Beranda blog Halaman 1189

Jelang Pemilu 2019, Polri Temukan Ribuan Berita Hoaks

JAKARTA, Tribun Riau – Kepala Biro Multimedia Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Budi Setiawan, mengatakan, berita hoaks dapat memicu kerawanan pelaksanaan Pemilu 2019. Budi mengungkapkan saat ini ada sekitar 3.500 temuan berita hoaks terkait kontestasi pemilu.

“Berita atau informasi hoaks itu bukan hanya menyebabkan kerawanan lagi dalam pemilu. Itu (dampaknya) luar biasa,” ujar Budi kepada wartawan usai diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9) dilansir Republika.

Budi mencontohkan kondisi di Timur Tengah yang terimbas perang saudara akibat maraknya hoaks di kalangan masyarakatnya. Karena itu, Polri giat melakukan monitor terhadap perkembangan berita dan informasi hoaks.

Sebab, pihaknya mencermati kecenderungan penggunaan medsos yang tadinya hanya digunakan untuk silaturahim dan perbincangan kekeluargaan, berubah menjadi disalahgunakan. Penyalahgunaan medsos, kata Budi, mengarah kepada penyebaran informasi dan berita hoaks.

Dalam satu hari, Polri bisa menemukan ribuan informasi hoaks di medsos. “Yang krusial saat ini adalah temuan 3.500 informasi hoaks, di mana jumlah itu cukup masif. Karenanya kita perlu menyejukkan dan memberikan penjelasan supaya masyarakat memiliki pemahaman yang baik. Pemerintah juga ingin agar pemilu berlangsung damai,” tegasnya.

Sebelumnya, Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Mochamad Afifuddin, meminta semua peserta Pemilu 2019 menghormati masa kampanye. Menurutnya, kampanye pemilu harus menghindari informasi yang saling menjatuhkan.

“Masa kampanye Pemilu 2019 akan dimulai pada Ahad (23/9). Kami harap semua peserta pemilu, tim sukses dan masyarakat sama-sama menghormati dan menjalankan aturan,” ujar Afif di Jakarta, Sabtu.

Dia melanjutkan, peserta pemilu sebaiknya menghindari hal-hal yang dilarang dalam kampanye. “Apa yang boleh dilakukan ya dilakukan. Sementara itu, apa yang tidak boleh dilakukan ya dihindari. Jangan menimbulkan hal-hal yang saling menjatuhkan. Silahkan bicara soal program-program yang diusung saat berkampanye,” jelas Afif.

Dia menambahkan, Bawaslu juga sudah memetakan area rawan dalam Pemilu 2019. Namun, kata Afif, potensi area rawan dalam pemilu baru akan disampaikan secara resmi kepada publik pada 25 September mendatang.

“Nanti akan kami sampaikan dalam rilis resmi,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan nomor urut bagi capres-cawapres peserta Pemilu 2019. Pasangan capres-cawapres pejawat mendapat nomor urut 01.

“KPU resmi menetapkan pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma’ruf Amin resmi mendapatkan nomor urut 01 dan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno resmi mendapatkan nomor urut 02,” ujar Arief dalam rapat pleno penetapan nomor urut capres-cawapres Pemilu 2019 di Kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (21/9) malam. (rci/red)

KH Ma’ruf Amin Mundur dari Rais Aam PNBNU

Rapat Pleno PB NU
Rapat Pleno PB NU

Tribun Riau- Pasca penetapan calon presiden dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) dan pengambilan nomor urut, KH Ma’ruf Amin mengundurkan diri dari jabatan Rais Aam PBNU, Sabtu (22/9/2018).

Dilansir nu.or.id, Kiai Ma’ruf mengatakan bahwa ia dihadapkan pada pilihan yang sulit, antara Rais Aam dan panggilan negara.

“Sebagaimana dimaklumi, saya dihadapkan pada pilihan sulit. Saya harus pilih salah satunya. Tugas Rais Aam adalah mulia bagi kader NU. Tetapi bangsa dan negara memanggil saya,” kata Kiai Ma’ruf Amin.

Kiai Ma’ruf menambahkan bahwa ia memiliki tekad bulat untuk menuntaskan tugas yang diamanahkan kepadanya sebagai Rais Aam PBNU. Tetapi karena satu kondisi dan situasi bangsa yang sulit dielakkan, ia memenuhi panggilan negara dan bangsa.

