Beranda blog Halaman 823

Golkar Sulsel Siap Menangkan Airlangga Jadi Presiden di 2024

Jakarta

Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel Taufan Pawe menegaskan komitmennya untuk memenangkan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai presiden di Pilpres 2024. Hal ini dikatakan Taufan Pawe usai pelantikan pengurus Golkar Sulsel.

“Satu komitmen kami, ingin menangkan simbol kemuliaan Partai Golkar Bapak Airlangga Hartarto sebagai presiden, tak ada yang lain,” tegas Taufan Pawe dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Di sisi lain, Taufan bangga karena pelantikan dihadiri langsung Sekjen DPP Golkar Lodewijk F Paulus bersama Waketum DPP Agus Gumiwang. Kebanggaanya makin bertambah karena 10 kepala daerah, 13 anggota fraksi Golkar Sulsel, 153 anggota fraksi Golkar se Sulsel hadir mengikuti pelantikan.

“Sulsel adalah lumbung Partai Golkar dan ke depan Sulsel tetap akan menjadi lumbung Golkar,” terang Taufan.

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita melatik secara resmi 175 pengurus DPD I Golkar Sulsel. Agus Gumiwang datang melantik bersama Sekretaris DPP Partai Golkar Lodewijk F Paulus, Wakil Ketua Erwin Aksa, Ketua AMPG Ilham Permana, dan Ketua DPP Ace Hasan Syadzily.

Pelantikan juga dihadiri langsung legislator senayan dapil Sulsel, Supriansa, Andi Rio Padjalangi, dan Hamka B Kady. Selain ratusan kader Golkar dari 24 kabupaten dan kota, pelantikan dihadiri Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Pangdam XIV Mayjen Moh Syafei, Kapolda Irjen Nana Sudjana.

Dalam komposisi kepengurusan Golkar Sulsel yang dibacakan Lodewijk F Paulus, Taufan Pawe didapuk sebagai ketua, Andi Marzuki Wadeng sebagai sekretaris, Andi Ina Kartika Sari bendahara, dan Kadir Halid sebagai ketua harian.

Di posisi wakil ketua bidang terdapat sejumlah nama beken di antaranya, Armin Mustamin Toputiri, Abbas Hadi, La Kama Wiyaka, Hoist Bahtiar, Rahman Pina, Irman Yasin Limpo, Appiaty Amin Syam, Andi Debbie Purnama, Ambas Syam, Arfandy Idris, Lukman B Kady, Jhon Rende Mangontan, Fahruddin Rangga, Suwardi Haseng, Sofyan Syam, Andi Hatta Marakarma.

(ega/ega)

Sumber: DetikNews

detikcom Do Your Magic: Jebol Dilindas Mobil, Berapa Ukuran Besi Sumur Resapan?

Jakarta

Tutup sumur resapan di Lebak Bulus jebol dilindas mobil politikus PSI, Isyana Bagoes Oka, meski kini sudah mulai diperbaiki. Saat jebol, besi tulangan beton tutup sumur resapan itu sempat terlihat. Apakah besi seukuran ini kuat menahan beban kendaraan?

“Besi ukuran 8, dua layer (lapis),” kata Project Manager Arvirotech Group, M Dedi Charles, kepada detikcom, Kamis (9/12/2021).

Arvirotech Group adalah kontraktor yang menggarap kolam resapan modular di sini, yakni di Jl Bona Indah, Perumahan Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Bagian yang jebol dilindas mobil Isyana adalah bak kontrol dari kolam resapan itu, bagian dari proyek sumur resapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitter-nya, @arnold5508)Sumur resapan modular jebol di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, 8 Desember 2021. (Arnold Mamesah via akun Twitter-nya, @arnold5508)

Dalam foto dari peristiwa jebolnya tutup sumur resapan itu, Rabu (8/12) kemarin, terlihat tutup beton itu hancur. Besi-besi kecil merupakan besi tulangan penopang konstuksi yang seharusnya mampu menahan beban kendaraan yang melintas di atasnya. Ternyata kini diketahui, ukuran besi beton itu adalah 8 mm. Dari foto, kok besi itu kelihatan kecil dan tipis ya?

