Beranda blog Halaman 962

Bantuan UMKM Produktif, Apical Group Bina Pemberdayaan Usaha Karyawan

DUMAI- Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan karyawan melalui pengembangan potensi kegiatan perekenomian, Apical Group yang berada di wilayah operasi Dumai mendukung pengembangan Koperasi Karyawan SDS Complex berlokasi di Jalan Raya Lubuk Gaung.

Koperasi yang dibentuk sejak April 2007 bertujuan untuk memberikan bantuan kepada para karyawan Apical di Dumai untuk mengembangkan potensi kegiatan perekonomian melalui UMKM yang dibina dan diberikan pelatihan langsung oleh Dinas Koperasi Dumai.

Program bantuan produktif untuk usaha mikro karyawan ini merupakan kerja sama pihak Dinas Koperasi Dumai dan Management Apical Group yang di dampingi oleh Ketua Koperasi Budiman Ratmaja dan Bendahara, Mafiarek Riski. Apical Group, salah satu eksportir minyak kelapa sawit berkelanjutan yang merupakan bagian dari RGE Group mempunyai peran besar dan penting dalam kesuksesan koperasi karyawan ini dan perkembangannya ke depan.

“Sejak tahun 2007 koperasi karyawan dibentuk melalui alokasi modal usaha sebesar Rp. 1.800.000,00 untuk para anggota yang berjumlah 30 orang. Pada tahap awal pengelolaan bidang usaha dilakukan hanya berfokus di kantin karyawan”, ujar Kamero Bangun, Manager Humas Apical Group di Dumai.

Kegiatan operasional, koperasi ini memiliki tiga orang pengawas yang terdiri dari dua orang dari anggota koperasi dan satu orang dari staf Human Resource Development yang kemudian menyiapkan landasan kebijakan untuk program tersebut termasuk, pengalokasikan anggaran, mekanisme pendataan, penyaluran, hingga pengawasan.

Kamero menambahkan, “Beberapa tahun terakhir, perkembangan pesat dari koperasi kami telah memberanikan kami untuk membuka mini market. Dengan adanya mini market Koperasi Karyawan Complex SDS di pinggir jalan raya utama sekitar perusahaan, menjadi suatu kebanggaan tersendiri untuk para karyawan dan management Apical Group di Dumai yang memberikan inspirasi bagi koperasi yang lain”

Saat ini jumlah anggota koperasi sudah menjadi 542 orang dengan nilai asset mencapai Rp. 2,500,000,000 disertai beragam bidang usaha dan keanggotaan dari unit-unit lain dalam Apical Group. (rilis)

BPBD Provinsi Riau Gelar Sosialisasi Penanganan Karhutla di Rupat

RUPAT, Tribunriau- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau menggelar sosialisasi penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Aula Kantor Camat Rupat, Kamis (29/7).

Dalan sosialisasi tersebut, Camat Rupat Khairunnazri S.STP. M.Pa dalam sambutannya menekankan pentingnya masalah Karhutla, tak hanya itu, karhutla bukan saja masalah bagi pihak BPBD, dan Damkar, namun semua pihak diminta untuk bekerjasama demi menekan angka kasus karhutla.

“Perlu kami sampaikan bahwa dari awal tahun kami sudah sosialisasi ini, estafet desa kelurahan 16 kali. Yang kami Undang saat itu adalah seluruh organisasi di desa lembaga Lembaga desa RT, RW. Sehingga kami tekankan bahwa api ini bukan lagi masalah lembaga tertentu bukan masalah BPBD, kepala Damkar, juga bukan masalah MPA, tapi ini masalah kita semua,” ujar Camat.

Hari ini, lanjut Camat, pihaknya sudah mengundang action actor, yaitu BPBD dan Damkar. Tujuannya agar semua melihat kembali perkembangan pemadaman kebakaran. “Aktor pemadam kita nanti semua di sini diberi review dari rekan-rekan yang expert untuk masalah ini, jadi silahkan sesantainya mengikuti diskusi,” pinta Camat.

“Semoga kegiatan kita hari ini menimbulkan semangat baru untuk kita dan kesadaran baru serta jangan lupa sampaikan amanah kepada masyarakat kita, minimal tetangga,” pungkas Camat.

Demikian juga disampaikan Kepala sub bidang kesiapsiagaan Naspi Yendri, SE. M.Si, pihaknya akan mencoba memberikan gambaran bagaimana melakukan penanganan terhadap karhutla.

