Beranda blog Halaman 1170

Bantuan Logistik Bagi Korban Banjir di Rohul Sudah Menipis

Disos PPA salurkan bantuan bencana korban banjir di Kota Lama, dan stok logistik bantuan bencana di Rohul kini mulai menipis
Disos PPA salurkan bantuan bencana korban banjir di Kota Lama, dan stok logistik bantuan bencana di Rohul kini mulai menipis

ROKAN HULU,Tribun Riau-Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kini mulai kewalahan berikan bantuan logistik bagi para korban banjir di Rohul. Karena saat ini, stok bantuan logistik bencana di gudang BPBD Rohul dan Dinas Sosisal Perlindungan Perempuan dan Anak sudah mulai menipis.

Kekosongan stok logistik korban banjir di Rohul, disebabkan luasnya daerah yang terdampak banjir di Kabupaten Rohul yang harus dicover oleh Pemkab Rohul. Berdasarkan data BPBD Rohul, banjir di Rohul sudah terjadi di Kecamatan Rokan IV Koto, Kunto Darusalam dan Bonai Darusalam.

Diungkapkan Plt Kepala Dinas Sosial Perlindungan Perempuan dan Anak (Disos-PPA) Kabupaten Rohul Ir.Ruslan Melalui Kabid Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial, Hardiyanto Selasa (16/10/2018) sore, bahwa stok bantuan Logistik terakhir yang dimiliki Dinas Sosial dan PPA Rohul sudah diserahkan ke korban banjir di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darusalam.

Kemudian, untuk bantuan korban banjir di kecamatan Bonai Darusalam, Dissos PPA, kini masih menunggu distribusi bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Riau.

“Ketersediaan stok bantuan di gudang kita memang sudah sangat menipis, dan kita sudah usulkan bantuan dari dinas sosial Provinsi dan kita masih menunggu bantuan tersebut datang,” jelasnya.

Kata Hardiyanto, dalam penanganan bencana, Disos-PPA memiliki tupoksi berbeda dengan BPBD Rohul. Tupoksi Disos PPA, lebih kepada memberikan bantuan pasca bencana dan pemulihan korban dengan memberikan bantuan kepada para korban yang terganggu aktivitas perekonomianya akibat bencana.

“Bantuan Dinas sosial diberikan 2 kali 24 jam setelah bencana terjadi, dan kita bekerja berdasarkan data dari BPBD Rohul,” ucapnya.

Lalu Disos-PPA, dengan kekosongan stok logistik bantuan korban bencana juga dialamai BPBD Rohul. Menurut Sekretaris BPBD Rohul Syafi”I Nur, stok bantuan logistil yang di miliki BPBD Rohul saat ini sudah Kosong.

Malahan, guna memenuhi kebutuhan korban banjir di Bonai darusalam, BPBD Rohul terus melakukan koordinasi dengan BPBD Riau, namun sayangnya, BPBD Riau hanya dapat membantu 240 kaleng Sarden, karena stok Logistik di gudang BPBD Riau juga dalam keadaan menipis.

“Kita harapkan, bantuan dari semua pihak untuk dapat membantu saudara-saudara kita di Bonai darusalam yang menjadi korban banjir,” harapnya.

Sebut Syafi”i, 80 persen wilayah Kecamatan Bonai Darusalam, saat ini masih terendam banjir. Dari data BPBD Rohul, banjir di kecamatan Bonai Darusalam telah merendam 2.413 rumah, dimana 7.426 warga korban banjir saat ini sangat membutuhkan bantuan terutama makanan, dikarenakan lumpuhnya kegiatan perekonomian di Bonai Darusalam.

Kondisi kekosongan stok logistik, untuk korban banjir ini sebenarnya bisa diatasi, jika pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, cepat menetapkan status tanggap darurat bencana banjir. Dengan ditetapkan status tanggap darurat, maka pemerintah daerah dimungkinakan menggunakan anggaran bencana yang sudah dianggarkan dalam pos anggaran bantuan sosial dalam APBD Rohul 2018. (mad)

Endah Kumala Sari: Kita Utamakan Kedisiplinan Karakter Siswa

Siswa SMK 5 saat mengikuti latihan baris berbaris
Siswa SMK 5 saat mengikuti latihan baris berbaris

BATAM, Tribun Riau- Maraknya penggunaan handphone (hp) berbasis android, khususnya di kalangan siswa-siswi, ternyata ada berefek negatif terhadap lingkungan sekolah.

Terutama pada jam belajar, siswa-siswi lebih tertarik melihat ponsel cerdasnya daripada memperhatikan guru yang sedang mengajar.

Hal tersebut dikatakan Endah Kumala Sari, guru bidang kesiswaan SMK 5 Batam kepada Tribunriau.com di ruang kerjanya, Senin (15/10/2018) lalu.