“Itu karena fotonya diambil dari jauh, jadi kelihatan kecil,” kata Dedi Charles.

Dia yakin sebenarnya konstruksi beton dengan rangka besi tulangan 8 mm itu mampu menahan beban. “Kuat,” ujar Dedi.

Dia menjelaskan, tutup bak resapan modular itu jebol karena dilindas pada saat konstruksinya belum kering betul, yakni ketika konstruksi itu baru berumur 3 hingga 4 hari. Padahal seharusnya, konstruksi itu baru bisa dilindas kendaraan setelah 14 hari.

“Minimal 14 hari. Umur beton itu kan minimal 14 hari,” kata dia. Ada pula sumur resapan di titik lain yang sudah selesai dan bisa dilintasi kendaraan dengan aman. “Boleh dites kalau mau pakai truk, mau mobil juga,” kata dia.

Perkembangan terbaru, bak sumur resapan yang jebol itu sudah ditutup dengan pelat baja dan diaspal. Truk sudah menguji kekuatan tutup sumur resapan itu.

Tutup bak sumur resapan di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jaksel, sudah diaspal. 9 Desember 2021. (Dok Arvirotech Group)Tutup bak sumur resapan di Jl Bona Indah, Lebak Bulus, Jaksel, sudah diaspal. 9 Desember 2021. (Dok Arvirotech Group)

(dnu/aik)

Sumber: DetikNews

KPK Cecar Ibu Zumi Zola soal Aliran Duit di Kasus Suap ‘Ketok Palu’

Jakarta

KPK telah memeriksa Harmina Djohar terkait kasus dugaan suap ‘ketok palu’ RAPBD Jambi tahun 2017. Ibu dari mantan Gubernur Zumi Zola itu dicecar soal pemberian uang tersangka Apif Firmansyah (AF) terkait perkara.

KPK sebenarnya memeriksa lima saksi lainnya yakni ibu rumah tangga, Sherin Tharia; mahasiswa, Alvin Raymond; swasta, Asrul Pandapotan Sitohang; swasta, Arnold dan wiraswasta, Wilina Chandra. Mereka diperiksa Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu kemarin (8/12).

“Para saksi hadir dan didalami keterangannya antara lain terkait dengan dugaan adanya penerimaan oleh tersangka AF untuk diberikan kepada Zumi Zola dan aliran sejumlah dana oleh tersangka AF kepada beberapa pihak di DPRD Jambi,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Dalam kasus ini, KPK telah menjerat 18 orang sebagai tersangka, 12 di antaranya sudah diproses hingga persidangan. Pihak-pihak yang diproses tersebut adalah mantan Gubernur Zumi Zola, pimpinan DPRD, pimpinan fraksi DPRD, dan pihak swasta.

Zumi Zola divonis oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor dengan 6 tahun penjara dan diwajibkan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan. Zumi juga dihukum pidana tambahan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik selama 5 tahun, terhitung sejak selesai menjalani pidana pokoknya.

Terbaru, ada 12 anggota DPRD Jambi dan seorang swasta yang ditetapkan KPK sebagai tersangka. Kedua belas anggota DPRD Provinsi Jambi yang menjadi tersangka itu diduga mengumpulkan para anggota fraksi di DPRD Jambi terkait pengesahan APBD.

Para anggota DPRD Jambi yang menjadi tersangka diduga menerima Rp 400-700 juta per fraksi atau Rp 100-200 juta per orang. Menurut KPK, dugaan suap untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi 2017 senilai total Rp 12,9 miliar dan untuk RAPBD 2018 senilai Rp 3,4 miliar. KPK menduga suap itu sebagian berasal dari pengusaha Jeo Fandy Yoesman Alias Asiang.

