Calon Wakil Bupati Asahan Hj.Winda Fitrika bersama warga Desa Silo Baru tunjuk 3 jari siap menangkan RosWin di Pilkada 2020
ASAHAN, Tribunriau. Calon Wakil Bupati Asahan, Hj.Winda Fitrika berwisata ke daerah Wisata Alam Mangrove yang berada di Dusun 10, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumut, Sabtu (31/10/2020).
Kehadiran Hj.Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang adalah ingin melihat langsung wisata mengrove Desa Silo Baru dan mendapat sambutan dari warga dan pengurus kelompok tani hutan mangrove. Dimana sebelumnya warga setempat telah mengetahui latar belakang Hj.Winda Fitrika ini, sehingga banyak masyarakat menyampaikan keinginan terhadap perkembangan wisata hutan mangrove tersebut.
Warga Desa Silo Baru meminta pada Hj.Winda Fitrika sebagai Calon Bupati Asahan untuk membina dan perhatian agar wisata alam mangrove lebih dikenal.
“Kehadiran Ibu Winda dapat menjadi langka untuk kembali mengulangi perhatian yang telah diberikan oleh Almarhum Pak Taufan kepada kami selaku warga Desa Silo Baru ini. Dimana tidak kami dapatkan lagi perhatian itu, semoga wisata ini dapat terperhatikan dengan serius hingga terus tertata lebih baik dan kami doakan Ibu dan calon Bupatinya menang dalam Pilkada 2020 ini”, ujar Paimun.
Menanggapi hal itu Hj.Winda Fitrika yang merupakan calon Wakil Bupati Asahan nomor urut 3 ini mengucapkan terima kasih dan meminta doa juga dukungannya hingga nanti dapat memenangkan pilkada ini.
“Insyallah apa yang menjadi kenangan baik dan beberapa pembangunan diera almarhum waktu itu dapat kita teruskan dan melaksanakan pembangunan yang lebih baik lagi untuk warga Desa Silo Baru”, ucap Winda dengan rasa terharu karena masih banyak warga yang mengingat kebaikan Almarhum Taufan Gama Simatupang saat memimpin Kabupaten Asahan.
Pasangan Calon (Paslon) yang dikenal dengan panggilan RosWin nomor urut 3 (tiga), merupakan calon Bupati dan Wakil Bupati Asahan (Rosmansyah, STP dan Hj.Winda Fitrika) periode 2021-2024 yang akan bertarung dalam Pilkada 9 Desember 2020. (tec)
ROHIL,Tribunriau – Pasangan Calon Bupati dan wakil Bupati kabupaten Rokan Hilir Afrisal sintong dan H.Sulaiman (AMAN) Nomor urut 4 mengatakan, Jika terpilih menjadi Bupati akan dirikan balai latihan kerja (BLK).
” Kami akan dirikan Balai Latihan kerja untuk Anak – Anak kita dan nanti akan kita salurkan keperusahaan minyak yang ada di kabupaten Rokan Hilir,” kata calon Bupati Rohil Afrizal Sintong, jumat (30/10/20) pada kampanye Dialogis di kecamatan Batu Hampar.
Untuk Tamatan SMA dan Sarjana tak dapat bekerja nanti, jelas Dia, akan dilatih di BLK dan akan disalurkan keperusahaan minyak yang ada di kabupaten Rokan Hilir.
” Kami akan buka lapangan pekerjaan untuk Anak – Anak kita yang ada dikabupaten Rokan Hilir ini dan kami tidak akan pandang dari suku apa dia, baik itu suku melayu, jawa, batak, bugis, minang dan suku lainya yang penting Dia punya KTP kabupaten Rokan Hilir ,”tegas Afrizal. (hen)
Bengkalis (Bathin Solapan),Tribunriau – Di hari ke 3 dalam minggu ini, Kasmarni, S.Sos, MMP kampanye dialogis yang banyak menadapat dukungan dari kalangan suku Jawa dan Batak Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (29/07/20).
Yel-yel KBS menang..menang…menang, Kasmarni..bupati dan coblos nomor…3, selalu dikumandangkan oleh tokoh masyarakat setempat dan para juru kampanye (jurkam) KBS.
Di Jalan Swadaya, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, kegiatan kampanye yang dihadiri mayoritas suku Jawa, dengan semangat menyatakan siap memenangkan paslon KBS (Kasmarni dan Bagus Santoso) menjadi bupati dan wakil bupati periode 2021-2026 dan berjanji mencoblos nomor 3 pada 9 Desember mendatang.
