Beranda blog Halaman 1003

Keluarga Besar Rang Caniago Siap Menangkan KBS

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Hari ini kampanye dialogis paslon nomor urut 3 Kasmarni dan Bagus Santoso (KBS) bersama Keluarga Besar Rang Caniago (KBRC) Kabupaten Bengkalis, di Jl.Zaenal Abidin Gg.Peduli, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (26/10/20).

Acara yang dimulai sekitar pukul 16.00 Wib itu, dipandu oleh Budiman dari LAMR Mandau dan dilakukan doa bersama.

Selaku tuan rumah dan Ketua DPD KBRC Kabupaten Bengkalis Agustiar dalam kata sambutannya yang singkat mengatakan,” Kami nengucapkan terimakasih atas kedatangan ibu Kasmarni beserta rombongan, kami keluarga besar Caniago siap memenangkan KBS,” ucapnya.

Lalu, selaku tokoh masyarakat Zulkarnaen Syam menambahkan, bahwa rang Caniago di Kabupaten Bengkalis, siap memenangkan KBS menjadi bupati dan wakil bupati periode 2021-2026 pada pilkada 9 Desember mendatang.

“KBRC ini sebenarnya sudah lama berkiprah di Kabupaten Bengkalis ini, hanya ada yang kurang yaitu, kantor sekretariatnya, kami mohon kepada bunda Kasmarni bila terpilih nantinya, tolong dibantu, termasuk permintaan dari masyarakat di lingkungan ini, agar memperbaiki jalan yang kurang baik dilingkungan kami, KBS..menang..menang..menang,” tutupnya.

Kemudian Ustadz Darmizal dengan gaya bicaranya yang keras, tegas dan lugas mengatakan, kalau masyarakat yang datang ke acara itu sebenarnya mau membludak, tetapi karena aturan dari KPU yang boleh menyediakan kursi bagi pengunjung hanya 50 kursi.

“Bapak/ibu, kenapa kita memilih Kasmarni, karena beliau sudah mendatangi masyarakat tiap kelurahan, beliau adalah orang Muara Basung suku asli Melayu, berpengalaman dibidang birokrat (karena pernah ASN di kantor gubernur Riau, Camat Pinggir, Disnaker Bengkalis, dan Staf Ahli Bupati Bengkalis).Oleh karena itu bapak/ibu sekalian mari kita pilih calon pemimpin yang ahlinya, jangan kita pilih yang hanya pintar bicara, KBS…menang..menang…menang,” tutupnya.

Kemudian Kasmarni, S.Sos, MMP menjelaskan kepada hadirin tentang visi dan misi KBS kedepan dengan 8 program unggulan, yang dipadukan kedalam kartu KBS. Kartu KBS Pintar adalah untuk dipergunakan anak didik memperoleh beasiswa dan bantuan peralatan sekolah, kartu KBS Kesehatan adalah untuk dipergunakan berobat gratis ke Puskesmas dan Rumah Sakit, KBS Program Pendataan adalah  suatu program data yang akurat bagi masyarakat yang benar-benar mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan program pasar murah yang akan dilaksanakan 3 bulan sekali.KBS Tenaga Kerja adalah akan berusaha menempatkan tenaga kerja tempatan/lokal pada perusahaan dan membuka balai katihan kerja untuk putra/i yang menganggur, agar bisa terampil dan mandiri sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang baru.

“Kemudian KBS Pemberdayaan Perempuan adalah membina suatu kelompok usaha kaum perempuan, dan dibantu modalnya, tujuannya agar bisa menambah pendapatan rumah tangga,” paparnya.

Pada kesempatan itu juga dilakùkan peragaan tata cara mencoblos nomor 3 kertas surat suara, oleh Yeni dan disaksikan Kasmarni dan Ustadz Darmizal serta semua yang hadir

Kampanye dialogis itu dihadiri juga oleh Manuasi Nainggolan, Syaipul Ardi, para pengurus tim relawan KBS, personil polisi, panwaslu kecamatan, dan segenap hadirin (jlr).

Kampanye Dialogis Di Jl.Mataram, Kasmarni Janji Prioritaskan Bangun Jalan

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Paslon nomor urut 3 KBS (Kasmarni dan Bagus Santoso), melakukan kampanye lanjutan di Jl.Mataram/Kejaksaan RT 01 RW 04 Kelurahan Babusalam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Minggu (125/10/20) malam.

Sebelumnya Kasmarni sudah melakukan kampanye di Jl.Cengkeh Kelurahan Babusalam, yang disambut hangat oleh masyarakat setempat dan berjanji memenangkan nomor urut 3 pada pilkada 9 Desember nanti.Dan sebagai oratornya dari tokoh masyarakat setempat yaitu Amrizal dan Ustadz Zaenal, lalu ditambah dengan orasi jurkam Kabupaten Bengkalis Syaipul Ardi.

Sedangkan di Jl.Mataram/Kejaksaan, Hasibuan selaku tokoh masyarakat menyambut baik atas pencalonan Kasmarni di pilkada Bengkalis.” Kami doakan semoga ibu Kasmarni menjadi bupati,” katanya singkat.

Kemudian juru kampanye (jurkam) KBS Ustadz Darmizal, mengajak hadirin agar bersatu mencoblos nomor urut 3 KBS, pada 9 Desember mendatang.

