Politik Membludak! Suku Jawa dan Batak B.Solapan Janji Coblos Nomor 3, Kasmarni Janji...

Membludak! Suku Jawa dan Batak B.Solapan Janji Coblos Nomor 3, Kasmarni Janji Adakan Guru Agama Kristen Tiap Sekolah

BERBAGI

Kasmarni Janji Adakan Guru Agama Kristen Tiap Sekolah Bengkalis (Bathin Solapan),Tribunriau – Kembali Kasmarni, S.Sos, MMP kampanye dialogis yang banyak menadapat dukungan dari kalangan suku Jawa dan Batak Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa (17/11/20).

Yel-yel KBS menang..menang…menang, Kasmarni..bupati dan coblos nomor…3, selalu dikumandangkan oleh tokoh masyarakat setempat dan para juru kampanye (jurkam) KBS.

Seperti di Jl.Perjuangan Duri 13 Desa Kesumbo Ampai, Kecamatan Bathin Solapan, kegiatan kampanye yang dihadiri mayoritas suku Jawa dan Batak, dengan semangat menyatakan siap memenangkan paslon nomor 3 KBS (Kasmarni dan Bagus Santoso) menjadi bupati dan wakil bupati periode 2021-2026, dan berjanji mencoblos nomor 3 pada 9 Desember mendatang. 

Tampak masyarakat membludak, dimana selain masyarakat yang duduk di kursi paling banyak 50 orang dan pakai tenda, ada juga yang banyak duduk diluar sebelah belakang kiri tenda, serta dibelakang tenda seberang jalan, yang antusias menyaksikan jalannya acara kampanye Kasmarni. 

Melalui tokoh masyarakat setempat M.Pardede meminta kepada Kasmarni agar memperhatikan perkembangan pembangunan di tempat mereka itu, dan berupaya memenangkan KBS pada pilkada 9 Desember nanti.

“Kalau sudah duduk ibu Kasmarni nanti di kursi bupati, tolong diperhatikan perkembangan pembangunan dikampung kami ini, dan kepada bapak/ibu sekalian mari kita menangkan ibu Kasmarni menjadi bupati pada hari pencoblosan nanti,” ujar Pardede. 

Selanjutnya, kampanye berpindah ke Jl.Wonorejo Desa Kesumbo Ampai, masyarakatnya mayoritas suku Jawa dan didominasi kaum emak-emak.Yang juga menyatakan sikap mendukung dan memenangkan KBS nomor urut 3 pada pemilihan 9 Desember nanti.

“Kami melihat 8 program KBS ini cukup bagus, terutama dana 1 milyar untuk tiap desa itu bukan sedikit, saya telah melihat ke langit ada terpancar nama ibu Kasmarni dengan Bagus Santoso,” ungkap Jon Hardi salah satu tokoh masyarakat setempat.

Lalu kampanye Kasmarni di Jl.Lestari Desa Bathin Sobanga yang juga dihadiri mayoritas kaum emak-emak suku Jawa. “Kami siap mendukung dan memenangkan ibu Kasnarni jadi bupati pada pemilihan yang akan datang,” kata Suprayitno alias Syeh Syafaruddin.

Hingga ke perbatasan wilayah Kabupaten Bengkalis dan Rokan Hilir, tepatnya di Simpang Pangat Desa Kesumbo Ampai, dihadiri mayoritas suku Batak itu, juga berjanji coblos nomor 3 di pemilihan nanti.

“Kami sungguh bangga karena kedatangan calon bupati ibu Kasmarni, yang mau melihat keadaan kami dan kampung kami disini, karena saya sudah 24 tahun tinggal disini, baru kali ini calon bupati Bengkalis turun menginjakkan kaki di tanah kampung kami ini.Harapan kami bila ibu diperkenankan Tuhan menjadi bupati di Bengkalis ini, tolong diperhatikan jalan kami ada 3 Km yang perlu dibangun, dan banyak anak-anak kami yang tamat SMA dan Sarjana menganggur,” harap M.Aritonang salah satu tokoh masyarakat setempat.

Seperti biasa, kemudian Kasmarni, S.Sos, MMP menjelaskan kepada hadirin tentang visi dan misi KBS kedepan dengan 8 program unggulan, seperti bantuan keuangan satu milyar untuk satu kecamatan, satu desa, dan satu kelurahan, pelayanan sistem kependudukan berbasis modul yakni, akan dipersiapkan mobil khusus petugas dinas dukcapil, langsung mendatangi masyarakat di kantor desa dan kelurahan dalam pengurusan KTP, KK, Akte dll.

Kemudian kartu KBS gunanya yaitu; Kartu KBS Pintar adalah untuk dipergunakan anak didik yang berprestasi memperoleh beasiswa dan bantuan peralatan sekolah bagi yang kurang mampu, kartu KBS Kesehatan adalah untuk dipergunakan berobat gratis ke Puskesmas dan Rumah Sakit, KBS Tanggap Sosial adalah suatu program sosial dengan data yang akurat bagi masyarakat yang benar-benar mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) dan program pasar murah yang akan dilaksanakan 3 bulan sekali. KBS Tenaga Kerja adalah akan berusaha menempatkan tenaga kerja tempatan/lokal 70 % pada perusahaan-perusahaan, dan membuka balai latihan kerja untuk putra/i yang menganggur, agar bisa terampil dan mandiri sehingga bisa menciptakan lapangan kerja yang baru.

“Khusus masyarakat yang beragama Kristen, akte nikah setelah acara pemberkatan di Gereja, sudah langsung dipersiapkan.Karena kami sudah membicarakannya dengan para Pendeta Gereja.Behitu pula dengan guru agama Kristen, akan kami adakan pada setiap sekokah dari tingkat SD, SMP dan SMA yang ada anak didiknya beragama Kristen,” terang Kasmarni dan disambut tepuk tangan hadirin suku Batak agama Kristen.

Sambungnya, agar supaya hal itu bisa terwujud, bila KBS diberi amanah dari masyarakat dan berkat doa bapak/ibu sekalian.Dan keinginan untuk menang memang besar, tetapi dengan jalan yang baik dan sportif.

“Keinginan KBS mau menang tetapi tidak mau menjelek-jelekkan calon lain.Kita tak perlu bermusuhan sesama tetangga, karena orang mau duduk, beda pilihan dan pandangan itu biasa dalam demokrasi, tidak perlu dipaksakan kehendak kita.Kalau memang Tuhan mengijinkan saya jadi bupati, siapapun orangnya tidak akan bisa menghalanginya,” ungkap Kasnarni.

Selesai acara dari Simpang Pangat, dalam perjalanan pulang, Kasmarni menyempatkan diri menjenguk br Pasaribu yang sedang sakit dan duduk di kursi roda di rumahnya pas Simpang Bangko, sekitar pukul 17.00 Wib.

Malam harinya pukul 20.00 Wib, Kasmarni juga kampanye dialogis di Jl.Teratai Kompleks Perumnas Tahap 3, Desa Balai Makam, Kecamatan Bathin Solapan.Dihadiri lebih banyak kaum emak-emak dari suku Jawa dan Minang itu, juga berjanji mencoblos nomor 3 pada pemilihan mendatang.

Kampanye dialogis itu dihadiri juga oleh Ustadz Salman Mirza, Rianto anggota DPRD dari Fraksi PAN, Manuasi Nainggolan beserta anggota FBI (Forum Batak Intelektual), Zulharis Kader PAN, Andika Kenedy/Sakai Kader Nasdem, Yefri Ornando Kader Gerindra, para pengurus tim relawan KBS, personil polisi, panwaslu kecamatan Bathin Solapan, dan segenap hadirin (jlr).