Jeruji besi tidak menghalangi MW (21) untuk menikahi wanita pujaan hatinya. Tersangka pemalsuan surat izin operator (SIO) itu tetap melangsungkan pernikahannya meski berstatus sebagai tahanan polisi.
Pernikahan MW dengan kekasihnya itu diselenggarakan secara sederhana pada Jumat (26/11/2021). Tak ada pesta, hanya ijab kabul yang digelar di Musala Al-Furqon Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Ijab kabul ini disaksikan oleh keluarga pasangan kedua mempelai dan juga Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok AKP Sang Ngurah Wiratama. MW meminang pujaan hatinya dengan mas kawin cincin emas seberat 2 gram.
MW sempat mengulang beberapa kali ijab kabulnya karena gugup. Usai ditenangkan oleh penghulu, akhirnya MW mengucap ijab kabul dengan lancar.
“Sah!” ujar para saksi yang kemudian diiringi isak tangis kedua mempelai.
MW ditangkap polisi pada 3 November 2021 lalu atas dugaan pemalsuan SIO. Dia kemudian ditahan polisi di kasus ini.
MW sebetulnya sudah merencanakan pernikahannya dengan pujaan hatinya itu sehari sebelum ditangkap polisi. Namun rencana pernikahan itu batal karena dia ditahan polisi.
Meski begitu, niatannya untuk mempersunting kekasih hatinya tidak goyah. Ia kemudian meminta izin kepada polisi agar bisa melangsungkan pernikahannya di kantor polisi.
Rasa bahagia campur haru terpancar dari MW. MW kini lega karena akhirnya bisa menikahi wanita pujaan hatinya yang sudah ia kenal selama dua tahun.
“Kalau dari perasaan ya namanya juga saya pribadi sekarang (bahagia) bisa menjalani hidup sama istri sendiri,” ujar MW.
Sementara waktu dia menjalani hukuman, istrinya akan tinggal bersama orang tuanya. MW berjanji, setelah bebas dari tahanan, akan mencari nafkah yang halal untuk istrinya.
“Saat ini saya siap, menjalankan proses (hukum) yang ada di Polres,” ucapnya.
Kanit 2 Jatanras Iptu Eri Suroto menuturkan, meski MW saat ini berstatus tersangka, namun hak-haknya harus tetap diberikan. Dia menerangkan kuasa hukum tersangka, mengajukan permohonan pernikahan untuk MW, pihak Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
“Meskipun status nya tersangka namun hak-hak nya sudah kita berikan kepada bersangkutan. Kebetulan kuasa hukumnya ngomong kepada kami sehingga kita fasilitasi pernikahannya ini,” tuturnya.
Pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2021 di Desa Bertungen Julu, Dairi, Sumatera Utara sempat ricuh. 1 petugas dilaporkan terluka dan sejumlah pelaku perusakan diamankan.
Pilkades itu digelar pada Kamis (25/11). Walau sempat ricuh, secara umum kegiatan itu berjalan aman dan kondusif.
“Benar, telah terjadi perusakan kotak suara Pilkades di TPS 01 Desa Bertungen Julu. Kejadian tersebut saat penghitungan surat suara di dua TPS (01 dan 02 ) secara keseluruhan selesai dilaksanakan,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi, kepada wartawan, Jumat (26/11/2021).
Wahyudi mengatakan dalam Pilkades di Desa Bertungen Julu itu ada dua calon kepala desa. Dia menyebut sempat terjadi insiden perusakan kotak suara usai penghitungan surat suara di dua TPS yang mencakup Dusun I, II, III, dan IV.
“Pasangan calon kepala desa nomor urut II keberatan hasil akhir penghitungan suara. Lalu saat kotak suara akan dibawa ke kantor kecamatan oleh petugas P2KD yang dikawal anggota Sabhara ada puluhan orang dari pendukung cakades 02 yang merebut dan merusak kotak suara hingga urat suara terhambur,” ucap Hadi.
Insiden perampasan dan perusakan kotak suara itu, kata Hadi, terjadi pukul 18.30 WIB di mana sebelumnya pendukung cakades 02 memprotes dan memaksa agar penghitungan suara ulang karena mereka menganggap ada satu surat suara yang terkoyak untuk dinyatakan rusak. Padahal, sebelumnya surat suara yang terkoyak itu sudah dinyatakan sebagai surat suara yang sah oleh saksi-saksi dan Panitia P2KD.