“Saya coba untuk menyampaikan peran masyarakat dalam penanggulangan bencana serta penetapan status siaga darurat karhutla di provinsi Riau. Kalau pada saat ini kita sudah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla untuk di tingkat kabupaten Bengkalis maupun provinsi,” ujar Naspi.

Darurat Bencana, lanjut Naspi, ada 3 level, yaitu siaga, tanggap dan transisi. “Pada saat ini kita masuk pada level 1 siaga. Karena kita adalah aktor tentunya kita sudah mengerti apa itu bencana,” jelasnya.

Dijelaskan lagi, jenis bencana di provinsi Riau ada beberapa jenis bencana, berdasarkan undang-undang 24 tahun 2007 ada tiga bencana yaitu bencana alam kemudian non alam dan sosial. Karhutla merupakan bencana non alam karena 99% bencana karhutla di akibatkan oleh manusia baik itu sengaja maupun tidak.

“Ada beberapa ancaman di provinsi kita, yang pertama bahaya karhutla, merupakan bencana terbesar kita di wilayah kita. Bisa dikatakan 12 kabupaten kota mengalami akan hal ini,” urainya.

“Kenapa kita memiliki kerentanan terhadap bahaya karhutla?, dari data RT, RW yang kita miliki mengatakan bahwa 52,1% lahan di provinsi Riau ini adalah lahan gambut. Lahan gambut kita ini cukup luas,” jelas Naspi.

Kemudian, lanjutnya, ditambah lagi pola pikir masyarakat yang tidak perduli terhadap lingkungan. Kemudian bencana yang berikutnya adalah bencana banjir, angin puting beliung dan tanah longsor.

“Jadi kebijakan dalam penanggulangan bencana secara nasional penanggulangan bencana adalah urusan kita bersama dan ini sangat memiliki hubungan erat dengan masyarakat dalam penanggulangan bencana. Keberhasilan dan kegagalan kita dalam penanggulangan bencana karhutla tergantung juga di tangan masyarakat sekalian,” tambah Naspi.

“Peran aktif masyarakat sangat diperlukan, begitu juga dengan bencana covid yang kita rasakan pada saat ini, peran aktif masyarakatlah yang menentukan cepat atau lambat kita memutuskan mata rantai bencana covid, kalau masyarakat kita tidak perduli terhadap prokes maka akan susah diatasi. Semua penanggulangan bencana peran masyarakat sangat diperlukan,” pungkas Naspi.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolsek Rupat, AKP Syadina Ali SH. Dikatakannya, Rupat cukup luas, dengan 4 kelurahan 12 desa.

“Dengan luas kilometer 890.635 km persegi. Untuk penduduknya sendiri cukup banyak juga, dengan luas segitu sekitar 37,452 ribu jiwa. Di tempat ini sering terjadi kebakaran hutan, setiap tahun ada saja yang terbakar, apa yang salah kira-kira, coba kita sama sama pikirkan. Sehingga nanti kalau saat terjadi seperti ini ada usul-usul. Jadi orang banyak berfikir lebih baik di banding kan satu orang,” jelas Kapolsek.

Penyebab akar terbakar itu, lanjut Kapolsek, sebenarnya masyarakat sudah tau, cuma tidak diungkapkan di khalayak ramai atau umum, sehingga dari tahun ke tahun itu saja permasalahan terbakar, alasan klasiknya pencari madu, memancing, membuang puntung rokok sembarangan.

“Intinya sebenarnya bisa diatasi dengan kesadaran diri sendiri,” pungkasnya.

Di sisi lain, Danramil Rupat mengucapkan terimakasih atas kehadiran BPBD dari provinsi untuk memberikan sosialisasi bagaimana tekniknya untuk memadamkan api.

“Saya himbau kepada masyarakat Rupat supaya tidak menggunakan pembukaan lahan dengan cara membakar, dan kita mewaspadai api,” ujar Danramil Rupat singkat.

Turut hadir dalam sosialisasi tersebut, MPA, Damkar, BPBD Provinsi, Satpol PP, Kapolsek dan Danramil Rupat.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Darwis Joon Viker

Tanggapan Fraksi Terhadap Dua Ranperda Inisiatif DPRD Kota Dumai

Fraksi-fraksi DPRD Kota Dumai telah menyampaikan tanggapan dan/atau jawaban Fraksi terhadap 2 (dua) Ranperda Inisiatif DPRD Kota Dumai dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai yang dilaksanakan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai pada hari Selasa (27/7/2021).