“Dengan tekad bulat, saya akhirnya menerima. Konsekuensinya saya harus mundur dari tugas Rais Aam PBNU sebagaimana diatur dalam anggaran dasar dan rumah tangga NU setelah resmi ditetapkan sebagai cawapres terhitung mulai hari ini,” kata Kiai Ma’ruf.

Dikatakannya lagi, dirinya siap menerima masukan dan saran dari para kiai. Ia menyatakan terbuka terhadap catatan masukan yang diajukan para kiai dan masyayikh. (red)

Nomor Urut Capres, Ustadz Haikal: Belum Tentu Mulia dan Tidak Otomatis Hina

Tribun Riau- Menjadi nomor 1 atau nomor 2, belum tentu mulia dan tidak otomatis hina. Semua hanya sementara.

Begitu yang ditulis Ustadz Haikal Hassan melalui akun twitter miliknya @haikal_hassan, Jumat (21/9/2018).

Masih dalam tweetnya, Mulia itu jika bisa menjadi Jujur, adil, cerdas, tegas menepati janji, serta berpihak kepada rakyat.

“Menjadi nomor1 atau nomor2, belum tentu mulia dan tidak otomatis hina. Semua hanya sementara.

Menjadi Jujur, adil, cerdas, berani, tegas, menepati janji, tidak kemaruk kuasa, cinta tanah air, berpihak pd rakyat itu baru mulia. Insya Allah tetap #2019GantiPresiden,” tulis @haikal_hassan yang juga mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

https://twitter.com/haikal_hassan/status/1043181689453797377

Salah Tafsir Tentang Tweet SBY, Ferdinand: MetroTV Sangat Bodoh

Screenshot berita MetroTVNews yang dinilai salah menafsirkan Tweet dari SBY
Screenshot berita MetroTVNews yang dinilai salah menafsirkan Tweet dari SBY

Tribun Riau- Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean kali ini bereaksi keras terhadap MetroTVNews, Pasalnya, dalam pemberitaan tersebut terdapat salah penafsiran terkait Tweet mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Ya tentu metro sangat bodoh mengartikan minta ijin jadi minta tolong,” ujar Ferdinand via Pesan Twitter kepada Tribunriau.com, Jumat (21/9/2018).

Dalam berita yang diterbitkan oleh MetroTVNews, dengan judul “SBY Minta Jokowi Bantu Selesaikan Asia Sentinel”, MetroTVNews mengutip Tweet SBY pada tanggal 20 September 2018, yaitu “Saya mohon izin Bapak Presiden Jokowi untuk perjuangkan kebenaran ini, demi martabat & kehormatan saya sebagai mantan Presiden.”

Dikatakan Ferdinand, maksud dari tweet SBY tersebut adalah meminta ijin, bukan meminta bantuan, karena diyakininya bahwa Presiden Jokowi tidak paham apa yang sedang terjadi.

“SBY dlm twitnya menyatakan minta ijin vukan minta tolong, karena kami yakin Jokowi tak paham apa yang sedang terjadi makanya dirinya tak berkomentar sedikitpun ketika seorang mantan presiden difitnah dan direndahkan. Maka SBY betul2 mengambil langkah tanpa keterlibatan pemerintah. Jadi bukqn minta tolong,” ujarnya menambahkan.

Partai Demokrat hingga kini tengah menyiapkan berkas-berkas gugatan terkait fitnah yang berawal dari Asia Sentinel dan disebarluaskan oleh MetroTV serta beberapa media lokal lainnya.

Ketika ditanya apakah dalam penyiapan berkas gugatan tersebut, termasuk di dalamnya gugatan kepada MetroTV, dirinya mengamini hal tersebut, bahkan dikatakannya MetroTV dalam list teratas.

“Ya justru metro tv yg teratas yg akan kami gugat,” jawab Ferdinand. (red)

Pilpres dan Pemilu yang Damai Dimulai dari Kalangan Elit

Menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Umum (Pemilu) pada tahun 2019 mendatang, suasana terasa begitu ‘panas’.

Tak jarang kita lihat, hingga ke warung kopi saja bisa terjadi gesekan antar pendukung, dan itu dinilai imbas dari kelakuan para elit-elit politik.

Mestinya, kalangan elit politik ini dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, terutama kepada para pendukung atau loyalisnya yang notabene akan menyampaikan visi-misi para capres atau caleg.

Namun, fakta yang saat ini terjadi, jauh panggang dari api, berharap menghasilkan pemilu dan pilpres yang damai, tapi tidak diikuti dengan perilaku yang baik dan santun.