Dikatakannya, selain masalah bolos dan merokok, trend penggunaan ponsel cerdas ternyata cukup mengganggu proses belajar siswa. Parahnya lagi, juga terdapat beberapa siswa yang memalsukan data remedial. Pihaknya kini tengah berupaya keras agar kedisiplinan siswa-siswi di SMK 5 ini dapat terus ditingkatkan.
“Kita disiplinkan siswa secara berjenjang,” ujarnya.

Dijelaskannya, dari 1700 siswa-siswa di SMK 5, terdapat lebih kurang 200 siswa yang setiap bulannya melanggar disiplin sekolah. Sanksi yang diberikan kepada siswa juga bertingkat, mulai dari teguran, pembinaan hingga sanksi yang akan diberikan oleh pihak manajemen sekolah.

“Anak-anak yang standar kasusnya masuk dalam pelanggaran kesiswaan, kita tangani secara berjenjang, ketika siswa itu melanggar, proses pertama, teguran dari wali kelas, diadakan pembinaan 3 kali, dipanggil orang tua siswa, diproses kemudian naik lagi ke tingkat berikutnya, kalau siswa juga tidak disiplin, naik ke tikat Kabeng dan Kaprodik, baru masuk ke tingkat kesiswaan dan manejemen Sekolah serta kepala sekolah,” jelasnya.

Karena latar belakang siswa-siswa yang bermasalah tersebut berbeda-beda, lanjut Endah, pihaknya juga memberikan sentuhan dari sisi rohani yang berbeda-beda, tak hanya itu, pihaknya juga bekerja sama dengan TNI dalam hal latihan fisik untuk membentuk karakter kedisiplinan.

“Dengan sistem sentuhan dan disiplin sanksi yang kita terapkan, kenakalan siswa sudah berkurang secara signifikan, yang terlambat masuk sekolah sudah berkurang yang bolos sekolah juga berkurang, mereka takut, daripada didisiplinkan, lebih baik disiplin dahululah, SMK 5 memang secara akademk, dengan berbagai macam prestasi, tapi dari sisi yang lain hal yang terbaik itu mendidik anak supaya memiliki disiplin, SMK sesuai dengan tujuanya dibutuhkan di dunia kerja, selain dari sisi akademik, dari sisi kedisiplinan juga harus diutamakan. Untuk pembangunan karakter dan kesuksesan siswa,” pungkasnya. (PILIAN)

Usai Tabrak Polisi, Pemilik Senpi Rakitan dan Softgun Diringkus

Pemilik Senpi rakitan dan air sofgun diciduk polisi, seorang rekannya kabur
Pemilik Senpi rakitan dan air sofgun diciduk polisi, seorang rekannya kabur

ROKAN HULU,Tribun Riau – Pengendara mobil Mistsubushi pick up L300 yang membawa senjata api (Senpi) rakitan serta air softgun, Dwi Manunggal Sawiji (37), diringkus Polisi setelah sebelumnya menabrak anggota Polsek Tambusai.

Dwi Manunggal Sawiji, ditangkap anggota Polsek Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sedangkan seorang rekannya berhasil melarikan diri. Anggota Polsek Rambah Hilir menangkap pelalaku, ketika razia, Senin (15/10/2018). Dwi dan temannya sempat kabur di kebun karet milik warga Dusun Kumu Baru Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.

Dari tangan pria kelahiran Solo yang bersomisili di‎ RT 001/ RW 006 Desa Pinang Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, polisi berhasil mengamankan serta menyita barang bukti 1 tas sandang hitam merk Zegari, 1 pucuk Senpi rakitan jenis revolver juga 1 pucuk air softgun.

Selain itu, ‎Polisi juga menyita 1 tang potong tangkai warna orange, 4 butir peluru aktif, 3 obeng, 4 kunci T, 2 kuncil L, 10 butir peluru air softgun, 1 helai masker hitam, dan lainnya.

Diungkapkan Kapolres Rohul AKBP M. Hasyim Risahondua, melalui Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono, bahwa pemilik Senpi rakitan dan air softgun ditangkap ketika awalnya informasi dari anggota Satuan Lantas Polres Rohul, ada seorang anggota Polsek Tambusai yang jadi korban tabrak lari, Senin sekitar pukul 07.47 Wib.

“Setelah dapatkan informasi, personel Polsek Rambah Hilir lakukan giat razia di depan Polsek Rambah Hilir,” jelas Ipda Nanang, Rabu (17/10/2018).

Ketika razia, sekitar‎ pukul 07.50 Wib melintas mobil pick up L300 warna hitam berhenti mendadak yang berjarak sekira 100 meter, sebelum melewati Polsek Rambah Hilir.

