Beranda blog Halaman 1109

Plh Bupati Kampar Hadiri Rakornas Karhutla Bersama Presiden.

Jakarta ; (TRIBUNRIAU.COM) memasuki musim panas telah mengakibatkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan, akibat kejadian tersebut telah menimbulkan kerugian yang tidak sedikit, oleh sebab itu mari kita lakukan pencegahan dini.

Demikian salah satu himbauan Presiden RI Joko Widodo saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Kebakaran Hutan dan Lahan yang diadakan di Istana Presiden Pada hari Selasa, 06/08 yang dihadiri oleh Plh Bupati Kampar Drs. Yusri, M.Si didampingi oleh Dandim 0313/KPR Aidil Amin, Kapolres Kampar Andri Ananta Yudhistira, Sekretaris BPBD Kampar Afrudin Amga, ST, MT.

Hadir juga pada Gubernur Riau Syamsuar, Kapolda Riau Widodo dan Danrem 031/WB dan Bupati se Provinsi Riau.

Presiden RI Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan dihadapan para gubernur, Kapolda, Bupati, Kapolres se Indonesia seluas 2,67 juta ha telah terbakar dengan kerugian hampir Rp 2,71 Triliun.

Peristiwa ini jangan sampai terulang lagi, meminta untuk dapat menurunkan titik api” Pinta Presiden yang terpenting bagaimana menanggulangi, apalagi di hutan gambut, ini sangat sulit untuk dipadamkan.

Saya menghimbau lakukan Patroli terpadu, deteksi dini, kondisi harian lapangan terpantau, penataan ekosistem gambut di tata kembali sesuai peruntukannya, segera mungkin padamkan api, water booming serta penegakan hukum bagi pembakar hutan dan lahan tanpa kompromi” Himbau Presiden.

Melalui Rakornas kita selesaikan hal yang menghambat terhadap penanggulangan seperti anggaran, lokasi yang sangat jauh, tekhnologi tepat guna bagi masyarakat dalam pengolahan lahan sehingga tidak melakukan pembakaran lahan serta
Penegakan hukum bagi pembakar hutan dan lahan” Himbau Joko Widodo yang didampingi para menteri Kabinet Indonesia Kerja.

Sementara itu Plh Bupati Kampar Drs. Yusri, M.Si didampingi oleh Dandim 0313/KPR Aidil Amin, Kapolres Kampar Andri Ananta Yudhistira, Sekretaris BPBD Kampar Afrudin Amga, ST, MT usai Rakornas menyatakan bahwa kita akan menindaklanjuti Rakornas ini dengan melakukan pertemuan, insyaallah Senin depan akan melakukan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dan pihak yang terkait” Kata Plh Bupati Kampar pada Rakornas Penanggulangan dan pencegahan Hutan dan lahan.

Apalagi Kabupaten Kampar yang cukup luas dan rawan terhadap terjadinya kebakaran hutan dan lahan, semoga tindak lanjut Rakornas ini dapat menurunkan bahkan nol titik api akibat kebakaran hutan dan lahan dan dapat kita minimalisir” Kata Plh Bupati Kampar.

Memang saat ini ada ada 4 titik api di Kampar yakni 3 titik di Desa Karya Indah Tapung , dan satu titik Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, namun saat ini tim gabungan telah dapat memadamkan api, tinggal di kawasan gambut dan itu letaknya dibawah tanah atau Fire ground” Tambahnya lagi yang didampingi oleh Dandim 0313/KPR Aidil Amin, Kapolres Kampar Andri Ananta Yudhistira.

Sebelumnya Menkopolhukam Wiranto dalam laporannya menyampaikan perlu Koordinasi kementerian lembaga terkait Kebakaran Hutan dan lahan. Mari kita satukan Visi dan misi dalam penanganan Karhutla ini, sehingga kebakaran hutan dan lahan dapat kita minimalisir” Himbauan Menkopolhukam Wiranto (shm)

Mansur, Tim Penata Kampung Tua Dapur 12: Apa Salahnya Kami Tata Kampung Halaman Sendiri?

Kampung Tua Dapur 12 Batam

BATAM, Tribunriau- Kampung Tua Dapur 12 merupakan milik warga yang sudah lama tinggal di Pulau Batam, jauh sebelum adanya otorita Batam yang saat ini bernama BP Batam.