Situasi kericuhan tidak berlangsung lama, karena petugas gabungan TNI-Polri yang sudah disiagakan dapat mengamankan kembali kotak suara dan merapikan surat suara yang terhambur. Dalam kejadian itu, ada seorang anggota yang menjadi korban.
“Dalam insiden keributan itu anggota di lapangan ada yang menjadi korban dan terluka karena mempertahankan kotak suara yang hendak dibawa ke kantor kecamatan, situasinya sudah kondusif, Bapak Kapolda langsung turun ke TKP dan berdialog dengan Bupati serta warga untuk tidak berbuat anarkis,” sebut Hadi
Atas insiden tersebut, sejumlah orang pun diamankan oleh pihak kepolisian. Hadi mengimbau, kepada pihak yang merasa keberatan atas hasil pemungutan suara dalam Pilkades 2021 silahkan menempuh jalur hukum sesuai aturan yang telah ada dan telah ditetapkan.
“Para pelaku perusakan sudah ada beberapa yang kita amankan, kita akan mintai keterangannya nanti ya,” kata Hadi.
Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo meresmikan Drone Ehang 216 sebagai kendaraan resmi (official aircraft) IMI. Sebagai salah satu drone bermuatan manusia pertama di dunia, Ehang 216 akan digunakan IMI untuk melakukan pengawasan berbagai turnamen dan sirkuit balap sesuai ketentuan FIA dan FIM.
Usai melakukan uji terbang Ehang 216 di kawasan Black Stone Beach Bali, Bamsoet mengungkap drone ini rencananya akan digunakan untuk melakukan pengawasan di Ajang MotoGP di Mandalika Lombok, Februari dan Formula-E di Kawasan Ancol Jakarta pada Juni 2022 mendatang.
“Drone Ehang 216 juga bisa digunakan untuk mendukung berbagai kepentingan bangsa dan negara. Antara lain untuk kegiatan patroli lalu-lintas Polri, militer, serta mendukung kegiatan kemanusiaan seperti pengiriman obat-obatan ke berbagai daerah terpencil yang sulit diakses jalur darat. Tidak kalah penting untuk mendukung kegiatan pariwisata di berbagai daerah. Ehang 216 lebih dari sekadar alat transportasi biasa, keberadaanya telah menjadi bagian dari sejarah perubahan peradaban manusia,” ujar Bamsoet usai uji dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/21).
Bamsoet menjelaskan Ehang 216 menggunakan baterai listrik tanpa bahan bakar minyak. Ia menilai hal ini sejalan dengan perjuangan IMI dalam mempercepat migrasi kendaraan berbahan bakar minyak ke bermotor listrik demi berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari polusi.
“Sebagai kendaraan tanpa awak kemudi, Ehang 216 dioperasikan melalui pusat komando dan kendali AAV (Autonomous Aerial Vehicle) yang berada di darat menggunakan jaringan 4G/5G sebagai saluran transmisi nirkabel berkecepatan tinggi untuk berkomunikasi dengan lancar dengan pusat komando dan kendali,” terangnya.
Ia mengatakan teknologi tersebut memungkinkan kendali jarak jauh pesawat dan transmisi data penerbangan secara real-time.
“Teknologi penerbangan otonom ini menghilangkan kemungkinan kegagalan atau kerusakan yang disebabkan oleh kesalahan manusia atau human error,” tambahnya.
Seiring dengan diresmikannya Ehang 216 sebagai official aircraft IMI, Bamsoet juga meresmikan Aerial Vehicle Club Indonesia (AVOCI) atau Klub Pemilik Kendaraan Udara Indonesia. Ia mengungkap klub ini menjadi wadah berkumpulnya pemilik kendaraan udara, seperti Ehang 216, helikopter, hingga private jet sekaligus menjadi bagian dari keluarga besar IMI Mobility.
“Keberadaan AVOCI bukanlah untuk gagah-gagahan. Melainkan wadah bagi para pemilik kendaraan udara Indonesia untuk saling bersilaturahmi, berkolaborasi, dan bersinergi. Menjadi kekuatan sosial bagi bangsa Indonesia untuk ikut terlibat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, sekaligus berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan negara,” ungkapnya.