Dengan 3 alasan mengapa memilih Kasmarni. “Pertama, Karena Kasmarni adalah suku asli Melayu putri Mandau-Pinggir, Kedua, Kita tidak mau bupati pindah ke Bengkalis, karena 5 tahun lalu kita sudah ambil dari Mandau-Pinggir, Ketiga, Sudah berpengalaman di birokrat, dimana karirnya pernah pegawai di kantor gubernur Riau, Camat Pinggir, di Disnaker, dan terakhir staf ahli bupati, jabatan ini ditinggalkannya dan dikorbankannya 15 tshun lagi pensiun, demi untuk membangun Kabupaten Bengkalis menjadi bermarwah, maju dan sejahtera,” tutupnya sembari ucapkan yel-yel KBS..nenang…menang…menang, Kasnarni…bupati.

Lalu Kasmarni, S.Sos, MMP mengucapkan terimakasih kepada tim relawan dan semua masyarakat yang hadir, dan memaparkan Visi-Misi KBS dengan 8 program unggulan, diantaranya bahwa bila ia terpilih menjadi bupati, masyarakat Bengkalis gratis berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit.

” Bapak/ibu tidak perlu mengeluarkan uang perobatan lagi, cukup tunjukkan kartu KBS pasti gratis.Kemudian masalah KTP, KK, Akte dan lainnya, akan dipermudah dan cepat pengurusannya.Untuk kaum ibu juga akan dibuat suatu kegiatan dan dibantu permodalannya, tujuan meningkatkan perekonomian rumah tangga,” tuturnya.

“Agar hal itu bisa tercapai bapak/ibu sekalian mulai sekarang sudah menjadi tim sukses untuk membicarakannya kepada sahabat, kerabat, dan tetangga,” harapnya.

Kasmarni juga mengajak hadirin agar berpolitik santun, tidak boleh memaksakan pilihannya kepada orang lain.Kalau orang itu tidak mau memilih calon sesuai keinginan hati, biarkan saja.Tidak usah terlalu mengagung-agungkan seorang calon, nanti kecewa.

“Atau kalau ada orang yang menjelek-jelekkan dan mengejek kita, maafkan saja, apa mungkin dia lebih baik dari kita ?Jangan gara-gara beda pilihan, jadi bermusuhan dengsn tetangga, teman dekat maupun keluarga,” harapnya lagi.

Selanjutnya ada permintaan dari seorang ibu, memohon agar jalan Mataram dan sekitarnya bisa dibangun pemerintah,”Atau kalau bisa sebelum pemilihan, ibu bisa membangun jalan kami,” ucapnya.

Lalu dijawab Kasmarni, bahwa hal itu tidak mungkin, karena dia belum duduk di kursi bupati.”Nanti bisa kena tangkap pihak panwaslu saya bu, nanti kalau saya sudah jadi bupati, akan saya prioritaskan pembangunan jalan Mataram ini bu.Sebenarnya Pemkab Bengkalis belum bisa membangun infrastruktur, karena dananya diprioritaskan penanggulangan bahaya Covid-19,” pungkasnya.

Tampak hadir diacara itu, Syaipul Ardi, Ustadz Darmizal, Ustadz Zaenal, tokoh masyarakat, personil polisi, babinsa, Panwaslu Mandau, dan segenap hadirin.(jlr)

Berkunjung ke Kelurahan Tanjung Kapal, Cabup Kadarismanto Disambut Meriah

RUPAT, Tribunriau- Calon Bupati Bengkalis Kadarismanto disambut meriah saat berkunjung ke Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat Kabupaten Bengkalis, Minggu (25/10/20).

Kadarismanto yang berpasangan dengan Iyet Bustami ini diusung oleh PDI Perjuangan dan PKB, salah seorang anggota DPRD Bengkalis dari fraksi PDIP, Fery Situmeang mengucapkan banyak terimakasih atas sambutan meriah dari warga Tanjung Kapal.

“Terimakasih kepada masyarakat Tanjung Kapal yang telah menyambut kehadiran kami, mohon maaf atas keterlambatan kami,” ujar Fery membuka kata sambutan.

Disampaikan Fery, demi membangun Bengkalis kedepan, Kadarismanto rela mengorbankan jabatannya saat ini, yaitu Wakil Ketua DPRD Bengkalis 2 periode.

“Inilah perjuangan calon kita, bapak
Kadarismanto, dimana beliau hari ini mengorbankan jabatan yang selama ini menjadi wakil DPRD kabupaten Bengkalis, sudah 2 periode, tetapi mengingat suasana kabupaten kita selama ini kurang nyaman, kurang mengena di hati masyarakat, khususnya Bengkalis, Pak Kadarismanto adalah satu-satunya putra Rupat yang pertama dalam sejarah pilkada kabupaten Bengkalis berani tampil, inilah putra Rupat kita, putra yang terbaik yang berani tampil tanpa memikirkan diri sendiri,” ujar Fery.

“Bagaimana kabupaten Bengkalis dan Pulau Rupat lebih maju, lebih sejahtera dan memikirkan serta bagaimana nantinya masyarakat kita boleh bersama menikmati dan sangat nyaman,” tambah Fery.

