Beranda blog Halaman 971

Target Tiga Hari, Ratusan Warga Rupat akan Divaksin

RUPAT, Tribunriau- Ditargetkan dalam 3 hari kedepan, 150 warga Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis akan menerima vaksin jenis Sinovac

Demikian disampaikan Kepala Puskesmas Batu Panjang, dr. Dahlia kepada media ini di ruang kerjanya, Kamis (20/5).

Dijelaskan Dahlia, 150 warga itu terdiri dari guru sebanyak 70 orang, lansia 50 orang, 30 orang lainnya dari pelayanan publik, termasuk RT, RW atau Dishub dan pelayanan publik lainnya.

“Yang pasti target selama tiga hari ini lebih kurang 150 orang yang akan divaksin, terdiri dari guru 70 orang, lansia 50 orang, 30 orang lagi pelayanan publik termasuk RT, RW atau dari Dishub dan pelayanan publik lainnya,” jelas Dahlia.

Kemudian, lanjut Dahlia, menurut gelombangnya, ini sudah vaksin gelombang yang ketiga, yang pertama tenaga kesehatan, kedua lansia dan yang sekarang, dan masih dengan jenis vaksin yang sama, vaksin Sinovac.

Sementara itu, untuk perkembangan kasus covid, tambah Dahlia, sampai saat ini ada 3 orang terkonfirmasi positif covid 19 di daerah Kelurahan Tanjung Kapal, Kecamatan Rupat, tepatnya di PT Priatama.

“Karena ada lebih dari 1 orang yang terkonfirmasi positif covid, jadi RT 13 Kelurahan Tanjung Kapal masuk dalam zona merah,” tambah Dahlia.

Selain itu, di Kelurahan Batu Panjang tiga orang terkonfirmasi positif covid.

Dahlia menghimbau khususnya bagi lansia, terlebih yang punya penyakit penyerta, agar mengikuti proses vaksinasi.

“Himbauan saya untuk orang tua kita khususnya lansia, karena orang tua kita ini rentan terhadap segala penyakit, apa lagi bagi yang punya penyakit penyerta, maka saya sangat berharap harus divaksin dan tenaga-tenaga lainnya,” imbau Dahlia.

Salah seorang penerima vaksin ketika ditemui awak media ini mengaku sedikit pusing setelah menerima vaksin, namun sekitar 20 menit kembali normal.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Tahun 2021, DAU APBN untuk Kelurahan di Bengkalis Ditiadakan

RUPAT, Tribunriau- Untuk Tahun 2021 ini, Dana Alokasi Umum (DAU) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ditiadakan bagi kelurahan di Kabupaten Bengkalis.

Demikian disampaikan Camat Rupat, Khairunazri, S.STP, MPA di ruang kerjanya ketika dikonfirmasi soal rencana pembangunan beberapa infrastruktur di Kecamatan Rupat, Selasa (18/5).

“Dana DAU APBN untuk kelurahan ditiadakan pada tahun 2021 ini, yang tersisa dana APBD untuk kelurahan, nilainya jauh di bawah APBN, dana APBD masih tetap ada, belum ada instruksi untuk memindahkan atau menghapus, masih dibolehkan lanjut,” ujar Camat.

“Kalau terkait Musrenbang, ya harus ada Musrenbang, cuma Musrenbang ini tahun berapa kita sudah tidak ada rekap lagi, mungkin kegiatan tahun 2021 mungkin juga kegiatan musrenbag 2019, 2020, yang belum terlaksanakan bisa dilaksanakan,” tambahnya.

Sedangkan untuk Desa, lanjut Camat, tetap aturan yang lama, penganggaran yang lama yang ada cuma dana dari Kemendes itu 8% diperbolehkan untuk covid, kalau memang ada kejadian yang mengkhawatirkan misalnya zona merah orange kuning atau untuk posko, 8% dari APBN.