Melalui tokoh masyarakat setempat Pariadi, meminta kepada Kasmarni, agar jalan mereka diperbaiki dan bantuan untuk musallah. “Kalau sudah duduk ibu Kasmarni nanti di kursi bupati, tolong diperhatikan dan dibangun jalan kami ini mulai dari simpang KM 10 sampai kesini, dan juga mussallah kami disini tolong dbantu kekurangannya,” ucap Pariadi.
Selanjutnya, kampanye berpindah ke Jl.Utama RT 02/RW, Desa Sebangar masyarakatnya mayoritas suku Batak.Yang juga menyatakan sikap mendukung dan memenangkan KBS nomor urut 3 pada pemilihan 9 Desember nanti.
Tiarma Siregar mengatakan dengan singkat”, terimakasih kami ucapkan kepada ibu Kasmarni beserta rombongan yang sudah datang kesini, kami doakan semoga ibu Kasmarni menang,” harapnya.
Ditimpali tokoh masyarakat Manullang mengatakan, bahwa mereka menyambut hangat atas kedatangan Kasmarni beserta rombongan,”semoga ibu Kasmarni nantinya bisa mengayomi seluruh lapisan masyarakat di Kecamatan Bathin Solapan ini, dengan tidak membeda-bedakan suku, agama dan ras, untuk itu mari kita coblos nanti nomor 3 setuju..?,” teriaknya dengan nada tanya.”Setuju..,” jawab hadirin semangat.
Dan diakhir acara Kasmarni didoakan agar diberikan Tuhan Kekuatan dan kesehatan serta menjadi pemimpin yang dicintai masyarakatnya.
Seperti biasa, kemudian Kasmarni, S.Sos, MMP menjelaskan kepada hadirin tentang visi dan misi KBS kedepan dengan 8 program unggulan, seperti bantuan keuangan satu milyar untuk satu kecamatan, satu desa, dan satu kelurahan, pelayanan sistem kependudukan berbasis mobile yakni, petugas dinas dukcapil langsung mendatangi masyarakat di kantor desa dan kelurahan dalam pengurusan KTP, KK, Akte dll.
Kemudian kartu KBS gunanya yaitu; Kartu KBS Pintar adalah untuk dipergunakan anak didik yang berprestasi memperoleh beasiswa dan bantuan peralatan sekolah bagi yang kurang mampu, kartu KBS Kesehatan adalah untuk dipergunakan berobat gratis ke Puskesmas dan Rumah Sakit,
KBS Tanggap Sosial adalah suatu program sosial dengan data yang akurat bagi masyarakat yang benar-benar mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan program pasar murah yang akan dilaksanakan 3 bulan sekali. KBS Tenaga Kerja adalah akan berusaha menempatkan tenaga kerja tempatan/lokal pada perusahaan dan membuka balai latihan kerja untuk putra/i yang menganggur, agar bisa terampil dan mandiri sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang baru.
“Kemudian KBS Pemberdayaan Perempuan adalah membina suatu kelompok usaha kaum perempuan, dan dibantu modalnya, tujuannya agar bisa menambah pendapatan rumah tangga,” paparnya.
Sambungnya, agar supaya hal itu bisa terwujud, bila KBS diberi amanah dari masyarakat dan berkat doa bapak/ibu sekalian.Dan keinginan untuk menang memang besar, tetapi dengan jalan yang baik dan sportif.
“Keinginan KBS mau menang tetapi tidak mau menjelek-jelekkan, menjatuhkan, atau mengkampanyehitamkan orang lain.Kita mau naik tidak usah saling menjatuhkan, kita mau maju tidak usah saling menyingkirkan, dan kita mau bahagia tidak usah saling menyakiti,” ungkapnya.
Kampanye dialogis itu dihadiri juga oleh Rianto, para pengurus tim relawan KBS, personil polisi, panwaslu kecamatan, dan segenap hadirin (jlr).
Kampar, Tribunriau – Di hari pertama pelaksanaan libur bersama, Kapolda Riau Irjen Pol. Agung Setya Imam Effendi SH, SIK, M.Si bersama Forkopimda Provinsi Riau mendampingi Gubernur Drs.H.Syamsuar, melakukan pengecekan kondisi jalur lintas barat dan Posko Terpadu Chek Point Pemeriksaan dan pencegahan Covid-19, di Jalan lintas Riau-Sumbar KM102 Desa Tanjung Alai, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kampar, Rabu (28/10/20).