Kabupaten Bengkalis kita ini, lanjut Fery, pengelolaannya kurang sempurna, mudah-mudahan hadirnya bapak calon bupati Kedarismanto ini dapat membuat Bengkalis menjadi lebih baik.

“Kita dengar sama-sama bagaimana misi visi calon bupati kita,” pungkas anggoda DPRD Bengkalis Fery Situmeang sambil mempersilahkan Kadarismanto untuk menyampaikan sambutan.

Sebelum menyampaikan visi dan misinya, Kadarismanto juga mengucapkan terimakasih kepada warga yang begitu antusias.

Menyambung pembicaraan Fery Situmeang, Kadarismanto mengatakan bahwa pembangunan Bengkalis tampaknya memang sedikit mandek, terlebih dalam kondisi pandemi ini.

“Apa yang sudah disampaikan pak Fery Situmeang, saya pada tahun ini sudah 2 periode menjabat sebagai wakil ketua DPRD Bengkalis, tetapi pada pilkada ini saya berfikir-fikir, perjalanan 5 tahun terakhir ini,
Itu jangankan Rupat, kabupaten Bengkalis saja tidak jalan,” ungkapnya.

“Ditambah lagi dengan musibah pandemi Covid-19, maka semakin parah situasi, mulai dari pendapatan masyarakat yang terus menerus menurun, sampai juga pendapatan daerah terus menurun, semua program yang direncanakan itu batal, kemudian tak dapat dilaksanakan, ini menjadi perhatian kita bersama,” tambah Kadarismanto.

Dijelaskannya, ia prihatin melihat kondisi Pulau Rupat ini, sebelum Covid, masih ada waktu 3 tahun, tapi Rupat juga tidak menjadi salah satu proritas untuk disegerakan pembangunannya.

“Tentu yang kita harapkan pembangunan itu dapat mendorong pertumbuhan masyarakat, pertumbuhan masyarakat ini penting mulai dari Infrakstruktur, hingga persoalan yang lain,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, pelayanan kesehatan dan pendidikan masih lemah, adapun program terobosan yang pertama kita selesaikan adalah Jalan Lingkar Batu Panjang Titi Akar, Teluk Tungku masuk ke Tanjung Hutan Samak, Wilayah Lingkar lingkar timur, Pangkalan nyirih, Tanjung medang, di sungai injab, ada yang di Mesim.

Terkait masalah roro, kata Kadarismanto, penyeberangan yang di sebelah bukan satu badan dengan Bengkalis, makanya selalu ada masalah, dalam misi visi Kadarismanto, pihaknya akan membangun satu roro Tanjung Teguh ke Tanjung Leban, supaya arah ke Bengkalis, Pekanbaru, Pelalawan sampai lintas timur sumatera pakai roro.

Selain itu, pihaknya juga akan menerbitkan kartu KDI Bengkalis sejahtera, KDI Bengkalis sehat, KDI Bengkalis Pintar.

“Menuntaskan pembangunan infrakstruktur daerah yang merata dan berkeadilan, mengembangkan infrakstruktur perkotaan yang mengarah kepada kota layak huni, meningkatkan perekonomian daerah pemberdayaan masyarakat dan ekonomi
Pedesaan berbasis potensi lokal dengan menjamin terselenggaranya pembangunan yang berkelanjutan dan masih banyak yang lain,” papar calon Bupati Bengkalis Kadarismanto.

Turut hadir dalam acara tersebut, tokoh agama, tokoh pemuda, RT, RW, Panwaslu,
Babinsa dan Babinkamtibmas Tanjung Kapal, serta tokoh masyarakat Rupat.

Penulis:Johanes Mangunsong

Polda Riau Kembali Berhasil Ungkap 36 Kg Sabu dan Amankan 5 Tersangka

Pekanbaru – Polda Riau kembali ukir prestasi dalam pengungkapan peredaran Narkoba.
Pada kasus pertama amankan 2 pelaku dan BB sabu 20 kg.

Berawal hari Senin (12/10) sekira jam 08.20 wib Tim melakukan pengejaran terhadap sebuah Mobil Avanza warna putih Plat BM 1236 RX dengan dua orang tersangka,saat mobil dihadang oleh tim, kedua tersangka melarikan diri masuk ke dalam hutan (meninggalkan mobil), kemudian dilakukan penggeledahan mobil dan ditemukan 3 (tiga) buah tas ransel berisikan sabu ± 20 kg.

Setelah 3 hari tim melakukan pengejaran, pada hari Kamis (15/10) tim menemukan posisi kedua tersangka berada di Pulau Rupat Kab Bengkalis dan berencana akan melarikan diri ke Malaysia secara ilegal.

Kemudian tim melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan kedua tersangka. Pada saat pengembangan ke Dumai tersangka berusaha melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur terhadap kedua tersangka lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polres Dumai.

Setelah mendapatkan penanganan medis kedua tersangka kemudian dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan.

Dari tersangka berinitial AG dan SY, petugas berhasil mengamankan 20 ( dua puluh ) bungkus Besar berisikan Narkotika Jenis Sabu, 1 ( satu ) unit mobil avanza warna putih BM 1236 RX, 1 ( satu ) buah tas sandang berisikan 1 unit Hp dan kartu nomer Hp.

