Beranda blog Halaman 1134

WoW, Pengemis Ini Miliki Mobil dan Supir Pribadi

BOGOR, Tribunriau- Herman alias Enur setiap harinya biasa mangkal di simpang lampu merah Yasmin Kota Bogor, Jawa Barat.

Tak ada yang menyangka pengemis paruh baya itu punya mobil dan biasa diantar-jemput sopir pribadi, sampai akhirnya foto dia viral usai diunggah di media sosial.

Herman ditangkap Polisi Pamong Praja pada Rabu (20/3) siang bersama anak jalanan dan pengemis lainnya yang berkeliaran di jalan-jalan utama Kota Bogor.

Saat diinterogasi petugas, Herman mengaku dalam waktu setengah jam saja dia bisa meraup uang Rp150 ribu dari hasil minta-minta.

“Kalau hari biasa Rp150 ribu minimal normalnya. Kalau Sabtu-Minggu beda lagi,” kata Herman seperti diberitakan CNN Indonesia TV.

Berdasar hasil pemeriksaan, petugas mendapati temuan bahwa kakek asal Cibungbulan itu juga memiliki mobil Toyota Fortuner dan bisa meraup Rp1,5 juta dalam sehari.

Kepala Dinas Sosial Kota Bogor Ajrin Samsudin berencana mengirim Herman ke panti agar tak mengulangi lagi aksinya tersebut.

“Hasil investigasi, dia cuma pura-pura. Tadi ada mobil Fortuner segala macam. Hasil investigasi anak-anak, dia bisa dapatkan sampai Rp1,5 juta per hari. Kalikan saja 30 hari dalam sebulan bisa berapa,” kata Ajrin.

Berdasar kesaksian warga, Herman biasa memarkirkan mobilnya berjenis Toyota Avanza di lokasi yang agak berjauhan dengan tempat dia mangkal. Mobil itu diparkir di sebuah lahan belakang warung, tak jauh dari sebuah masjid di kawasan mangkalnya.

“Kalau mobil memang di sini, karena kalau ditaruh di masjid mungkin enggak enak, jadi ditaruh di sini. Tiap hari pakai mobil bawa sopir,” kata Joko Sudarsono, warga yang menyaksikan Herman biasa diantar-jemput oleh sopir pribadinya.

Petugas kini masih mendalami aset milik pengemis yang belakangan viral di media sosial tersebut. Mobil dan uang hasil mengemis untuk sementara diamankan oleh petugas.

Jika tebukti melanggar peraturan daerah tentang ketertiban umum, Herman terancam hukuman enam bulan penjara dengan denda mencapai Rp50 juta. (detik/red)

Mendekam di Rutan Polda Jatim, Begini Kondisi Vanessa Angel

JAKARTA, Tribunriau – Nicky Tirta membagikan kondisi dari sahabatnya, Vanessa Angel yang mendekam di rutan Mapolda Jatim. Vanessa disebut sering sakit dan berpikir ingin bunuh diri.

Nicky mengatakan rekan duetnya itu kerap berpikir untuk mengakhiri hidup. Namun Nicky menguatkan dan mencoba menghibur dengan candaan-candaan.

“Kemarin saya mengunjungi Vanessa di Surabaya, dan di sana saya diarahkan dgn baik sekali. Nggak mudah menjadi Vanessa yg menurutnya ini adalah “titik terendah” dalam hidupnya..dia sering sekali berpikir lebih baik hidupnya berakhir saja..Jadi saat itu saya memutuskan untuk. Kita lebih banyak bicara hal-hal positif,” kata Nicky di postingan Instagramnya, dilansir detikHOT, Kamis (21/3/2019).

Selain itu, Nicky menceritakan kondisi Vanessa yang sering sakit-sakitan selama berada di dalam penjara. Dia mencoba menguatkan Vanessa dan mengajaknya berduet selepas keluar dari penjara nanti.

“Saya mencoba menghibur dengan bercanda2 , dan dengan selalu Menguatkan memberikan pandangan & harapan bahwa dia punya talenta yg sangat besar sekali, dan suatu saat dia akan bisa membuktikan kedepan dia akan menjadi manusia yg lebih baik lagi..Dan sy yakin itu..” kata Nicky.

“10 tahun sy kenal, dan selama itu jg sy lihat talentanya besar..Pertemuan singkat ini diakhiri dgn kita sama2 berdoa dengan keyakinan masing2..kami berdua menangis.. sekaligus bahagia karena kita udah janjian ketika bebas suatu saat nanti kita berdua akan berkarya lagi..duet bareng lagi,” imbuh Nicky yang berduet dengan Vanessa lewat ‘Indah Cintaku’. (detik/red)

Hasil Survei Elektabilitas Partai, Begini Tanggapan PSI

BANDUNG, Tribunriau – Survei Litbang Kompas menempatkan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) terancam tak lolos ke DPR RI dengan raihan elektabilitas 0,9 persen. PSI Jabar siap habis-habisan berkontribusi untuk elektabilitas parpol agar bisa lolos.

“Di Jabar sampai hari ini akan berjuang untuk berkontribusi besar ke parliamentary threshold secara nasional,” ucap Sekjen PSI Jabar Reza Arfah saat dihubungi, Kamis (21/3/2019).

Reza mengatakan berdasarkan data, PSI di Jabar memang menemui jalan terjal. Sebab, kata dia, PSI merupakan partai baru dan Jabar masih didominasi oleh PKS.

“Tapi saya rasa tetap akan memberikan kontribusi. Kalau di Jabar PSI-nya menang, enggak lah, tapi masuk parliamentary di Provinsi, Kota dan Kabupaten optimis lah. Susah bukan berarti tidak dijalankan, tantangannya gede lah,” tutur Reza.

Sisa waktu kurang dari sebulan ini akan dimanfaatkan betul PSI Jabar. Salah satu strategi yang akan dilakukan ialah door to door ke rumah-rumah warga. Para caleg PSI dari Dapil di Jabar pun terus melakukan door to door ke rumah-rumah warga.

Berdasarkan data, kata dia, pihaknya sudah melakukan door to door ke 11 ribu rumah di Bandung. Belum lagi para caleg, Giring Ganesha atau Giring ‘Nidji’ misalnya, caleg PSI Dapil Jabar 1 ini sudah melakukan door to door ke 210 ribu rumah warga.

“Jadi ada beberapa data-data di lapangan itu kenapa kita tetap percaya. Kita gempur habis-habisan ke rumah-rumah warga,” ucapnya.

Dalam survei Litbang Kompas, PSI masuk di kategori ketiga, yakni parpol yang tingkat elektabilitasnya di bawah ambang batas parlemen. Ambang batas parlemen sebesar 4 persen.

Survei Litbang Kompas digelar pada 22 Februari-5 Maret 2019 dengan melibatkan 2.000 responden yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Margin of error survei ini plus-minus 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95%.

Litbang Kompas membandingkan perolehan suara parpol di Pemilu 2014, elektabilitas pada Oktober 2018 dan elektabilitas pada Maret 2019. (detik/red)

Berikut elektabilitas PSI dalam tiga waktu berbeda tersebut:
Pemilu 2014: –
Oktober 2018: 0,4%
Maret 2019: 0,9%

Tim SAR Gabungan Cari Korban Sampan Terbalik di Rohil

ROHIL, Tribunriau – Tim SAR gabungan yang terdiri dari Bazarnas unit siaga SAR Bagansiapapi, BPBD Rohil, polsek ujung Tanjung, Babinsa, masyarakat serta keluarga korban melakukan pencarian korban sampan terbalik di sungai Rokan ujung Tanjung kecamatan Tanah putih kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Kamis (21/3/19) pukul 07.00 Wib .

“Tim SAR Gabungan melakukan Pencarian dengan cara Penyisiran menggunakan Rubber Boat dengan rencana Operasi Pencarian dibagikan dua TIM.adapun TIM pertama melakukan pencarian diarea kejadian sedangkan TIM kedua melakukan pencarian dari lokasi kejadian kearah Hilir dengan Radius 2 NM, “jelas Kasubsi Ops SAR dan Kesiapsiagaan Jacky Chan

Lanjutnya, Hingga pagi ini korban sampan terbalik disungai ujung Tanjung belum ditemukan ( masih dalam tahap pencarian), kondisi cuaca dilokasi pencarian sedang hujan gerimis.

“Kami dapat informasi tengelamnya seseorang didaerah sungai Rokan Desa ujung Tanjung. Adapun Identitas korban yang didapat sementara adalah Didi, umur 42 Tahun, alamat jalan Arifin ahmad (Dumai), kejadian Pada hari Rabu tgl 20 Maret 2019, sekira pukul 17.15 wib,” katanya.

Laporan yang kita terima, Menurut 2 orang teman korban bahwa dua teman korban sedang memperbaiki Eskafator di seberang sungai dan menjelang sore hari korban beserta dua orang temannya kembali menyeberang menggunakan pompong,dan tiba-tiba di tengah sungai pompong bocor dan karam kemudian masing-masing menyelamatkan diri untuk menyeberang namun korban tidak dapat menepi dan tenggelam lalu menghilang, sampai saat ini korban masih dalam pencarian dan sudah silaporkan kepada pihak berwajib, “ujar Jacky Chan. (Rls/hen)

Masjid di Banyumas Diacak-acak OTK

Masjid Jami' Darussalam di Banyumas
Masjid Jami' Darussalam di Banyumas

BANYUMAS, Tribunriau – Masjid Daarussalam di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Banyumas diacak-acak oleh orang tak dikenal. Selain itu, kitab-kitab di TPA Daarussalam juga dibuang ke dalam sumur.

“Kita dapat laporan dari unsur wilayah telah terjadi beberapa perusakan di tempat ibadah, kami langsung cek lokasi, yang pertama itu di taman pendidikan Alquran (TPA) Daarussalam, di mana setelah kita cek di sana kita lihat secara langsung bahwa kitab suci Alquran dan tempat ibadah dikotori dan sebagian Alquran dibuang ke sumur. Kita tidak tahu karena campur dengan karpet dan meja-meja,” kata Sekertaris Desa, Agus Supriadi dilansir Detik, Kamis (21/3/2019).

Agus mengatakan bahwa selain di masjid, ada beberapa lokasi di wilayah ini yang juga dirusak oleh orang yang hingga kini masih misterius ini. Kejadian-kejadian ini, kata Agus terjadi pada dini hari tadi sekitar pukul 02.30-04.00 WIB.

Menurut dia, rentetan kejadian tersebut berawal dari perusakan karung padi milik petani di sekitar area pondok Jami Miftahul Fallah Desa Buniayu. Karung milik petani tersebut, kata Agus ditusuk-tusuk menggunakan benda tajam hingga rusak.

Setelah itu, pelaku yang tidak diketahui identitasnya ini, melakukan perusakan puluhan pohon durian, albasia dan jati yang ditanam santri di sekitar pondok. Pohon-pohon tersebut ditebas hingga roboh.

“Pohon durian dan yang lainnya itu ditebang. Kejadian di sana ada tetangga yang melihat itu sekitar jam 3 pagi,” jelasnya.

Usai melakukan penebangan pohon milik pondok dan menusuk karung padi milik warga. Orang yang tidak dikenal itu kemudian menuju TPA Daarussalam dan Masjid Daarussalam yang berjarak sekitar 1 kilometer. Pelaku merusak dan mengotori karpet masjid tersebut.

“Karpetnya dikotori dan dimasuki pakai sendal, lalu tempat guru ngaji TPA ini rumahnya dilempar batu sehingga di depan itu ada bekas keramik pecah, kebetulan kena temboknya karena batunya lumayan,” jelasnya.

“Kitabnya lebih dari satu (yang dimasukkan sumur) dan kita lihat ada kitab yang tersisa di rak. Ada Alquran yang dibuka dan dikasih kotoran tanah. Itu sekitar jam 3 sampai subuh,” jelasnya. (detik/red)

Suyatno Kembali Tinjau Pekerjaan Jalan Lintas Ujung Tanjung – Bagansiapiapi

ROHIL, Tribunriau – Bupati Rokan Hilir (Rohil) H. Suyatno, Amp kembali melakukan peninjauan pekerjaan Jalan Lintas Ujung Tanjung – Bagansiapiapi, dengan didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Rabu (20/3/19).

Turut meninjau pada kesempatan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rohil M Job Kurniawan MSi, pihak PUPR Raja, Kabag Humas dan Protokol Hermanto SSos dan sejumlah staf.

“Alhadulillah, bersamaan kesempatan ini ucapkan terima kasih kepada pusat yang telah memberikan perhatian yaitu pengaspalan jalan lintas Ujung Tanjung-Bagansiapiapi, dimana dilapangan kegiatan nampak telah dikerjakan dan ada petugas yang melaksanakan kerja,” ujar Bupati H Suyatno.

Untuk ketinggian jalan terangnya sama dengan jalan rigit yang telah ada. Dirinya meminta kepada petugas di lapangan untuk tidak sungkan, bila ada kendala di lapangan sampaikan ke pihak pemda Rohil sehingga dapat ditanggulangi.

Bupati mengharapkan pembangunan jalan itu bisa rampung secepatnya, terutama menjelang acara puncaknya ivent nasional Bakar Tongkang. Berdasarkan perbincangan dengan pihak kontraktor tambahnya pengerjaan terus dilakukan baik dari arah Bagansiapiapi ke Ujung Tanjung, maupun sebaliknya dari Ujung Tanjung ke Bagansiapiapi.

“Untuk yang dari Bagansiapiapi pengerjaannya sampai ke wilayah Tanah Merah, sementara yang dari arah Ujung Tanjung telah bekerja pula dan mendekati Simpang Poros,” katanya.

Ia bersyukur dengan pekerjaan jalan lintas, pasalnya selama ini menjadi perhatian. Untuk mencapai Bagansiapiapi sebagai ibu kota di butuhkan perjuangan yang berat karena kondisi jalan yang rusak. (hen)

“Penunjukan Plt Ketum PPP Langgar AD/ART”

Ketua DPP PPP Rudiman paling kanan foto
Ketua DPP PPP Rudiman paling kanan foto

JAKARTA, Tribunriau – Salah satu agenda Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP ialah pengukuhan Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa. Ketua DPP PPP Rudiman siap melakukan perlawanan!

Rudiman menyebut penunjukan Suharso sebagai Plt Ketum PPP melanggar AD/ART partai. Dia mengatakan Plt Ketum seharusnya dijabat salah satu Waketum.

“Bunyi AD/ART itu adalah, begini: Jika Ketua Umum berhalangan, maka hanya dapat, hanya dapat itu huruf besar, hanya dapat diganti oleh salah satu Wakil Ketua Umum. Karena ini kondisi dipaksakan, ini terjadi pelanggaran besar, jadi ini inkonstitusional. Jelas perintah AD/ART itu jelas sekali. Untuk, itu Pelaksana Tugas Ketua Umum itu harus diambil dari salah satu Wakil Ketua Umum. Itu AD/ART PPP berbunyi seperti itu” kata Rudiman kepada wartawan, Selasa (19/3/2019).

Rudiman membeberkan agenda Mukernas yang salah satunya, katanya, ialah mengukuhkan Suharso Monoarfa. Dia menegaskan agenda Mukernas tersebut keliru dan dia akan melakukan protes.

“Jadi besok itu Mukernas akan dibuka untuk mengukuhkan Suharso itu keliru alias melanggar. Melanggar AD/ART. Saya orang yang protes sampai kapanpun juga saya akan mengawal ini bahwa ini adalah pelanggaran besar. Saya bersama teman-teman, baik dari pengurus harian maupun dari pengurus wilayah akan mengawal ini dan memprotes dan mengingatkan bahwa ini pelanggaran besar. Jadi ini kan fatwa, fatwa itu tidak diatur oleh Anggaran Dasar,” kata Rudiman.

Fatwa yang dimaksud Rudiman ialah fatwa Majelis Syariah PPP dalam penunjukan Suharso Monoarfa sebagai Plt Ketum. Bagi Rudiman, jika PPP ingin selamat, AD/ART-lah yang harus diutamakan.