Sebelum tiba di Pos Check Point ini, Kapolda bersama rombongan menyempatkan waktu meninjau kondisi jalan yang longsor di KM 92 Jalan Lintas Riau-Sumbar.Dari hasil pengecekan, separuh bagian jalan mengalami amrbruk dan retak-retak, sehingga dilakukan system buka tutup secara bergantian dari kedua arah untuk kendaraan ringan, sementara untuk kendaraan berat seperti truk diarahkan melewati jalur alternatif melewati Kiliran Jao.
Kegiatan itu dihadiri juga oleh, Danrem 031/ Wira Bima Brigjen TNI M. Syech Ismed SE, M.Han, Danlanud Roesmin Nurjadin Marsma TNI Ronny Irianto Moningka ST, MM, Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto SH, Kapolres Kampar AKBP Mohammad Kholid, SIK, Sekdakab. Kampar Drs. H. Yusri M.Si, Dandim 0313/ KPR Letkol Inf Leo Octavianus S.Sos, MI.Pol, serta Upika XIII Koto Kampar.
Gubri didampingi Kapolda bersama Forkopimda, sekitar pukul 15.00 wib s.d 16.00 wib, melaksanakan pengecekan pos check point perbatasan di wilayah XIII Koto Kampar. Maksud dan tujuan, untuk meninjau serta mengecek kesiapan pelaksanaan pos check point, serta mengantisipasi terjadinya peningkatan penyebaran covid-19 di Provinsi Riau, selama masa libur panjang dan cuti bersama, dan memastikan para pengunjung daerah lain yang masuk ke Provinsi Riau dalam keadaan sehat.
Pada kesempatan itu, dilakukan penyerahan alat pelindung diri (apd) berupa 10.000 masker dan 4 krat minuman bear brand, yang nantinya dapat diberikan kepada masyarakat / pengunjung yang masuk ke Provinsi Riau, serta kepada personel yang bertugas di pos check point.
Irjen Agung memberikan pesan kepada para petugas yang berjaga di perbatasan, agar tetap bersemangat dalam bertugas. Yangmana Polda Riau telah mendirikan 6 Pos perbatasan diantaranya, perbatasan Riau Sumbar di Kampar dan di Kuansing, perbatasan Riau-Sumut di Rohil, Perbatasan Riau-Jambi di Inhil, dan perbatasan Riau-Kepri di Meranti dan Dumai.
Pada kesempatan itu Gubri mengatakan, bahwa hari ini Forkopimda Riau meninjau chcek point, dalam rangka mengecek kesiapan maupun pelaksanaan pengawasan yang ada diperbatasan Posko XIII Koto Kampar ini. termasuk tadi kita juga sudah meninjau salah satu jalan yang mengalami longsor.
“Kita sama-sama berharap, bahwa penyelesaian jalan longsor tersebut cepat diselesaikan, karena akan mengganggu percepatan pemasukan barang maupun yang lainnya, dari Riau ke Sumatera Barat dan dari Sumatera Barat ke Provinsi Riau,” ujar Syamsuar.
Disambung Gubri, terimakasih kepada Pemda dan Forkopimda Kabupaten Kampar, yang telah membantu menyiapkan pos ini, dengan harapan kita bersama Provinsi Sumatera Barat, dapat menjaga penyebaran covid-19 pada saat libur panjang.
” Sehingga nantinya tidak menambah peningkatan covid-19 selama masa libur. Ini semua merupakan kepentingan kita semua,” pungkas Syamsuar.
Untuk diketahui, Posko ini mencatat semua tujuan perjalanan dari setiap pendatang, dan mengecek suhu tubuh bagi para pendatang. Posko ini akan terus beroperasional sampai dengan waktu yang belum ditentukan.(rls).
Pekanbaru, Selama 30 hari pelaksanaan Kampanye sejak 26 September 2020 sampai dengan seninn 26 Oktober 2020 lalu, Bawaslu se-Riau mencatat Paslon Bupati/Walikota se Riau telah melakukan kampanye sebanyak 2.801 kali, terdapat satu Calon Walikota dan dua pejabat ASN dijerat kasus pidana Pilkada yang saat ini telah ditetapkan menjadi tersangka.(27/10/2020).
“Selama 30 hari kampanye sampai hari senin tanggal 26 Oktober 2020 kemaren, berdasarkan pendataan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) Kampanye, ada sebanyak 2.801 pertemuan, dan saat ini terdapat satu Calon Walikota dan Dua Pejabat ASN yang telah ditetapkan sebagai tersangka pada dugaan pidana Pemilu.” tutur Rusidi Rusdan ketua Bawaslu Riau.