Pada kasus kedua, Tim berhasil amankan 16 kg sabu dan 2 (dua) orang tersangka setelah keduanya berusaha kabur dari kejaran petugas.
Begitu mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi narkoba jenis sabu di wilayah Kota Pekanbaru pada Jumat (23/10) sore sekitar jam 16.00 wib, tim dari Direktorat Narkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk mengetahui transaksi tersebut.

Selanjutnya sekitar jam 19.00 wib tim melihat mobil yang mencurigakan dimana di dalamnya ditengarai terdapat dua orang, mobil yang berjenis Opel Blazer warna Hitam plat nomer BM 1306 VW yang berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran dan tindakan tegas tembakan kearah mobil dan melukai tersangka.

Kejadian tersebut berawal dari tersangka HW, (51) Wiraswasta yang beralamat di jalan Permata Perum. Villa Permata Indah Blok E No. 25 ditelpon oleh seorang bernama HR (yang saat ini telah ditetapkan sebagai DPO) untuk mengambil sabu di jalan Parit Indah Pekanbaru.

Kemudian tersangka HW menelepon tersangka IZ, (55 Tahun) yang beralamat di jalan Arifin Ahmad Gang Merpati untuk ikut menjemput barang di jalan Parit Indah.
Kemudian tersangka IZ (mengendarai mobil Blazer hitam BM 1306 VW), datang ke rumah tersangka HW untuk menjemput barang.

Selanjutnya kedua tersangka berangkat menuju jalan Parit Indah dan setiba disana, sebuah motor Honda mendekati mobil dan pria yang di bonceng langsung memberikan dua tas ransel diduga berisikan sabu ke dalam mobil Blazer.

Para pelaku diduga mengatahui adanya petugas sedang mengintai, sehingga Mobil Blazer melarikan diri. Kemudian dilakukan pengejaran oleh petugas hingga dilakukan tindakan tegas dengan melakukan tembakan beberapa kali ke dalam mobil dari arah sebelah kanan untuk menghentikannya. Namun mobil tersangka terus berupaya kabur, hingga menabrak beberapa kendaraan lain.
Pada mobil berhadil dihentikan di jalan Soekarno Hatta/Arengka (tepatnya di depan Showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru), dan petugas berhasil menangkap para tersangka beserta barang bukti narkoba jenis sabu dalam kemasan teh.

Dari kedua tersangka, tim mengamankan Barang bukti berupa 16 (enam belas) bungkus besar yang berisikan Narkotika jenis Sabu dan 2 (dua) tas ransel warna Hitam dan Coklat, 1 (satu) unit Mobil jenis Opel Blazer warna Hitam BM 1306 VW serta 2 (dua) Handphone dengan rincian Iphone warna Silver dan Samsung android warna hitam.

Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun.

Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH SIK MSI mengatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pengungkapan peredaran narkoba diwilayah hukum Polda Riau.

“Terimakasih saya sampaikan kepada masyarakat yang telah memberikan informasi berharga ini sehingga bisa kita tindaklanjuti dengan pengungkapan kasus ini. Polda Riau bersama seluruh jajaran akan terus melakukan upaya pengungkapan peredaran narkoba ini”, ungkap Agung.

“Kita tau dari 3200 orang yang ditahan, 2100 diantaranya adalah para pelaku narkoba, pengungkapan narkoba tidak bisa dilakukan dengan pelan, tapi dengan agresif dan lebih tegas lagi. Saya akan berlari untuk pengungkapan narkoba, Dan melalui Tim Harimau Kampar saya memperingatkan para pelaku saya akan kejar sampai dimanapun, termasuk saudara Heri untuk segera menyerahkan diri. dan kami komitmen untuk proses hukum bagi para tersangka narkoba dilakukan secara profesional sehingga para tersangka akan mendapatkan hukuman yang maksimal”, lanjut mantan Dir Tipidter tersebut.

Disinggung tentang dugaan keterlibatan oknum, Kapolda yang dekat dengan media ini menjawab dengan tegas.

“Sekarang bukan (anggota) lagi”, tegas Agung sambil memastikan proses hukum bagi yang bersamgkutan baik hukuman internal maupun hukum pidananya.

“Saya berharap Hakim akan memutuskan hukuman yang layak para pengkhianat bangsa ini”, tutup jenderal yang sarat prestasi ini. (rilis)

Masyarakat Duri Timur Siap Menangkan KBS

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Kembali datang dukungan dari masyarakat Kelurahan Duri Timur, kepada paslon nomor urut 3 Kasmarni dan Bagus Santoso (KBS) untuk duduk di kursi bupati dan wakil bupati pada pilkada 9 Desember mendatang, dilakukan pada kampanye dialogis di 3 tempat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (24/10/20).

Pada kegiatan kampanye di 3 titik/tempat tersebut, Kasmarni, S.Sos, MMP yang hadir, sedangkan Bagus Santoso kampanye di Pulau Rupat.

Kampanye kedua di Jl.Alhamrah Gg.Istiqomah, salah satu tokoh masyarakat Nofri Syahrizal mengatakan, kalau kegiatan kampanye Kasmarni di Kelurahan Duri Timur ada 3 titik/tempat,” tadi pagi di RW 06, dan sekarang di RW 04 dan nanti di Jl.Ampera RW 05,” sebutnya.

