Politik Dua Caleg Demokrat Lakukan Sosialisasi di Kecamatan Mandau

Dua Caleg Demokrat Lakukan Sosialisasi di Kecamatan Mandau

BERBAGI
Ahmadi (pakai kemeja biru dan peci) dan Sumardani Zirnata, ST, M.Sc foto bersama para tokoh konstituennya.
Ahmadi (pakai kemeja biru dan peci) dan Sumardani Zirnata, ST, M.Sc foto bersama para tokoh konstituennya.

DURI, Tribun Riau – 3 Caleg Partai Demokrat yaitu; Ahmadi nomor urut 4 untuk kursi DPRD Kabupaten Bengkalis dapil 4 Kecamatan Mandau, M.Sumardani Zirnata, ST, M.Sc nomor urut 2 ke kursi DPRD Riau dapil Dumai, Kabupaten Bengkalis, Meranti, melakukan pertemuan dan sosialisasi kepada konstituennya di Jl.Jeruk Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Rabu (19/03/19) malam.

Dalam pemaparan visi dan misi Ahmadi bila terpilih menjadi anggota DPRD Bengkalis yang paling menonjol adalah untuk memperjuangkan hak-hak buruh, khususnya di Duri.Karena menurutnya selama ini buruh kurang diperhatikan oleh pemetintah.Dimana buruh dipekerjakan oleh pengusaha dengan tergantung kontrak 3 bulan, 6 bulan atau paling lama 1 tahun.

“Tidak seperti pengalaman kerja saya dulu, kontrak kerja 3 tahun dan 5 tahun, sehingga untuk ambil kredit sepeda motor bisa terjamin, pinjam uang ke bank ataupun sama kawan dan tetangga sangat mudah, karena mereka percaya bisa dilunasi.Nah kalau sekarang buruh kontrak 3 bulan atau 6 bulan tidak akan percaya lagi orang mau kasih pinjaman,” ungkap Ahmadi.

“Buruh itu layar pajak, untuk itu, bila saya terpilih menjadi anggota dewan, insya Allah akan saya perjuangkan nasib buruh, dan semua aspirasi masyarakat akan saya tampung dan memperjuangkannya di dewan,” tegas Ahmadi.

Sementara M.Sumardani Zirnata, ST, M.Sc dalam paparan visi dan misinya antara lain menyinggung tentang masalah pembangunan jalan, politik uang dan tidak golput pada pemilu 17 April mendatang.

Menurutnya mengenai hak-hak buruh perlu juga didukung dan memperjuangkannya bila dia terpilih menjadi anggota dewan propinsi.”Bila saya terpilih nanti menjadi anggota dewan propinsi, akan saya perjuangkan masalah nasib buruh.Kemuadian masalah pembangunan yang masih ada yang kurang dirasakan oeh masyarakat, saya akan perjuangkan melalui aspirasi saya di dewan propinsi.Karena ada 27 kecamatan di daerah pemilihan saya yaitu Dumai, Bengkalis dan Meranti, paling yang bisa saya upayakan 5 atau 6 kecamatan yang memiliki konstituen saya,” ujar Sumardani.

Berikutnya, sambung Sumardani, masyarakat harus hati-hati dengan politik uang, karena bila hal itu terjadi dimana bapak ibu mau menerima uang untuk memilih caleg tersebut, 5 tahun kedepan setelah caleg itu duduk, tidak pernah mau turun lagi ke masyarakat.” Jadi pilihlah sesuai hati nurani bapak ibu, ingat nomor urut 2 Partai Demokrat untuk DPRD Provinsi Riau, ya pak..Bu…?,” tanya Sumardani.” Iya..,” jawab konstituen yang hadir.

“Terakhir, bapak ibu..jangan mau golput pada tanggal 17 April mendatang, karena biayanya mahal.Termasuk biaya cetak kertas suara, tinta, alat tulis, gaji panitia dan sebagainya. Suara bapak/ibu sangat diperlukan dan menentukan 5 tahun kedepan,” tutup Sumardani. (Jlr)