“Kami dan orang tua kami lelehur kami sudah mendiami kampung kami ini, lahan ini adalah milik keluarga kami yang juga berada di pulau-pulau sekitar sini, ada di Monggak, di pulau Air, mereka juga kan ada yang tidak punya lahan mereka mau pindah ke sini, kita tata nanti lahanya, mereka kan keluarga kita, maka kita tatalah lahan ini lalu kita bagi lahan bagi saudara kita ini,” ujar RW Kampung Tua Dapur 12 Mansur yang juga sebagai tim Penata Kampung Tua Dapur 12 didampingi Rais serta tokoh masyarakat kepada Tribunriau di lokasi Kampung Tua Dapur 12 Kelurahan S.Plunggut Kecamatan Sagulung, Selasa (6/8/2019).

“Apa salahnya kami bangun dan tata kampung halaman kami sendiri?,” tambah Mansur.

Dijelaskannya, 37 titik Kampung Tua yang diakui pemerintah yang sudah diajukan mulai tahun 2008 dan dapat 13 H lebih.

“Ada pula PL di dalam Kampung tua BP Batam mengalokasikan lahan ke perusahaan, ada lagi untuk sarana Pendidikan yang sudah terbangun, kami mendukung untuk sarana Pendidikan, kenapa BP Batam bisa mengeluarkan HPL ke perusahaan di lokasi Kampung Tua, sehingga lokasi Kampung Tua kami semakin mengecil, dengan penduduk hampir 300 B KK, satu rumah tangga itu ada tiga kepala rumah tangga, lahan mana lagi yang mau kita bagun, saat kami menghadap ke walikota, kami mengajukan perluasan, pada saat itu pak wali mengatakan untuk perluasan tidak bisa, takutnya kampung lain nanti kecewa, jadi lah seperti penataan, menggantikan lokasi yang sudah dialokasikan OB ke perusahaan yang ada di kampung tua yang tidak ada bersanggkutan dengan pihak lain,” ujarnya menjelaskan.

Maka dengan swadaya masyarakat, lanjut Mansur, kita tata sendiri lokasi yang ada sekarang, rumah Tua dan pohon tanaman tua kita rubuhkan, kita datarkan menjadi lahan yang datar dan segera kita akan tata memasukan fasilitas seperti air listrik, pasar fasum, tanpa ada motif bisnis, kita ini mengadakan penataan lahan tak ada motif lain hanya membantu masyarakat tematan, membantu pemerintah mempercantik pulau Batam yang kita cintai ini.

“Pada saat sosialisasi ke Kampung Tua, kan pak wali katakan kalau rumah di pingir laut tak mendapatkan sertifikat hak milik, cuma dapat surat hak guna pakai, kan kalau kita bagun ke laut, kan tak munkin, makanya kita buat penataan ini, inikan lahan kita, lahan leluhur kami turun menurun ke generasi sekarang, disini tak ada hutan lindung, hutan disini sudah gundul semua, seharusnya bukan hutan lindung tapi hutan wajib dilindunggi, kitakan masyarakat Kampung Tua, Tanjung Gundap Bagun, Semua yang ada di kampung Tua ada membangun Bakau di Timbun, Tapikan untuk penataan membuat lokasi rumah yang kita pindahkan untuk masyarakat,” ujarnya.

“Papan Plang penataan kampung tua sudah kita Pasang disitu, lengkap dengan gambarnya, ada nama pejabat pemko di situ, kita sudah bolak balik jumpa pak wali membahas penataan kampung tua ini, intinya pengajuan kita ke pak walikota, kalau kita salah mereka akan panggil kita, tolonglah kepada saudara kita orang media kalau memberitakan mengenai kampung tua, jumpailah kita Masyarakat tempatan asli kelahiran di sini untuk mendapatkan informasi yang baik, jangan memberitakan tanpa konfirmasi dengan kami masyarakat tempatan disini, kami merasa tersinggung kalau diberitakan tidak sesuai dengan keadan sebenarnya, kami menata kampung tua Dapur 12 adalah swadaya kami sendiri, tanpa bantuan pihak lain, Apa salahnya kami menata kampung halaman kami sendiri?,” pungkas M. Rais, Tokoh masyarakat tempatan. (lian)

Kecamatan Bagan Sinembah juara umum 1 MTQ Tingkat Kabupaten Rohil ke XVI

Kecamatan Bagan Sinembah Raih juara umum satu MTQ Tingkat Kabupaten Rohil ke XVI

ROHIL, tribunriau – Kecamatan Bagan sinembah meraih juara umum 1 (satu) musabaqah tilawatil Quran ( MTQ) tingkat Kabupaten Rokan Hilir ke XVI yang dilaksanakan diTaman Budaya Batu enam Bagansiapiapi.

Dewan hakim musabqah tilawatil Quran (MTQ) kabupaten Rokan Hilir nomor : 02 Tahun 2019 tentang penetapan juara umum dari 10 besar MTQ ke XVI kabupaten Rokan Hilir Tahun 2019, sebagai berikut :

1. Kecamatan Bagan sinembah
2. kecamatan simpang kanan
3. kecamatan Kubu babu salam
4. kecamatan kubu
5. kecamatan pekaitan
6. kecamatan pujud
7. kecamatan tanah putih
8. kecamatan pasir lima kapas
9. kecamatan tanah putih tanjung melawan
10. Kecamatan sinaboi

” tentunya perasaan saya sangat bahagia dan ini sudah merasa lengkap, karena pada tahun 2018 kecamatan bagan sinembah menjadi kecamatan terbaik provinsi riau, itu pembinaan kita untuk dunia dan ini memang cita cita saya, alangkah baiknya kalau mendapatkan juara satu umum ini,” kata camat Bagan sinembah sakinah saat di konfirmasi ditaman budaya batu enam Bagansiapiapi, minggu (4/8/19).

Lanjutnya, alhamdulillah apa yang sudah dibina untuk akhirat dan juga untuk masyarakatnya dapat,tidak lengkap rasanya saya kalau hanya untuk pembinaan itu di dunia saja, tapi di akhirat juga ,alhamdulillah kita bisa dapat meraihnya.

Perlu diketahui, bahwasanya anak anak kita yang ikut serta MTQ, dua bulan sebelumnya juga dilakukan pembinaan latihan -latihan, jadi seminggu kami melakukan dua kali, jadi tentunya ini akan kita teruskan dan akan kita bekali dengan latihan – latihan yang akan didampingi oleh para official yang menjadi cabang yang handal,” ujar sakinah. (hen)

Plh. Bupati Kampar Serahkan KUA PPAS Perubahan APBD TA 2019 ke DPRD Kampar

Bangkinang Kota – (TRIBUNRIAU.COM)Plh Bupati Kampar Yusri menyampaikan KUA PPAS Perubahan APBD Tahun Anggaran 2019 pada Rapat Paripurna di Gedung DPRD Kampar kepada pimpinan sidang yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Sunardi DS,Amk disaksikan seluruh anggota DPRD dan Undangan yang hadir, Senin(5/8)

Dalam penyampaiannya, Yusri menyebutkan perubahan APBD dilaksanakan apabila terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan umum APBD, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi, antar kegiatan, dan antar jenis belanja, keadaan yang menyebabkan saldo anggaran lebih tahun anggaran sebelumnya harus digunakan untuk tahun berjalan, keadaan darurat dan keadaan luar biasa.

“Dikarenakan masih terdapat beberapa tahapan yang ahrus dilalui maka kita bersama dapat mengambil sikap agar pelaksanaan pembahasan anggaran ini dapat dilaksanakan secara efisien dan efektif sehingga dapat dilaksanakan sesuai jadwal.”ungkap Yusri

Secara umum pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2019, jumlah pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar Rp 115,608 Milyar (dari PAD Rp. 20.763 Milyar, Pendapatan lainnya yang sah Rp. 124,987 Milyar) sementara pos dana perimbangan penurunan Rp. 30,142 Milyar, dari sebelumnya Rp. 2,538 Triliun menjadi Rp. 2,653 Triliun, sementara pendapatan pada sektor dana perimbangan mengalami penurunan yang cukup signifikan yaitu sebesar Rp. 30,142 Milyar sehingga hal ini mengakibatkan pergeseran pada sektor belanja langsung dan tidak langsung. pada belanja tidak langsung terjadi penambahan anggaran Rp. 59,591 Milyar dan pada belanja langsung sebesar Rp. 214,167 Milyar. (Shm)

Wabup Jamiludin Tutup MTQ tingkat Kabupaten Rohil ke XVI

ROHIL, tribunriau – Wakil Bupati (wabup) Drs. Jamiludin secara resmi menutup Musabaqah tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten Rokan Hilir ke XVI tahun 2019 , minggu (4/8/19) malam, ditaman Budaya batu enam Bagansiapiapi.

