Beranda blog Halaman 1341

Koramil 07/Reteh Melaksanakan Donor Darah Dalam Rangka Hari Juang Kartika

INHIL, Tribunriau – Dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017 Satuan TNI AD jajaran Kodim 0314/Inhil Koramil 07/Reteh bekerjasama dengan Rumah sakit Tengku Sulung Pulau Kijang menggelar kegiatan Bhakti Sosial, Donor Darah pada hari Rabu 29 November 2017 bertempat di Aula Kantor camat reteh jalan penjang kel pulau kijang

Kegiatan Donor Darah menjadi salah satu kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017 . Kegiatan ini dilaksanakan atas kerjasama Koramil 07/Reteh bersama rumah sakit tengku sulung kec reteh panitia dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Inhil. Dalam pelaksanaan donor darah ini diperoleh sebanyak 100 kantong darah. Selanjutnya darah tersebut akan disumbangkan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui PMI Kab. inhil.

Disela-sela kegiatan donor darah saat ditemui wartawan Danramil 07/Reteh Kapten Arm Syahrul Effendi. P mengatakan bahwa, diadakannya kegiatan donor dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017, kegiatan ini merupakan program dari Komando Atas yang dilaksanakan diseluruh Indonesia.

“Selain kegiatan donor darah, dalam rangka memperingati Hari Juang Kartika Tahun 2017 juga akan diadakan kegiatan-kegiatan lain yaitu kegiatan karya bhakti, pengobatan massal, rehap rumah masyarakat, pembuatan jamban di kampung yang membutuhkan, penghijauan dan masih banyak kegiatan lainnya

Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk kepedulian prajurit TNI-AD khususnya Koramil 07/Reteh  dan jajarannya kepada sesama. Selain untuk membantu sesama, donor darah juga mempunyai manfaat kesehatan bagi si pendonor, diantaranya yaitu dapat dilakukan pemeriksaan darah lengkap secara gratis dan meregenerasi sel darah merah yang sudah tua menjadi sel darah merah yang lebih muda secara alami.(Rls)

Kodim Inhil Gelar Sosialisasi Bahaya Laten Komunis da Paham Radikal

TEMBILAHAN, Tribunriau – Dalam rangka Mengantisipasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal,  Kodim 0314/Inhil melaksanakan Pembinaan Antisipasi Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal, bertempat di Aula Grabhakti Makodim 0314/Inhil Jalan A. Yani Parit Kel. Tembilahan Kec. Tembilahan Hulu Kab. Inhil, Selasa (28/11).

Kegiatan pembinaan Balatkom dan Faham Radikal ini dihadiri oleh 160 orang peserta yang terdiri dari unsur TNI dan PNS Kodim 0314/Inhil, LVRI, Pepabri, FKPPI, PPM dan Ibu-Ibu anggota Persit serta anggota Pramuka Saka Wira Kartika Kodim 0314/Inhil dengan Tema “ Melalui Pembinaan Antisipasi Balatkom Dan Faham Radikal, Prajurit TNI AD Senantiasa Waspada dan Mampu Mengambil Langkah Yang Tepat Dalam Mengamankan dan Menjaga Keselamatan Bangsa Dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Dari Segala Bentuk Ancaman Terutama Bangkitnya Kembali Bahaya Laten Komunis Dan Faham Radikal”.

Pemberi materi disampaikan oleh Kasdim 0314/Inhil Mayor Inf Suratno dan Kakesbangpol Kab. Inhil Drs. H. Aslimuddin.

Kasdim 0314/Inhil dalam sambutannya mengatakan bahwa kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal agar jangan sampai menyusup ke lingkungan keluarga kita termasuk ke dalam lingkungan militer dan Lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Penyelenggaraan kegiatan Pembinaan antisipasi Balatkom dan Faham Radikal ini bertujuan untuk menangkal timbulnya kembali gerakan-gerakan Komunis gaya baru, dimana gerakan Komunis gaya baru telah banyak menyusup ke berbagai elemen masyarakat, dan perlu diingat bahwa Komunis di Indonesia merupakan bahaya laten yang tidak pernah mati, akan tetapi hanya berubah bentuk serta akan terus berkembang dengan gaya baru.

