kampar Suhermi, ST, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kampar yang diwakili Sekretaris Bappeda M. Fadli Mukhtar, SPi, MSc, beserta Kepala OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Kampar.
Kemudian juga hadir Camat Kampar Amri Yudo, Camat Kampar Utara Lukmansyah Badoe, Camat Rumbio Jaya yang diwakili Sekcam Ramzi, Camat Kampar Kholis Febriyasmi, Camat Tambang Al Kautsar dan Kepala Desa se-wilayah IV, Kabid, Kasubbid dan Kasubbag dilingkup Bappeda Kabupaten Kampar, tokoh masyarakat, Ninik Mamak, LSM dan stakeholder lainnya.

Camat Kampar Amri Yudo selaku ketua panitia menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan wilayah IV diikuti oleh 222 peserta yang terdiri dari 177 orang perwakilan Desa. Dimana wilayah IV terdiri dari 59 Desa dan masing-masing desa mengirimkan tiga orang peserta. Ditambah 20 orang instansi kecamatan dan 25 orang ninik mamak dan ditambah lagi peserta dari Kabupaten Kampar dan anggota DPRD.

Koordinator Wilayah IV Nurbit mewakili Bupati Kampar menyampaikan bahwa Proses Penyusunan rencana program/kegiatan Tahun Anggaran 2020 dilaksanakan secara terkoordinasi antara Perangkat Daerah (PD) dan partisipasi seluruh pelaku pembangunan sesuai dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah, melalui mekanisme pelaksanaan Musrenbang, mulai dari tingkat Desa/Kelurahan, tingkat Kecamatan dan tingkat Kabupaten.

Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJPD dan RPJMD, serta Tata Cara Perubahan RPJPD, RPJMD dan RKPD dan Surat Edaran Bupati Kampar Nomor 050/Bappeda-I.3/59 tanggal 25 Januari 2019 tentang Arah Kebijakan Pembangunan Daerah Tahun 2020 dan Pedoman Penyelenggaraan Musrenbang Kabupaten Kampar Tahun 2019.

Sementara itu Kepala Bappeda Kampar yang diwakili Sekretaris Bappeda M. Fadli Mukhtar dalam laporannya menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan Musrenbang tingkat kecamatan masing-masing desa melaksanakan Musrenbang Desa sesuai dengan Permendagri Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa.

Untuk pelaksanaan Musrenbang RKPD di Kecamatan dilaksanakan tanggal 19 – 25 Februari 2019. Pelaksanaannya dibagi dalam lima wilayah. Pelaksanaan Musrenbang Kecamatan didahului dengan Input Usulan Pra-Musrenbang Kecamatan dan Input Usulan Renja Perangkat Daerah dilaksanakan pada tanggal 7-14 Februari 2019 melalui aplikasi Kamparplan 2.0.

Tahapan selanjutnya adalah Forum Perangkat Daerah yang akan dilaksanakan pada tanggal 12, 13 dan 14 Maret 2019. Pra Musrenbang dilaksanakan tanggal 19 dan 20 Maret 2019 dan Musrenbang pada tanggal 26 Maret 2019. Tahapan terakhir adalah Peraturan Bupati Kampar tentang RKPD Kabupaten Kampar Tahun 2020 yang ditetapkan paling lambat bulan Juni 2019.

Dalam sesi diskusi yang dipandu Koordinator wilayah Nurbit masing-masing Camat (lima orang camat) menyampaikan usulan pembangunan dimasing-masing kecamatan untuk dimasukkan dalam RKPD Kabupaten Kampar tahun 2020. Kemudian dilanjutkan dengan usulan dan saran dari Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, beserta anggota DPRD Kampar, Anggota DPRD Provinsi Masnur, dan Ninik Mamak Zulfahmi Dt Bosau.
Diantara usulan yang paling dominan adalah pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, pembangunan dan rehab kantor. Disamping itu ada juga usulan dibidang kesehatan, pendidikan, pemberdayaan ekonomi masyarakat dan usulan lainnya.