Karena melihat mobil pick up berhenti mendadak, lalu personil Polsek Rambah Hilir mendekati mobil bak terbuka tersebut. Tetapi, 2 lelaki yang ada di dalam mobil melarikan diri ke arah kebun karet milik warga Dusun Kumu Baru Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir.

Karena melihat 2 pengendara L 300 turun, dan salah seorang‎ memegang tas sandang warna hitam, anggota Polsek Rambah Hilir lalu lakukan pengejaran ke dalam kebun karet milik warga, dibantu masyarakat setempat.

Dari pengejaran yang cuku‎p lama, sekitar pukul 08.30 Wib, salah seorang pelaku Dwi Manunggal Sawiji, akhirnya berhasil diamankan lalu dibawa ke Mapolsek Rambah Hilir

Diakui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Budi Ikhsani SH, dirinya bersama anggota, diback up Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Rohul terus melakukan pencarian terhadap seorang lagi yang melarikan diri, namun tidak membuahkan hasil.‎

Kemudian, dari penyisiran‎ kembali di tempat sewaktu tersangka lari, polisi menemukan sebuah tas sandang warna hitam di kebun karet warga. Setelah dibuka, dalam tas berisikan 1 pucuk Senpi rakitan jenis revolver, dan 1 pucuk senjata air softgun, dan beberapa kunci T.

Sebut Ipda Nanang, pelaku Dwi dijerat Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman 20 tahun kurungan.

“Kemudian, tersangka bersama barang bukti, langsung diamankan ke Mapolsek Rambah Hilir untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut,” ucap Paur Humas Polres Rohul Ipda Nanang Pujiono. (mad)

Sekda Rohul Kukuhkan Kepengurusan FOSWAR 2018-2021

Sekda Abdul Harus lantik pengurus POSWAR Rohul
Sekda Abdul Harus lantik pengurus POSWAR Rohul

ROKAN HULU,Tribun Riau- Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) H. Abdul Haris‎ S.Sos, M.Si, kukuhkan pengurus Forum Solidaritas Wartawan Rokan Hulu (FOSWAR) periode 2018-2021 yang diketuai Yusrizal Thamrin.

Kemudian, usai ku‎kuhkan pengurus FOSWAR, Sekda Rohul membuka‎ Sosialisasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP), menghadirkan narasumber Komisioner Komisi Informasi Publik, Cecep Suryadi M.Ip, juga dihadiri Forkompinda Rohul, termasuk sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Rohul.

Selain itu, hadir Rektor Universitas Pasir Pangaraian (UPP) Dr. Adolf Bastian M.Pd, Dirut Perusda Rokan Hulu Jaya Jenewar S.Sos,‎ Ketua KONI Rohul Khairul Fahmi, dan undangan lainnya.

Kegiatan Sosialisasi UU KIP sehari di Convention Hall Masjid Agung Islamic Center Rohul, diikuti perwakilan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Rohul, perwakilan LSM dan Ormas, BUMD, BUMN,‎ dan lainnya.

Ketua FOSWAR terpilih, Yusrizal mengatakan, bahwa FOSWAR merupakan sebuah wadah bernaungnya wartawan Rohul.‎ Forum tersebut terbentuk, atas ide sejumlah wartawan yang berkomitmen mengembangkan potensi jurnalistik anggota, sehingga jadi insan pers yang siap bersaing dan bermutu dalam menyajikan informasi terpercaya ke masyarakat.

“Ini suatu bentuk apresiasi dan tuntutan sebagai insan pers yang tergabung di FOSWAR, untuk mendalami hal-hal yang bersangkutan dengan media-media informasi yang berfungsi sebagai media untuk mentransformasikan gagasan,” sebut Yusrizal.

Dikatakan Yusrizal, dengan merebaknya media massa dewasa ini, mulai media cetak, media elektronik, dan media online merupakan salah satu wujud dari era informasi dan keterbukaan.

“Karena, berbagai informasi disampaikan setiap hari dan setiap hari,” kata Yusrizal.

Lalu, kata Yusrizal lagi, Sosialisasi UU KIP dilaksanakan, oleh FOSWAR bekerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika (Diskominfo) Rohul dan Bagian Humas Setdakab Rohul.

Melalui sosialisasi UU KIP sehari, diharapkan Yusrizal terus memunculkan insan pers di Kabupaten Rohul yang memiliki kemampuan dalam mengelola media massa secara handal untuk semakin mempercepat pencapaian tujuan, serta terjalinnya kerjasama saling pengertian dengan pihak-pihak terkait.

‎Kemudian, Sekda Rohul Abdul Haris mengatakan, bahwa industri pers semakin maju pesat, sehingga masyarakat mudah mendapatkan informasi setiap waktu dan dimanapun.

Dengan kemajuan industri pers, Abdul Haris berharap, hal ini dimanfaatkan seluruh OPD di lingkungan Pemkab Rohul untuk melaporkan prorgam unggulan, untuk memajukan pembangunan daerah.

Sebut Abdul Haris, sebelum Kabupaten Rohul berdiri pada 12 Oktober 1999, masih tergabung di kabupaten induk Kabupaten Kampar, masyarakat Rohul sangat sulit mendapatkan informasi, hanya bisa didapatkan seminggu sekali.

Kemudian, dengan dikukuhkan pengurus FOSWAR, Haris sangat berharap bisa terjalin komunikasi baik antara pers dengan pemerintah daerah, termasuk silaturahmi dan terjalin kebersamaan dalam membangun daerah.

Lalu, Sekda Rohul berpesan ke peserta Sosialisasi UU KIP untuk serius mengikutinya, sebab sosialisasi ini sangat penting untuk berbagi informasi kepada masyarakat atau publik, seperti informasi kebijakan pemerintah yang harus disampaikan ke masyarakat, salah satunya program unggulan di Pemkab Rohul.

Bagi OPD atau dinas terkait yang mempunyai program strategis, juga diajak untuk bergandeng tangan dengan pers, dalam penyampaian informasi ke masyarakat, salah satunya program yang dilakukan di Disnakbun Rohul untuk program Peremajaan Kebun Kelapa Sawit.

“Kita berharap, dengan kemajuan industri pers ini digunakan sebaik mungkin dalam memajukan pembangunan daerah,” harap Sekda Rohul Abdul Haris.

Dimana sebelumnya, Sekda Rohul juga memasangkan tanjak Unak Serantau kepada Komisioner KIP Cecep‎ Suryadi. Masih di acara sama, Ketua FOSWAR Yusrizal juga menyerahkan plakat ke Rektor UPP Dr. Adolf Bastian M.Pd, serta Kepala Diskominfo Rohul Gorneng. (mad)

Umat Konghucu Rohil Gelar Do’a Bersama Pemilu Damai 2019

Poto bersama usai acara Deklarasi Damai pemilu 2019 di Cekong Tuah jalan perniagaan Bagansiapiapi
Poto bersama usai acara Deklarasi Damai pemilu 2019 di Cekong Tuah jalan perniagaan Bagansiapiapi

ROHIL, Tribun Riau- Dalam Rangka menciptakan pemilu 2019 yang aman, sejuk dan kondusif serta solidaritas terhadap korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, umat Konghucu menggelar Do’a Bersama, Rabu (17/10/18) di kelenteng Cekong Tuah jalan perniagaan Bagansiapiapi Kabupaten Rokan Hilir.

Acara Deklarasi Damai dilaksanakan oleh Multi Marga Bagansiapiapi, Deklarasi dibacakan oleh ketua Multi Marga, Rendi Gunawan, sedangkan pemimpin Doa dari tokoh agama.

Turut hadir Wakil Bupati Drs. Jamiludin, kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH, kapolsek Bangko Iptu Echo sitorus, Ketua KPU Rohil Kasmer Dahlan, Kadisdukcapil Basarudin, kasatpol PP Suryadi, Kabag Humas dan Protokol Hermanto. S. Sos, ketua marga dan Ketua kelenteng sekecamatan Bangko.

Ketua Multi Marga, Rendi Gunawan mengatakan, Multi Marga dan Kelenteng-kelenteng di seluruh kecamatan Bangko mengambil kesimpulan atau alternatif untuk mengadakan kegiatan ini, karena berhubungan pemilu 2019 sudah dekat. “Dan kita juga menggelar Doa bersama kepada korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah,” katanya.

Lima hari yang lalu, tambah Rendi Gunawan, kami bersama-sama Multi marga dan kelenteng-kelenteng, bersama kelurahan Bagan kota dan juga Kepenghuluan membentuk sebuah posko korban gempa dan sunami Sulawesi Tengah didepan kelenteng cekongTuah, mudah- mudahan dana ini dalam waktu dekat akan dikirimkan ke Sulawesi Tengah untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena Bencana.

“Bantuan dari kelenteng Cekong Tuah sekira 25 Juta Rupiah, kelurahan Bagan Barat sekira 12 juta Rupiah, belum lagi ditambah Lurah Timur dan lain-lain,” ujar Rendi Gunawan.

Wakil Bupati Rohil Drs. Jamiludin mengucapkan terima kasih telah melakukan acara ini, dan acara seperti ini merupakan salah satu agenda yang seharusnya pemerintah membuat acara ini, tapi alhamdulillah sudah didahului.

“Harapan kita pada pemilu 2019 nanti KPUD Rohil bisa membawa Warga-warganya ke TPS, mudah – mudahan dengan ada acara seperti ini warga mau datang ke TPS untuk memberikan Hak suaranya, “ujar jamiludin.

Selanjutnya, Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto mengatakan, tetap mengantisipasi kalau ada hal yang bersifat Hoax dan hal yang tidak diinginkan karena di Rohil ada beragam suku. “Jadi kita tetap utamakan keamanan khususnya wilayah Rohil ini,” tegasnya.

“Jangan masyarakat terprovokasi, berbeda pilihan dan pendapat pada pemilu itu hal yang biasa, jagalah kerukunan dan jangan mudah dipecahkan belah,” tambah Sigit

Di tempat yang sama, Ketua KPU Rohil Kasmer Dahlan, sangat berterima kasih kepada Multi Marga yang telah melaksanakan Deklarasi Damai pemilu 2019. “Bagaimanapun kita ingin seluruh masyarakat semua berpartisipasi memilih,” paparnya.

“Ini adalah yang pertama kali multi marga melaksanakan hal yang seperti ini, mudah-mudahan dengan Acara Deklarasi Damai ini, bisa membawa masyarakat Suku Tionghoa untuk datang ke TPS dan memberikan Hak pilihnya,” harapnya menambahkan.

Pemilih di Kabupaten Rokan Hilir, Kasmer menambahi, pernah mencapai 80 persen, tapi setelah 2013 sampai sekarang kita belum bisa mencapai 75 persen, jadi dengan Acara seperti ini kita berharap bisa kembali mencapai angka 80 persen pada tahun 2019. (hen)

Bantah Suaminya Memeras, Yanti Malah Tuding Ada Kerjasama Pihak Polisi dengan PT JYP

ROHIL, Tribun Riau – Alben Tajudin SH selaku kuasa hukum tersangka Yunaldi Zega yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) oleh Polres Rohil pada Rabu 10 Oktober 2018 bersama Faigizaro Zega yang diduga telah melakukan pemerasan terhadap PT Jatim Jaya Perkasa (PT JYP) membantah atas semua tuduhan terhadap kliennya.

Bantahan tersebut disampaikan Alben Tajudin SH saat konferensi pers, Selasa 16 Oktober 2018 kemarin di kantor Cutra Andika Partners yang berada Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil – Riau.

“Memang benar bahwa Yunaldi Zega seorang Advokat atau pengacara seperti mana yang di beritakan oleh teman-teman wartawan. Tapi, kami membantah dan tidak benar apa semua tuduhan yang ditujukan kepada Yunaldi Zega. Seperti melakukan pemerasan atau menerima duit Rp 10 juta yang diduga dari Hasfiandi humas perusahan PT Jatim Jaya Perkasa,” ujarnya.

“Nah, uang itu adalah uang yang di serahkan Hasfiandi kepada Faigizaro Zega selaku ketua Serikat Buruh yang memperjuangkan hak hak buruh yang belum dipenuhi oleh perusahaan Pt. Jatim Jaya Perkasa,” tambah Alben.

Ia menjelaskan, pada Senin 8 Oktober 2018, Faigizaro Zega ditelpon oleh humas PT JYP yang bernama Hasfiandi untuk mengajak bertemu membicarakan hak-hak karyawan yang belum dibayar oleh perusahan.

Pertama yang harus dibayar adalah masalah hak cuti melahirkan dua orang karyawan, sebagaimana berdasarkan putusan dinas tenaga kerja Profinsi Riau yang nilainya sebanyak Rp 15 juta. Pada saat itu, Hasfiandi mengajak bertemu dengan Faigizaro Zega di Duri Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Namun, perjanjian untuk bertemu di Duri dibatalkan oleh Hasfiandi.

Dan Hasfiandi mengajak Faigizaro Zega bertemu di Ujung Tanjung Kecamatan Tanah Putih Kabupaten Rohil untuk membayar hak hak buruh. Yunaldi Zega sebagai kuasa hukum karyawan PT Jatim Jaya Perkasa diajak lah oleh Faigizaro Zega untuk mendapingi dirinya bertemu dengan Hasfiandi humas PT Jatim Jaya Perkasa.

Namun, dalam pertemuan tersebut diduga sudah diatur skenario untuk dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) oleh pihak polisi bersama perusahaan. Seolah-olah Faigizaro Zega dan Yunaldi Zega melakukan pemerasan terhadap perusahaan.
“Padahal, yang meminta bertemu adalah pihak perusahan yang sudah berjanji membayar hak hak karyawan yang belum dibayar,” ungkap Alben.

“Namun, yang paling aneh lagi terhadap OTT yang dilakukan Polres Rohil, bahwa klien kami saat dilakukan OTT tidak ada di dekat Faigizaro Zega dan Hasfiandi, klien kami Yunaldi Zega berada di meja lain yang tidak berdekatan dengan mereka yang sedang berembuk. Yunaldi Zega tidak menerima duit dan tidak tahu menahu masalah duit, malah bisa di jerat OTT, Ini semua merupakan hal aneh,” jelasnya panjang lebar.

Sementara pasal 368 ayat 1 Jo 335 ayat 1 yang dikenakan pada klen kami unsur unsur pidana yang tak terpenuhi. “Hingga saat ni, klien kami belum dilakukan BAP oleh pihak penyidik,” kata Alben.

Sementara itu, Yanti (56) selaku istri Faigizaro Zega mengatakan bahwa perusahan dengan pihak Polres Rohil sudah ada kerja sama untuk menjebak suaminya.

“Seolah-olah suami saya melakukan pemerasan terhadap perusahaan. Suami saya diundang sama Hasfiandi untuk menyelesaikan hak buruh yang belum dibayar oleh perusahan. Tapi, malah suami saya yang dituduh melakukan pemerasan terhadap perusahaan,” ujar Yanti.

“Saya mendengar saat itu, Hasfiandi nelpon suami saya bahwa beliau mengajak bertemu dengan suami untuk menyelesaikan masalah hak-hak karyawan yang belum dibayar sama perusahaan,” tambah Yanti. (toni)

1400 Rumah Warga di Bonai Darussalam Terendam Banjir

Banjir di Bonai Darussalam, Rohul, genangi 1400 rumah warga, serta merendam jalan lintas Bonai Darussala,- Duri
Banjir di Bonai Darussalam, Rohul, genangi 1400 rumah warga, serta merendam jalan lintas Bonai Darussala,- Duri

ROKAN HULU, Tribun Riau- Sekitar 1400 rumah warga, termasuk fasilitas umum juga sekolah di lima desa di Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), terendam banjir, ketinggian air mencapai 80 cm hingga 1,5 meter sejak Senin (15/10/2018) kemarin.

Banjir terjadi di lima desa, yakni Desa Sontang, Desa Kasang Mungkal, Desa Bonai, Desa Teluk Sono, dan Desa Kasang Padang. Dari data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rohul, jumlah rumah di lima desa di Kecamatan Bonai Darussalam yang terendam banjir capai 1.400 rumah, yang dihuni sekitar 4.700 keluarga (jiwa).

Diakui Muslimin warga Bonai Darussalam, banjir disebabkan meluapnya aliran Sungai Rokan sejak Jumat (12/10/2018) kemarin,‎ termasuk banjir kiriman dari Sumatera Barat yang sebelumnya juga melanda daerah di hulu Sungai Rokan, mulai Kecamatan Rokan IV Koto dan Kecamatan Kunto Darussalam.

“Air yang genangi pemukiman dan fasilitas umu, merupakan banjir musiman terjadi setiap tahunnya. Tapi banjir kali ini, sangat besar hingga melimpah ke jalan lintas (Rohul-Duri),” ungkal Muslimin, warga Desa Sontang, Selasa (16/10/2018) sore.

Juga disebutkan Muslimin, ketinggian air banjir hingga ke pekarangan rumahnya capai 1,5 meter. Air bahkan meluap hingga masuk ke rumah panggungnya, mengakibatkan tergganggunya aktivitas dirinya dan masyarakat.

Juga disebutkan warga lainnya, Watiem yang rumahnya juga digenangi banjir, dirinya dan keluarga terpaksa mengungsi ke tenda pengungsian yang didirikan pihak BPBD Rohul, setelah rumahnya terendam dengan ketinggian air mencapai 50 cm.

Dirinya bersama keluarga, akan bertahan di tenda pengungsian hingga banjir‎ surut, mengingat dirinya masih punya anak di usia Balita.

“Kemudian, saya memilik Balita yang bisa membahayakan kesehatan,” ucap Watiem.

Di tempat terpisah, Sekretaris BPBD Kabupaten Rohul, Syafeinur mengatakan, mengantisipasi banjir makin membesar, instansinya telah mendirikan tenda pengungsian untuk korban sejak Selasa pagi. Sedangkan posko dapur makan akan dibangun jika banjir masih tetap bertahan.‎

“Hingga kini kita masih dirikan posko pengungsian, sehingga bagi masyarakat yang membutuhkan tenda kita sudah siap untuk menampung masyarakat,” ucap Syafeinur.

Bencana banjir yang melanda di Rohul, juga sudah menewaskan seorang warga di Kecamatan Rokan IV Koto. Banjir juga sempat menyebabkan jembatan Pisang Kolek di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam tidak bisa dilalui kendaraan.

Bahkan dampak banjir yang melanda, mengakibatkan jalan lintas Rohul-Duri (Kabupaten Bengkalis) terganggu, akibat sejumlah badan jalan juga ikut digenangi banjir. Hal itu mengakibatkan aktifitas lalu lintas baik dari Rohul menuju Duri dan sebaliknya tidak bisa melintas. (mad)

Acara Sertijab, Atraksi Prajurit Batalyon 132/BS Pukau Hadirin

Atraksi Prajurit Batalyon
Atraksi Prajurit Batalyon

KAMPAR, Tribun Riau – Acara Sertijab Komandan Kodim 1303/KPR dari Letkol Inf Beni Setiayanto kepada Letkol Inf Aidil Amin,S.IP yang sebelumnya menjabat Komandan Batalyon Inf 132/BS, serta Sertijab Komandan Batalyon 132/BS dari yang lama kepada komandan baru Mayor Inf Wisyudha Utama yang dilansungkan di lapangan markas Batalyon Inf 132/BS serta dipimpin langsung oleh Komandan Resort Militer (Danrem) 031/WB, Brigadir Jenderal TNI, Sony Afrianto, Selasa (16/10/2018).

Namun, dari acara yang digelar di Lapangan Upacara Batalyon 132/BS,ada sejumlah hal menarik yang membuat para tamu undangan terpelangah serta terhibur.

Satu diantaranya adalah atraksi para prajurit petarung dalam skuad Bela Diri Militer (BDM) Yongmoodo Prajurit Batalyon Inf 132/BS.

Di acara yang dihadiri Bupati Kampar/mewakili, Kapolres Kampar, Ketua DPRD Kampar serta undangan dari unsur Forkopimda dari sejumlah daerah di Riau, atraksi BDM Yongmoodo para prajurit TNI AD Batalyon 132/BS memang memukau pandangan.

Beragam aksi olah tubuh dan daya ketahanan fisik dipertontonkan yang melibatkan lebih kurang 250 orang Prajurit TNI dari Batalyon 132/BS. Seperti melewati barisan tujuh personel yang bersujud dengan cara salto di udara atau memecahkan kendi di ketinggian dua meter lebih.

Kemudian memecahkan benda-benda keras dengan kepala, siku lengan, dan kaki, hingga kemampuan olah tubuh untuk menahan hantaman.

Aksi tak kalah serunya juga diperlihatkan para prajurit yang memperlihatkan kamahirannya dalam seni beladiri dengan memakai dobalstik juga terlihat piawai memadukan rentak irama dengan aksi akrobatik.

Semua atraksi demontrasi ini menjadi begitu menghibur, meski saat acara berlangsung, udara di Kota Bangkinang lumayan terik.Sorak tepuk tangan terpukau dari para tamu undangan juga membuat acara sertijab tersebut berlansung meriah. (hbi)

Komitmen Bupati Rohul Tata Objek Wisata, Inilah Wajah Baru Wisata Danau Cipogas

Kadisparbud, berfoto latar belakang objek wisata Cipogas dengan wajah baru

ROKAN HULU, Tribun Riau- Sesuai komitmen dan intruksi dari Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman menata dan percantik Objek Wisata yang ada di Rohul dalam upaya menarik wisatawan berkunjung, ternyata memang benar adanya.

Kini, objek wisata yang ada di Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah Danau Cipogas, sudah berangsur-angsur jadi perhatian masyarakat, bahkan kalangan Milenial ‎juga menjadi tujuan dari wajah baru danau Cipogas.

Diakui Kepala dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Rohul, Drs. Yusmar, M.Si, kini wajah dari danau Cipogas sudah menarik perhatian. Bukan hanya menawarkan suasana alam nan asri, danau cipogas juga siapkan Spot-spot berfoto dan berselfie.

“Kita melihat jika hanya menawarkan wisata alam Danau dan bendungan tentunya para wisatawan akan bosan, saat ini kita menyediakan tempat berfoto selfie ‎dengan panorama yang tetap tidak menghilangkan keindahan danau yang asri sebagai daya tarik utama Danau Cipogas,” terangnya, Senin (15/10/2018) sore.

Ditambahkan Yusmar, saat ini Disparbud sudah menyediakan empat Spot berfoto yang dijamin para pengunjung akan terpesona dengan keindahan alam Danau cipogas yang masih asri.

Sebutnya, bahwa Spot yang disediakan seperti tempat berfoto diatas ketinggian dengan latar belakang keindahan danau, biasanya ini sangat disukai oleh kalangan milenial. Sedangkan para pengunjung dari kalangan dewasa atau orang tua, tentunya Spot pesona pohon-pohon yang asri.

