Politik Kembalikan Formulir pendaftaran ke PDIP, Nasrudin Hasan Siap Ikuti Mekanisme Partai

Kembalikan Formulir pendaftaran ke PDIP, Nasrudin Hasan Siap Ikuti Mekanisme Partai

BERBAGI

ROHIL, tribunriau – Bakal Calon Bupati Nasrudin Hasan mengembalikan formulir pendaftaran kepada panitia penjaringan di kantor DPC PDI perjuangan di jalan kecamatan kelurahan Bagan punak pesisir kabupaten Rokan Hilir, jumat (20/9/19)

Nasrudin Hasan yang juga mantan ketua DPRD Rohil priode 2014 – 2019 mengembalikan formulir didampingi simpatisan.

Nasrudin Hasan mengatakan, bahwa Prosesnya pendaftaran dimulai dari mengambil berkas formulir ke PDI Perjuangan, prosesnya kita ikuti yaitu kita kembalikan lagi, sama dengan orang naik haji,kalau tidak mendaftar kapan naik Hajinya.

Jadi kalau kita ada niat menjadi pemimpin Rohil PDI perjuangan memberikan kesempatan untuk mendaftar ,mungkin diwaktu yang lain juga akan mendaftar, Niat untuk memipin Rohilkan saya sudah memimpin Rohil, tapi nuansanya beda, 10 Tahun jadi ketua DPRD rohil ,satu lembaga pemerintah bersama-sama dengan pemerintah mengesahkan seluruh peraturan Daerah, baik itu APBD maupun perda yang dihasilkan oleh pemerintah dengan DPRD, kan tak ada salahnya kalau meningkat.

Dijelaskanya, Seperti senior kita dulukan dari ketua DPRD dan jadi Bupati (pemerintah) nanti berkomunikasi dengan DPRD dan itu sudah dilakukan pak H. Anas maamun, kemudian wakil Bupati Rohil yang sekarang, Jamiludin juga sudah melakukan, jadi kalau Nasrudin ada celahnya bagaimana?.. tentu kita kembalikan kepada Demokrasi ,karena ini pesta Demokrasi mari kita berdemokrasi.

Maka dari itu sekali lagi kepada warga masyarakat mulai hari ini proses pilkada 2020 itu sudah dimulai ,walaupun secara aturan nanti KPU yang memulai , tapi partai sudah memulai, jadi partai bukan curi star tapi dia memang duluan.

” PDIP punya mekanisme , didalam pernyataan itu kita membuat mengikuti mekanisme penjaringan sesuai dengan mekanisme PDI perjuangan, kita ikut mekanismenya,” katanya.

Makanya saya himbau kepada tokoh – tokoh Rohil yang ingin berkiprah dalam bidang pemerintahan maupun kepala Daerah hari ini di buka kesempatan, kedepan – kedepan di buka kesempatan, kalau PDI nanti tidak menetapkan kepada kita, itu proses demokrasi dan jangan ada berkecil hati ,siapa nanti yang ditunjukan PDIP, itulah yang terbaik menurut PDIP, kalau kita ditetapkan tanggung jawabnya jauh lebih besar .

Tambah Nasrudin Hasan, Jadi kalau diberikan kepada kita perahu PDIP nya , itu tanggung jawabnya luar biasa besar, untuk memenangkan, jangan sampai ditangan kita dia kalah, jadi siapa yang bertanggung jawab .

Adapun Visi dan misi hanya menambah yang sudah ada ,selama ini kita sebagai masyarakat pesisir belum memanfaatkan lintas batas dan selat malaka yang terbuka lebar dengan laut yang dalam untuk kepentingan masyarakat kita .

Selama ini kita hanya membangun ekonomi sebelah darat sementara pemerintah pusat sangat peduli dengan pesisir, program pusat banyak kepada masyarakat pesisir, pengangkatan pegawai khusus masyarakat pesisir, Dokter khusus daerah pesisir, itu yang akan kita gali sekarang.

Begitu juga dengan produksi masyarakat pesisir seperti keladi unggu jangan lewat dumai, kenapa tidak lewat sinaboi ,ini contoh, karena lintas batas itu bukan yang sifatnya lintas batas besar, lintas batas tradisional juga ada aturanya ,kenapa tidak dipakai lintas batas tradisional, tapi di urus dengan pemerintah pusat, kita masyarakat langsung membawa barang produksinya, dia akan mendapat nilai tambah jadi menaikan nilai tambah masyarakat. kalau dia nelayan kerang bagaimana mendapat nilai tambah dan itu luar biasa sekarang.

” kalau masyarakat darat boleh dikatakan sudah agak kuat ketahanan pangannya, kalau dipesisir tergantung air pasang, kalau air pasang tak bawa ikan bisa kelaparan masyarakat pesisir, inilah yang akan kita garap diluar yang lain – lain,” ujar Nasrudin Hasan. (hen)