“Bawa ada Kiai besar kita, Mbah Moen, memberikan fatwa, menurut saya ini namanya memberikan kekeliruan kepada Mbah Maimoen untuk kepentingan sesaat. Jelas sekali, jelas. Jika PPP ingin kita besarkan, ingin kita selamatkan, harus kita tegakkan AD/ART,” kata Rudiman.

Rudiman mengaku siap mengemban amanah sebagai Plt Ketum jika memang para Waketum PPP tidak bersedia. Dia siap mengawal proses Mukernas hingga terpilih ketum baru.

“Jadi kemarin itu di dalam rapat PH hari Sabtu itu, saya mengatakan apabila di antara para Wakil Ketua Umum itu tidak bersedia untuk menjadi pelaksana tugas, maka saya siap sebagai Ketua DPP dan sebagai kader, siap untuk mengambil alih itu dan mengantar sampai Muktamar luar biasa dan untuk mengambil keputusan mengangkat kembali Ketua Umum” sebut dia.

Bahkan, Rudiman mengaku siap menjadi ketua umum. Apa alasannya?

“Jadi artinya gini, syarat untuk menjadi Ketua Umum itu adalah menjadi pengurus baik di tingkat DPP DPW selama satu periode. Jadi siapa saja. Saya sendiri siap menjadi Ketua Umum,” sebut Rudiman. (detik/red)

Rombongan Dihadang Relawan, Begini Kata Sandi

BANYUWANGI, Tribunriau – Cawapres Sandiaga Uno memenuhi janjinya mendatangi Posko Pemenangan Prabowo Sandi di Muncar, Banyuwangi. Sebulan lalu, Kamis (21/2), rombongan cawapres ini dihadang dan dipaksa ratusan orang untuk meresmikan posko, saat menuju ke Kebun Buah Naga di Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi.

Namun karena tidak ada di jadwal sosialisasi, eks wakil gubernur DKI itu tidak turun dan meminta para relawan serta simpatisan mengerti. Dia pun berjanji jika ke Banyuwangi lagi akan mampir ke posko.

“Saya memenuhi janji untuk kembali ke Muncar. Dan Alhamdulillah titik pertama yang saya kunjungi adalah posko ini. Insyaallah, Prabowo-Sandi memenuhi janji-janji. Karena janji itu utang, betul? Termasuk janji kami untuk Indonesia adil makmur, Indonesia menang melalui penciptaan lapangan kerja, harga-harga kebutuhan pokok stabil terjangkau,” terang Sandi di depan relawan dan simpatisan di Kecamatan Muncar, Selasa (19/3/2019).

Dalam dialog dengan nelayan, pelaku UMKM, dan pelaku kesehatan, Sandi menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan persoalan yang membelit wong cilik.

Seorang nelayan bernama Syamsul Arifin mengeluhkan belitan rentenir, karena bank tidak mau menerima agunan perahu senilai Rp 1 miliar. “Banyak nelayan yang terjebak dengan rentenir,” ucap Syamsul.

Sementara seorang istri nelayan, Ani Afriasih mengaku ingin harga listrik turun karena membebani masyarakat. Dan seorang warga bernama Haji Amin mengeluhkan impor ikan.

Sebelum menjawab pertanyaan, Sandi memberikan obat masuk angin kepada para penanya. “Karena kami belum menjabat, sementara waktu akan saya berikan obat masuk angin dan pusing dulu ya,” katanya.

Menurut Sandi, keluhan tingginya harga listrik impor dan soal perizinan didengarnya hampir di seluruh titik yang dikunjunginya.

“Kami sudah menyatakan akan menurunkan tarif listrik sehingga terjangkau oleh masyarakat. Soal perizinan dan impor. Kami berkomitmen, stop impor saat panen,” tegas Sandi.

Cawapres nomer urut 02 Sandiaga Uno kembali mengunjungi Banyuwangi untuk memaparkan program dan visinya. Sayangnya, rencana bertemu dengan pendukungnya di Pasar dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muncar batal dilakukan karena mendapat penghadangan dan penolakan.

Dengan terpaksa, aktivitas kampanye Sandiaga Uno terpaksa dilakukan di Posko Pemenangan pasangan Capres dan Cawapres nomer urut 02 di Kecamatan Muncar, Selasa (19/3/2019). (detik/red)

Sstt.. Ojol Sudah Punya Aturan Lho

JAKARTA, Tribunriau – Aturan untuk ojek online alias ojol akhirnya terbit. Dengan payung hukum ini, ojok online punya landasan untuk beroperasi.

Aturan itu ialah Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Direktur Jenderal Perhubungan Kemenhub Budi Setyadi mengatakan, regulasi ini sudah rampung.

“Saya mengabarkan, regulasi terkait masalah perlindungan keselamatan sepeda motor yang digunakan untuk kepentingan masyarakat, atau regulasi ojol selesai,” kata dia di Kemenhub Jakarta, Selasa (19/3/2019).

Dia melanjutkan, setelah ini pemerintah akan melakukan sosialisasi terkait ojol.

“Akhir Maret dan awal April kita akan ke daerah menyampaikan regulasi,” sambungnya.

Dia mengatakan, menyangkut tarif atau biaya jasa sedang dibahas dan nantinya akan dimasukkan dalam aturan turunannya.

“Saya akan membuat surat kementerian perhubungan yang nanti saya akan tanda tangan menyangkut biaya, isitilahnya biaya jasa ojol per km berapa, batas minimal berapa, berapa tarifnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, aturan ini sendiri diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan sejumlah pihak, dari sopir, aplikator, hingga konsumen. Lalu, aspek yang diatur ialah meliputi keselamatan, kemitraan, suspensi, dan biaya jasa. (detik/red)

Temuan Ratusan Juta di Ruang Kerja, Begini Penjelasan Kemenag

Penyidik KPK selesai menggeledah kantor Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Senin (18/3/2019). (Grandyos Zafna/detikcom)
Penyidik KPK selesai menggeledah kantor Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Senin (18/3/2019). (Grandyos Zafna/detikcom)

JAKARTA, Tribunriau – Kementerian Agama (Kemenag) menyerahkan penelusuran ada-tidaknya kaitan duit ratusan juta rupiah di ruang Menag Lukman Hakim Saifuddin dengan kasus dugaan suap jual-beli jabatan. Kemenag menyatakan para pejabatnya siap memberikan klarifikasi ke KPK.

“Tadi itu kan tidak tahu apa, di mana tempatnya, di brankas atau di mana, dan seterusnya. Kondisi ini juga kita tidak tahu karena berkaitan dengan ruang kerja, kebetulan di sini ruang kerja Menteri Agama,” ujar Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kementerian Agama Mastuki di kantornya, Jl Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2019).

Karena itu, klarifikasi langsung ke KPK disebut Mastuki menjadi salah satu cara mengungkap ada-tidaknya kaitan duit ratusan juta pecahan rupiah dan dolar dengan penanganan kasus pasca-operasi tangkap tangan (OTT) Romahurmuziy.

“Maka satu-satunya hemat saya adalah menunggu klarifikasi yang akan disampaikan oleh Pak Menteri Agama langsung di hadapan tim penyidik KPK untuk memastikan ini sebenarnya apa. Ini berkaitan kah, bukan hanya lazim, tapi apakah ini berkaitan atau tidak (dengan kasus),” sambung Mastuki.

Penggeledahan di ruang Menag dan ruang lainnya dilakukan tim penyidik KPK, Senin (18/3). Duit ratusan juta ditemukan dari ruang Menag, termasuk dokumen-dokumen yang salah satunya berkaitan dengan salah satu tersangka pemberi suap ke Romahurmuziy.

“Disita dari ruang Menteri Agama sejumlah uang dalam bentuk rupiah dan dolar dengan nilai ratusan juta rupiah,” ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah.

KPK sebelumnya menyatakan Romahurmuziy diduga mengatur proses pengisian jabatan untuk Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur Haris Hasanuddin.

KPK menyebut Haris Hasanuddin menyetor uang Rp 250 juta ke Romahurmuziy. Sedangkan Muafaq memberikan uang Rp 50 juta pada Jumat (15/3) sebelum akhirnya dilakukan operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK. (detik/red)

Terbaru

Populer