Bamsoet berharap para angota para anggota AVOCI yang memiliki kemampuan tingkat ekonomi lebih tinggi dibandingkan rata-rata penduduk lainnya dapat menciptakan banyak manfaat bagi masyarakat. Dengan saling sinergi, ia pun berharap AVOCI bisa membuka lebih banyak peluang usaha baru, menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“AVOCI juga bisa dilibatkan dalam menyukseskan berbagai event motorsport dunia yang diselenggarakan di Indonesia. Selain menggunakan jaringan bisnisnya untuk menjadi sponsor, juga bisa dilibatkan dalam penyediaan transportasi bagi para pembalap dan official crew, maupun berbagai tamu VVIP lainnya,” jelas Bamsoet.
Selain berkontribusi di bidang ekonomi, menurutnya AVOCI juga bisa dilibatkan dalam berbagai misi sosial kemanusiaan. Mulai dari pengiriman obat-obatan dan tenaga kesehatan ke berbagai lokasi terpencil, hingga evakuasi korban bencana alam.
Mengingat musibah tsunami Aceh tahun 2004 maupun tsunami di Palu tahun 2018, Bamsoet mengatakan banyak pemilik kendaraan udara yang mengirimkan private jet dan helikopternya untuk membantu misi sosial kemanusiaan saat penerbangan komersil terhenti dan landasan udara tidak bisa didarati pesawat besar.
“Dengan terkoordinir melalui AVOCI, ke depannya para pemilik kendaraan udara bisa memaksimalkan peran fungsinya sebagai bagian dari kekuatan sosial dan ekonomi Indonesia,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, Executive Chairman of Prestige Aviation sekaligus Bendahara Umum IMI, Rudy Salim mengungkap pesawat Ehang dengan tinggi mencapai 1,77 meter dan lebar mencapai 5,61 meter bisa ditumpangi dua orang, atau mengangkut beban maksimal 220 kg.
Adapun jarak terbang dengan muatan maksimal mencapai 35-65 Km, waktu terbang mencapai 21-40 menit, serta kecepatan maksimal mencapai 130 Km/jam. Ia menjelaskan pada tahun 2022 nanti, Indonesia mendapatkan jatah 50 unit Ehang 216.
Lebih lanjut, Kepala Subdit Sertifikasi Pesawat Udara Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kementerian Perhubungan, Agustinus Budi Hartono menerangkan, uji terbang Ehang 216 telah menyesuaikan berbagai prosedur. Menurutnya, Kemenhub telah melakukan assesment sejak April 2021. Baik pilot maupun engineer dipastikan sudah mendapatkan lisensi.
“Kementerian Perhubungan siap mendukung keberadaan mode transportasi tanpa awak seperti Ehang 216. Tidak hanya merubah wajah moda transportasi Indonesia di masa depan, Ehang 216 juga menjadi solusi transportasi untuk mencapai berbagai daerah terpencil,” pungkasnya.
Sebagai informasi, peresmian Ehang 216 dan AVOCI turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal IMI Ahmad Sahroni, Wakil Bendahara Umum IMI Johnson Yaptonaga, serta Ketua Regional Asia Pasifik Ehang Intelligent Equipment Bill Choi.
Turut hadir juga Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Group CEO Asia Cargo Airlines Marco Isaak yang langsung memesan 1 unit drone Ehang 216, serta pengurus IMI Pusat, antara lain Badan Pengawas Brigjen Pol Syamsul Bahri, Direktur Sosial dan Lingkungan Hidup Darma Mangkuluhur Hutomo, Ketua Komisi Wisata Roy Wicaksono, serta Komunikasi dan Media Sosial Hasby Zamri serta berbagai komunitas motor besar dan mobil super car Bali.
Polri mengimbau agar masyarakat tidak bepergian maupun mudik saat momen Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Alasannya, Polri menyebut 70 persen masyarakat Indonesia berkeinginan untuk mudik saat momen tersebut.
“Mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bepergian dan mudik apabila tidak mendesak. Tanggapan masyarajat 70% akan mau mudik, tapi 30 % memilih untuk tetap dirumah,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (26/11/2021).
Dirinya menyebut Indonesia kini telah menjadi negara berada di urutan wahid dalam tata pengelolaan antisiasi penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, Dedi berharap seluruh masyarakat Indonesia tidak terbuai dengan turunnya angka penyebaran Covid saat ini.