Adapun 8 (delapan) Fraksi DPRD Kota Dumai yang menyampaikan tanggapan adalah
1. Fraksi Demokrat dengan juru bicara Mara Hamdan Harahap,S.H;
2. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera dengan juru bicara Rudi Hartono,S.Psi;
3. Fraksi Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan juru bicara Andy PutraSilitong,S.E;
4. Fraksi Nasdem dengan juru bicara Hj.Haslinar,S,Sos,M.Si;
5. Fraksi Partai Persatuan Pembangunan dengan juru bicara Hasan;
6. Fraksi Partai Golongan Karya dengan juru bicara Ponimin,S.H;
7. Fraksi Partai Amanat Nasional dengan juru bicara Bujang;
8. Fraksi Gerakan Indonesia Raya dengan juru bicara H.Yuhandri,S.P.

Rapat Paripurna ini merupakan tindak lanjut Rapat Paripurna yang telah dilaksanakan pada hari Senin (26/7/2021) yaitu Paripurna Penyampaian Penjelasan Badan Pembentukan Peraturan Daerah DPRD Kota Dumai dan Pendapat Wali Kota Dumai terhadap 2 (dua) Ranperda Inisiatif DPRD Kota Dumai yaitu tentang:
1. Perlindungan Pengusaha Lokal dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan
2. Penyelenggaraan Sistem Drainase.

Adapun yang memimpin Rapat Paripurna kali ini adalah Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Bahari, didampingi oleh Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Purwanto,S.T, dan turut dihadiri oleh Wali Kota Dumai, H. Paisal,SKM,MARS, Anggota DPRD Kota Dumai, Forkopimda, serta Kepala OPD Kota Dumai.

Fraksi-fraksi DPRD Kota Dumai menyampaikan apresiasi terhadap Pendapat Wali Kota Dumai yang telah menyetujui kedua Ranperda ini untuk dibahas dalam tahapan selanjutnya yaitu pembahasan di tingkat Pansus DPRD dan disahkan menjadi Perda Kota Dumai nantinya. Fraksi DPRD Kota Dumai menghargai dukungan Wali Kota Dumai karena dengan demikian tidak ada perbedaan pandangan yang signifikan antara DPRD Kota Dumai dan Pemerintah Kota Dumai terhadap 2 (dua) Ranperda ini.

Selain itu Fraksi-fraksi DPRD Kota Dumai secara keseluruhan juga menyetujui 2 (dua) Ranperda Inisiatif DPRD Kota Dumai ini untuk dibahas ditingkat Panitia Khusus dan berharap agar usulan Ranperda ini nantinya dapat dimasukkan dalam Renstra OPD sehingga menjadi substansi dalam RPJMD Kota Dumai Tahun 2021-2026.

Dalam kesempatan ini juga diumumkan nama-nama Anggota Panitia Khusus B pembahas 2 (dua) Ranperda Inisiatif DPRD Kota Dumai sebagai berikut: H.Johannes MP Tetelepta,S.H,M.M selaku Ketua Pansus, Hasrizal selaku Wakil Ketua Pansus, H.Salman,S.Sos selaku Sekratris Pansus, Roni Ganda Bakara, Amd (Anggota Pansus), Suprianto,S.H (Anggota Pansus), Sutrisno (Anggota Pansus), Sri Wanah (Anggota Pansus), Marihot Sitorus (Anggota Pansus), S.Wesly Simanungkalit (Anggota Pansus), dan M.Al Ichwan Hadi,S.Sos (Anggota Pansus).

Paripurna ditutup oleh Pimpinan Rapat dengan menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Dumai beserta jajarannya, hadirin undangan yang telah bersedia hadir dan mengikuti jalannya Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai ini. (Rahima Fenia/ Humas Sekretariat DPRD Kota Dumai)

Bupati Rohil Afrizal Sintong Serahkan Bantuan Sosial Tunai dan Beras Miskin

ROHIL, Tribunriau – Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong menyerahkan secara simbolis bantuan sosial dan beras Bulog pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (BST dan BB-PKM) untuk masyarakat miskin, selasa (27/7/21) di kantor pos Bagansiapiapi.

” Bantuan lanhsung disalurkan melalui pos Giro Bagansiapipi dan kami dari pemerintah Daerah berharap penyaluran bisa tepat waktu”, Kata Bupati Afrizal Sintong.

Kepada semua pihak untuk mendukung dan mengawasi praktek kerja pihak pelaksana bantuan BST dan BB-PKM tersebut.

” kita berharap masyarakat itu nantinya dapat menerimanya dan kedepanya lagi data benar – benar valid. Jadi kalau benar mereka susah, kita daftarkan susah ,kalau Ia layak menerima tapi Ia belum dapat menerima, itu nanti akan kita laporkan lagi atau kita usulkan kembali, supaya mereka bisa menerima bantuan,” ujarnya.