Adapun tema MTQ ke XVI tingkatkan kabupaten Rokan Hilir tahun 2019 adalah “kita tingkatkan kecintaan kita kepada alqur’an dalam rangka membangun keperibadian masyarakat yang berakhalaqul karimah”.

Wakil Bupati jamiludin dalam sambutanya mengatakan, Musabaqah tilawatil quran yang ke XVI saya anggap sukses mulai dari awal sampai dengan akhir, kami pemerintah kabupaten Rokan Hilir mengucapkan terima kasih yang sebesar – .besarnya.

Kembali kita bersyukur kepada Allah. SWT atas ridho dan hidayatnya pada malam yang penuh berkah ini kita dapat menghadiri penutupan MTQ ke XVI tingkat kabupaten Rokan Hilir Tahun 2019 dalam keadaan sehat walafiat .

Pada hari selasa tanggal 30 juli yang lalu kita umat muslim dari berbagai daerah berhimpun ditaman budaya di batu enam ini bersama – sama menghadiri prosesi pembukaan MTQ ke XVI , pada saat ini tanpa terasa lebih kurang lima hari ,minggu tanggal 4 agustus 2019 dengan izin Allah. SWT kita telah sampai pada acara malam penutupan MTQ tingkat kabupaten Rokan Hilir Tahun 2019.

oleh karenanya ditempat yang berbahagia ini perlu saya inggatkan pada MTQ yang berlangsung selama lima hari ini tidaklah cukup dan berhenti sampai disini akan tetapi akan dilanjutkan MTQ tingkat provinsi Riau di kabupaten kampar.

Apalagi saat ini MTQ kabupaten Rokan Hilir telah memiliki rumah tahtil alquran serta terbentuknya ikatan persaudaraan qori dan qoriah kabupaten Rokan Hilir, kiranya dengan keberadaan kedua lembaga ini, harapan dapat memberikan konstribusi yang lebih dalam prosesi kesiapan dalam menghadapi MTQ.

Dengan berbagai macam cabang lomba yang dipertandingkan pada MTQ ini, terhadap kecintaan generasi muda terhadap alquran dan mempelajari isi dan makna dari alquran itu. Untuk itu diperlukan perhatian dan tanggung jawab agar kegiatan ini mengandung positif dampaknya secara nyata dalam perkembanganya ditengah – tengah kehidupan masyarakat.

Selanjutnya kepada para qori dan qoriah, hapiz dan hapizah saya ucapkan selamat , semoga prestasi yang dinilai ini dapat dipertahankan pada MTQ tingkat selanjutnya.

” Saya nyatakan baik kepada yang menang maupun yang belum untuk MTQ meraih penghargaan sudah selayaknya sampai berdasarkan niat ikhlas untuk meningkatkan soal alquran dan membudayakanya dimanapun umat islam berada, “harapnya.

Atas nama pemeririntah kabupaten Rokan Hilir saya ucapkan terima kasih buat para yang dengan sungguh – sungguh mempersiapkan para peserta untuk mengikuti MTQ ini, semoga segala daya dan upaya yang saudara – saudara berikan dapat juga mendorong dan memahami isi alquran ditengah – tengah masyarakat, selanjutnya saya mengucapkan terima kasih yang setulus – tulusnya kepada penyelengara musabaqah tilawatil quran Tahun 2019 ini,” tutup jamiludin. (hen)

Pelantikan Anggota DPRD Kampar Yang Baru Deselenggarakan Secara Sederhana

Bangkinang Kota, (TRIBUNRIAU.COM) – Pelantikan anggota DPRD Kampar yang baru hasil Pemilu Legislatif Tahun 2019 kemaren, akan dilaksanakan pada 27 Aguatus 2019, itupun akan diselenggarakan secara sederhana.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPRD Kampar Ramlah di ruang kerjanya senen 5/8/2019, “kenapa kita laksanakan secara sederhana lanjut Ramlah, karena anggaran kita sangat minim, kecuali untuk makan dan minum sudah ada anggaranya, sebab kita terkena Rasionalisasi anggaran kemararen, paling kalau untuk mendekor ruangan secara sederhana adalah” kata Ramlah.