“Jadi ingat Indonesia saat ini merupakan negara rangking 1 untuk tata pengelolaan antisipasi COVID-19 di tingkat ASEAN. Kita yang terbaik. Jangan sampai karena kita kendur karena kita lalai dan kita abai justru naik lagi COVID-19,” ujar Dedi.
Kapolri Paparkan Strategi Cegah Lonjakan COVID-19
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rapat koordinasi lintas sektor bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan Pemerintah terkait pencegahan lonjakan COVID-19 saat Natal dan Tahun Baru. Jenderal Sigit memaparkan sejumlah strategi yang bisa dilakukan.
“Dalam upaya antisipasi Nataru kepolisian akan laksanakan Operasi Lilin. Namun tentunya akan disesuaikan dengan kebijakan Pemerintah. Tentunya Polri akan mengawali 1 minggu sebelum dan 1 minggu setelah diberlakukan PPKM Level 3, dengan tujuan mengurangi transmisi angka COVID-19,” tutur Sigit, saat rakor, Jumat (26/11/2021).
Selain itu, Sigit memaparkan bakal memberlakukan skenario pengetatan prokes mulai dari pra-keberangkatan hingga lokasi tujuan bagi masyarakat yang tetap mudik, melalui Posko PPKM mulai dari tingkat RT/RW. Bagi warga yang harus melaksanakan perjalanan, harus menyertakan surat keterangan mudik, sertifikat vaksin dua kali dan hasil swab antigen ataupun PCR.
“Kami siapkan pos pelayanan untuk laksanakan vaksinasi manakala ada masyarakat yang belum vaksin. Untuk membantu masyarakat yang belum vaksin ini merupakan strategi kita. Juga disiapkan pos karantina apabila dalam pelaksanaan swab dinyatakan reaktif dan aplikasi PeduliLindungi warna hitam agar dilaksanakan karantina sementara,” kata Sigit.
Sigit juga mengimbau agar perayaan Natal dilakukan dengan memanfaatkan cara online atau virtual. Ataupun jika dilaksanakan secara offline, kapasitas sebaiknya hanya dihadiri 50 persen.
Tak hanya itu, dia juga meminta agar aplikasi PeduliLindungi harus terpasang di rumah ibadah. Sementara itu, untuk pusat perbelanjaan atau mal, selain dipasangi PeduliLindungi, harus disediakan posko vaksinasi dan karantina. Sedangkan di tempat wisata, bisa dilakukan dengan cara one-gate system dan juga tersedia pos vaksin serta karantina.
Berbarengan dengan itu, Sigit menegaskan TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat juga akan terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi untuk mencapai target Presiden Jokowi sebesar 70 persen di akhir tahun.
“Artinya, perlu adanya langkah yang perlu kita lakukan untuk antisipasi capaian bulan November dan di Desember minimal 70 persen. Jadi bagi wilayah yang di bawah rata-rata nasional, sehingga perlu langka-langkah khusus dan menjadi perhatian kita semua. Akselerasi vaksinasi ini kita harapkan sebelum dilaksanakan Operasi Lilin untuk menjaga agar vaksinasi berjalan dan prokes berjalan dengan baik,” ujar Sigit.
ASEAN Social Security Association (ASSA) memberikan penghargaan kepada BPJS Kesehatan dalam The 38th ASSA Recognition Award 2021 untuk kategori Continuous Improvement Recognition Award. Penghargaan ini terkait inovasi layanan digital BPJS Kesehatan yakni Konsultasi Kesehatan Online dan Layanan Administrasi.
Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengungkapkan inovasi tersebut lahir seiring mewabahnya virus COVID-19 di Indonesia yang membuat cukup banyak peserta JKN-KIS memiliki keterbatasan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan karena khawatir akan terpapar virus.
“Kondisi tersebut mendorong BPJS Kesehatan untuk mengambil langkah strategis dalam memastikan kesejahteraan dan kepuasan anggota melalui inovasi layanan digital. Kami sampaikan terima kasih kepada ASSA atas penghargaan yang diberikan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (26/11/2021).
Sepanjang pandemi COVID-19, kata Ghufron, BPJS Kesehatan mengembangkan layanan konsultasi online bersama dengan dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) melalui aplikasi Mobile JKN dan Mobile JKN Faskes.