Berikut hasil pengawasan Bawaslu se-Riau yang tercatat hingga senin 26 Oktober 2020 kemaren: Jumlah pertemuan terbatas atau tatap muka terbanyak sampai dengan 30 Hari kampanye per paslon di 9 Kabupaten/Kota dilaksanakan oleh Paslon Eko Suharjo – Syarifah nomor urut 02 di Kota Dumai dengan 216 kali pertemuan. Lalu di disusul terbanyak kedua adalah paslon Zukri – Nasarudin, nomor urut 02 di Kabupaten Pelalawan dengan jumlah pertemuan sebanyak 212 kali, dan terbanyak ketiga , dengan jumlah pertemuan 176 kali diselenggarakan oleh paslon Abi Bahrun – Herman, nomor urut 02 di Kabupaten Bengkalis.
Sedangkan untuk jumlah pertemuan tersedikit yakni paslon Nurhadi -Toni Sutianto, nomor urut 01 Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 3 pertemuan, lalu paslon Siti Aisyah – Agus Rianto, nomor urut 03 di Kabupaten Indragiri Hulu dengan jumlah pertemuan 14 kali, dan paslon Husni Tamrin – T. Edy Sabli, dengan nomor urut 03 Kabupaten Pelalawan sebanyak 17 kali pertemuan.
Untuk total kampanye terbanyak se-Riau berada di Kabupaten Bengkalis dengan jumlah kampanye sebanyak 482 kali pertemuan, sedangkan kampanye paling sedikit berada di Kabupaten Siak dengan jumlah pertemuan hanya 88 kali dan disusul oleh Kabupaten Kuantan Singingi dengan jumlah kampanye sebanyak 113 kali pertemuan.
Sampai dengan hari tanggal 26 Oktober 2020 kemaren, Bawaslu se-Riau telah mengeluarkan 5 kali Surat Peringatan Tertulis terhadap paslon yang tidak patuh terhadap aturan yang telah ditetapkan. Surat peringatan ini seperti pada Kabupaten Rokan Hilir dimana surat peringatan tertulis tersebut disampaikan oleh Panwascam Tanah Putih kepada paslon No urut .03 H. Asri Auzar – Fuad Ahmad karena jumlah Peserta Kampanye hadir melebihi 50 orang. Kemudian di Kabupaten Siak, surat peringatan dikeluarkan oleh Panwascam Tualang kepada Paslon No.Urut 03 H. Said Ariffadilla – Sujarwo karena melanggar Protokol Kesehatan yakni tidak menggunakan masker serta tidak menjaga jarak.
Selain itu, di Kabupaten Kuantan Singingi surat peringatan juga diberikan kepada Paslon No urut 01 Andi Putra – Suhardiman Amby karena jumlah peserta yang menghadiri melebihi aturan yakni hampir 200 orang serta tidak menerapkan protokol covid-19. Terakhir di Kabupaten Indragiri Hulu melalui Panwascam Pasir Penyu dan Batang Cenaku surat peringatan diberikan kepada masing-masing Paslon yakni Nomor urut 05 Rizal Zamzami – Yoghi Susilo karena melanggar Pasal 88 huruf d PKPU 13/2020 karena melakukan kampanye diluar ruangan dan Paslon Nomor Urut 04 Wahyu Adi- Suriati yang melanggar Pasal 88 c PKPU 13/2020 yaitu berkampanye dilapangan terbuka dan tanpa STTP.
Lebih lanjut, hasil pengawasan jajaran Bawaslu di 9 kabupaten/Kota, terdapat 2 dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Paslon melalui media sosial seperti di Kabupaten Pelalawan Dugaan Pelanggaran berupa membuat postingan di akun resmi Pemerintah Daerah yang menandai salah satu Pasangan Calon, yang dilakukan oleh oknum Pejabat ASN di Lingkungan Pemda Kabupaten Pelalawan. Kasus ini telah diteruskan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara di Jakarta. Sementara di Kota Dumai, terdapat dugaan kampanye diluar jadwal yang dilakukan oleh Paslon 01 Hendri Sandra – Rizal Akbar dan 02 Eko Suharjo – Syarifah yang saat ini masih diproses oleh Bawaslu Kota Dumai.
Total pelanggaran pemilihan, sampai dengan 30 hari kampanye Bawaslu se-Riau mencatat sebanyak 25 pelanggaran. Jumlah pelanggaran di 9 kabupaten/kota selengkapnya dijelaskan sebagai berikut: di Kabupaten Pelalawan terdapat 6 pelanggaran, di Kota Dumai tercatat 6 pelanggaran, Kabupaten Kepulauan Meranti 4 Pelanggaran, Siak 4 Pelanggaran, Kabupaten Rokan Hilir 1 Pelanggaran, Kabupaten Kuantan Singingi 2 pelanggaran, dan di Kabupaten Indragiri Hulu 2 Pelanggaran.