“Tahun ini tidak ada penganggaran terkait jalan poros dari Rupat Selatan ke Rupat Utara, waktu menyusun APBD, instruksi Bupati jalan ini diserahkan ke provinsi, maka provinsi bisa menganggarkan untuk membangun jalan, jadi pemda tidak menganggarkan, pemda cuma menganggarkan yang di ujung Caruk, sekitar 10 milyar jalan beton, yang base sekitar 600 juta lanjutan yang kemaren,” jelas Camat.

“Dari kelurahan Tanjung Kapal menuju Darul Aman kalau tidak hilang ada beton juga, volume dan nilainya belum bisa dipastikan, jadi masyarakat harap bersabar saja,” tutupnya.

Demikian juga disampaikan anggota DPRD Bengkalis dari Fraksi PDI Perjuangan, Ferry Situmeang melalui sambungan selulernya menjelaskan bahwa Dana Alokasi Umum (DAU) untuk daerah saat ini tidak ada.

“Dipakai pusat untuk dana kesehatan sehingga negara kita ini tidak bisa mengirim dana ke daerah-daerah, akhirnya terjadilah pemangkasan-pemangkasan beberapa dana yang harus dikirim,” ujar Ferry.

“Pusat sekarang-kan fokusnya biaya besar untuk kesehatan kita semuanya, ujungnya negara kita ini harus dari pusat, daerah tinggal nerima,” jelasnya menambahkan.

Pusat saat ini, lanjut Ferry, fokus untuk kesehatan seluruh rakyat Indonesia, salah satunya untuk vaksin, sehingga pusat tidak bisa mengirim dana dan di-stop-kan DAU tersebut.

“Urusan pusat kita tidak bisa mencampuri, yang jelas di daerah kita tidak menerima dana dan tidak bisa ngapa-ngapain,” pungkasnya.

Sementara itu, penjelasan dari UPTD Unit Pelaksanaan Teknis Daerah Dinas Pekerjaan Umum Infrastruktur di Rupat, Asrol mengungkapkan dirinya belum menerima RKA, namun dijelaskannya bahwa untuk Darul Aman ada dana 1 M.

“Untuk Darul Aman ada dana 1 Milyar, untuk Tanjung Kapal belum ada, namun untuk Pangkalan Nyirih ke Rupat Utara ada kemungkinan 10 milyar untuk melanjutkan yang gantung kemaren,” jelas Asrol.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Terkait Lakakerja Tewaskan Seorang Pekerja, PT ESM Dumai Bungkam

Foto ilustrasi bungkam
Foto ilustrasi bungkam

DUMAI,- PT Energi Sejahtera Mas (ESM) bungkam terkait informasi kecelakaan kerja (Lakakerja) yang menewaskan seorang pekerja beberapa minggu lalu.

Dikonfirmasi via WhatsApp maupun via telepon, Manager HR PT ESM, Arif tidak membalas pesan serta tidak mengangkat telepon, tidak diketahui apa alasan dibalik keengganannya untuk dikonfirmasi.

Awak media beserta tim kini tengah mencari informasi lakakerja tersebut ke beberapa instansi.

Sementara itu, seorang tokoh pemuda Purnama Kota Dumai, Bayu menyebutkan masalah lainnya terkait perusahaan yang beroperasi di Lubuk Gaung tersebut.

“Tak hanya lakakerja, tahun lalu sempat terdengar masalah limbah yang diduga dibuang ke laut Dumai, namun pihak terkait seakan tutup mata,” ujar Bayu, Senin (17/5).

Untuk dokumentasi mengenai limbah yang diduga dibuang ke laut itu, lanjut Bayu, ia mengklaim masih menyimpannya.

“Sampai sekarang masih ada kita fotonya, batu-batuan di tepi laut itu memutih akibat cairan yang kita duga limbah,” tambah Bayu.

Terkait Lakakerja, Bayu mengingatkan instansi terkait agar tidak main-main dengan nyawa manusia, terlebih masalah K3 Perusahaan.

“Jangan main-main dengan nyawa, lakakerja yang menelan jiwa orang ini harus dituntaskan, kalau memang perusahaan lalai dengan K3-nya, proses sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya mengakhiri.

