Beranda blog Halaman 881

Jalan Desa Darul Aman Teluk Tungku Sedang Peningkatan, Masyarakat Minta Jalan Alternatif

Kondisi pembangunan jalan Desa Darul Aman Teluk Tungku.
Kondisi pembangunan jalan Desa Darul Aman Teluk Tungku.

RUPAT, Tribunriau- Jalan Desa Darul Aman Teluk Tungku Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis saat ini tengah dilakukan pembangunan, namun saat musim hujan, jalan tersebut tidak bisa dilewati oleh masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat meminta agar kontraktor dapat membuat jalan alternatif untuk sementara hingga pembangunan selesai.

Pantauan di lapangan, saat ini pembangunan jalan tersebut sudah dipasang gambangan, dengan kondisi musim hujan saat ini, gambangan tersebut menjadi hambatan bagi pengendara sehingga mau tidak mau harus mencari jalan tikus untuk sampai ke tujuan.

“Itu sebabnya (pemasangan gambangan terlalu cepat, red) masyarakat tidak bisa melewati, baik motor roda dua ataupun pejalan kaki disebabkan gambangannya timbul, terlebih musim hujan, gambangan itu semua timbul ke atas, apabila tidak segera dikerjakan, kami khawatir disebabkan hujan ini gambangannya semakin timbul,” ujar Ketua RT setempat, Udin kepada awak media ini.

Jalan tikus yang saat ini dilewati warga, namun saat musim hujan, jalan ini juga berlumpur dan susah dilewati.
Jalan tikus yang saat ini dilewati warga, namun saat musim hujan, jalan ini juga berlumpur dan susah dilewati.

Di sisi lain, ketua Adat Pangkalan Durian, Kimli meminta kepada kontraktor supaya membuat jalan Alternatif walaupun lebarnya satu meter.

“Agar masyarakat bisa melewatinya, terlebih anak-anak sekolah mau ke Tanjung Kapal, baik itu ke Batu Panjang, ada yang tidak mengikuti pelajaran dikarenakan jalan alternatif tidak ada,” ujarnya.

“Ada pun jalan tikus dari kebun masyarakat lebih kurang dua ratus meter, sangat parah dan berlumpur, kami sudah tiga hari melewati dari jalan tikus, maka kami memohonlah kepada kontraktor agar dapat segera membuat jalan alternatif,” pinta Kimli.

Selain itu, Ketua adat juga meminta perhatian kepada pengawas maupun pemborong di lapangan supaya ada warga tempatan dapat dipekerjakan.

Salah seorang pejabat Desa Darul Aman, Kasi Kesejahteraan, Epi meminta masyarakat agar bersabar, karena pihaknya sudah bertahun-tahun menunggu pembangunan jalan tersebut.

“Kita minta kepada masyarakat supaya bersabar dengan kondisi saat ini, mungkin dalam tiga hari beko akan sampai terkait, materialnya sudah ada di Gunap Pelabuhan Priatama, tinggal menunggu alat beko untuk menaikkan materialnya ke dalam mobil,” jelas Epi.

UPT terkait, Saipul ketika dihubungi mengatakan soal permohonan jalan alternatif akan menyampaikan ke kontraktor.

Penulis: Johanes Mangunsong
Editor: Iskandar Zulkarnain

Polisi Tuntaskan Penyidikan Pencucian Uang Mafia Sabu Beraset Rp 14,8 M

Jakarta

Polisi menuntaskan pengusutan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU) mafia sabu internasional dan menyita aset mereka senilai Rp 14 miliar. Kejaksaan Negeri Jakarta Utara (Jakut) telah menyatakan berkas perkara lengkap atau P-21.

Alhamdulillah, penyidikan kasusnya telah kami tuntaskan sampai ke ranah pencucian uang. Dan berkas sudah dinyatakan P21 oleh jaksa,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok, AKBP Putu Kholis dalam keterangan tertulis, Selasa (26/10/2021).

Putu mengatakan berkas dinyatakan lengkap oleh jaksa pada pekan lalu, Selasa (19/10). Dan tiga hari kemudian, Jumat (22/10), penyidik Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Priok menyerahkan para tersangka serta barang bukti yang disita.

“Dalam kasus ini ada 10 tersangka dan barang bukti yang berhasil kami sita terkait pencucian uang, kalau dikonversikan ke rupiah, mencapai Rp 14,8 miliar,” jelas Putu.