Pelanggaran Politik Uang terdapat di Pelalawan. Pelanggaran berupa bantuan Dinas Sosial yang disertai Pemberian Tas yang bertuliskan nama salah satu Paslon. Kasus tersebut saat ini sudah diteruskan ke Kejaksaan untuk diproses. Sedangkan di kota Dumai, dugaan pelanggaran Pidana Pemilihan terjadi dikarenakan salah satu Paslon diketahui melibatkan 2 orang ASN saat berkampanye. Paslon tersebut diduga telah melakukan tindak pidana pilkada yakni Pasal 187 ayat (3) jo Pasal 69 huruf h UU 8 Tahun 2015 tentang Pilkada larangan bagi Calon melibatkan pejabat badan usaha milik negara, pejabat badan usaha milik daerah, Aparatur Sipil Negara, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, anggota Tentara Nasional Indonesia, dan kepala desa atau sebutan lain/lurah serta perangkat desa atau sebutan lain/perangkat kelurahan. Hal ini sebagai sanksi Pasal 70 ayat (1), dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) bulan atau paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling sedikit Rp600.000,00 (enam ratus ribu rupiah) atau paling banyak Rp6.000.000,00 (enam juta rupiah).”
Terkait kasus calon Walikota di Dumai, Rusidi menjelaskan bahwa kasus tersebut sudah di lakukan rapat ke-3 di Sentra Gakkumdu (SG-3) di Bawaslu Kota Dumai, dan pemasalahan tersebut telah diteruskan ke pihak kejaksaan.
“Untuk kasus dugaan pelanggaran di Dumai, dimana salah satu paslon melibatkan 2 orang ASN, saat ini berkasnya sudah di serahkan ke kejaksaan.” jelasnya.
Terkait Alat Peraga Kampanye (APK) yang terpasang setelah penertiban oleh Bawaslu, selama 30 hari kampanye masih terdapat 8.796 APK . Jumlah APK terbanyak berada di Kabupaten Rokan Hilir yang bentuk Baliho sebanyak 60 buah, Spanduk 4.416 buah, dan umbul-umbul 4.320 buah.
Untuk kampanye dalam bentuk daring, tidak ada penambahan, masih tercatat sebanyak 5 kali yang dilaksanakan di Kota dumai sedangkan untuk 8 Kabupaten lainnya belum pernah melaksanakan kampanye daring.
Terkait penyebaran virus Covid-19 selama sebulan masa kampanye, terjadi Peningkatan jumlah pasien Covid-19 di Riau. Dimana jumlah rata-rata penambahan yang terkonfirmasi covid19 di 9 Kabupaten/Kota yang melaksanakan Pilkada 2020, rata rata naik menjadi 47 orang per hari dari 42 orang per hari sebelum memasuki kampanye. Angka ini didapatkan dari jumlah orang yang terkonfirmasi covid-19 satu bulan sebelum tanggal 26 September 2020 dibandingkan dengan satu bulan setelah tanggal 26 September 2020.
“Saya menghimbau penyelengara, Paslon, Tim Sukses atau Tim Kampanye serta seluruh masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan demi kesehatan dan keselamatan kita semua,” tutup Rusidi. (rilis)
Bengkalis, Tribunriau – Grafik kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Bengkalis belum turun, bahkan semakin naik, menurut data terbaru mencapai 46 pasien. Total kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 826 kasus, Selasa (27/10/20).
Secara rinci, dirawat dan diisolasi di rumah sakit sebanyak 32 orang, isolasi di Diklat 17 orang, dan isolasi mandiri di rumah sebanyak 354 orang.
Seperti dikemukakan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Popy Yulia Santisa S.Kep. Dan dilanjutkannya, bahwa tambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada Selasa 27 Oktober 2020, tertinggi berasal dari Kecamatan Mandau sebanyak 17 pasien atau 57,75 persen.
Kemudian diikuti kasus dari kecamatan Bathin Solapan sebanyak 14 pasien atau 19,13 persen, dari Kecamatan Bengkalis sebanyak 5 pasien atau 10,05 persen.
” Kecamatan Pinggir 5 pasien atau 4,84 persen, Kecamatan Bantan sebanyak 3 pasien atau 1,69 persen, dan Kecamatan Bukit Batu sebanyak 2 pasien atau 3,03 persen,” ujar Popy.
Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Kembali Tim Opsnal Polsek Mandau berhasil mengungkap kasus peredaran Narkoba, kali ini 2 tersangka warga Jl.Pertanian berhasil diamankan, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (27/10/2020) sekira pukul 16:00 wib.
Mereka adalah berinisial YY (22) laki-laki, warga Jalan Pertanian, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, dan AP (20) laki-laki, yang juga tinggal di Jalan Pertanian.
Demikian dikatakan Kompol Arvin Hariyadi, SIK melalui Kanit Reskrim Polsek Mandau Ipda Firman Fadillah, SIK, dan Humas Brigadir Ilham, Selasa (27/10/20) malam melalui WA.
Dilanjutkannya, berawal pada hari Selasa (27/10/2020) sekira pukul 15:30 wib, tim Opsnal Polsek Mandau melakukan penyidikan di seputaran Jalan Pertanian, kemudian sekira pukul 16:00 tim melihat dua orang pria muda menggunakan sepeda motor Honda Beat BM 2704 DX berhenti dipinggir Jalan Pertanian.
Karna terlihat mencurigakan tim segera mendekat dan mengeledah kedua tersangka tersebut, tak salah lagi, saat penggeledahan tim menemukan 1 paket diduga Narkoba jenis Shabu dari tangan YY, dan 8 paket dari dalam saku jaket yang dikenakan tersangka.
Kemudian saat dilakukan introgasi keduanya mengaku bahwa 9 paket Shabu tersebut, didapat dari rekannya K yang juga merupakan warga Jalan Pertanian, lalu tim melakukan pengejaran, namun K berhasil melarikan diri.
Dari hasil penangkapan sore itu, tim mengamankan sejumlah barang bukti berupa 9 paket diduga Narkoba jenis Shabu dari tersangka YY yaitu, 1 buah dompet hijau tempat menyimpan Shabu, 1 unit hp Nokia warna biru, 1 unit sepedamotor Merk Honda Beat warna putih dengan No. Pol BM 2704 DX, dan dari Tersangka AP Tim menyita uang tunai senilai Rp.560.000 diduga hasil penjualan Shabu.
” Saat ini tim masih melakukan penyidikan atas tersangka K, kami akan menindak tegas, apalagi Narkoba yang sangat merugikan semua kalangan. Saat ini kedua tersangka dan barang bukti telah diamankan ke Polsek Mandau guna penyidikan dan Penyelidikan lebih lanjut,” tutupnya.(jlr)
Bengkalis (Bathin Solapan),Tribunriau – Hari ini Kasmarni, S.Sos, MMP kampanye dialogis 7 titik/tempat di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (27/10/20).
Adapun 7 titik kegiatan kampanye dialogis itu dilakukan yaitu, 1.Rumah Basiran Jalan Rangau KM 10 Desa Buluh Manis, 2.Rumah Johanis Sebayang Jl.Rangau KM 11 Desa Buluh Manis, 3.Rumah Harmein Jl.Pipa Air Bersih Desa Balai Makam , 4.Rumah Syafrinaldi Jl.Rantau Kopor Desa Simpang Padang,5.Rumah Syamsami Jl.Studen Desa Tambusai Batang Dui, 6.Rumah Rico Panjaitan Kualo Mudo Desa Balai Makam, 7.Rumah Ridarto Siringoringo Jl.Desa Maju Desa Balai Makam.
Semua masyarakat di 7 titik/tempat itu, menyatakan sikap mendukung dan memenangkan paslon nomor urut 3 Kasmarni dan Bagus Santoso (KBS), untuk duduk di kursi bupati dan wakil bupati periode 2021-2026.
Yel-yel KBS menang..menang…menang, Kasmarni..bupati dan coblos nomor…3, selalu dikumandangkan oleh tokoh masyarakat setempat dan para juru kampanye (jurkam) KBS.
Seperti di Perumnas BTN Kualo Mudo Desa Balai Makam, kegiatan diadakan didepan rumah Rico Panjaitan, tampak berbaur dari suku Batak, Minang dan Jawa memenuhi kursi yang disediakan panitia.
Selaku tuan rumah Rico Panjaitan mengucapkan terimakasih atas kedatangan Kasmarni beserta rombongan,” masyarakat disini belum seluruhnya yang datang, karena sesuai aturan paling banyak 50 orang.Yang penting kami sudah sepakat untuk mencoblos nomor 3 pada tanggal 9 Desember nanti,”ucapnya singkat.
Kemudian selaku tokoh masyarakat Simangunsong menimpali,” kami disini bu sudah sepakat mendukung dan memenangkan ibu Kasmarni di pilkada nanti, KBS…menang…menang…menang, Kasmarni…bupati, coblos…nomor 3,”teriaknya dan disambut hadirin dengan kompak.
Setelah itu, berpindah ke titik/tempat 7 di samping rumah Ridarto Siringo-ringo Jl.Desa Maju, Desa Balai Makam, masyarakatnya mayoritas suku Batak.Yang juga menyatakan sikap mendukung dan memenangkan KBS nomor urut 3 pada pemilihan 9 Desember nanti.
Dan diakhir acara Kasmarni didoakan agar diberikan Tuhan Kekuatan dan kesabaran didalam menghadapi hujatan maupun kampanye hitam oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, serta diberikan kesehatan dan dikabulkan apa yang dicita-citakan.
Kemudian Kasmarni, S.Sos, MMP menjelaskan kepada hadirin tentang visi dan misi KBS kedepan dengan 8 program unggulan, seperti bantuan keuangan satu milyar untuk satu kecamatan, satu desa, dan satu kelurahan, pelayanan sistem kependudukan berbasis mobile yakni, petugas dinas dukcapil langsung mendatangi masyarakat di kantor desa dan kelurahan dalam pengurusan KTP, KK, Akte dll.Kemudian dipadukan ke kartu KBS yaitu;
Kartu KBS Pintar adalah untuk dipergunakan anak didik yang berprestasi memperoleh beasiswa dan bantuan peralatan sekolah bagi yang kurang mampu, kartu KBS Kesehatan adalah untuk dipergunakan berobat gratis ke Puskesmas dan Rumah Sakit, KBS Tanggap Sosial adalah suatu program sosial dengan data yang akurat bagi masyarakat yang benar-benar mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan program pasar murah yang akan dilaksanakan 3 bulan sekali. KBS Tenaga Kerja adalah akan berusaha menempatkan tenaga kerja tempatan/lokal pada perusahaan dan membuka balai latihan kerja untuk putra/i yang menganggur, agar bisa terampil dan mandiri sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang baru.
Rico Panjaitan sedang berdiri pada saat kata sambutan.
“Kemudian KBS Pemberdayaan Perempuan adalah membina suatu kelompok usaha kaum perempuan, dan dibantu modalnya, tujuannya agar bisa menambah pendapatan rumah tangga,” paparnya.
Sambungnya, agar supaya hal itu bisa terwujud, bila KBS diberi amanah dari masyarakat dan berkat doa bapak/ibu sekalian.Dan keinginan untuk menang memang besar, tetapi dengan jalan yang baik dan sportif.
“Keinginan KBS mau menang tetapi tidak mau menjelek-jelekkan, menjatuhkan, atau mengkampanyehitamkan orang lain.Kita mau naik tidak usah saling menjatuhkan, kita mau maju tidak usah saling menyingkirkan, dan kita mau bahagia tidak usah saling menyakiti,” ungkapnya.
Kampanye dialogis itu dihadiri juga oleh Manuasi Nainggolan, Yefri Ornando, Ustadz Priono, Rianto, para pengurus tim relawan KBS, personil polisi, panwaslu kecamatan, dan segenap hadirin (jlr).
Bengkalis (Tribunriau) – Kampanye dialogis paslon nomor urut 3 berlanjut, dukungan kali ini datang dari masyarakat suku Sakai yang berada di permukiman Proyek Sakai Jl.Bathin Betuah RT.05/RW 01, Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (26/10/20) malam.
Acara yang dimulai sekitar pukul 21.00 Wib dan dipandu oleh Malin.Kemudian selaku Ketua Panitia Priyanto Saputra mengungkapkan kalau masyarakat suku Sakai sudah bulat mendukung dan memenangkan Kasmarni menjadi bupati pada pilkada 9 Desember mendatang.
“Acara ini dimobilisasi oleh tim relawan KBS Serumpun dan tim 12 , kami masyarakat suku Sakai yang tinggal di komleks perumahan proyek Sakai dan yang di bekasap, akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan ibu Kasmarni menjadi bupati.Dan tolong diingat kami bu kalau sudah duduk,” ucapnya.
Kepala Suku Sakai Sutan Betuah dan Ketua Relawan KBS Bekasap Menang, Kuri mengatakan, bahwa masyarakat suku sakai sudah sepakat satu suara mendukung dan memenangkan Kasmarni menjadi bupati.
