Beranda blog Halaman 960

Pengacara dan Pekerja PT.SIPP Tolak Pemasangan Plang dari Pemerintah, Polisi ‘Tidak Berkutik’ ?

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kembali melakukan penindakan pemasangan plang penghentian produksi sementara untuk yang ketiga kalinya, di depan pintu masuk PMKS (Pabrik Minyak Kelapa Sawit) PT SIPP (Sawit Inti Prima Perkasa) Jalan Rangau KM 6 Duri, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin sore (16/08/21).

Namun, dalam pemasangan Plang tersebut masih mendapat penolakan dari pihak perusahaan, baik itu dari pengacara maupun pekerja perusahaan.Yangmana sebelumnya pihak DLH sudah dua kali gagal menancapkan plang didepan pabrik, karena ada penolakan dari pekerja PT.SIPP yang kebanyakan buruh bongkarmuat.

Pantauaan media dilapangan sebelum tim DLH dan pihak aparat keamanan sampai di lokasi, puluhan pekerja sudah memasang portal dan berjaga-jaga di simpang masuk pabrik.

Sekitar pukul 14.00 WIB rombongan DLH berpakaian dinas pemerintah di kawal oleh pihak Polsek Mandau, Polres Bengkalis, dan Satpol PP tiba di lokasi pabrik. Kehadiran rombongan DLH langsung disambut oleh pengacara dari perusahaan Tommy dengan adu perdebatan.” Saya tidak terima kalau plang ini dipasang disini dan saya tidak terima kalau produksi pabrik sawit ini dihentikan,” kata Tommy menegaskan.

Mendengar ucapan tersebut, Sektetaris DLH Andris Wasono bersama Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas M.Lamin, Kasi Limbah B3 Ed Junaedi, Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup Daerah (PPLHD) Agus Susanto, dan Kasubag Hukum Pedro, tetap juga bersikeras untuk memasang plang itu, akan tetapi pada saat mau di pasang, puluhan pekerja PT.SIPP langsung melakukan penolakan agar plang tidak dipasang.

Dengan adanya penolakan/perlawanan dari pihak perusahaan, dan pihak Polsek Mandau, Polres Bengkalis sepertinya tidak berkutik, tidak bisa melakukan tindakan hukum bagi pihak perusahaan yang terang-terangan melawan aturan pemerintah yang sudah diatur oleh UU, akhirnya, pemasangan plang penghentian produksi sementara PMKS PT.SIPP, dialihkan dekat SPBU Jl. Rangau KM 6.Tentunya hal ini terlihat lucu karena dipasang terlalu jauh dari lokasi pabrik.

Setelah selesai melakukan pemasangan plang tersebut,  Sekretaris DLH Andris Wasono saat diwawancara wartawan mengatakan,” terkait masalah pemasangan plang tersebut bisa dipasang dimana saja dengan catatan sanksi tetap berjalan.Ini hanya mengingatkan mereka (pihak PT.SIPP, red) saja, supaya mereka tau bahwa mereka kena sanksi.Bila mereka tidak mengindahkan sanksi ini, akan kita tingkatkan sanksinya yaitu, pembekuan dan pencabutan operasi,” kata Andris.

Dilakukannya pemasangan plang penghentian produksi sementara PT.SIPP oleh DLH dengan dasar SK Bupati Bengkalis No.412/KPTS/VI/2021, karena pihak PT.SIPP tidak memiliki izin pembuangan limbah, belum mendapat izin tempat penyimpanan sementara limbah bahan berbahaya beracun (B3), sudah dua kali terjadinya kolam limbah jebol dan mencemari kebun milik masyarakat, melakukan pembuangan limbah secara langsung tanpa diolah sebelumnya dan lainnya.