Sebanyak 45 orang anggota Dewan Kampar ini akan dilantik oleh Ketua Pengadilan Negeri Bangkinang di ruang Paripurna DPRD Kampar, insyaaloh akan dihadiri oleh Gubernur Riau, namum kepatian kehadiran Gubernur Riau, hari ini masih kita buatkan suratnya, rencana saya akan menghadap beliau langsung” jelas Ramlah.

“Undangan yang akan kita sebarkan, belum bisa dipastikan, yang jelas daya tampung ruang paripurna kita hanya 450 orang, tapi diluarkan kan masih bisa, sementara diluar kita juga memasang tenda”

“Pelantikan anggota Dewan Kampar yang baru ini, kita sedikit mencoba merobah dari yang biasa, kalau biasanya anggota Dewan yang akan dilantik serta tamu undangan langsung masuk ruangan paripurna, kali ini seluruh tamu undangan dan anggota dewan yang akan dilantik sama sama dari luar menuju ruangan paripurna, kita sudah sediakan tenda untuk tempat duduk sambil menunggu kehadiran anggota dewan dan tamu undangan” tambah Ramlah.(shm)

polsek Bangko Tangkap Pengedar Narkoba saat Berpatroli

ROHIL, tribunriau – Kepolisian sektor (sepolsek) Bangko kembali menangkap terduga pengedar narkoba jenis sabu saat melakukan patroli rutin, dalam potroli tersebut polisi mengamankan terduga pengedar inisial SE dan pembeli inisial L di jalan Durian RT 10 RW. 3 kepenghuluan Bagan jawa pesisir kecamatan Bangko Bagansiapiapi kabupaten Rokan Hilir (Rohil) provinsi Riau.

” Hasil saat ini dari rangkaian patroli, pada saat awal kita melakukan patroli di kelurahan Bagan punak, disana memang tidak ada ditemukan pelaku kejahatan, ” kata kapolsek Bangko kompol sasli Rais.SH. sabtu (3/8/19) malam pada press rilis di kantor polsek Bangko jalan perwira.

Tujuan kita melakukan patroli, karena selama ini cukup luas beredar narkoba disana dan dari pada pengungkapan kita ada hasilnya disana, sehingga kita merespon dari keresahan masyarakat, karena harapan masyarakat sangat besar dalam pemberantasan narkoba.

” Memang kita tau bagaimana dampak peredaran narkoba, salah satunya adalah generasi muda, karena konsumen yang paling banyak di kelurahan Bagan Hulu dan kelurahan Bagan punak itu anak – anak muda, ini yang sangat di khawatirkan orang tua,” ujarnya.

Selanjutnya kami melakukan patroli di keluran Bagan jawa pesisir, disana kita melihat ada gerak gerik mencurigakan di RT. 10 RW. 03 di rumah inisial SE sehingga kita lakukan pencegatan dan pengeledahan, dari pengeledahan tersebut kita temukan barang bukti sabu yang disisipkan inisal L menyembunyikan ketempat tersebut, kemudian kita bongkar dan ditemukan barang bukti didompet,” ungkapnya .

Kemudian digeledah lagi ditemukan dibawah lantai papan, pengeledahan berikutnya dilantai dua kita temukan sabu di besi kasur yang ditutup dengan kapas.

Pengangkuan inisial SE total keseluruhan sabu sebanyak 1U yang di beli seharga Rp. 4.700.000, kemudian barang tersebut dijual ke L seharga Rp. 400.000 dan barang bukti uangnya sudah diterima oleh SE, jadi si L posisinya masih dirumah SE. inisial SE juga mengaku seorang aparatur Negara, tapi kita akan dalami lagi, apa benar itu,” ujarnya.

berikut barang bukti yang diamankan di rumah SE : sabu sebanyak 1 U, Uang hasil penjualan ditemukan sebesar 400 Ribu dan 200 ribu ditemukan didalam dompet, satu unit Hp, timbangan ,pipet kaca.