Sebelumnya, Pengawas Ketenagakerjaan Disnaker Provinsi Riau untuk wilayah Dumai, Agustiawarman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kabar terkait tewasnya seorang pekerja di PT ESM tersebut.

“Iya benar,” ujar pria yang akrab disapa Agus, Sabtu (8/5).

Namun, untuk kronologi tewasnya pekerja tersebut, Agus belum mengetahui sepenuhnya dikarenakan laporan dari petugas lapangan belum diterima.

Sumber: Pantauriau

Loket Penjualan Tiket Roro Rupat – Dumai Ikuti Aturan Pemerintah Terkait Larangan Mudik

RUPAT, Tribunriau- Menindaklanjuti Peraturan Menteri Perhubungan No 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi selama Idul Fitri tahun 1442 H terkait pencegahan penyebaran covid-19, masyarakat Rupat dan Dumai mentaati aturan pemerintah.

Kepatuhan tersebut tampak dari sepinya aktifitas di Roro Rupat – Dumai, Senin (10/5).

Kapolsek Rupat melalui Kanit Reskrim, Untung Julius Silitonga, SH ketika dijumpai menjelaskan pada hari ke 5 penyekatan, tampak saat ini Roro Tanjung Kapal mulai sepi.

“Warga yang mau menyeberang sudah mengerti tentang peraturan dari Gubernur terkait mudik ditiadakan, jadi di hari ke 5 sudah sepi dan arus Roro untuk hari ini hanya 4 trip sampai jam 5 sore,” ujarnya.

“Kami menekankan kepada semua pengemudi yang istilahnya membawa bahan bangunan atau makanan, setiap satu mobil hanya boleh satu orang saja di dalamnya, yaitu supir,” tambah Kanit Untung.

Sementara itu, lanjutnya, untuk pembelian tiket wajib melapor ke pos, dan memenuhi persyaratan yang sudah ditentukan.

“Tujuannya kemana kita tanyakan, apakah dia mau berobat atau mungkin hanya pergi kerja ke dumai pulang hari ini juga ke Rupat dan syarat rapid test harus disertakan untuk bisa menyeberang ke Dumai dan didukung dengan RT RW bahwa memang betul dia mau menyebrang ke Dumai,” jelasnya.

Sejauh ini, kata Untung, ada juga beberapa kendaraan yang dipulangkan.

Dijelaskannya juga, untuk hari pertama lebaran Idul Fitri, penyeberangan Roro di non-aktifkan, setelah tanggal 17 akan nornal kembali.

“Himbauan saya kepada masyarakat untuk mengikuti peraturan yang sudah ditentukan oleh pemerintah dan ditunda sementara niatnya untuk pulang mudik demi kesehatan bersama,” imbaunya.

Untuk diketahui, Pos penjagaan tergabung beberapa instansi, yakni dari kesehatan, TNI Polri, BPBD, Satpol PP, Dishub dan aktif setiap hari.

Demikian juga disampaikan UPT Roro Rupat, Hendri ketika dimintai keterangan di kantornya mengatakan bahwa penyekatan tersebut sesuai dengan surat edaran Gubernur Riau tentang larangan mudik.

Dijelaskannya, Di UPT Pelabuhan kecamatan Rupat khususnya di Tanjung Kapal tanggal 6 hingga 17 Mei sudah menerapkan pembatasan baik itu pejalan kaki, sepeda motor roda dua, mobil roda empat pribadi, mobil sawit dan karet sudah tidak bisa dioperasikan, untuk sembako logistik diperbolehkan sesuai dengan surat edaran gubernur riau hingga tanggal 17 nanti.

“Sesuai dengan hasil rapat kemaren di Dumai, untuk mudik pertama Idul Fitri tidak mengoperasikan kapal, dalam artian penyeberangan roro diliburkan,” jelasnya.

Sampai sejauh ini, lanjutnya, Roro beroperasi tetap dua kapal, Roro untuk Senin sampai Rabu 4 trip, kamis hingga minggu 5 trip.