Oleh karenanya, Kata Kasdim 0314/Inhil dalam menghadapi berbagai kemungkinan tersebut, maka perlu diberikan penjelasan dan pemahaman kepada semua prajurit dan komponen masyarakat tentang berbagai hal yang terkait dengan bangkitnya kembali Komunisme yang dapat dijadikan sebagai bekal dalam melaksanakan tugas Binter di lapangan guna terwujudnya tingkat kewaspadaan yang tinggi di kalangan prajurit serta masyarakat, sehingga tidak mudah terhasud dan terpancing oleh tipu daya serta propaganda yang dilakukan oleh Komunisme.

“Kita selaku aparat Teritorial mampu memberikan wawasan terhadap masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh Faham Radikal serta mengajak masyarakat agar dalam mengantisipasi dan mewaspadai terhadap orang asing yang akan memasukan Ideologinya, sehingga nantinya akan diperoleh langkah, cara dan kesamaan dalam bertindak,” papar Kasdim 0314/Inhil.(rls)

Kasrem 031/Wira Bima Hadiri Apel Siaga Bencana Banjir dan Longsor Provinsi Riau

PEKANBARU, Tribunriau – Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E., M.Si., M.Tr (Han) menghadiri Apel Siaga Bencana Banjir dan Longsor Provinsi Riau di halaman kantor Gubernur, Jl. Sudirman Pekanbaru, Selasa (28/11)

Apel siaga ini dibuka langsung oleh Gubernur Riau dan juga dihadiri oleh unsur terkait seperti BPBD, TNI-Polri, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan, Tagana dan Basarnas kabupaten/kota se-Riau serta instansi terkait lainnya.

Hal ini dilakukan guna mengantisipasi resiko banjir dan longsor karena Provinsi Riau saat ini memasuki musim hujan.

Pada kesempatan tersebut, Kasrem 031/Wira Bima mengatakan pihak TNI siap membantu Pemerintah Daerah dalam menanggulangi bencana alam akibat banjir dan tanah longsor.“Hal ini sesuai dengan tugas TNI salah satunya OMSP (operasi Militer Selain Perang) dalam membantu menangani terjadinya bencana alam”, Ujar Kasrem.(Rls/Penrem)

Pertamina Siap Jual LPG 3 Kg Non Subsidi

JAKARTA, Tribunriau –  PT Pertamina akan meluncurkan produk baru elpiji 3 kg dengan warna pink dengan tulisan di badan tabung Bright Gas 3 Kg Non Subsidi. Saat ini perusahaan sedang melakukan uji coba pasar di kawasan DKI Jakarta.

External Communication Manager Pertamina Arya Dwi Paramita bilang, Pertamina belum akan meluncurkan produk baru tersebut dalam waktu dekat. “Belum, masih trail,” ungkap Arya kepada KONTAN, Senin (27/11).

Dia mengatakan, biasanya nanti kalau trial sudah selesai baru bisa didapati resumenya. Sehingga belum bisa disimpulkan berapa harga yang akan dilempar ke pasar. “Kan baru uji coba, nanti aku update kalau sudah ada hasil uji cobanya,” imbuh dia.

Sebelumnya Pertamina juga sudah meluncurkan produk elpiji dengan nama Bright Gas 5,5 kg berwarna pink. Pembelian perdana tabung Bright Gas 5,5 Kg berikut isi di SPBU dan Indomaret sebesar Rp 326.000 per tabung.

Seperti diketahui, Pertamina selama ini menjual LPG 3 kg subsidi berwarna hijau, namun karena pengawasannya tidak ketat banyak penjualannya yang tidak tepat sasaran. Untuk tahun 2017 subsidi untuk LPG melon itu sebesar Rp 22 triliun dan karena tak tepat sasaran bisa bengkak Rp 40 triliun, sedangkan tahun 2018 sebesar Rp 20 triliun.

Agar penyaluran subsidi LPG 3 kg tepat sasaran maka pola subsidi akan diubah menjadi subsidi orang, bukan barang lagi. Nanti ada sekitar 26,6 juta rumah tangga akan menerima subsidi LPG dalam bentuk kartu yang kemudian hanya orang yang pegang kartu yang bisa membeli.(Kontan.co.id)

Konferkot PWI Dumai Bakal Dihadiri Zulmansyah Sekedang

DUMAI, Tribunriau – Rencananya 5 Desember 2017 mendatang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Dumai akan menggelar Konferensi kota (Konferkot).

Pengurus PWI Dumai sudah membentuk panitia untuk menggelar konferkot tersebut. Konferkot memiliki sejumlah agenda penting. Salah satunya adalah memilih Ketua PWI Dumai yang segera habis masa jabatannya.

“Persiapan sudah mulai dilakukan, guna menyukseskan Konferensi Kota PWI Kota Dumai 2017,” ujar Ketua PWI Dumai, Kambali.

Konferkot PWI Kota Dumai tersebut rencananya akan dihadiri Ketua PWI Riau Zulmansyah Sekedang dan Sekretaris PWI Riau Amril Jambak.

“InsyaAllah Ketua dan Sekretaris PWI Provinsi Riau akan menghadiri Konferkot PWI Dumai,” kata Kambali.

Menurut Kambali, para pengurus bersama mempersiapkan ajang ini, pengurus sudah menggelar sejumlah rapat untuk membahas persiapan Konferensi Kota ini. Rencananya Konferkot ini bakal dilaksanakan di hotel ternama di Dumai.(tn)

Kasrem 031/Wira Bima Apresiasi Pawai Budaya Festival Lancang Kuning di Provinsi Riau

PEKANBARU, Tribunriau – Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E.,M.Si., M.Tr (Han) menghadiri pagelaran Pawai Budaya Festival Lancang Kuning Provinsi Riau, bertempat di Gedung Daerah, Jl. Diponegoro Pekanbaru, Senin (27/11).

Pawai budaya yang bertajuk “Festival Lancang Kuning” dibuka secara resmi oleh Gubernur Riau (Gubri), Arsyadjuliandi Rachman.

Pawai budaya tersebut diikuti 12 kabupaten/kota se Provinsi Riau  dan juga dihadiri 5 negara serumpun yang ikut berpartisipasi. Diantaranya, Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Singpura.

Kasrem 031/Wira Bima Kolonel Czi I Nyoman Parwata, S.E.,M.Si., M.Tr (Han) sangat mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya, iven semacam ini harus terus didorong. Apa lagi iven ini dilengkapi dengan beberapa acara seminar-seminar yang mengundang pelaku budaya dan seniman dari berbagai negara yang punya kesamaan kebudayaan dengan Riau.

“Untuk itu mari terus lestarikan budaya melayu Riau sehingga Riau ini menjadi pusat kebudayaan Melayu di Asia Tenggara”, ujar Kasrem.(rls)

“Katanya akan Dipanggil, Lurah Rimba Sekampung Dumai PHP?”

DUMAI, Tribunriau- Hingga kini, Senin (27/11/2017), salah seorang warga RT 11 Kelurahan Rimba Sekampung, Kota Dumai yang seharusnya menerima jatah beras miskin (raskin) belum dipanggil oleh pihak kelurahan.

Sebelumnya, Rabu (22/11/2017) kemarin, Lurah Rimba Sekampung, Royan mengatakan akan memanggil warga tersebut. Pihaknya akan bertanggung jawab terkait distribusi raskin yang diduga diselewengkan tersebut.

“Belum ada panggilan dari kelurahan, katanya mau dipanggil melalui RT, tapi sampai sekarang belum ada dapat informasi dari pihak RT,” ujar Rahmi kepada Tribunriau.com, Senin (27/11/2017).

Dirinya juga merasa tidak yakin akan diperhatikan oleh pihak kelurahan, terlebih dalam kasus distribusi raskin ini. “PHP (pemberi harapan palsu,red) mungkin, tapi entah lah, kalo dipanggil bersyukur, ga dipanggil yah begitulah keadaan pemerintah sekarang,” tambahnya.

Untuk diketahui, pengambilan raskin tersebut harus membawa kartu keluarga (KK) dan kartu kuning sebagai tanda terima, namun, warga RT 11 tersebut menyatakan jika pengambilan jatah raskinnya sudah diteken, padahal ia merasa belum pernah mengambil jatah raskin tersebut.

“Kartunya masih sama saya, belum ada diteken oleh pihak kelurahan sebagai bukti saya mengambil jatah tersebut,” pungkasnya. (isk)

Walikota Ajak Generasi Muda Lirik Sektor Pertanian

DUMAI, Tribunriau – Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS mengajak kepada generasi muda untuk melirik sektor pertanian, karena peluang disektor ini sangat terbuka. Hal ini disampaikan Walikota saat memberikan sambutan diacara peringatan hari pangan sedunia ke 37, Kamis (23/11) di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai.

Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Riau Ir Darmansyah, Kapolres Dumai AKBP Restika Pardamean Nainggolan, SIK, Komisi II DPRD Kota Dumai, Kepala Dinas, Kantor, Camat dan para kelompok tani di Kota Dumai.

“Sangat banyak program pemerintah untuk mendukung pertanian, mulai dari APBN, APBD Provinsi Riau dan juga APBD Dumai,” ujar Walikota Dumai.

Selain itu dibidang pertanian juga didukung dengan bibit, alat yang memiliki teknologi baru, tenaga pendamping juga disediakan.

“Disamping berbagai bantuan, pemasaran hasil pertanian sangat terbuka bahkan di Dumai hampir semua kebutuhan pangan masih didatangkan dari daerah lain, belum lagi ada permintaan hasil pertanian untuk ke luar negeri,” sebut Walikota.

Untuk itu generasi muda sudah saatnya menjadi petani merupakan pekerjaan yang mulia, dan mejauhkan anggapan selama ini jika bertani itu merupakan pekerjaan kelas bawah, anggapan seperti itu sudah tidak relevan lagi dimasa sekarang. Karena masyarakat petani pada umumnya memiliki kehidupan yang lebih mapan.

Pada kesempatan itu diserahkan berbagai peralatan pertanian, juga perguliran kambing serta perguliran 200 ekor sapi.

Dihari pangan sedunia Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai juga menggelar lounching hasil produk pertanian serta tanaman sayuran.(R24/tn)

Peringati Hari Juang Kartika, Koramil 04/Mandau Gelar Karya Bakti

MANDAU, Tribunriau – Dalam rangka Memperingati Hari Juang Kartika tahun 2017 yang jatuh pada tanggal 15 Desember 2017, Koramil 04/Mandau melaksanakan Kegiatan Karya Bakti berupa Pembersihan dan Pengecatan Mesjid Nur Hidayah Dusun Wonorejo Ds. Kesumbo Ampai Kec. Bathin Solapan, Jumat (24/11)

Personel yang terlibat pada Karya Bakti pembersihan dan pengecatan Mesjid Nur Hidayah yaitu TNI sebanyak 20 orang serta pendukung lainnya seperti masyarakat, PPM dan lainnya sebanyak 40 orang.

Karya Bakti ini merupakan salah satu bagian dari Pembinaan Teritorial (Binter) TNI AD yang dilaksanakan oleh Koramil 04/Mandau dengan tujuan utama untuk membangun solidaritas yang kokoh antara sesama prajurit TNI dengan Aparat Desa dan komponen masyarakat lainnya, sehingga diharapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terbina dengan baik akan bertambah lebih baik lagi.

Kepala Desa Kesumbo Ampai Ibu Anita menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk mensinergikan hubungan kerjasama antara TNI AD pada umumnya dan Koramil 04/Mandau pada khususnya dengan aparat Desa serta masyarakat itu sendiri dengan cara bahu membahu dalam menyelesaikan tugas tersebut sehingga kedepannya diharapkan kegiatan ini dapat terus berjalan dan dapat memotivasi masyarakat untuk tetap menjaga lingkungan sekitar.

Kapten Inf Y. Mendrofa sebagai Danramil 04/Mandau melihat bahwa masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini, Kegiatan Karya Bakti ini juga dapat meningkatkan tali silaturahmi antara TNI dengan masyarakat dalam rangka tetap menjaga kemanunggalan TNI dan rakyat. Kegiatan ini juga bermaksud untuk selalu menjaga kebersihan dan menimbulkan rasa tanggung jawab serta peduli terhadap lingkungan sekitar.(rls)

Babinsa Koramil 01/Bengkalis Bersama Damkar Gelar Patroli Karlahut

BENGKALIS, Tribunriau – Babinsa Koramil 01/Bengkalis Serda C.F Sinambela bersama 1 orang anggota Koramil 01/Bengkalis dan 2 orang Anggota Damkar  melaksanakan patroli Karlahut dan Sosialisasi di jalan Wonosari Barat Desa Wonosari Kecematan Bengkalis, Kamis (23/11).

Kegiatan ini merupakan patroli rutin oleh Koramil 01/Bkls setiap anggota berganti-gantian.

Dalam kesempatan ini Babinsa selalu menghimbau kepada masyarakat yang ada di kebun atau lahan perkebunan agar jangan sampai melaksanakan pembersihan lahan dan kebun dengan cara dibakar.
Apabila kedapatan membakar lahan akan dikenakan sanksi.

Untuk kegiatan patroli yang dilakukan di jalan Wonosari Barat Desa Wonosari Kecematan Bengkalis kondisi lahan dan kebun dalam keadaan aman.(rls)

Terbaru

Populer