ROHIL, tribunriau – Terkait pembangunan Fasilitas pelabuhan Laut Bagansiapiapi sampai saat ini belum juga di fungsikan, Bupati Rokan Hilir H. Suyatno memanggil Kuasa penguna Anggaran (KPA) untuk menghadap.
Adapun Pekerjaan Lanjutan pembangunan Fasilitas pelabuhan laut Bagansipiapi, lokasi Batu enam kabupaten Rokan Hilir Riau ,nomor kontrak PR 802/1/01/KSOP.BAA.18 tanggal 29 Juni 2018, biaya 20.715.000.800,00, jangka waktu pekerjaan 29 Juni s/d 30 Desember 2018, selama 186 Hari kelender, kontraktor pelaksana PT. Multi Karya pratama, konsultan pengawas CV. Refena kembar Anugrah, sumber Dana APBN 2018.
” Hari ini saya rencanakan memangil kuasa penguna Anggaran (KPA), kebetulan beliau dalam perjalanan dari jakarta menuju Bagansiapiapi,” kata Bupati suyatno, senin (22/7/19) di kantor kejari Rohil Batu enam Bagansiapiapi.
Lanjutnya, Terkait pelabuhan yang di Bangun melalui Dana APBN, yang sampai hari ini saya melihat tiga hari yang lalu pagarnya masih tertutup ,berarti fungsi dari pada pelabuhan itu belum dapat dikatogorikan untuk di pakai.
” Makanya saya minta pada KPA nya , hari ini seharusnya menghadap saya dan saya mau koordinasi dengan KPA nya, minta pendapatnya dengan beliau, apa masalah yang menyangkut dengan Dermaga di Batu enam tersebut,” ujarnya.
Insya Allah, mungkin besok KPA nya Jumpa saya, bilamana nanti sudah jumpa saya, maka akan kelihatan titik terangnya seperti apa, saya juga secara pribadi ingin mempertanyakan, kapan itu selesai, apalagi itu dibangun untuk kepentingan umum ,” kata suyatno. (hen)
ROHIL, tribunriau – Kejaksaan Negeri (kejari) Rokan Hilir (Rohil) memperingati Hari Bhakti Adhyaksa ke-59, senin (22/7/2019) di halaman kantor kejari Rohil Batu enam Bagansiapiapi.
Kepala kejaksaan Negeri Rokan Hilir Gaos Wicaksono, SH, MH selaku Inspektur upacara, dihadiri oleh Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Amp, ketua DPRD nasrudin Hasan, Kapolres Rohil AKBP sigit Adiwiryato .SIK, kodim 0321/Rohil Letkol Inf Didik Efendi, sekda Drs. Surya Arfan. MSi, kapolsek Bangko kompol Sasli Rais, kepala OPD dan tamu undangan lainya.
Dalam sambutanya selaku inspektur upacara, kejari Rohil Gaos wicaksono menyampaikan Amanat jaksa agung Republik Indonesia (RI).
Usai upacara Hari Bakti Adhyaksa ke-59, Kejari Rohil Gaos wicaksono mengatakan, bahwa instansi kejaksaan dapat melakukan penegakan hukum dengan baik dan optimal , artinya adalah profesionalritas dan terintegritas, juga memberikan pengabdian yang tulus, yang kesemua pebgabdian itu diantaranya adalah untuk menjaga keutuhan negeri tercinta kita, yakni negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dijelaskanya, Koordinasi kejari dengan pemerintah kabupaten Rokan Hilir selama ini berjalan baik dan lancar, karena kejaksaan ini fungsinya luas, perkara tidak hanya dalam bidang pidana umum tapi juga dalam hal tindak pidana korupsi.
” Mungkin masyarakat selama ini hanya tau nya hanya dua kegiatan dibidang itu, tapi harus diketahui juga ,bahwa ada bidang Datun, dibidang ini ada tugas , lima bidang yang meliputi, yakni satuan Hukum, penegakan Hukum, pelayanan Hukum dan dua lagi yang lain,” ujarnya.
Nah, Datun ini misalnya, pemerintah Daerah di gugat ,maka kami akan mewakili pemerintah ,seperti yang kemarin bahwa pemda Rokan Hilir digugat 31.5 Milyar saat pengusuran rumah maka kejari Rohil dengan Tim jaksa pengacara negara dengan SKK yang sebelumnya ada MoU mewakili pemerintah Daerah, Alhamdulillah sebesar 31,5 Milyar dapat kami selamatkan keuangan Negara.