Menurutnya perjuangan masyarakat dan RT untuk pembangunan di lingkungannya patut diperhitungkan, termasuk Jalan Baru akan diaspal.

Andi Pahlefi anggota DPRD Bengkalis dari  Gerindra, mengajak semua masyarakat di RW 04 untuk memenangkan KBS, kemudian selaku anggota dewan, nantinya bila terpilih Kasmarni menjadi bupati, akan mengawal dan mengìngatkan Kasmarni untuk memperhatikan pembangunan di wilayah itu.

“Untuk itu, mari saudara, bapak/ibu sekalian agar tanggal 9 Desember mendatang kita pergi ke TPS memilih nomor urut 3,” katanya.

Sementara Ustadz Syamsir Hasibuan selaku jurkam (juru kampanye), dengan orasinya mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak asal terima gosip ataupun ucapan orang yang mengandung unsur fitnah dan menjelek-jelekkan paslon nomor urut 3.

“Yang bersih, baik itu bukan kita sendiri yang menilai, tetapi Allahlah yang menilai.Dan Kasmarni kalau memang tidak bersih, 5 partai pengusung (PAN, Gerindra, Demokrat, Nasdem dan PBB) tidak akan mau mengusungnya.Tetapi, dengan melalui proses yang panjang dan dengan penilaian-penilaian yang panjang terhadap semua calon, maka ke 5 partai tersebut menjatuhkan pilihan kepada Kasmarni menjadi calon bupati,” sebutnya.

“Oleh karena itu, kepada bapak/ibu sekalian, jangan ragu-ragu, dengan hati yang tulus iklas, pada 9 Desember nanti datang berbondong-bondong ke TPS coblos nomor 3,” harapnya, dan disambut teriakan hadirin “KBS…menang…menang….menang.”

Begitu pula Kampanye Kasmarni di titik/tempat ke 3 di Jl.Ampera RW 05, masyarakat yang hadir dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19, berjanji dengan satu hati memenangkan Kasmarni menjadi bupati pada Pilkada 9 Desember mendatang.

Kasmarni pada kesempatan itu, memohon dengan tulus agar masyarakat di Duri Timur benar-benar satu hati memilih nomor urut 3 pada pilkada 9 Desember mendatang.Dan berjanji akan menampung semua aspirasi masyarakat.Serta akan memimpin Kabupaten Bengkalis seperti kasih seorang ibu kepada anaknya.

Dengan memaparkan Visi dan Misi KBS yaitu, mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang bermarwah, maju dan sejahtera, serta 8 program unggulan yaitu, 1.Bantuan keuangan 1 milyar per kecamatan, perkelurahan dan perdesa, 2.Perempuan berdaya keluarga sejahtera, 3.Beasiswa pendidikan khusus dan berprestasi, 4.Akses jaminan sosial dan kesehatan total bagi masyarakat, 5.Optimalisasi pelayanan transportasi antar pulau, 6.Menjadikan wisma daerah menjadi rumah aspirasi, 7.Pelayanan sistem kependudukan berbasis mobile, 8.Stimulus ekonomi bagi pekerja sektor informal seperti, buruh, petani, peternak, nelayan dan lain-lain, peningkatan lapangan pekerjaan dan penerapan tekhnologi serta inovasi  bidang perekonomian.

“Untuk newujudkan hal itu, kami harap bapak/ibu bekerjalah dengan tulus iklas untuk membicarakannya kepada tetangga, saudara mara, teman dekat dan lainya, bahwa ada calon bupati kita, satu-satunya seorang perempuan yang lahir di Siak serta berkiprah di Kabupaten Bengkalis,” harapnya.

Kasmarni juga mengingatkan kepada hadirin, agar melakukan politik santun, saling menghargai dan menghormati pilihan orang lain.

“Jangan gara-gara pilkada, yang bertetangga, bersaudara dan berteman erat menjadi bermusuhan,” ungkapnya.

Tampak hadir di acara itu, Sabarman Damanik, Manuasi Nainggolan, Ustadz Darmizal, Ustadz Syamsir Hasibuan, Yefri Ornando, Nanang Harianto, Andi Pahlefi, Syaipul Ardi, para tim relawan lainnya, personil polisi 4 orang dan unsur TNI 1 orang, Panwascam Mandau 3 orang, dan puluhan masyarakat.(jlr)

Polda Riau Kembali Berhasil Ungkap 36 Kg Shabu Dan Amankan 5 Tersangka, Salah Satunya Berpangkat Kompol

Pekanbaru, Tribunriau – Keseriusan Kapolda Riau Irjenpol Agung Setia Imam Efendi, SIK, SH, M.Si pada masa jabatannya untuk memberantas peredaran narkoba di Riau patut diacungkan jempol.Dimana Polda Riau kembali ukir prestasi dalam pengungkapan peredaran Narkoba jenis Shabu seberat 36 kg dan mengamankan 5 tersangka, salah satunya berpangkat Komisaris Polisi selaku Kasi Ident Dirreskrimum Polda Riau.

