Beranda blog Halaman 1157

Oknum Dewan di Bengkalis Diduga ‘Bermain’ Proyek

Duri, Tribun Riau – Oknum anggota dewan berinisial ‘R’ diduga menggunakan kewenangannya selaku anggota komisi II DPRD Bengkalis untuk mendapatkan proyek dari Dinas Sosial Kabupaten Bengkalis. Tepatnya pembangunan pagar TPU di RT 04 RW 05 Dusun Paong Napal, Desa Tambusai Batang Duri, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Pada papan pengumuman disebutkan, nilai kontrak sebesar Rp.199.563.000,- kontraktor pelaksana CV.Liandino Utama, sedangkan volume kegiatan tidak dicantumkan luasnya, hanya disebutkan 1 kegiatan.

Dari informasi pekerja di lapangan, mereka mengatakan kalau kontraktornya adalah Rianto anggota DPRD Bengkalis dan sering datang ke lapangan.

Pekerja diberi upah per harinya sebesar Rp.120.000 untuk tukang, dan Rp.100.000 untuk kernek, karena pekerja yang berjumlah 6 orang sebagai pekerja harian, sedangkan sebagai pemborong pekerjaan dari Rianto adalah Asep.

“Kontraktornya Rianto anggota DPRD Bengkalis, ini fotonya pak,” ujar pekerja sembari menunjukkan foto Rianto yang terpampang di banner selaku caleg dari partai PAN dapil Kecamatan Bathin Solapan, Senin (29/10/18).

“Kalau pemborong pekerjaan si Asep, kami ada 6 orang sebagai pekerja harian yang diberikan Asep, upah tukang Rp 120.000 per hari dan kernek Rp.80.000 perhari. Luas tanah TPU ini 1 hektar dan rencana pembuatan tiang pagar sebanyak 81. Kalau lebih jelasnya hubungi saja Asep,” kata pekerja yang tidak mau namanya disebutkan sembari memberikan nomor HP Asep.

Setelah dihubungi melalui nomor HP tersebut, wartawan media ini bersama awak media lain menjumpai Asep di halaman belakang rumah Rianto, tepatnya di Jalan Simpang lima Desa Petani.

Asep yang saat itu berkaos tanpa lengan dan bercelana pendek serta memakai topi warna biru bersama beberapa temannya (termasuk adik kandung Rianto), sedang mengerjakan besi yang akan dipakai untuk proyek pembangunan pagar TPU tersebut, ia menjelaskan kalau pemilik CV.Liandino Utama adalah Rianto.

“Yang punya CV.Liandino Utama adalah Rianto anggota DPRD Bengkalis, kalau disini biasa dipanggil Anto Toreng, kalau diatas Rianto, itu orangnya,” kata Asep sambil menunjuk ke arah mobil ambulance sedang parkir, yang ada gambar Rianto dan tulisan Partai Amanat Nasional Kecamatan Bathin Solapan.

“Orangnya jarang di rumah, kalau ada paling 1 atau 2 hari lalu pergi lagi, kami hanya sebagai pekerja, kalau disuruh pasang ini kami pasang, kalau ada perlu hubungi pakai HP saja,” terang Asep dan didukung temannya.

Sementara itu, Rianto tak berhasil dijumpai, ketika dikonfirmasi melalui nomor HP yang diberikan, Rianto mengatakan bahwa perusahaan tersebut bukanlah miliknya.

“Bukan saya kontraktornya, itu punya orang Bengkalis, mereka hanya numpang simpan besi di rumah saya.CV.Liandino Utama juga bukan milik saya, milik orang Bengkalis,” sebut Rianto, Jumat (23/11/18).

Ketika diungkapkan bahwa menurut Asep, CV. Liandino Utama adalah miliknya, Rianto tetap bersikukuh bahwa perusahaan itu milik orang Bengkalis.

“Bukan punya saya, orang Bengkalis yang punya, Asep itukan tukang, sudah ya..saya mau ada rapat,” tutup Rianto. (Jl)

Ini Tempat Selfie Baru di Objek Wisata Air Panas Hapanasan Rohul

Tempat Selfi baru di kawasan objek wisata Hapanasan, Rokan Hulu
Tempat Selfi baru di kawasan objek wisata Hapanasan, Rokan Hulu

ROKAN HULU, Tribun Riau- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), kini terus lakukan pembenahan di semua objek wisata di Negeri Seribu Suluk.

Upaya pembenahan objek wisata dilakukan Disparbud Rohul, sebagai upaya dalam menarik minat wisatawan agar berkunjung ke Negeri Seribu Suluk‎ yang sudah masjid megah yakni Masjid Agung Islamic Center Rohul.

