Beranda blog Halaman 1133

Nama Fadli Zon dan Dahnil Anzar Disebut Dalam Sidang RS

JAKARTA, Tribunriau – Nama Fadli Zon dan Dahnil Anzar Simanjuntak disebut dalam sidang lanjutan terdakwa hoax penganiayaan, Ratna Sarumpaet (RS). Nama keduanya disebut saat hakim bertanya ke saksi mengenai awal mula mengetahui munculnya kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet.

Saksi dari penyidik Polda Metro Jaya, Niko Purba mengaku mengetahui berseliwerannya foto wajah Ratna Sarumpaet yang tampak seperti lebam dan bengkak. Niko juga mengaku membaca berita media online.

“Jawa Pos seingat saya terkait statement Dahnil Anzar yang membenarkan bahwa Bu Ratna korban penganiayaan. Kalau Tribunnews soal pembenaran dari Fadli Zon,” kata Niko yang dihadirkan sebagai saksi dalam sidang Ratna Sarumpaet di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (Jaksel), Jl Ampera Raya, Selasa (26/3/2019).

Polisi menurut Niko membentuk tim menelusuri kabar penganiayaan Ratna Sarumpaet yang disebut-sebut terjadi di Jawa Barat.

Polisi juga mengecek foto-foto yang menunjukkan luka lebam Ratna yang beredar luas di media sosial maupun aplikasi perpesanan WhatsApp. Salah satu yang dicek polisi dari foto yang viral itu adalah latar belakang foto yang diduga polisi sama dengan latar di salah satu kamar pada Rumah Sakit Khusus Bina Estetika di Menteng, Jakarta Pusat.

“Dari wallpaper-nya itu sama dengan latar yang di RS. Saya konfirmasi, dia (pihak rumah sakit) menyatakan benar,” kata Niko.

Selain itu, polisi mendapati sejumlah bukti bila Ratna berada di rumah sakit itu pada tanggal yang diklaim Ratna terjadi penganiayaan. Bukti-bukti itu semakin meyakinkan polisi bila Ratna tidak mengalami penganiayaan.

“Bukti yang diperoleh (dari rumah sakit), Ratna menjalani rawat inap dan operasi pada tanggal 21 sampai 24 September (2018),” ujar Niko.

“Dari keterangan saat interogasi, saya melihat dokumen jadwal operasi, dokumen kuitansi, dan struk debit,” imbuh Niko. (detik/red)

Soal Hubungan Badan Vanessa Angel dan Rian, Begini Kata Jaksa

SURABAYA, Tribunriau – Mantan pacar Vanessa Angel, Bibi, dalam instagram story-nya mengklarifikasi bahwa benar Vanessa Angel melakukan hubungan badan tapi tidak ada hubungan sex. Klarifikasi Bibi tersebut pun mengundang banyak pertanyaan netizen

Jaksa Penuntut Umum (JPU) memang mengungkit hal itu. Dalam dakwaan dua muncikari Vanessa Angel yakni Endang Suhartini alias Sisca (ES) dan Tentri Novanta (TN) yang dibacakan, JPU menjelaskan hal tersebut.

“Bahwa pada hari Sabtu (5/1) 09.35 WIB saksi Vanessa Angel bersama dengan asistennya (Anna Hasanah) dan ES berangkat dari Jakarta dan tiba di Surabaya pukul 11.00 WIB,” ujar JPU Sri Rahayu saat membacakan dakwaannya pada sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (25/3/2019).

Mereka kemudian dijemput sopir menuju Surabaya Town Square (Sutos). Dari Sutos, mereka bergeser menuju Hotel Vasa di Jalan HR Muhammad. Sesampainya di Hotel Vasa saksi Vanessa Angel menuju kamar nomor 2721 dan bertemu dan berkenalan dengan saksi Rian Subroto (pengguna jasa Vanessa Angel).

“Kemudian saksi Vanessa Angel bersama dengan saksi Rian Subroto mengobrol kemudian melakukan foreplay. Mereka berciuman sambil bercumbu. Mereka melepas pakaian sampai telanjang. Tetapi belum sempat berhubungan badan, tiba-tba dilakukan penggerebekan oleh petugas kepolisian Polda Jatim yang segera mengamankan saksi,” kata JPU Sri Rahayu.