Tambahnya, Lalu kegiatan TP4D jelas kami akan melakukan pendampingan sehingga program – program strategis pemerintah Daerah dapat berjalan dengan baik sesuai aturan yang ada.
Kemudian ketika ada aset – aset pemda yang dikuasai oleh pihak ketiga, maka pihak pemda silahkan koordinasi dengan kami, kejari Rohil siap menagihkan sepanjang melengkapi dengan catatan hukum yang baik,” kata Gaos wicaksono.
Ditempat yang sama Bupati Rokan Hilir H. Suyatno mengatakan, sejak berdirinya Kabupaten Rokan Hilir kordinasi kejari dengan pemerintah Daerah cukup bagus dan juga pemerintah Daerah dalam 3 Tahun ini melakukan kerja sama dengan kejaksaan negeri yang kita kenal dengan TP4D , sampai hari ini masih berlangsung koordinasinya dan tujuanya bagaimana ada sesuatu yang menyangkut dengan persoalan hukum yang pada saat proses pekerjaan, misalnya atau hal yang lain, sebelum itu dilakukan, kita minta pendapat Hukum dari kejari Rohil, Alhamdulillah semuanya berjalan lancar.
” Saya pribadi dan Atas nama pemerintah Daerah mengucapakan selamat Hari jadi Adhiyaksa yang ke-59, mudah-mudahan kejaksaan negeri Bagansiapiapi dalam melayani masyarakat tetap exsis selalau dan terus berkesenambungan dengan pemerintah Daerah dalam pelayanan Hukum.” ujarnya.
Suyatno berharap, khusus kepada pak kejari beserta jajarannya, ditingkatkan lagi koordinasi dimasa yang akan datang. (hen)
ROHIL, tribunriau – Pemerintah kabupaten (pemkab) Rokan Hilir (Rohil) melakukan kegiatan makalah dan wawancara uji kompentensi jabatan pimpinan Tinggi ( JPT) pratama, jumat (19/7/19) di hotel Lion jalan mawar Bagansipiapi.
Pada uji kompentensi kali ini diikuti sebanyak 24 orang, untuk mencari pemimpin di Dinas Organisasi perangkat Daerah (OPD) yang di uji oleh lima orang.
Ketua uji kompentensi JPT pratama Prof. Dr. Syafrani, MSI menjelaskan, kegiatan ini adalah amanah didalam memilih aturan melaksanakan perangkat OPD khusus kabupaten kota dan ini merupakan turunan dari pada provinsi Riau.
” Kegiatan ini merupakan untuk mencari pemimpin di Dinas OPD, agar didalam organisasi ini bisa menempatkan orang yang punya visi dan memahami jabatan dan tugas fungsi yang dia miliki,” katanya.
Lanjutnya, Ini merupakan amanah dan bukan kehendak pejabat Daerah , tapi ini adalah kegiatan yang resmi dilakukan dan proses ini dilakukan secara opjektif.Tim nantinya yang ditunjuk itu bersifat indefenden yang terdiri dari beberapa komponen, dari akademisi, tokoh masyarakat dan juga lepelnya di bawah sekda, maka pihak pemerintah juga dilibatkan oleh pemerintah dan pengambilan prioritasnya itu oleh sekda.
” Tujuannya adalah akan mencari sumber Daya Manusia (SDM) yang punya kompentensi di dalam memimpin organisasi perangkat Daerah (OPD),” ujar syafrani.
Ditempat yang sama sekda Rohil Drs. Surya Arfan. MSi mengatakan, Evaluasi jabatan pada hari ini, dimana dua tahun yang lalu pak Bupati telah melakukan evaluasi pejabat pratama eselon II pada pejabat.
” pada hari ini Kami melakukan evaluasi jabatan, artinya sampai sejauh mana pejabat selama dua tahun ini kemampuanya dalam mengelola jabatan, kalau masih mampu dia akan terus melanjutkan jabatanya tapi apabila tidak mampu tentu jabatanya akan dilaksanakan dengan yang lain.” ujarnya.
Tambahnya, dari 24 ini, ada 8 yang kosong, jadi mana yang kosong itu nanti ada tahap ke dua lagi, itu nanti lelang terbuka melalui asesmen, kalau ini baru evaluasi.
Ada dua kegiatan, tadi dan sekarang ini menyampaikan penulisan masalah selama dua jam sebanyak 10 lembar, harapan saya selama ini, apa misinya kedepan.
Kemudian nanti malam langsung expos apa yang mereka tuliskan dan langsung tanya jawab dengan pemandu acara, nanti kami sampaikan dengan pak Bupati dan inilah orang nya, tepat tak tepat pada jabatan itu nanti kami sampaikan kepada pak Bupati,” kata surya Arfan. (hen)
PERHENTIAN RAJA – (TRIBUNRIAU.COM) Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar berhasil menggulung 4 anggota Sindikat Narkoba di 3 Lokasi dalam Wilayah Kecamatan Perhentian Raja pada Rabu sore hingga malam (17/7/2019).
Dari penangkapan para pelaku narkoba ini berhasil diamankan 137 gram narkotika jenis shabu dan 451 butir pil extacy serta sejumlah barang bukti lainnya terkait kasus ini.
Penangkapan pertama pada Rabu sore (17/7) sekira pukul 17.30 wib terhadap tersangka SO (24) dan OZ (19), keduanya merupakan warga Desa Hang Tuah Kec. Perhentian Raja, mereka ditangkap saat berada di sebuah Warnet dengan barang bukti 12 paket shabu dengan berat 6,08 gram serta sejumlah peralatan penggunaan shabu.
Petugas kemudian melakukan pengembangan dengan cara memesan kembali narkotika jenis shabu untuk memancing bandarnya, tidak berapa lama datang tersangka GU (22) dengan mengendarai motor Scoopy warna merah hitam.
Petugas yang sudah siaga langsung mengamankannya, selanjutnya disaksikan Aparat Desa setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan 1 bungkus narkotika jenis shabu seberat 50,73 gram yang disembunyikan di kantong sebelah kiri jaket yang dipakainya.
Tidak sampai disitu, petugas kembali melakukan pengembangan dan didapat keterangan bahwa narkotika itu berasal dari Sdr. HE yang saat ini telah ditetapkan sebagai DPO pihak Kepolisian.
Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar melakukan penyelidikan dan melakukan penggerebekan di kamar kontrakan Sdr. HE yaitu kamar 24, namun saat digrebek sdr. HE tidak berada di kontrakannya itu.
Petugas mendapati tersangka FE (22) sedang berada di kamar 24 yang dikontrak sdr. HE tersebut, kemudian didampingi Aparat Desa setempat dilakukan penggeledahan namun tidak ditemukan barang bukti saat itu.
Saat diinterogasi tersangka FE mengakui jika dirinya bersama sdr. HE menyimpan narkotika jenis sabhu di areal Perkebunan PTPN V Perhentian Raja, selanjutnya team menuju tempat yang ditunjukkan oleh FE namun narkotika yang dimaksud juga tidak ditemukan.
FE kembali diinterogasi petugas dan yang bersangkutan mengaku jika menyimpan narkotika di kamar 22 atau disebelah kamar kontrakannya, tanpa buang waktu Team kembali ke rumah kontrakan semula dan langsung menuju kamar 22 yang dimaksud.
Dikamar 22 tersebut ditemukan 5 bungkus narkotika jenis shabu dengan berat 81,07 gram dan 451 butir Pil Extacy serta sejumlah barang bukti lainnya, selanjutnya para pelaku dan barang bukti dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kasat Narkoba Iptu Asdisyah Mursid SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Asdi bahwa tersangka dan barang bukti terkait kasus ini telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(shm)
XIII Koto Kampar ;(TRIBUNRIAU.COM) Kampar Internasional Dragon Boat Festival 2019 resmi di Buka Gubernur Riau Syamsuar, M Si. Bertempat di tepian Dana Rusa Areal PLTA Koto Panjang Kelurahan Batu Bersurat Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar Riau pada hari Kamis, 18/07.
Gubernur Riau Syamsuar didampingi plh Bupati Kampar Drs Yusri, M Si melakukan pemukulan gong pertanda dimulainya KIDB Festival 2919.