Pada kasus pertama diamankan 2 pelaku dan BB shabu 20 kg. Berawal hari Senin (12/10) sekira jam 08.20 wib, Tim Opsnal Polda Riau melakukan pengejaran terhadap sebuah mobil Avanza warna putih Plat BM 1236 RX dengan dua orang tersangka, saat mobil dihadang oleh tim, kedua tersangka melarikan diri masuk ke dalam hutan (meninggalkan mobil), kemudian dilakukan penggeledahan mobil dan ditemukan 3 (tiga) buah tas ransel berisikan shabu ± 20 kg. Setelah 3 hari Tim Opsnal melakukan pengejaran, pada hari Kamis (15/10) tim menemukan posisi kedua tersangka berada di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis dan berencana akan melarikan diri ke Malaysia secara ilegal. 

Kemudian tim melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan kedua tersangka. Pada saat pengembangan ke Dumai, tersangka berusaha melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur terhadap kedua tersangka lalu dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polres Dumai. Setelah mendapatkan penanganan medis kedua tersangka kemudian dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Riau untuk dilakukan pemeriksaan.

“Dari tersangka berinisial AG dan SY, petugas berhasil mengamankan 20 ( dua puluh ) bungkus Besar berisikan Narkotika Jenis Sabu, 1 ( satu ) unit mobil avanza warna putih BM 1236 RX, 1 ( satu ) buah tas sandang berisikan 1 unit Hp dan kartu nomer Hp,” kata Kapolda didampingi Wakapolda, Dit Res Narkoba, Dit Reskrimum, dan Kabid Humas Kombespol Sunarto saat press release di Mapolda Riau, Sabtu (24/10/20).

Dilanjutkannya lagi, pada kasus kedua, Tim Opsnal berhasil amankan 16 kg shabu dan 2 (dua) orang tersangka,  setelah keduanya berusaha kabur dari kejaran petugas. Begitu mendapatkan informasi bahwa akan ada transaksi narkoba jenis shabu di wilayah Kota Pekanbaru, pada Jumat (23/10) sore sekitar jam 16.00 wib,  tim dari Direktorat Reskrim Narkoba langsung bergerak melakukan penyelidikan untuk mengetahui transaksi tersebut. 

Selanjutnya sekitar jam 19.00 wib, tim melihat mobil yang mencurigakan dimana di dalamnya ditengarai terdapat dua orang, mobil yang berjenis Opel Blazer warna Hitam plat nomer BM 1306 VW, yang berhasil diamankan setelah dilakukan pengejaran dan tindakan tegas tembakan kearah mobil dan melukai tersangka.

Kejadian tersebut berawal dari tersangka HW, (51) Wiraswasta yang beralamat di jalan Permata Perum. Villa Permata Indah Blok E No. 25, ditelpon oleh seorang bernama HR (yang saat ini telah ditetapkan sebagai DPO) untuk mengambil shabu di jalan Parit Indah Pekanbaru. Kemudian tersangka HW menelepon tersangka IZ (55 ) berpangkat Kompol, yang beralamat di jalan Arifin Ahmad Gang Merpati untuk ikut menjemput barang di jalan Parit Indah.Kemudian tersangka IZ (mengendarai mobil Blazer hitam BM 1306 VW), datang ke rumah tersangka HW untuk menjemput barang.

“Selanjutnya kedua tersangka berangkat menuju Jalan Parit Indah dan setiba disana, sebuah motor Honda mendekati mobil dan pria yang di bonceng langsung memberikan dua tas ransel diduga berisikan shabu ke dalam mobil Blazer,” ujar Kapolda.

Diteruskannya, para pelaku diduga mengatahui adanya petugas sedang mengintai, sehingga Mobil Blazer melarikan diri. Kemudian dilakukan pengejaran oleh petugas hingga dilakukan tindakan tegas dengan melakukan tembakan beberapa kali ke dalam mobil dari arah sebelah kanan untuk menghentikannya. Namun mobil tersangka terus berupaya kabur, hingga menabrak beberapa kendaraan lain. Akhirnya mobil berhasil dihentikan di Jalan Soekarno Hatta/Arengka (tepatnya di depan Showroom Arengka Auto Mall Pekanbaru), dan petugas berhasil menangkap para tersangka beserta barang bukti narkoba jenis shabu dalam kemasan teh.

Dari kedua tersangka, tim mengamankan barang bukti berupa 16 (enam belas) bungkus besar yang berisikan Narkotika jenis Shabu dan 2 (dua) tas ransel warna Hitam dan Coklat, 1 (satu) unit Mobil jenis Opel Blazer warna Hitam BM 1306 VW, serta 2 (dua) Handphone dengan rincian Iphone warna Silver dan Samsung android warna hitam.

“Para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) UU RI NO 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan Ancaman Hukuman mati atau penjara paling singkat 5 (lima) tahun, paling lama 20 (dua puluh) tahun,” ungkap Kapolda.

 Irjen Agung Setia Imam Effendi menegaskan, bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pengungkapan peredaran narkoba diwilayah hukum Polda Riau.

“Terimakasih saya sampaikan kepada masyarakat yang telah memberikan informasi berharga ini, sehingga bisa kita tindaklanjuti dengan pengungkapan kasus ini. Polda Riau bersama seluruh jajaran akan terus melakukan upaya pengungkapan peredaran narkoba ini,” ujar Kapolda.