“Ada juga Spot seperti lukisan didinding bendungan, persis di pintu masuk danau Cipogas, dan Spot foto lainya yang sayang jika tidak berkunjung ke Danau Cipogas,” ucapnya.

Yusmar juga menjelaskan, bahwa tujuan dengan dibuatnya spot-spot foto untuk menarik para wisatawan berbagai kalangan, sehingga ada peningkatan kunjungan ke danau cipogas. Sejak dua pekan terakhir ada peningkatan kunjungan, tentunya ini menjadi penyemangat Disparbud Rohul untuk terus berinovasi dalam meningkatkan objek wisata Rohul.

“Tanggapan para pengunjung positif, bahkan ada yang meminta untuk dibuatkan spot-spot berfoto lainnya, namun kita masih menyesuaikan dengan keuangan kita,” tegasnya.

Kata Yusmar, untuk enam bulan kedepan pihaknya akan mengevaluasi kembali atau merubah spot-spot berfoto. Pasalnya wisatawan pasti akan bosan bila terpaku di satu sisi saja.

“Berharap apa yang kita sajikan bisa dinikmati para pengunjung baik dalam maupun luar darah. Silahkan datang ke cipogas,” paparnya. (mad)

Sempena HUT ke-19 Rohul, IPRY Gelar Bakti Sosial

IPR-Y Komisariat Rohul, rayakan hari Jadi ke-19 Rohul ke Ponpes dan panti asuhan di Yogyakarta
IPR-Y Komisariat Rohul, rayakan hari Jadi ke-19 Rohul ke Ponpes dan panti asuhan di Yogyakarta

ROKAN HULU, Tribun Riau- Walaupun berada di perantauan, mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Riau Yogyakarta (IPR-Y) Komisariat Rokan Hulu (Rohul), ikut merayakan serta memperingati Hari Jadi ke-19 Kabupaten Rohul tahun 2018 di Yogyakarta, yang jatuh pada Jumat (12/10/2018).

IPR-Y Komisariat Rohul menggelar bakti sosial di Pondok Pesantren (ponpes) dan Panti Asuhan Sabilul Huda Sleman, Yogyakarta dengan tema “Menjalin Silaturahim dan Meningkatkan Kepedulian Sesama”.

“Tema yang diangkat pengurus IPR Yogyakarta Komisariat Rohul, agar kami selaku pelajar dari Rohul di Yogyakarta satu sama lain tetap bersinergi, kompak dan peduli dengan sesama di perantauan,” kata Ketua IPR-Y Komisariat Rohul, Nofrizal Sayuti SH, Senin (15/10/2018) sore.

Dalam bakti sosial di Ponpes dan panti asuhan Sleman, ada beberapa agenda digelar pengurus dan anggota IPR Yogyakarta, seperti pengajian, pemberian Sembako, dan pemotongan tumpeng.

“Kegiatan diselenggarakan IPR Yogyakarta Komisariat Rohul, sebagai bentuk rasa syukur kami atas bertambah umurnya daerah tempat kami tinggal, semoga dengan bertambahnya umur Rokan Hulu dapat membawa hubungan yang harmonis antara seluruh elemen masyarakat yang ada dan masyarakat yang ada di luar daerah Rohul,” harapnya.

Saat acara, Nofrizal Sayuti mahasiswa pascasarjana di Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta juga menyatakan, kegiatan digelar merupakan wujud rasa syukur pelajar-pelajar Rohul yang tengah menempuh studi di Kota Yogyakarta, atas bertambahnya usia Kabupaten Rohul.

“Acara yang kami gelar, merupakan kegiatan bhakti sosial dengan santri-santri Panti Asuhan Sabilul Huda Sleman. Berharap di kegiatan kita, anak panti asuhan mendoakan kami pelajar Rohul yang ada di Yogyakarta dalam menempuh studi agar selalu mudahkan urusan-urusannya, dan dapat menyelesaikan studi dengan cepat,” jelasnya.

“Termasuk Kabupaten Rohul agar selalu diberkahi oleh Allah, dan dihindarkan dari musibah,” tambahnya.

Nofrizal mengharapkan, ‎ anak-anak Panti Asuhan tetap semangat dalam studinya di Pondok Pesantren Sabilul Huda Sleman, dan mereka bisa menempuh jenjang pendidikan sampai ke perguruan tinggi yang ada di Yogyakarta.

Kegiatan bhakti sosial‎ diakhiri sesi permainan dengan para santri dan santri wati Ponpes Sabihul Huda Sleman. Selain mendekatkan pengurus IPR Yogyakarta Komisariat Rohul dengan anak-anak panti asuhan, pada permainan tersebut para pengurus juga bagi-bagi hadiah. (mad)

Terbaru

Populer