Polisi selanjutnya menangkap ES yang ada di kamar sebelahnya yang saat itu sedang beristirahat sambil memainkan HP sembari menunggu Vanessa Angel dan Rian Subroto. (detik/red)

Besok, Capres Joko Widodo Kampanye di Dumai

DUMAI, Tribunriau- Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo dijadwalkan akan menghadiri kegiatan kampanye di lapangan Taman Bukit Gelanggang Jalan HR Subrantas Dumai, Selasa (26/3/2019).

Sekitar 42 ribu orang dijadwalkan menyambut kedatangan calon Presiden nomor urut 01 H Joko Widodo di Kota Dumai dalam acara kampanye terbuka.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Provnsi Riau Ir HM Idris Laena MH di sela persiapan penyambutan kedatangan Jokowi di Taman Bukit Gelanggang Dumai, Senin (25/3/2019).

“Ya, 42 ribu orang terdiri dari 10 partai pendukung, kader dan simpatisan pendukung pasangam calon nomor urut 01 akan menyambut kedatangan Bapak Presiden dan juga calon presiden Republik Indonesia di Kota Dumai, dalam agenda kampanye terbuka yang digelar di lapangan Bukit Gelanggang Kota Dumai,” katanya dilansir Halloriau.

Dikatakannya lagi, kedatangan orang nomor satu ini dijadwalkan sekitar pukul 13.30 WIB tiba di Kota Dumai. “Kedatangan Pak Jokowi lewat udara dari Loksemawe Aceh dan dijadwalkan mendarat di lapangan terbang Pinang Kampai dan akan disambut 7 ribu peserta pawai mengiringi beliau sampai ke lokasi kampanye terbuka di lapangan Bukit Gelanggang,” tambahnya lagi.

Sementara kampanye terbuka Jokowi dijadwalkan sekitar pukul 16.00 WIB di lapangan Bukit Gelanggang yang dalam orasinya akan menyampaikan pembangunan khusunya di Provinsi Riau dan Kota Dumai selama 4 tahun lebih menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Selanjutnya katanya lagi, sesuai jadwal Jokowi akan menginap dan bermalam di Kota Dumai dan keesokan harinya akan menyapa masyarakat Dumai dengan acara minum kopi bersama di Kedai Arabika Jalan Hasanuddin, Kelurahan Rimba Sekampung Kecamatan Dumai Kota, dan siangnya langsung berangkat menuju Jakarta.

Sebelumnya, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Muhammad Fajar memimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP Jokowi di lapangan Taman Bukit Gelanggang Dumai, Senin (25/3/2019). Apel dihadiri Walikota Dumai H Zulkifli AS, Dandim 0320/Dumai Letkol Inf Horas Sitinjak, Kapolres Dumai AKBP Restika P Nainggolan SIK dan undangan lainnya.

Apel gelar pasukan pengamanan Very Very Important Persons (VVIP) dalam rangka persiapan pengamanan kunjungan Presiden RI Jokowi ke Dumai Selasa (26/3/2019).

Apel diikuti oleh semua unsur yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan terdiri dari unsur TNI dan Polri yang dilengkapi dengan peralatan serta perlengkapan pendukungnya.

Pantauan di lapangkan, Apel Gelar Pasukan ini, merupakan wujud kesiapan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah dalam menghadapi kegiatan pengamanan VVIP selama kunjungan Presiden dalam rangka melaksanakan kampanye terbuka.

Kegiatan ini juga sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personel beserta kelengkapannya termasuk  sarana maupun prasarana pendukungnya. (hrc/red)

Proses Hukum Robohnya Tembok GOR Dumai Dipertanyakan

DUMAI, Tribunriau- Proyek Pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Tahap I berlokasi di Kelurahan Tanjung Palas dianggarkan dari dana Bankeu Provinsi Riau Tahun Anggaran 2017, sebelum diserahterimakan sebahagian tembok beton GOR tersebut ternyata sudah roboh.

Pantauan di lokasi, Sabtu (23/03) tidak terlihat sedikitpun adanya tembok beton tersebut yang berdiri. Semuanya rata dengan tanah, bahkan material reruntuhan nyaris tidak terlihat dikarenakan tertutup oleh semak belukar yang mulai merambat.