Pembangunan infrastruktur itu diantaranya, pembangunan gedung desa Pulau Rambai, pembangunan pagar kantor Camat Kampa, pembangunan turap desa Sei Tarap, pembangunan rumah layak huni, mobiler kantor camat Kampa.
Kemudian pembangunan paving blok SD Bukit Kratai, ambulans desa Batang Batindih, pembangunan gedung serba desa Sei Petai, rehap rumah dinas camat, penimbunan halaman kantor Camat rumbio Jaya, paving blok kantor Camat, aspal hotmix desa Bukit Kratai, desa Sei Petai, desa Teratak dan desa Tambusai, pembangunan jalan ACDC Sei Petai dan Alam Panjang, box culvert desa Sei Petai, drainase Bukit Kratai, turap desa Alam Panjang, desa Tambusai dan desa Batang Batindih.
Pengaspalan jalan dan pembangunan jalan usaha tani di Kecamatan Kampar Utara, Penyelesaian pembangunan jembatan gantung Sei Jalau dan Muara Jalai yang masih terbengkalai, rehap kantor Camat Utara. Pembangunan kantor desa Pulau Permai yang terbakar, Restorasi Kesultanan Kampa di Kuapan, rehap kantor camat Tambang dan banyak lagi usulannya. Rata rata tiap desa menyampaikan tiga usulan pembangunan prioritas.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan lampirannya. Berita acara dan lampirannya ditandangani oleh Koordinator Wilayah, camat, anggota DPRD dan perwakilan Kepala OPD. (haim)

Yayasan multi marga Tionghoa Indonesia Bagansiapiapi Merayakan Malam Cap Go Meh 2570 – 2019

ROHIL, Tribunriau – Dalam rangka memeriahkan perayaan malam Cap Go Meh 2570-2019, Yayasan Multi Marga Thionghoa Indonesia Bagansiapiapi mengelar Festival Lampion, Selasa malam (19/2/2019). Festival lampion tahun ini diikuti sebanyak 28 peserta.

Hadir Sekda Rohil Drs H Surya Arfan, Ketua DPRD Ketua DPRD H Nasrudin Hasan, anggota DPRD H Tatang Hartono, Asisten 1 H Fery H Praya, Asisten III, Koramil Bangko Edy Yanto, ketua Yayasan Multi Marga Thionghoa Indonesia Rendi Gunawan, Kapolsek Bangko serta para tetamu undangan.

Ketua multi marga Tionghoa Indonesia Bagansiapiapi , Rendi Gunawan dalam sambutannya menyampaikan, dalam rangka menyemarakan malam Cap Go Meh Yayasan Multi Marga Thionghoa Indonesia Bagansiapiapi mengadakan setiap tahun festival lampion dengan tujuan mengangkat kesenian yang ada di Kabupaten Rokan Hilir yang selama ini di banggakan masyarakat Non muslim.

“Saya atas nama ketua multi marga Bagansiapiapi mengucapkan terima kasih kepada ketua suku, tampa dukungan bapak kemungkinan acara ini tidak terlaksanakan,” sebut Rendi Gunawan yang akrap di sapa Kopeng.

Sementara itu, Sekda Rohil Drs H Surya Arfan juga mengatakan, malam hari ini adalah malam puncaknya perayaan tahun baru Imlek yang sering di sebut malam Cap go Meh atau 15 hari perayaan Imlek.

“Kami melihat pada tahun ini luar biasa, kalau di bandingkan tahun tahun lalu. Antusias masyarakat Thionghoa yang ada di Bagansiapiapi memeriahkan mulai dari malam Imlek hingga malam Cap go Meh ini, dan di tandai pemasangan lampu lampion di rumah rumahnya hingga ke jalan jalan raya. Ini menambah kemeriahannya perayaan malam Cap Go Meh tersebut,” kata Surya Arfan.

Lanjutnya, seluruh pengunjung merumpah ruwah dan ramai di kunjungi baik masyarakat Rohil hingga masyakarat Thionghoa itu sendiri. Inilah ciri khas Bagansispiapi, apa yang disampaikan ustadz Abdul Somad ” Kalau inggin melihat multi etnis di Indonesia lihatlah Kota Bagansiapiapi”. Kota Bagansiapiapi lengkap semuanya, perayaan festival lampion itu tidak hanya dari Thionghoa saja bahkan dari suku Batak, Jawa dan lain lainya menyatu dalam kemeriahan perayaan festival lampion.