Dalam Hal ini, Bupati Rokan Hilir menghimbau kepada pihak penyelengara Data masyarakat miskin agar bekerja lebih keras lagi kedepanya agar tidak terjadi data yang tidak benar.

” Saat ini sebenarnya tingkat kemiskinan kita masih tinggi, tetapi laporan ke pusat hanya delapan atau tujuh persen, padahal masyarakat kita sangat membutuhkan bantuan itu, bahkan ada menyampaikan kepada kita yang tak layak menerima mendapat sedangkan yang layak menerima mendapat bantuan tersebut”, ungkap Afrizal Sintong.

Pemerintah kabupaten Rokan Hilir , dalam hal seperti ini akan melakukan evaluasi terkait laporan masyarakat, bagaimana praktek pelaksana kegiatan bantuan tersebut jika masih ditemukan keluhan data yang tidak benar”, kata Afrizal Sintong.

(Hen)

Penyampaian Pendapat Walikota Terhadap Dua Ranperda Inisiatif DPRD Kota Dumai

Wali Kota Dumai, H. Paisal,SKM,MARS, telah menyampaikan pendapat terhadap usulan 2 (dua) Ranperda Inisiatif DPRD Kota Dumai pada Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai yang dilaksanakan pada siang hari Senin (26/7/2021) pukul 14.00 WIB bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Dumai, Bagan Besar.

Rapat Paripurna ini merupakan kelanjutan dari Rapat Paripurna yang telah dilaksanakan pada pagi hari Senin (26/7/2021) yaitu Paripurna Penyampaian Penjelasan 2 (dua) Rancangan Peraturan Daerah Inisiatif DPRD Kota Dumai tentang:
1. Perlindungan Pengusaha Lokal dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan, dan
2. Penyelenggaraan Sistem Drainase.

Paripurna siang ini masih dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kota Dumai, Mawardi, turut didampingi oleh Ketua DPRD Kota Dumai, Agus Purwanto,S.T, dihadiri oleh Wali Kota Dumai, H.Paisal,SKM,MARS, Anggota DPRD Kota Dumai, Forkopimda, serta Kepala OPD Kota Dumai. Rapat Paripurna ini berjalan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid-19.

Pada kesempatan ini dalam sambutannya, Wali Kota Dumai menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Dumai menyetujui kedua Ranperda yang telah disusun oleh DPRD Kota Dumai ini untuk segera dibahas secara mendalam ditingkat Panitia Khusus dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah nantinya.

Terkait Ranperda tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase, H. Paisal, SKM,MARS, menuturkan, adanya Ranperda ini merupakan masukan yang komprehensif dari berbagai instansi formal terkait, stakeholder, lembaga kemasyarakatan maupun masyarakat luas, karena maksud disusunnya Ranperda ini adalah sebagai pedoman bagi Pemerintah Daerah, Badan Usaha dan masyarakat dalam Penyelenggaraan Sistem Drainase.

Selain itu, sambungnya, tujuan dibuatnya Peraturan Daerah ini adalah:
1. Mewujudkan Penyelenggaraan Sistem Drainase yang memenuhi persyaratan tertib administrasi, ketentuan teknis, ramah lingkungan dan memenuhi keandalan pelayanan;
2. Menciptakan lingkungan permukiman yang sehat dan genangan;
3. Meningkatkan konservasi, pendayagunaan dan pengendalian air.

Kemudian, beliau juga menyampaikan bahwa Ranperda tentang Perlindungan Pengusaha Lokal dan Pengembangan Ekonomi Kerakyatan juga memberikan masukan yang komprehensif dari berbagai instansi formal terkait, stakeholder, lembaga kemasyarakatan maupun masyarakat luas karena tujuan penyusunan Ranperda ini adalah
1. Mewujudkan struktur perekonomian di daerah yang seimbang, berkembang, dan berkeadilan;
2. Menumbuhkan, melindungi dan mengembangkan usaha kecil dan koperasi menjadi tangguh dan mandiri sebagai basis pengembangan ekonomi kerakyatan yang bertumpu pada mekanisme pasar yang berkeadilan, berbasis pada sumber daya alam serta sumber daya manusia yang produktif, mandiri, maju, berdaya saing, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan;
3. Meningkatkan peran usaha mikro dan koperasi dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, pemerataan pendapatan, penanggulangan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi;
4. Meningkatkan partisipasi masyarakat dan dunia usaha untuk menumbuhkan usaha mikro dan koperasi;
5. Meningkatkan produktifitas, daya saing, dan pangsa pasar usaha mikro dan koperasi,
6. Menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan;
7. Meningkatkan akses terhadap suber daya produktif dan pasar yang lebih luas;
8. Meningkatkan peran usaha mikro dan koperasi sebagai pelaku ekonomi yang tangguh, professional, dan mandiri;
9. Mengembangkan produk unggulan daerah berbasis sumber daya lokal
Terakhir, Wali Kota Dumai atas Nama Pemerintah Kota Dumai memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada DPRD Kota Dumai khususnya Badan Pembentukan Peraturan Daerah Kota Dumai yang telah menyusun kedua Ranperda di atas. Selanjutnya dapat segera dibahas ditingkat Pansus DPRD Kota Dumai dan beliau akan menugaskan Kepala Perangkat Daerah yang terkait langsung dengan materi pembahasan untuk hadir secara langsung dan mengikuti pembahasan bersama Pansus DPRD Kota Dumai.

