Beranda blog Halaman 961

Lima Positif Covid-19 di Rupat, Pos PPKM Level 3 Diperpanjang

RUPAT, Tribunriau- Sebanyak 5 warga RT 13 RW 07 dan satu orang warga RT 09 RW 05 Kelurahan Tanjung Kapal Kecamatan Rupat kabupaten Bengkalis terkonfirmasi positif Covid-19, pos PPKM Level 3 di wilayah tersebut akhirnya diperpanjang.

Kapolsek Rupat, AKP Syadina Ali, SH ketika dikonfirmasi via selular mengatakan pos PPKM tersebut didirikan untuk mengurangi kegiatan masyarakat di wilayah tersebut.

“Adanya pos PPKM itu untuk mengurangi kegiatan masyarakat supaya tidak banyak lalu lalang, kegiatan di tempat tersebut atau di seputaran rumah yang terdekat dengan terpapar covid tersebut sehingga tidak menimbulkan terpaparnya orang lain lagi,” jelas Kapolsek, Kamis (12/8).

Kapolsek menyarankan kepada warga yang sedang sakit agar melakukan isolasi mandiri (Isoman) di rumah, jika ada yang sakit kronis agar bisa menghubungi pihak puskesmas.

“Kepada yang sakit di rumah, isoman (isolasi mandiri) di rumah, kalau ada yang sesak nafas trus kemudian sakitnya yang udah agak kronis ataupun ada yang sakit bawaan yang merasakan gejala covid ini, diharapkan bisa menghubungi puskesmas, segera minta evakuasi ke rumah sakit,” imbau Kapolsek.

“Terhadap yang isoman di rumah itu diharapkan tidak keluar rumah dan bisa menjaga kesehatannya selama masih isoman, nah terhadap warga yang di seputaran yang terkena covid agar sama-sama memperhatikan keluarganya atau warganya, apabila dia mau keluar ditegur, kemudian untuk masyarakat tetap jalankan prokes, jadi diharapkan dengan adanya pos PPKM itu akan mengurangi aktivitas kegiatan masyarakat di luar, agar tidak banyak yang lalu lalang, sehingga mengurangi dalam penyebaran covid,” tambah Kapolsek.

Terhadap gugus tugas desa yang PPKM, lanjut Kapolsek, agar bisa memperhatikan, mengecek kesehatan yang terkena covid, salah satunya mendatangi ke rumah warga yang terkena covid, menanyakan kesehatan, memberikan obat, check kesehatan.

” Dan tanyakan juga kebutuhan dapur, apakah masih ada atau tidak, seperti beras jika sudah habis tentunya diberi bantuan sosial baik dari warga maupun gugus tugas, kita pantaulah selama sakit ini,” jelasnya.

“PPKM akan terus berlanjut tergantung dari seberapa lamanya cepat pulih yang terkena covid tersebut,” pungkas Kapolsek mengakhiri.

Turut hadir di Pos PPKM tersebut Linmas, RT, RW, Lurah Tanjung Kapal, perwakilan Dinas Kesehatan Batu Panjang, Bhabinsa dan Bhabinkamtibnas Tanjung Kapal.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Darwis Joon Viker

Kepala UPT RoRo Tanjung Kapal Imbau Supir Truk Pengangkut Sawit Patuhi Aturan Gubri

RUPAT, Tribunriau- Kepala UPT Pelabuhan RoRo Tanjung Kapal, Rupat, Kabupaten Bengkalis, Hendri Budiman mengimbau para supir pengangkut sawit untuk mematuhi aturan Gubernur Riau (Gubri) terkait maksimal muatan 9 Ton.

Kepala UPT pelabuhan Roro tanjung kapal kecamatan rupat kabupaten bengkalis menghimbau kepada seluruh supir pembawa sawit agar ikuti aturan gubernur riau maksimal 9 ton.

“Surat edaran gubernur kita sudah mengimbau kepada supir atau anggota agar muatannya disesuaikan dengan peraturan,” ujar Hendri kepada Tribunriau via selular, Selasa (10/8).