Sebelumnya diberitakan, Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengembangkan kasus penyelundupan dua kilogram narkoba jenis sabu yang dikendalikan jaringan internasional. Pengembangan penyidikan yang dimaksud adalah menyasar unsur TPPU dari bisnis narkoba tersebut.

Kasus penyelundupan narkoba jenis sabu ini terungkap pada awal Maret 2021, saat polisi menangkap dua pelaku. Dari kejadian itu, polisi berhasil mengurai jaringannya, hingga diketahui bahwa penyelundupan sabu ini dikendalikan sindikat lintas negara.

“Pengungkapan ini berawal di bulan Maret. Bahwa dari dua penumpang KM Lawit, kami temukan ada dua kg narkotika jenis sabu. Dari situ kami kembangkan berturut-turut dari bulan Maret sampai April, Mei, hingga Juni,” ujar AKBP Putu Kholis Aryan kepada wartawan, Selasa (29/6).

Dari dua pelaku awal, polisi menemukan sejumlah daerah yang disinyalir bakal menjadi lokasi peredaran barang haram tersebut. Dari sana, polisi juga berhasil menangkap sejumlah pelaku lainnya.

“Terdapat di lokasi lain, di Pandeglang, di Semarang, di Pontianak, di Surabaya, dan di Dumai,” sebut Putu.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Sumber: DetikNews

Situs BSSN Diretas, Legislator: Hacker Jadikan Web go.id Ajang Latihan

Jakarta

Anggota Komisi I DPR RI Muhammad Farhan menganggap peretasan situs Pusat Malware Nasional (Pusmanas) milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) sebagai ancaman serius. Menurut Farhan, para hacker sering menjadikan situs berdomain go.id sebagai sarana latihan, bahkan ajang pertarungan.

“Saya melihat ini sudah menjadi ancaman yang sangat serius, walaupun peretasan ini tidak menimbulkan gangguan pada pelayanan publik, karena mitigasi yang dilakukan BSSN berhasil mengamankan data-data yang menyangkut layanan publik di sub-web pusmanas.bssn.go.id,” kata Farhan kepada wartawan, Selasa (26/10/2021).

Farhan menegaskan peningkatan kewaspadaan terhadap keamanan situs berdomain go.id harus dilakukan. Menurutnya, menjadikan situs berdomain go.id sebagai sarana latihan dan pertarungan sudah menjadi pola perilaku para hacker.

“Namun, bagaimana pun juga perlu peningkatan kewaspadaan atas semua web go.id, karena kita harus mengerti pola perilaku para hackers yang sering menjadikan situs go.id sebagai ajang ‘latihan’ atau bahkan ‘pertarungan’ kemampuan melakukan peretasan,” terang Farhan.

“Jadi kita harus memperkuat BSSN secara khusus untuk dua kepentingan, menjaga keamanan layanan publik lewat sistem elektronik, menjaga rasa aman publik atas data-data sensitif milik publik atau yang menyangkut kepentingan publik di dunia digital atau di cyber universe,” imbuhnya.

Farhan sendiri khawatir akan ketahanan BSSN ke depannya. Sebab, anggaran BSSN untuk 2022 hanya separuh dari tahun ini, yakni sebesar Rp 554 miliar.

“Saya secara khusus memberikan apresiasi kepada BSSN yang sudah sigap memitigasi kejadian ini, walaupun pada saat bersamaan khawatir akan ketahanan BSSN yang pada tahun 2022 harus bekerja extra keras dengan anggaran hanya 50% dari anggaran tahun sebelumnya,” papar anggota Komisi I DPR itu.

“Maka perlu ada upaya bersama dengan integrasi keamanan siber yang berorientasi pada pencegahan pelanggaran kedaulatan digital nasional,” pungkasnya.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.

Sumber: DetikNews

LaNyalla Sebut Kecakapan Digital Jadi Solusi Tekan Angka Pencari Kerja

Jakarta

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menilai kecakapan literasi digital sangat dibutuhkan saat ini. Sebab, literasi digital menjadi solusi menjawab angka pencari kerja.

Menurut LaNyalla, literasi digital akan membuka kesempatan kepada generasi milenial yang rata-rata angkatan kerja untuk membuka peluang usaha.