Usai lakukan pembenahan di objek wisata Sipogas Desa Sialang Jaya Kecamatan Rambah dengan membuat beberapa tempat selfie bagi pengunjung, kini Disparbud Rohul lakukan pembenahan di objek wisata lainnya.

Di objek wisata Air Panas Hapanasan, selain membangun jembatan yang dilengkapi payung warna-warni, Disparbud Kabupaten Rohul juga bangun sebuah rumah pohon berukuran 2 meter kali 3 meter, dengan ketinggian 3 meter dari permukaan tanah.

Rumah pohon dilengkapi jembatan gantung di tengah kawasan hutan tersebut, dimana pengunjung bisa selfie atau swafoto sepuaskan dari atas ketinggian yang tentunya patut dicoba.

“Untuk menuju ke rumah pohon, para pengunjung akan melintasi jembatan‎ gantung yang tentunya di cat warna-warni,” sebut Kepala Disparbud Kabupaten Rohul, Drs. Yusmar, M.Si, Sabtu (24/11/2018).

Mantan Kabag Humas Setdakab Rohul juga pernah menjabat Kepala Disdukcapil Rohul tersemeruk Kepala Distamben Rohul, berharap dengan ada perubahan setelah dilakukan penataan, maka akan menjadi daya tarik bagi pengunjung dan bisa datang ke objek wisata.

“Seperti di objek wisata Sipogas, setelah kita lakukan penataan jumlah kunjungan naik antara 20 persen sampai 30 persen saat ini,” terangnya.

Ditambahkan Yusmar‎, penataan di seluruh objek wisata terus dilakukan Disparbud Rohul dengan harapan mendongkrak jumlah kunjungan wisata di seluruh destinasi wisata yang ada, selain Masjid Agung Islamic Center Rohul.

‎Kata Yusmar, bukan hanya Islamic Center saja yang menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Rohul. Selain objek wisata Hapanasan dan danau Sipogas, di Rohul juga ada dua wisata minat khusus di Kecamatan Kabun seperti Puncak Aliantan dan Puncak Koto Ranah yang sudah mendunia.

Juga ada Air Terjun Aek Martua di Kecamatan Bangun Purba, Makan Raja-raja Rambah di Kecamatan Rambah Hilir, Benteng Tujuh Lapis di Kecamatan Tambusai, dan destinasi wisata lainnya. (adv/humas)

Camat dan Kades Panen Semangka Milik BUMDesa Rambah Muda Jaya

Camat Rambah Hilir didampingi Kepala Desa Rambah Muda melihat panen semangka
Camat Rambah Hilir didampingi Kepala Desa Rambah Muda melihat panen semangka

ROKAN HULU, Tribun Riau- Camat Rambah Hilir, Zul Hendri bersama Ketua TP PKK Rambah Hilir Neni Zul Hendri serta Kepala Desa Rambah Muda Rian Denny Setiawan, lakukan panen perdana buah semangka milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Rambah Muda Jaya, Kecamatan Rambah Hilir.

Disela-sela panen perdana semangka, Camat Rambah Hilir Zul Hendri, Minggu (15/11/2018) menyatakan, dirinya sangat terkejut atas inovasi yang dilakukan BUMDesa Rambah Muda Jaya yang sudah berhasil kembangkan budidaya buah semangka di lahan seluas 2 hektar.

“Berharap, hal ini bisa diikuti BUMDesa lainnya di Kecamatan Rambah Hilir, karena dengan inovasi yang cemerlang di bawah binaan Kades Rambah Muda, penanaman buah semangka langsung kita ikut memanennya hasilnya cukup memuaskan. Diharapkan, ini menambah pendapatan BUMDesa Rambah Muda Jaya, sehingga bisa terus berkembang,” harap Camat Zul Hendri.

Camat Rambah Hilir juga mengaku, awalnya dirinya diajak Kades Rambah Muda panen perdana buah semangka. Saat itu dirinya mengira panennya di Desa Rambah Muda, ternyata pihak BUMDEsa Rambah Muda Jaya memanfaatkan lahan kosong yang berada di kawasan Kecamatan Rambah.

“Seluas 2 hektar tanaman buah semangka terlihat terhampar, dan buah semangkanya besar dan bagus-bagus. Ini inovasi pengembangan BUMDesa diharapkan bisa terus berkembang,” imbau Camat Zul Hendri.

Kepala Desa Rambah Muda Rian Denny Setiawan mengatakan, penanaman semangka merupakan untuk ketiga kalinya. Di tahun pertama berhasil dan mendapatkan keuntungan, kemudian tanaman kedua gagal panen karena lahan terkena virus.