“Kita tau dari 3200 orang yang ditahan, 2100 diantaranya adalah para pelaku narkoba, pengungkapan narkoba tidak bisa dilakukan dengan pelan, tapi dengan agresif dan lebih tegas lagi. Saya akan berlari untuk pengungkapan narkoba, Dan melalui Tim Harimau Kampar saya memperingatkan para pelaku saya akan kejar sampai dimanapun, termasuk saudara Heri untuk segera menyerahkan diri, dan kami komitmen untuk proses hukum bagi para tersangka narkoba dilakukan secara profesional, sehingga para tersangka akan mendapatkan hukuman yang maksimal,” imbuh mantan Dir Tipidter tersebut.

Disinggung tentang dugaan keterlibatan oknum polisi yang berpangkat Kompol itu, Kapolda yang dekat dengan media ini menjawab dengan tegas.

“Sekarang bukan (anggota) lagi, dan memastikan proses hukum bagi yang bersangkutan, baik hukuman internal maupun hukum pidananya. Saya berharap Hakim akan memutuskan hukuman yang layak para pengkhianat bangsa ini,” tegas Kapolda.(jlr/hms).

PT Pelindo 1 Cabang Dumai Kembali Bantu Bahan Disinfektan untuk 4 Kelurahan

DUMAI,- Awal Oktober 2020 Minggu pertama, Pelindo 1 Cabang Dumai bergerak terus memperhatikan lingkungan di sekitar Pelabuhan, mengingat situasi pandemi covid-19 belum berakhir, maka Perusahaan di bidang jasa kepelabuhan ini terus berkordinasi dengan pihak Kelurahan mengenai situasi pandemi covid-19 dan kebutuhan partisipasi untuk bersama memutuskan mata rantai penyebaran covid-19.

Hasil pantauan dari Humas Pelindo, bahwa info dari Kelurahan saat ini memerlukan kerjasama Pelindo 1 Cabang Dumai terkait kebutuhan bahan baku untuk pembuatan disinfektan guna untuk memutuskan penyebaran virus covid19.

Aksi dari PT Pelindo 1 Cabang Dumai menyalurkan bahan baku disinfektan untuk 4 (empat) Kelurahan di sekitar Pelabuhan, mulai dari Kelurahan Teluk Binjai, Kelurahan Buluh Kasab, Kelurahan Dumai Kota dan Kelurahan Laksamana, sebagaimana bahan-bahan baku untuk campuran disinfektan guna penyemprotan antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19 dimaksud.

“Terimakasih atas perhatian dan kerjasama Pelindo yang berkesinambungan dalam rangka upaya memutus mata rantai pandemi covid-19 ini,” ujar Lurah Buluh Kasap yang akrab dipanggil Ganda sewaktu secara langsung menerima paket bantuan bahan baku disinfektan tersebut.

General Manager PT Pelindo 1 Cabang Dumai yang diwakili oleh Manager Umum Farid Chairmawan mengatakan bahwa hal tersebut sudah merupakan tanggung jawab bersama.

“Ini sudah merupakan tanggungjawab kita bersama untuk giat dan fokus dalam upaya memutus mata rantai virus yang sedang marak ini, kita berharap semoga dengan bantuan ini dapat kita rasakan bersama hasilnya untuk mencegah virus ini tidak berkembang lagi,” pungkasnya. (rilis)

Polres Dumai Penyuluhan Protokol Kesehatan dan “Dumai Damai Dumai Kondusif” di PT Pelindo I Cabang Dumai

DUMAI,- Hampir selama 6 (enam) bulan rakyat Indonesia menggunakan masker dampak dari wabah virus covid-19 dan berbagai macam upaya dilakukan untuk memutuskan ekosistem virus yang berbahaya ini.

Kota Dumai juga termasuk salah satu daerah yang terkena imbas pandemi covid-19, penyebaran yang terjadi cukup menyita waktu, pikiran dan tenaga sebagaimana instansi Pemerintah Daerah, unsur Forkopimda dan elemen pemerintah lainnya yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 Kota Dumai terus melakukan berbagai upaya dengan mensosialisasikan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19 di Kota Dumai.

Kamis 22 Oktober 2020, gerakan aksi nyata yang dilakukan oleh Polres Kota Dumai di Kantor PT Pelindo I (Persero) Cabang Dumai terhadap perwakilan dari setiap divisi pegawai Pelindo I Cabang Dumai mengikuti paparan penyuluhan yang diberikan oleh Polres dan secara lansung dilakukan oleh Waka Polres Kompol Ernis Sitinjak SH SIK didampingi Kasat Intel serta beberapa orang tim jurnal dari Polres Dumai.

Pemaparan tentang pentingnya menjaga kesehatan agar terhindar dari wabah covid-19 seperti pakai masker, jaga jarak, sering mencuci tangan serta meningkat imun tubuh melalui asupan vitamin serta lakukan kegiatan olahraga yang teratur, istirahat yang cukup sehingga dapat terhindar dari potensi virus covid-19.

Selama hampir 30 menit penyuluhan di suguhkan kepada perwakilan setiap divisi aryawan PT Pelindo I Cabang Dumai. Selesai dari paparan tentang pentingnya Protokol Kesehatan, Waka Polres sempat juga mengingatkan tentang situasi poltik yang mulai menghangat mengingat adanya isu-isu UU Cipta Kerja dibarengi pula dengan akan adanya Pemilihan Kepala Daerah secara serentak di wilayah Indonesia, maka Waka Polres juga memberikan penyuluhan mengenai perlu bijak dan arif bagi kita semua untuk menjaga kondisi Kota Dumai aman dan kondusif, ungkap Waka Polres.

