Beranda blog Halaman 859

Kisah Pak De Ponco di Sintang, Jualan Kopi di Tengah Kepungan Banjir

Sintang

Banjir masih menggenangi Kota Sintang, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Bahkan ketinggian air terus berubah-ubah, kadang naik dan kadang turun selama dua pekan terakhir.

Ketidakpastian kapan banjir berlalu, membuat warga Sintang mulai resah. Banjir di Kabupaten Sintang sudah lebih dari dua pekan.

Terlebih tak banyak aktivitas bisa dilakukan di saat banjir. Akses jalan terputus, sejumlah toko dan perkantoran tergenang, termasuk permukiman dan rumah ibadah. Jaringan telekomunikasi termasuk internet sudah hampir sepekan terganggu, dan juga tentu dampak lainnya akibat banjir.

Di tengah musibah, selalu ada cerita harapan menghiasi.

Salah satunya datang dari sosok bapak tiga anak ini. Warung gerobak yang berada persis di bundaran Tugu Bank Indonesia itu tampak tergenang banjir setinggi pinggang orang dewasa.

Jauh dari hiruk pikuk puluhan penarik sampan menunggu warga yang ingin menyeberang jalan akibat jalan terputus oleh genangan air, terdengar adukan gelas berisi air panas bercampur kopi hitam di warung tersebut.

Warung Pak De Ponco nama yang tertulis di banner yang terpasang di depan gerobak mininya. Namun nama lengkap pria berumur 60 tahun ini adalah Ponco Sudarsono.

Warung ini satu-satunya warung minuman dan makanan yang tetap buka di tengah deretan kios yang memilih tutup karena banjir yang mencapai ketinggian air mulai dari 30 centimeter hingga satu meter lebih.

“Kopi, kopi hangat,” sapa pak De Ponco kepada pelanggannya yang sebagian besar adalah penarik sampan.

Berbeda dengan warung kopi saat kondisi normal. Di warung Pak De Ponco tak ada kursi yang berjejer dengan meja untuk pelanggannya bersantai sambil menyeruput segelas kopi panas.

Karena ketinggian air yang mencapai sepinggang orang dewasa, pelanggan warung kopi Pak De Ponco adalah penarik sampan. Sehingga hanya mereka yang biasa menikmati olahan kopi pak De Ponco, yang terbilang murah yakni hanya Rp 5.000 untuk segelas kopi bubuk panas.

Duduk di atas sampan sambil menikmati kopi racikan Pak De Ponco memang memiliki sensasi berbeda. Nikmat sudah pasti, terlebih jika ada camilan seperti jagung rebus atau ubi rebus. Namun yang terasa beda adalah semua aktivitas itu dilakukan di atas air.

Sumber: DetikNews

Rumah Kosong di Ciputat Dibobol Maling, Celengan hingga Permata Raib

Tangerang Selatan

Rumah warga di Ciputat, Kota Tangerang Selatan, dibobol maling saat ditinggal penghuninya. Pelaku menggasak harta benda di rumah korban dari mulai celengan hingga permata.

Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin mengatakan pencurian ini diketahui korban pada Rabu (10/11) sore. Saat itu rumah tersebut sedang kosong.

“Betul ada kejadian tersebut. Anggota sudah melakukan olah TKP dan masih kami selidiki,” ujar Iman dalam keterangannya, Kamis (11/11/2021).

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait pencurian di rumah kosong ini. Polisi juga memeriksa rekaman CCTV yang ada di rumah korban itu.

“Rumah itu ada CCTV-nya, masih kami pelajari,” kata Iman.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra mengatakan pelaku melancarkan aksinya saat pemilik rumah sedang pergi. Kasus ini dilaporkan korban pada Kamis (11/11) siang tadi.

“Intinya betul kejadian tersebut dan kita sedang lidik. Kejadiannya kemarin sekitar pukul 15.00 dan dilaporkan tadi siang sekitar pukul 13.00,” kata Angga.

Angga menyebutkan pelaku mencuri sejumlah barang berharga di rumah korban. Barang-barang tersebut ialah: 1 unit laptop, jam tangan, televisi 32 inchi, celengan, tas, travel bag dan permata serta uang tunai Rp 4,6 juta.

“Tapi kalau dari total kerugian Rp 50 juta. Permatanya yang dicuri ada lima buah,” imbuh Angga.

(mei/mea)

Sumber: DetikNews

Wagub DKI Ungkap Alasan Bangun Sumur Resapan di Atas Trotoar

Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan lokasi sumur resapan di atas trotoar dipilih karena keterbatasan tempat. Riza memastikan pemilihan tempat di atas trotoar tak akan mengganggu fungsi sumur resapan.