“Di tahun ke tiga ini, alhamdulillah penan kita bagus. Kita perkirakan selama 7 hari ini kita lakukan panen besar. Dari lahan 2 hektar yang kita sewa ke pemilik di kawasan jalan lingkar Km 4 Desa Sukamaju diperkirakan bisa menghasilkan sekitar 40 ton buah semangka,” ujarnya.

“Untuk pemasarannya, kita sudah ada langganan pembelinya, dan biasanya ada yang diantar dan jemput langsung ke lokasi panen. Setiap penanaman hingga panen, kita modalkan capai sekitar Rp50 juta, sudah termasuk penjaga, merawat, dan yang ikut panen serta langsir buah. Kita berterima kasih, atas peran serta BUMDesa yang sudah begitu gigih,” tegas Kades Rian Denny Setiawan, didampingi Dirut BUMDesa Rambah Muda Jaya Widya, juga staff bidang penjualan Azis Cah Mbarep Denny.

Kades Rian Denny Setiawan menyatakan, buah semangka yang dijual ke pembeli Rp3000 per kgnya. Pemasaran hasil panen sudah ada kerjasama dengan pembeli. Bahkan, setiap panen semangka hasilnya sudah ada yang menampung dan membelinya. (mad)

Sempena HUT PGRI ke-73, Edi Sakura Lepas Gerak Jalan Sehat

DURI, Tribun Riau – Bersempena Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73 di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan, mengadakan gerak jalan sehat dan dilepas oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Edi Sakura S.Pd, M.Pd mewakili Bupati Bengkalis Amril Mukminin, SE, MM, Sabtu (24/11/18) pagi.

Para peserta berasal dari siswa/i tingkat SD,SMP,SMA Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bathin Solapan, ratusan kepala sekolah tingkat TK,SD,SMP, SMA, dan para guru pembimbing ikut dalam acara tersebut.

Acara pekepasan gerak jalan sehat itu, dimulai/ start di Simpang Pokok Jengkol Duri, dan selanjutnya menuju halaman kantor camat Mandau.

Selanjutnya acara dipusatkan dan berlangsung di halaman kantor camat Mandau sekira pukul:09:30 WIB sampai selesai.Kegiatan dilakukan adalah senam sehat dengan mengikuti musik yang telah disediakan panitia. Tampak ribuan orang ikut hadir dalam acara gerak jalan dan senam sehat tersebut.Para peserta juga diberikan kupon undian berhadiah, sehingga menambah semangat untuk bergoyang.

Sambutan Bupati Bengkalis Amril Mukminin, SE, MM, diwakili Plt.Kadisdik Kabupaten Bengkalis Edi Sakura , S.Pd, M.Pd mengatakan, bahwa guru merupakan tonggak atas suksesnya generasi muda bangsa dalam menggapai ilmu pengetahuan yang didapat dari dunia pendidikan.Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-73 tahun di Kecamatan Mandau mengangkat tema;”Mewujudkan Guru Yang Berprestasi, Berdedikasi Dan Sehat Jasmani Demi Tercapainya Pendidikan Karakter Di Kecamatan Mandau Dan Bathin Solapan, dan Kita Wujutkan Guru Sebagai Penggerak Perubahan Menuju Manusia Cerdas Dan Berkarakter”.

“Momentum HGN dan HUT PGRI ke-73 tahun 2018 ini, sangat baik untuk tumbuh kembangkan anak mulai dari usia dini hingga perguruan tinggi, yang merupakan modal utama bagi bangsa dan negara dalam mencetak generasi muda bangsa yang berkualitas di berbagai disiplin ilmu. Hari ini merupakan momentum yang tepat bagi Guru untuk membentuk karakter generasi mendatang yang lebih baik dengan berbagai tantangannya,” pungkas Edi Sakura.

Selain Plt.Kadis Pendidikan Kab.Bengkalis Edi Sakura, S.pd, M.Pd, Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Mandau dan Bathin Solapan Drs.Nasrizal beserta jajarannya selaku panitia, acara dihadiri juga oleh Sekcam Mandau mewakili Camat, Muhammad Rusydy, S.STP. (Jlr)

RAPBD Rohul 2019 Disetujui, Total Rp1,47 Triliun

Berita acara pengesahan APBD Rohul 2019, dihadiri Bupati Sukiman, Ketua DPRD dan pimpinan DPRD Rohul, pada sidang paripurna.
Berita acara pengesahan APBD Rohul 2019, dihadiri Bupati Sukiman, Ketua DPRD dan pimpinan DPRD Rohul, pada sidang paripurna.

ROKAN HULU, Tribun Riau- DPRD Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Senin (19/11/2018) hingga pukul 22.00 Wib, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah(RAPBD) Rohul tahun anggaran 2019 dengan total Rp1,47 Triliun, untuk jadi Peraturan Daerah (Perda) APBD Rohul tahun 2019.

Pada pengesahan RAPBD Rohul tahun anggaran 2019, digelar dalam rapat paripurna DPRD tentang penyampaian laporan Badan Anggaran (Bangar) DPRD, sekaligus pengambilan keputusan RAPBD Rohul tahun 2019 dipimpin Ketua DPRD Rohul Kelmi Amri SH, didampingi Bupati Rohul H Sukiman, Wakil Ketua DPRD Rohul H Zulkarnain SSos, dan H Abdul Muas.

Hadir perwakilan Forkopimda Rohul, Sekda Rohul H Abdul Haris. S.Sos.MSi, Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kepala dinas, badan, dilingkungan Pemkab Rohul serta Anggota DPRD Rohul.

Dalam pengesahan Ranperda RAPBD Rohul tahun 2019 sekaligus persetujuan Ranperda Perlindungan Anak dan Ranperda tentang PPNS menjadi perda, dilakukan penandatanganan berita acara pengesahan oleh Pimpinan DPRD bersama Bupati Rohul H Sukiman yang disaksikan oleh Anggota DPRD Rohul.

Sebelum disahkan oleh DPRD, Ranperda RAPBD Rohul 2019 yang sudah melalui tahapan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, dimulai dari pembahasan KUA dan PPAS 2019 dimulai dari Tingkat Komisi hingga tingkat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Rohul.

Atas pembahasan tersebut didapat kesepakatan yang dituangkan dalam dalam nota kesepakatan KUA dan PPAS 2019 yang telah disepakati, dan ditandatangani bersama antara Kepala daerah dengan Pimpinan DPRD, sebagai dasar dalam penyusunan RAPBD Rohul tahun 2019.

Kemudian, RAPBD Rohul 2019 dilakukan pembahasan bersama antara Banggar DPRD bersama TAPD Rohul baik siang dan malam, hingga disetujuinya Ranperda RAPBD Rohul 2019 tersebut senin malam kemarin.

Sesuai laporan Banggar, RAPBD Rohul tahun 2019 yang disetujui DPRD Rohul, total pendapatan sebesar Rp 1.477.725.679.838. Dengan rincian Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp 148.295.240.098.

Kemudian, kelompok dana perimbangan sebesar Rp1.071.608.047.000,00, sementara lain- lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp257.822.392.740,00. Kemudian, untuk Belanja Daerah sebesar Rp1.521.737.475.241,80, dengan rincian Belanja Tidak Langsung sebesar Rp836.629.097.231,80. Kemudian Belanja Langsung Rp685.108.378.010,00. Untuk penerimaan pembiayaan daerah didalam APBD tahun 2019 Rp44.011.795.403,80

Bupati Sukiman , Senin (19/11) malam mengatakan, usai disetujuinya RAPBD Rohul tahun 2019 oleh DPRD, selanjutnya pemerintah daerah akan segera menyampaikan Ranperda APBD Rohul 2019 ke Pemprov Riau untuk dilakukan evaluasi dalam pekan ini.

Walaupun evaluasi RAPBD Rohul 2019 yang dilakukan Pemprov Riau dengan bawas waktu maksimal 14 hari. Usai di evaluasi, RAPBD 2019 diserahkan ke daerah untuk dilakukan sinkronisasi dan penetapan menjadi Perda tentang APBD Rohul 2019.

H.Sukiman berterimakasih yang setinggi-tingginya ke pimpinan dan anggota DPRD Rohul, yang sudah lakukan pembahasan alot, siang dan malam hingga disahkannya Ranperda tentang RAPBD Rohul 2019.

“Kita harapkan, RAPBD tahun Anggaran 2019 yang disusun nantinya dapat dilaksanakan dengan berpedoman pada aturan-aturan yang sudah ditetapkan, baik dari sisi materi penyusunan maupun memperhatikan waktu pelaksanaan dengan harapan tidak akan mengalami kendala-kendala, serta dapat berikan partisipasi terutama bagi kehidupan masyarakat Rohul,” harap Bupati. (ADV/ Humas Setda Rohul)

Sekda Rohul Tinjau Kerusakan Jalan Rokan ke Kampung Tinggi

Sekda Rohul H Abdul Haris, S.Sos M.Si sedang diwawancarai oleh awak media baru-baru ini
Sekda Rohul H Abdul Haris, S.Sos M.Si sedang diwawancarai oleh awak media baru-baru ini

ROKAN HULU, Tribun Riau – Rusaknya ruas jalan di Rokan menuju Desa Koto Ruang Kecamatan Rokan IV Koto sekitar 9 Km yang selama ini dikeluhkan masyarakat, mendapat direspon oleh Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Di hari libur Nasional, Selasa (20/11/2018), Sekda Rohul H Abdul Haris SSos Msi langsung tinjau kondisi jalan tanah yang rusak ke lapangan, didampingi Kepala Dinas PUPR Rohul Anton ST MM, Kepala Bappeda Rohul Nifzar SP MIp, Kepala Satpol PP dan Damkar Rohul Andi Yanto SH MH, Staf Ahli Bupati Jaharuddin SP MM, Sekretaris Dinas PUPR Rohul H Zulfikri ST.

Pemkab Rohul merespon cepat atas kerusakan ruas jalan Dusun Sangkir, Kampung Tinggi Desa Koto Ruang sepanjang 9 Km menuju ke Ibukota Kecamatan Rokan IV Koto. Karena sudah hampir lebih kurang 12 tahun, ruas jalan menuju tiga kampung di Desa Koto Ruang, dengan jumlah 330 Kepala Keluarga (KK), belum telaksana kegiatan pemeliharaan ruas jalan desa.

Sekda Rohul H Abdul Haris, Selasa (20/11/2018) sore mengaku, dirinya langsung turun kelapangan melihat kondisi rill kerusakan ruas jalan menuju tiga kampong di Desa Koto Ruang, atas adanya laporan dan keluhkan masyarakat setempat yang sangat sulit aksesnya untuk menuju ibukota Kecamatan Rokan IV Koto.

Kondisi kerusakan jalan sepanjang 9 Km tersebut, dulunya jalan itu telah telah dibuka sebagai akses masyarakat menuju ibukota kecamatan. Saat ini, selain badan jalan tanah yang tergerus oleh air hujan dan berlubang, dikiri kanan sudah ditumbuhi rumput ilalang.

“Kita dapat laporan dari masyarakat, saya meminta Kepala Dinas PUPR Rohul turun langsung ke lapangan meninjau kondisi yang sebenarnya. Jalan tanah sepanjang 9 Km sulit dilalui kendaraan roda dua, karena di badan jalan berlubang, dan tergerus oleh air yang sangat membahayakan bagi masyarakat penguna jalan,’’ imbau Sekda.

Diakui Sekda, jika ada masyarakat di tiga kampung tersebut sakit atau mau melahirkan, kendaraan roda dua sangat sulit melintasi jalan tanah yang rusak menuju ibukota kecamatan Rokan IV Koto.

“Bila ada yang sakit, untuk membawa ke luar menuju ibukota kecamatan harus dipikul masyarakat. Kerena kendaraan roda dua sulit melintasi jalan tanah yang bergelombang dan semak ilalang dikiri kanan badan jalan,’’ ucap Sekda.

Dengan merespon cepat, kata Sekda Abduk Haris, dirinya meminta Dinas PUPR Rohul segera menurunkan alat berat ke lokasi. Namun terjadi kendala menyeberangi sungai ada jembatan gantung, yang tidak bisa dilintasi alat berat.

Sehingga dengan cara dipreteli, bucket alat berat ditanggalkan kemudian diangkat menggunakan truk. Disamping itu, didaerah tersebut ada pasir dan batu (Sirtu) untuk pengerasan jalan tanah tersebut.

“Sejak pagi hingga petang, kerusakan jalan sepanjang 9 Km, 3 Km jalan tanah sudah selesai dilakukan pemeliharaan dengan cara pengerasan dan jalan itu sudah bisa dilalui dengan mobil.

Dijadwalkan,  Rabu (21/11/2018), Dinas PUPR turunkan beko loader, greder  agar pemeliharaan jalan desa ini lebih cepat pengerjaannya. Kemudian, karena cuaca ekstrim terkadang hujan dan panas, Sekda berharap pelaksanaan pemeliharaan ruas jalan rokan-kampung tinggi Kecamatan Rokan IV Koto, ditargetkan tuntas secepatnya diperbaiki oleh Dinas PUPR Rohul.

Sehingga akses masyarakat Desa Koto Ruang dalam mengeluarkan hasil pertanian menuju ibukota Kecamatan Rokan IV Koto lancar dan berdampak pada peningkatan ekonomi  masyarakat setempat. (ADV/ Humas Setda Rohul)

Dinas Perkim Rohil Rakor DAK Bersama KSM

Kadis Perkim Rohil Zulfahmi ST didampingi Titok Satria ST rapat koordinasi DAK Bersama kelompok swadaya Masyarakat
Kadis Perkim Rohil Zulfahmi ST didampingi Titok Satria ST rapat koordinasi DAK Bersama kelompok swadaya Masyarakat

ROHIL, Tribunriau – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemungkiman (Perkim) kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar rapat koordinasi bersama Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tentang pelaksanaan Dana Alokasi Khusus (DAK), Kamis (22 /11/18) di Aula Perkim Batu Enam Bagansiapiapi.

Rapat tersebut dipimpin Kadis Perkim Zulfahmi.ST didampingi PPTK Titok Satria ST dan dihadiri KSM dari Kepenghuluan se-Kabuapten Rohil.

“Dana Dak ini sesuai dengan prosedur beberapa tahapan, usulan yang dari pertama ada sebanyak 31 Desa tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Rokan Hilir,” kata PPTK Titok Satria, usai rapat.

Ia menjelaskan, ada dua jenis pekerjaan yaitu afirmasi dan reguler, yang reguler ada 7 Desa sedangkan yang afirmasi 24 Desa, dari yang afirmasi 24 Desa itu, satu yang tidak dilaksanakan karena ada konflik Agraria sama perusahaan yaitu Kepenghuluan Darussalam kecamatan Sinaboi.

Pelaksanaan kerja dimulai pada mei dan berakhir nopember 2018, saat ini ada beberapa permasalahan yaitu Banjir dan tidak bisa memasang jaringan pipa, makanya dilakukan penambahan waktu sampai 31 Desember 2018, dan itu dibenarkan ada satu kali adendum,” ujarnya.

Lanjutnya, Saat ini progres fisik sudah mencapai sekira 60 – 90 persen, tinggal proses pencairan tahap ke III untuk menyelesaikan pekerjaan.

Adapun Jenis pekerjaan nya kalau untuk reguler namanya septic Tank , untuk melayani satu septic Tank sebanyak lima Rumah. Jadi untuk satu Desa dapat 5 septic Tank dengan kebutuhan 25 sambungan rumah, kalau untuk afirmasi yaitu ipal plus mandi cuci kasus (MCK) untuk sambungan 25 Rumah,” jelasnya.

Pelaksanaan KSM, tambah Titok, melalui proses seleksi lokasi motipasif ( selotip). itu kita datang setelah melapor, minimal mengundang Tiga Rukun Tetangga ( RT) mewakili Desa tersebut dan dinilai bersama-sama kondisi dari tiga RT ini, jadi mana skor yang paling tinggi merekalah yang akan melaksanakan kegiatan ini.

Terkendalanya pekerjaan saat ini, masalah galian Ipal, karena tanah di Rohil ini rata- rata rawa dan sering longsor, jadi kalau kita membuat septic Tank salurannya runtuh, yang kedua masalah banjir dan seperti ini juga menjadi hambatan, ada beberapa lokasi terhambat dengan angkutan material harus minunggu pasang surut seperti di Pasir lima Kapas (palika), beberapa kendala ini kami tetap mencoba untuk mengatasinya, mudah-mudahan bisa diselesaikan sampai akhir Desember 2018.

“Apabila pekerjaan sudah rampung, Nanti dari kementerian langsung turun untuk monitoring dan evaluasi kegiatan,” kata Titok Satria. (hen)

Buaya Pemangsa Bocah di Desa Sontang Berhasil Ditangkap

Buaya berhasil ditangkap
Buaya berhasil ditangkap

ROKAN HULU, Tribun Riau- Setelah pencarian sekitar dua hari, buaya jenis Katak sepanjang 2,5 meter yang diduga menerkam bocah 7 tahun di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Kamis (15/11/2018) lalu, akhirnya berhasil ditangkap warga Sabtu ( 17/11/2018) malam kemarin.

Dijelaskan Kapolres Rohul, AKBP M. Hasyim Risahondua melalui Kapolsek Bonai Dasussalam, Iptu Riza Effyandi, buaya yang diduga pemangsa bocah di Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, sudah berhasil ditangkap warga.

Dalam proses penangkapan buaya di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, melibatkan sekitar 6 orang warga, ‎yang mencari keberadaan buaya dimulai dari sabtu sekitar pukul 09.00 Wib dipimpin Suriadi.

Diakuinyam setelah lakukan pencarian seharian tepatnya Desa Sontang dan Sungai Betung, akhirnya Suriadi melihat keberadaan buaya, itu ditandai dengan mata buaya yang terlihat sekitar pukul 21.25 Wib.

Diakui Iptu Riza, saat melihat keberadaan buaya, warga mengepung dengan gunakan sampan lima unit , saat itu Suriadi beserta kawan-kawan memasang alat sentrum.

“Dengan menggunakan alat setrum yang terbuat dari aki 12 volt sebayak 5 buah, kemudian setelah mengepung buaya langsung disentrum dan bauaya mengapung pingsan. Kemudian buaya sepanjang sekitar 2,5 meter dievakuasi 6 orang dari dalam air,” tegasnya.

Setelah buaya berhasil dilumpuhkan, tambah Riza, enam warga kemudian menarik buaya ke pinggir sungai dengan menggunakan tali sampan milik Suriadi dan mengikat buaya sekaligus memasukadan buaya ke dalam mobil dan diamankan di polsek Bonai Darussalam.

“Kita sudah berkoordinasi dengan BKSDA provinsi Riau, untuk melakukan tindakan konservasi terhadap buaya tersebut. Kini kita masih menunggu kedatangan BKSDA untuk mengambil buaya tersebut, keadaan buaya masih sehat,” jelasnya.

Kata Riza, pihaknya sudah lakukan himbauan ke masyarakat di masjid dan himbauan berjalan, dengan menggunakan mobil patroli.

“Dalam himbauan, kita minta agar warga selalu berhati hati karena masih suasana banjir, dan melarang anak anak untuk bermandian di sungai maupun baik diparit yang digenangi air‎,” tegasnya.

Dimana sebelumnya, kornologis yang menimpa bocah, Rahmad Andika Saputra (7) di Dusun I Harapan, Desa Sontang kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rohul. Peristiwa naas berawal sekitar ‎pukul 09.00 Wib, Kamis (15/11/2018). Saat itu, Rahmad permisi ke ibunya Ayu Lestari untuk mandi berenang di depan teras rumahnya, kebetulan saat itu teras rumahnya sedang banjir, dan rumah mereka panggung.

Saat korban akan naik ke teras rumah, tiba-tiba ibu korban ‎melihat ada gelombang air yang cukup besar dan seketika korban hilang dalam air. Melihat kejadian yang menimpa putranya, ibu korban berteriak meminta pertolongan kepada suaminya yang bernama Darman Laiya, namun setelah dilakukan pencarian korban tidak ditemukan.

Setelah melakukan pencarian di sekitar TKP, beberapa orang saksi yang ikut melakukan pencarian mengaku melihat seekor buaya kurang lebih 200 meter dari TKP.

Dari proses pencarian yang melibatkan tim gabungan, baik polisi, TNI, BPBD Rohul, dan dibantu warga‎, sekitr 4,5 Jam, akhirnya korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Kamis siang sekitar pukul 13.20 Wib. Saat ditemukan, korban sudah berada di jembatan memasuki rumah korban lebih kurang 20 meter, dengan kondisi korban luka robek di bagian perut, dada sebelah kanan, dan punggung sebelah kanan.

Informasi sejumlah masyarakat, diduga buaya tersebut beberapa kali muncul di dekat rumah korban. Karena, buaya mendengar dan melihat ada seekor monyet peliharaan orang tua korban. Diduga warga, buaya jenis katak tersebut ingin mengincar dan memangsa monyet piharaan orang tua korban Rahmad. Namun naas, malah bocah malang Rahmad yang dimangsa buaya. Jenazah Rahmad sendiri sudah dikebumikan keluarganya. (mad)

Bupati Sukiman, Ketua TP PKK Rohul dan Warga Senam Pagi di Taman Kota

Bupati ikut senam pagi
Bupati ikut senam pagi

ROKAN HULU, Tribun Riau- Bupati Rokan Hulu (Rohul), H. Sukiman, Ketua TP PKK Rohul, Hj Peni Herawati dan masyarakat, mengikuti senam pagi bersama di Taman Kota Pasir Pangaraian, Minggu (18/11/2018) pagi.

Senam juga diikuti Sekda Rohul, Abdul Haris, Kadis Parbud Drs Yusmar.M.Si, Kadisdikpora Ibdu Ulya, Asisten II M. Ruslan, Camat Rambah Elbizri, serta Lurah Pasir Pangaraian Mukhlis SE.

Usai senam pagi bersama, Bupati Rohul beserta ketua TP PKK Rohul bercengkarama bersama masyarakat, bahkan Bupati juga sempat makan Sate bersama dengan masyarakat di Taman kota.

Bupati Sukiman mengungkapkan, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat, untuk itulah dirinya memberikan contoh kepada masyarakat untuk ikut bersama berolahraga di Minggu pagi.

“Saya melihat, di Taman Kota bisa dijadikan sebagai kawasan Carfree Day. Sehingga kami dari pemkab Rohul mengajak masyarakat untuk meramaikan taman kota di minggu pagi,” katanya, Minggu (18/11/2018).

Ditambahkannya, bahwa kawasan Taman Kota merupakan kawasan yang tepat untuk dijadikan Carfree Day di Pasirpangaraian, jika kawasan sudah padat oleh masyarakat kedepan akan dibuatkan hiburan di taman kota ini.