Dijelaskan Hendri, jika muatan berlebih dari aturan yang telah ditetapkan, maka sisa kelebihan tersebut akan dibongkar agar bisa menyeberang, namun yang terjadi saat ini adalah tumpukan dari hasil muatan yang dibongkar.

“Kita sudah beri imbauan, kalau yang sudah dibongkar agar secepatnya diambil kembali barang yang sudah dibongkar tersebut,” jelas Hendri.

“Muatannya yang sisa itu harapan saya kepada supir, kalaupun kelebihan muatan barang sisa yang sudah dibongkar secepatnya diambil lagi,” tambahnya.

Dalam waktu dekat ini, lanjut Hendri, pihaknya masih memantau, kedepannya, pihaknya akan mengambil tindakan tegas berupa pengumpulan sisa bongkar muatan berlebih menjadi satu tumpukan alias pembersihan.

“Jika ada tindakan jangan salahkan kami, juga kalau barangnya yang sisa kami kumpulkan, kami tumpukan jadi satu, jadi suatu saat nanti sopirnya kerepotan mengambil kembali atau kami alihkan jangan disalahkan kami lagi,” tegas Hendri.

Salah seorang supir juga memberikan tanggapannya terkait penumpukan barang sisa di RoRo Tanjung Kapal. Alep mengatakan bahwa ia juga pernah kelebihan muatan sekali, namun dia menghimbau kepada teman-teman sesama supir agar mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

“Agar pelabuhan RoRo Rupat terlihat bersih, usahakan tidak kelebihan muatan,” ujar Alep.

Salah seorang masyarakat yang enggan disebutkan namanya hendak menyeberang ke Dumai, melihat ada tumpukan sawit sekitar tiga tumpukan mengatakan hal tersebut merusak pemandangan.

“Inikan bisa jadi membuat tumpukan sampah, kalau lama-lama dibiarkan, pelabuhan RoRo Rupat jadi kurang bersih, lagian bukan mobil pembawa sawit saja penumpangnya, kami mobil pribadi sepeda motor pejalan kaki juga punya hak, mohonlah kepada petugas yang terkait gimana pelabuhan RoRo Rupat dapat bersih,” ungkap warga tersebut.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Camat Riki Peduli Tuntutan Masyarakat dan Minta Surat Pernyataan, Penyiraman Jalan Dilakukan 3 Kali Sehari

Bengkalis (Pinggir), Tribunriau – Setelah aksi demo damai yang dilakukan masyarakat Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau dan Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir dengan memblokir akses keluar-masuknya kendaraan roda 4/ lebih sehingga mengakibakan macet di Jl.Gajahmada Sebanga-Duri, akhirnya Camat Mandau menemui masyarakat dan melakukan dialog, di Sopo Muara Jl.Gajahmada Sebanga-Duri, Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Senin sore (09/08/21) pukul 14.00 WIB.

Camat Mandau Riki Rihardi didampingi Sekretaris Camat (Sekcam) M.Rusydi RR, perwakilan Camat Pinggir Juliyasdi Tanjung, Lurah Talang Mandi Hj Erna Satria, Perwakilan Lurah Titian Antui Rhedo Naslin, dan perwakilan UPTD PUPR (pekerjaan umum penataan ruang) Rudi, dikawal puluhan personil Polsek Mandau dan beberapa personil Satpol PP Mandau.

Camat Riki mengatakan bahwa pada prinsipnya pemerintah sangat peduli atas tuntutan masyarakat, dan meminta keseriusan dari masyarakat untuk membuat surat pernyataan kepada pemerintah dan ditandatangani semua warga setiap RT, khususnya yang berada di lingkungan Jl.Gajahmada sepanjang 3 KM sesuai tuntutan aksi demo.Agar pihak pemerintah bisa memanggil pihak pengusaha PKS dan RAM untuk mengambil solusi mengatasi penyiraman Jalan Gajahmada setiap harinya menunggu dibangun jalan itu.

“Kalau cuma kami pihak pemerintah yang melakukan pemanggilan pihak pengusaha tanpa adanya dasar surat pernyataan dari masyarakat, itu agak susah bapak/ibu.Jadi tolonglah kerjasamanya, kita sama-sama peduli dan memperjuangkan kepentingan masyarakat banyak.Demi kelancaran roda perekonomian di Sebanga ini.Kami tunggu satu minggu surat pernyataan dari masyarakat,” ungkap Riki.

“Untuk mengatasi debu, selama satu minggu ini sambil menunggu surat pernyataan dari masyarakat, kami dari Camat Mandau dan Camat Pinggir akan melakukan penyiraman Jalan Gajahmada 3 kali sehari pakai mobil damkar,” sambung Riki.

Mengenai pembangunan jalan 3 KM, Camat Riki menerangkan bahwa pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis sudah menganggarkan melalui APBD Bengkalis tahun 2020 hanya untuk 500 Meter dan mulai dibangun September 2021 ini.

“Program Bupati Kasmarni tahun 2021 ini sudah dianggarkan melalui APBD Bengkalis, akan melanjutkan membangun 2,5 KM lagi Jalan Gajahmada pada tahun 2022.Jadi bapak/ibu tolong kerjasamanya, agar bersabar menunggu sampai tahun depan,” terang Riki.

Atas penjelasan dari Camat Mandau Riki Rihardi, perwakilan masyarakat yang dikoordinir Toga P.Hutagaol, VH Sihombing, Martaham Simorangkir, Sitanggang dan lainnya dapat menerimanya dan berjanji akan membuka blokir akses keluar-masuknya mobil roda 4/lebih khususnya mobil pengangkut buah sawit.

Pantauan media ini, sekitar pukul 16.00 WIB Toga P.Hutagaol dkk membuka blokir akses keluar-masuknya mobil roda 4 tersebut dan secara berangsur masyarakat yang melakukan aksi demo damai membubarkan diri, disaksikan pihak personil Polsek Mandau.(jlr).

Jalan Gajahmada Sebanga Diblokir Masyarakat, Mobil Pengangkut Sawit Terjebak

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Masyarakat Sebanga dari KelurahanTalang Mandi, Kecamatan Mandau dan Kelurahan Titian Antui, Kecamatan Pinggir, melakukan aksi demo damai dengan memblokir jalan tepatnnya di depan Jl.Jeruk Manis Sebanga, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (09/08/21).

Masyarakat yang terdiri dari kaum bapak dan emak-emak yang berjumlah ratusan orang itu, kompak melakukan aksi demo mulai pukul 09.00 WIB dengan menyetop semua kendaraan pengangkut sawit dan kendaraan roda empat lainnya, baik dari arah Sebanga maupun dari arah mau masuk Sebanga, sehingga mengakibatkan jalan macet beberapa jam.

Tuntutan masyarakat tidak lain hanya meminta Pemerintah Kabupaten Bengkalis membangun kembali Jl.Gajahmada sepanjang 3 KM dari titik nol sampai titik 3 KM yang sudah rusak parah.Kemudian pemerintah diminta mengatasi abu yang sudah sangat meresahkan masyarakat, karena dampaknya pada kesehatan masyarakat khususnya anak-anak.

Sekitar pukul 10.30 WIB Lurah Talang Mandi Hj Erna Satria, perwakilan Lurah Titian Antui Redho Naslin, dan perwakilan Camat Pinggir Juliyasdi Tanjung, disaksikan beberapa orang personil polisi, sempat menjumpai perwakilan masyarakat aksi demo untuk melakukan negosiasi.

Menurut Lurah, bahwa pemerintah sudah menganggarkan dana pembangunan Jl.Gajahmada sepanjang 500 meter sesuai APBD tahun 2020 dan akan dibangun tahun 2021 ini.

“Kalau Bupati Kasmarni hanya meneruskan anggaran yang sudah ada, untuk APBD tahun 2021 baru ibu Kasmarni bisa berperan, makanya tahun 2022 Jl.Sebanga ini akan direalisasikan pembangunannya.Oleh karena itu, kami mohon masyarakat supaya bersabar,” terang Erna.

Namun, perwakilan masyarakat dengan juru bicaranya T.Hutagaol, H.Sihombing, Sitanggang, meminta agar Bupati atau Camat dapat menemui masyarakat, untuk menjawab tuntutan masyarakat.

“Kami pun tidak mau begini bu Lurah karena kami pun disini juganya cari makan.Kalau datang Bupati ataupun utusannya, ataupun Camat yang bisa menjawab tuntutan kami ini, kami akan bubar semuanya dan portal kami buka, ini sudah puluhan tahun kami minta melalui surat menyurat kepada pemerintah agar dibangun Jalan Gajahmada yang 3 KM ini, tapi tak pernah terealisasi,” ungkap T.Hutagaol dan didukung teman-temannya.

Karena tidak ada titik temu, pertemuan singkat itupun bubar, aksi demo damai masyarakat tetap berlanjut.Personil polisi tetap melakukan pemantauan di tkp.(jlr).

Bupati – wabup Rohil Resmikan Masjid Al Ikhlas Di Kecamatan Pekaitan

ROHIL, Tribunriau – Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong Bersama wakil Bupati (Wabup) H. Sulaiman. SS. MH meresmikan masjid Al Ikhlas di kepenghuluan sungai besar kecamatan pekaitan.

Peresmian masjid tersebut ditandai dengan penguntingan pita oleh ketua PKK kabupaten Rokan Hilir Sanimar, jumat (6/8/21).

Dalam sambutanya, Bupati Rohil Afrizal sintong memberikan apresiasi kepada masyarakat yang secara swadaya membangun masjid tersebut .

” kami berharap masjid ini dapat di makmurkan dengan kegiatan sholat berjemaah maupun kegiatan ibadah lainya, dengan demikian keimanan dan ketakwaan umat lebih meningkat agar selamat di Dunia dan akhirat,” kata Afrizal sintong.

(Hen)

Mahasiswa Kukerta UNRI Bagikan Masker dan Tempel Brosur Himbauan Covid 19 di Pelabuhan Roro Rupat

RUPAT- Mahasiswa Kukerta Balek Kampung Universitas Riau kembali melakukan program kerja yaitu pembagian masker di pelabuhan Roro Kelurahan Tanjung Kapal. Selain Itu Mahasiswa Universitas Riau Menempelkan Brosur Himbauan bahaya nya Covid 19 agar Masyarakat tetap menjaga Protokol Kesehatan yang di anjurkan Oleh Pemerintah.
Karena saat ini virus Corona atau Covid-19 sedang marak-maraknya terjadi di Indonesia hampir setiap hari nya mencapai puluhan ribu manusia positif corona di Indonesia dan tidak sedikit juga memakan korban jiwa.

Oleh karena itu, kami sebagai mahasiswa Kukerta di Kelurahan Tanjung Kapal selalu memberikan pengetahuan kepada masyarakat disekitar pentingnya hal kesehatan 5M yang lebih dianjurkan pemerintah.
Salah satu nya memakai Masker. Distribusi Masker dilakukan dengan membagi masker gratis di pelabuhan Roro Tanjung Kapal. Kegiatan ini disambut baik oleh Dinas Perhubungan dan warga sekitar yang ingin melakukan perjalanan menggunakan Roro. mereka senang dengan adanya program kerja kami ini, karena di Kelurahan Tanjung Kapal sulit untuk mendapatkan masker. Tujuan kami melakukan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menggunakan masker sesuai anjuran pemerintah.

PWI Provinsi Riau Terbitkan Buku Putih Khusus Wartawan Kompeten

PEKANBARU – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau tahun ini, kembali akan menerbitkan Buku Putih. Tapi, kali ini khusus untuk anggota PWI Riau yang telah dinyatakan lulus mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW).

“Insya Allah, tahun ini kita menerbitkan Buku Putih Wartawan Kompeten PWI Riau, khusus anggota yang telah dinyatakan kompeten sebagai wartawan,” ujar Ketua PWI Provinsi Riau H. Zulmansyah Sekedang kepada media, Jumat (30/7/2021).

Buku putih itu bermaterikan profil dan biodata 600 lebih anggota PWI Riau yang sudah UKW dari setiap tingkatan: Muda, Madya, dan Utama. Baik yang diselenggarakan oleh PWI Riau maupun lembaga penguji UKW lainnya.

Tujuan penerbitan Buku Putih adalah memperkenalkan ke khalayak nama-nama wartawan PWI Riau yang telah kompeten. Diharapkan memudahkan narasumber menjalin komunikasi dalam rangka mendukung tugas masing-masing

Predikat lulus UKW, ungkap Zulmansyah, selain mempertegas legalitas wartawan dimaksud, juga sebagai bukti bahwa wartawan yang bersangkutan memiliki kecakapan dan keahlian di bidang yang menjadi pilihan hidupnya.

“Ini upaya kita untuk meminimalisir praktek-praktek yang tidak benar, yang dalam banyak kasus merugikan korps wartawan, khususnya di Provinsi Riau,” sebut Direktur Utama Riau Televisi ini.

Ketua Tim Penyusunan Buku Putih, Novrizon Burman meminta anggota PWI Riau yang sudah lulus UKW segera mengirimkan biodata lengkap berupa nama, tempat/tanggal lahir, media tempat bekerja, agama, dan alamat.

Anggota juga diminta mengirim foto close-up terbaru, foto kartu PWI, foto kartu UKW, termasuk menulis pengalaman jurnalistik sepanjang sekitar satu layar komputer, dan semua yang diminta di atas dikirim ke email bp.pwiriau2020@gmail.com.

Pengalaman dimaksud adalah yang dinilai paling menarik dan sulit dilupakan selama menekuni dunia jurnalistik, baik ketika melakukan liputan, memburu narasumber, menghadapi ancaman dan sejenis, dan lainnya.

Novrizon Burman mengimbau kepada anggota PWI Riau yang kartunya mati, segera diurus supaya aktif kembali. “Hanya anggota yang kartunya hidup, yang kami masukkan dalam Buku Putih Wartawan Kompeten PWI Riau,” pungkasnya.

Terakhir, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Riau ini berharap partisipasi aktif anggota PWI Riau yang sudah UKW segera mengirimkan profil, biodata, dan pengalaman jurnalistiknya. “Ditunggu sampai akhir Oktober 2021 ini,’’ tutupnya. **

Gubernur Riau Tinjau kondisi Jalan Lintas Pesisir Di Rohil

ROHIL, Tribunriau – Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar bersama Anggota DPRD Riau Dapil Rohil Karmila Sari didampingi Bupati dan wakil Bupati Rohil Afrizal Sintong-H Sulaiman, anggota DPRD Rohil antusias meninjau kondisi jalan lintas pesisir yang berada di Kecamatan Pekaitan kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Jumat (30/7/2021).

Jalan lintas pesisir yang menghubungkan beberapa kecamatan dan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat ini merupakan jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi dalam pembangunan dan perbaikan nya.

“Hari ini kita meninjau jalan Bagansiapiapi menuju Pedamaran, karena jalan Provinsi ini masih banyak kendala dalam pembangunan nya,” ujar syamsuar

Beberapa kendala yang dialami dalam pembangunan jalan ini , jelas Dia, diantaranya sering terkena banjir jika musim penghujan.

“Padahal potensi di daerah ini sangat besar baik dari sektor pertanian maupun perkebunan,” ungkapnya

Untuk mengatasi persoalan-persoalan banjir sendiri kata Gubernur, upaya yang akan dilakukan berupa pembangunan embung. Sebab, selain bisa mengatasi persoalan-persoalan banjir, juga bisa sebagai persediaan dalam mengatasi persoalan-persoalan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Gubernur juga menambahkan, pihaknya telah sepakat dalam pembangunan jalan yang merupakan tanggung jawab provinsi di Kabupaten Rohil akan membagi tugas antara PU Provinsi dan kepala UPT yang ada di Rohil dan Dumai.

“Kapan saja ada keperluan maka akan langsung kita hubungi dan akan langsung di perbaiki,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Rohil Afrizal Sintong memberikan apresiasi kepada Gubernur Riau yang telah meninjau kondisi jalan pesisir yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat.