Hadir juga pada kesempatan tersebut Forkopimda Riau dan Forkopimda Kampar, Leodewik L Pusung MantanPabtdam I Bukit Barisan, Rektor UMSU Medan, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar, Camat se Kabupaten Kampar dan disaksikan oleh ribuan masyarakat dan pengunjung.
Gubernur Riau dalam sambutannya menyampaikan Hari ini sangat berbahagia atas pelaksanaan Iven yang pertama kali di Riau dan berlevel International, ini sangat bermakna bagi Riau, kami sangat menyambut Baik kegiatan ini selain meningkatkan Atlit Berprestasi yang bermuara pada kunjungan wisata ke Riau” Kata Gubernur Riau.
Sementara nntuk pariwisata memang belum terkelola dengan baik dan sarana prasarana yang belum menjangkau, namun dalam perjalanan kita terus untuk memajukan perpariwisataan yang sangat potensi. Kegiatan ini merupakan salah satu untuk mengangkat kepariwisataan Riau” Tambahnya lagi.
Sebagai daerah Air, Riau memiliki sungai dan danau, sebetulnya kita sangat memiliki potensi yang kaya dalam meningkatkan pariwisata tunggal bagaimana pengelolaan lebih baik lagi..
Pemprov Riau akan menjadikan agenda ini sebagai agenda rutin dan Tahunan, kita sangat berterima kasih kepada Pemkab Kampar dan Pengurus Podsi Kampar serta KONI Kampar” Katanya lagi.
Selain potensi alam dan seni Budaya Kampar juga memiliki Candi Muara Takus, kemarin Tim ahli cagar budaya mendatangi saya, wisata religi Muara Takus yang kita usulkan warisan dunia, masih banyak yang harus dibenahi, apa yang menjadi kebutuhan dan persoalan dapat kita persiapkan dan solusinya’ Harapnya lagi.
Banyak pembangunan yang kita lakukan untuk Kampar, Kedepan akan ada pembangunan tol, kita Akan koneksikan dengan seluruh kabupaten di Riau khusunya Kabupaten Kampar, dukungan tokoh masyarakat, Ninik mamak dan Seluruh elemen sangat di perlukan.
Untuk Pelaksanaan KIDB festival ia meminta dapat berlomba dengan jiwa sportifitas baik juri, maupun atlit dan official, dapat diakui oleh International, begitu juga dengan tim kesehatan, ini akan memberikan penilaian tersendiri, cepat dabtanggap dan bertindak dan antisipasi” Tambahnya lagi
“Ini Awal pertama gelaran International, berikan Citra terbaik, hotel, makanan dan pelayanan, selamat mengikuti pertandingan, semoga tahun depan lebih besar lagi dan peningkatan ekonomi masyarakat” Tutupnya.
Sementara itu Plh Bupati Kampar Drs. H. Yusri, . MSi dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Kampar , tidak saja Iven ini, tapi juga penyemangat bagi Pariwisata Kabupaten Kampar, yang akan memberikan multi dampak atau multiplayer efeck” Kata Plh Bupati Kampar.
Semoga dapat melaksanakan pertandingan dengan sportifitas dalam bertanding, Semua atlit betah selama di Kampar, mereka juga sebagai tourism di Riau khusunya Kabupaten Kampar, layani dengan sebaik mungkin” Pinta Yusri.
Terkait pembangunan Yusri melporkan Kampar peroleh pembangunan jalan tol, adanya terase, on dan off, Karena kampar menjadi daerah kunjungan wisata maka Trase menjadi 4 lokasi yakni Kualu Tambang, penghubung tujuh kecamatan Tambang dan kecamatan Kampar lama tepatnya di Kayu Aro, Bangkinang seberang, dan Terakhir Batu Bersurat XIII Koto Kampar.
“Kami berharap dukungan dari Gubernur terhadap infrastruktur terutama pendukung Industri dan pariwisata di Kabupaten Kampar” Pinta Yusri.
Memang ada beberapa kendala, Wilayah Hutan Adat, banyak menjadi daerah yang termasuk hutan kawasan dan hutan lindung, oleh sebab itu melalui tangan Gubernur ini agar dapat dicarikan solusinya” Tutup Yusri.
Sementara itu ketua Panitia KIDB Festival 2019 Aidil Amin berkat dukungan dari seluruh elemen masyarakat kegiatan ini dapat kita laksanakan Pada hari ini,
Kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Kampar, masyarakat Kecamatan XIII Koto Kampar, para pemuda dan panitia yang telah bertungkus lumus dalam mewujudkan” Kata Aidil Amin yang juga Dandim 0313/KPR tersebut.
Ditambahkan Aidil bahwa kegiatan akan dilangsungkan selama 5 hari dari tanggal 18 s/ 22 Juli 2019, mari kita ramaikan dan kita sukseskan” Tutup Aidil Amin (shm)
Bangkinang kota, (TRIBUNRIAU.COM)-pelayanan di RSUD Bangkinang selalu mendapat penilaian yang kurang bagus dari berbagaai kalangan, kerap kali pimpinan dan pegawai RSUD mendapat laporan dan kritikan yang tak elok dari Pemda sendiri bahkan anggota dewan yang sidak ke RSUD.
Tidak sampai disitu saja pimpinan RSUD itu sering bongkar pasang, seiring bergantinya kepala daerah dengan harapan Managamen dan pelayanan terhadap masyarakat akan bertambah membaik, pupus sudah ketika kebijakan politik tidak searah dengan kebijakan teknis, sehingga harapan hanya tinggal sebuah mimpi buruk.
Era kepemimpinan Kepala daerah Kampar yang baru, kembali harapan baru dibangun kiranya harapan masyarakat Kampar yang sakit dapat terlayani berobat sebagai sebagaimana mestinya.
Muncul pimpinan RSUD yang baru Dr.A.Fitra Abadi, dengan Tim Work nya bertekad memenuhi segala harapan masyarakat Kampar yang ingin berobat ke RSUD Bangkinang, ketika dijumpai Tribunriau.com selasa 16/7/2019, Ia menyampaikan, “ada 8 jenis pelayanan yang tidak perlu pembiayaan.diantaranya:
Budaya kerja:
1. Jujur : dalam bersikap,dalam berbicara,dalam bertanggunggung jawab. Nilai tertinggi dari manusia ad kepercayaan dan akan tumbuh dari kejujuran.
2. Loyal : bentuk keikhlasan bekerja,berkontribusi,serta komitmen.solid dan tangguhnya rsud tergantung pd loyalitas karyawan yg akhirnya akan membawa kesejahteraan bersama.
3. Disiplin : disiplin yg kuat melahirkan karaktet yg terlatih,akhirnya karakter tsb menjadi pondasi kepemimpinan dlm bekerja.
4. Melayani : melayani secara total, menjiwai,dgn ketulusan,keceriaan,kehangatan,kesabaran,keuletan dan penuh kerendahan hati.
5. Tanggung jawab : pribadi yg bertanggung jawab ad pribadi yang memiliki tanggung jawab mencerminkan kemampuan yg tinggi.
6. Peduli : kepudulian yg tulus,penuh perhatian dan empati kunci kesuksesan.
7. Teliti : teliti dan cermat dlm setiap pekerjaan menjadikan hasil pekerjaan yg sempurna dan bernilai tinggi.
8. Pembelajaran : karakter pembelajar dan pekerja keras akan menjadikan pekerja cerdas, akhirnya membentuk pribadi yg ahli dibidangnya.
Harapan Dirut RSUD yang baru ” mohon dukungan masyarakat Kampar, berikan kami kritik yang membangun, kiranya masyarakat Kampar memberi kepercayaan kepada kami” tambah fitra.(shm)
KAMPAR -(TRIBUNRIAU.COM) Seorang pelaku narkoba diringkus Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar di wilayah Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu pada Senin malam (15/7) sekira pukul 20.00 wib.
Tersangka yang diamankan Aparat Kepolisian ini adalah YS alias YO (Lk 24) Warga Kampung Petas Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar.
Bersama pelaku juga diamankan barang bukti berupa 1 paket narkotika jenis shabu yang dibungkus plastik bening, sebuah bong dan beberapa peralatan penggunaan shabu lainnya.
Pengungkapan kasus ini berawal pada Senin malam (15/7) sekira pukul 20.00 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar mendapat informasi dari masyarakat bahwa sering terjadi transaksi Narkotika di wilayah Kampung Petas Desa Teratak Buluh Kecamatan Siak Hulu.
Menindaklanjuti informasi tersebut Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka YS alias YO, beserta barang bukti 1 paket narkotika jenis shabu dan sejumlah peralatan penggunaannya.
Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH melalui Kasatres Narkoba Iptu Asdisyah Mursid SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Asdi bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(shm)
KARIMUN, Tribunriau— Tim Gabungan Fleet One Quick Response (F1QR) Unit F1QR Lanal Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan penyelundupan Narkotika jenis sabu-sabu seberat 21 Kg di Perairan Karimun Anak Tanjung Balai Karimun, Sabtu (13/7/2019).
Hal tersebut disampaikan Komandan Lantamal IV (Danlantamal IV) Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah,S.E., M.A.P saat memberikan keterangan pers di hadapan awak media yang berlangsung di Lobby Markas Komando (Mako) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Jl. Nusantara No.1 Tanjung Balai Karimun, Senin (15/7).
Lebih lanjut, Danlantamal IV mengatakan, modus operandinya adalah barang sabu-sabu dikemas dalam kemasan The Cina, berjumlah 21 bungkus yang disimpan sangat rapi di depan palka kapal yang dipress dalam bungkus, sehingga tidak menimbulkan kecurigaan petugas, ditambah lagi pelaku berpura-pura sedang memancing ikan ketika petugas mendekat ke kapal tersebut.
Kepada petugas, pelaku mengaku sudah tiga kali memasukan barang haram tersebut dari Malaysia ke Tembilahan, Indragiri Hilir Riau. Setiap pengirimin mendapat upah sebesar Rp.200.000,-.
Keberhasilan menggagalkan penyeludupan ini berkat informasi intelijen di lapangan yang diperoleh dan bekerja sama dengan staf operasi, sehingga kapal dengan mesin tempel 40 PK yang membawa sabu-sabu tersebut dapat ditangkap pada titik koordinat 1 ̊ 8’ 761” U – 103 ̊ 26’ 295” T.
Selanjutnya, Tim F1QR Unit Lanal Tanjung Balai Karimun berkoodinasi ke Lantamal IV untuk tindakkan selanjutnya. Akhirnya pelaku 1 orang berikut barang bukti berupa sabu-sabu seberat 21 kg dibawa keLanal Tanjung Balai Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut dan selanjutnya akan diserahkan ke BNNP Provinsi Kepri.
Hadir pada acara tersebut Asintel Danlantamal IV Kol. Laut (P) Ari Aryono, S.E, Danlanal TBK Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro, S.E., M.Tr Hanla, Dandim 0317/TBK Letkol Arm Rizal Analdie, M.Tr Han, Kapolres Karimun diwakili Wakapolres Kompol Jhon Heri Rakuta Sitepu, Pengadilan Negeri Humas Yudi Rosadinata, S.H, Kejaksaan Negeri Staf Pidum Randi, S.H, Kasi P2 KPPBC TMP B Karimun Martin, BNNK Karimun Kompol Ahmad Soleh. (Amri)
Bangkinang Kota, (TRIBUNRIAU.COM)- Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri Sag, kunjungi RSUD Bangkinang ingin memastikan bagaimana pelayanan RSUD Bangkinang masa jabatan Dirut yang baru ini.
Kunjungan Ketua DPRD Kampar ini awalnya dirahasiakan, namun akhirnya diketahui ketika Ahmad Fikri turun dari mobil dinasnya, kedatangan Ahmad Fikri disambut, Dr A Fitra Abadi Dirut RSUD yang baru, Dr Delfan syukri
kabag adminiatrasi umum, Dr firdaus kabid pelayanan, Sulaiman kasubag perencanaan, dan Hafis kabid keuangan.
Kunjungan ketua DPRD Kampar ini dilanjut menuju seluruh ruangan, termasuk ruangan klinik penyakit dalam, klinik penyakit kelamin dan kulit, klinik syaraf, klinik anak, apotek rawat jalan, Laboratorium, ruangan IGD, ruangan Ronggen, dan bangunan rumah sakit baru.
Sempat Ahmad Fikri berbincang dengan masyarakat Naumbai Air Tiris dan masyarakat Desa Laboy Jaya, bahwa masyarakat yang dapat pelayanan di RSUD sekarang sudah sangat bagus dari yang biasa, walaupun masih ada kelemahan di sana sini, namun untuk sebatas pelayanan kami sudah sangat puas, di pintu masuk saja securitynya sudah senyum dan menunduk saat kita mau masuk rumah sakit, bincangnya.