” kepolisian khususnya kapolsek bangko sangat berkomitmen untuk memberantas narkoba dan ini berlaku bagi siapa saja, karena narkoba ini sudah sangat meresahkan di kecamatan Bangko ini, maka kami menyatakan perang terhadap narkoba, kita akan berusaha keras untuk memberantas narkoba ini, tentunya kita minta dukungan seluruh lapisan masyarakat, pemerintah Daerah, untuk membrantas narkoba perlu kerja sama kita semua dan kita tidak ingin lagi kecamatan bangko ini menjadi lahan subur peredaran narkoba,” kata kapolsek Bangko sasli Rais. SH. (hen)

Sang Mutiara Pesisir, Ahmad Maritulius Silaturahmi Bersama PWRI

Ahmad Maritulius (kemeja putih) saat bersalaman dengan Ketua PWRI, H Edi Masdar

DUMAI,- Pengusaha media yang dikabarkan bakal ikut bertarung pada Pilkada Dumai September 2020 mendatang, Ahmad Maritulius terus melakukan konsolidasi dan komunikasi politik.

Tidak hanya dengan Partai Politik (Parpol) yang ada di Kota Dumai, namun juga dengan sejumlah elemen penting lainnya. Termasuk dengan tokoh-tokoh senior di kalangan adat, aktivis pergerakan dan termasuk birokrat.

 

Ahmad Maritulis saat berdiskusi dengan Ketua PWRI

Dalam agenda silaturahmi kali ini, Ahmad Maritulius mendatangi kantor Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), Jumat (2/8/19) pagi tadi.

Kedatangan Ahmad Maritulius disambut langsung Ketua PWRI Dumai, H Edi Masdar dan sejumlah jajaran pengurus lainnya. Di hadapan petinggi PWRI Dumai, Ahmad Maritulius selain silaturahmi sekaligus diskusi tentang arah pembangunan Dumai ke depan.

Pembicaraan berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Antara kedua belah pihak bukan orang asing lagi. Jauh sebelumnya mereka sudah saling kenal.

Ahmad Maritulius foto bersama dengan pengurus PWRI

Sebagai salah seorang tokoh pendiri Kota Dumai yang juga sekarang ini menjabat Ketua KRMD, Ahmad Maritulius bernostalgia dan menceritakan cita-cita besar Komite Reformasi Masyarakat Dumai (KRMD). Berangkat dari cita-cita yang kini belum terwujudkan secara maksimal itu, akhirnya Ahmad Maritulius berniat maju pada Pilkada Dumai mendatang.

“Kita lihat, banyak cita-cita besar KRMD selaku wadah perjuangan pembentukan Kota Dumai yang belum terwujud. Saya merasa terpanggil, dan mohon doa restu,” ungkap Ahmad Maritulius.

Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI), H Edi Masdar pada kesempatan itu menyambut hangat kehadiran Ahmad Maritulius dan turut memberikan do’a restu.

“Semoga niat baik itu dimudahkan Allah SWT. Paling penting, luruskan niat dan berikan pengabdian terbaik kepada rakyat,” ujar H Edi Masdar.

sumber: RiauCrime

Cabuli Anak Gadis Dibawah Umur, Karyawan PT. Padasa ini Diamankan Polisi

XIII KOTO KAMPAR -(TRIBUNRIAU.COM) Seorang pria paroh baya yang bekerja sebagai karyawan di PT. Padasa Enam Utama, ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Kampar karena diduga kuat telah melakukan pencabulan terhadap anak gadis dibawah umur.

Tersangka kasus pencabulan ini adalah IP alias IW (40) yang beralamat di Afdeling III PT. Padasa Enam Utama Desa Muara Takus Kec. XIII Koto Kampar, IW ditangkap pada Kamis sore (1/8) saat berada di salahsatu rumah makan di Desa Batu Bersurat.

Sebelumnya IW dilaporkan kepada Pihak Kepolisian di Polres Kampar pada tanggal (22/7) lalu, karena tersangka telah melakukan pencabulan atau persetubuhan terhadap CA yang baru berusia 13 tahun.

Terkuaknya peristiwa ini berawal pada Kamis (18/7) sekira pukul 18.00 Wib, saat itu ayah korban (Pelapor) bersama Istrinya baru pulang dari rumah sakit dan mendapati anaknya CA (korban) dalam keaadaan pucat dan ketakutan.

Selanjutnya Ibu korban menanyai anak gadisnya itu “Kenapa kamu nak ?“ namun tidak dijawab oleh korban, setelah ditanyai kembali lalu korban menangis sambil memeluk ibunya.