Terkait robohnya tembok beton GOR Dumai tersebut bukan menjadi rahasia umum lagi. Sejumlah masyarakat menyatakan pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Tahap l yang dikerjakan PT Laras Surya Mandiri selaku rekanan pemenang lelang disinyalir tidak sesuai kontrak.

Masyarakat Dumai penasaran kenapa sampai detik ini tidak terdengar adanya tindakan aparat penegak hukum untuk melakukan pengusutan terkait robohnya tembok beton GOR itu. Salah satu warga Dumai, Iwan berharap ada media atau LSM membuat laporan resmi ke aparat penegak hukum. Karena, anggaran itu bersumber dari keuangan negara dan sepantasnya masyarakat harus peduli terhadap setiap pembangunan yang berpotensi merugikan negara.

Dari informasi terpercaya bahwa pihak kontraktor telah mengembalikan sebanyak Rp 200 juta dari total Rp 368 juta yang diharuskan dan laporan hasil pemeriksaan keuangan yang dikeluarkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Pemko Dumai diwajibkan memperbaiki tembok yang roboh tersebut sehingga berdiri kembali. Pertanyaanya bagaimana dengan kondisi terkini, apakah semua tembok beton yang roboh dikerjakan kembali. Nyatanya sampai kini belum ada tanda-tanda akan dimulainya perbaikan.

Salah satu Presidium Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan Kota Dumai (GMPP-KD), Putra Irhas Samudra BAC terkait tidak adanya penyidikan perkara ini menyebutkan sangat perhatian dengan persoalan ini.

” Sekarang kita lihat dulu perkembangan terbaru, apabila tidak ada tindaklanjut, sambil mengumpulkan data-data kita akan surati Dinas PUPR untuk mempertanyakan. Apa tindakan yang telah di lakukan selaku instansi berkompeten, jika perlu GMPP-KD akan buat laporan resmi, “ujarnya dilansir Surya24. (s24/red)

Polres Kampar Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Shabu Seberat 86,99 Gram

 

BANGKINANG KOTA -(TRIBUNRIAU.COM) Satuan Reserse Narkoba Polres Kampar lakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis shabu seberat 86,99 gram pada Senin pagi (25/3) bertempat diruang Data Polres Kampar.

Pemusnahan barang bukti narkotika ini dipimpin Kapolres Kampar yang diwakili Waka Polres Kompol B.E. Banjarnahor SIK MH dan didampingi Kasat Narkoba Iptu Asdisyah Mursid SH.

Hadir pada acara ini Perwakilan Kejaksaan Negeri Kampar, beberapa staf BNK Kampar, Perwakilan Kalapas Kelas II B Bangkinang, Kasat Tahti Polres Kampar dan Para Tersangka yang terkait dengan barang bukti yang akan dimusnahkan ini.

Acara diawali Kata Sambutan dari Waka Polres Kampar yang menyampaikan bahwa peredaran narkoba saat ini telah menyentuh hampir semua kalangan dan usia.

Untuk itu diharapkan kepedulian kita semua untuk berpartisipasi mengatasi masalah ini, mari bekerjasama untuk menyelamatkan generasi bangsa dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika ini, jelasnya.

Selanjutnya pembacaan kronologi ungkap kasus penyalahgunaan narkoba yang disampaikan Kaur Bin Ops Satresnarkoba Polres Kampar Ipda Novris H. Simanjuntak SH.

Disampaikan bahwa narkotika jenis shabu yang akan dimusnahkan kali ini sebanyak 86,99 gram, berasal dari empat kasus yang diungkap Jajaran Polres Kampar, yaitu :

Penangkapan pada tanggal (20/2/2019) oleh Polsek Tapung, TKP di Km 07 Desa Karya Indah Kec. Tapung dengan tersangka AG (27) dan DW (24), barang bukti yang disita berupa shabu sebanyak 17.06 gram.

Penangkapan pada tanggal (2/3/2019) oleh Satresnarkoba Polres Kampar, TKP di Lapas Kelas II B Bangkinang dengan tersangka AR alias R (24), barang bukti yang disita berupa shabu seberat 7,5 gram.

Penangkapan pada tanggal (14/3/2019) oleh Satresnarkoba Polres Kampar, TKP di Jalan Kutilang Sakti Pekanbaru dengan tersangka ML alias L (25), barang bukti yang disita berupa shabu seberat 59,25 gram.

Penangkapan pada tanggal (15/3/2019) oleh Satresnarkoba Polres Kampar, TKP di Desa Sei Lipai Kec. Gunung Sahilan dengan tersangka YW alias Y (26), barang bukti yang disita berupa shabu seberat 4,78 gram.

Setelah pembacaan kronologi ungkap kasus ini dilanjutkan pemusnahan barang bukti narkotika jenis shabu oleh Waka Polres Kampar bersama Kasat Narkoba, beserta masing-masing perwakilan yang hadir. Narkotika ini dimusnahkan dengan cara dilarutkan kedalam air lalu diblender dan kemudian dibuang ke tanah.

Berikutnya dilakukan Penandatangan Berita Acara Pemusnahan oleh Waka Polres dan masing-masing-masing saksi dari perwakilan yang hadir. Acara berakhir pada pukul 10.30 wib yang ditutup dengan pembacaan Do’a, seluruh rangkaian acara berlangsung dengan aman dan lancar.(haim)

Diikuti peserta Down syndrom, Bupati Rohil lepas Jalan Santai Bersama

ROHIL, Tribunriau – Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Suyatno.Amp didampingi sekda Drs. Surya Arfan MSi secara resmi lepas jalan santai bersama yang diikuti peserta penyandang Down syndrom, minggu (24/3/19) jalan merdeka Bagansiapiapi.

Kegiatan ini dalam Dalam Rangka memperingati Hari Down syndrom Sedunia, Adapun Rute jalan santai berawal dari jalan merdeka, pahlawan, Tugu, perwira, dan kembali jalan merdeka, dan kembali dikantor BPKAD, rute yang dipakai hanya rute pendek.

jalan santai bersama juga diikuti Bupati Rohil H. Suyatno, sekda Drs. Surya Arfan, anggota DPRD Rohil Habib Nur, Dharma wanita, Tim PKK, ibu bayang kari,Siswa SD dan peserta Down syndrom kurang lebih dari 20 orang yang terdiri dari sekolah luar biasa (LSB), siswa terapi sahabat ananda dan penyandang Down syndrom dibagansiapiapi khususnya kecamatan Bangko.

“Memperingati hari Down syndrom Sedunia yang diikuti oleh anak-anak kita, mungkin serba kekurangan, tapi mereka ada, dan mereka juga bisa, salah satu contoh yang ditampilkan tadi adalah Tarian, mereka sangat bersemangat, jadi tidak ada beda anak-anak syndrom dengan anak – anak yang biasa , cuma ada kelemahan, “kata Bupati suyatno.

“saya mendapat laporan, ada salah satu anak cukup cerdas sekali, saya memberikan hadiah atas nama Zaini, namun dia menolak, ia katakan bahwa hadiah itu bukan namanya, dan anak itu minta tukar, karena itu bukan haknya,” ujarnya .

Tambah suyatno, anak – anak kita sekira 20 orang ikut jalan santai bersama, dia bisa bergaul dan mengikuti pendidikan – pendidikan umum.Terima kasih kepada para gurunya yang telah memimbing. (hen)

Pemkab Rohil peringati Hari Down sindrom dan Tuberkulosis Sedunia

ROHIL, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Rokan Hilir (Rohil) memperingati Hari Down sindrom Sedunia dan Tuberkulosis (TBC) Sedunia, minggu ( 24/3/19) di halaman kantor BPKAD jalan merdeka Bagansiapiapi.

Acara dihadiri Bupati Rokan Hilir H. Suyatno. Amp, sekda Drs. Surya Arfan. MSi, ketua DPRD diwakili Habib Nur, porkofimda, para pimpinan tinggi pratama, OPD Rohil, Ketua PKK yang mewakili, Bank Riau kepri, Yayasan SLB dan yayasan sahabat ananda.

Laporan panitia filer, S. Kep, menjelaskan, mungkin sebagian orang belum mengetahui apa itu Down sindrom. Down Sindrom gangguan genetika yang menyebabkan perbedaan kemampuan belajar dan mempunyai ciri-ciri fisik yang khas. Diakibatkan gangguan kromsom 21 menyebabkan seseorang mengalami keterbelakangan mental.

Adapun tujuan kami mengadakan acara ini supaya tidak ada lagi saling perbedaan atau saling membedakan karena penyandang Down sindrom ini banyak dikucilkan dilingkungan bermainya ataupun dipandang sebelah mata bahkan di bully.

Untuk itu mari bersama-sama dengan penyandang Down sindrom ini membutuhkan dukungan kita, membutuhkan dukungan dari lingkungan dan terutama dukungan dari orang tua dan keluarga. Sesuai dengan tema hari ini “aku ada aku bisa apalah artinya sebuah perbedaan”. Mari kita timbulkan rasa peduli kita, jangan ada lagi perbedaan, kita punya masa depan, dia juga punya masa depan,” ujar filer

Bupati dalam sambutanya mengatakan, Tuber kulosif, masih merupakan masalah kesehatan di dunia oleh karena itu dalam sidang umum PBB, termasuk Indonesia telah sepakat untuk mencapai iliminasi Tuberkulosis di dunia pada tahun 2030.

Di Indonesia diperkirakan, ada 842.000 kasus baru Tuberkulosif setiap tahun, dari jumlah ini dan setelah yang ditemukan dan diobati. Pemerintah bersama seluruh masyarakat telah melakukan berbagai upaya untuk menemukan semua pasien Tuberkulosis di Indonesia.

Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati setiap 24 maret, dengan tema tahun ini, “isTime” dan tema nasional Indonesia yang dipilih adalah” saatnya Indonesia bebas TBC “tema Indonesia ini dipilih untuk mengerakan seluruh lapisan masyarakat, membebaskan Indonesia dari penyakit Tuberkulosis , setiap orang perlu memeriksa diri sendiri, kalau ada gejala tentang penyakit tersebut agar segera diobati sampai sembuh.

Salah satu upaya terobosan yang dilakukan adalah gerakan dan temukan Tuberkulosis sampai sembuh yang melibatkan seluruh masyarakat, dan dimaksudkan agar eleminasi Tuberkulosis dapat tercapai di Indonesia 2030.

“Kami sangat berterima kasih dan bersyukur atas dukungan atas lapisan masyarakat bagi keberhasilan pembangunan kesehatan di Kabupaten Rokan Hilir, ” kata suyatno. (hen)

Bupati Amril Buka Pertandingan Sepakbola Antar Pelajar

Bupati Bengkalis Amril Mukminin pada saat pengarahannya
Bupati Bengkalis Amril Mukminin pada saat pengarahannya

DURI, Tribun Riau – Bupati Bengkalis Amril Mukminin, SE, MM membuka secara resmi perhelatan/kompetisi olahraga sepakbola antar pelajar tingkat Kabupaten Bengkalis tahun 2019, di Stadion Mini Pokok Jengkol Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (23/03/19) sore.

Tampak pada acara pembukaan tersebut, Bupati Amril bertindak sebagai inspektur upacara dan Herik (dari Satpol PP Mandau) selaku komandan barisan bersama ratusan pelajar sebagai peserta pertandingan ditengah terik panasnya matahari.ditandai dengan pelepasan penendangan bola oleh Bupati Bengkalis.

Dalam kata pengarahannya, Bupati Amril mengatakan, bahwa olahraga sepak bola merupakan cabang yang digemari oleh masyarakat umum, tidak terkecuali di Kabupaten Bengkalis.Melihat luasnya potensi atlit pada cabang olahraga di Bengkalis, Pemerintah Kabupaten sangat concern dalam memajukan cabang olahraga sepak bola, karena ini merupakan olahraga rakyat.

“Dengan dilangsungkannya kegiatan ini, dapat melahirkan bibit-bibit atlet yang berbakat yang berkesempatan mendapatkan pembinaan lebih lanjut sebagaimana mestinya menjadi pemain sepak bola handal yang dapat memajukan persepakbolaan di Bengkalis,” ujar Bupati.

Bupati berharap agar pertandingan jangan semata-mata untuk meraih juara, melainkan ikuti pertandingan dengan permainan yang menunjukkan teknik dan skill yang diperoleh selama berlatih.

“Dimana baru-baru ini tim sepakbola Indonesia berhasil meraih juara satu pada even internasional.Dan prestasi persebakbolaan diseluruh tanah air sudah semakin meningkat di era pemerintahan bapak presiden Joko Widodo.Ditambah dengan instruksi presiden Joko Widodo kepada seluruh kepala daerah diseluruh wilayah Indonesia, agar lebih giat dalam pengembangan sepakbola didaerahnya masing-masing,” sebut Bupati.

Bupati Amril Mukminin berpesan kepada seluruh panitia, wasit/hakim garis, untuk bertugas secara jujur, tegas dan objektif.”Supaya kompetisi ini dapat berjalan dengan tertib dan lancar,” tutup Bupati.

Pada kesempatan itu, Kasmarni melepaskan sekumpulan balon keatas udara.Kemudian Bupati Amril menendang bola ke arah tim Kecamatan Mandau yang berarti dimulainya pertandingan dengan tim Kecamatan Talang Muandau.

Acara itu dihadiri juga oleh Ketua TP PKK Kasmarni (istri Amril Mukminin), Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto, Anggota DPRD Bengkalis Ibra Teguh, Kadis Pariwisata Anharizal, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H. Heri Indra Putra, Kadis Perhubungan Djoko Edy Imhar, Kadis Perkimtan Gendrayana, Kadis Pendidikan Edi Sakura, dan sejumlah Pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Danramil 04 Mandau-Pinggir Kapten Y.Mendrofa, para kepala sekolah SLTA dan segenap panitia penyelenggara.(Jlr)

Dua Caleg Demokrat Lakukan Sosialisasi di Kecamatan Mandau

Ahmadi (pakai kemeja biru dan peci) dan Sumardani Zirnata, ST, M.Sc foto bersama para tokoh konstituennya.
Ahmadi (pakai kemeja biru dan peci) dan Sumardani Zirnata, ST, M.Sc foto bersama para tokoh konstituennya.

DURI, Tribun Riau – 3 Caleg Partai Demokrat yaitu; Ahmadi nomor urut 4 untuk kursi DPRD Kabupaten Bengkalis dapil 4 Kecamatan Mandau, M.Sumardani Zirnata, ST, M.Sc nomor urut 2 ke kursi DPRD Riau dapil Dumai, Kabupaten Bengkalis, Meranti, melakukan pertemuan dan sosialisasi kepada konstituennya di Jl.Jeruk Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (19/03/19) malam.

Dalam pemaparan visi dan misi Ahmadi bila terpilih menjadi anggota DPRD Bengkalis yang paling menonjol adalah untuk memperjuangkan hak-hak buruh, khususnya di Duri.Karena menurutnya selama ini buruh kurang diperhatikan oleh pemetintah.Dimana buruh dipekerjakan oleh pengusaha dengan tergantung kontrak 3 bulan, 6 bulan atau paling lama 1 tahun.

“Tidak seperti pengalaman kerja saya dulu, kontrak kerja 3 tahun dan 5 tahun, sehingga untuk ambil kredit sepeda motor bisa terjamin, pinjam uang ke bank ataupun sama kawan dan tetangga sangat mudah, karena mereka percaya bisa dilunasi.Nah kalau sekarang buruh kontrak 3 bulan atau 6 bulan tidak akan percaya lagi orang mau kasih pinjaman,” ungkap Ahmadi.

“Buruh itu layar pajak, untuk itu, bila saya terpilih menjadi anggota dewan, insya Allah akan saya perjuangkan nasib buruh, dan semua aspirasi masyarakat akan saya tampung dan memperjuangkannya di dewan,” tegas Ahmadi.

Sementara M.Sumardani Zirnata, ST, M.Sc dalam paparan visi dan misinya antara lain menyinggung tentang masalah pembangunan jalan, politik uang dan tidak golput pada pemilu 17 April mendatang.