“Ddalam hati kami hanya bu Kasmarni yang akan kami pilih.Bukan hanya mendukung kami ini bu, kami juga memenangkan ibu menjadi bupati, pada 9 Desember nanti kami coblos nomor 3, itu janji kami bu.Kenapa kami pilih ibu Kasmarni, karena satu-satunya calon bupati perempuan hanya ibu seorang.Mudah-mudahan di Bekasap dan di Proyek Sakai ini, ibu Kasmarni menang nantinya.Kalau sudah duduk nantinya, tolong kami ini masyarakat suku Sakai dibina dan dibimbing,” harapnya.
Sementara Ustadz Drs.Z.Abadi mengatakan, bahwa calon perempuan satu-satunya di Bengkalis ini patut didukung dan dimenangkan.Kalau memang Kasmarni bermasalah, kenapa bisa lolos jadi calon bupati.
“Untuk itu, mari kita yang ada disini sepakat memenangkan Kasmarni untuk duduk di kursi nomor satu, dan diharapkan suku Melayu, Batak, Minang, Jawa, Nias, Tionghoa dan sebagainya yang ada di Duri maupun di Pulau.Untuk membuktikannya pada tanggal 9 Desember nanti coblos nomor 3,” pesannya.
Kemudian Kasmarni, S.Sos, MMP menjelaskan kepada hadirin tentang visi dan misi KBS kedepan dengan 8 program unggulan, yang dipadukan kedalam kartu KBS.
Kartu KBS Pintar adalah untuk dipergunakan anak didik yang berprestasi memperoleh beasiswa dan bantuan peralatan sekolah bagi yang kurang mampu, kartu KBS Kesehatan adalah untuk dipergunakan berobat gratis ke Puskesmas dan Rumah Sakit, KBS Tanggap Sosial adalah suatu program sosial dengan data yang akurat bagi masyarakat yang benar-benar mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan program pasar murah yang akan dilaksanakan 3 bulan sekali.
KBS Tenaga Kerja adalah akan berusaha menempatkan tenaga kerja tempatan/lokal pada perusahaan dan membuka balai latihan kerja untuk putra/i yang menganggur, agar bisa terampil dan mandiri sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang baru.
“Kemudian KBS Pemberdayaan Perempuan adalah membina suatu kelompok usaha kaum perempuan, dan dibantu modalnya, tujuannya agar bisa menambah pendapatan rumah tangga,” paparnya. Sambungnya, agar supaya hal itu bisa terwujud, bila KBS diberi amanah dari masyarakat dan berkat doa bapak/ibu sekalian.Dan keinginan untuk menang memang besar, tetapi dengan jalan yang baik dan sportif.
“Keinginan KBS mau menang tetapi tidak mau menjelek-jelekkan, menjatuhkan, atau mengkampanyehitamkan orang lain.Kita mau naik tidak usah saling menjatuhkan, kita mau maju tidak usah saling menyingkirkan, dan kita mau bahagia tidak usah saling menyakiti,” ungkapnya.
Kampanye dialogis itu dihadiri juga oleh Manuasi Nainggolan, Sabarman Damanik, Fransiska Sinambela, Yefri Ornando, Ustadz Darmizal, Ustadz Syamsir Hasibuan, para pengurus tim relawan KBS, personil polisi, panwaslu kecamatan, dan segenap hadirin (jlr).
Bengkalis, Tribunriau -Masyarakat Kabupaten Bengkalis harus waspada sebab virus corona sudah semakin merebak. Data terbaru pasien terkonfirmasi Covid-19, di Kabupaten Bengkalis mencapai 57 kasus. Total sebanyak 780 kasus atau sudah mendekati angka 800, Senin (26/10/20).
Secara rinci, dirawat dan diisolasi di rumah sakit sebanyak 37 orang, isolasi di Diklat 14 orang, dan isolasi mandiri di rumah sebanyak 341 orang.
Demikian dikatakan juru bicara Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bengkalis, Popy Yulia Santisa S.Kep.
Dipaparkannya, tambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 pada Senin 26 Oktober 2020, tertinggi berasal dari Kecamatan Mandau sebanyak 52 pasien atau 58,97 persen. Kemudian diikuti kasus dari kecamatan Bathin Solapan 5 pasien atau 18,46 persen.
Datanya sebagai berikut ; Pasien dari Kecamatan Mandau sebanyak 52 Kasus, yakni. Pasien 724, DSAM (LK,58) Pasien 726, ARP (LK,10) Pasien 728, ARH (LK,4) Pasien 729, AL (LK,60) Pasien 730, BY (LK,34) Pasien 731, C (PR,53) Pasien 733, DMW (LK,36) Pasien 734, D (PR,67) Pasien 735, DCH (LK,58)