“Jadi himbauan kami dari UPT Pelabuhan kecamatan Rupat, kami menghimbau untuk tidak bepergian mudik karna kondisi covid 19, jaga kesehatan dan tidak kemana-mana,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan sejauh ini pejalan kaki ada juga yang dipulangkan, kendaraan roda dua karena tidak bisa menunjukkan surat sesuai dengan surat edaran menteri perhubungan yang mana harus menunjukkan surat sakit dari kesehatan atau puskesmas.

“Yang boleh lewat adalah kendaraan roda empat mobil barang yaitu satu penumpang saja, terus mobil along-along atau sembako sayur, kalau dia pejalan kaki atau sepeda motor yaitu yang bekerjanya di Rupat, seperti petugas pegawai Bank Riau, TNI, Polisi, atau BRI, media atau wartawan boleh saja masuk yang penting bisa menunjukkkan identitas,” pungkasnya.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Soal Bipang, Begini Penampakannya Menurut Fadjroel Rachman

Tribunriau- Usai pidato Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) beberapa hari yang lalu terkait makanan Bipang, Fadjroel Rachman menjelaskan bentuk makanan yang dimaksud oleh Jokowi.

Adapun kehebohan netizen soal Bipang yang disebut-sebut orang nomor 1 di Indonesia tersebut dikatakan adalah makanan yang diharamkan oleh kaum Islam, yaitu Babi Panggang.

Berbeda dengan maksud netizen, Fadjroel Rachman yang menjabat sebagai juru bicara Presiden ini mengatakan bahwa Bipang itu adalah makanan khas dari Kalimantan.

Hal tersebut dikatakannya melalui akun twitter @fadjroeL, Senin (8/5) kemarin.

“BIPANG adalah NAMA GENERIK makanan jaman dulu khas Kalimantan (Bepang), Sulawesi (Bepang) & Jawa (Jipang). Dikampungku Kalimantan Selatan, contohnya Bipang AA produksi Bahrul Ilmi,” cuit @fadjroeL.

Tak hanya itu, di dalam cuitan yang sama, Fadjroel juga melengkapi alamat pemilik makanan khas yang dimaksud, yaitu di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar Martapura

Namun, hingga kini masih ramai netizen mengklaim Bipang yang disebut oleh Jokowi itu adalah babi panggang.

Penulis: Iskandar Zulkarnain

Diduga Keracunan Chemical, Seorang Pekerja di PT ESM Dumai Tewas

DUMAI, Tribunriau- Seorang pekerja di PT Energi Sejahtera Mas (ESM) di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai dikabarkan tewas saat sedang bekerja beberapa hari yang lalu.

Pengawas Ketenagakerjaan dari Disnakertrans Provinsi Riau, Agustiawarman ketika dikonfirmasi membenarkan adanya kabar terkait tewasnya seorang pekerja di PT ESM tersebut.

“Iya benar,” ujar pria yang akrab disapa Agus, Sabtu (8/5).

Namun, untuk kronologi tewasnya pekerja tersebut, Agus belum mengetahui sepenuhnya dikarenakan laporan dari petugas lapangan belum diterima.

Sementara itu, Humas PT ESM, Dian Purnama Ayu ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan pihaknya belum terkonfirmasi terkait informasi tersebut.

“Saya belum terkonfirmasi tuh,” jawab Dian, Sabtu (8/5).

Dikatakannya juga, dirinya sudah mengambil cuti dan akan mencoba mencari tahu informasi yang ditanyakan tersebut.

Di sisi lain, informasi yang berhasil dirangkum awak media, seorang pekerja di PT ESM Dumai pada Rabu (5/5) lalu tewas diduga keracunan chemical di dalam sebuah tanki, informasi lainnya, pekerja tersebut juga diduga tewas dikarenakan kekurangan oksigen.

Hingga berita ini diterbitkan, informasi yang valid terkait hilangnya nyawa pekerja tersebut belum diterima awak media. (tim)

Roro Dumai – Rupat, Mobil Pengangkut Sawit Diperbolehkan Lewat Hingga 8 Mei

RUPAT, Tribunriau- Hasil musyawarah dari beberapa pihak berwenang dalam hal pencegahan mudik membolehkan mobil pengangkut sawit untuk menyeberang dari Rupat Bengkalis ke Dumai.