“Satu hal yang sangat membanggakan Rokan Hilir, sisi Thionghoa mungkin merupakan kegiatan ritual mereka. Tetapi bagi Pemda sendiri ini merupakan satu aset untuk mengembangkan wisata kita. Kita berharap dengan semaraknya peringatan tahun baru Imlek ini, tentunya semakin banyak yang inggin datang ke kota Bagansiapiapi ini,”ujar surya Arfan. (hen)

Aset Pipa Air Bersih 2008-2011, KRMD: Silahkan Tanya Walikota

Ketua KRMD, Ahmad Maritulius
Ketua KRMD, Ahmad Maritulius

DUMAI, Tribunriau- Pemerintah Kota (Pemko) Dumai sudah menghabiskan ratusan miliar untuk pembangunan pipa air bersih dengan sistem tahun jamak 2008-2011, namun hingga kini hasil pekerjaan pembangunan tersebut diduga tidak diserahterimakan.

Dugaan tersebut menguat setelah awak media mencoba mencari informasi kepada salah seorang tokoh masyarakat yang juga salah seorang pendiri Kota Dumai, Ketua Komite Reformasi Masyarakat Dumai (KRMD), Ahmad Maritulius.

“Masalah aset pipa itu, saya sebagai ketua KRMD tidak tahu, coba langsung tanyakan kepada Walikota Dumai, kan beliau juga yang menjabat pada saat itu (2008, red),” ujarnya kepada awak media ini, Selasa (19/2/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunriau.com, proyek yang sudah menghabiskan miliaran rupiah uang rakyat tersebut seharusnya menjadi aset daerah yaitu Pemko Dumai sebagai jelas kedudukan asset tersebut, meskipun saat ini belum mengalirnya air ke masyarakat Dumai.

Ketika ditanya soal proyek air tersebut bermasalah dan sudah sampai di Kejaksaan Agung (Kejagung), dirinya mengatakan tidak tahu persis.

“Terlebih lagi dengan isu itu, harusnya kalau memang itu bermasalah dan sudah sampai di Kejagung, bagusnya teman-teman menanyakan ke Kejagung di Jakarta dan temui Kejagungnya, apakah betul proyek tersebut bermasalah, setahu saya persoalan tersebut sudah tidak ada lagi,” tambah pria yang akrab disapa Lius ini.

Hingga kini, pantauan awak media, air bersih yang menjadi visi misi Walikota Dumai belum terealisasi, sementara masyarakat terus berharap agar janji walikota Dumai dapat terpenuhi. (red)

Tak Sampai 3 Jam, Empat Pelaku Narkoba Ditangkap Polsek Tapung di 3 Lokasi

 

TAPUNG – (TRIBUNRIAU.COM) Tim Opsnal Polsek Tapung Polres Kampar berhasil meringkus Empat Pelaku Narkoba ditiga lokasi berbeda pada Senin Siang (18/2/2019).

Penangkapan pertama sekira pukul 12.00 wib disalahsatu rumah di Desa Pelambaian Kec. Tapung, disini petugas mengamankan 2 tersangka yaitu MJ alias AM (47) dan ER alias EK (19).

Dari kedua tersangka ini didapati barang bukti 13 paket kecil narkotika jenis shabu, yang disembunyikan dibawah tempat tidur di dalam kamar rumahnya.

Usai menangkap kedua pelaku narkoba ini, sekira pukul 14.00 wib Tim Opsnal Polsek Tapung kembali menyasar sebuah warnet yang berlokasi di Simpang Robet Desa Tanjung sawit.

Petugas sebelumnya mendapat informasi seorang pengedar shabu sedang berada di Warnet ini, tim langsung mendatangi warnet ini dan berhasil mengamankan tersangka AW alias AG (33) yang sedang bermain game online

Setelah digeledah didapati barang bukti 1 paket sedang narkotika jenis shabu, yang disembunyikan dalam dompet di kantong celananya.

Hanya berselang sekitar setengah jam setelah penangkapan kedua, petugas kembali menangkap seorang tersangka lainnya yaitu AD alias BG (34) warga Desa Tanjung Sawit yang akan melakukan transaksi narkoba.

Sebelumnya petugas mendapat informasi bahwa AD akan datang mengantarkan shabu, selanjutnya tim langsung menunggu disekitar warnet untuk menangkapnya.

Sekitar pukul 14.30 wib terlihat AD datang dengan mengendarai sepeda motornya dan langsung dikepung oleh petugas, AD sempat berupaya melarikan diri namun motornya dihadang oleh petugas hingga terjatuh.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan dan ditemukan sebuah kotak rokok sampoerna mild yang berisi 1 paket sedang dan 1 paket kecil narkotika jenis shabu.