“Jadi tidak masalah, sudah dicek SDA (Sumber Daya Air) karena keterbatasan tempat jadi di cari tempat yang baik, ternyata dimungkinkan karena memang di situ dibutuhkan resapan air,” kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/11/2021) malam.

Riza mencontohkan sumur resapan yang dibangun di atas trotoar terdapat di kawasan Gandaria City, Jakarta. Selain trotoar, pembangunan sumur resapan juga dilakukan di titik rawan banjir dan genangan air.

Riza kembali menjelaskan air tak semata-mata masuk melalui mulut sumur resapan, melainkan mengalir melalui tali air. “Tidak semua di atas trotoar tapi sudah disiapkan tali air sehingga air tetap dapat masuk sekalipun tidak melalui mulut sumur resapan,” terangnya.

Politikus Gerindra itu mengklaim pembangunan sumur resapan di atas trotoar efektif dalam menyurutkan genangan air. Khususnya, genangan air yang berada di jalan raya.

“Sejauh ini kalau teman-teman lihat hasil sumur resapan kan cukup efektif terjadi genangan cepat surut,” ujarnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Sumber: DetikNews

Olivia Anak Nia Daniaty Bakal Ajukan Penangguhan Penahanan

Jakarta

Olivia Nathania, anak Nia Daniaty, ditetapkan sebagai tersangka kasus penipuan CPNS. Olivia Nathania resmi ditahan polisi malam ini.

Pengacara Olivia Nathania, Titaley, mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah untuk kliennya ini. Salah satunya dengan mengajukan permohonan penangguhan penahanan.

“Bukan pasrah, kan tadi nanti ada prosesnya. Kita akan ajukan penangguhan penahanan,” ujar Titaley di Polda Metro Jaya, Kamis (11/11/2021).

Titaley mengatakan permohonan penangguhan penahanan itu akan diajukan Jumat (12/11).

“Besok, ya,” ucapnya.

Pantauan detikcom, Olivia Nathania keluar dari ruang pemeriksaan pada pukul 20.20 WIB dengan berbaju tahanan warna oranye. Olivia Nathania diam seribu bahasa saat dicecar wartawan.

Olivia Nathania terus tertunduk. Dia dikawal Polwan ke Gedung Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) untuk menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Anak Nia Daniaty Tersangka

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya telah mengungkap perkembangan kasus tes CPNS fiktif dengan terlapor Olivia Nathania. Status dari Olivia pun kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Iya hari gelar kemarin sudah kita tetapkan sebagai tersangka,” kata Wadirkrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian saat dihubungi detikcom, Kamis (11/11).

Jerry mengatakan pihaknya telah memiliki cukup bukti untuk menetapkan Olivia sebagai tersangka. Dia dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan.

“Dijerat di Pasal 378 KUHP yang berdasarkan laporan kepada kita tentang penipuan CPNS itu,” ujar Jerry.

(mea/fjp)

Sumber: DetikNews

Satpol PP Makassar Bongkar Sarang Miras Berkedok Lapak PKL

Makassar

Satpol PP Makassar membongkar 12 lapak pedagang kaki lima (PKL) yang kerap dijadikan tempat minum minuman keras (miras) remaja. Lokasi sarang miras itu juga dikenal rawan tindakan kriminal.

“Kerap dijadikan tempat pesta miras dan ini lapak liar di Jalan Perkebunan, ada 12 tadi semua miras itu,” kata Kasatpol PP Kota Makassar Iqbal Asnan kepada wartawan, Kamis (11/11/2021).

Sarang miras yang dibongkar Satpol PP itu berada di Jalan Perkebunan, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar. Pembongkaran dilakukan pada siang tadi.

Selain pesta miras, aktifitas muda mudi di lokasi itu juga kerap membuat resah masyarakat sekitar. Apalagi dilakukan di waktu siang dan hingga malam hari.

“Warga takut mau melintas, apalagi gelap di situ kalau malam, makanya kami terima laporan warga, kami sapu rata,” jelasnya.

“Tidak ada izin lapak itu, itu bangunan liar yang dia bangun di pinggir jalan, itu kan jalan raya, warga gunakan di situ pakai minum miras,” tambahnya.

Lebih lanjut, Iqbal mengatakan programnya saat ini fokus pada zero PK5 liar di Makassar. Ia berharap tak ada bangunan liar yang merugikan masyarakat.

“Anjal sudah jalan, kita mulai zero PK5 di Makassar, kita mulai du Kecamatan Panakukang, insyallah semua beres,” tegasnya.

Sementara itu, seorang warga Bennu mengaku senang dengan adanya pembongkaran sarang minum keras. Pasalnya ia yang kerap akan melintas ditempat itu harus putar balik.

“Kan kalau mau kerja keluar jalan protokol itu akses satu satunya kesana, tapi karena gelap dan banyak orang miras saya putar balik saja,” katanya.