(azh/knv)

Sumber: DetikNews

Makassar Banjir, DPRD Minta Perusahaan Bikin Sungai Tallo Dangkal Ditindak

Makassar

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo menyoroti banjir yang terjadi di wilayahnya karena ada perusahaan yang membuat sungai Tallo sempit dan dangkal. Rudi meminta Wali Kota Makassar Ramdhan ‘Danny’ Pomanto untuk menindak perusahaan tersebut dan melakukan penataan ulang perkotaan, khususnya kawasan Sungai Tallo dan permukiman rendah.

“Penataan kembali tata ruang kita khususnya wilayah permukiman-permukiman rendah, ini yang harus kita pikirkan bersama,” kata Rudi saat dimintai konfirmasi, Kamis (9/12/2021).

Rudi mengungkapkan, Sungai Tallo yang mengaliri wilayah Makassar perlu ditata dengan serius oleh Pemkot Makassar. Hal ini karena Sungai Tallo memiliki banyak anak sungai yang melintasi permukiman warga, dan rawan meluap saat intensitas hujan tinggi.

“Ini sungainya (Sungai Tallo) sudah dangkal, dan cenderung banyak warga yang mengambil alih keluar (bibir sugnai) entah itu tambaknya atau apanya, ini yang harus ditata ulang,” tegasnya.

“Banyak warga dan perusahaan yang mencaplok anak sungai ini. Akhirnya kan selain sungai makin menyempit, juga dangkal,” sebut dia.

Rudi melanjutkan, kondisi ini jika terus dibiarkan akan semakin membuat Makassar rawan atas banjir. Menurutnya, Pemkot Makassar perlu melakukan komunikasikan kepada pihak PUPR yang mengelola Sungai Tallo.

“Agar sungai ini bisa dipelihara dan dijaga, tidak ada lagi ada dicaplok dan sebagainya. Kalau dijaga maka air kalau hujan akan jelas tempat mengalirnya ke mana. Tetapi kalau sungai semakin dangkal, akhirnya saat air lau pasang, susah. Ini yang jadi problem,” ucapnya.

Dia berharap ada koreksi bersama pasca kejadian banjir di Makassar, sehingga tiap tahun tidak terjadi lagi banjir. Tidak hanya itu, Pemkot Makassar diminta mencontoh program DKI Jakarta soal sumur resapan. Misalnya, ada program pengerukan sungai yang dilakukan.

“Selain kita berpikir ada seperti di Jakarta, ada sumur resapan,” tuturnya.

(tfq/nvl)

Sumber: DetikNews

2 WN Turki Pembobol ATM Bermodus Skimming Diringkus di Bali

Denpasar

Dua warga negara (WN) Turki berinisial CY dan MB ditangkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Bali. Kedua pria itu ditangkap gegara melakukan pengerusakan untuk kejahatan skimming di salah satu ATM di Bali.

“Modus operandi pelaku memasang alat skimming berupa router pada modem mesin ATM dan memasang hidden camera pada bagian atas keypad PIN mesin ATM,” kata Direskrimum Polda Bali Kombes Ary Satryan dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Kasus ini bermula ketika pihak bank mendapatkan laporan dari tim patrolinya terkait adanya gangguan di mesin ATM yang berlokasi di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Laporan itu diterima oleh pihak bank pada 20 November 2021.

Setelah dilakukan pengecekan, ternyata gembok pengunci rangka atau boks mesin ATM ditemukan dalam keadaan rusak. Di dalam boks mesin ATM ditemukan sebuah alat berwarna putih berupa router. Atas temuan itu, petugas bank langsung melakukan pengecekan pada closed circuit television (CCTV) yang terpasang di mesin ATM.

“Dari rekaman CCTV, diketahui bahwa pada hari Jumat tanggal 19 November 2021 sekira pukul 01.03 WITA terlihat ada 2 orang mengendarai sepeda motor Vario warna hitam dengan ciri-ciri yang satu berbadan gemuk dan yang satu lagi berbadan kecil kurus datang ke area lokasi ATM,” terang Ary.