Kapolsek Tapung AKP Sanny Handityo SIK melalui Panit Reskrim Ipda Novris H. Simanjuntak SH saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan para pelaku narkoba ini, ke-4 tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Tapung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.

Ditambahkan Novris bahwa para pelaku akan dijerat dengan pasal 114 junto pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat selama 5 tahun, ungkapnya.(haim)

Bupati Kampar Catur Sugeng buka Musrenbang Kecamatan Tapung

 

Tapung -(TRIBUNRIAU.COM)  Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tapung, Tapung Hulu, Tapung Hilir dipusatkan di Aula Korwil Kecamatan Tapung dan dibuka langsung oleh Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dan turut hadir Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, Wakil DPRD Kampar Sahidin, Anggota DPRD dari dapil Tapung, Forkopimda Kampar, Staf Ahli, Asisten, Camat, Kepala OPD dan seluruh Kepala Desa, Selasa (19/1)

Dalam sambutannya Bupati Kampar Catur Sugeng menyampaikan melalui forum ini seluruh unsur duduk bersama untuk membahas segala kemajuan untuk masyarakat, output yang dihasilkan antara lain mengahasilkan daftar Prioritas dari setiap Kecamatan yang selanjutnya akan dibahas pada Musrenbang Kabupaten yang akan didanai melalui sumber APBD.

“Arah kebijakan dan prioritas pembangunan kabupaten Kampar 2020 diarahkan untuk peningkatan insfratruktur untuk peningkatan daya saing dan potensi peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.”ungkap Catur

Selanjutnya Catur mengharapkan bahwa apa yang menjadi keinginan silahkan dituangkan ke dalam Musrenbang Kecamatan ini, dan anggota DPRD yang punya pokok pikiran silahkan dituangkan juga disini, dengan memprioritaskan kebutuhan yang sangat dibutuhkan karena keterbatasan anggaran maka harus dikawal agar dapat dimasukan sebagai prioritas pembangunan.

“Kita semua harus menjadi bagian ini dengan bersama kita songsong kabupaten Kampar yang lebih maju dan sejahtera untuk kita bersama. Selain penggunaan dana APBD untuk pembangunan daerah kita juga membutuhkan dana provinsi dan APBN, mari bersama kita upayakan untuk pemerataan pembangunan.” Ungkap Catur

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing Camat, Ketua DPRD, dan anggota DPRD untuk menyampaikan skala pembangunan yang dibutuhkan masyarakat yang selanjutnya dituangkan melalui proposal tertulis yang kemudian akan dijadikan pembahasan pada Musrenbang Kabupaten mendatang. (haim)

Diajak Main Film Komedi Horor, Tatjana Saphira Merasa ‘Tertipu’?

Tatjana Saphira
Tatjana Saphira

JAKARTA, Tribunriau – Tatjana Saphira didapuk untuk menjadi pemeran utama di film komedi horor ‘Ghost Writer’. Namun setelah menerima tawaran dan melaksanakan syuting, ia merasa tertipu. Kenapa?

Awalnya, Tatjana Saphira mengaku antusias saat ditawari main film yang diproduseri oleh Ernest Prakasa itu. Namun setelah tahu ternyata filmnya berat di horor, ia ngaku menyesal.

“Awalnya excited banget. Saat di-aproach sama Ernest ini seru karena berat ke komedi karena aku takut banget sama horor,” ujar Tatjana Saphira saat ditemui di kawasan Antasari, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/2019).

Karena penakut, Tatjana Saphira tidak pernah menerima tawaran main film horor. Itulah yang menjadi alasan ia merasa sedikit menyesal menerima ‘Ghost Writer’.

“Aku selalu tolak horor karena aku penakut banget. Pas baca draft pertama lucu pas reading tahu treatment gimana jadi nyesel ya,” sambungnya.

Agar tidak terlalu menyesal, Tatjana Saphira menganggap tawaran ini adalah kesempatan yang baik untuknya keluar dari zona nyaman.

“Ya ini kesempatan keluar dari zona nyaman, mudah mudahan bisa overcome my fear,” pungkasnya.

Dalam film yang disutradarai oleh Bener Dion Rajagukguk, Tatjana Saphira menjadi seorang penulis novel ‘one-hit-wonder’ bernama Naya yang sudah beberapa tahun mengalami masa keterpurukan. Ia akan berperan dengan Deva Mahendra, Endy Arfian, Gw Pamungkas, Asmara Abigail dan Ernest Prakasa. (detik/red)

Terbaru

Populer