Layanan konsultasi online tersebut bertujuan untuk memudahkan peserta berinteraksi dengan dokter di FKTP serta memantau perawatan dan status kesehatan mereka. Interaksi antara peserta dan dokter tersebut nantinya akan terhitung sebagai angka kontak yang diperhitungkan sebagai penilaian kinerja FKTP.
Inovasi ini juga mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara RI dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2021.
Selain layanan konsultasi online, BPJS Kesehatan juga meluncurkan berbagai inovasi layanan administrasi kepesertaan tanpa tatap muka seperti Pelayanan Administrasi Melalui Whatsapp (PANDAWA), Chat Assistant JKN (CHIKA), Voice Interactive JKN (VIKA), BPJS Kesehatan Care Center 165, Mobile JKN, serta direct message di media sosial resmi BPJS Kesehatan. Ghufron menjelaskan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk meminimalisir angka kunjungan ke fasilitas kesehatan seiring dengan pertumbuhan angka penyebaran COVID-19.
Selain Indonesia, ajang penghargaan tersebut juga dihadiri oleh negara-negara anggota ASSA lain seperti Brunei, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Thailand, dan Vietnam. Terdapat 10 lembaga jaminan sosial yang telah bergabung dalam ASSA, salah satunya BPJS Kesehatan.
Tahun sebelumnya BPJS Kesehatan juga memperoleh penghargaan bergengsi dari ASSA lewat inovasi yang bernama One Stop Apps: Monitoring of Strategic Cooperation Implementation, alias Aplikasi Monitoring Kerja Sama Strategis (MONIKS). MONIKS memungkinkan semua kemitraan strategis BPJS Kesehatan dengan institusi, kementerian, dan lembaga nasional maupun internasional dapat dipantau secara real time.
Dalam perjalanannya, BPJS Kesehatan terus berkontribusi dalam perkembangan jaminan sosial di tingkat internasional. Kiprah BPJS Kesehatan sebagai penyelenggara program jaminan kesehatan sosial dengan jumlah peserta terbesar di dunia semakin diakui. International Social Security Association (ISSA) yang beranggotakan 160 negara pun menunjuk Direktur Utama BPJS Kesehatan sebagai Ketua Komisi Kesehatan atau Technical Commission on Medical Care and Sickness periode 2020-2022.
BPJS Kesehatan pun terus berperan aktif, khususnya dalam hal pengembangan jaminan sosial di dalam maupun setelah masa pandemi COVID-19. Banyak negara di dunia yang kini mulai melirik sistem yang dijalankan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk diimplementasikan di negara mereka masing-masing. BPJS Kesehatan pun telah meraih berbagai penghargaan internasional.
Bareskrim Polri membongkar sindikat peredaran gelap narkotika jenis ganja jaringan Aceh, Medan dan Jakarta. Dari pengungkapan itu, Polri menyita barang bukti berupa ganja seberat 224 killogram.
“Peredaran gelap narkotika jenis ganja yang melibatkan jaringan Aceh, Medan dan Jakarta. Penyidik mendapatkan barang bukti ganja sebanyak 224 kilogram,” ujar Wadirtipidnarkoba Kombes Jayadi saat konferensi pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (26/11/2021).
Dalam kasus tersebut, Bareskrim menetapkan 4 orang tersangka. Keempat tersangka berinisial SP (24), RN (21) dan LH (21) yang berperan sebagai kurir ditangkap di Palembang, Sumatera Selatan. Sedangkan satu orang lainnya yang berinisial SD (41) berperan sebagai pengendali ditangkap di Medan, Sumatera Utara.
Jaya menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula pada 9 September 2021 lalu. Kala itu penyidik Bareskrim mendapatkan informasi terkait adanya pergerakan peredaran ganja dari Aceh menuju Jakarta.
Penyidik pun melakukan pendalaman lebih lanjut. Hingga akhirnya didapatkan informasi terbaru bahwa pergerakan para tersangka kala itu sedang berada di Palembang, Sumatera Selatan.
Dari situ, polisi berhasil meringkus 3 tersangka SP, RN dan LH pada 11 November 2021. Setelahnya, penyidik melakukan penelusuran lebih jauh dan mendapatkan informasi bahwa pengendali peredaran ganja itu berada di Medan, Sumatera Utara.