Iapun meminta petugas Satpol PP Kota Makassar untuk mengambil langkah tegas jika menemukan adanya lapak liar mencurigakan.

“Tidak para tempatnya itu di situ, maksudnya kalau ada mulai bangun lagi, langsung bongkar saja pak, jangan dibiarkan lama dulu baru semakin banyak,” terangnya.

Sedikitnya ada 12 lapak jualan liar yang dibangun di area jalan Perkebunan Makassar. Lapak ini merupakan sarang miras bagi muda mudi.

(nvl/nvl)

Sumber: DetikNews

detikcom Do Your Magic: Tanggul Jebol yang Bikin Banjir Kawasan Hek Diperbaiki

Jakarta

Tanggul jebol di Kali Baru, yang sempat membuat banjir di Kawasan Hek, Kramat Jati, Jakarta Timur, telah diperbaiki sementara. Diharapkan, perbaikan itu bisa menahan banjir selagi menunggu perbaikan permanen.

“Terkait tanggul jebol sudah ada penanganan sementara pemasangan bronjong batu kali dan di belakang-nya karung pasir,” kata Camat Kramat Jati, Rudy Syahrul saat dihubungi detikcom, Kamis (11/11/2021).

Rudy menyebut, pihaknya sedang mengupayakan secepatnya bisa perbaikan secara permanen. “Saya lagi sampaikan ke Rakorwil, di Kantor Wali Kota terkait pelaksanaan konstruksi,” ujarnya.

Sementara itu, Kasatpel SDA Jakarta Timur, Muchlis menerangkan perbaikan tanggul permanen di Tanggul Hek sendiri akan segera rampung dalam waktu dekat.

“2 sampai 3 minggu ke depan, lihat kondisi cuaca,” terangnya.

Seperti diketahui, banjir sempat melanda permukiman di Kawasan Hek karena tanggul di Kali Baru jebol pada Minggu (7/11). Saat kejadian banjir, air meluap dan masuk ke permukiman dari jebolan tersebut.

“Iya benar kemarin itu jebol, airnya bahkan masuk ke rumah warga setinggi betis. Selain itu, lumpur banyak yang masuk ke rumah warga,” kata salah seorang warga sekitar, Basri, saat ditemui, Rabu (10/11).

(aik/aik)

Sumber: DetikNews

2 Perusahaan Pencemar Paracetamol ke Teluk Jakarta Disanksi Administrasi

Jakarta

Pemprov DKI temukan dua perusahaan yang jadi biang kerok pencemaran limbah paracetamol ke Teluk Jakarta. Pemprov DKI memberikan sanksi administrasi.

“Karena ketidaktaatan dalam pengelolaan air limbah kedua perusahaan tersebut kami mengenakan sanksi administratif yang mewajibkan PT. MEF dan PT. B untuk menutup saluran outlet IPAL air limbah dan melakukan perbaikan kinerja IPAL serta mengurus persetujuan teknis pembuangan air limbah dalam rangka pengendalian pencemaran air,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, Kamis (11/11/2021).

Dua perusahaan yang disanksi itu PT MEF dan PT B. Berdasarkan verifikasi di lapangan, dua perusahaan itu tidak taat dalam pengelolaan air limbah.

Asep menuturkan hal itu dibuktikan dari hasil laboratorium air limbah industri farmasi. Pemprov DKI akhirnya memberikan sanksi ke dua perusahaan itu.

“Penerapan sanksi administratif merupakan langkah yang ditempuh dalam serangkaian kegiatan pengawasan pengelolaan lìngkungan hingga penegakan hukum terhadap kegiatan usaha yang tidak taat dalam pengelolaan lingkungan yang di dalamnya termasuk pengelolaan air limbah,” jelasnya.

Asep menjelaskan Dinas LH akan mengawasi ketaatan sanksi administrasi ke dua perusahaan itu. Jika tidak dijalankan makan akan dilakukan penutupan saluran outlet IPAL PT MEF dan PTB.

“Penegakan hukum terhadap kegiatan usaha yang tidak taat dalam pengelolaan lingkungan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Pemerintah nomor 22 Tahun 2021 Tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup,” ucap Asep.

(idn/tor)

Sumber: DetikNews

Jokowi: Selamat Ulang Tahun Partai NasDem ke-10!

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir untuk memberikan sambutan dalam acara HUT Ke-10 Partai NasDem. Dalam pidatonya, Jokowi sempat mengingatkan soal jangan memelihara mental inferior.

Di hadapan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan anggota Partai NasDem, Jokowi mengucapkan selamat ulang tahun kepada partai ini. Dia berharap rahmat dan hidayahNya selalu menyertai semuanya.

“Selamat ulang tahun Partai NasDem yang ke-10, semoga bapak ketua dan kita semua diberikan rahmat hidayah oleh Allah SWT,” kata Jokowi saat hendak menutup sambatan HUT Ke-10 Partai NasDem, Kamis (11/11/2021).

Sebelumnya, Jokowi juga mengajak semua pihak untuk membangun optimisme. Dia menyinggung soal gerakan restorasi Partai NasDem.

“Kita harus mulai membangun rasa percaya diri, rasa optimisme sebagai bangsa pemimpin. Jangan sampai kita kehilangan orientasi itu dan itulah yang dinamakan gerakan peurbahan, gerakan restorasi ya di situ. Dan mental inlander itu mental terjajah itu, mental inferiror itu, jangan sampai ga ilang-ilang sampai sekarang. Jangan juga ada yang memelihara, mental seperti itu jangan dipelihara,” ujar Jokowi.

Sumber: DetikNews

Tim 234 SC Berhasil Rebut Piala Bergilir Kejuaraan Badminton Walikota Dumai Cup

DUMAI- Tim 234 SC sukses merebut piala bergilir kejuaraan Badminton Walikota Cup garapan PB Cahaya Biru telah tuntas yang dilaksanakan di GOR Olympia, Rabu (10/11/2021) malam.

Pertandingan Badminton beregu itu, digelar selama 4 hari yang diikuti 16 regu, partai final tim beregu 234 SC melawan tim beregu Grand Zuri dan posisi 3 tim beregu PB The King berhasil menekuk tim beregu PB Garuda diposisi ke 4.

Ketua 234 SC Regwil Dumai, Rendy Firdaus, SH mengaku bangga dengan capaian yang diraih para atlet. Terlebih atlet yang diturunkan murni dari pembinaan sejak lama.

Ya pada even kali ini, ia mengatakan ada beberapa klub yang menggunakan atlet dari luar Kota. “Saya pribadi sangat bangga. Artinya kami masih bisa juara dengan atlet binaan sendiri,” kata Rendy.

Dengan prestasi ini, 234 SC dalam waktu dekat sudah mewacanakan akan menggelar turnamen untuk tingkat Provinsi Riau. “Kita sudah agendakan untuk menggelar turnamen open Badminton se Riau, mohon dukungan semua pihak,” tutup Rendy.

Sementara itu, Plt Kadis Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Diskopar) Reza Fahlepi, ST berterima kasih kepada para atlet yang sudah turut ambil bagian. Semoga dengan hadirnya kejuaraan ini, Badminton bisa terus eksis dan menghasilkan atlet berkualitas.

“Selamat kepada para pemenang. Semoga kejuaraan ini bisa menghasilkan atlet berpotensi untuk mengharumkan nama Kota Dumai di tingkat lebih tinggi,” harap Reza.*

KPK Panggil Eks Gubernur Kepri Terkait Kasus Korupsi Cukai Bintan

Jakarta

KPK menjadwalkan pemanggilan terhadap mantan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun. Nurdin akan diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi cukai rokok dan minuman beralkohol (minol) di kawasan Bintan tahun 2016-2018.

“Hari ini (11/11) TPK terkait pengaturan barang kena Cukai dalam pengelolaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan Wilayah Kabupaten Bintan Tahun 2016 s/d 2018 untuk tersangka AS (Apri Sujadi, Bupati Bintan),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (11/11/2021).

KPK juga memanggil empat saksi lainnya, yakni Wali Kota Tanjungpinang 2013-2018, H Lis Darmansyah dan Asisten II Bidang Ekonomi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Sekretaris Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan-Karimun, Syamsul Bahrum. Selanjutnya anggota Polri, Boy Herlambang dan dari pihak swasta, Norman.

Ali mengatakan pemeriksaan para saksi akan dilakukan di Kantor Polres Tanjungpinang, Jalan A. Yani, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bintan Apri Sujadi (AS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pengaturan cukai dan minuman alkohol (minol) di wilayah Kabupaten Bintan pada 2016-2018. Selain itu, KPK menetapkan Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan, Mohd Saleh H Umar, sebagai tersangka.

“Menetapkan tersangka pertama AS, Bupati Bintan periode 2016-2021. Kedua, MSU, Plt Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bintan,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers, Kamis (12/8).

KPK menduga perbuatannya tersebut merugikan negara sekitar Rp 250 miliar. Apri diduga menerima Rp 6,3 miliar dalam kasus ini.

“Perbuatan para tersangka diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 250 miliar,” kata Alex.

Alexander mengatakan kedua tersangka tersebut akan ditahan selama 20 hari ke depan. Bupati Bintan Apri Sujadi ditahan di Rutan KPK Gedung Merah Putih dan MSU ditahan di Rutan KPK C1.

Akibat perbuatannya, AS dan MSU disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

(azh/isa)

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer