Beranda blog Halaman 1110

Pemkab Kampar Paparkan Kesiapan Sebagai Tuan Rumah MTQ ke 38 Tahun 2019.

Bangkinang Kota ;(TRUBUNRIAU.COM) Pemkab Kampar memaparkan kesiapan Kabupaten Kampar sebagai tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 38 Tahun 2019 Tingkat Provinsi Riau.

Pemaparan (Expose) Pemkab Kampar terkait dengan Persiapan yang telah dilakukan Pemkab Kampar terkait kesiapan Pelaksanaan lomba seni Baca Al-Qur’an tersebut diantaranya Astaka Utama, Pemondokan Kafilah, tempat lomba, rute pawai ta’aruf, lokasi parkir, Kesehatan maupun keamanan dan kenyamanan maupun terhadap hal-hal yang mendukung berkaitan pelaksanaan MTQ ke 38 Provinsi Riau di Kabupaten Kampar.

Pemaparan ini disampaikan oleh Plh Bupati Kampar Drs. Yusri.M. Si dihadapan Gubernur Riau, Bupati dan walikota se-provinsi Riau yang diadakan di Rumah Dinas Bupati Kampar pada hari Kamis, 1/08.

Dikatakan Plh Bupati Kampar bahwa pelaksanaan MTQ Ke 38 Tahun 2019 akan dilaksanakan pada tanggal 23 sampai dengan tanggal 30 November 2019 yang mana Kabupaten Kampar dipercayakan Provinsi Riau sebagai tuan Rumah” Kata Plh Bupati Kampar.

Ditambahkan plh Bupati Kampar dukungan dan support Gubernur Riau dan Bupati/walikota se Provinsi Riau, Tanpa dukungan dan support dari Pemprov Riau dan Walikota maka Kegiatan ini tidak akan ada artinya, karena ini adalah tugas Mulya dan insyaallah akan mendapat balasan yang setimpal” Katanya lagi.

Berawal dari penyerahan SK oleh Gubernur Riau Syamsuar beberapa waktu lalu yang menunjuk Kabupaten Kampar menjadi tuan Rumah, Pemkab dan Masyarakat menyambut dan antusias MTQ yang sudah lama ditunggu yang hampir 26 tahun yang lalu. Oleh sebab itu Sejak ditetapkan maka sejak itu pula Pemkab Kampar melakukan berbagai persiapan baik dari segi Kebijakan maupun anggaran dan persiapan di lapangan” Kata Plh Bupati Kampar.

Untuk seremonial Pembukaan insyaallah akan kita laksanakan pada tanggal 24 November 2019 malam yang mana pada pagi dan siang Akan dilaksanakan pawai ta’aruf dan peresmian Bazaar MTQ” Kata Yusri lagi.

Sementara itu persiapan lainnya juga kita gesakan, kami mohon dukungan penuh dari Provinsi Riau dan Kabupaten kota se Provinsi Riau” Pintanya lagi.

Sementara itu Gubernur Riau yang diwakili oleh Asisten I Setda Provinsi Riau Ahmadsyah Harrofie dalam arahannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemkab Kampar yang telah bersedia menjadi tuan Rumah MTQ Provinsi Riau ke 38 tahun 2019″ Kata Ahmadsyah Harrofie.

Kegiatan MTQ ini telah diatur sesuai dengan jadwal dan standard, namun untuk hal teknis dapat di bicarakan sebelum pelaksanaan hari H, kita berharap semoga kegiatan ini dapat kita wujudkan dan dapat berjalan dengan baik dan lancar, mari kita dukung bersama kegiatan ini” Katanya lagi.

Untuk MTQ kali ini kami meminta kepada seluruh kabupaten kota se Provinsi Riau untuk dapat mengangkat muatan lokal, baik dari segi penampilan, seni budaya dalam upaya mengangkat potensi Daerah” Tambahnya lagi

Sebelumnya staf ahli Suharmi menyampaikan ucapan selamat datang di Kabupaten Kampar Kepada bapak dan ibu, ini awal yang baik semoga kita dapat melaksanakan MTQ ke 38 tingkat Provinsi Riau tahun 2019.

Kita telah mendengarkan arahan dari Gubernur Riau maupun dari Kabupaten/kota kita berharap pelaksanaan akan lebih baik dari tahun tahun sebelumnya, pelaksanaan dapat berjalan dengan baik dan sukses” Kata Suharmi.

Pada kesempatan tersebut dilakukan shearing dan tanya jawab berkenan dengan pelaksanaan MTQ ke 38 tahun 2019, Juga ditetapkan Leasing Officer (LO) untuk masing-masing Kafilah Kabupateb/Kota se Provinsi Riau

Hadir juga pada kesempatan tersebut Kepala Kanwil Kemenag Riau Mahyuddin, asisten mewakili Bupati dan walikota se Provinsi Riau, Ketua LPTQ Kabupaten/Kota se Riau
Kabag Kesra se Provinsi Riau,
Panitia MTQ dari Kabupaten dan Provinsi, Kepala OPD dilingkungan Pemkab Kampar, Camat se Kabupaten Kampar.(shm )

Plh Bupati Kampar Pimpin Rembuk Harian KTNA Kabupaten Kampar

Yusri

Bangkinang Kota, (TRIBUNRIAU.COM) Plh Bupati Kampar Drs Yusri M.Si selaku Ketua Umum Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Kampar pimpin Rembuk Harian KTNA Kabupaten Kampar didampingi Kadis Pertanian dan holtikultura Kabupaten Kampar Hendri Dunan di Lantai III (tiga) ruang rapat Kantor Bupati Kampar. Kamis, 1/8/19

Dalam sambutannya Plh Bupati Kampar mengatakan untuk memajukan petani di Kabupaten Kampar yang harus dilakukan adalah komitmen seluruh ketua dan anggota KTNA di Kecamatan untuk memajukan para petani di Kabupaten Kampar karena KTNA merupakan ujung tombak kemajuan para petani.

“Oleh karena wilayah Kabupaten Kampar yang sangat luas tentu kultur tanahnya juga berbeda maka kita harus membagi zona-zona yang sesuai dengan kultur tanahnya sehingga para petani tidak gagal panen.”lanjut Yusri

Jika perlu adakan penelitian di setiap zona untuk memastikan tanaman apa yang cocok ditanam di setiap zona tersebut sehingga para petani dapat berkembang dan maju di Kabupaten Kampar. “Untuk memastikan tanaman yang cocok perzona tersebut harus dilakukan penelitian oleh pakarnya.”ujar Yusri

Apabila kita sudah bisa memastikan zona-zona yang sudah sesuai dengan kultur tanah yang benar cocok dengan tanaman yang akan ditanam oleh petani, dan sesuaikan dengan sosial, budaya serta ekonomi dengan demikian setiap kecamatan atau wilayah mempunyai produk unggulan hasil pertanian.

pemerintah melalui Dinas Pertanian tentu saja sangat mendukung dan mempunyai komitmen untuk percepatan peningkatan hasil tani dari masyarakat khususnya petani, dengan cara mendukung dan membantu baik bibit dan pupuk.

“jika tidak demikian, maka petani di Kabupaten Kampar ini tidak akan maju dan berkembang, dan KTNA pun gagal dan ini tidak kita inginkan bersama.”ujar Yusri

Plh Bupati Kampar juga menyebutkan dapat dipastikan jika sudah ditetapkan zona di setiap wilayah maka setiap tahunnya akan kita laksanakan panen raya di Kabupaten Kampar sesuai dengan musim panen tanaman.

Plh Bupati Kampar juga menegaskan bahwa kedepan KTNA Kabupaten Kampar harus mampu mendirikan pasar tani sehingga hasil tanam seluruh para petani kampar dapat disalurkan (dijual) dan menguntungkan para petani.

Kalau sudah demikian Pemerintah akan mendukung apapun kegiatan petani melalui KTNA untuk kemajuan ekonomi para petani di Kabupaten Kampar.

“Mari kita majukan petani di Kabupaten Kampar, dan KTNA harus punya komitmen dan berada didepan untuk memajukan para petani sehingga kehidupan masyarakat Kampar sejahtera.”lanjut Yusri.

Kadis Pertanian dan holtikultura Kabupaten Kampar Hendri Dunan dalam laporannya mengatakan Kampar akan mendapatkan bibit jagung untuk 5000 ha juga tanaman lainnnya berikut pupuk dari Kementerian Pertanian.

Dari bantuan yang diberikan tersebut nantinya akan disesuaikan dengan zona-zona penanaman bibit yang sudah ditetapkan sehingga ekonomi para petani meningkat dan sejahtera.

Untuk itu Hendri Dunan meminta kepada seluruh pengurus KTNA dapat menetapkan lokasi untuk penanaman jagung, cabe dan lainya, karena di Kabupaten Kampar masih banyak lahan-lahan tidur yang tidak dimanfaatkan oleh petani. (Shm)

Warga Rumbai Pengedar 1 Ons Shabu Ditangkap Satresnarkoba Polres Kampar Di Desa Karya Indah

KAMPAR – (TRIBUNRIAU.COM) Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar kembali meringkus seorang pengedar narkoba di wilayah Desa Karya Indah Kec. Tapung pada Senin malam (29/7/2019).

Pelaku narkoba yang diamankan pihak Kepolisian ini adalah RH alias DN (27) warga Rumbai Pesisir Kota Pekanbaru, dari tangannya didapati barang bukti 102,73 gram shabu dan beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Senin (29/7) sekira pukul 19.00 Wib, saat itu Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Kampar melakukan Under Cover Buy dengan cara memesan narkotika jenis Shabu dari terduga bandar Narkoba.

Setelah memesan narkotika tersebut, tidak berapa lama datanglah tersangka RH alias DN dengan mengendarai sepeda motor Honda Beat yang akan bertransaksi dengan anggota Polisi yang menyamar ini di Km 5,5 Jalan Garuda Sakti Desa Karya Indah Kecamatan Tapung.

Setelah memastikan bahwa pelaku ini membawa narkotika yang dipesan, petugas yang tengah menyamar ini langsung mengamankannya, selanjutnya didampingi aparat desa setempat dilakukan penggeledahan dan ditemukan 1 bungkus narkoba jenis shabu dengan berat 1 ons lebih.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH melalui Kasatres Narkoba Iptu Asdisyah Mursid SH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Asdi bahwa tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(shm)

Gebyar HUT RI 74,Riau Ultra Run Merdeka, 78 Km *Pertama di Riau, Start di Rumah Lontiek Kampar

BANGKINANG Kota (TRIBUNRIAU.COM)- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Republik Indonesia (RI) di Kampar pada tahun ini akan spesial. Kurang dari 17 hari ke depan, akan digelar iven ultra run pertama di Riau bertajuk Riau Ultra Merdeka Run. Iven lari jarak jauh ini akan mengambil garis Start dari Rumah Lontiok tertua di Kampar, di Desa Kuok, melintasi Jalan Lintas Riau – Sumatera Barat dan Finish di Kantor Gubernur.
Kegiatan ini diselenggaran oleh sejumlah Komunitas lari di Riau yang dinisiasi Mantan Ketua KPU Riau Nurhamin. Nurhamin yang langsung bertindak menjadi Ketua Pelaksana menyebutkan, iven ini akan menjadi sejarah baru bagi Riau dengan iven Ultra Run, sebuah iven lomba kategori lebih 50 km. Butuh ketahanan fisik tinggi, Nurhamin mengambil semangat HUT RI sebagai bentuk perjuangan para peserta yang akan berlari sepanjang 78 km nantinya.
”Kami memilih HUT RI tahun dengan misi bagaimana kita merayakan kekuatan yang kredibel, untuk menunjukkan kepada publik bersedia melakukan lari 78 km, ultra meraton. Kami melakukan ini dengan niat sosialisasi bagaimana merah putih yang kami bawa nanti dari Kuok lalu Finish di Pekanbaru. Start di rumah lontik Riau di Kuok, lalu Finish di Kantor Gubernur Riau,” sebut Nurhamin yang putra asli Kampar ini.
Kegiatan ini sendiri sudah mendapat lampu hijau dari Kepolisian. Nurhamin bersama sejumlah perwakilan komunitas lari di Riau sudah melakukan Technical Meeting bersama Kapolres Kampar dan sejumlah jajarannya, Rabu (31/7) pagi. Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira sendiri menyatakan pihaknya siap ikut menyukseskan acara. Apalagi ini menurutnya juga akan menjadi ajang promosi daerah Kampar. Karena start di rumah adat tradisional Kampar di Kuok.
”Kami dukung dari segi keamanan. Kami ingin memastikan kesuksesan acara tersebut lewat keamanan peserta. Kami sudah sediakan personil dan akan menjaga lewat beberapa Polsek yang berada di sepanjang jalur. Setidaknya ada Polsek Tambang dan Polsek Kampar. Yang ingin kami pastikan adalah keselamatan peserta, karena ini merupakan jaur lintas barat dan situasinya pada malam hari,” sebut Kapolres.
Nurhamin menyebutkan, memang para pelari akan menghabis waktu berlari sebagian besar pada malam hari. Karena Riau Ultra Merdeka Run baru akan dimulai pada sore hari dan diperkirakan sampai di Kantor Gubernur pada pagi hari. Untuk jumlah peserta, Nurhamin menyebutkan, panitia untuk iven perdana ini akan membatasinya terlebih dahulu.
”Untuk peserta dibatasi 63 orang, 74 dengan tim kami. Itu waitingnya list banyak. Mungkin untuk tahun depan akan lebih banyak dan lebih ok. Selain dari komunitas lari yang ada di Riau, untuk iven pertama ini juga akan dihadiri komunitas lari dari Sumatera Barat, Batam, Jakarta dan Bali. Selain memeriahkan hari kemerdekaan, kami juga bertujuan promosi wisata. Riau saat ini sedang mencanangkan berbagai program wisata, kami ingin ikut paritisipasi di dalamnya,” tutup Nurhamin. (Shm)

Mantan Kades Gerbang Sari : Uang Yang Saya Korupsi Rp 316 juta Saya Gunakan Untuk Happy Dan Narkoba.

Bangkinang Kota, (Tribunriau.com) Mantan kades Desa Gerbang Sari akui. Bahwa uang yang Ia korupsi sejumlah Rp 316 juta di gunakannya untuk happy happy dan membeli Narkoba.

Pengakuannya ini disampaikan saat dilakukan pemeriksaan di ruang kanit Tipidkor Mapolres Kampar , yang sempat ditanyai oleh Tribunriau.com Rabu, 31/7/2019,

Tersangka mantan Kades Gerbang sari ini, sebelum menjabat sebagai Kepala Desa, Ia berprofesi seorang sopir, yang diduga kelakuannya ini terbiasa didunia malam dan mengkonsumsi narkoba, pada akhirnya uang yang untuk pembangunan Desa Ia bawa lari dan berfoya foya di Purwokerto Jawa tengah.

Pada saat penangkapan tersangka sempat melawan dan ingin melarikan diri dengan menabrakkan mobilnya ke mobil kanit Tipidkor dan rombongan, sehingga melukai salah seorang anggota Polres Kampar yang ingin menangkapnya.

Tersangka kasus korupsi dana desa ini adalah MI (Lk 50), mantan Kades Gerbang Sari Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar, MI ditangkap oleh Unit Tipikor saat berada di Kampung Halamannya di Daerah Purwokerto Jawa Tengah.

Atas perbuatannya ini tersangka IM telah menyebabkan Kerugian Negara Sebesar Rp 316 juta dan akan dijerat dengan Pasal 2 dan 3 UU RI Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Berdasarkan informasi dari Pihak Kepolisian bahwa pada tahun 2016 Desa Gerbang Sari menerima Dana Desa yang berasal dari APBN TA. 2016 sebesar Rp 616.644.000 dan Anggaran Dana Desa senilai Rp 385.389.300.

Terhadap dana tersebut dialokasikan untuk fisik dan non fisik, dimana setelah dana tersebut dicairkan ternyata ada kegiatan yang besifat fiktif dan tidak terealisasikan sehingga negara mengalami kerugian sebesar Rp 316.031.000.(shm)

Bawa Sabu, Seorang ASN Dinkes Bintan Diamankan

BINTAN, Tribunriau- Seorang ASN Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan berinsial DR (46) diamankan petugas AVSEC bandara International Hang Nadim, Batam, Senin (29/7) lalu.

ASN yang bertugas sebagai bidan di Puskesmas Sei Lekop Kilometer 18 arah Kijang ini ditangkap atas dugaan kepemilikan narkotika jenis sabu seberat 204 gram.

Penangkapan tersebut terjadi saat DR hendak melakukan penerbangan dengan tujuan Palembang. Barang haram itu disembunyikan di pakaian dalam (BH dan Celanda dalam).

Kepala Puskesmas Sei Lokop Km18 Kijang, dr Zailendra belum berhasil dikonfirmasi, sementara itu, Sekretaris Dinkes Bintan, Doni mengatakan bahwa dirinya belum bisa memastikan benar atau tidaknya kabar tersebut.

“Namun, berdasarkan info dari Kepala Puskesmas Sei Lekop bahwa benar yang bersangkutan merupakan bidan di Puskesmas Sei Lekop Kelurahan Sei Lekop Kecamatan Bintan Timur, Bintan,” ujarnya singkat.

Kepala BKD Bintan, Irma Annisa membenarkan peristiwa tersebut. Tapi tidak banyak berkomentar, ia cuma mengucapkan prihatin atas kasus ini.

“Iya prihatin,” ujarnya singkat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Adi Prihantara mengatakan dirinya belum menerima informasi resmi.

“Selama benar dan sudah berkekuatan hukum tetap, pasti akan diberikan sanksi tegas sesuai ketentuan,” jelasnya singkat. (amri)

Sebanyak 50 Masyarakat Kampar ikuti Pelatihan Bela Negara

Bangkinang Kota – (TRIBUNRIAU.COM) Sebanyak 50 peserta Pelatihan Bela Negara yang diikuti perwakilan dari Kecamatan dan Seluruh perguruan tinggi yang dibuka secara langsung oleh Plh. Bupati Kampar yang diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesra Ahmad Yuzar yang diselenggarakan di aula wisma angga, yang dihadiri Kepala Kesbangpol Kampar Ardi Mardiansyah, dan Narasumber Ir. Arnela Sibero MSi Kasubdit Bela Negara dari Dirjend Pemerintahan Umum dan Politik Kemendagri RI, Sri Petri Haryanti, SPD Kabid Ideologi dan Wawasan Kebangsaan dari Badan Kesbangpol Provinsi Riau, Selasa(30/7)

Pelatihan bela negara sangat penting untuk dilakukan karena saat ini banyak potensi pemecah dan dengan forum ini kita akan menjadikan potensi pemersatu, yang tadinya potensi perpecahan dapat semakin besar semoga sepulangnya dari sini kita bisa di garda terdepan menjadi pemersatu bangsa agar semakin mempererat persatuan dan kesatuan di masyarakat.

“Bapak dan ibu yang ada disini akan menjadi Pioneer pemersatu bangsa, ikuti dari awal sampai akhir agar wawasan kebangsaan semakin bertambah, potensi konflik dan perpecahan dapat kita hindari sehingga kedepannya kita dapat mempererat persatuan dan kesatuan” ungkap Yuzar

Kegiatan pelatihan bela negara bagi masyarakat kabupaten Kampar yang dilaksanakan di Aula wisma angga Bangkinang kota di gelar dari tanggal 29 – 30 Juli. Tujuannya agar segenap rakyat Indonesia memiliki dan memantapkan wawasan kebangsaan dan bela negara sebagai modal dasar dalam menjaga keutuhan NKRI.(shm)

KPK Didesak Tuntaskan Kasus Wako Dumai

Walikota Dumai, Zulkifli AS
Walikota Dumai, Zulkifli AS
DUMAI, Tribunriau- Setelah ditetapkan sebagai tersangka pada bulan Mei 2019 lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak agar lebih cepat menuntaskan kasus yang melilit Walikota (Wako) Dumai tersebut.
“Seharusnya dipercepat, jangan sampai ada kesan bahwa karena jabatan atau yang lainnya, sehingga kasus ini ‘menunggu’,” ujar salah seorang Tokoh Pemuda yang tak ingin disebutkan namanya, Selasa (30/7/2019).
Terlebih lagi, lanjut pria yang berdomisili di Kelurahan Rimba Sekampung ini, perbuatan ini bisa kemungkinan berulang, karena jabatan masih melekat pada tersangka.
“Tapi, kalau memang kasus tersebut tidak relevan untuk dituduhkan kepada beliau, hendaknya KPK harus fair,” katanya.
Dijelaskannya, dalam pasal 5 ayat 1 point a yang disangkakan kepada Wako Dumai tersebut, terdapat kalimat yang sangat jelas, yaitu “Bertentangan dengan kewajibannya”.
Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut, lanjutnya, adalah hak yang harus didapatkan oleh daerah jika sudah memenuhi kriteria.
“DAK itukan ada kriteria untuk mendapatkannya, kalau sudah terpenuhi, artinya tidak ada permasalahan suap ataupun gratifikasi, namun jika DAK itu didapatkan tanpa memenuhi kriteria, harusnya dari Menteri yang bersangkutan jadi tersangka juga,” jelasnya.
Selain itu, pihaknya berharap agar KPK tetap berada di koridornya, menuntaskan kasus-kasus korupsi di negeri ini, jangan sampai KPK menjadi alat politik, apalagi alat untuk memeras pejabat yang sudah jelas-jelas melakukan korupsi.
Sebelumnya, dua kepala Dinas di Kota Dumai juga dipanggil oleh KPK untuk dimintai keterangan terkait kasus suap dan gratifikasi dengan tersangka Walikota Dumai, Zulkifli AS. (red)

Plh Bupati Kampar sampaikan pidato KUA PPAS APBD Kabupaten Kampar 2020 di Hadapan DPRD Kampar.

Bangkinang Kota ; (TRIBUNRIAU.COM) Plh Bupati Kampar menyampaikan nota pidato
KUA PPAS pada acara pembukaan Rapat Paripurna pada penyampaian Kebijakan umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2020 yang diadakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kampar pada hari Senin, 29/07.

Pada kesempatan tersebut Plh Bupati Kampar menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua DPRD Kampar dan Seluruh anggota DPRD yang telah dapat Hadir pada kesempatan ini, bahwa KUA PPAS ini Akan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan Daerah dan peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah sebagimana telah diubah dengan Permendagri nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah pasal 83 ayat 1 bahwa kepala daerah menyusun rancangan KUA PPAS berdasarkan RKPD dan pedoman penyusunan APBD yang ditetapkan menteri Dalam Negeri setiap tahunnya untuk APBD tahun 2020 adalah Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2020″ Kata Drs. Yusri.

Ditambahkan Plh Bupati Kampar bahwa tahapan selanjutnya adalah kesepakatan kesepahaman yang merupakan tahapan dan langkah dalam penyusunan APBD sebagaimana yang telah diatur dalam perundang-undangan, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang pendapatan dan belanja daerah tahun 2020″ Kata Yusri pada rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, S.Ag, para Wakil Ketua dan kepala OPD Pemkab Kampar tersebut

Sebagai mana kita ketahui bahwa struktur keuangan terdiri dari Pendapatan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Dana perimbangan dan penerimaan lain lain yang sah serta dan belanja daerah yang terdiri dari Belanja langsung dan tidak langsung” Tambah Yusri lagi dihadapan para anggota DPRD Kampar tersebut” Paparnya lagi.

Kedepan kita lihat bahwa penerimaan mengalami penurunan yang signifikan, kondisi ini akan terjadi tahun 2020 oleh sebab itu tentunya kita akan melakukan efisiensi dan rasionalisasi anggaran serta mengoptimalkan penerima daerah dan Investasi” Kata Yusri

Maksimalkan perolehan dana perimbangan bersama dengan APBD Provinsi dengan instansi/lembaga di Pusat” Pintanya lagi

Pembahasan secara cermat dan efektif, dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang di tentukan semoga Kampar tetap yang tercepat dalam pembahasan APBD 2020 dan begitu juga terhadap APBD-P tahun 2019″ Pintanya lagi.

Sementara itu Ketua DPRD Kampar , Akan dilanjutkan dengan pembahasan pada tingkat badan anggaran, oleh sebab itu ia meminta agar dapat koperatif dan kerjasama dari TAPD dan kepala OPD Pemkab Kampar.(Diskominfo Kampar)

Bangkinang Kota ; Plh Bupati Kampar menyampaikan nota pidato
KUA PPAS pada acara pembukaan Rapat Paripurna pada penyampaian Kebijakan umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2020 yang diadakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kampar pada hari Senin, 29/07.

Pada kesempatan tersebut Plh Bupati Kampar menyampaikan ucapan terimakasih kepada Ketua DPRD Kampar dan Seluruh anggota DPRD yang telah dapat Hadir pada kesempatan ini, bahwa KUA PPAS ini Akan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan Daerah dan peraturan menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah sebagimana telah diubah dengan Permendagri nomor 21 tahun 2011 tentang pedoman pengelolaan keuangan Daerah pasal 83 ayat 1 bahwa kepala daerah menyusun rancangan KUA PPAS berdasarkan RKPD dan pedoman penyusunan APBD yang ditetapkan menteri Dalam Negeri setiap tahunnya untuk APBD tahun 2020 adalah Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang pedoman penyusunan APBD TA 2020″ Kata Drs. Yusri.

Ditambahkan Plh Bupati Kampar bahwa tahapan selanjutnya adalah kesepakatan kesepahaman yang merupakan tahapan dan langkah dalam penyusunan APBD sebagaimana yang telah diatur dalam perundang-undangan, yang bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang pendapatan dan belanja daerah tahun 2020″ Kata Yusri pada rapat paripurna yang dipimpin langsung Ketua DPRD Kampar Ahmad Fikri, S.Ag, para Wakil Ketua dan kepala OPD Pemkab Kampar tersebut

Sebagai mana kita ketahui bahwa struktur keuangan terdiri dari Pendapatan yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah, Dana perimbangan dan penerimaan lain lain yang sah serta dan belanja daerah yang terdiri dari Belanja langsung dan tidak langsung” Tambah Yusri lagi dihadapan para anggota DPRD Kampar tersebut” Paparnya lagi.

Kedepan kita lihat bahwa penerimaan mengalami penurunan yang signifikan, kondisi ini akan terjadi tahun 2020 oleh sebab itu tentunya kita akan melakukan efisiensi dan rasionalisasi anggaran serta mengoptimalkan penerima daerah dan Investasi” Kata Yusri

Maksimalkan perolehan dana perimbangan bersama dengan APBD Provinsi dengan instansi/lembaga di Pusat” Pintanya lagi

Pembahasan secara cermat dan efektif, dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang di tentukan semoga Kampar tetap yang tercepat dalam pembahasan APBD 2020 dan begitu juga terhadap APBD-P tahun 2019″ Pintanya lagi.

Sementara itu Ketua DPRD Kampar , Akan dilanjutkan dengan pembahasan pada tingkat badan anggaran, oleh sebab itu ia meminta agar dapat koperatif dan kerjasama dari TAPD dan kepala OPD Pemkab Kampar.(SHM)

Bursa Inovasi Desa di Gelar pada 6 Cluster yang diikuti 21 Kecamatan Se Kabupaten Kampar.

Bangkinang Kota ;(TRIBUNRIAU.COM)dimulai hari ini 29/07/19) Bursa Inovasi Desa (BID) Pemkab Kampar melaksanakan Bursa Inovasi Desa yang akan dilaksanakan pada 6 Cluster yang diikuti oleh seluruh Desa dari 21 Kecamatan se Kabupaten Kampar dengan jadwal yang telah di tetapkan oleh Pemkab Kampar melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Kampar.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kampar Febrinaldi Tri Darmawan di Bangkinang pada hari Senin Pagi 29/07.

Untuk pelaksanaan Bursa Inovasi Desa ini ditetapkan dan dipusatkan pada 6 Cluster (Kecamatan) yakni Cluster 1.1 diadakan pada tanggal 29 Juli 2918 diikuti oleh Kecamatan Tapung, Tapung Hulu dan Tapung Hilir yang di Pusatkan di Gedung Guru Kecamatan Tapung.

Sementara untuk cluster 1.2 dilaksanakan pada tanggal 29 Juli 2019 diikuti oleh Kecamatan Bangkinang, Bangkinang Kota, Kampar dan Kecamatan Rumbio Jaya yang dipusatkan di Venue Silat Kecamatan Bangkinang. Sedangkan Untuk cluster 2.1 dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2019 di ikuti oleh Kecamatan Kampar Utara, Kecamatan Tambang dan Kecamatan Kampa yang dilaksanakan di Balatmas Provinsi di Kecamatan Tambang. Sementara untuk cluster 2.2 di gelar pada tanggal 30 Juli 2019 diikuti oleh Kecamatan Siak Hulu, Perhentian Raja, Kampar Kiri Hilir, Kampar Kiri Tengah yang dipusatkan di Aula Kantor Camat Perhentian Raja” Kata Febri lagi.

Sedangkan di Cluster 3.1 digelar pada tanggal 31 Juli 2019 diikuti oleh Kecamatan XIII Koto Kampar, Koto Kampar Hulu, Kuok dan Kecamatan Salo yang di Pusatkan di GOR PLTA Koto Panjang Kecamatan Kuok.

Dan terakhir cluster 3.2 diadakan pada tanggal 31 Juli 2019 diikuti oleh Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar Kiri dan Kecamatan Kampar Kiri Hulu yang di pusatkan di Gedung Serba Guna Kecamatan Kampar Kiri.

Bursa Inovasi Desa akan menyajikan inovasi masing-masing desa untuk dilihat oleh dari desa peserta untuk
melihat kegiatan Inovasi di Bursa Inovasi Desa ini.

Selanjutnya menulisnya di Kartu Komitmen, supaya bisa masuk dalam Perencanaan dan Penganggaran 2020 di masing-masing Desa.

Proses ini memanfaatkan pertukaran pengalaman dari satu desa ke Desa lain melalui forum bursa inovasi desa, sehingga tumbuh semangat untuk melahirkan inovasi -inovasi baru dalam pembangunan desa” Kata Ketua Tim Inovasi Kabupaten Kampar Febrinaldi Tri Darmawan.

Terakhir disampaikan Program Inovasi Desa dimasksudkan itu untuk meningkatkan kapasitas desa sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas, agar dapat meningkatkan produktivitas rakyat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembanguan sumber daya yang memiliki daya saing sehingga dapat menjadikan desa yang sejahtera dan bermartabat” Tutupnya. (Shm)

Terbaru

Populer