Polisi bergerak menuju medan dan mengamankan satu tersangka lainnya yang berinisial SD.
“Kemudian tim bergerak ke lapangan dan didapatkan informasi ganja tersebut sudah berada di wilayah Sumatera Selatan. Kemudian pada tanggal 11 November 2021, tim melakukan penangkapan terhadap tersangka yang pada saat itu berada di wilayah Sumatera Selatan,” terang Jayadi.
“Kemudian di Medan, kami berhasil menangkap 1 orang tersangka sehingga total tersangka yang kami amankan adalah 4 orang. Tiga orang di TKP Sumatra Selatan. Kemudian satu orang TKP di Medan,” imbuhnya.
Keempatnya dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 dan Pasal 111 ayat 2, juncto Pasal 132 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup.
Jayadi mengatakan, pihaknya kini masih mengejar dua orang lainnya yang terlibat dalam jaringan tersebut. Kedua orang itu kini sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) yang diketahui berada di Aceh.
“Dua orang yang kami kembangkan di daerah Aceh itu sampai saat ini masih dalam pencarian para penyidik kita,” jelas Jayadi.
Siapakah Anggiat Pasaribu? Dia minta maaf setelah cekcok dengan Arteria Dahlan di Bandara Soekarno-Hatta. Arteria Dahlan sendiri merupakan seorang anggota Komisi III DPR Fraksi PDIP.
Anggiat Pasaribu juga diketahui memaki ibunda Arteria saat kejadian berlangsung. Cekcok yang sempat diwarnai aksi lapor polisi berakhir setelah Anggiat minta maaf langsung hingga cium tangan.
Jadi, siapakah Anggiat Pasaribu? Simak informasinya di bawah ini.
Siapakah Anggiat Pasaribu? Cekcok dengan Arteria Dahlan dan Ibunda
Siapakah Anggiat Pasaribu? Diketahui dari video yang beredar, wanita berambut panjang itu terlihat marah-marah dengan Arteria Dahlan, bahkan sampai adu mulut dengan ibunda Arteria. Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu (21/11/2021) di Bandara Soekarno Hatta.
Belakangan, Anggiat Pasaribu mengaku saat itu dia sedang sakit gigi dan kebelet pipis.
Siapakah Anggiat Pasaribu? Sosoknya saat itu juga mencuri perhatian karena naik mobil dinas TNI usai cekcok dengan Arteria Dahlan.
Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi mengatakan bahwa wanita yang ribut dengan Arteri Dahlan adalah istri Brigjen TNI Zamroni.Ternyata, dia adalah adik sepupu dari Brigjen Zamroni.
Hal ini ditegaskan oleh pengacara Anggiat Pasaribu, Clanse Pakpahan bahwa Anggiat Pasaribu bukan istri Brigjen Zamroni. Clanse Pakpahan juga mengonfirmasi bahwa Anggiat adalah istri Lettu Bayu.
“Bukan (istrinya Brigjen Zamroni), bukan. Jadi bukan ngomongin istrinya, bukan, ini adiknya,gitukan. (Suami Anggiat) Lettu Bayu,” ujar Clanse.
“(Brigjen Zamroni) abang sepupunya, kan mereka itu kan ada suaminya di situ. Jadi di saat itu ada tentara tiga orang, suaminya Anggiat dan brigjen ini abangnya. Kebetulan, begitu mereka turun pesawat, suaminya ini lebih muda, dia langsung keluar buru-buru ngambil mobil. Jadi Anggiat dengan abangnya (Brigjen Zamroni) itulah yang menunggu bagasi,” katanya lagi.
Wanita tersebut akhirnya meminta maaf ke Arteria Dahlan beserta Ibunda. Ia mengaku salah atas keributan yang terjadi di Bandara Soekarno – Hatta.
Anggiat, Arteria, dan ibunda Arteria bertemu di ruang Fraksi PDIP, lantai 7, gedung Nusantara I, kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11/2021). Arteria memakai kaus berwarna abu-abu dan ibunya menggunakan baju lengan panjang berwarna hitam dan kerudung merah.
Sambil menangis, Anggiat menyampaikan permintaan maafnya kepada Arteria Dahlan dan Ibunda. Anggiat pun mencium tangan keduanya dan mengakui kesalahannya.
“Saya ke sini minta tolong sama abang Rindu dan semua, terima kasih Bang Arteria dan Ibu mau nerima Rindu di sini,” kata Anggiat di ruang Fraksi PDIP DPR RI, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (25/11/2021).
“Semua jadi gaduh. Untuk semua, Rindu minta maaf, khususnya ke Abang dan Ibu. Rindu minta maaf sudah sekurang ajar itu. Sudah itu saja, terima kasih,” ucapnya.
Kini siapakah Anggiat Pasaribu sudah terjawab. Dia juga klarifikasi soal dirinya naik mobil dinas TNI. Simak di halaman selanjutnya.
Bengkalis (Duri), Tribunriau – Keberadaan pabrik minyak kelapa sawit (PMKS) PT.GMS (Gora Mandau Sawit), sepertinya sangat membantu warga tempatan untuk mendapatkan pekerjaan, terlebih disaat menghadapi pandemi covid-19 di Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Pabrik yang sudah beroperasi hampir satu tahun itu, tampak lancar dan para pekerja pun selalu semangat untuk melakukan pekerjaannya.Tampak bila menjelang tengah hari, banyak bungkusan nasi/rantang yang dititip pihak keluarga pekerja di pos penjagaan security untuk santapan makan siang pekerja.
Ketika ditanyakan kepada istri salah satu pekerja yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, kalau ia hampir setiap hari mengantarkan bungkusan nasi untuk makan siang suaminya.Dan ia merasa senang karena suaminya bisa bekerja di pabrik itu.
“Ya..sangat bersyukurlah dengan adanya pabrik ini, suami saya bisa diterima bekerja disini.Dengan gaji tetap perbulan diterima, bisa membiayai kebutuhan rumahtangga setiap hari, termasuk anak sekolah.Jadi, suami tidak jauh-jauh lagi mencari pekerjaan, termasuk tetangga dan warga lainnya,” ujarnya sembari menolak untuk difoto.
Sementara Humas perusahaan Sumariono didampingi KTU (kepala tata usaha) Pandu Dwi Nurdiansyah mengatakan, bahwa PT.GMS menerima pekerja dari warga setempat (Desa Harapan Baru) sudah mencapai 70%.
“Apalagi pekerja bongkar muat yang bernaung pada organisasi F-SPTI-K-SPSI, semuanya dari warga setempat,” ujar Sumariono dan didukung Pandu Dwi Nurdiansyah di ruangan humas, Kamis siang (25/11/21) pukul 11.30 WIB.
“Mudah-mudahan dengan banyaknya warga Desa Harapan Baru yang bekerja di pabrik ini, dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan pendapatan keluarga.Para pedagangpun akan kebagian pula rejeki, karena barang dagangannya dibeli oleh para pekerja dan keluarga.Kami minta masyarakat luas dan pemerintah dapat memahaminya dan mendukung kelancaran operasional pabrik,” ujar Sumariono dan Pandu.(jlr).
Bengkalis, Tribunriau – Mantap, diperkirakan sejumlah atlet Bengkalis peraih medali PON Papua baru-baru ini, bakal ketiban rezeki melimpah. Karena, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis melalui Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bengkalis, telah menyiapkan anggaran hampir dua miliar untuk para atlet yang mengharumkan nama daerah tersebut.
“Kepastian pemberian bonus tersebut terungkap saat digelar rapat pengurus KONI Kabupaten Bengkalis, Selasa kemarin,” ungkap Ketua KONI Kabupaten Bengkalis Darma Firdaus Sitompul, melalui rilis disampaikan Kamis (25/11/2021).
Dijelaskannya, para atlet akan menerima bonus sesuai dengan medali yang diperoleh. Untuk peraih medali emas diganjar bonus Rp 100 juta, peraih medali perak Rp 50 juta dan medali perunggu Rp25 juta. Total bonus yang disiapkan KONI sebesar Rp1.895. 000.000 (satu milyar delapan ratus sembilan puluh lima juta rupiah). Bonus sebesar itu diperuntukkan bagi 8 medali emas, 8 medali perak dan 8 medali perunggu, baik perorangan maupun beregu.
“Insyaallah Selasa 30 Nopember 2021, penyerahan bonus akan dilakukan dan diserahkan langsung oleh ibu Bupati Kasmarni di Balai Kerapatan Wisma Daerah Sri Mahkota,” kata Darma Firdaus.
Menurutnya, pemberian bonus tersebut sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi yang diraih para atlet. Juga bentuk komitmen Pemkab Bengkalis untuk terus memotivasi atlet, agar mempertahankan serta meningkatkan prestasi dalam memajukan dunia olahraga di Negeri Junjungan.
“Bonus ini bentuk apresiasi dan komitmen pemerintah daerah bagaimana agar para pahlawan olahraga ini terus mengukir prestasi, tidak hanya di kancah nasional tapi juga internasional. Mudah-mudahan ini menjadi pemicu dan pemacu bagi atlet yang lain untuk latihan lebih keras, agar bisa bersama-sama meraih prestasi membanggakan,” kata Darma Firdaus.
KONI, sambungnya, tidak hanya para atlet, sejumlah pelatih juga bakal diganjar bonus ratusan juta,” khusus atlet peraih medali maka pelatihnya juga kecipratan bonus. Sama dengan atlet, besaran bonus yang diterima oleh pelatih juga tergantung medali yang diraih anak didiknya,” ucap Darma Firdaus.
Sekretaris KONI Saroni menambahkan, penyerahan bonus itu nanti diawali dengan pawai oleh para atlet medali dan sejumlah pengurus cabor di Bengkalis. Pawai di mulai dari Kantor KONI menuju Balai Kerapatan Adat Wisma Daerah.”Nanti kita bersama-sama dengan atlet pawai naik mobil terbuka menuju Wisma Daerah tempat acara,” kata Roni.
Dilanjutkannya, sesampai di Wisma Daerah, para atlet peraih medali PON Papua akan dijamu makan siang oleh Bupati Bengkalis Kasmarni. “Sekali lagi, jamuan makan sang ini juga sebagai bentuk apresiasi ibu bupati kepada para atlet yang telah mengharumkan nama daerah,” sebut Roni.(jlr).
Densus 88 Antiteror Polri mengungkapkan yayasan amal milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA) mengklaim biasa mendapatkan Rp 70 miliar per tahun. Hanya, Densus tidak memiliki bukti mengenai pengakuan pengurus yayasan tersebut.
“Malah (tersangka) ada yang bilang bisa sampai Rp 70 miliar setahun sebenarnya, tapi kita tidak punya bukti,” ujar Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Jumat (26/11/2021).
Aswin menjelaskan laporan keuangan milik LAZ BM ABA hanya menunjukkan kalau yayasan tersebut mendapat Rp 14 miliar per tahun. Namun, Aswin menduga yayasan amal milik JI itu melakukan pengumpulan dana lain yang tidak masuk ke dalam laporan.
Sehingga, pendapatan LAZ BM ABA bisa saja mencapai Rp 70 miliar per tahun.
“Sekitar Rp 14 miliar. Tapi itu yang baru kita lihat dari konteks laporannya. Kalau yang kita tahu, sistem sel terputus, atau sistem pengumpulan dana tidak dilaporkan dari bentuk transfer atau lainnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, kata Aswin, Densus menemukan dokumen milik pengurus LAZ BM ABA yang berisi mengenai target penerimaan yayasan amal itu. Penerimaan yang dimaksud sebesar Rp 28 miliar.
“Karena dalam satu acara, ada mereka membuat target penerimaan yang dokumennya sudah kita dapat, itu sekitar Rp 28 miliar target dia,” kata Aswin.
“Jadi kalau bayangannya, kalau ditargetkan segitu bisa mendapatkan nggak jauh-jauh, bisa dapat segitu, bisa lebih bisa kurang. Karena target itu dibuat karena sudah ada pengalaman, perkiraan kan begitu,” imbuhnya.
Sebelumnya, Densus 88 menyebut ketersediaan dana merupakan hidup matinya kelompok teroris. Tanpa dana, menurut dia, aktivitas teroris tidak akan pernah ada.
“Pendanaan teror adalah napas dan darahnya, hidup matinya kelompok teror sehingga aktivitas teroris itu sebenarnya tidak akan eksis, tidak akan ada kalau pendanaannya tidak ada,” ujar Kabag Banops Densus 88 Kombes Aswin Siregar dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (25/11).
Aswin pun mengungkit yayasan amal milik kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI), yakni Lembaga Amal Zakat Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (LAZ BM ABA). Menurutnya, yayasan amal milik JI itu mendapat Rp 14 miliar per tahun.