Kemudian jelas Bupati lagi, di sekitaran taman Kota juga banyak jajanan tradisional yang bisa dibeli oleh masyarakat setelah berolahraga, tetunya ini bisa juga dimanfaatkan bagi pedagang-pedagang untuk menjajakan dagangannya.

“Saya sudah perintahkan ke dinas terkait untuk menata taman kota agar nyaman untuk masyarakat yang akan berolahraga di sini, kalau perlu dikasih hiburan supaya masyarakat nyaman,” terangnya.

Sukiman berharap, agar masyarakat bisa membiasakan diri untuk berolahraga, karena didalam tubuh yang sehat, terdapat jiwa yang kuat, mari berolahraga.

“Kalau bisa saya setiap minggunya ke sini, namun kalau tidak bisa saya intruksikan ‎kepala dinas dan badan untuk memberikan contoh kepada masyarakat,” ucapnya. (mad)

Polres Rohul Gelar Family Gathering di Objek Wisata Cipogas

Kapolres Rohul dan Wakapolres, juga ikut tarik tambang di irigasi , dan serahkan hadiah ke pemenang lomba
Kapolres Rohul dan Wakapolres, juga ikut tarik tambang di irigasi , dan serahkan hadiah ke pemenang lomba

ROKAN HULU, Tribun Riau- Untuk mempererat tali silaturahmi sesama anggota dan pimpinan, Polisi Resort Rokan Hulu (Polres Rohul) bekerjasama dengan Kepala Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah, menggelar family gathering di objek wisata Rohul Hapanasan Desa Rambah Tengah Barat, dan wisata Danau Cipogas Desa Sialang Jaya, Sabtu (17/11/2018).

Family gathering dipimpin Kapolres Rohul, AKBP M. Hasyim Risahondua, dimulai jalan santai dari objek wisata Hapanasan kemudian berakhir di Objek Wisata Danau Cipogas. Acara diikuti seluruh anggota Polres menempuh jarak sekitar 5 km.

Setibanya di Danau Cipogas, Kapolres beserta anggota beristirahat sejenak, dilanjutkan lomba tarik tambang di dalam air (irigasi bendug Kaiti-samo). Pada perlombaan ini terlihat kekompakan antar satuan di Polres Rohul, bahkan Kapolres Rohul, AKBP M. Hasyim Risahondua bersama Wakapolres Kompol Willy Kartamana, ikut basah dalam lomba tarik tambang yang dilaksanakan, bahkan suasana makin riang dan gembira. “Ayo…..tarik,” kata peserta Family Gathering saat lomba tarik tambang.

Acara ditutup dengan pemberian ‎berbagai door prize seperti, kipas angin, hingga ‎sepeda gunung. Hadir dikegiatan itu, Kepala Desa Sialang Jaya, Yuherman Daulay, Ketua Bhayangkari Ny Novi Hasyim, Ny Vivi Willy, Kabag Ops, seluruh pejabat utama Polres Rohul, Para Kabag, Para Kasat,dan Kapolsek jajaran, serta seluruh anggota baik Polri maupun PNS beserta keluarga, dan Ketua Bhayangkari Cabang Rohul beserta pengurus.

Dikatakan Kapolres Rohul AKBP M. Hasym Risahondua, kegiatan Family Gathering ini dilaksanakan dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memelihara keharmonisan keluarga besar Polres Rohul.

Bukan hanya itu saja, kegiatan ini juga sebagai proses penyegaran dari rutinitas keseharian yang ada, sehingga dapat menumbuhkan rasa kekeluargaan dan persaudaraan yang erat dalam keluarga besar Polres Rohul.

Tujuan Family gathering untuk meningkatkan solidaritas ‎dan loyalitas di lingkungan Polres Rohul yang digelar setiap sebulan sekali, sekaligus menjalin silaturahmi dan kerjasama dengan Kades Sialang Jaya yuherman Daulay yang bersifat internal Polri khususnya Polres Rohul dan jajaran dengan melibatkan Bhayangkari dan Polwan.

Ditambahakannya, untuk kegiatan jalan santai sejauh 5 km bertujuan menjaga kesehatan sehingga dalam melaksanakan tugas dapat berjalan dengan lancar, dan terciptanya Polri yang Promoter apalagi kedepan pihaknya menghadapi tahun politik yaitu Pilpres dan Pileg.

Dirinya berharap, melalui kegiatan tersebut bisa lebih meningkatkan kerjasama antar anggota dan satuan, jika ini sudah terjalin dengan baik, dirinya yakin apapun tugas yang akan dihadapi pasti bisa berjalan lancar.

“Rencana kita kegiatan ini akan kita laksanakan setiap bulanya ‎agar lebih terjalin lagi kerjasama antar anggota,” harap M.Hasyim. (mad)

Terbaru

Populer