Nasional Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan Cianjur, Seorang Pemotor Tewas

Tabrak Truk Parkir di Badan Jalan Cianjur, Seorang Pemotor Tewas

BERBAGI

Cianjur

Seorang pengendara motor tewas di tempat usai mengalami kecelakaan menabrak truk pengangkut kayu di Jalan Baru Cianjur – Jonggol, Desa Sukasirna Kecamatan Sukaluyu Kabupaten Cianjur. Korban tidak melihat truk yang tengah parkir tersebut lantaran kondisi jalan gelap.

Kapolsek Sukaluyu AKP Yayan Suharyana melalui Kanit Intel Polsek Sukaluyu Ipda Dadang Arifin, menjelaskan kecelakaan maut terjadi pada Senin (25/10) malam, ketika korban bernama Doni Dharmawan (45) melaju dari Sukaluyu menuju Mande.

Namun korban dikejutkan dengan adanya truk bernomor polisi Z 9573 YA yang sedang menaikan muatan kayu, terparkir terlalu terlalu ke tengah jalan di Jalur Sukaluyu-Mande.

Korban yang memacu kendaraannya dengan kencang pun tak berhasil menghentikan laju kendaraan dan akhirnya menabrak belakang truk.

“Kejadiannya sekitar pukul 22:00 WIB, kondisi jalan gelap, ditambah tidak ada tanda atau orang yang memberitahukan adanya truk yang tengah terparkir dan memuat barang. Sehingga korban menabrak belakang mobil hingga masuk ke bawah bagian truk,” ujarnya, Senin (25/10).

Akibat kejadian tersebut, korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Spin dengan nomor polisi F 5304 WO meninggal di lokasi kejadian.

“Korban langsung meninggal di tempat kejadian karena terbentur bagian belakang truk tronton dan kendaraannya masuk ke dalam kolong truk,” kata dia.

Dia mengaku, saat ini kedua kendaraan serta sopir truk sudah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. “Kedua kendaraan sudah diamankan, dan untuk kasusnya kita serahkan ke Unit Laka lantas Polres Cianjur,” ungkap dia

Sementara itu, Asep (38) seorang pengendara lainnya, mengaku truk tersebut memang parkir terlalu ke tengah jalan. Sejumlah pengendara pun nyaris menabrak lantaran truk hanya menyalakan lampu sign yang sedikit redup.

“Memang terlalu tengah truknya, tidak ada tanda peringatan. Hanya menyalakan lampu sein. Itupun redup. Tidak ada orang yang memberikan pengaturan dan pemberitahuan adanya kendaraan yang muat barang, sehingga sebelum kejadian itu juga banyak kendaraan hampir menabrak,” kata dia.

(maa/maa)

Sumber: DetikNews