Musyawarah itu dilakukan di Kantor UPT Dishub Roro Rupat, Kamis (6/5).

Hasil musyawarah itu juga diutarakan oleh salah seorang supir truk pengangkut sawit yang sebelumnya meminta pihak terkait untuk mempertimbangkan keputusan yang telah ditetapkan Gubernur Riau tersebut.

“Kami supir truk pembawa sawit minta pertimbangan kepada dinas terkait agar mobil muatan sawit bisa menyeberang ke Dumai, mengantar langsung ke pks,” ujar supir tersebut yang diketahui bernama Burhan.

Sementara itu, Kasi Operasional Pengelolaan Perhubungan Wilayah 1, Alchoiri Syahwali, S.STP ketika dijumpai mengatakan sesuai keputusan yang telah ada, bahwa mulai tanggal 6 akan dilakukan pembatasan untuk roda 2 dan roda 4.

“Yang pertama, langkah terkait roro bukan melarang mudik, tetapi peniadaan atau pencegahan, untuk kita pertama menerapkan SE Gubernur tersebut,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi 3 hari sebelumnya, baik itu di Dumai, maupun di Tanjung Kapal, Rupat.

“Kita sudah menyampaikan bahwasanya untuk kendaraan pribadi baik itu pejalan kaki, roda dua, roda empat, sifatnya pribadi itu tidak kita izinkan lewat mulai tanggal 6 sampai 17, yang kita izinkan lewat itu hanya kendaraan logistik, sesuai SE gubernur itu kendaraan logistik,” jelasnya.

Ditambahkannya juga, termasuk ibu hamil dan persalinan, kemudian mengunjungi rumah duka dan sakit, perjalanan dinas yang dilengkapi dengan surat perintah.

“Selain dari itu tidak kita izinkan, yang sifatnya pribadi mudik tidak kita izinkan,” tegasnya.

Untuk masalah sopir, lanjut Alchoiri, mengeluh karna ada yang dua hari antri belum bisa menyeberang, seperti sopir sawit, terkait itu sopir sawit sendiri sebelumnya sudah pernah mengatakan bahwa di atas tanggal 9 seluruh perusahaan sawit tutup, makanya mereka muat dari tanggal 6 sampai 8, bukan dari pihak kami melainkan penyampaian dari sopir tersebut.

“Makanya dengan hati nurani kita mengizinkan, karna di situ ada rezeki mereka, jadi dengan keputusan bersama dengan instansi-instansi lainnya dan perwakilan sopir sampai tanggal 8 kita masih izinkan menggunakan jasa roro, itu hasil keputusan kita bersama,” beber Alchoiri menjelaskan hasil musyawarah.

Demikian juga yang disampaikan UPT Pelabuhan Roro Rupat, Hendri mengatakan hasil rapat bersama yaitu Polsek Rupat, KSOP, Bhabinsa Tanjung Kapal, ASDP Provinsi, membolehkan truk pengangkut sawit untuk menyeberang hingga 8 Mei mendatang.

“Di-izinkan menyebrang hingga tanggal 8 Mei dan sudah kita sampaikan kepada perwakilan sopir,” ujarnya singkat.

Di sisi lain, Kapolsek Rupat AKP Syadina Ali, SH menghimbau agar masyarakat untuk selalu mematuhi aturan pemerintah terkait larangan mudik.

“Kemudian masalah logistik sudah ada aturannya, jadi tidak ada permasalahan lagi, semuanya sudah ok,” ujar Kapolsek.

Kalau dari keamanan, lanjut Kapolsek, tergabung dengan beberapa instansi, kalau dari polsek sendiri ada 7 orang, dari BPBD 2 orang, Satpol PP 2 orang, dari kesehatan 2 orang, dari Dishub 9 orang dan dari TNI 3 orang.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Ro-Ro Penyeberangan Air Putih dan Sungai Selari Ditutup 1 Syawal 1442 H

Bengkalis, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten Bengkalis semakin ketat dalam mengantisipasi dan mencegah serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19.Seperti pada perayaan 1 Syawal 1442 H, seluruh aktivitas di pelabuhan penyeberangan Roll On – Roll Off (Ro-Ro) Air Putih, Kecamatan Bengkalis dan Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu dihentikan.

“Atas pertimbangan agar tidak terjadi kerumunan massa dalam jumlah besar yang dapat memicu penyeberangan Covid-19, maka pada Hari Raya pertama atau 1 Syawal 1442 H, kita memutuskan untuk menutup pelabuhan Ro-Ro Air Putih dan Sungai Selari,” ungkap Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis, Djoko Edy Imhar, Rabu (05/05/21).

Terkait rencana penutupan ini, Dishub Bengkalis telah membuat surat nomor 550/DIHUB/V/2021/215, tanggal 5 Mei 2021 yang ditandatangan Kepala Dinas Perhubungan Djoko Edy Imhar.

Surat ditujukan kepada Kepala UPT Penyeberangan Dishub Kabupaten Bengkalis, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Batam, Manager Cabang PT Jembatan Nusantara, Manager Cabang PT Atosim Lampung Pelayanan Bengkalis.

Dalam surat tersebut diminta kepada operator pelabuhan penyeberangan dan angkutan penyeberangan untuk dapat menginformasikan kepada pengguna jasa, sejak dini.

Kadishub menjelaskan alasan penutupan pelabuhan Ro-Ro, merujuk pada pengalaman tahun sebelumnya, terjadi penumpukan atau kepadatan penumpang setelah shalat Ied sampai malam hari. Untuk mengurai dan menghindari penumpukan tersebut, maka Dishub Bengkalis menghentikan seluruh aktivitas di pelabuhan Ro-Ro.

“Intinya pada hari raya pertama, selanjutnya pada hari raya kedua pelabuhan Ro Ro kembali beroperasi sebagaimana biasanya,” kata Djoko.

Menurutnya, sebagai langkah antisipasi kerumuman penumpang, pihaknya akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, seperti memakai masker, mengatur jumlah penumpang agar tidak terjadi penumpukan dan mengatur jarak. Untuk memaksimalkan pelayanan penyeberangan Ro-Ro Air Putih – Sungai Selari, mulai 6 hingga 17 Mei 2021 akan diberlakukan pelayanan 24 jam.

Langkah ini, bentuk komitmen pasangan Bupati Kasmarni dan Wakil Bupati Bagus Santoso memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, khususnya pengguna jasa penyeberangan.

“Dengan penerapan pelayanan 24 jam Ro-Ro Air Putih dan Sungai Selari, masyarakat yang ingin menyeberang bisa dimanfaatkan waktu-waktu senggang, gunakan menghindari kerumunan,” pungkas Djoko mantan Camat Mandau itu.(jlr).

Pemkab Bengkalis Dukung Penuh Kapolres Tanam Cabai Keriting Program Kampung Tangguh

Bengkalis, Tribunriau – Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui Bupati Kasmarni mendukung penuh Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan beserta jajarannya, menanam cabai merah keriting sekitar 8000 pohon dari hasil program kampung tangguh, yangmana Bupati dan Kapolres ikut menanam, di Desa Sungai Alam, Kabupaten Bengkalis, Rabu (05/05/21).

Dikatakan Bupati, bahwasanya Pemkab Bengkalis  sangat mengapresiasi dengan apa yang telah dilakukan Kapolres Bengkalis beserta jajaranya.

“Kami memberi dukungan penuh terhadap  apa yang telah dilakukan Kapolres beserta  seluruh jajarannya, dimana hasil dari panen tersebut disumbangkan ke pesantren,”ungkap Kasmarni.

Dilanjutkan Bupati, kegiatan ini menjadi dorongan kepada masyarakat terutama pemerintah daerah untuk memanfaatkan tanah dan lahan yang ada disekitar rumah.

“Setelah lebaran kami akan mengajak Dinas Ketahanan Pangan untuk bersama-sama memanfaatkan lahan kosong disekitar rumah  kepada masyarakat,”ujar Kasmarni.