Setelah itu, di rekaman CCTV terlihat pelaku berbadan gemuk memakai baju switer warna abu dan helm putih Scoopy masuk ke dalam ATM. Pelaku kemudian membongkar gembok boks pada mesin ATM dengan kunci pass. Ia lalu memasang router dan disambungkan pada modem mesin ATM.

Tak berhenti sampai di sana, sekitar pukul 05.00 WITA, pelaku yang berbadan kecil masuk ke dalam ATM menggunakan jaket warna hitam, celana panjang dan sepatu serta helm bermotif Sonic. Ia lalu memasang hidden camera pada bagian atas keypad PIN mesin ATM.

“Berdasarkan rekaman CCTV juga terlihat bahwa kedua pelaku secara bergantian sempat mengecek kembali alat yang dipasang dan kemudian sekira pukul 10.58 WITA pelaku yang badannya kurus datang kembali mengambil hidden camera yang terpasang,” jelas Ary.

“Dengan adanya peristiwa pemasangan alat berupa router dan hidden camera yang dikenal dengan tindak pidana ilegal akses, dalam hal ini skimming, kejadian tersebut diinformasikan kepada tim Resmob Ditreskrimum Polda Bali,” tambahnya.

Polisi kemudian meregistrasi laporan tersebut dengan nomor LP-B/58/IX/2021/BALI/RES BDG/SEK KUTA dan nomor LP/B/586/XI/2021/SPKT POLDA BALI. Dari informasi yang diberikan pada Sabtu (20/11) tersebut, Tim Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Bali melakukan penyelidikan dan analisa data rekaman CCTV.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Sumber: DetikNews

Jokowi: Berantas Korupsi Jangan Hanya Beri Efek Jera dan Heboh di Permukaan

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta metode pemberantasan korupsi di Indonesia harus terus diperbaiki dan disempurnakan. Jokowi meminta penindakan tidak hanya menyasar peristiwa hukum yang membuat heboh di permukaan.

“Metode pemberantasan korupsi harus terus kita perbaiki dan terus kita sempurnakan. Penindakan Jangan hanya menyasar peristiwa hukum yang membuat heboh di permukaan,” kata Jokowi saat membuka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) di KPK, Jakarta, Kamis (9/12/2021).

Jokowi mengatakan butuh upaya-upaya yang lebih fundamental dan komprehensif dalam pemberantasan korupsi. Upaya-upaya itu, kata dia, manfaatnya harus dirasakan langsung masyarakat.

“Namun dibutuhkan upaya-upaya yang lebih fundamental, upaya-upaya yang lebih mendasar dan lebih komprehensif yang dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” ungkapnya.

“Masyarakat menunggu hasil nyata dari pemberantasan korupsi yang langsung dirasakan oleh rakyat melalui terwujudnya pelayanan publik yang lebih mudah dan terjangkau, pembukaan lapangan kerja baru yang lebih bertambah dan berlimpah, serta harga kebutuhan pokok yang lebih murah,” imbuh Jokowi.

Jokowi menekankan, upaya penindakan korupsi juga penting untuk dilakukan dengan tegas dan tidak pandang bulu. Menurutnya, penindakan korupsi bukan hanya untuk memberikan efek jera, namun juga untuk menyelamatkan uang negara.

“Upaya penindakan sangat penting untuk dilakukan secara tegas dan tidak pandang bulu. Bukan hanya untuk memberikan efek Jera kepada pelaku dan memberikan efek menakutkan, deterrence effect kepada yang berbuat, tetapi penindakan juga sangat penting untuk menyelamatkan uang negara dan mengembalikan kerugian negara,” tutur Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi menuturkan, pemberantasan korupsi tidak boleh identik dengan penangkapan. Dia menilai, pemberantasan korupsi harus mengobati akar masalah.

“Pemberantasan korupsi tidak boleh terus-terusan identik dengan penangkapan, pemberantasan korupsi harus mengobati Akar masalah. Pencegahan merupakan langkah yang lebih fundamental. Dan kalau korupsi berhasil kita cegah maka kepentingan rakyat terselamatkan,” ungkapnya.