Selanjutnya dengan berpedoman pada ketentuan Pasal 11 ayat (3) Peraturan DPRD Kota Dumai Nomor 1 Tahun 2019 tentang Tata Tertib Kota Dumai, tahapan selanjutnya dari pembahasan Ranperda yang berasal dari DPRD, dilanjutkan dengan agenda “Tanggapan dan atau Jawaban Fraksi terhadap Pendapat Wali Kota” yang akan dilaksanakan pada hasi Selasa tanggal 27 Juli 2021 pukul 14.00 WIB. (Rahima Fenia/ Humas Sekretariat DPRD Kota Dumai)

Mahasiswa Kukerta UNRI di Inhil Bantu Sukseskan Vaksinasi Massal Covid-19

INHIL- Untuk membantu program pemerintah dalam penanggulangan pandemi COVID 19, Kodim 0314/INHIL menggelar vasksinasi massal pada Sabtu 24 Juli 2021 di wilayah kecamatan Tempuling, untuk pelaksanaan kegiatan tersebut Kodim 0314/INHIL dibantu oleh Puskesmas Sei. Salak, Pihak Kecamatan Tempuling, dan mahasiswa UNRI yang melaksanakan Kukerta di wilayah tersebut.

Adapun mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang membantu rangkaian kegiatan tersebut berjumlah 10 orang yang berasal dari 3 fakultas diantaranya 4 orang berasal dari Fakultas Teknik, 2 orang berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan 3 orang berasal dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universias Riau, Kelompok Kukerta tersebut diketuai oleh M.Taufiq Hidayadni, Adapun bentuk partisipasi yang dilakukan ialah membantu menyusun kursi, merapikan antrean masyarakat, dokumentasi kegiatan, dan masih banyak lagi.

Kegiatan penyuntikan vaksin dimulai pada pukul 9.30 WIB, namun persiapan dan penyusunan kursi oleh personil Kodim 0314/INHIL dan mahasiswa Kukerta sudah dimulai pada pukul 8.00 WIB, antusiasme dari warga sangat bisa dirasakan karena warga sudah mulai berdatangan ke lokasi vaksiniasi yaitu dihalaman depan Kantor Camat Tempuling sebelum pukul 8.00 WIB. Kegiatan vaksinasi tersebut merupakan tahapan selanjutnya dari vaksinasi yang pernah dilakukan sebelumnya dan memprioritaskan warga yang melaksanakan vaksinasi tahap kedua.

Pada rangkaian kegiatan vaksinasi massal tersebut dihadiri oleh Danramil 03 Kecamatan Tempuling yakni Kapten Syahrul Efendi, Camat Tempuling H.Junaidi, S.Sos. M.Si, Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kapten Anwarsyah Siregar, dan 22 Personil Kodim 0314/INHIL. Vaksinasi tersebut dilakukan di halaman depan Kantor Camat Tempuling dengan cara mendirikan tenda dari Kodim 0314/INHIL.

Pada vaksinasi massal tersebut disediakan 880 dosis vaksin, jenis vaksin yang digunakan ialah vaksin Sinovac. Masyarakat yang divaksin harus mengikuti beberapa tahapan yang dimulai dari Pendafataran diri, lalu menunggu giliran untuk dipanggil, setelah dipanggil masyarakat yang akan divaksin akan dicek tekanan darah terlebih dahulu, apabila tekanan darah normal, maka akan dilakukan penyuntikan, setelah dilakukan penyuntikan, masyarakat harus diobservasi dulu sambil menunggu sertifikat bukti vaksin kedua. (rilis)

Program Jebol Master Rekam e-KTP Disdukcapil Bengkalis Hadir di Rupat

RUPAT, Tribunriau- Program Jemput Bola Masif dan Terintegrasi (Jebol Master) untuk perekaman e-KTP dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bengkalis kini hadir di Kecamatan Rupat.

Program ini dilakukan untuk masyarakat berkebutuhan khusus, bagi yang memiliki kesempatan, juga dipersilahkan untuk mendatangi UPT Dukcapil Kecamatan Rupat.

Demikian disampaikan Kepala UPT Dukcapil kecamatan Rupat, Eka Otariani PE.SE di ruang kerjanya, Jumat (23/7).

“Bagi mereka yang punya kebutuhan khusus, yang tidak bisa langsung ke kantor capil, misalnya sakit, kita datangi langsung ke rumahnya,” ujar Eka

Sejauh ini, lanjut Eka, belum ada hambatan atau kendala dalam melaksanakan program.

“Program ini sudah berjalan hampir 95 persen,” ujar Eka.

Dijelaskan Eka, bagi masyarakat yang memiliki gangguan jiwa, jika punya data, juga akan dilakukan perekaman data.

Saat ini, pihaknya tengah beroperasi ke Desa Dungun Baru dan Desa Hutan Panjang.

“Kalau jaringan bagus, bisa satu hari kita langsung selesaikan, untuk Tanjung Kapal, Pergam dan Batu Panjang belum ada yang meminta kita datang ke rumahnya,” tambah Eka.

“Himbauan saya, bagi yang belum merekam ke kantor capil, segera datang ke kantor capil, kita akan layani, bagi yang berkebutuhan khusus, beri tahu kami untuk datang langsung ke rumahnya,” jelasnya.

“Sekali lagi, himbauan saya bagi yang ada data harus jujur agar kita rekam kita cetak ktpnya dan semua itu gratis tidak bayar.
Jika tidak ada kendala jaringan bagus bisa selesai satu hari,” pungkasnya.

Demikian juga disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkalis, Drs H Ismail MP. Dikatakannya, program tersebut sudah berjalan dari Tahun 2020 lalu.

“Jadi program jemput bola yang masif dan terigenterasi atau yang sering juga disebut Jebol Master sudah kita laksanakan sejak 2020 yang lalu dengan sasaran pertama kita waktu itu yang di Pulau Rupat, tepatnya di Rupat Utara dan Rupat,” ujar Ismail.

Kemudian, lanjut Ismail, di tahun 2021 ini pihaknya turun lagi ke Rupat dan daerah-daerah lainnya di kabupaten Bengkalis.

“Jadi beberapa waktu yang lalu kita sudah melakukan Jebol Master di pulau Rupat ke seluruh desa dan kelurahan yang ada di pulau Rupat, baik itu di kecamatan Rupat maupun di kecamatan Rupat Utara, kemudian di samping itu kita masih turun lagi, berikutnya kita khusus dengan sasaran penduduk yang berkebutuhan khusus seperti sudah tua yang tidak mungkin datang ke kantor desa atau pun UPT, termasuk yang difable juga, kita layani langsung ke rumahnya, jadi kita langsung melakukan perekaman ke rumah-rumah penduduk yang bersangkutan itu, kita berkeliling dari Rupat Utara sampai ke Rupat,” jelasnya.

Jadi program seperti ini, jelas Ismail, akan berlanjut terus, kalau yang datang ke rumah ini memang masih terbatas jadi kita jebolkan nanti di Bengkalis, nanti kita ke Rupat, untuk tahun depan kita rencanakan ini bisa di lakukan oleh seluruh UPT untuk langsung ke rumah penduduk yang bersangkutan kebutuhan khusus ini, misalnya sakit, tapi bagi yang tidak sakit datang ke UPT supaya layanan lebih cepat.

“Karena layanan kita di UPT juga sudah kita usahakan secepat mungkin, jika perlu selesai semua satu hari,” ujarnya.

Selain itu, jelas Ismail, program unggulan dari Ibu Bupati namanya Layanan Mobile Administrasi Kependudukan” atau MOLDUK

“Jadi ibu Bupati punya misi program unggulan, salah satunya adalah meningkatkan kualitas pelayanan, salah satunya adalah molduk ini,” kata Ismail.

“Jadi program unggulan Bupati dengan sarana molduk, kita melakukan jebol master nanti dalam bentuknya diimplementasikan oleh dinas dukcapil itu dalam bentuk jebol master jemput bola masif dan terigenterasi, masif artinya kita menjangkau seluruh desa-desa seluruh lapisan masyarakat, kemudian terigenterasi artinya layanan kita tidak hanya satu, jika di lapangan kita temukan belum punya akte kelahiran, kita proses atau yang KK-nya belum diperbaharui, kita proses semuanya,” jelasnya.

Kalau untuk kendala, lanjut Ismail, sejauh ini yang sering ditemui adalah ketersediaan jaringan internet, karena pihaknya bekerja menggunakan jaringan internet.

“Himbauan saya untuk masyarakat yang pertama saya minta seluruh masyarakat itu untuk mengecek sendiri dokumen kependudukannya, apa yang kurang, untuk itu segera urus ke upt setempat, jadi biasakan mengurus itu jangan tunggu mendesak saat ada keperluan baru diurus,” imbau Kadis.

Terkait masalah penduduk yang ingin mengurus surat pindah namun tidak mampu pulang lagi untuk mengurus surat pindah, kata Ismail, tidak perlu pulang lagi ke kampung, kita urus dengan cara buat surat keterangan dari kepala desa bahwa yang bersangkutan benar-benar secara de factonya berdomisili di desa atau kelurahan tersebut.

“Kemudian, kalau memang tidak mampu, buat surat permohonan ke disdukcapil surat pindah, sebutkan alasan mengapa tidak bisa mengurus sendiri, akan kita bantu, sebentar saja sudah kelar,” pungkasnya.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Jumat Berkah, IMI Korwil Dumai dan Polres Bagikan Makanan ke PKL

DUMAI- Polres Dumai bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Dumai kembali berbagi makanan kepada masyarakat. Kali ini, dalam kegiatan Jumat Barokah, disiapkan nasi kotak kepada Pedagang Kaki Lima (PKL), Jumat (23/07/2021).

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira, S.I.K, M.H melalui Waka Polres Dumai, Kompol Sanny Handityo, S.H, S.I.K mengatakan, pembagian nasi kotak kepada pedagang di Jumat Barokah menjadi agenda rutin dilaksanakan di wilayah hukum Polres Dumai. Kegiatan Jumat Barokah merupakan salah satu program Polri untuk berbagi kepada sesama.

“Semoga kegiatan baik ini bisa dilakukan secara terus menerus. Selain berbagi kita harap warga juga turut mendukung upaya yang dilakukan petugas dalam penanganan Covid 19, khususnya di Kota Dumai,” ungkapnya.

Lanjutnya, selain membagikan nasi kotak di hari Jumat, Polres Dumai juga aktif melaksanakan kegiatan sosialisasi protokol kesehatan dan setiap hari kerja membagikan masker gratis ke masyarakat.

“Kami aktif melaksanakan kegiatan sosialisasi protokol kesehatan serta membagikan masker kepada masyarakat. Hal ini, sebagai upaya kami memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kota Dumai,” jelasnya.

Tambahnya, berbagi kebahagiaan ini merupakan upaya menjaga serta meningkatkan silaturahmi kami bersama masyarakat. Merupakan suatu kebahagiaan bisa berada ditengah-tengah mereka.

“Berbagi dan melihat mereka tersenyum, semoga bisa membantu meringankan beban warga di tengah merebaknya Pandemi Covid 19” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut serta Kasat Lantas Polres Dumai AKP Akira Ceria, Pengurus IMI Regwil Riau, Pengurus IMI Korwil Dumai.

Para pedagang mengucapkan terimakasih dan berharap Polri khususnya Polres Dumai selalu peduli dan terus berbuat baik kepada masyarakat.*

Respon Keluhan Warga, Wabup Rohil Turun Langsung Ke RSUD Dr.Pratomo Bagansiapiapi

ROHIL, Tribunriau – Mendengar keluhan masyarakat ada masalah pelayanan kesehatan di RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi, Wakil Bupati langsung mendatangi rumah sakit tersebut.

” Ada mendengar kabar dari warga, pelayanan bermasalah di rumah sakit dan saya langsung datang menindaklanjutinya, ” kata Wakil Bupati H. Sulaiman SS, MH, saat melakukan sidak ke RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi, Kamis (22/7/2021).

Kata Wabup H. Sulaiman, banyak keluhan agar RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi memperbaiki pelayanan, coba hati nuraninya saat ini yang harus diutamakan sisi kemanusiaan. Di media sosial RSUD dr Pratomo Bagansiapiapi banyak keluhan dari masyarakat, disitulah saya marah.

Sebut H. Sulaiman, pak Bupati juga menekankan bahwa kita semua harus siap melayani, melayani, dan melayani. Jika ini benar dijalankan, inshaAllah akan menjadi ladang amal ibadah kita.