Kegiatan yang dihadiri sebanyak 20 orang mulai dari tingkat pejabat struktural dan Staf Pelaksana berjalan dengan lancar, yang dipimpin oleh Deputi General Manager PT Pelindo I Cabang Dumai Jonatan Ginting mewakili General Manager menyampaikan harapan kiranya kegiatan ini dapat dimaknai dan diresapi agar bermanfaat bagi kita semua, ucap Deputi GM.

Di akhir penyuluhan, Waka Polres menghadiahkan souvenir untuk dua orang pegawai PT Pelindo yang dinilai taat dan konsisten dalam implementasi protokol kesehatan Covid-19, dan juga souvenir “Dumai Damai Dumai Kondusif” bagi seluruh pegawai yang mengikuti kegiatan dimaksud. (rilis)

Rosmansyah Hadir Ditengah Tengah Pedagang Pasar Bakti Minta Infrastruktur Dibenahi

Rosmansyah dipeluk pedagang rindu sosok pemimpin yang Kreatif, Energik dan Nyata (Keren)
Rosmansyah dipeluk pedagang rindu sosok pemimpin yang Kreatif, Energik dan Nyata (Keren)

ASAHAN, Tribunriau. Pedagang adukan keluhan kepada Rosmansyah yang datang bersama istri Anisa Pulungan ke pasar bakti terkait jalan didalam pasar rusak dan becek akibat buruknya saluran drainase yang berakibatkan pembeli enggan masuk kedalam pasar untuk berbelanja.

Hal itu disampaikan salah seorang pedagang daging bernama Irma yang sudah tahunan berjualan daging didalam pasar bakti tersebut.

“Kami berharap terpilihnya pak Rosmansyah nanti dapat mewujudkan harapan para pedagang pasar bakti ini. Jalan pasar yang pecah pecah dan drainase yang selalu tumpat tidak sesuai bangunan parit dengan bobot air buangan sehingga menimbukan becek serta menimbulkan aroma yang tak sedap, gimana pembeli mau masuk kedalam berbelanja”, ujar Irma.

Seorang pedagang tunjukan tiga jari sebagai dukungan siap menangkan RosWin diikuti Rosmansyah bersama istri Anisa Pulungan
Seorang pedagang tunjukan tiga jari sebagai dukungan siap menangkan RosWin diikuti Rosmansyah bersama istri Anisa Pulungan

Menyahuti keluhan para pedagang tersebut, Rosmansyah STP yang berpasangan dengan Hj.Winda Fitrika atau yang dikenal dengan sebutan RosWin merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan nomor urut 3 (tiga) menyatakan, bahwa akan melakukan perbaikan dan perubahan total terkait pengolaan pasar dengan membentuk dinas tertentu yaitu Dinas Pasar, yang targetnya tak ada lagi pedagang tidak mempunyai kios di pasar dengan tertata, nyaman, rapi dan bersih.

“Insya Allah apabila menang, maka 8 bulan kepemimpinan kami, jalan dan drainase di dalam pasar akan kita perbaiki”, ujar Rosmansyah.

Kemudian Rosmansyah menghimbau kepada seluruh masyarakat Asahan untuk menggunakan hak suara (pilih) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

“Jangan lupa pilih Roswin, coblos nomor 3”, ujar Rosmansyah disela sela pedagang yang menyapanya.

Pantauan dilokasi, rasa antusias pedagang terlihat saat kehadiran Rosmansyah saat menyambangi para pedagang, sembari melakukan tanyajawab terkait tingkat pembelian di Pasar Bakti Kisaran. (tec)

dr Sunaryo Silaturahmi dengan Warga Solok Kota Dumai

DUMAI, Tribunriau- Anggota DPRD Provinsi Riau, dr Sunaryo bersilaturahmi dengan warga Solok Saiyo Sakato (S3) yang berada di Kota Dumai, Sabtu (24/10).

Silaturahmi itu juga dalam rangka menyampaikan dan mensosialisasikan peraturan daerah Provinsi Riau serta reses.

Dalam sosialisasinya, dr Sunaryo mengatakan APBD Provinsi Riau saat ini fokus menangani masalah covid-19 yang saat ini angknya terus meningkat.

Terkait pembangunan, jelas Sunaryo, Dumai – Pekanbaru saat ini sudah dihubungkan oleh Jalan Tol, hal ini tentunya harus disiapkan oleh masyarakat Dumai.

“Hanya butuh 2 jam ke Pekanbaru, kita harus siap bersaing, khususnya dalam hal ekonomi, harus bisa melihat peluang,” ujarnya.

Anggota DPRD dari PAN tersebut juga memboyong mantan Anggota DPRD Dumai yang kini juga maju sebagai Calon Wakil Walikota Dumai, Zainal Abidin, SH.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Ketua Pemuda S3 Jalan Siderejo Gg. Muria ini dihadiri puluhan warga Solok yang sudah lama menetap di Kota Dumai dan acara berakhir sekitar pukul 17.28 WIB. (isk)

Terbaru

Populer