Menurutnya mengenai hak-hak buruh perlu juga didukung dan memperjuangkannya bila dia terpilih menjadi anggota dewan propinsi.”Bila saya terpilih nanti menjadi anggota dewan propinsi, akan saya perjuangkan masalah nasib buruh.Kemuadian masalah pembangunan yang masih ada yang kurang dirasakan oeh masyarakat, saya akan perjuangkan melalui aspirasi saya di dewan propinsi.Karena ada 27 kecamatan di daerah pemilihan saya yaitu Dumai, Bengkalis dan Meranti, paling yang bisa saya upayakan 5 atau 6 kecamatan yang memiliki konstituen saya,” ujar Sumardani.

Berikutnya, sambung Sumardani, masyarakat harus hati-hati dengan politik uang, karena bila hal itu terjadi dimana bapak ibu mau menerima uang untuk memilih caleg tersebut, 5 tahun kedepan setelah caleg itu duduk, tidak pernah mau turun lagi ke masyarakat.” Jadi pilihlah sesuai hati nurani bapak ibu, ingat nomor urut 2 Partai Demokrat untuk DPRD Provinsi Riau, ya pak..Bu…?,” tanya Sumardani.” Iya..,” jawab konstituen yang hadir.

“Terakhir, bapak ibu..jangan mau golput pada tanggal 17 April mendatang, karena biayanya mahal.Termasuk biaya cetak kertas suara, tinta, alat tulis, gaji panitia dan sebagainya. Suara bapak/ibu sangat diperlukan dan menentukan 5 tahun kedepan,” tutup Sumardani. (Jlr)

Survei PolMark: Suara Emak-emak Bakal Tentukan Pemenang Pilpres

MAKASSAR, Tribunriau- Polmark Indonesia melaksanakan survei terkait pilpres 2019, khususnya dari suara kaum perempuan. Survei ini menunjukkan perempuan cenderung memilih pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Survei ini dilakukan dari bulan Oktober 2018 – Februari 2019 dengan jumlah responden 440, dengan margin of error plus-minus 4,8%, di masing masing 72 dapil dan 880 responden dengan margin of error plus-minus 3,4% di 1 dapil.

Survei di 73 dapil ini mencakup 93% dari pemilih Pemilu 2019. Di 73 Dapil ini diperebutkan 534 kursi dari 575 keseluruhan Kursi DPR RI 2019. Pengambilan sampel survei ini dilakukan dengan metode Multistage Random Sampling dengan selang kepercayaan 95%.

CEO Polmark Indonesia, Eep Saefullah Fatah mengatakan survei ini juga menemukan data tentang preferensi pemilih perempuan pada capres/cawapres. Dari survei ini, Pemilih perempuan yang mengaku sudah mantap memilih dalam pilpres sebesar 60,8%.

“Sebesar 20,5% mengaku belum mantap dan sebesar 18,7% menyatakan belum menentukan,” kata Eep di dalam acara ‘Pemilu 2019: Zaman Emak-emak’ di hotel Sahid Makassar, Jalan dr Ratulangi, Makassar, Kamis (21/3/2019).

Dari survei ini, terlihat bahwa ada beberapa pertimbangan perempuan dalam memilih capres dan cawapresnya pada April 2019 mendatang. Eep mengatakan, sebesar 19,8% pemilih perempuan mengaku menimbang untuk memilih Capres dan Cawapres yang Jujur, bersih dan bebas dari korupsi.

“Sebesar 18,7% menimbang untuk memilih Capres dan Cawapres seagama. Sebesar 15,6% menimbang memilih Capres dan Cawapres yang berkepribadian baik dan layak diteladani, serta sebesar 12,7% menimbang memilih Capres dan Cawapres yang dekat dengan warga. Sejumlah alasan lainnya berada di bawah 10%,” ungkapnya.

Lalu siapa pasangan Capres dan Cawapres pilihan perempuan? Eep menyebut sebesar 40,5% perempuan memilih pasangan Jokowi-Maaruf Amin dan 25% memilih pasangan Prabowo-Sandiaga Uno. Namun, jumlah yang belum menentukan pilihan masih sangat besar.

“Yang belum menentukan pilihan higga Februari kemarin atau Undicided Voters 34,5%. Artinya apa? Suara emak-emak berpengaruh besar dalam menentukan siapa pemenang pada Pilpres 2019 nanti,” ungkapnya. (detik/red)

Terbaru

Populer