Salah Tafsir Tentang Tweet SBY, Ferdinand: MetroTV Sangat Bodoh

Screenshot berita MetroTVNews yang dinilai salah menafsirkan Tweet dari SBY
Screenshot berita MetroTVNews yang dinilai salah menafsirkan Tweet dari SBY

Tribun Riau- Politisi Demokrat, Ferdinand Hutahaean kali ini bereaksi keras terhadap MetroTVNews, Pasalnya, dalam pemberitaan tersebut terdapat salah penafsiran terkait Tweet mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Ya tentu metro sangat bodoh mengartikan minta ijin jadi minta tolong,” ujar Ferdinand via Pesan Twitter kepada Tribunriau.com, Jumat (21/9/2018).

Dalam berita yang diterbitkan oleh MetroTVNews, dengan judul “SBY Minta Jokowi Bantu Selesaikan Asia Sentinel”, MetroTVNews mengutip Tweet SBY pada tanggal 20 September 2018, yaitu “Saya mohon izin Bapak Presiden Jokowi untuk perjuangkan kebenaran ini, demi martabat & kehormatan saya sebagai mantan Presiden.”

Dikatakan Ferdinand, maksud dari tweet SBY tersebut adalah meminta ijin, bukan meminta bantuan, karena diyakininya bahwa Presiden Jokowi tidak paham apa yang sedang terjadi.

“SBY dlm twitnya menyatakan minta ijin vukan minta tolong, karena kami yakin Jokowi tak paham apa yang sedang terjadi makanya dirinya tak berkomentar sedikitpun ketika seorang mantan presiden difitnah dan direndahkan. Maka SBY betul2 mengambil langkah tanpa keterlibatan pemerintah. Jadi bukqn minta tolong,” ujarnya menambahkan.

Partai Demokrat hingga kini tengah menyiapkan berkas-berkas gugatan terkait fitnah yang berawal dari Asia Sentinel dan disebarluaskan oleh MetroTV serta beberapa media lokal lainnya.

Ketika ditanya apakah dalam penyiapan berkas gugatan tersebut, termasuk di dalamnya gugatan kepada MetroTV, dirinya mengamini hal tersebut, bahkan dikatakannya MetroTV dalam list teratas.

“Ya justru metro tv yg teratas yg akan kami gugat,” jawab Ferdinand. (red)