Sekretaris DLH Bengkalis Andris Wasono ketika diwawancara wartawan

Perlu diketahui, bahwa pada tahun 2018 ratusan masyarakat Suku Sakai Jl.Rangau KM 6 yang dikordinir alm.Kentung, Joko dkk dan masyarakat Jl.Swadaya (Jl.Rangau KM 5) yang dikordinir Parulian Gultom, Paber Panjaitan alias Pamboring (sekarang Ketua RT 05/RW 10) dkk, Kelurahan Pematang Pudu, telah melakukan aksi demo penolakan berdirinya pabrik PT.SIPP, karena diduga perusahaan belum mendapat izin pengolahan limbah, adanya bau busuk dan abu pabrik berterbangan sampai ke atap rumah masyarakat dan mengenai mata bila berkendaraan sepedamotor, serta lalat  banyak ke rumah masyarakat.Tapi, kandas setelah 3 hari 3 malam memblokir pintu masuk ke pabrik, sehingga truk pengangkut buah sawit tidak bisa masuk pabrik dan produksipun tidak ada.Karena sepertinya pihak Polsek Mandau yang dikordinir Kanit Intel Iptu Hermanto berpihak pada perusahaan, meminta masyarakat membubarkan diri dengan menyerahkan foto copy SK dari Bupati Bengkalis Herlian Saleh, isinya memberikan izin beroperasinya pabrik PT.SIPP.

Tampak hadir bersama rombongan DLH yaitu, perwakilan dari DPMTSP Bengkalis, Sekcam Mandau M.Rusydi RR, Lurah Pematang Pudu Tansil Akmal dan lainya.(jlr).

HUT Ke -76 RI, Afrizal Sintong Perdana Jadi Inspektur Upacara

ROHIL, Tribunriau – Bupati Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong menjadi Inspektur Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 76 Republik Indonesia (RI), selasa (17/8/21) di Halaman kantor BPKAD Jalan merdeka Bagansiapiapi.

Bupati Rohil Afrizal sintong mengatakan, pada peringatan HUT ke-76 RI , Dirinya baru perdana menjadi inspektur upacara.

” tentunya saya merasa terharu , Alhamdulillah pelaksanaan upacara HUT ke – 76 di Rokan Hilir berjalan lancar”, ujarnya.

Di hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke -76 ini , mari kita berdoa bersama agar negeri ini merdeka dari pandemi covid -19 , ini agar indonesia tumbuh dan menjadi indonesia tangguh, sehingga nanti nya masyarakat bisa beraktifitas seperti biasanya..Aamin, ” ucap Afrizal Sintong.

(Hen)

2 Warga Mandau Ditangkap Polisi Terkait Shabu dan Ganja

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Satuan Reserse (Satres) Narkoba Polres Bengkalis telah menangkap 2 pemuda warga Kecamatan Mandau karena terlibat kasus shabu dan daun ganja, di Jl.Bandes Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis (12/08/21) sekitar pukul 22.30 WIB.

Kedua pelaku berinisial MY (23) dan DRE (22) yang sudah diamankan polisi, berikut dari tangan mereka polisi menyita shabu-shabu dengan berat 2 gram dan daun ganja kering dengan berat 5,2 gram.

Dari keterangan Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Resnarkoba Iptu Tony Armando, Senin (16/08/21) menjelaskan, bahwa kedua tersangka ditangkap di depan rumah di Jalan Bandes Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.

Pada hari Kamis 12 Agustus 2021 sekira pukul 21.00 WIB, tim opsnal Satres Narkoba Polres Bengkalis mendapat informasi dari masyarakat, bahwa sering terjadi transaksi narkoba di Kelurahan Duri Barat.

Mendapat informasi tersebut, dilakukan penyelidikan, lalu setelah diperoleh informasi yang akurat pada hari yang sama sekira pukul 22.30 WIB, tim melakukan penggrebekan di sebuah rumah di Jalan Bandes Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau.

“Petugas berhasil menangkap dua tersangka, dan dilakukan penggeledahan, ditemukan 1 paket diduga narkotika jenis shabu-shabu, 1 paket diduga jenis daun ganja kering, 1 unit HP merk Vivo warna Biru, 1 bungkus plastik pack kosong, uang tunai Rp 500.000 dan 1 unit HP merk Realme warna Hitam,” kata Tony.

Dilanjutkannya, selanjutnya tim melakukan interogasi tentang kepemilikan shabu dan tersangka MY mengakui shabu itu miliknya yang dibeli dari seseorang berinisial A di Kecamatan Mandau.

“Mengenai daun ganja kering, tersangka MY mengaku membeli dari seseorang berinisial U, di Kecamatan Mandau juga. Selanjutnya kedua tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Bengkalis guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tutup Tony.(jlr).

Kegiatan Vaksinasi 5 Kelurahan di Mandau Ditinjau Camat Riki

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Untuk memastikan kelancaran kegiatan pelaksanaan vaksinasi di Mandau, Camat Riki Rihardi selaku Ketua Satgas Covid-19 Kecamatan Mandau, turun langsung kelapangan untuk meninjau pelaksanaan vaksinasi di beberapa Kelurahan di Kecamatan Mandau, Kabupaten Benfkalis, Rabu (15/08/2021).

Pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan oleh lima kelurahan secara serentak dan tempatnya di 3 lokasi berbeda.

Pertama, Camat melakukan peninjauan di Kantor Lurah Duri Timur. Di kantor lurah ini vaksinasi dilaksanakan untuk 2 Kelurahan, yakni, Duri Timur dan Gajah Sakti.

Camat Riki Bangga Kesadaran Prokes Masyarakat Tinggi, Tinjau Vaksinasi Kelurahan Air Jamban dan Duri Barat.

Kemudian ke lokasi kedua, vaksinasi di Gedung LAMR Kelurahan Batang Serosa. Di lokasi ini vaksinasi dilakukan untuk 2 Kelurahan, yakni, Balik Alam dan Batang Serosa.

Selanjutnya, vaksinasi di Kelurahan Talang Mandi dilaksanakan di Aula Kantor Lurah Talang Mandi, yang berada di belakang Kantor Lurah Talang Mandi.

Masyarakat antusias banyak hadir untuk mengikuti vaksinasi yang diadakan hari ini, sebab masyarakat sudah menantikan pelaksanaan vaksinasi ini.

“Pelaksanaan vaksinasi di 5 Kelurahan ini adalah bukti bahwa Kecamatan Mandau mampu melakukan percepatan distribusi vaksin ke masyarakat. Apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis dan juga pelaksana vaksinasi, yakni, UPT Puskesmas Duri Kota dan juga UPT Puskesmas Pematang Pudu, yang sudah beberapa hari ini melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat Kecamatan Mandau,” kata Riki.

Camat yang didampingi Kasi Trantib Muhammad Vicky dan anggota Satgas Covid-19, mengucapkan terimakasih kepada Kapolsek beserta anggota dan Danramil beserta anggota. Ucapan sama juga disampaikan kepada Satpol-PP Kecamatan Mandau, yang telah mengawal ketertiban masyakarakat dalam pelaksanaan vaksinasi.

“Terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu suksesnya pelaksanaan vaksinasi ini,” ucap Riki.(jlr)

Bupati Afrizal Sintong Kukuhkan Pakibraka Rohil 2021

ROHIL, Tribunriau – Bupati kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Afrizal Sintong didampingi Wakil Bupati Rohil H.Sulaiman SS MH Secara Resmi Mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Rokan Hilir Tahun 202, Dengan Tema “Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh” Jum’at (13/08/2021) Digedung H.Misran Rais Jalan Utama Bagansiapiapi.

Hadir dalam acara pengukuhan , sekretaris daerah (Sekda) Rokan Hilir H.M.Job Kurniawan, Kapolsek Bangko Kompol Sasli Rais SH, Pasilog Capten Arh S Siregar Wakil Ketua DPRD Abdullah dan Pejabat Tinggi Forkopimda Rohil Serta para Undangan Orang Tua Anak Paskibraka Yang Hadir mengikuti acara Pengukuhan Tersebut.

Bupati Rohil Afrizal Sintong Dalam sambutannya, atas Nama Pemerintah Daerah Kabupaten Rokan Hilir kepada Anak Paskibra kami mengucapkan banyak terimakasih dalam mendukung Pemerintah daerah dan Akan berupaya memprioritas kan anak Paskibraka dalam program Pemerintah Nantinya, Sebagai Wujud Terimakasih kepada Mereka, Ucap Bupati Afrizal Sintong.

Selanjutnua, Wakil Bupati H.Sulaiman Menambahkan, Semoga Kegiatan Anak Paskibraka Tahun ini berjalan lancar Tanpa ada Gendala apapun dan tentunya Ucapan Terimakasih Kepada Anak Paskibraka .

(Hen)

Ketua TP – PKK Rohil Ajak Jajaran Gencarkan Cegah Stunting

ROHIL, Tribunriau – Pada beberapa tahun belakangan ini, Stunting menjadi topik yang kerap diperbincangkan banyak orang diberbagai belahan dunia, khususnya para ibu di negara berkembang.

Apa itu Stunting ?
Berikut paparan Ny Sanimar Afrizal SPd Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Rokan Hilir, pada kegiatan Pembekalan dan Pemantapan Pencegahan Stunting di jajaran pengurus organisasi fungsional yang dipimpinnya.

Sanimar Afrizal menyampaikan, bahwa berdasarkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan, bahwa stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan asupan gizi, terserang infeksi, maupun stimulasi yang tak memadai.

Dikarenakan suatu kondisi tertentu dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya anak sebagai generasi penerus, maka perlu dicegah dengan menciptakan kondisi yang ideal agar tumbuh kembangnya anak dapat berjalan dengan lebih baik dan sesuai dengan usianya, sehingga anak akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang dapat menjadi investasi masa depan atau generasi yang cerdas dan bernas.

ketua TP-PKK Rohil Sanimar Afrizal

langkah pencegahan stunting sangat perlu dilakukan, apa sajakah caranya? Simak selengkapnya berikut ini:

1. Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil

Tindakan yang relatif ampuh dilakukan untuk mencegah stunting pada anak adalah selalu memenuhi gizi sejak masa kehamilan.

2. Beri ASI Eksklusif sampai bayi berusia enam bulan

ASI berpotensi mengurangi peluang stunting pada anak berkat kandungan gizi mikro dan makro. Oleh karena itu, ibu disarankan untuk tetap memberikan ASI Eksklusif selama enam bulan kepada sang buah hati. Protein whey dan kolostrum yang terdapat pada susu ibu pun dinilai mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi yang terbilang rentan.

3. Dampingi ASI Eksklusif dengan MPASI sehat

Ketika bayi menginjak usia 6 bulan ke atas, maka ibu sudah bisa memberikan makanan pendamping atau MPASI. Dalam hal ini pastikan makanan-makanan yang dipilih bisa memenuhi gizi mikro dan makro yang sebelumnya selalu berasal dari ASI untuk mencegah stunting. WHO pun merekomendasikan fortifikasi atau penambahan nutrisi ke dalam makanan. Di sisi lain, sebaiknya ibu berhati-hati saat akan menentukan produk tambahan tersebut. Konsultasikan dulu dengan dokter.

4. Terus memantau tumbuh kembang anak

Orang tua perlu terus memantau tumbuh kembang anak mereka, terutama dari tinggi dan berat badan anak. Bawa si Kecil secara berkala ke Posyandu maupun klinik khusus anak. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi ibu untuk mengetahui gejala awal gangguan dan penanganannya.

5.Selalu jaga kebersihan lingkungan

Seperti yang diketahui, anak-anak sangat rentan akan serangan penyakit, terutama kalau lingkungan sekitar mereka kotor. Faktor ini pula yang secara tak langsung meningkatkan peluang stunting. diare adalah faktor ketiga yang menyebabkan gangguan kesehatan tersebut.

PKK Rokan Hilir Gencar Sosialisasi Stunting

TP PKK Kabupaten Rokan Hilir menggencarkan sosialisasi pencegahan stunting, dan melakukan kunjungan rutin hingga ke pedesaan, sebagai upaya untuk menurunkan angka stunting.

Hal tersebut diungkapkan Sanimar saat ke beberapa tempat posyandu beberapa waktu lalu dalam acara penilaian lomba posyandu tingkat kabupaten.

Dikatakan Sanimar, salah satu cara paling cepat menuntaskan masalah stunting, yaitu melalui gotong royong dan melibatkan banyak pihak, termasuk semua kader PKK dan masyarakat.

“Kita semua turun ke masyarakat melakukan kampanye Stunting ini. Ayo kita kerja sama dengan sungguh-sungguh agar kasus stunting bisa tuntas ini bisa tuntas di Rohil,” ajak Sanimar.

Selain itu, Sanimar menyampaikan keberadaan Posyandu harus bisa memberikan solusi terhadap masalah yang dihadapi ibu ibu dan para balita serta meminta para kader Posyandu untuk bekerja dengan baik serta selalu ikhlas dalam melayani masyarakat.

Disamping itu, kata Sanimar Afrizal bahwa keberhasilan yang telah ada untuk ditingkatkan serta melakukan inovasi dan terobosan dimasa Pandemi yang terjadi saat ini, termasuk inovasi dan terbosan dalam melahirkan produk yang dapat menjadi penghasilan tambahan dirumah tangga. (Advetorial)

AO Als Peang Diduga Bandar Narkoba Ditangkap Tim Satres Narkoba Polres Bengkalis

Bengkalis (B.Solapan), Tribunriau – Tim Satres Narkoba Polres Bengkalis telah menangkap AO alias Peang (40 th), warga Jalan Lestari Duri XIII Desa Bumbung,  Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, pada hari Rabu  (11/08/21) sekira pukul 16.00 WIB.

AO alias Peang diduga sebagai bandar narkotika jenis shabu, diamankan bersama barang bukti 2 paket diduga narkotika jenis shabu berat 3.2 gram, 1 unit Hp merk nokia warna merah, 1 bungkus plastik pack kosong, 1buah pipet /sendok sabu dan uang tunai Rp 500.000.

Pada press releas Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Narkoba Iptu Tony Armando, Jum’at (13/08) siang menjelaskan, kronologi penangkapan tersangka pada hari Rabu (11/08) sekira pukul 15.00 WIB. Tim opsnal Satres narkoba Polres Bengkalis mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkoba di Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan. 

“Setelah mendapat informasi tersebut  dilakukan lidik, dan diperoleh informasi yang akurat pada hari yang sama sekira pukul 16.00 WIB tim menangkap tersangka di tepi Jalan Lintas Duri-Dumai Duri XIII Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan dan saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti,” kata Tony.

Selanjutnya, diteruskannya, tim melakukan interogasi tentang kepemilikan shabu, dan tersangka mengakui shabu tersebut miliknya yang didapat dari seseorang berinisial ‘D’ di Bathin Solapan, dan dilakukan pengejaran namun ‘D’ belum ditemukan. 

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Bengkalis guna dilakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkas Tony.

Polres dan SC 234 Regwil Dumai Salurkan Ratusan Paket Sembako

DUMAI, Tribunriau- Kepolisian Resort (Polres) Dumai bersama Solidarity Comunity (SC) 234 Regwil Kota Dumai, Jumat (13/08/2021) menyalurkan ratusan paket sembako kepada warga terdampak di masa pemberlakuan PPKM Mikro di Kota Dumai.

Penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako ini dipimpin langsung oleh Kapolres Dumai AKBP Mohammad Kholid, SIK bersama Ketua 234 SC Regwil Kota Dumai, Rendy Firdaus, SH.

Kapolres Dumai, AKBP Mohammad Kholid, SIK mengatakan, pemberian bantuan sembako kepada warga terdampak pandemi, Polres Dumai bersama SC 234 lansung mendatangi rumah warga.

Menurutnya, bantuan paket ini terdiri dari, beras 5 Kg, minyak goreng 1 Kg, Mie instan 10 bungkus, gula pasir 1 Kg dan teh celup 1 kotak serta kopi Candy Espresso dan disalurkan kepada masyarakat di Kelurahan Bukit Timah Perumnas Dumai Baru, warga Kelurahan Bukit Datuk dan kelurahan lainnya.

“Hari ini kita serahkan paket sembako kepada warga dibeberapa Kelurahan yang terdampak Covid 19, kegiatan ini sebetulnya lanjutan dari giat sebelumnya,” ungkap Kholid yang belum sepekan menjabat Kapolres Dumai.

Orang nomor satu di jajaran Polres ini menyatakan, sangat berterima kasih kepada SC 234 Regwil Kota Dumai untuk ikut bersama melakukan pembagian sembako kepada warga secara langsung.

Lanjutnya, selain pemberian bantuan sembako, Polres Dumai juga terus memberikan himbauan kepada masyarakat untuk disiplin menerapkan Protokol kesehatan (Prokes) khususnya saat beraktifitas di luar rumah.

Kapolres Dumai juga mengajak semua pihak untuk peduli terhadap warga kurang mampu dan masyarakat terdampak pandemi. “Persahabatan itu tidak dicari, namun kita sendirilah yang menciptakannya, dari rasa saling berbagi, mengerti, dan mempercayai,” ungkap Kholid.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan pandemi segera berakhir sehingga kehidupan masyarakat kembali pulih seperti semula,” harapnya.

Ketua 234 SC Regwil Kota Dumai, Rendy Firdaus, SH menjelaskan, bahwa kegiatan ini menjadi agenda rutin dan untuk kedua kalinya dalam program ‘Dumai Berbagi’, sebelumnya kegiatan bersama Waka Polres Dumai Kompol Sanny Handityo dan Kasat Lantas Polres Dumai AKP Akira Ceria, SIK.

“Kegiatan rutin ‘Dumai Berbagi’, sebelumnya kita bersama Polres Dumai membagikan ratusan nasi kotak kepada pedagang di pasar tradisional. Mudahan, kedepan dapat berlanjut terus dalam kegiatan sosial masyarakat,” ungkap Rendy didampingi pengurus SC 234 Riau Richard Abe dan pengurus SC 234 Kota Dumai.

“Kami mengucapkan terima kasih pada Polres Dumai atas kepercayaan dalam kegiatan sosial, harapan kami berbagai intansi lain, maupun donatur lainya dapat melakukan hal yang sama untuk meringankan ekonomi masyarakat yang sangat terdampak saat pandemi Covid 19,” harap Rendy mengakhiri.*

Sosialisasi PATBM Kepada Perwakilan 2 Desa Oleh Dinas PPA Bengkalis

Bengkalis (Mandau), Tribunriau – Hari ini  Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Kabupaten Bengkalis, menggelar sosialisasi perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) kepada perwakilan   masyarakat Desa Bathin Betuah dan Desa Harapan Baru di Kecamatan Mandau, di gedung UPT PPA Mandau Jl.Hangtuah Duri, Kelurahan Batang Serosa, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Jumat (13/08/21).

Diacara sosialisasi itu, dibahas tentang tata kelola organisasi PATBM di Desa/Kelurahan, tugas pemerintah desa/kelurahan, tugas tim kerja PATBM di desa/kelurahan yaitu, mengumpulkan dan menyusun data dan informasi anak dan keluarga, memetakan permasalahan anak (kekerasan, kerentanan), sumber pelayanan; mengintegrasikan data dan informasi dalam pengembangan kegiatan PATBM, memetakan permasalahan anak di masyarakat, menyusun rencana, melaksanakan dan mengkoordinasikan pencegahan kekerasan terhadap anak dan mempromosikan hak-hak anak dan pencegahan kekerasan, mengembangkan mekanisme respon kasus.

Kemudian tujuan PATBM adalah mencegah kekerasan terhadap anak dan menanggapi kekerasan.Tata kelola; tingkat kabupaten/kota, provinsi, pusat; pasal 12 (2) UU No.23 tahun 2014 tentang urusan pemerintahan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar (butir b), tingkat deda (UU No.6 tahun 2014) pasal 8 tentang kewenangan desa, pasal 94 tentang lembaga kemasyarakatan/partisipasi masyarakat, dan tingkat PATBM; pedoman PATBM.

Sumber dan mekanisme pendanaan; 1. APBD/N (hibah atau bansos), anggaran desa, swadaya, kerjasama dengan pihak ketiga (LSM L/N/I),2.Mempertimbangkan integrasi dengan skema pendanaan kelembagaan di tingkat desa (posyandu, polindes, desa siaga, dll).

Selaku Kepala Bidang (Kabid) Pemenuhan Perlindungan Anak Amrina Zulfieyati mengatakan, bahwa tujuan kegiatan ini untuk mencegah anak dari tindakan kekerasan. 

“Apalagi masa pandemi ini, banyak kekerasan anak, faktornya soal ekonomi dan lainnya,” kata Amrina.

Dijelaskannya, bahwa kegiatan ini diselenggarakan agar masyarakat tahu cara menangani dan melaporkan tindakan yang menyasar anak tersebut.

“Supaya masyarakat tahu, kalau ada kekerasan bagaimana kita melapor dulu, ke RT, RW atau ke Kades dan lanjut ke kita,” ujar Amrina.  

Dengan adanya keterbatasan anggaran dana, untuk tahun 2021 Dinas PPA Bengkalis mensosialisasikan kegiatan tersebut hanya di 3 kecamatan yaitu, Kecamatan Pinggir, Mandau dan Kecamatan Bengkalis.

“Harapan kita terkait tingginya kasus anak ini, kita ingin anak kita semua terlindungi, masyarakat harus tanggap bahwa semua anak itu anak kita, tak perduli itu anak si anu, anak si A, B, C, agar mereka terlindungi dan bila kita bisa berhasil menyelesaikan kasus anak di Kabupaten Bengkalis ini, insyaallah kita jadi kota layak anak,” ujar Amrina.

Pada kegiatan itu, Dinas PPA Bengkalis mengundang Ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis Muhammad Isnaini SP sebagai narasumber.

Isnaini memaparkan dan menekankan kepada para peserta, bahwa pentingnya peran aktivis-aktivis PATBM, tokoh masyarakat, tokoh agama, perangkat desa, bhabinkamtibmas, babinsa dan RT/RW dalam hal perlindungan dan pengayoman terhadap anak di lingkungan masyarakat.

“Desa itu harus bisa jadi ramah anak, artinya, anak tidak merasa takut diserang, diganggu maupun dilecehkan.Jadi anak itu bebas bermain sesukanya tanpa gangguan apapun, atau merasakan aman dan nyaman untuk bermain,” kata Isnaini.

Peserta yang hadir dibatasi hanya 35 orang yaitu, tokoh masyarakat, tokoh wanita, RT, perangkat desa, dan Bhabinkamtibmas.(jlr).

Wakil Bupati Rohil Resmikan PAMSIMAS Di Bagan Sinembah Raya

ROHIL, Tribunriau – Wakil Bupati (wabup) Rokan Hilir (Rohil), H Sulaiman.SS .MH meresmikan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di lima Kepenghuluan Kecamatan Bagan Sinembah Raya (Basira) Tahun Anggaran 2021.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Paket F Kepenghuluan Harapan Makmur Selatan Kecamatan Basira Kabupaten Rokan Hilir, Kamis (12/08/2021).

Adapun kelima kepenghuluan tersebut adalah Kepenghuluan Harapan Makmur, Kepenghuluan Harapan Makmur Selatan, Kepenghuluan Bagan Sinembah, Kepenghuluan Salak dan Kepenghuluan Bagan Sinembah Barat.

Turut hadir dalam peresmian, wakil ketua DPRD Rohil Hamzah, Camat Basira Drs HM Yusuf Msi, Kadis Perkim Rohil diwakili Budi Mulya, Provinsi Koordinator PAMSIMAS Irwan S.Sos MSI, OPD Rohil, para penghulu dan masyarakat Harapan Makmur Selatan.

Wakil Bupati Rohil Sulaiman dalam sambutanya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir bekerja keras dan berkomitmen dalam upaya meningkatkan akses air minum dan sanitasi yang layak untuk semua lapisan masyarakat.

Hal itu dilakukan, jelas Dia, melalui kolaborasi berbagai mode pembiayaan, baik melalui dana APBN (Program Pamsimas), Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun dana APBD kabupaten Rokan Hilir dan bahkan dana iuran masyarakat dan dari APBDes.

“Kebutuhan air minum dan tersedianya sarana sanitasi merupakan kebutuhan vital bagi masyarakat, maka pemenuhannya sudah tentu menjadi sebuah keharusan. Dengan diresmikannya sarana air minum dan sanitasi ini menjadi anugerah dan bukti nyata keseriusan Pemerintah dalam membawa perubahan ke arah yang lebih baik lagi bagi masyarakat, dengan harapan fasilitas yang sudah dibangun ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan tetap dijaga serta dikelola dengan baik,” tutur Sulaiman.

Oleh karenanya, Ia menginginkan masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan sebaik-baiknya program PAMSIMAS ini dan menjadi percontohan bagi daerah lain.

“Mudah-mudahan dengan suksesnya program PAMSIMAS di Rokan Hilir, kedepannya bisa dianggarkan kembali oleh pemerintah pusat,” ujarnya.

Sebelumnya, Camat Basira Drs HM Yusuf dalam sambutannya menyampaikan di Kecamatan Basira saat ini mendapatkan program PAMSIMAS di 5 Kepenghuluan yakni, Kepenghuluan Salak, Bagan Sinembah Barat, Bagan Sinembah, Harapan Makmur dan Harapan Makmur Selatan.

“Dengan adanya Program PAMSIMAS ini tentunya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih warga,” harap camat.

Disampaikan Camat bahwa daerah yang mendapat program PAMSIMAS ini mayoritas daerah berbukit. Dan bahkan jika dilakukan pengeboran sumur bor harganya bisa mencapai 12 juta per sumur, namun dengan adanya program ini masyarakat dapat terbantu dan bisa menikmati air bersih.

“Terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberikan bantuan program PAMSIMAS ini dan semoga bisa berfungsi sebagaimana mestinya,” ucap Camat Yusuf.

Selanjutnya, usai memberikan kata sambutan, Wakil Bupati H Sulaiman meresmikan PAMSIMAS di Kepenghuluan Harapan Makmur Selatan itu dengan ditandai pengguntingan pita.

Pada kesempatan itu, Sulaiman dan rombongan juga mengecek langsung ke rumah warga saluran air. Air yang mengalir cukup deras menandakan debit air yang cukup.

Terbaru

Populer