Beranda blog Halaman 822

Ditangkap! Warga Papua Curi Pistol Polisi, Hendak Ditukar Ganja

Jakarta

Tim gabungan Polresta Jayapura Kota menangkap pelaku pencurian senjata api (senpi) jenis pistol beserta amunisi milik anggota Polri yang bertugas di Polres Yapen, Papua.

“Pelaku berinisial WR (20) yang mencuri di Serui itu ditangkap Kamis (9/12) sekitar pukul 16.00 WIT di kawasan Tasangkapura, Kota Jayapura,” kata Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Handry Bawilling seperti dilansir Antara, Jumat (10/12/2021).

Tersangka mengakui pistol dicuri pada bulan Agustus di Serui saat korban mengalami kecelakaan. Tersangka langsung mengambil dan membawa lari pistol dan amunisi.

Pistol Curian Hendak Ditukar Ganja

Usai melakukan aksi, WR melarikan diri ke Jayapura dengan menggunakan kapal milik PT Pelni dan berencana menukar senjata api tersebut dengan ganja.

Namun hingga tertangkap, transaksi untuk menukar pistol dengan ganja belum terealisasi. Bawiling mengatakan sebelumnya pihaknya mendapat laporan dari Polres Yapen terkait pelaku pencurian senjata api yang melarikan diri ke Jayapura beserta barang bukti.

Dari ciri-ciri yang diberikan anggota kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya WR ditangkap. Saat ini WR masih ditahan di Mapolresta Jayapura Kota.

“WR akan segera diambil penyidik dari Polres Yapen karena kasusnya diproses di sana,” ungkap AKP Hendry Bawilling.

(jbr/idh)

Sumber: DetikNews

Tolong! Bocah di Sulbar Alami Sakit Langka hingga Perutnya Membesar

Polewali Mandar

Seorang bocah laki-laki bernama Bernis menderita penyakit hingga membuat perutnya membuncit layaknya wanita hamil. Kondisi Bernis membuat pihak keluarganya takut.

Warga Desa Bonra, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat (Sulbar) itu tidak mendapat pengobatan teratur. Keluarga mengaku takut dan resah, melihat efek yang ditimbulkan obat yang dikonsumsi Bernis.

“Ada efek samping, kadang panas. Tambah besar (perutnya), makanya kita hentikan (pengobatan medis)” ungkap sang ayah, Tahir, kepada wartawan, Jumat (10/12/2021).

Bungsu dari empat bersaudara pasangan Tahir dan Harianti ini sudah menderita sakit selama hampir setahun. Tahir mengatakan putranya yang baru berusia 13 tahun ini mulai menjalani pemeriksaan ke rumah sakit setelah Bernis mengalami gejala sesak nafas.

“Pengobatan baru berjalan lima bulan, kambuh lagi penyakitnya. Kalau terlambat diberikan obat, seluruh badannya langsung panas dan membesar perutnya,” ungkap pria yang sehari-hari bekerja sebagai petani.

Ia mengaku sudah hampir sebulan Bernis berhenti melakukan pengobatan secara medis. Pihak keluarga juga mengupayakan kesembuhan untuk Bernis, melalui pengobatan alternatif.

“Belum sebulan berhenti berobat. Kita juga berobat kampung. Kita juga ada rasa takut, soalnya sudah beberapa kali berobat (medis), tidak ada perubahan,” kata Tahir.

Kepala UPTD Puskesmas Mapilli H Saldi Kursani mengungkapkan hasil pemeriksaan dokter di rumah sakit, menyebut Bernis menderita penyakit Peritonitis TB. Dokter telah menganjurkan agar Bernis berobat rutin setidaknya selama delapan bulan.

“Dia menderita penyakit dari diagnosa dokter di rumah sakit, peritonitis TB, itu ada gangguan di perutnya, dokter menganjurkan untuk berobat selama 8 bulan pengobatan, dan kemarin pada bulan kelima pasien ini mengalami gangguan, dan akhirnya pengobatan tersebut sempat tertunda,” ungkap Saldi terpisah.

Saldi menyebut, pihak keluarga trauma melihat kondisi Bernis yang mengalami demam dengan kondisi semakin membesar, sehingga pengobatan tidak dilakukan secara rutin.

“Pihak keluarga tidak memahami pengobatan ini harus dituntaskan selama delapan bulan. Pada bulan kelima, keluarga takut dan gelisah karena pengobatan yang lama, bahkan disebut disertai gejala demam dan perut semakin membesar,” bebernya.

Kendati demikian, Saldi mengaku tetap berupaya mengedukasi pihak keluarga, agar bersedia membawa Bernis kembali ke rumah sakit, untuk menjalani pengobatan.

“Kami dari pihak Puskesmas, tetapi berupaya mengedukasi pihak keluarga, agar bersedia membawa pasien kembali ke rumah sakit, untuk dilakukan pemeriksaan dan pengobatan lebih lanjut,” jelas Saldi.

Berdasarkan pantauan wartawan, selama menderita penyakit membuat perutnya semakin membesar, Bernis tampak kesulitan bergerak tanpa bantuan orang lain. Sakit yang dialami Bernis juga membuat kedua kakinya tampak membengkak. Sementara kedua pergelangan tangannya, justru tampak mengecil.

(jbr/jbr)

Sumber: DetikNews

BPJS Ketenagakerjaan Gelar Kampanye Antikorupsi di Seluruh Cabang

Jakarta

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) menggelar kampanye serentak di seluruh kantor cabang BPJAMSOTEK Indonesia dengan mengambil tema ‘Satu Padu Bangun Budaya Antikorupsi’. Ini dilakukan untuk memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 9 Desember kemarin.

Pada kampanye anti korupsi tersebut, Direksi dan Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK turut memberikan dukungannya dengan terlibat aktif dalam rangkaian kegiatan yang digelar di kantor pusat BPJAMSOSTEK Jakarta. Sementara itu Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo turun langsung untuk mengikuti perayaan Hakordia 2021 di kantor cabang Samarinda.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menciptakan lingkungan BPJAMSOSTEK yang bersih dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Hal tersebut penting bagi kami, sebagai salah satu institusi yang memberikan pelayanan publik kepada masyarakat. Untuk mewujudkan cita-cita tersebut dibutuhkan sinergi yang baik dari berbagai pihak, sehingga kami juga melibatkan seluruh peserta dan stakeholder BPJAMSOSTEK,” ungkap Anggoro dalam keterangan tertulis, Jumat (10/12/2021).

Anggoro menambahkan bahwa BPJAMSOSTEK telah memiliki kanal pelaporan berupa Whistle Blowing System (WBS) yang digunakan oleh seluruh peserta untuk melaporkan perbuatan yang terindikasi pelanggaran di lingkungan BPJAMSOSTEK. Pelapor dapat mengakses aplikasi tersebut melalui wbs.bpjsketenagakerjaan.go.id kemudian melakukan registrasi terlebih dahulu.

Tidak perlu khawatir, bagi pelapor yang ingin merahasiakan identitasnya, BPJAMSOSTEK juga menyediakan fitur pelaporan secara anonim. Melalui aplikasi ini masyarakat dapat melaporkan segala bentuk penyimpangan diantaranya pelanggaran, kecurangan, suap, konflik kepentingan, KKN, gratifikasi maupun asusila. Pihak BPJAMSOSTEK juga menjamin kerahasiaan seluruh identitas masyarakat yang membuat laporan melalui WBS tersebut.

“Semoga peringatan Hari AntiKorupsi Sedunia ini dapat menjadi pemicu bagi BPJAMSOSTEK untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada peserta yang bebas dari segala bentuk penyimpangan,” ujarnya.

“Saya juga mendorong seluruh peserta untuk turut mengawasi kinerja BPJAMSOSTEK dan jangan ragu untuk melaporkan jika menemukan adanya penyimpangan. Kami berkomitmen untuk menindaklanjuti segala pelaporan yang telah diberikan demi mewujudkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang terpercaya, berkelanjutan dan menyejahterakan pekerja Indonesia,” pungkas Anggoro.

Dalam kesempatan tersebut, BPJAMSOSTEK juga mengajak para peserta meramaikan perayaan Hakordia 2021 melalui unggahan foto yang disertai quote tentang reaksi antikorupsi di media sosial masing-masing. Foto yang diunggah wajib mention akun BPJS Ketenagakerjaan dan mencantumkan hashtag #HAKORDIA2021BPJAMSOSTEK #4FIGHTS #WBSNEWBPJAMSOSTEK. Foto dan quote terbaik yang terpilih nantinya akan mendapatkan hadiah dari BPJAMSOSTEK.

(ncm/ega)

Sumber: DetikNews

Kemenag Cabut Izin Pesantren Herry Pemerkosa 12 Santriwati di Antapani

Jakarta

Kementerian Agama (Kemenag) mencabut izin operasional Pesantren Manarul Huda Antapani, Bandung. Pesantren Manarul Huda Antapani merupakan pesantren yang dipimpin Herry Wirawan (36), guru bejat pemerkosa 12 santriwatinya hingga melahirkan 9 anak.

“Kita telah mengambil langkah administratif, mencabut izin operasional pesantren tersebut,” kata Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani dalam keterangan tertulis, Jumat (10/12/2021).

Ali mengatakan, tindakan tegas ini diambil karena Herry diduga melakukan tindakan pemerkosaan terhadap sejumlah santri.

Selain mencabut izin operasional Pesantren Manarul Huda Antapani, Kemenag juga menutup Pesantren Tahfidz Quran Almadani yang diasuh Herry Wirawan. Lembaga ini belum memiliki izin operasional dari Kementerian Agama.

“Pemerkosaan adalah tindakan kriminal. Kemenag mendukung langkah hukum yang telah diambil kepolisian. Sebagai regulator, Kemenag memiliki kuasa administratif untuk membatasi ruang gerak lembaga yang melakukan pelanggaran berat seperti ini,” tegas Ali.

Sementara, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag, Waryono mengungkapkan, pihaknya sejak awal telah mengawal kasus ini. Kemenag telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jawa Barat. Langkah pertama yang sudah diambil adalah menutup dan menghentikan kegiatan belajar mengajar di lembaga pesantren tersebut.

Kemenag juga langsung memulangkan seluruh santri ke daerah asal masing-masing dan membantu mereka mendapatkan sekolah lain untuk melanjutkan belajarnya. Dalam hal ini, Kemenag bersinergi dengan madrasah-madrasah di lingkup Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama.

Madani Boarding School Ditutup

Sebelumnya, Kemenag juga menutup Madani Boarding School. Pesantren itu ternyata tidak mengantongi izin dari Kemenag. Madani Boarding School disebut serupa dengan rumah tahfiz, bukan sekolah formal.

“Izin operasional untuk pesantren tidak ada, tetapi dia nginduk ke Pesantren Manarul Huda yang di Antapani. Jadi secara personal, izin tidak ada, itu semacam rumah tahfiz ya,” kata Kepala Kemenag Kota Bandung Tedi Ahmad Junedi dihubungi via sambungan telepon, Kamis (9/12/2021).

Kesimpulannya tersebut, kata Tedi, berdasarkan hasil pantauan timnya di lapangan. “Berdasarkan hasil pemantauan teman-teman ke lapangan, dia melakukan lebih cenderung rumah tahfiz, pengajian kitab kuning dan lainnya,” tambahnya.

Seperti diketahui, Herry Wirawan tega memperkosa 12 santriwatinya. Pemerkosaan itu dilakukan selama 5 tahun, sejak 2016-2021.

Perbuatan bejat itu dilakukannya di pesantren, apartemen juga hotel di Bandung. Adapun beberapa tempat tersebut antaran alin di yayasan KS, yayasan pesantren TM, pesantren MH, Basecamp terdakwa, apartemen TS, Hotel A, Hotel PP, Hotel BB, Hotel N dan Hotel R.

Dari pemerkosaan itu, 7 santriwati hamil dan sudah melahirkan. Ada juga yang masih dalam kandungan. Bejatnya lagi, Herry Wirawan justru mengakui anak-anak korban sebagai yatim piatu dan menyuruh mereka meminta sumbangan.

Kasus ini sudah masuk dalam persidangan.

(mae/fas)

Sumber: DetikNews

Saran Anggota DPR ke KPK Usai Jokowi Sebut Pemberantasan Korupsi Belum Baik

Jakarta

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pemberantasan korupsi di Indonesia belum baik. Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Golkar, Supriansa memberikan sejumlah masukan kepada KPK mengenai pemberantasan korupsi.

“Kami tentu memiliki banyak harapan kepada KPK sebagai lembaga antikorupsi yang memiliki kepercayaan yang besar dari masyarakat Indonesia. Kami yakin bahwa KPK masih terbaik dalam menjalankan tugas karena terbukti masih banyaknya OTT para pejabat yang tertangkap karena korupsi. Itu artinya KPK tetap bekerja dengan baik,” kata Supriansa kepada wartawan, Kamis (9/12/2021).

Supriansa menilai KPK adalah salah satu lembaga yang paling transparan di Indonesia. Dia menyebut KPK juga memiliki kepercayaan tersendiri oleh masyarakat.

“Lembaga KPK juga merupakan lembaga yang paling transparan di antara banyaknya lembaga di Republik ini. Dengan begitu tentu menjadi kepercayaan tersendiri di tengah-tengah masyarakat,” ucapnya.

Perbanyak Sosialisasi Pencegahan

Lebih lanjut, Supriansa mendorong agar divisi pencegahan menggencarkan sosialisasi pencegahan korupsi. Sosialisasi antikorupsi itu, kata dia, dilakukan di tingkat pusat hingga daerah.

“Saya secara pribadi berharap KPK dengan divisi pencegahan supaya lebih banyak melakukan sosialisasi cara pencegahan mulai pemerintahan pusat hingga pemerintahan yang terkecil adalah pemerintahan desa yang mengelola dana desa. Banyak kepala desa terjerat karena ketidaktahuannya dalam mengelola dana desa,” sebutnya.

Supriansa kemudian menyinggung penjara yang overload. Oleh sebab itu, KPK dinilai perlu melakukan upaya pencegahan agar tak terjadinya perilaku korupsi.

“Intinya saya masih yakin KPK masih menjadi lembaga yang terbaik dalam pemberantasan korupsi. Hampir semua penjara di seluruh Indonesia over kapasitas jadi perlu dipikirkan menekan terjadinya prilaku korupsi terutama mereka yang tidak tahu cara pengelolaan keuangan daerah,” jelasnya.

Sumber: DetikNews

Waspada Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Jaksel Sore Ini

Jakarta

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca hari ini di DKI Jakarta. BMKG memperkirakan wilayah Jakarta Selatan akan diguyur hujan pada sore hari.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir angin kencang di wilayah Jaksel pada sore hari,” tulis BMKG lewat situs resminya, Kamis (9/12/2021) pukul 4.45 WIB.

Berikut prakiraan cuaca di wilayah DKI Jakarta pada hari ini:

Pagi
Jakbar: berawan
Jakpus: berawan
Jaksel: cerah berawan
Jaktim: cerah berawan
Jakut: berawan

Siang
Jakbar: berawan
Jakpus: berawan
Jaksel: hujan ringan
Jaktim: hujan ringan
Jakut: cerah berawan

Malam
Jakbar: berawan
Jakpus: berawan
Jaksel: berawan
Jaktim: berawan
Jakut: berawan

BMKG memprediksi suhu di wilayah Jakarta berkisar pada 24-31 derajat Celsius. Sedangkan kelembapan udara berkisar 80-100 persen.

(rfs/rfs)

Sumber: DetikNews

Polda Sumut Raih Perhargaan Terbaik Tangani Tipikor dari KPK di Hakordia

Medan

Polda Sumatera Utara (Sumut) menerima piagam penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penghargaan itu diterima Polda Sumut karena dinilai terbaik dalam menangani tindak pidana korupsi.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Ketua KPK, Firli Bahuri kepada Wakapolda Sumut, Brigjen Dadang Hartanto yang mewakili Kapolda Sumut pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di gedung Juang KPK Kuningan, Jakarta, Kamis (9/12).

Dalam piagam itu tertulis piagam penghargaan diberikan kepada Kepolisian Daerah Sumatera Utara sebagai penerima penghargaan penanganan tindak pidana korupsi terbaik.

Kapolda Sumut Irjen Panca Putra mengatakan piagam penghargaan tersebut merupakan prestasi Polda Sumut dalam pengungkapan kasus-kasus tindak pidana korupsi di Sumut. Panca berterima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada pihaknya.

“Terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat kepada Polda Sumut dalam melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi. Penghargaan tersebut diterima oleh Wakapolda karena dalam waktu yang bersamaan saya mendampingi kunjungan Bapak Wakil Presiden di Kabupaten Simalungun,” sebut Panca saat mendampingi Wapres Ma’ruf Amin kunker di Simalungun.

Selama kurun waktu tahun 2021, Polda Sumut mengungkap berbagai kasus tindak pidana korupsi yang menjadi perhatian publik. Tindak pidana korupsi yang diungkap seperti penjualan vaksin dan pembangunan gedung kuliah UIN Sumatera Utara.

Selanjutnya, pengungkapan tindak pidana korupsi penyetoran retribusi uang sewa di Pasar Lau Cih dan tindak pidana korupsi PBB sektor perkebunan di Kabupaten Labuhanbatu Utara dan Labuhanbatu Selatan.

“Dalam pengungkapan 12 LP tindak pidana korupsi itu sebanyak 37 orang ditetapkan sebagai tersangka dan berhasil menyelamatkan uang negara 21,97 M. Di mana 22 tersangka sudah P 21,” sebut Panca.

Panca menyebut peringatan hari anti korupsi sedunia ini merupakan gerakan global untuk mengkampanyekan kesadaran masyarakat dunia tentang budaya anti korupsi.

“Polda Sumut akan terus bergerak untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi di Sumut. Harapannya agar masyarakat terus membantu Polda Sumut dalam memerangi kasus korupsi karena ini merupakan extraordinary crime,” ucap Panca.

(dhm/rfs)

Sumber: DetikNews

Mengaku Jaksa dan Menipu Hingga 700 Juta Ditangkap Penegak Hukum

Bengkalis, Tribunriau – Tersangka HBU (46) yang mengaku Pegawai Kejaksaan Agung Republik Indonesia di bagian Tindak Pidana Khusus (Pidsus), sebagai penyidik dan Pusat Pemulihan Aset (PPA), yang sedang mendapat dinas luar di Kecamatan Rupat, akhirnya terungkap dan pelaku di amankan jajaran Reskrim Polres Bengkalis dan Kejaksaan Negeri Bengkalis.

Jaksa gadungan ini telah mempersunting warga Rupat dan tinggal dirumah sang istri yang dinikahi sirih oleh tersangka. Tinggal di Pulau Rupat Kabupaten Bengkalis sudah 3 bulan dan sempat viral, akhirnya HBU ditangkap tim Reskrim Polres Bengkalis bersama tim Kasi Intel Kajari Bengkalis awal bulan lalu.

Kapolres Bengkalis AKBP Hendra Gunawan melalui Kasat Reskrim AKP Meki Wahyudi menjelaskan, setelah penangkapan oknum jaksa gadungan ini. “Tim kami mendapatkan laporan dari warga Rupat yang menjadi korban kasus penipuan, Ia menjanjikan dan bisa mengurus kasus narkoba dari tingkat Kasasi ke MA dan korban telah memberikan uang Rp700 juta, atas kasus tersebut pihak kami masih dalam penyidikan,” kata AKP Meki Wahyudi yang didampingi Kasi Intel Kajari Bengkalis Isnan dan Kasubag Humas Polres Iptu Edwi Sunadi dalam press release, di Mapolres Bengkalis, Kamis siang (09/12/21).

Kasat Reskrim melanjutkan, informasi awal dari personil Polsek Rupat dan koordinasi dengan Kajari Bengkalis. Pada saat penangkapan anggota kepolisian juga dibackup oleh intelijen Kejari Bangkalis pada Selasa (30/11/2021) lalu, di Jalan Pelajar Desa Pangkalan Nyiri, Kecamatan Rupat tanpa perlawanan.

“Tersangka dijerat dengan pasal 378 KUHPidana, tersangka HBU ini merupakan residivis kasus yang sama dan berjalan selama 20 tahun,” ujar Meki.

Berikut barang bukti yang disita dari tersangka ada 14 macam yakni, baju dinas kejaksaan, seprangkat pangkat dan tanda jasa, amplop kop surat, stempel kejaksaan RI.”Selain tanda nama juga kami mendapatkan ada dua unit kenderaan roda empat jenis Fortuner dan Daihatsu Ayla, ini dalam penyidikan karena STNK dan Nomor rangka tidak sama alias bodong,” ujar Meki.

Ditambahkannya, sebelumnya Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Bengkalis dengan dukungan Kasat Reskrim Polres Bengkalis, telah  mengamankan seorang warga mengaku sebagai seorang jaksa. Pada hari Selasa tanggal 30 Nopember 2021 Pukul 12.00 Wib, bertempat di Jl. Pelajar Dusun II Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis-Riau.

“Adapun identitas oknum yang mengaku jaksa tersebut bernama HBU  (46 tahun), kelahiran Yogyakarta, 20-05-1975.Tersangka diketahui beralamat Jl. Pelajar Dusun II Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, dengan pekerjaan wiraswasta,” tutur Meki.(jlr).

PDIP Sindir Direktur di TransJ Eks TGUPP, Wagub DKI: Semua Ada Prosesnya

Jakarta

Anggota DPRD DKI Jakarta dari F-PDIP, Gilbert Simanjuntak, menyoroti kejanggalan saat proses rekrutmen direksi TransJakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, pemilihan direksi BUMD tak dilakukan serta merta dan ada prosesnya.

“Semua rekrutmen direksi BUMD itu ada tahapan dan ada prosesnya. Tidak ujug-ujug ditunjuk,” kata Ahmad Riza Patria kepada wartawan, Kamis (9/12/2021) malam.

Riza mempersilakan untuk menanyakan langsung ke Badan Pembina (BP) BUMD DKI Jakarta mengenai pola perekrutan direksi. Dia memastikan seluruh proses rekrutmen dijalankan sesuai prosedur.

“BP BUMD silakan tanya Pak Riyadi, ada tahapannya, ada prosesnya sampai seseorang dilantik, ada wawancara interview proses dan sebagainya dari prosesnya panjang, tidak sekedar tunjuk begitu saja,” terangnya.

Riza menuturkan, untuk saat ini pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Setelahnya, TransJakarta akan mempelajari dan menindaklanjuti rekomendasi tersebut.

“Kami menunggu rekomendasi dari KNKT terkait perbaikan kehidupan apa yang akan dilakukan oleh TransJakarta nanti akan disampaikan,” jelasnya.

“Kita akan tunggu apa rekomendasinya, dari situ kita akan mengambil kebijakan,” sambungnya.

Gilbert Simanjuntak sebelumnya menyoroti kejanggalan saat proses rekrutmen direksi TransJakarta. Dia menilai banyak jajaran direksi yang tak memiliki latar belakang di bidang transportasi tapi mengemban jabatan tinggi di TransJakarta.

Sumber: DetikNews

Tanam 19 Pohon Ganja di Toilet Rumah, WN Spanyol di Bali Ditangkap

Badung

Warga negara (WN) Spanyol, GS ditangkap polisi dan petugas bea cukai. Pria tersebut ketahuan memesan 17 butir biji ganja dan menanam 19 pohon ganja di kamar mandi rumahnya.

“Jumlah keseluruhan biji narkotika jenis ganja sebanyak 17 butir dengan berat 2,18 gram brutto atau 0,22 gram netto dan jumlah keseluruhan pohon narkotika jenis ganja sebanyak 19 batang pohon,” kata Kapolres Badung, AKBP Leo Dedy Defretes dalam keterangan tertulis, Kamis (9/12/2021).

Dedy mengatakan, pihaknya bersama Kantor Bea dan Cukai Denpasar awalnya memperoleh informasi mengenai adanya paket yang dicurigai di dalamnya diduga biji narkotika golongan 1 jenis ganja. Paket tersebut dibungkus dengan amplop warna cokelat.

Di paket itu, tertulis nama pengirim TC yang beralamat di Carrer del Torrent de l’Olla, 134, 08012 di Kota Barcelona, Spanyol. Nama penerima yakni berinisial GS yang beralamat di Jalan Karang Suwung, Gang Rambutan Nomor 5, Banjar Pelambingan, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Di dalam paket tersebut berisi 1 buah kotak DVD bertuliskan AIDA. Di dalam kotak itu berisi 5 bungkus paket. Bungkus paket pertama warna hitam, bertuliskan BLKS berisi kapsul plastik bening yang didalamnya berisi 7 kapsul yang diduga biji ganja dengan berat 1,10 gram brutto atau 0,08 gram netto.

Kemudian bungkus kedua berwarna hitam bertuliskan 42 Fast Buds berisi kapsul plastik bening yang di dalamnya terdapat 7 biji ganja dengan berat 0,48 gram brutto atau 0,08 gram netto. Bungkus ketiga berupa paket warna hitam bertuliskan 42 Fast Buds berisi kapsul plastik bening yang didalamnya berisi diduga 1 biji ganja dengan berat 0,20 gram brutto atau 0,02 gram netto.

Bungkus keempat juga berwarna hitam bertuliskan 42 Fast Buds berisi kapsul plastik bening yang di dalamnya berisi diduga 1 biji ganja dengan berat 0,20 gram brutto atau 0,02 gram netto. Bungkus kelima sama berwarna hitam, bertuliskan 42 Fast Buds. Di dalamnya berisi kapsul plastik bening yang di dalamnya diduga berisi 1 biji ganja yang dengan berat 0,20 gram brutto atau 0,02 gram netto.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Sumber: DetikNews

Terbaru

Populer