Kemudian ibu korban bertanya lagi “Apakah ada laki-laki yang menggangu kamu nak?” Lalu Korban menceritakan bahwa dirinya telah disetubuhi secara paksa oleh tersangka IW.

Pengakuan korban ini kemudian diceritakan kembali kepada ayah korban (pelapor), lalu ayah korban memanggil IW dan menanyakan masalah ini namun yang bersangkutan tidak mengakuinya.

Atas kejadian ini, pelapor selaku orang tua korban merasa tidak senang lalu melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian di Polres Kampar pada tanggal (22/7) untuk pengusutannya.

Menindaklanjuti laporan ini, Unit 3 Satreskrim Polres Kampar segera memeriksa korban dan saksi-saksi serta memintakan Visum atas korban di RSUD Bangkinang, kemudian Tim melakukan kordinasi dengan pihak RSUD / Dokter pemeriksa, dimana dalam pemeriksaan itu ditemukan kerusakan selaput dara korban.

Berdasarkan kedua alat bukti tersebut, tim yang dipimpin oleh Kanit 3 Ipda Irwandy H. Turnip SH bersama anggota PPA dan Opsnal Satreskrim kemudian mencari Tersangka.

Selanjutnya pada Kamis sore (1/8) didapat informasi bahwa tersangka sedang makan disalahsatu Rumah Makan yang berlokasi di Desa Batu Bersurat Kec. XIII Koto Kampar.

Petugas langsung memburunya dan berhasil mengamankan tersangka, lalu membawanya ke Polres Kampar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP Fajri SH, SIK saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Fajri bahwa tersangka IP alias IW telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, jelasnya.(shm)

Dalam Waktu Dekat Ini, Kompercab PCNU Kampar Akan Digelar

Bangkinang Kota, (TRIBUNRIAU.COM) – Kalau tidak ada aral melintang dalam waktu dekat ini Komprensi Cabang, Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Kampar akan di gelar, mengingat masa jabatan pengurus Desember 2019 ini akan segera berakhir.

Hal ini disampaikan Purwadi Msi, selaku Ketua PCNU Kabupaten Kampar di ruang Sekretaris Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMK Kabupaten Kampar Kamis 1/8/2019, dimana Purwadi Msi juga menjabat selaku Sekretaris Dinas tersebut.

“Memang masa jabatan saya selaku Ketua PCNU Kabupaten Kampar akan berakhir bulan Desember ini, oleh sebab itu saya sudah membentuk Organizing Comite (OC) dengan menunjuk Aripin Sp sebagai Ketua .” Jelas Purwadi

“Selanjutnya saya berharap panitia yang sudah terbentuk agar bisa mempersiapkan segala keperluan Kompercab ini, sehingga pelaksanaan nya nanti juga berjalan dengan sukses sampai terbentuk pengurus yang baru.”lanjut Purwadi.

“Sementara Kompercab nanti akan dihadiri oleh pengurus NU Wilayah Provinsi Riau sekaligus membuka secara resmi Kompercab PCNU Kabuapten Kampar Nantinya”

“Saya berharap agar acara ini berjalan dengan sukses dan harapan saya bulan Februari 2020 pengurus baru sudah terbentuk” Tambah Purwadi.

Sementara Ketua Organizing Comite (OC) Aripin Sp yang sempat dihubungi Tribunriau.com via selulernya 1/8/2019, menyampaikan, bahwa “Pelaksanan Kompercab PCNU Kabupaten Kampar itu akan diselenggarakan setelah masa jabatan pengurus sekarang berakhir, dilaksanakan dikota Bangkinang selama dua hari” jelas Aripin.

“Diperkirakan peserta Kompercab yang akan hadir sebanyak 200 orang, yang bersal dari musyawarah wakil cabang dari 21 Kecamatan se Kabupaten Kampar ” kata Aripin.

“Soal siapa kandidat Ketua PCNU Kabupaten Kampar yang akan maju pada Kompercab besok, sampai saat ini belum ada yang muncul, tapi saya yakin banyak kader NU di Kabupaten Kampar yang mampu menjadi nakoda membawa NU berlayar kearah kemajuan didaerah maupun dikancah Nasional” Tambah Aripin.(shm)

Terbaru

Populer