Sementara petugas, dr, dan perawat kesehatan yang berbincang dengan Ongah Fikri menyampaikan,
mengkui sudah banayak perobahan dan kamajuan selama dirut baru ini, walaupun disana sini masih terdapat kekurangan namun itu sangat wajarlah beliaukan masih baru, namun konsep pak dirut sudah memperlihatkan kemajuan walaupum hanya baru 3 minggu menjabat Dirut.
Sementara dari hasil kunjungan Ahmad Fikri menyampaikan” RSUD Bangkinang Kampar ini wajib meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, jangan lagi ada pasien yang kita rujuk ke RS Arifin Ahmad Pekanbaru, jika SDM seperti dr Spesialis, Perawat, Bidan, Adm yg kurang, silahkan ajukan penambahan di APBD P 2019 ini”.jelah Fikri
“Terkait sarana dan prasarana yang belum memadai, Direktur RSUD agar gencar mengurus dana di Pusat (DAK), APBD Provinsi, Saya selaku Ketua DPRD siap support dana buat RSUD karena ini pelayanan yg disentuh langsung oleh masyarakat. Saya berterima kasih kepada Bupati Kampar yg telah memilih dr. A.Fitra Anadi sebagai jajaran dan kabinet barunya.” Tambah fikri.(shm)
Bangkinang kota, (TRIBUNRIAU.COM)- tetkait dugaan kasus dugaan korupsi yang melanda salah seorang anggota DPRD Kampar (AS), Ketua Indonesia Coruption Infestigation Kabupaten Kampar Chandra meminta kepada aparat penegak hukum kasus ini agar betul betul di proses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Hal ini disampaikan Chandra disalah satu Cafe di kota Bangkinang senen 15/7/2019 ” saya sangat menyesalkan kasus ini sudah bergulir semenjak tahun 2013 silam, dimana AS belum menjadi anggota DPRD Kampar, setelah terduga AS menjadi anggota DPRD Kampar dari Partai Demokrat bahkan masa jabatannya satu periode tinggal hitungan hari lagi kok baru sekarang AS baru di tahan, apakah anggota DPRD Kampar ini kebal hukum.” Kata Chandra.
“Sementara PPK dari proyek pencucian danau ini Vera sudah di fonis bersalah dan sudah menjani hukuman, bahkan juga sudah bebas, terduga AS kok baru sekarang ada apa dengan aparat Kepolisian ?”
AS. didga melakukan Tindak Pidana Korupsi pada Paket Pencucian Danau Desa Gema Kecamatan Kampar Kiri Hulu Kab. Kampar tahun anggaran 2012. Sebagaimana Pasal 2 Jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemerantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUH Pidana.
Adapun kronologis kejadiannya adalah saat tahun 2012. Ketika itu DPPA SKPD Dinas Bina Marga dan Pengairan Kab. Kampar, melaksanakan pekerjaan Pencucian Danau Desa Gema Kec. Kampar Kiri Hulu Kab. Kampar tahun anggaran 2012 dengan pagu dana sebesar Rp. 890.000.000.
Berdasarkan surat perjanjian kontrak antara pengguna barang dan jasa dengan Direktur CV. Agusti an. Endang Surya selaku pemenang lelang dengan nilai kontrak pekerjaan tersebit yaitu senilai Rp. 755.324.502.90, namun pada faktanya pekerjaan tersebut dilimpahkan atau dialihkan sepenuhnya kepada tersangka Syarifudin alias Arif yang tidak termasuk dalam direksi atau daftar personil CV. Agusti.
Atas pengalihan pekerjaan tersebut Arif memberikan fee 2,5 % dari nilai kontrak sesuai dengan kesepakatan yang tertuang dalam akta Notaris.
Dari fakta tersebut di atas, kedua belah pihak telah melanggar ketentuan pasal 87 ayat (3) Perpres 70 tahun 2012 tentang perubahan kedua Perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa.
Akibat dari perbuatan tersebut negara/daerah dirugikan sebesar Rp. 300.000.465,90, sesuai dengan Laporan Hasil Audit Nomor : SR-141/PW04/5/2016 tanggal 28 April 2016 dari BPKP Perwakilan Provinsi Riau.(shm)