(mae/dhn)

Sumber: DetikNews

PDIP Desak Hidran Mandiri Segera Dibuat Cegah Kebakaran Seperti di Tambora

Jakarta

Kebakaran di Jalan Tambora, Tambora, Jakarta Barat (Jakbar) menewaskan 5 orang dalam satu keluarga. Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) segera membangun hidran mandiri di permukiman warga sehingga dapat melakukan pemadaman dini.

“Dua program yang kita minta itu satu adalah hidran mandiri, supaya ada keterlibatan masyarakat untuk mengamankan wilayahnya, yang kedua itu APAR, alat pemadam kebakaran ringan, sehingga ketika kebakaran masih kecil bisa ditanggulangi masyarakat dengan alat yang ada,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono kepada wartawan, Rabu (8/12/2021).

Gembong menilai hidran dan APAR tersebut akan membantu warga untuk memadamkan api. Sehingga ada upaya pemadaman dini sebelum petugas pemadam kebakaran datang ke lokasi.

“Apapun penyebabnya ketika APAR itu tersedia, atau hidran mandiri itu ada insyaallah bisa ditanggulangi oleh masyarakat sebelum pemadam kebakaran itu sendiri turun, harusnya seperti itu,” jelas Gembong.

Gembong mengatakan hidran mandiri dan APAR baru terealisasi tahun 2022. Dia mendorong agar program itu disegerakan.

“(Program) 2022, khususnya di permukiman padat penduduk itu menjadi prioritas utama,” sebutnya.

Sumber: DetikNews

Geger Sumur Resapan di DKI: Jalan Rusak, Diaspal, Kini Jebol

Jakarta

Sebuah sumur resapan di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, jebol usai diaspal. Sumur resapan itu jebol saat dilintasi mobil.

Ternyata persoalan mengenai sumur resapan ini datang silih berganti. Berikut detikcom merangkum permasalahan sumur resapan yang terjadi beberapa hari kebelakang:

1. Jalan Rusak

Salah satu sumur resapan yang ramai disorot adalah di Jalan Lebak Bulus III, Jakarta Selatan. Pada 30 November 2021, nampak sumur-sumur resapan dibangun berderet di Jl Lebak Bulus III, Cilandak, Jakarta Selatan.

Posisi sumur resapan berada di badan jalan. Permukaan jalan menjadi rusak, retak, dan berbahaya bila dilintasi kendaraan, terlebih kendaraan roda dua.

“Jelas bahaya, soalnya kan ini jalanan bagus, jadi orang kadang ngebut di sini. Terus ini kan retak terus jelek, bahaya juga. Soalnya kadang mobil atau yang lain nggak mau ngenain lobang ini jadi mepet ke arah sana,” kata warga sekitar bernama Ilham saat ditemui detikcom di lokasi, Selasa (30/11/2021).

Jalan Lebak Bulus III Rusak Akibat Sumur ResapanFoto: Jalan Lebak Bulus III Rusak Akibat Sumur Resapan (Wildan-detik)

Adanya keluhan itu, Dinas SDA DKI memutuskan untuk membuat permukaan tutup sumur resapan sama rata dengan jalan. Sehingga tak mengganggu pengguna jalan.

“Kemarin sudah saya sampaikan ke pelaksananya. Sudah saya minta untuk segera ditindaklanjuti,” kata Kepala Sudin SDA Jaksel, Mustajab, kepada detikcom, Rabu (1/12).

2. Diaspal

Pemprov DKI kemudian mengaspal permukaan sumur resapan itu. detikcom memantau pada Jumat (3/12) lalu, terpantau sumur-sumur resapan di Jl Lebak Bulus III ini sudah tak terlihat lagi. Ruas jalan ini sudah diaspal hingga penutup sumur tertutup lapisan jalan.

Lubang-lubang air di atas sumur resapan tak semuanya tersedia. Sebagian memang ada lubang, ukuran lubangnya sebesar lingkaran jari orang dewasa. Ada enam lubang dalam satu kumpulan.

Jl Lebak Bulus III, penutup sumur resapan kini sudah diaspal. 3 Desember 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)Foto: Jl Lebak Bulus III, penutup sumur resapan kini sudah diaspal. 3 Desember 2021. (Marteen Ronaldo Pakpahan/detikcom)

“(Lubang air) dipinggirkan, nanti dibuat mulut-mulut airnya,” kata Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Mustajab, saat dihubungi, Jumat (3/12).

Pada Sabtu (4/12) kemarin, detikcom memantau kembali ke lokasi yang sama. Petugas-petugas proyek sedang mengebor aspal baru itu, membuat lubang tambahan di atas sumur resapan yang kini sudah tak terlihat lagi secara sekilas.

Sumber: DetikNews

Pemprov Jabar Berikan Trauma Healing 12 Santriwati Korban Pemerkosaan Guru

Bandung

Seorang guru di Bandung, Jawa Barat, memperkosa 12 santriwati hingga hamil. Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyebut Pemprov Jawa Barat telah memberikan trauma healing kepada para korban.

“Anak-anak santriwati yang menjadi korban, sudah dan sedang diurus oleh tim DP3AKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana) Provinsi Jawa Barat untuk trauma healing dan disiapkan pola pendidikan baru sesuai hak tumbuh kembangnya,” tulis Ridwan Kamil dalam Instagramnya seperti dilihat detikcom, Kamis (9/12/2021).

Ridwan Kamil juga meminta forum institusi pendidikan dan forum pesantren untuk saling mengingatkan jika terjadi praktik-praktik yang di luar kewajaran.

“Juga agar aparat setempat di level desa/kelurahan agar selalu memonitor setiap kegiatan publik yang berada di wilayah kewenangannya,” jelas Ridwan Kamil.

Tak hanya itu, ia juga meminta para orang tua rajin dan rutin memonitor situasi pendidikan anak-anaknya. Hal ini agar para orang tua mengetahui kondisi terkini keseharian anak-anaknya.

“Semoga pengadilan bisa menghukum seberat-beratnya dengan pasal sebanyak-banyaknya kepada pelaku yang biadab dan tidak bermoral ini,” tulis Ridwan Kamil.

Diberitakan sebelumnya, seorang guru salah satu pesantren di Bandung berinisial HW tega memperkosa santriwatinya. Korban bahkan mencapai belasan orang.

Perkara itu sudah masuk ke pengadilan. Pada Selasa (7/12) kemarin, sidang tersebut sudah masuk ke pemeriksaan sejumlah saksi. Informasi dihimpun, saksi yang diperiksa merupakan para saksi korban. Sidang yang dipimpin ketua Majelis hakim Y Purnomo Surya Adi itu berlangsung tertutup.

Sementara itu berdasarkan salinan dakwaan yang diterima detikcom, aksi itu diketahui dilakukan oleh HW pada rentang waktu 2016 hingga 2021. Sedikitnya dari belasan korban tersebut, empat santriwati hamil. Mereka sudah melahirkan saat kasus ini masuk persidangan.

Sumber: DetikNews

Bupati Kasmarni Hadiri Panen Cabai Merah Kelompok Tani J.Sepakat

Bengkalis (Duri), Tribunriau – Setelah selesai menghadiri dan membuka secara resmi, rapat koordinasi Forum Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) di Ball Room Hotel Surya Duri, Bupati Bengkalis Kasmarni bersama rombongan menghadiri panen cabai Kelompok Tani Jaya Sepakat di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau Rabu (08/12/21).

Bupati merasa bangga kepada kelompok tani Jaya Sepakat yang telah berhasil mengadakan panen cabai merah, dan ia turut ikut memanen secara simbolis, bila hasil panen terus berlimpahruah bisa mensejahterakan petani cabai di Kecamatan Mandau khususnya dan Kabupaten Bengkalis secara keseluruhan.Dimana tanaman cabai merupakan tanaman yang sangat menggiurkan yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, kelompok tani Jaya Sepakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di Kabupaten Bengkalis.