Harapan Bupati pada penanaman tersebut, menjadi contoh buat masyarakat atau kelompok-kelompok tani yang ada di Kabupaten Bengkalis.

“Tentunya kita berharap dengan penanaman yang dilakukan oleh Kapolres dan jajaran ini akan menjadi contoh bagi petani dan kelompok tani yang ada di Bengkalis. Kalau ada niat dan kemauan Insya Allah ada jalan untuk mengatasi  ekonomi pada saat ini,”kata Kasmarni.

Selesai melakukan penanaman cabai, Kasmarni beserta jajaran meninjau tanaman jeruk lefis, memberi pakan ikan, dan melihat tanaman nanas madu yang ada di sekitar tanaman cabai tersebut.  

Acara tersebut dihadiri juga oleh Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Johansyah Syafri, Kepala Dinas Ketapang H Imam Hakim dan Seluruh Perangkat Daerah Kabupaten Bengkalis (jlr).

Polres Bengkalis dan Forkopimda Apel Gelar Pasukan Ops KLK 2021 dan Musnahkan BB

 Bengkalis, Tribunriau – Polres Bengkalis beserta Forkopimda adakan kegiatan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2021, dan laksanakan pemusnahan barang bukti (BB), bertempat di Lapangan Mako Polres Bengkalis, Rabu (05/05/21).

Apel tersebut dipimpin oleh Asisten III Bidang Admistrasi Umum Setda Bengkalis T.Zainuddin dan sekaligus membacakan amanat Kapolri, yang bertujuan dalam rangka pengamanan Idul Fitri 1442H di masa pandemi Covid-19 Tahun 2021,  guna mewujudkan situasi aman, tertib dan lancar .

“Giat Operasi Ketupat ini diharapkan dapat menahan penyebaran Covid-19 saat perayaan Idul Fitri 1442H, dan melaksanakan pelarangan mudik di posko posko penyekatan larangan mudik,” kata Zainuddin.

Dilanjutkannya, inti dari pada acara ini agar kita semua bergotongroyong dalam menciptakan situasi yang kondusif selama bulan Ramadhan, dan secara khusus saat hari raya Idul Fitri di suasana pandemi Covid-19 yang semakin meningkat, di karenakan masih kurangnya kesadaran kita selama ini untuk secara bersama/bergotongroyong dalam menekan penularan Covid -19 tersebut. 

“Di Operasi Ketupat ini diharapkan dapat menahan /menekan penyebaran Covid-19 saat perayaan Idul Fitri 1442H dan terciptanya kesadaran kita semua dengan tidak mudik,” tutup Zainuddin.

Setelah selesai giat apel  gelar pasukan  di laksanakan, Kapolres Bengkalis langsung memimpin  acara pemusnahan barang bukti  (BB) berupa, hasil tangkapan Shabu dan Miras, hasil Operasi Yustisi  secara serentak  di seluruh Indonesia, khususnya Kabupaten Bengkalis. 

Acara selanjutnya, Kapolres dan Forkopimda Bengkalis secara bersama – sama, juga melepas pasukan gabungan dalam rangka penyemprotan desinfektan di Wilayah Bengkalis dan sekitarnya.

Selain Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan, SIK, apel bersama tersebut dihadiri oleh, Bupati Bengkalis di wakili Asisten III Bidang Administrasi Umum  Setda Bengkalis T.Zainuddin, Dandim 0303 Letkol Lizardo Gumai, Waka Polres Bengkalis Kompol Aslely Farida Turnip, SIK, Kajari Bengkalis, Kepala Beacukai, Kepala Satpol PP, Kadis Perhubungan, Kepala BNPT, Dinas Kesehatan, Para Kabag, PJU, Kapolsek Jajaraan dan Perwira serta  Perwakilan Personil Polres Bengkalis, Pleton  Kodim 0303, Pleton Satpol PP, Pleton Dinas Perhubungan, Pleton  BPBD, Pleton Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis.(jlr/sub bid hms).

Terbaru

Populer