Menurutnya budaya salam, senyum, sapa, sopan, dan santun harus terus dilakukan. Mengingat semua petugas pada hakekatnya adalah pelayan masyarakat.

Banyak bukti nyata, saya berharap tak boleh seperti itu lagi,” kata Wabup H. Sulaiman dihadapan dirut dan dokter RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi.

Saat melakukan sidak, terlihat juga salah satu pegawai di RSUD yang terlambat hadir. Sudah jam berapa ini, kenapa datang jam 9. Saya saja datang awal, dan lama saya nunggu di luar.

” Saya minta kepada seluruh perawat, dokter dan pegawai RSUD Dr Pratomo Bagansiapiapi jagan lagi terulang. Mana inovasi kalian, coba bangkitkan semangat lagi, ” tegasnya.

Kepada Dirut RSUD agar perawat di ingatkan, beri teguran. Perawat dan bidan. Saya sudah lama di rumah sakit ini, ada perawat terlambat dan hal seperti ini jangan sampai terulang kembali. Kalau bisa rumah sakit ini menjadi contoh kepada masyarakat, Saya minta pelayanan harus maksimal, ” pinta Sulaiman.

Bupati dan Wabup Rohil Saksikan Penyembelihan Hewan Kurban Di DLH

ROHIL, Tribunriau – Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong dan H.Sulaiman.SS.MH menghadiri pelaksanaan penyembelihan Hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021, sekaligus menyerahkan bantuan sumbangan kepada keluarga kebersihan di Dinas lingkungan Hidup kabupaten Rokan Hilir yang ditimpa musibah, kamis (22/7/21).

Dalam sambutannya Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suwandi.S.Sos mengatakan, kami mewakili keluarga besar Dinas Lingkungan Hidup (DLH), menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan wakil Bupati menuhi undangan kami untuk menghadiri acara ini .

Selanjutnya, kami juga mengucapkan terima kasih atas bantuan 1 ekor lembu dari Bapak Bupati dan 1 ekor lembu dari Bapak wakil Bupati Rokan Hilir,” jelasnya.

” Alhamdulillah Tahun ini merupakan Tahun ke Dua pelaksanaan penyembelihan hewan kurban , tahun ini kami menyembelih sebanyak 7 ekor yang kami dapati dari sumbangan sekaligus arisan PNS dan PTT keluarga besar DLH dan 2 ekor dari Bupati dan wakil Bupati, ” kata suwandi.

Insya Allah , jelas Dia, Daging hewan kurban nanti akan kami serahkan kepada seluruh petugas kebersihan dan taman yang bekerja dikecamatan Bangko ,kemudian kami serahkan kepada panti asuhan yang ada dikecamatan Bangko dan masyarakat yang berada disekitar lingkungan perkantoran ini .

” Mudah – mudah hewan kurban yang akan kita bagikan ini membawa berkah bagi keluarga yang akan menikmatinya,” ujar nya.

Tambah suwandi, Kami juga akan menyerahkan bantuan sumbangan , kebetulan beberapa bulan yang lalu ada keluarga dari petugas DLH yang ditimpa musibah , ada 5 orang yang meninggal Dunia , jadi kami himpun sumbangan dari seluruh keluarga besar Dinas lingkungan Hidup, kami dapati sumbangan keseluruhan sebesar Rp. 8 juta dan akan dibagikan kepada keluarga petugas kebersihan tersebut, “Ungkap suwandi.

Ditempat yang sama , Wakil Bupati Rohil H.Sulaiman.SS.MH berharap kurban ini membawa keberkahan bagi kita semua dan diterima oleh Allah.SWT .

Untuk itu, kita berdoa kabupaten rokan hilir APBD nya meningkat lagi supaya banyak kurban lagi,” kata sulaiman.

Bupati Rokan Hilir Afrizal Sintong mengatakan, sebanyak 7 ekor kurban dari DLH Tahun ini, dan ini sangat luar biasa, mudah – mudahan kedepan meningkat lagi .

” Kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1442 H/2021 M, semoga kita tingkatkan lagi semangat berkurban kita , untuk masyarakat kita dan petugas kebersihan kita ,” ujarnya.

Tentang kebersihan, Bupati Rohil Afrizal sintong memberikan apresiasi buat dinas lingkungan Hidup serta jajaranya. ” kami sudah cek kemana -mana , baik Hutan kota, perkantoran sudah bersih semua ,” ungkap Afrizal Sintong.

(Hen)

Terbaru

Populer