“Kunjungan pak Gubernur ini sangat luar biasa meninjau jalan lintas pesisir, tak lama lagi akan dikerjakan sehingga mudah untuk di lintasi masyarakat,” jelasnya.

Bupati juga berharap, agar pemerintah provinsi memberikan perhatian dalam pembangunan ruas-ruas jalan yang menjadi tanggung jawab Provinsi. Sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

(Rls)

Polair Bengkalis Tangkap Empat Pengungsi UNHCR di Rupat Utara

RUPAT UTARA- Pos Polisi Perairan (Polair) Tanjung Medang, Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis menangkap 4 pengungsi United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) di Desa Kadur, Rupat Utara.

Masyarakat setempat langsung melaporkan 4 orang pengungsi UNHCR tersebut ke Bhabinkamtibmas Desa Kadur. Kemudian, Bhabinkamtibmas langsung meminta bantuan ke Polair, Pos Tanjung Medang untuk melakukan pengejaran terhadap speed boat yang membawa pengungsi.

Polair yang juga dibantu Babinsa Desa Kadur, akhirnya berhasil menangkap pengungsi, sementara 1 orang tekong dan 1 orang ABK berhasil melarikan diri ke hutan bakau.

Selanjutnya para pengungsi dibawa ke Pos Perairan Tenjung Medang untuk di lakukan pemeriksaan kesehatan oleh UPT Puskesmas Rupat Utara.

Keempat pengungsi tersebut hanya bisa menunjukkan kartu UNHCR dan kesemua pengungsi tidak bisa berbahasa Indonesia.

Kapolsek Rupat Utara Iptu Abdul Wahab saat dikonfirmasi di Pos Pol Air Tanjung Medang membenarkan kejadian tersebut. Kapsek menjelaskan, karena Rupat Utara merupakan suatu wilayah yang sangat dekat dengan negara tetangga Malaysia, maka sangat memungkinkan dijadikan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab menyeludupkan para pengungsi.

“Untuk selanjutnya, para pengungsi akan diserahkan ke Polres Bengkalis,” kata Kapolsek, Kamis, (29/7/21).

Dalam dugaan, 4 orang pengungsi Rohingya Myanmar tersebut kabur dari daerah aceh. Mereka menggunakan speed boat menyeludupkan pengungsi ke Malaysia. (rilis)

Soal Izin Tersus Milik Beberapa Perusahaan di Dumai, Kepala KSOP Bungkam

DUMAI,- Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Dumai bungkam terkait izin terminal khusus (Tersus) yang ada di Kota Dumai.

Hal tersebut diketahui usai awak media mengkonfirmasi Kepala KSOP Dumai, Viktor Vikki melalui WhatsApp, Kamis (29/7) kemarin.

Pesan tersebut disampaikan ke Viktor untuk mempertanyakan status izin tersus milik beberapa perusahaan yang ada di Kota Dumai, beberapa perusahaan tersebut diantaranya milik PT Pasific Indopalm Industries dan PT Meridan Sejatisurya Plantantion.

Kepala KSOP, Viktor Vikki hanya menjawab pesan tersebut sudah disampaikan ke bawahannya. “Pak kabid udah saya kasih tau,” jawabnyak singkat.

Ketika dihubungi, Jumat (30/7), Viktor juga enggan menjawab.

Untuk diketahui, informasi yang berhasil dikumpulkan, izin tersus untuk kepentingan umum milik dua perusahaan itu sudah habis beberapa bulan yang lalu.

Sementara itu, menurut penjabat Kepala KSOP Dumai sebelumnya, Emi Mulyani pernah menyatakan secara resmi dalam suratnya bernomor UM.002/2/22/KSOP.Dmi-2021, bahwa bagi Tersus yang izinnya sudah berakhir, maka tidak boleh ada kegiatan atau tidak boleh beroperasi hingga izinnya sudah diperpanjang.

Hingga kini, diduga tersus milik PT Pasific Indopalm Industries dan PT Meridan Sejatisurya Plantantion masih beroperasi seperti biasanya, anehnya lagi, KSOP Dumai yang notabene sebagai pengawas tampaknya tidak melakukan fungsinya. (tim)

Terbaru

Populer