“Kami dari pemerintah perlu memberikan dorongan agar dapat menumbuhkan inovasi-inovasi, tekhnologi-tekhnologi, yangmana selama ini pertanian dilakukan secara manual.Seperti yang dikatakan ketua kelompok tani tadi.Dengan kerjasama kita, bisa sering belajar ke daerah lain mengambil contoh tekhnologi yang diterapkan dan sebagai studi banding,” kata Kasmarni.

Dilanjutkan bupati, diharapkan kepada PPL sebagai petugas pendamping petani bisa menciptakan inovasi dan tekhnologi, agar petani tidak terlalu fokus pada pertanian secara manual, bisa menghasilkan hal yang menarik, sehingga bisa memotivasi masyarakat lain untuk bertani bukan sebagai tugas sampingan, melainkan tugas pokok.

“Sektor pertanian merupakan salah satu untuk mensejahterakan masyarakat, dan termasuk didalam delapan program unggulan kami, sebagai stimulus ekonomi yang terdiri dari bidang pertanian, peternakan, perikanan dan bidang-bidang lainya.Muaranya tercapainya visi Kabupaten Bengkalis bermarwah, maju dan sejahtera,” ujar Kasmarni.

Bupati juga mengingatkan kepada petani agar mengajukan permohonan mengenai apa yang diperlukan.Seperti alat atau perlengkapan lainnya dan jenis kegiatan.

“Kedepan melalui UPTD Pertanian, kita adakan work shop alat-alat dan perlengkapan pertanian, nanti bila masyarakat memerlukannya, bisa dipinjamkan.Seperti hari ini work shop infrastruktur, alat-alatnya bisa dipinjamkan.Karena kalau satu persatu diberikan bantuan, dana APBD tidak sanggup,” sebut Kasmarni.

“Tetap semangat, tapi lahan tanaman cabai dan holtikulturanya jangan dialihfungsikan dengan tanaman sawit, nanti kita susah jadinya, tidak ada pula petani yang menanam cabai.Mudah-mudahan kelompik tani Jaya Sepakat ini menjadi motivator bagi kelompok tani lainya yang ada di Kabupaten Bengkalis,” tutup Kasmarni.

Sementara disampaikan oleh Anggota DPRD Komisi II Hendri Hasibuan sangat mendukung kelompok tani Jaya Sepakat, karena berhasil membudidayakan tanaman cabe sampai panen.

“Kalau per kelompok diberikan bantuan, dana APBD kuta tidak cukup.Maka work shop di Kecamatan Mandau dilengkapi, dan untuk di Kecamatan Bathin Solapan akan kami bantu anggarannya.Begitu pula pak Rudi dari PHR, untuk program CSRnya bisa juga dialokasikan untuk pendidikan, pertanian, UMKM dan lainnya,” kata Hasibuan.

“Dengan kehadiran bupati disini, bisa disampaikan keluhan-keluhannya, nanti bisa dibantu bupati pengalokasian anggarannya melalui dinas terkait.,” sebut Hasibuan.

Dikesempatan itu, bupati memberikan bantuan obat-obatan dan lainya kepada pengurus kelompok tani Jaya Sepakat, dan selanjutnya pengurus kelompok tani memberikan 2 kantong plastik asoi cabe merah kepada Kasnarni.

Acara dihadiri oleh, Staf Ahli Bupati bidang Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Johansyah Syafri, Asisten II Setda Bengkalis Heri Indra Putra, Sekretarus Dinas Pertanian Wahyudin, Camat Mandau diwakili Sekcam, Camat Pinggir Azuar, Camat Bathin Solapan diwakili Sekcam Zamariko Dakanahay, Ka.UPTD Pertanian Mandau Desi, Ka.UPTD Pertanian Bathin Solapan Eta, perwakilan PHR Rudi, Ketua Kelompok Tani Jaya Sepakat Samsul Gusri, para Lurah se Kecamatan Mandau, dan tamu undangan lainnya.(jlr)

Terbaru

Populer