Jika perilaku-perilaku elit seperti ini terus mengalir tanpa henti, tentunya akan terjadi gesekan yang lebih parah di kalangan bawah dan tidak tertutup kemungkinan akan terjadinya bentrokan antar dua kubu.

Selain itu, pihak Kepolisian, KPU dan Bawaslu yang saat ini berperan dalam perhelatan Pemilu dan Pilpres 2019, juga diharapkan dapat berlaku adil dan bijaksana, tidak membiarkan salah satu kubu berbuat semaunya lalu menerapkan hukum yang sama kepada kubu lain.

Masyarakat, umumnya sudah disulitkan dengan ekonomi yang lemah, jangan ditambah kesulitan tersebut dengan hal-hal yang membuat mereka lupa untuk menafkahi keluarganya.

Dimulai dengan pencabutan nomor urut pasangan capres-cawapres, sebagaimana yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jokowi-Ma’ruf mendapatkan nomor urut 1, sedangkan Prabowo-Sandi mendapatkan nomor urut 2, dengan itu kita berharap masa-masa kampanye digunakan untuk menyerap aspirasi masyarakat, memberikan ide dan gagasan agar negeri ini dapat lebih makmur dan sejahtera. *

Pemkab Rohul Menuju Kabupaten Sehat Tahun 2019

Perwakilan KPK RI, Andi Purwana, foro bersama dengan Bupati Sukiman, Sekda Rohul, juga pejabat saat sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi pejabat dan pemangku kepentingan di Rohul
Perwakilan KPK RI, Andi Purwana, foro bersama dengan Bupati Sukiman, Sekda Rohul, juga pejabat saat sosialisasi pengendalian gratifikasi bagi pejabat dan pemangku kepentingan di Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul), saat ini tengah lakukan pemantapan dan berbagai persiapan menuju Kabupaten Sehat Tahun 2019.

Itu terungkap dalam rapat pemantapan persiapan verifikasi Kabupaten Sehat Kabupaten Rokan Hulu 2019, yang dipimpin Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rohul Nifzar SP, MIp, diwakili Kabid Sosial Budaya dan Pemerintah Bappeda Rohul, Febry Ferika ST, Jumat (21/9/2018).

Dalam rapat sehari di aula Kantor Bappeda Rohul, dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Rohul Septien Asmarwiati, Kabid Kesehatan Masyarakat H. Nana Sumpena S.Km,‎ para Camat, para Kepala Puskesmas, serta Bidan Desa dari 9 kecamatan.

Kabid Sosial Budaya dan Pemerintahan Bappeda Rohul Febri Ferika mengatakan, penerapan Kabupaten Sehat di daerah sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri Nomor 34 dan 1138 Tahun 2005.

Juga dikatakan Febri, rapat ini sebagai persiapan Kabupaten Rohul menuju Kabupaten/ Kota Sehat tahun 2019 yang akan dilaunching oleh Bupati Rohul H. Sukiman.

Rapat juga sebagai persiapan‎ Pemkab Rohul dalam menyambut Tim Verifikasi Kabupaten/ Kota Sehat yang diperkirakan akan melakukan penilaian pada Januari 2019. Saat ini, diakuinya, Pemkab Rohul tengah menyiapkan data-data diperlukan.

“Tujuan dari Kabupaten/ Kota Sehat, suatu kondisi kabupaten/ Kota yang bersih, aman dan sehat yang dicapai melalui kegiatan yang terintegritas yang disepakati masyarakat dan pemerintah daerah,” ungkap Febri usai rapat.

Sebut Febri, ada 9 indikator tatanan kabupaten/ kota sehat, yakni pertama kawasan pemukiman, sarana dan prasarana umum. Untuk itu seluruh instansi terkait‎ di Pemkab Rohul akan dilibatkan.

Kedua, kawasan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi. Ketiga, kawasan pertambangan sehat. Keempat, kawasan hutan sehat. Kelima, kawasan industri dan perkantoran sehat.

Ke enam, kawasan pariwisata sehat. Ketujuh, kawasan pangan dan gizi. Delapan‎, kehidupan masyarakat sehat yang mandiri. Sedangkan ke sembilan, kehidupan sosial yang sehat.

“Tatanan yang kita lakukan sudah ada. Jadi dari sembilan tatanan yang sesuai (indikator) kabupaten/ kota sehat, tananan satu sampai delapan sudah kita kerjakan,” ucap Febri.

“Kegiatan kita kemas dalam bentuk Forum‎ Kabupaten Sehat yang anggotanya Kepala Dinas dan Kepala Badan yang ada di Kabupaten Rohul,” tambahnya.

Febri mengakui,bahwa satu indikator yang tengah disiapkan oleh Pemkab Rohul, yaitu‎ membuat kelembagaan yang saat ini baru sampai kelompok kerja atau Pokja kabupaten. Belum ada namanya Forum Kecamatan Sehat dan Pokja Desa Sehat‎.

“Sehingga Kapus (Kepala Puskesmas), Camat dan Bidan yang akan memfasilitasi pembuatan kelembagaan. Jadi penilaian dari kelembagaan. Intinya untuk menuju kondisi bersih, aman dan sehat. Itulah intinya Kabupaten Sehat tersebut,” tegasnya.

Kemudian, selain akan melengkapi kelembagaan, Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Rohul sendiri saat ini tengah akan melengkapi seluruh indikator yang masih diperlukan saat penilaian awal tahun 2019.

Febri menyatakan, bahwa suatu daerah bisa ditetapkan sebagai Kabupaten/ Kota Sehat jika telah melakukan tiga gerakan, yakni Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), dan SDGs (Sustainable Development Goals) atau sebuah program tujuan pembangunan berkelanjutan (TPB).

Kemudian, upaya menuju Kabupaten Sehat tahun 2019, sambung Febri, ada 52 desa tersebar di 9 kecamatan, terdiri 6 desa di Kecamatan Rambah, 6 desa di Kecamatan Rambah Samo, 5 desa di Kecamatan‎ Rambah Hilir.

Lalu, 5 desa di Kecamatan Ujung Batu, 5 desa di Kecamatan Kepenuhan, 8 desa di Kecamatan Kunto Darussalam, 7 desa di Kecamatan Tambusai Utara, 5 desa di Kecamatan Kabun, dan 5 desa di Kecamatan Tandun.

‎Febri mengaku optimis, Kabupaten Rohul bisa mencapai tujuan sebagai Kabupaten Sehat tahun 2019, selama seluruh instansi terlibat dan didukung penuh oleh masyarakat di daerah berjuluk Negeri Seribu Suluk.

Jelas Febri, ada keuntungan suatu jika sudah mendapatkan predikat Kabupaten Sehat, selain sebagai bargaining‎ power daerah juga untuk memudahkan dalam mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus atau DAK dari pemerintah pusat.

“Untuk mendapatkan bantuan DAK, akan dilakukan penilaian terhadap daerah, termasuk apakah sudah menerapkan program PHBS dan program Germas,” tegasnya. (mad)

Jokowi-Ma’ruf 1, Nomor 2 Masuk Trending Topik

JAKARTA,Tribun Riau- Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin (Join) mendapatkan nomor 1 ketika mengambil nomor urut capres di Kantor KPU, Jakarta, Jumat (21/9/2018).

Sementara itu, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno mendapatkan nomor 2 dan yang lebih mengejutkan, “Nomor 2” masuk trending topik di Twitter pasca penetapan nomor urut oleh KPU.

Proses pengambilan nomor urut didahului oleh para cawapres mengambil nomor untuk giliran pengambilan nomor urut Pilpres 2019.

Setelah itu, para capres mengambil masing-masing satu tabung yang berisi kertas bertuliskan nomor urut. Setelah dibuka, pasangan Jokowi-Ma’ruf mendapatkan nomor urut 1, sementara pasangan Prabowo-Sandi mendapatkan nomor urut 2.

“Memutuskan, menetapkan pasangan Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin pada nomor urut 1. Dan pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahudin Uno pada nomor urut 2,” kata Ketua KPU Arief Budiman, membacakan keputusan KPU, Jumat malam. (rci/red)

Peringati 10 Muharram, Pemdes Sialang Rindang Gelar Istighosah

Pemdes Sialang Rindang Gelar Istighosah
Pemdes Sialang Rindang Gelar Istighosah

ROKAN HULU,Tribun Riau – Bersempena peringatan 10 Muhharam 1440 Hijriyah, Pemerintah Desa (Pemdes) Sialang Rindang, kecamatan Tambusai menggelar Istighosah dan Tabligh Akbar yang dpusatkan di halaman Kantor Desa Sialang Rindang, Kamis (20/9/2018) sore kemarin.

Acara dihadiri Pj Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si, Camat Tambusai Muammar Ghadafi S.Sos, Kapolsek Tambusai AKP Yulihasman S.Sos, Kepala Desa Sialang Rindang Putro Warsono S.Agr, Ketua TP KK Desa Sialang Rindang, Mantan Bupati Rohul 2 Priode Drs H. Achmad M.Si, Anggota DPRD Rohul Wahyuni, Tokoh Pemuda Tambusai Nirwanto S.Pdi, Pengurus NU, Tokoh masyarakat serta ratusan masyarakat Sialang Rindang.

Dalam Tabligh Akbar, panitia mendatangkan Penceramah dari Pekanbaru, Ustadz H. Ahmad Rifa’i. Di lokasi acara, ratusan masyarakat Sialang Rindang sangat anstusias dan memadati tenda yang telah disiapkan Panitia, dalam mengikuti kegiatan menyambut tahun baru Islam.

Kades Sialang Rindang Putro Warsono, S.Ag mengatakan, peringatan 10 Muharram di Desa Sialang Rindang jadi kegiatan tahunan yang sudah dimulai sejak Transmigrasi tahun 1982.

Putro menyatakan, dari rangkaian peringatan 10 Muharram dimulai sejak Rabu (19/9/2018) malam, dengan gelar Istighosah dan Sholawatan. Kegiatan itu selain bertujuan untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar warga juga untuk berikan pemahaman ke masyarakat tentang pentingnya akidah dan tauhid, dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Alloh SWT.

“Melalui peringatan 10 Muharram, ini jadi agenda tahunan kita di Desa Sialang Rindang, rangkaian kegiatan ini dimulai dengan Intighosah, Sholawatan pada malamnya hingga Tabligh Akbar siang ini. Saat Istighosah disini hujan lebat dan deras, sampai-sampai tendanya patah, tapi itu adalah rahmat Allah SWT,” kata Putro

Dihadapan Pj Sekda Rohul, Putro ingin mendengar jawaban dari Pemkab Rohul tentang komitmennya pembangunan infrastruktur jalan di Desa Sialang Rindang. Ia berharap jalan di Desa Sialang Rindang tahun 2019 wajib diaspal.

“Ini merupakan harapan dari masyarakat Desa Sialang Rindang, agar tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, tahun besok lebih baik dari hari ini, Desa Sialang Rindang ini harus dibangun dan mudah-mudahan 2019 jalan di Desa Sialang Rindang wajib diaspal. Seluruh masyarakat jaga Persatuan dan kesatuan semakin makmur ekonomi kesejahteraan semakin meningkat,” harap Putro

Sikapi aspirasi Kades Sialang Rindang, Pj Sekda Rohul H. Abdul Haris S.Sos M.Si dalam sambutannya mengaku Pemkab Rohul komitmen dalam peningkatan infrastruktur jalan, namun keterbatasan anggaran, dilakukan pembangunan secara bertahap.

Terkait Pembangunan jalan di Desa Sialang Rindang, Lanjut Pj Sekda, tahun 2018 ini Pemkab Rohul akan bangun Full Material jalan di Desa Sialang Rindang. Dengan harapan tahun 2019 sudah bisa diaspal.

“Nantinya kita bangun jalan Full Material tahun 2018 ini, hingga ke desa, meskipun hujan jalannya tidak becek lagi. Kita berharap tahun depan sudah diajukan untuk pengaspalan. Pengaspalan jalan ini sesuai antrian karena keterbatasan anggaran kita, seperti tahun lalu di SKPA, SKPC, mudah-mudahan 2019 ini di Desa Sialang Rindang,” kata Abdul Haris

Kemudian, selain masalah infrastruktur jalan, Pj Sekda Rohul berharap masyarakat Desa Sialang Rindang mengikuti Program Unggulan Replanting Kelapa Sawit, Pemerintah menganggarkan Rp 25 juta per Hektar dan membantu penyediaan bibit bersertifikat dan didampingi ahli dari PPKS.

“Bila usia sawitnya 25 tahun yang penghasilannya hanya 500 Kg, boleh ditumbang dan ikut program replanting. Dapat Rp 25 juta per hektar hibah dari Pemerintah, namun melalui kelompok. Bibitnya bersertifikat dan ahli dari PPKS. Seperti yang sudah cair di Desa Bencah Kusuma dan Desa Bukit Intan Makmur. (mad)

Polling Pilpres Najwa Shihab, Prabowo-Sandi Melesat

Tribun Riau- Tercatat hingga pukul 11.00 WIB, Jumat (21/9/2018), sebanyak 142.267 suara berhasil diraup oleh polling pilpres yang digelar Najwa Shihab melalui halaman facebooknya.

Dari 142,267 suara tersebut, pasangan Jokowi-Ma’ruf hanya berhasil meraih 28 persen suara, sedangkan pasangan Prabowo-Sandi, jauh melesat sebanyak 72 persen.

Dalam keterangan polling tersebut, tertulis “Seandainya nih, seandainya pilpres diadakan hari ini, paslon mana yang bakal kamu pilih?”.

Untuk diketahui, polling tersebut sudah berjalan 6 hari dan berakhir esok (Sabtu, 22/9/2018). (red)

Pemkab Rohul Bangun Lima Unit Jembatan Melalui Bankeu Provinsi 2018

Salah satu jembatan penghubung antar desa di Rohul, yang akan dibangun melalui dana Bankue Provinsi Riau 2018
Salah satu jembatan penghubung antar desa di Rohul, yang akan dibangun melalui dana Bankue Provinsi Riau 2018

ROKAN HULU, Tribun Riau- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul Rohul), mem bangun lima unit jembatan dari anggaran bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Riau tahun 2018.

Kini pembangunan kelima jembatan, masih dalam proses pengerjaan pihak rekanan (kontraktor), dan rencananya pembangunan kelima jembatan akan dilakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama baru sebatas pondasi dan dan tiang jembatan.

Diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Rohul, Anton ST.MT melalui Seketaris PUPR Rohul, Zulfikri, Kamis (20/9/2018) mengatakan, untuk di Rohul sedikitnya ada 14 paket. Lima peket merupakan pembangunan jembatan dan sembilan lagi merupakan infrastruktur jalan.

Kelima paket pembanguan jembatan tersebut diantaranya, untuk pembangunan jembatan sungai Batang Lubuh di Desa Sei Rokan Jaya Kecamatan Kepenuhan, pembangunan jembatan sungai Batang Lubuh di Desa Rambah Hilir Timur Kecamatan Rambah Hilir.

Kemudian pembangunan jembatan gantung Sei Batang Lubuh Langgar Payung-Aek Martua kecamatan Bangun Purba, pembangunan jembatan jalan lingkar Ujung Batu Kecamatan Ujung Batu serta pembangunan jembatan Sei Batang Kumu pada ruas jalan Mahato – Suka Damai Kecamatan Tambusai Utara.

“Kegiatan bantuan keuangan (Benkue) Provinsi Riau progres fisik yang sudah direncanakan untuk bulan ini sudah 19,64 persen, sedangkan progres fisik yang terkondisikan sampai saat ini sudah capai 23, 33 persen,”

“Di tahun 2018, kita berhasil mendapat anggaran dana Bakue dari Provinsi Riau mencapai Rp69.248.190.000, yang digunakan pembangunan 5 paket jembatan dan 9 Paket peningkatan jalan di kabuparen Rohul,” sebut Zulfikri. Ini komitmen Bupati Rohul H Sukiman, sesuai visi misinya “Kencang Membangun Desa, Lincah Menata Kota”.

Sementara itu, untuk jalan pertama peningkatan jalan Simpang PIR-Pendalian IV Koto Kecamatan Tandun, Peningkatan ruas jalan desa Tanjung Medan Kecamatan Rokan IV Koto. Rehab jembatan Koto Intan Pagaran Tapah Darussalam, peningkatan jalan poros Tapung Jaya Kecamatan Tandun, peningkatan jalan simpang Padang Bulan -Pasir Intan Kecamatan Bangun Purba.

“Lalu peningkatan jalan menuju SMKN I Ujuung Batu, pengaspalan jalan Samping MTsN Desa Pematang Berangan, konektivitas jalan provinsi Ujung Batu-Pasir Pangaraian Desa Pematang Berangan Kecamatan Rambah, serta Peningkatan jalan Sei Dua Indah Muara Ngamu sepanjang 3 Km,” jelas Zulfikri.

Kades Desa Rambah Hilir Timur, Kecamatan Rambah Hilir M.Nazir menyatakan, tahun ini desanya memperoleh bantuan jembatan menuju desanya. Dirinya berterima kasih ke Pemkab Rohul dan Pemerintah Provinsi Riau yang sudah merealisasikan pembangunan jembatan.

Karena, sudah 30 tahun seluruh masyarakat menidamkan pembangunan jembatan, dan baru saat ini bisa trealisasi.

“Akhirnya apa yang menjadi keluhan masyarakat sudah terjawab, dengan terlaksananya pembangunan jembatan di desa kami,” sebutnya. (mad)

Terbaru

Populer