“Dengan literasi digital yang baik, saya optimistis generasi milenial akan mampu menangkap peluang usaha. Dengan begitu, angka pencari kerja yang cukup tinggi dapat ditekan,” tutur LaNyalla dalam keterangan tertulis, Selasa (26/10/2021).

LaNyalla melanjutkan, salah satu yang menjadi fokus pemanfaatan Sumber Daya Manusia (SDM) milenial adalah penyerapan tenaga kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) pada dunia usaha dan dunia industri.

“Namun, pergeseran paradigma Era Society 5.0, selain bekerja di industri atau melanjutkan studi di jenjang pendidikan tinggi, setiap orang dituntut memiliki kemampuan wirausaha,” tutur LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menambahkan Era Society 5.0 menjadikan peluang-peluang usaha lebih besar melalui pemanfaatan penggunaan artificial intelligence. Pada titik itu, kecerdasan literasi digital menjadi penting untuk dikuasai oleh generasi milenial untuk memanfaatkan peluang tersebut.

“Generasi milenial perlu beradaptasi dengan kecerdasan literasi digital agar dapat memanfaatkan teknologi dengan bijak,” katanya.

Saat ini, kata LaNyalla, tak lagi dapat dihindari jika teknologi merupakan ruang bagi generasi milenial yang dapat dijadikan salah satu pilihan untuk berkreasi pada bidang entrepreneurship.

“Pemanfaatan ini akan menekan persaingan ketat dalam memilih jenis pekerjaan dan lebih menguntungkan,” ujar dia.

Dikatakannya, generasi milenial, terlebih anak-anak setingkat SMK atau SMA perlu mempersiapkan diri menghadapi Era Society 5.0 dengan mengakselerasi literasi digital yang meliputi digital ethics, digital culture, digital skills dan digital safety.

“Penguasaan ini penting, karena literasi digital bukan hanya bermanfaat untuk membuka peluang bisnis, tetapi juga dapat membantu mempermudah arus informasi yang diperlukan dalam pendidikan, baik tingkat sekolah ataupun tingkat kuliah,” ucapnya.

LaNyalla yakin jika kecakapan digital ini diseriusi, maka akan dapat melahirkan profesional-profesional muda, pebisnis dan profesi lainnya, sehingga dapat menekan angka pencari kerja.

(fhs/ega)

Sumber: DetikNews

Viralkan Video Dipukul Kapolres Nunukan, Brigaris SL Diproses Etik

Nunukan

Brigadir SL yang menjadi korban pemukulan Kapolres Nuunukan, Kalimantan Utara (Kaltara) juga ikut diproses pelanggaran etik. Hal itu karena Brigadir SL diduga sengaja menyebarkan video kapolres nunukan aniaya anak buah hingga viral di media sosial.

“Rekaman video tersebut diviralkan oleh SL yang dipukul Kapolres, dikirim ke group TIK Polda Kaltara dan group letting bintara,” ujar Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Budi Rachmad dilansir dari Antara, Selasa (26/10/2021).

Saat ini Propam Polda Kaltara tengah memproses dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Brigadir SL.

“Iya diproses berikutnya, secara kode etik,” ujar Budi.

Dilanjutkan Budi, SL memang bertugas di TIK Polres Nunukan, dimana dia memiliki akses rekaman CCTV yang menyimpan video detik-detik pemukulan oleh Kapolres Nunukan. Setelah mengamankan video pemukulan, dia lalu menyebarkannya hingga viral.

“Iya pelakunya (penyebar video) SL. Dia bertugas di TIK Polres Nunukan,” tuturnya.

Diketahui, peristiwa Kapolres Nunukan memukul SL terjadi pada Kamis (21/10) lalu. Penganiayaan terjadi karena SL yang bertugas di TIK Polres Nunukan tidak melaksanakan tugas dengan baik, saat gangguan jaringan “zoom meeting”.

Menurut Budi, pada hari kejadian Kapolres Nunukan tengah mengikuti kegiatan acara puncak Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) secara zoom meeting dengan Mabes Polri dan Polda Kaltara.

“Saat gangguan jaringan zoom meeting yang bersangkutan (Brigadir SL) tidak ada. Ditelepon tidak diangkat,” ungkap Kombes Budi.

Diduga kejadian ini yang melatarbelakangi kemarahan Kapolres Nunukan, hingga terjadi peristiwa penganiayaan tersebut.

Kapolda Kaltara Irjen Pol Bambang Kristiyono telah menerbitkan Sprint penggantian Kapolres Nunukan AKBP SA yang diberhentikan dari jabatannya sebagai sanksi berat atas kejadian tersebut.

(nvl/idh)

Sumber: DetikNews

INKA Diminta Berbenah Agar Kepercayaan Publik ke LRT Tak Turun

Jakarta

Light rail transit (LRT) mengalami insiden bertabrakan di kawasan Munjul, Cibubur, Jakarta Timur. Kecelakaan ini dinilai dapat membuat kepercayaan publik pada LRT menurun bila tak dilakukan perbaikan.

“Jadi menurut saya LRT ini dampaknya menyebabkan publik trustnya yang bisa saja menjadi menurun kalau tidak dilakukan langkah-langkah antisipasi agar ke depan tidak terjadi. Kalau dari sisi kebijakan publik harusnya pemerintah memperhatikan betul dalam hal ini PT INKA memperhatikan betul tingkat kepercayaan publik,” ujar Pakar transportasi dan kebijakan publik Trubus Rahadiansyah kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Trubus menilai salah satu penyebab kecelakaan merupakan human eror. Dia juga menyinggung terkait belum adanya izin LRT.

“Kalau menurut saya ini kan penyebab kecelakaannya satu karena human eror, terus kereta (LRT) itukan belum ada izinnya itu, jadi kan itu seharusnya diselesaikan izinnya dulu meski ujicoba,” tuturnya.

Selain itu, keterampilan atau profesionalisme masinis juga dinilai belum ada. Hingga adanya kemungkinan jalan yang belum memenuhi standar.

“Ini yang lebih bersifat penguasaanya itu belum, jadi belum mampu mengendalikan, profesionalisme itu untuk mengendarainya itu. Jadi masinisnya belum profesional. Masalah keterampilan profesionalisme,” tuturnya.

“Ketiga kemungkinan infrastruktur jalannya yang dibuat nggak memenuhi, ada persoalan, bisa saja karena turun atau spesifikasinya. LRT itu kan jalannya lurus jadi kalau kontruksinya bergeser atau kurang kan bisa jadi kecelakaan. Kalau menurut saya inikan potret dari tata kelola kita yang buruk dalam hal ini management transportasi,” sambungnya.

Trubus menuturkan selain masalah teknis, persoalan perizinan, kelayakan hingga lintasan LRT perlu dipersiapkan dengan baik. Meski masih dalam masa ujicoba, Trubus menilai perlu ada perhitungan yang matang untung pengoprasiannya.

“Jadi selain hal-hal yang teknis ada juga hal perizinan, kelayakan, lintasannya juga, semua harus betul-betul sudah ready. Kalau menurut saya ini sebelum ujicoba harusnya sudah melalui pengetesan, kalkulasinya sudah matang, karena LRT kan barang mahal bukan barang rongsokan, barang baru, jadi menurut saya terjadinya kecelakaan ini kan multi faktor,” imbuhnya.

(dwia/mae)

Sumber: DetikNews

Profil Sudi Silalahi, Jenderal Kelahiran Siantar yang Jadi Mensesneg Era SBY

Jakarta

Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi meninggal dunia. Sudi Silalahi merupakan Mensesneg pada Kabinet Indonesia Bersatu II yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Dilihat dari situs Kepustakaan Presiden Perpustakaan Nasional, Selasa (26/10/2021), Sudi Silalahi lahir pada 13 Juli 1949. Sudi Silalahi lahir di Pematang Siantar.

Sebelum menjadi menteri, Sudi Silalahi merupakan tentara. Dia merupakan lulusan Akabri 1972 dan mengakhiri karir militer dengan pangkat Letnan Jenderal.

Sudi Silalahi sempat memegang sejumlah jabatan penting selama berkarir di dunia militer. Dia tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Assospol Kasospol ABRI pada 1996-1997, Kepala Staf Kodam Jaya pada 1998, Askomsos Kaster ABRI sejak Oktober 1998, Pangdam V Brawijaya Surabaya pada 1999.

Saat SBY masih menjabat Menteri Koordinator Politik dan Keamanan, Sudi Silalahi sudah mendampingi sebagai Sekretaris. Sudi Silalahi masih dipercaya SBY untuk mendampinginya ketika menjadi Presiden.

SBY menunjuk Sudi Silalahi sebagai Sekretaris Kabinet dalam kabinet Kabinet Indonesia Bersatu 2004-2009. Sudi Silalahi kemudian ditunjuk sebagai Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014.

Meninggal Dunia

Kini, Sudi Silalahi telah tiada. Dia meninggal dunia di RSPAD.

Kabar meninggalnya Sudi Silalahi disampaikan oleh Istri Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Annisa Pohan. Dia menyampaikan dukacita atas meninggalnya Sudi Silalahi.

“Innalillahi Wainna illaihi Roji’un turut Berduka Cita atas wafatnya Letjen TNI (Purn) Sudi Silalahi,” tulis Annisa Pohan dalam akun Twitternya, Selasa (26/10/2021).

(haf/maa)

Sumber: DetikNews

Kontribusi Jaga Perbatasan, Personel ILO TNI Terima Penghargaan dari Filipina

Jakarta

Personel Indonesian Liaison Officer (ILO) TNI menerima penghargaan tanda kehormatan ‘The Meritorious Achievement Medal dan The Gawad Sa Kaunlaran’ dari Armed Forces of The Philippines. Tanda kehormatan itu sebagai bentuk apresiasi atas komitmen hingga profesionalisme personel TNI dalam aktivitas kerjasama Internasional terutama kerjasama bilateral antara Republik Indonesia dan Filipina.

Tanda kehormatan tersebut disematkan langsung oleh Komandan Eastmincom, Lieutenant General Greg T. Almerol selaku Chairman of Republic of Philippines Border Committee (PHBC) saat Courtesy Call dalam rangka exit call selesai penugasan sebagai ILO TNI di Filipina. Penyerahan tanda kehormatan itu dilakukan di Eastmincom Hedquarters, Panacan, Davao City, Filipina, Senin (25/10/2021).

“Apresiasi dan ucapan terima kasih atas peran aktif, dedikasi, komitmen serta profesionalisme ILO TNI Filipina Batch 8 periode 2019 s.d. 2021 dalam aktivitas kerjasama Internasional terutama kerjasama bilateral antara Republik Indonesia dan Filipina, dalam hal kerja sama perbatasan di dalam kerangka kerjasama Republic of Indonesia-Republic of Philippines Border Committee” kata Lieutenant General Greg T. Almerol dalam keterangannya.

Penghargaan itu diserahkan oleh Greg T Almerol kepada Kepala ILO TNI Letkol Laut (P) Bambang Widodo beserta sejumlah perwira lainnya. Dia menyebut mereka telah berkontribusi dalam meningkatakan serta menjaga keamanan perbatasan Indonesia dan Filipina.

“Atas keberhasilan tugas sebagai ILO TNI, memberikan kontribusi serta kerja sama yang baik, terhadap Armed Forces of Philippines maupun dengan masyarakat sipil dalam meningkatkan serta menjaga keamanan perbatasan ke dua negara selama penugasan sebagai ILO di Filipina di Filipina Selatan,” ucapnya.

Perwira lainnya yang juga turut dianugerahi penghargaan yakni Perwira (Pa) ILO TNI di BCS Bongao Mayor Laut (P) Bima Nendya, Pa ILO BCS Tibanban Kapten Laut (P) Yuliawan, Bintara (Ba) ILO TNI BCS Batuganding Pelda Alberdinus Berutu, Ba ILO TNI BCS Bongao Serka Bagus Mukhty WIbowo dan Ba ILO TNI di Davao Serka Duwi Haryadi.

(maa/maa)

Sumber: DetikNews

Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan Cianjur, Seorang Pemotor Tewas

Cianjur

Seorang pengendara motor tewas di tempat usai mengalami kecelakaan menabrak truk pengangkut kayu di Jalan Baru Cianjur – Jonggol, Desa Sukasirna Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur. Korban tidak melihat truk yang tengah parkir tersebut lantaran kondisi jalan gelap.

Kapolsek Sukaluyu AKP Yayan Suharyana melalui Kanit Intel Polsek Sukaluyu Ipda Dadang Arifin, menjelaskan kecelakaan maut terjadi pada Senin (25/10) malam, ketika korban bernama Doni Dharmawan (45) melaju dari Sukaluyu menuju Mande.

Namun korban dikejutkan dengan adanya truk bernomor polisi Z 9573 YA yang sedang menaikan muatan kayu, terparkir terlalu terlalu ke tengah jalan di Jalur Sukaluyu-Mande.

Korban yang memacu kendaraannya dengan kencang pun tak berhasil menghentikan laju kendaraan dan akhirnya menabrak belakang truk.

“Kejadiannya sekitar pukul 22:00 WIB, kondisi jalan gelap, ditambah tidak ada tanda atau orang yang memberitahukan adanya truk yang tengah terparkir dan memuat barang. Sehingga korban menabrak belakang mobil hingga masuk ke bawah bagian truk,” ujarnya, Senin (25/10).

Akibat kejadian tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Spin dengan nomor polisi F 5304 WO meninggal di lokasi kejadian.

“Korban langsung meninggal di tempat kejadian karena terbentur bagian belakang truk tronton dan kendaraannya masuk ke dalam kolong truk,” kata dia.

Dia mengaku, saat ini kedua kendaraan serta sopir truk sudah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. “Kedua kendaraan sudah diamankan, dan untuk kasusnya kita serahkan ke Unit Laka lantas Polres Cianjur,” ungkap dia

Sementara itu, Asep (38) seorang pengendara lainnya, mengaku truk tersebut memang parkir terlalu ke tengah jalan. Sejumlah pengendara pun nyaris menabrak lantaran truk hanya menyalakan lampu sign yang sedikit redup.

“Memang terlalu tengah truknya, tidak ada tanda peringatan. Hanya menyalakan lampu sein. Itupun redup. Tidak ada orang yang memberikan pengaturan dan pemberitahuan adanya kendaraan yang muat barang, sehingga sebelum kejadian itu juga banyak kendaraan hampir menabrak,” kata dia.

(maa/maa)

Sumber: DetikNews

Nadiem: PJJ Ciptakan Learning Loss Terbesar Dalam Sejarah RI

Medan

Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim terus meminta agar sekolah tatap muka segera dilakukan meski pandemi virus Corona belum berakhir. Nadiem beralasan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dapat berdampak luar biasa terhadap siswa.

Hal ini disampaikan Nadiem saat rapat bersama Gubsu Edy Rahmayadi dan sejumlah kepala daerah di Sumut. Nadiem awalnya menyebut anak-anak di Indonesia kehilangan satu tahun pembelajaran sebagai efek PJJ saat pandemi virus Corona.

“Semua riset kita telah membuktikan bahwa anak-anak Indonesia telah kehilangan satu tahun pembelajaran. Mau buat PJJ (pembelajaran jarak jauh) atau tidak. Bagi yang PJJ rata-rata kehilangan satu tahun pendidikan,” kata Nadiem saat rapat di rumah dinas Gubsu, Medan, Senin (25/10/2021).

Nadiem mengatakan dampak dari kehilangan pembelajaran ini bisa permanen. Hal yang mungkin saja terjadi adalah hilangnya pengetahuan anak (learning loss).

“Dampak ini bisa sekali permanen, dan bisa menciptakan, kalau tidak berhentikan secepat mungkin, dengan aman, ini bisa menciptakan learning loss terbesar dalam sejarah Indonesia. Karena belum pernah selama ini,” ucap Nadiem.

Nadiem mengatakan pandemi ini juga mengakibatkan sejumlah anak putus sekolah. Nadiem juga menyebut sejumlah sekolah swasta mengeluh karena siswa tidak membayar uang sekolah karena dilakukannya PJJ.

“Seperti arahan Presiden, prioritasnya adalah segera mengakselerasi vaksinasi, menjaga protokol kesehatan yang ketat, tetapi sekolah harus tatap muka,” tuturnya.

Untuk itu Nadiem meminta agar segera dilakukan sekolah tatap muka termasuk untuk tingkat SD dan PAUD. Nadiem menilai anak-anak di tingkat SD dan PAUD yang paling membutuhkan PJJ.

“Termasuk SD dan PAUD. Karena SD dan PAUD walaupun anaknya tidak boleh divaksinasi, mereka adalah yang paling rentan mengalami penurunan dampak permanen dari PJJ,” jelas Nadiem.

“Mereka yang paling membutuhkan tatap muka, malah kebalikannya dari Universitas dan SMA. Semakin muda semakin butuh sekolah tatap muka. Jadi harapan kami adalah Sumatera Utara itu mengakselerasi,” paparnya.

(maa/maa)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer